cover
Contact Name
M Taufik Rahmadi
Contact Email
taufikrahmadi@unimed.ac.id
Phone
+6281262337575
Journal Mail Official
jurnalgeografi@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, 20221, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Geografi
ISSN : 20858167     EISSN : 25497057     DOI : -
Jurnal Geografi is published as a scientific communication media in the field of Geography Education in particular and Geography in general, as well as other related fields, for faculty members, alumni of Geography Education both from the Faculty of Social Sciences of State University of Medan and alumni of geography from other universities. As a medium of scientific communication, this magazine serves to provide a means of publication for the field of development of concepts and theoretical studies, including actual issues that are relevant in the field of Geography Education in particular and Geography in general. The content of the writing does not have to be in line with the editorial policy. The magazine is published twice a year in February and August and is distributed as a publication for geography education, geography or other related fields. Circulation for the limited circle and enthusiasts can get it by changing the cost of printing and postage.
Articles 330 Documents
ANALISIS SWOT UNTUK STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA PEMANDIAN MUAL MATA KECAMATAN PEMATANG BANDAR KABUPATEN SIMALUNGUN Fitra Delita; Elfa Yetti; Tumiar Sidauruk
JURNAL GEOGRAFI Vol 9, No 1 (2017): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v9i1.6037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan objek wisata alam Pemandian Mual Mata yang terletak di Desa Bandar Meriah, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun. Kemudian dirumuskan strategi untuk pengembangan dengan cara meminimalkan kelemahan dan ancaman, memaksimalkan pendayagunaan peluang dan kekuatan. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, observasi serta wawancara dengan stakeholder seperti Dinas Pariwisata, Bappeda, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, masyarakat dan pengunjung. Data dianalisis secara deskriptif kemudian untuk menentukan strategi pengembangan objek wisata alam Pemandian Mual Mata dilakukan dengan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan strategi pengembangan objek wisata alam Pemandian Mual Mata antara lain membangun sarana prasarana seperti akses jalan, alat angkut dan sarana akomodasi, membuat atraksi wisata dan promosi obyek wisata, mengembangkan produk wisata, serta melibatkan masyarakat dalam pengelolaan wisata.Kata kunci: Strategi, Pengembangan, SWOT
Pemetaan Kesiapsiagaan Rumah Tangga Dalam Mengantisipasi Bencana Gempa Bumi Patahan Lembang Yunarto Yunarto; Yuliana Susilowati; Wawan Hendriawan Nur; Yugo Kumoro
JURNAL GEOGRAFI Vol 11, No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v11i1.11328

Abstract

Patahan Lembang terletak di utara Kota Bandung yang melintang dari timur ke barat dengan panjang 29 km. Pengamatan geodetik membuktikan bahwa patahan Lembang adalah patahan aktif dan berpotensi memiliki risiko guncangan gempa besar. Banyak penduduk yang bermukim dan mencari penghidupan di wilayah sekitar patahan ini, yang mungkin dapat terdampak gempa dari patahan ini. Dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah ini perlu kiranya memahami tingkat kesiapsiagaan rumah tangga, terutama yang berada di wilayah rawan bencana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan indeks kesiapsiagaan rumah tangga secara spasial dalam mengantisipasi bencana gempa bumi patahan lembang di Kabupaten Bandung Barat bagian Utara. Hasil survey di Kecamatan Lembang, Parongpon dan  Ngamprah dengan menggunakan kuesioner tertutup, menunjukkan tingkat kesiapsiagaan rumah tangga di daerah kawasan patahan lembang dalam mengantisipasi gempa dikategorikan sudah hampir siap. Nilai indek kesiapsiagaan tertinggi terdapat di Kecamatan Lembang 61,38 %, disusul dengan Kecamatan Parongpon 59,15%, dan Kecamatan Ngamprah 55,66 %.Kata kunci : Patahan lembang, gempa, kesiapsiagaan Lembang fault is located in the north of Bandung City where crosses from east to west with a length 29 km. The observation of Geodetic proves that Lembang fault is the active fault and potentially has big earthquake shock risk. Many people settling down and working in around this fault may be able to be affected by this fault. In order to decrease the risk of the earthquake in this area, it is necessary to understand the level of preparedness of the household, especially people being in those disaster-prone areas. This research aims to map the index of preparedness of the household specifically in anticipating earthquake disaster of Lembang fault in the northern area of West Bandung Region. The result of the survey in Lembang, Parongpon and Ngamprah Districts using closed questionnaire shows the level of preparedness of household in the region of Lembang fault in anticipating earthquake being categorized almost ready. The highest index value of preparedness is in Lembang District with 61,3% followed by Parongpon District with 59,15% and Ngamprah District with 55,66%Keyword: Lembang Fault, Earthquake, Preparedness.
PERSEBARAN DAN POTENSI OBJEK WISATA DI KOTA MEDAN Mbina Pinem; Imelda Natalia
JURNAL GEOGRAFI Vol 1, No 1 (2009): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v1i1.6363

