cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,146 Documents
Search results for , issue "Jurnal Ilmiah Indonesia" : 6,146 Documents clear
Laporan Kasus dengan Pendekatan Kunjungan Keluarga pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2, Neuropati Diabetik dan Ulkus Diabetik Hendrico, Albert; Aprilia, Bunga Sherley; Nikmah, Khoirun; Syabaniah, Siti Elita; Ferdianto, Ferdianto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56783

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang sering disertai komplikasi seperti neuropati dan ulkus diabetik, yang memerlukan penatalaksanaan holistik berbasis keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan keluarga dalam manajemen diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada seorang pasien perempuan lanjut usia yang mengunjungi Puskesmas Cikupa dengan keluhan ibu jari kaki kanan bengkak dan kemerahan selama satu bulan. Pemeriksaan klinis mengonfirmasi diagnosis diabetes melitus tipe 2, neuropati diabetik, dan ulkus diabetik. Penatalaksanaan awal mencakup terapi farmakologis serta pendekatan non-farmakologis melalui edukasi kesehatan dan perubahan gaya hidup. Selain itu, dilakukan kunjungan keluarga pada 5-30 Oktober 2024 untuk mengevaluasi kondisi lingkungan rumah, termasuk bangunan, ventilasi, pencahayaan, sanitasi, dan faktor ekonomi keluarga. Panduan diet pasien disesuaikan dengan menghindari makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan trans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dan modifikasi lingkungan rumah mendukung keberhasilan manajemen penyakit. Partisipasi aktif pasien dalam perawatan diri berkontribusi terhadap perbaikan kondisi klinis dan peningkatan kualitas hidup. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan kunjungan keluarga terbukti efektif dalam manajemen diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi, di mana intervensi holistik yang mencakup terapi farmakologis, edukasi kesehatan, dan perbaikan lingkungan rumah dapat meningkatkan kepatuhan pasien serta mencegah komplikasi lebih lanjut.
Digital Marketing Kampung Nobita dalam Meningkatkan Loyalitas Customer Aszahra, Dyah Khanza; Deslia, Iva Fikrani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui digital marketing terhadap upaya peningkatan loyalitas customer dengan objek penelitian kafe kampung nobita. Usaha yang bergerak dalam bidang food and beverage yang berdiri pada tahun 2021 dan berlokasi di Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara key informan, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan teori digital marketing dave chaffey. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kampung nobita dalam upaya digital marketing menggunakan Search Engine Marketing, Online PR dan Influencer Marketing, Online Partnership Including Affiliate Marketing, Display Advertising, dan Sosial Media Marketing, sehingga dapat meningkatkan loyalitas customer dan kepuasan konsumen pada kampung nobita.
Prevalensi dan Insidensi Epilepsi pada Anak dan Remaja di Indonesia Tahun 2018-2023 Angelia, Christin; Suryakanto, Milani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56786

Abstract

Prevalensi dan insidensi epilepsi pada anak dan remaja di Indonesia cukup signifikan, berkisar antara 0,5% hingga 1% dengan insidensi 45-50 kasus per 100.000 anak setiap tahunnya. Namun, banyak kasus yang tidak terdiagnosis atau tidak mendapatkan perawatan memadai, terutama di daerah terpencil. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya diagnosis dan pengelolaan epilepsi serta dampaknya terhadap kualitas hidup anak-anak penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mensintesis temuan-temuan terkait prevalensi dan insidensi epilepsi pada anak dan remaja di Indonesia selama periode 2018-2023, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tantangan dalam diagnosis dan pengelolaan epilepsi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengkaji prevalensi dan insidensi epilepsi pada anak dan remaja di Indonesia (2019-2024). Literatur diambil dari database seperti Google Scholar, PubMed, dan Scopus, dengan kata kunci "Epilepsy," "Prevalence," "Incidence," "Children," "Adolescents," dan "Indonesia." Kriteria inklusi mencakup studi dengan desain cross-sectional yang melaporkan data pada anak dan remaja. Hasil menunjukkan bahwa prevalensi dan insidensi epilepsi pada anak dan remaja di Indonesia (2018-2023) menghadapi tantangan dalam diagnosis dan pengelolaan. Faktor seperti rendahnya pengetahuan masyarakat, dukungan keluarga terbatas, dan dampak pandemi COVID-19 berkontribusi pada hasil kesehatan yang buruk. Penelitian menekankan perlunya pendekatan holistik yang meliputi edukasi orang tua, pemantauan medis, dan dukungan psikologis untuk meningkatkan kualitas hidup.
Perbandingan Keakuratan CT Angiography dan MRI dalam Diagnosa Penyakit Arteri Koroner: Tinjauan Literatur Sistematis Nurifin, Stevany
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56797

