Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles
6,215 Documents
Strategi Pengembangan Bisnis pada Apotek (Studi Kasus Apotek Citra 1 dan Apotek Holong)
Mourboy Mourboy;
Aritonang Aritonang;
Lies Putriana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (718.239 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8645
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal Apotek Citra 1 dan Apotek Holong, menganalisis alternatif strategi bisnis serta merumuskan implementasi strategi bisnis Apotek Citra 1 dan Apotek Holong melalui pendekatan analisis deskriptif. Alat-alat analisis yang digunakan yaitu; analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities and Threat), analisis persaingan bisnis dengan menggunakan lima kekuatan persaingan Michael Porter dan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) untuk menentukan strategi terpilih. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisis SWOT diperoleh nilai faktor internal dan faktor eksternal Apotek Citra 1 masing-masing sebesar (0,42: -0,07) dan faktor eksternal Apotek Holong masing-masing sebesar (0,38: -0,03) sehingga posisi Apotek Citra 1 dan Apotek Holong berada di kuadran II, yaitu strategi diversifikasi. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh lima alternatif strategi pada Apotek Citra 1 yaitu: (1) Meningkatkan Skill dan jumlah SDM untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian. (2) Meningkatkan promosi apotek yang menitikberatkan penjualan produk dengan Delivery Order. (3) Menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan sebagai apotek rekanan. (4) Meningkatkan jenis produk dengan harga yang kompetitif. (5) Mewajibkan karyawan untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran obat (kartu stok). Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh lima alternatif strategi pada Apotek Holong yaitu: (1) Menambah jumlah SDM dan mengirim karyawan ikut seminar ilmiah farmasi. (2) Menetapkan minimal order untuk free delivery order (minimal Rp 60.000). (3) Menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. (4) Menetapkan waktu tunggu obat (obat paten maksimal 10 menit, obat racikan maksimal 20 menit). (5) Mengganti program manual ke komputerisasi. Berdasarkan analisis QSPM Apotek Citra 1 strategi terpilih adalah meningkatkan promosi apotek yang menitikberatkan penjualan produk dengan Delivery Order, yang memiliki nilai TAS tertinggi yaitu 5,94. Berdasarkan analisis QSPM Apotek Holong strategi terpilih adalah menambah jumlah SDM dan mengirim karyawan ikut seminar ilmiah farmasi, yang memiliki nilai TAS tertinggi yaitu 5,96.
Pengembangan Asesmen Pengetahuan Job Information (APJI) Lulusan SMK Jurusan Akuntansi Berbasis Gamifikasi
Aniyatussaidah Aniyatussaidah;
Dede Rahmat Hidayat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (301.533 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8336
Pemilihan Karier yang keliru dapat dipengaruhi karena kurangnya pengetahuan anak tentang informasi pekerjaan. Lulusan SMK sebagai penyumbang pengangguran tertinggi sehingga menimbulkan banyak pandangan negatif terhadap sistem pembelajaran di SMK. Akuntansi adalah salah satu jurusan yang banyak diminati dikalangan siswa SMK. Tidak sedikit siswa jurusan SMK Akuntansi yang belum memiliki pengetahuan megenai informasi pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya. Isu yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah isu keterbatasan alat ukur pengetahuan tentang Job Information lulusan SMK Akuntansi berbasis gamifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rancangan pembuatan Instrumen Asesmen Pengetahuan Job Information (APJI) berbasis gamifikasi menggunakan website Quizziz. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yaitu dengan mengumpulkan bahan bacaan dari berbagai artikel ilmiah lalu membandingkan teori serta hasil penelitian, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil studi literatur didapatkan mengenai informasi pekerjaan perlu dimiliki individu khususnya dalam hal ini lulusan SMK Akuntansi, selain itu belum adanya alat ukur untuk mengukur pengetahuan siswa mengenai informasi pekerjaan, sehingga tidak bisa dipastikan apakah siswa sudah memiliki pengetahuan tersebut atau belum, oleh karena itu berdasarkan temuan yang diperoleh, penulis juga memaparkan mengenai rancangan pembuatan instrument APJI berdasarkan teori Job Information dari Mullins.