Abstract

Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) merupakan modal utama yangsangat penting dalam kepariwisataan suatu daerah. Pengembangan ODTWharus terus dilakukan sehingga dapat menarik minat masyarakat. Kata Medanyang merupakan Ibukota Propinsi Sumatera Utara, terdapat objek-objekwisata yang tersebar di seluruh kecamatan; tetapi masih sepi pengunjung. Halini disebabkan kurangnya promosi; dan pengelolaan dari pemerintah danpengelola objek wisata.Kata Kunci : Persebaran dan potensi objek wisata
Kajian Perubahan Tutupan Mangrove Menggunakan Citra Landsat TM Di Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara Restu Restu; Muhammad Ridha S. Damanik
JURNAL GEOGRAFI Vol 4, No 2 (2012): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v4i2.8069

Abstract

Langkat is a district that has the largest mangrove area in the Provision of North Sumatra. In line with population growth and development hence the need for land is increasing as well. It is also very influential on the increased activity of conversion of mangrove land. Starting from this problem it is necessary to monitor changes in mangrove area in the last 20 years.The method used in this study is the approach of remote sensing and geographic information systems to extract and analyze information mangrove cover changes that occurred over the past 20 years (1989-2010).Based on the results showed that the detection of changes in mangrove cover is very effectively done by using the image of Lansat TM 5 and Landsat 7 ETM with sensors using a composite image combining 452 and 453. In the range, 1989 to 2010 has been a decline in mangrove area in Langkat for 25.816,01 Ha or about 68.80%. Causative factor to the reduction of mangrove area in Langkat is the conversion of land into farms and plantations.Keywords : Landsat Imagery, Mangrove Cover Change, Remote Sensing.  
Tingkat Kesiapan Masyarakat Lokal Terhadap Pengembangan Community Based Tourism (CBT) di Kabupaten Samosir Sugiharto Sugiharto; Fitra Delita; Tumiar Sidauruk
JURNAL GEOGRAFI Vol 10, No 2 (2018): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v10i2.10419

Abstract

Kabupaten Samosir memiliki potensi besar dalam industri pariwisata. Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Samosir tentunya akan berdampak pada  kehidupan masyarakat lokal terutama dibidang ekonomi, budaya (culture), sosial masyarakat dan lingkungan. Tujuan utama penelitian ini yaitu menganalisis tingkat kesiapan masyarakat lokal terhadap pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (CBT) di Kabupaten Samosir. Pengukuran kesiapan masyarakat dengan skala likert yang terbagi atas aspek perencanaan, pengelolaan dan evaluasi pengembangan wisata berbasis masyarakat. Kemudian data dianalisis menggunakan SPSS v.20 dengan alat analisis One-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat kesiapan masyarakat pada aspek perencanaan, pengelolaan dan evaluasi pengembangan wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Samosir. Faktor utama yang mempengaruhi tingkat kesiapan masyarakat lokal dalam pengembangan CBT di Kabupaten Samosir yaitu pendidikan dan umur.Kata kunci: kesiapan masyarakat, CBT, Kabupaten Samosir
STUDI KUALITAS AIR MINUM PDAM DI KOTA DURI RIAU Henny Gusril
JURNAL GEOGRAFI Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Geografi
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v8i2.5783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi tentang kualitas air di kota Duri yang meliputi syarat fisika (PH, Bau, Rasa, Warna, Kekeruhan, Suhu dan Jumlah zat padat terlarut berdasarkan standar) kualitas air bersih dan air minum, menurut PERMENKES No. 416/Menkes/Per/IX/1990.dan PERMENKES N0. 492/Menkes/per/IV/2010 tanggal 19 april 2010.Jenis penelitian ini tergolong penelitian Eksperimen Laboratorium, untuk mendapatkan data primer dan data sekunder. Data primer ini didapat dari hasil analisis laboratorium melalui sampel yang diambil secara komposit (Composite Sample ) Sedangkan data sekunder di dapat dari data pendukung yang digunakan sebagai acuan, intelpretasi dari analisis yang diperoleh diperpustakaan dan instansi yang terkait.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat fisika air yaitu: Bau, Rasa, Warna, Kekeruhan, dan Jumlah zat padat terlarut, sudah berdasarkan standar kualitas air minum menurut PERMENKES No. 492/Menkes/per /IV/2010. Sedangkan pH awal dan suhu air tidak memenuhi standar kualiatas air minum menurut PERMENKES No. 492/Menkes/per/IV/2010. Apabila sifat air yang asam dikonsumsi secara terus-mnerus akan mengakibatkan sakit perut dan gangguan pencernaan. Serta pH awal air yang kurang dari 7, yaitu bersifat asam sehingga dapat melarutkan Fe. Untuk suhu air dapat disimpulkan sebaiknya 10-250C (sejuk), agar tidak terjadi pelarutan zat kimia yang ada pada saluran atau pipa yang dapat membahayakan kesehatan.Kata Kunci: air minum, kualitas, PDAM
ANALISIS PEMANFAATAN APLIKASI GOJEK BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (PERSEPSI PELAYANAN GOJEK PADA MAHASISWA UINSU) Anang Anas Azhar
JURNAL GEOGRAFI Vol 12, No 2 (2020): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v12i02.17214