Abstract

Penyakit arteri koroner (PAC) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas global akibat penyempitan atau penyumbatan arteri koroner oleh plak aterosklerotik, yang dapat menyebabkan iskemia miokard, angina pektoris, infark miokard, gagal jantung, hingga kematian mendadak. Diagnosis yang akurat sangat penting untuk memastikan intervensi medis yang tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas computed tomography angiography (CTA) dan magnetic resonance imaging (MRI) dalam mendeteksi PAC. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap 50 studi relevan yang membahas keakuratan kedua modalitas pencitraan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CTA memiliki sensitivitas dan spesifisitas rata-rata masing-masing 95% dan 97%, sementara MRI memiliki sensitivitas 89% dan spesifisitas 94%. CTA unggul dalam resolusi spasial tinggi untuk visualisasi anatomi arteri koroner, meskipun memiliki keterbatasan berupa paparan radiasi ionisasi dan risiko reaksi alergi terhadap media kontras. Sebaliknya, MRI lebih aman karena tidak menggunakan radiasi dan dapat mengevaluasi fungsi jantung, perfusi miokard, serta viabilitas jaringan, sehingga cocok untuk pasien dengan risiko tinggi atau kebutuhan pemeriksaan berulang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi CTA dan MRI melalui pendekatan hybrid imaging dapat meningkatkan akurasi diagnostik secara komprehensif. Oleh karena itu, pemilihan modalitas pencitraan harus mempertimbangkan kondisi klinis pasien dan tujuan pemeriksaan untuk meningkatkan kualitas diagnosis PAC serta efektivitas pengelolaan penyakit ini.
Occuli Dextra Proptosis in Symptomatic Hiperthyroidism with Diffuse Goitre in 45-Year-Old-Woman: A Case Report with Literature Review Novitasari, Diana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56798

Abstract

Thyroid hormones have been shown to impact the uptake and transportation of iron. By binding to a functioning TSH receptor, which is present in erythrocytes and certain extrathyroidal organs, TSH may have an effect on hematopoiesis. There are common causes for both poor thyroid status and anemia, which could account for the co-occurrence of low thyroid function and anemia. We report the case of 45 -year-old woman with major complaints of Swelling on her neck. Swelling on this patient occur with palpitations. On local examination of the neck area, there was visible mass during inspection, and on palpation there mass in the neck area. On laboratory examination, TSHs levels were 5.6 uIU/mL, FT4 levels were 128pmol/L, Hemoglobin 7.7 µg/dL. The patient underwent oral theraphy with using Salmon DNA on her diet and after 1 month control Her lab turn out very well with TSHs levels were 4,1 uIU/mL, FT4 levels were 22 pmol/L, Hemoglobin 10 µg/dL.
Konstelasi Makna Mahabbah dan Raghiba dalam Al-Quran: Analisis Semantik Toshihiko Izutsu Faradiella, Elvynanda; Nugroho, Kharis
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56801

Abstract

Kosa kata dalam Al-Quran memiliki peran penting dalam menentukan standar pandangan dunia terhadap pemaknaan teks suci tersebut. Studi semantik, sebagaimana dirumuskan oleh Toshihiko Izutsu, menjadi pendekatan penting untuk menganalisis makna sebuah kata dalam Al-Quran dengan mengkaji makna dasar, makna rasional, analisis sinkronik, diakronik, serta pandangan dunia (weltanschauung) yang terkandung dalam kata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstelasi makna antara mahabbah (cinta) dan raghiba (keinginan) dalam Al-Quran. Kata mahabbah mencakup cinta Allah terhadap hamba-Nya, cinta hamba terhadap Allah, sesama makhluk, dan duniawi. Sementara itu, kata raghiba lebih condong pada perasaan keinginan atau kesukaan yang bersifat duniawi. Penelitian ini menggunakan metode analisis semantik dengan pendekatan sinkronik dan diakronik, yang memadukan kajian linguistik terhadap konteks kata dalam Al-Quran. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahabbah dan raghiba memiliki perbedaan mendasar dalam nuansa makna dan konteks penggunaannya dalam Al-Quran. Mahabbah lebih mengarah pada hubungan vertikal-transendental antara manusia dan Allah, serta hubungan horizontal yang bersifat mendalam antar makhluk. Sedangkan raghiba lebih menekankan pada hasrat atau keinginan manusia terhadap sesuatu yang bersifat material atau duniawi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mahabbah dan raghiba memiliki konstelasi makna yang berbeda tetapi saling melengkapi dalam memberikan panduan maknawi tentang cinta dan keinginan dalam Al-Quran. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pandangan dunia Al-Quran tentang relasi manusia dengan Tuhan, sesama, dan dunia.
Kunjungan Kasus Sindrom Metabolik, Hiperurisemia dan Obesitas Grade II pada Tn. T dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga Amalo, Angelina Caroline; Ernawati, Ernawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56803