Masalah Psikososial pada Ibu Hamil Dengan HIV di Yogyakarta
Ayu Fitriani;
Fx. Joko Krisdiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.509 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.5761
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah psikososial ibu hamil dengan HIV di Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam pada 10 ibu yang pernah mengalami kehamilan dengan status HIV positif serta 5 infoman terdiri dari keluarga ibu hamil HIV, teman dekat ibu hamil HIV dan penggurus IPPI DIY. Keabsahan data meggunakan triangulasi sumber dan analisis data kualitatif menggunakan content analysis. Hasil: ditemukan lima tema yaitu pembedaan di pelayanan kesehatan, dikeluarkan dari pekerjaan karena status HIV, memisahkan kamar mandi, khawatir diskriminasi dari keluarga dan teman, dukungan lingkungan memotivasi ibu hamil HIV. Kesimpulan: Praktik diskriminasi dari lingkungan ibu hamil dengan HIV mempengaruhi pandangan negatif tentang harga diri pasien dan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, perlu peningkatan kapasitas dan dukungan lingkungan untuk meningkatkan kepercayaan diri ibu hamil dengan HIV.
Penerapan Asas Audi Et Alteram Partem dalam Perkara Permohonan Pemberian Izin Poligami
Emilka Nuradanta;
Febby Mutiara Nelson
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.235 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8034
Prinsip audi et alteram partem merupakan prinsip dalam Hukum acara perdata yang hakikatnya bermakna hakim harus mendengarkan kedua belah pihak yang berperkara di dalam persidangan berdasarkan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Isu hukum yang diangkat dalam tulisan ini adalah penerapan asas audi et alteram partem dalam perkara perdata terkait permohonan pemberian izin poligami. Berjenis penelitian hukum Normatif, dan akan dianalisis dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil pembahasan menunjukan bahwa dalam praktiknya penerapan asas audi et alteram partem ini belum terlaksana dengan baik dikarenakan masih ditemukan dalam peradilan perkara perdata tidak berimbangnya pertimbangan hakim terkait pernyataan yang diberikan oleh kedua belah pihak dalam memutus suatu perkara. Adanya putusan yang tidak menerapkan atau mengesampingkan asas audi et alteram partem ini antara lain, keterangan salah satu pihak tidak dipertimbangkan dalam putusan bahkan dikesampingkan (tidak didengar) dan hal ini merupakan kewenangan hakim.
Populisme Marianus Sae Sebagai Strategi Politik dalam Pilkada Kabupaten Ngada Tahun 2015
Asterius Bata Seda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (483.011 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7561
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan politik populisme Marianus Sae sebagai strategi politik pertahanan kekuasaan dalam Pilkada Kabupaten Ngada tahun 2015. Sejatinya eksekusi kebijakan yang sifatnya populis oleh pemimpin politik memberikan dampak elektoral yang positif dalam proses pemilihan kepala daerah/Pilkada. Kebijakan populis yang ditawarkan dapat dilihat sebagai instrumen strategi politik dalam upaya memperoleh dukungan politik serentak sebagai upaya mempertahankan kekuasaan. Berkaitan dengan itu, artikel ini berupaya membedah keterkaitan antara kebijakan populis terhadap strategi politik pertahanan kekuasaan. Dalam menjelaskan hal ini, peneliti memanfaatkan elaborasi populisme menurut Gidron, dan Bonikowski (2014) sebagai pisau analisis, serta menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam memperoleh data penelitian, peneliti memanfaatkan metode wawancara mendalam dan dilengkapi dengan studi kepustakaan terhadap laporan, pemberitaan media dan surat kabar berkaitan dengan obyek penelitian. Adapun hasil yang ditemukan dalam penelitian ini ialah bahwa keberhasilan Marianus Sae terpilih kembali menjadi Bupati dalam Pilkada Ngada tahun 2015, dengan persentase suara yang signifikan tidak lepas dari kuatnya figuritas dan citra Marianus Sae sebagai pemimpin populis, serta keberhasilannya menjalankan serentak mempropagandakan berbagai kebijakan dan program populis yang ditawarkan kepada masyarakat kabupaten Ngada, diantarnya; program PERAK (Pemberdayaan Ekonomi Rakyat), program JKMN (Jaminan Kesehatan Masyarakat Ngada), serta program beasiswa pendidikan. Dalam bingkai kekuasaan, eksekusi dan propaganda kebijakan populis demikian tidak lain merupakan bagian dari upaya membangun legitimasi publik sebagai bagian dari strategi politik untuk memperoleh dukungan elektoral dalam rangka mempertahankan kekuasaan.