Abstract

Manusia dan teknologi merupakan dua hal yang saling berkaitan yaitu sebagian manusia sebagai pencipta teknologi dan sebagian manusia lainnya sebagai pengguna teknologi. Berkembang dan lahirnya teknologi baru merupakan simbol kemajuan suatu negara karena merupakan suatu tolak ukur dari perkembangan suatu negara sebagai wujud inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan mengenai kualitas pelayanan yang dimiliki aplikasi Gojek yang terdiri atas kenampakan fisik, reliabilitas, responsivitas, kompetensi, kesopanan, kredibilitas, keamanan, akses, komunikasi, dan pengertian. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode pengambilan sampel menggunakan Proportional Stratified Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial UINSU Medan telah mempersepsikan aplikasi Gojek sebagai transportasi online yang bagus, baik dan kredible. Dapat dilihat dari hasil data penampakan fisik, reliabilitas, responsivitas, kompetensi, kesopanan, kredibilitas, keamanan, akses, komunikasi dan pengertian telah dinyatakan baik dan bagus oleh pengguna atau konsumen Gojek.Kata Kunci: Persepsi, Kualitas Layanan, Transportasi, GojekHumans and technology are interrelated, that is, some people as the technology creators while others as the users. The emergence and the advance of new technology are the symbols of the development of a country as it is set as a benchmark for the development of a country as a form of innovation.  This study aims to determine the perception of the Communication Studies students of Sumatra Utara State Islamic University (UINSU) Medan related to the service quality of Gojek application. The services are physical appearance, reliability, responsiveness, competence, politeness, credibility, security, accessibility, affability, and mutual understanding. The method used in this research is the descriptive quantitative method in which the sampling method using the Proportional Stratified Sampling with a total sample of 72 students. The results show that the students had perceived the Gojek application as an excellent, satisfying and credible online transportation. It can be seen from the results of the statical analysis of the quality of the services have been stated as excellent and satisfying by the users or costumers.Keywords: Perception, Service Quality, Transportation, Gojek.
Evaluasi Kemampuan Lahan dan Penggunaan Lahan Pertanian Di Sub DAS Gotigoti Daerah Aliran Sungai Batangtoru Kabupaten Tapanuli Utara Nahor M. Simanungkalit
JURNAL GEOGRAFI Vol 3, No 1 (2011): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v3i1.7284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui sebaran kelas kemampuan lahan, dan menentukan kesesuaian penggunaan lahan pertanian secara umum dengan kelas kemampuan lahan Sub DAS Gotigoti. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan survei untuk pengumpulan data sekunder dan primer. Data sekunder berupafoto udara, peta-peta dan data iklim. Data primer berupa karakteristik lahan dari hasil pengamatan, pengukuran, pencatatan dan pengambilan contoh tanah untuk analisis sifat fisik tanah. Pengambilan data primer dilakukan dengan cara stratified purposive sampling, dengan satuan lahan sebagai stratanya, yang terdiri dari 26 unit lahan. Analisis data dilakukan secara spasial dan komparatif dengan satuan lahan sebagai satuan analisis spasial Klasifikasi kemampuan lahan menggunakan kriteria Arsyad (1989) dengan metode matching.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kemampuan lahan Sub DAS Gotigoti bervariasi, terdiri dari lima kelas yaitu kelas kemampuan II, III, IV, VI dan VIII. Kelas kemampuan lahan terluas sebararmya adalah kelas Illmeliputi 16 satuan lahan, menempati luasan 925,28 ha (41,33 %) dari luas Sub DAS Goti¬goti, kelas kemampuan lahan IV meliputi 7 satuan lahan dengan luas 615,88 ha (27,50 %), kelas kemampuan VI terdiri dari 2 satuan lahan menempati luasan lahan 385,68 ha (27,50 %). Kelas kemampuan lahan VIII da II masing-masing terdiri dari 1 satuan lahan. Dari 26 satuan lahan terdapat 25 satuan lahan yang bentuk penggunaan lahannya sesuai dengan kelas kemampuan lahan, satu satuan lahan yaitu DiTVHp.l penggunaan lahan tidak sesuai dengan kelas kemampuan lahan.Kata Kunci: Kelas kemampuan lahan, penggunaan lahan
Dampak Penambangan Emas Terhadap Lingkungan di Desa Widodaren Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal Dina Natalia; Marlinang Sitompul
JURNAL GEOGRAFI Vol 4, No 1 (2012): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v4i1.7930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses Penambangan Emas di Desa Wododaren Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal, (2) Proses Perizinan Penambangan Emas Di Desa Widodaren Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal, (3) Dampak Penambangan Emas Terhadap Lingkungan Sosial Ekonomi yang mencakup (Pendapatan) di Desa Widodaren Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal, (4) Dampak Penambangan Emas terhadap Lingkungan Fisik ke Bentang Lahan (Proses Geomorfologi) Di Desa Widodaren Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal. Metode pengumpul data yang digunakan dalam penelitian adalah dengan wawancara dan observas. Data yang analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses penambangan emas di Desa Widodaren Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal, dilakukan secara manual dengan alat-alat mesin. (2) penambangan emas yang terdapat di desa Widodaren tidak memiliki izin dari pemerintah, (3) usaha penambangan emas memberikan dampak positif bagi mereka yang berkecimpung didalam usaha penambangan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga mereka, (4) dampak penambangan emas terhadap lingkungan fisik yaitu terjadi kerusakan lingkungan akibat adanya buangan limbah, dan potensi terjadinya longsor.Kata kunci: dampak, penambangan, emas, lingkungan
Informasi Geospasial untuk Membangkitkan Potensi Wisata Pesisir Pada Jalur Lintas Selatan (JLS) Jember – Jawa Timur Nasobi Niki Suma
JURNAL GEOGRAFI Vol 10, No 1 (2018): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v10i1.8321