Abstract

Sindrom metabolik (SM) adalah kondisi patologis yang ditandai dengan obesitas sentral, resistensi insulin, hipertensi, dan hiperlipidemia, yang meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2 dan penyakit jantung. Hiperurisemia, yaitu peningkatan kadar asam urat serum yang tidak normal, juga sering dikaitkan dengan obesitas dan sindrom metabolik. Secara global, prevalensi SM, hiperurisemia, dan obesitas masing-masing mencapai 20–25%, 34.2%, dan 39%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan kedokteran keluarga dalam mengelola pasien dengan sindrom metabolik, hiperurisemia, dan obesitas grade II. Studi kasus dilakukan pada seorang pasien laki-laki berusia 58 tahun, Tn. T, yang didiagnosis berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Pendekatan kedokteran keluarga dengan model Mandala of Health diterapkan untuk mengontrol kadar gula darah, kolesterol, asam urat, tekanan darah, serta berat badan guna mencegah komplikasi lebih lanjut. Pada kunjungan awal, ditemukan faktor risiko seperti ketidakteraturan konsumsi obat dan kontrol kesehatan, pola makan tinggi kalori, gula, garam, lemak, serta purin, rendahnya asupan serat, kurangnya aktivitas fisik, dan keterbatasan pengetahuan pasien tentang penyakitnya. Setelah intervensi berupa edukasi kesehatan, pengaturan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, dan kepatuhan terhadap pengobatan, pasien menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan. Keluhan utama berkurang, pasien rutin kontrol dan minum obat, serta mengalami penurunan berat badan, tekanan darah, kadar gula darah, dan asam urat. Pendekatan kedokteran keluarga efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien, kepatuhan terhadap terapi, serta perbaikan parameter klinis, sehingga dapat mencegah komplikasi lebih lanjut.
Pemenuhan dan Perlindungan Hak Anak terhadap Perkawinan Anak oleh Masyarakat Adat Sitohang, Yesica Yentelina; Hardinata, Michelle Jefelyn; Anjelina, Fatrecya Mutiara; Subroto, Aryo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56848

Abstract

Child marriage remains a prevalent issue in various regions of Indonesia, particularly within indigenous communities. Despite government efforts to prohibit and restrict this practice through legislation, traditional norms often hold greater influence over the age of marriage. This study aims to examine the impact of child marriage on children's rights within indigenous communities in Indonesia and evaluate the effectiveness of existing legal protections for these children. The research employs a case study methodology with a normative legal approach, focusing on the analysis of written sources such as legislation, legal principles, legal theories, and relevant literature. The study finds that child marriage adversely affects various aspects of a child's life, including education and health. Furthermore, although there are laws designed to protect children's rights, their implementation remains weak within indigenous communities.
Analisis Pertanggungjawaban Hukum Tukang Gigi dan Perlindungan terhadap Konsumen Jasa Tukang Gigi di Indonesia Sedyaningtyas, Sekar; Lubis, Arief Fahmi; Rokhmat, Rokhmat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56849

Abstract

The work of dentists has been regulated in the Regulation of the Minister of Health Number 39 of 2014 concerning Coaching, Supervision and Licensing, Dentist Work. The authority of the dentist only makes and installs removable dentures, either partially or fully, using heat curing acrylic material and meets the health element where it does not cover the remaining tooth roots. Although the standard of work and authority of dentists has been regulated, many dentists ignore it by doing work outside of their authority and often do not meet medical rules in practice. This can certainly cause losses for consumers, both material and immaterial losses. There must be a balance between the accountability carried out by dentists and legal protection for consumers of dentist services who feel disadvantaged so that consumers are not always in a weak position. The research conducted is normative juridical and carried out with several approaches such as legislation, conceptual and case study approaches. Primary, secondary and tertiary data are used to answer the problems of this study. The results of this study show that the accountability of dentists can be carried out in the form of administrative law, civil law and criminal law. Consumer protection has been regulated in Law Number 8 of 1999. Dentist consumer protection is carried out by providing compensation. In addition, it can also be done by holding coaching and supervision carried out by the government.
Evolusi social commerce: Memahami Fenomena Digital melalui Perspektif Teori Komunikasi dan Sosial Yuwono, Claudia Oktaviani; Rizky, Nifirinas Yulistin; Indra, Intan Rosma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.56850

Abstract

Indonesian people are among the largest users of social media. There are 139 million users out of a total population of 278.7 million. From the age range of social media users from 15-40 years old and above. The various social media functions offered make people dependent on various social media. The most widely used applications are WhatsApp, Instagram, X, Tiktok and Youtube. Currently, social media that presents a short video format is more popular. The purpose of this research is to discuss social interactions that occur in social commerce, namely Tiktok Shop by using several communication theories in the context of society according to Littlejohn, et al. The theory that will be discussed is the diffusion of innovation to see how Tiktokshop is adapted by the community. Then the theory of symbolic interactionism is to see how user interaction, as well as existing content, forms the meaning of objects that are often talked about in social commerce and become viral. Then the theory continues the social construction to see how interaction in the Tiktok Shop constructs the fear of missing out (FoMO) which can encourage consumers to buy without careful consideration. So, when understanding this phenomenon through the perspective of communication theories such as innovation diffusion, symbolic interactionism, and social construction, readers can see the opportunities and challenges of social commerce in shaping a more inclusive, transparent, and responsible digital culture.

Filter by Year

2016 2026