cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Pertanggungjawaban Badan Pertanahan Nasional Atas Penerbitan Sertipikat Hak Milik Ganda Atas Tanah Agus Setia Wahyudi; Muhammad Saleh
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.789 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6257

Abstract

Proses sertifikat tanah merupakan sebuah proses sistematis dimana proses ajudikasi yang merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, meliputi pengumpulan dan penetapan kebenaran data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa obyek pendaftaran tanah untuk keperluan pendaftarannya adalah salah satu proses di dalamnya, ketika dalam proses ajudikasi terdapat masalah dalam penanganannya, seperti adanya ketidakakuratan baik itu data fisik ataupun data yuridis maka akan mengganggu secara keseluruhan proses pensertifikatan tanah. Proses ajudikasi yang merupakan kegiatan dilaksanakan dalam rangka proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, meliputi pengumpulan dan penetapan kebenaran data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa obyek pendaftaran tanah untuk keperluan pendaftarannya, merupakan sebuah proses yang penting karena kebenaran data fisik dan data yuridis adalah yang utama agar tidak terjadi masalah pada sertifikat yang timbul dikemudian hari. Penelitian merupakan suatu kegiatan ilmiah dengan tujuan untuk melakukan, mengembangkan/menguji suatu kebenaran dari suatu pengelahuan yang dilakukan secara metodologi dan sistematis. Yang maksud dengan metodologi adalah menggunakan metode-metode yang bersifat ilmiah. Sedangkan yang dimaksud sistematis adalah sesuai dengan pedoman atau aturan penelitian yang berlaku untuk kerja ilmiah
Legalitas Kontrak Elektronik sebagai Alat Bukti dalam Perspektif Hukum Perdata Rachmad Yusuf Augus Theo Riadi; Dominikus Rato; Dyah Ochtorina Susanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.956 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6452

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XIV/2016 menimbulkan ketidakpastian hukum jika diberlakukan dalam pembuktian hukum acara perdata. Hal tersebut dikarenakan perbedaan hukum pembuktian antara hukum acara perdata dan pidana dan mengingat bahwa validitas pembuktian pada hukum acara berpengaruh pula pada legalitas pembuatan suatu dokumen, terutama berkaitan dengan dokumen elektronik. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti menuangkan dalam beberapa isu permasalahan yaitu mengenai kepastian hukum kontrak elektronik di Indonesia dan legalitas kontrak elektronik sebagai alat bukti dalam perspektif hukum perdata. Hasil dari penelitian yaitu dasar kepastian hukum kontrak elektronik di Indonesia adalah berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik diperkuat dengan adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XIV/2016, sedangkan dasar legalitas kontrak elektronik yang digunakan sebagai alat bukti dalam perspektif hukum perdata adalah bersumber dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XIV/2016 dan aturan mengenai kontrak secara umum seperti yang tertuang dalam KUHPerdata.
Vaginal Primary Malignant Melanoma: A Case Report Octaviyana Nadia NS; Sukma Dewi Pawestri; Reyhan Aditya; Fara Vitantri Diah C; Chamim Chamim
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.425 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6177

Abstract

Primary vaginal melanoma is an extremely rare gynaecological malignancy comprising less than 0.2% of all melanomas. Vaginal melanoma is a very rare and aggressive type of gynecologic cancer. To date there is very limited literature regarding this topic due to small number of cases. Primary malignant melanoma of the vagina usually occurs in women aged in their 60s or 70s, with the majority of patients being postmenopausal. Patients commonly complain of vaginal bleeding, vaginal discharge or a palpable mass. The gold standard of diagnosis is established by pathologic examination. Management of vaginal melanoma depends on its staging. In early disease, tumor can be removed by wide localized excision with tumor free margin 1-2 cm depending on Breslow depth. In advanced disease, a radical surgery in addition to adjuvant therapy (chemo-, radio-, or immunotherapy) is performed. Currently, there is no optimal treatment regimen for vaginal melanoma. We present a case report of a 49-years-old female with vaginal melanoma stage IVA with urethral involvement and inguinal lymph node infiltration. We decided to perform radical surgery consisting of total hysterectomy, vaginectomy and urethral augmentation with pedicle flap from ileum . Keywords: Readiness, challenge, ASN, teknologi, society 5.0
Hubungan Kecemasan Ibu Hamil dengan Kepatuhan Antenatal Care Selama Pandemi Covid-19 Tri Ayu Kharisma; Manggala Pasca Wardhana; Ivon Diah Wittiarika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i1.5981