Abstract

Abstrak Pesisir selatan Puger Kabupaten Jember memiliki potensi pengembangan wilayah yang sangat strategis. Potensi wilayah tersebut didukung oleh pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS). Diharapkan dengan adanya JLS ini, ekonomi dan akses masyarakat semakin mudah. Dengan tipologi Pesisir Puger berjenis Marine Deposition Coast menjadikan lokasinya sangat cocok untuk dimanfaatkan sebagai lokasi wisata andalan di Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memberikan informasi spasial yang up to date mengenai obyek wisata pesisir Puger, dan (2) membantu menyediakan informasi geospasial berbentuk peta kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survey dan menggunakan bantuan Sistem Informasi Geografi (ArcGis 10.2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 obyek/spot wisata Pesisir Puger, yaitu (1) Spot Wisata JLS dan Mercusuar, (2) Obyek Wisata Bukit Pasir, (3) Spot Wisata Muara Sungai Bedadung, (4) Obyek Wisata Pantai Pancer, (5) Spot Wisata Breakwater Puger, (6) Spot Wisata Pelabuhan dan Pasar Ikan, (7) Spot Wisata Pulau Kacang, (8) Spot Kolam Renang Air Gunung Alami, dan (9) Obyek Wisata Pantai Kucur.Kata Kunci: Informasi Geospasial, Wisata Pesisir, JalurLintas Selatan (JLS) JemberAbstractThe southern coast of Puger (Jember) has the potential for the development of a very strategic area. The potential of these areas is supported by the construction of the South Cross Line (JLS Java Island). It is expected that with this JLS, economic and public access more easily. With the Coastal Puger typology of the Marine Deposition Coast makes the location is perfect for use as a mainstay tourist location in Jember. This study aims to (1) provide up-to-date spatial information on Puger coastal tourism, and (2) help provide geospatial information to the Department of Tourism and Culture of Jember. The method in this research using quantitative descriptive method with survey techniques and using Geographic Information System (ArcGis 10.2). The result of research shows that there are 9 objects/spots of Puger Coastal Coast, that is (1) JLS and Lighthouse, (2) Sand Dunes, (3) Estuary Bedadung, (4) Pancer Beach, (5) Breakwater Puger, (6) Harbor and Fish Market, (7) Kacang Island, (8) Swimming Pool from Natural Mountain Water, and (9) Kucur Beach.Keywords: Geospatial Information, Coastal Tourism, JLS Jember