Abstract

Latar Belakang : COVID-19 memberikan dampak negatif pada ibu hamil yang berpotensi mempengaruhi kunjungan Antenatal Care (ANC). Penelitian ini bertujuan untuk melihat antara kecemasan dengan kepatuhan Antenatal Care (ANC). Metode : Metode penelitian ini adalah analitik observasional yang berdesain cross sectional yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19 (Bulan Oktober-November 2021) di Puskesmas Gamping I dengan cara purposive sampling dan jumlah 40 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dengan analisis data menggunakan Chi-square. Hasil : Hasil penelitian didapatkan ibu hamil yang melakukan ANC termasuk dalam kategori usia tidak beresiko sebanyak 34 orang (85%), pendidikan atas sebanyak 37 orang (92,5%), tidak bekerja sebanyak 25 orang (62,5%), multigravida sebanyak 24 orang (60%), akses ke fasilitas kesehatan yang dekat sebanyak 25 orang (62,5%), dan sudah vaksinasi COVID-19 sebanyak 25 orang (62,5%). Sedangkan pada variabel kecemasan sebanyak 5 orang mengalami kecemasan (12,5%) dan variabel kepatuhan ANC sebanyak 21 orang tidak patuh (52,5%). Analisis variabel karakteristik menunjukkan variabel paritas (p=0,000<α=0,05) dan vaksinasi COVID-19 (p=0,041< α=0,05) memiliki hubungan dengan kepatuhan ANC. Pada penelitian ini juga didapatkan 5 orang mengalami kecemasan (12,5%) dan kepatuhan ANC sebanyak 21 orang (52,5%) dan didapatkan hubungan antara kecemasan dengan kepatuhan ANC dengan p-value sebesar 0,049 (p<0,05). Kesimpulan : kecemasan yang terjadi pada masa COVID-19 menjadi salah satu hal penting yang diperhatikan karena dapat menentukan kepatuhan ANC yang berpotensi mengganggu pelayanan obstetri di masa pandemi COVID-19.
Growth Response and Yield of Sweet Corn (Zea Mays Saccharata Sturt) Bonanza Variety Due To The Provision of Rock Phosphate and Compost Yuyu Wahyu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.928 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Pengaruh interaksi antara pupuk fosfat batu dan kompos terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis varietas Bonanza, (2) Dosis pupuk batu fosfat dan kompos yang berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis Bonanza varietas, dan (3) Hubungan pertumbuhan dengan hasil jagung manis varietas Bonanza. Penelitian dilaksanakan di lahan petani di Desa Pamijahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada bulan Juli sampai September 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu batuan fosfat dengan empat taraf dan dua kompos terdiri dari tiga taraf (5 ton/ha, 10 ton/ha dan 15 ton/ha) sehingga pada setiap ulangan terdapat 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan jarak tanam dan umur kecambah digunakan analisis ragam melalui uji F, dengan pengujian lanjutan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf signifikansi 5 persen. Penelitian ini menggunakan analisis regresi kuadratik dengan model permukaan respon, dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Batu fosfat berpengaruh secara bebas terhadap panjang tongkol, diameter tongkol, berat tongkol tanpa tongkol per tanaman, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan indeks luas daun. (2) Dosis batuan fosfat 150 kg/ha dan kompos 10 ton/ha memberikan bobot tongkol tanpa sekam tertinggi per petak, yaitu 6,55 kg per petak atau setara dengan 10,92 ton tongkol tanpa jagung per hektar, dan (3 ) Terdapat hubungan yang bermakna antara komponen pertumbuhan dan komponen hasil dengan bobot umbi tanpa sorgum per petak. indeks luas daun. Kompos secara mandiri mempengaruhi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, indeks luas daun, panjang tongkol, diameter tongkol dan berat tongkol tanpa tanam, (2) Dosis batuan fosfat 150 kg/ha dan kompos 10 ton /ha memberikan bobot tongkol tanpa gabah per petak tertinggi yaitu 6,55 kg per petak atau setara dengan 10,92 ton tongkol tanpa sekam per hektar, dan (3) Terdapat hubungan yang bermakna antara komponen tumbuh dan komponen hasil dengan bobot tongkol tanpa sekam per plot.
Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen terhadap Kinerja Karyawan pada GMAHK Konfrens Jawa Kawasan Timur Ray Hutapea; Harman Malau
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.239 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6258

Abstract

Sistem pengendalian manajemen dibentuk untuk dapat mengendalikan kinerja karyawan pada suatu perusahaan. Diharapkan dengan adanya sistem pengendalian manajemen yang baik maka kinerja karyawan dapat dipantau dengan baik dan menghasilkan output yang baik bagi perusahaan. Penelitian ini dibuat untuk mengatahui apakah sistem pengendalian manajemen (variabel independent) telah dibentuk dengan baik sehingga dapat meningkat kinerja karyawan (variable dependent) dengan baik juga. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 25 orang responden. Pada hasil penelitian maka didapati bahwa variabel independent mempengaruhi variabel dependent sebesar 60.9%.
Penerapan LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Untuk Kemudahan Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa Janson Pangaribuan; Safuan Safuan; Musa Musa
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.279 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6321

Abstract

Sekarang ini dunia usaha wiraswasta cukup diminati oleh seluruh lapisan masyarakat, salah satu wiraswasta yang cukup banyak diminati oleh masyarakat umum yaitu wiraswasta bidang pengadaan barang dan jasa atau sering disebut kontraktor atau pemborong. Salah satu alasan yang menguatkan selain pendapatannya yang mengiurkan serta terutama dapat memiliki net working dengan pejabat-pejabat baik itu di Pemda, BUMN maupun di Pemerintahan Pusat seperti lurah, camat, kasudin, walikota, general manager bumn, dirjen bahkan metri sekalipun dan sebagainya. Dan sekarang ini kemudahan-kemudahan dalam mengikuti kegiatan pengadaan barang dan jasa sudah dikembangkan oleh LKPP (lembaga kebijakan pengadaan barang jasa pemerintah) yaitu lembaga pemerintah non kementrian yang dibentuk pada tanggal 6 Desember 2007 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2007 yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Melalui penerapan system e-procurutment dan e-catalog yang berada dalam satu system yaitu LPSE (layanan pengadaan secara elektronik) yang mana system LPSE ini jika penyedia barang atau peserta sudah mendaftar maka sudah dipastikan dapat mengikuti kegiatan pengadaan barang dan jasa di seluruh Indonesia. Namun dibalik kemudahan-kemudahan yang di berikan ada juga kekurangan-kekurangan dari sistem LPSE ini salah satunya tingkat kelalaian yang sangat tinggi, dari kekurangan inilah panitia pengadaan dapat menciptakan fraud dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa ini. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini secara teoritis adalah salah satunya dapat sebagai bahan pertimbangan untuk dimiliki oleh penyedia dan panitia barang untuk bekerja lebih professional menjalankan peraturan-praturan serta prinsip-prinsip LPSE yang tertuang dari Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2010, serta tujuan secara praktis diharapkan dapat mengurangi terjadinya kecurangan. Oleh karena itu untuk metode penelitian penulis menggunakan pendekatan yuridis normative dimana menurut penulis harus ditegakkannya peraturan yang sudah dibuat. Sehingga kemudahan yang diuraikan dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa di sistem LPSE ini diharapkan prinsip-prinsip LPSE dapat berjalan dan tujuan utama LKPP untuk menekan angka KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pengembangan Media Pembelajaran Motif Batik Ngawi Berbasis Audio Visual Sebagai Media Pengenalan Batik Ngawi Di Sekolah Dasar Ibrohim Fathurrosi; Sri Marmoah; Sularmi Sularmi; Tri Wahyu Handono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.156 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6487

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengembangkan pembelajaran motif batik Ngawi berbasis audio visual sebagai media pengenalan batik Ngawi di Sekolah Dasar. Pengembangan media pembelajaran ini didasarkan pada keterbatasan media pembelajaran pada materi batik Ngawi di Sekolah Dasar Kabupaten Ngawi, materi batik hanya diajarkan secara text-book dan tidak memuat motif batik Ngawi. Penelitian ini dilakukan dengan metode Reseach and Development (RnD) dengan model penelitian yang dikembangkan oleh Borg and Gall yang dimodifikasi. Namun, dalam penelitian ini hanya dilakukan sampai uji terbatas dikarenakan terbatas waktu penelitian. Hasil validasi dari 3 validator menunjukkan produk ini masuk dalam kategori baik dengan persentase penilaian ahli media sebesar 87,82%, ahli materi sebesar 84%, dan ahli praktisi sebesar 79,2%. Hasil uji coba terbatas pada peserta didik kelas V SDN Papungan I Kabupaten Ngawi menunjukkan bahwa produk ini masuk dalam kategori baik dengan nilai 36,38.
Pengaruh Ultrasound Diathermy dan Terapi Latihan pada Tendinitis Bicipitalis Sinistra Budi Susanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.064 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6241

Abstract

Ultrasound Diathermy merupakan suatu terapi menggunakan getaran mekanik gelombang suara yang bertujuan dengan pemberian Ultrasound Diarthermy ini dapat mengurangi nyeri (Hayes, 2016). Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi dan komunikasi (Permenkes No.65 Tahun 2015). Penelitian ini dilakukan untuk memahami dan mengetahui sejauh mana penggunaan modalitas Ultrasound Dhiathermy dalam mengurangi nyeri, terapi latihan Free Active Exercise dalam meningkatkan Lingkup gerak sendi dan Active Resisted Exercise dalam meningkatkan kekuatan otot pada kasus Tendinitis Bicipitalis Sinistra. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini berupa purposive sampling. Dari sejumlah populasi yang akan menjadi sample dan memenuhi kriteria inklusi yang sebelumnya telah ditetapkan. Setelah dilakukan terapi sebanyak 4 kali yang dilakukan pada tanggal 12 Februari 2020 sampai dengan 22 Februari 2020 didapatkan hasil adanya penurunan nyeri yang dilakukan dengan pemeriksaan nyeri menggunakan Visual Analogue Scale atau VAS pada T1 (12 Februari 2020) yaitu untuk nyeri diam: 1,2 cm, nyeri tekan area sulcus bicipitalis sinistra: 7,2 cm dan nyeri gerak: 6,9 cm, pada akhir terapi atau T4 (22 Februari 2020) didapatkan hasil nyeri diam: 0 cm, nyeri tekan area sulcus bicipitalis sinistra: 5,2 cm dan nyeri geraki: 4,3 cm. Disarankan pula bagi penderita yang memiliki akivitas rutin dalam kasus ini contohnya yaitu senam dengan melihat usia penderita yang tidak lagi muda aktivitas rutinitas tersebut mungkin dapat diseimbangkan dengan kondisi dan kemampuan penderita dalam mengikuti runtutan gerakan pada senam tersebut atau hanya mengikuti gerakan yang dapat ditoleransi oleh pederita sendiri.
Analisis Kebijakan Perizinan Tenaga Bidan Praktik Mandiri di Provinsi DKI Jakarta: Sebuah Tinjauan Naratif Edward Lumban Raja; Puput Oktamianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.864 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i1.6042

Abstract

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan yang menjelaskan bahwa setiap tenaga kesehatan yang menjalankan praktik wajib memiliki izin dari otoritas pemerintah setempat yang dibuktikan dengan Surat Izin Praktik (SIPB). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahum 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan Menjelaskan seorang Bidan harus meiliki SIPB. Fenomena yang terjadi di Provinsi DKI Jakarta masih ditemukan Praktik Bidan Mandiri yang tidak memiliki Izin. Tercatat sebanyak 145 tenaga Bidan praktik Mandiri Berpraktik tanpa memiliki Izin dari total 505 bidan praktik Mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses Permohonan Surat Izin Praktik Bidan dan untuk menganalisa kendala-kendala yang menghambat permohonan. Metode yang digunakan adalah Narrative Review yaitu menganalisis dan mengevaluasi beberapa hasil penelitian sebelumnya dengan mengikuti kaidah dan alur penelitian yang dimulai dari penentuan topik terkait perizinan praktik bidan mandiri, praktik tenaga kesehatan, seleksi literatur sesuai kriteria yang telah ditentukan yakni jurnal yang terbaru dan relevan dengan topik penelitian. Hasil menunjukkan bahwa permohonan SIPB di Provinsi DKI Jakarta belum sepenuhnya sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahum 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan. Ditemukan bebrapa Kendala dalam penerapan Peraturan terkait perizinan dan permasalahan Internal Bidan Sendiri serta Peraturan yang ada di Organisasi

Filter by Year

2016 2026