Analisis Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di DKI Jakarta Tahun 2019-2021
Bella Kusuma Dewi;
Laila Fitria
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.634 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8513
Kualitas lingkungan hidup merupakan suatu kondisi atau keadaan wilayah sekitar yang berpotensi untuk mengembangkan kualitas hidup. Kualitas lingkungan hidup saat ini dinilai secara kuantitatif menggunakan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). IKLH dapat digunakan sebagai indikator kinerja program perbaikan kualitas lingkungan hidup di daerah. Ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup terutama pada negara berkembang mulai dari aspek kesehatan, lingkungan, politik hingga ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai kondisi kualitas lingkungan hidup di Provinsi DKI Jakarta pada kurun waktu 2019-2021 beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi berdasarkan waktu (time trend) dengan unit analisisinya adalah kota. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh kota/kabupaten yang ada di DKI Jakarta yang berjumlah 5 Kota dan 1 Kabupaten. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil analisis deskriptif menunjukkan indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) di DKI Jakarta dalam kurun waktu tahun 2019-2021 mengalami peningkatan pada Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Air Laut (IKAL), Indeks Kualitas Tutup Lahan (IKTL) diiringi pula dengan peningkatan sanitasi dan indeks pembangunan manusia (IPM) serta mengalami penurunan pada Indeks Kualitas Udara (IKU) diiringi dengan peningkatan jumlah transportasi. Pemerintah daerah diharapkan menerapkan kebijakan tentang pembatasan jumlah kendaraan pribadi dan dapat mengembangkan layanan sanitasi yang layak.
Tanggungjawab Pidana Dokter dalam Melakukan Perbuatan Aborsi Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
Slamet Pribadi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.501 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8228
Dalam penelitian ini terdapat 2 (dua) masalah penelitian. Pertama, Berapa tahun hukuman yang dikenakan kepada terdakwa dr. Wim Ghazali Bin H. Wahni dalam kasus Tindak Pidana Aborsi Putusan Nomor 1106/Pid.Sus/2018/PN. Plg? Kedua, Sanksi Kode Etik apakah yang diterima kepada terdakwa? Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian hukum yuridis-normatif. Penelitian menghasilkan 2 (dua) simpulan yakni sebagai berikut. Pertama, penerapan tindakan aborsi secara ilegal di Indonesia yang dilakukan secara tidak diizinkan seperti menggugurkan/mematikan kandungnya dengan sengaja maupun dibantu dengan orang lain atau dokter akan dikenakan sanksi secara tegas dan melarang tindakan aborsi atau praktik aborsi dilakukan, dan untuk tindakan legal aborsi provokatus/buatan legal yaitu aborsi buatan yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-undang Kesehatan dapat dilakukan namun memenuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku dan hanya untuk alasan medis dan korban perkosaan. Tindakan aborsi yang dilegalkan yaitu perempuan yang hamil dengan kedaruratan medis dan perempuan yang hamil akibat perkosaan. Kedua, maraknya kasus-kasus pelanggaran disiplin kedokteran yang dilakukan oleh dokter, disebabkan karena kurangnya kedisiplinan berprofesi dan pemahaman mengenai Kode Etik kedokteran menjadi faktor penyebab terjadinya pelanggaran disiplin yang dilakukan dokter dalam praktik kedokterannya. Dalam penangan kasus yang dilakukan oleh dokter, MKEK dan MKDKI sangat berperan dalam penegakan setiap kasus yang dilakukan dokter. Majelis Kehormatan Etika Kedokteran Indonesia (MKEK IDI) adalah lembaga yang mengeluarkan Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI). Pertama, tanggungjawab dokter sebagai profesi yang telah melanggar Kode Etik, wajib ditindak sesuai perundangan yang berlaku, dalam apabila terbukti maka pelaku dapat diberhentikan sebagai dokter, dimana tindakan perlaksanaan hukum administrasi serta tindakan hukum pelaku harus menjalani pidana serta denda sebagai konsekuensi yuridis akibat tindakan aborsi yang melawan hukum. Kedua, dalam melaksanakan pratik kedokteran hendaklah norma etik, disiplin dan hukum harus ditanamkan secara pribadi bagi setiap dokter yang melakukan pekerjaan mulianya. Karena masyarakat pada umumnya selalu menaruh kepercayaan sepenuhnya kepada dokter demi mendapatkan kesembuhan. Untuk melakukan pengawasan secara berkala terhadap dokter, tidaklah salah jika mengsosialisasikan tentang Kode Etik Kedokteran Indonesia kepada seluruh dokter yang ada, mengingat bahwa dokter juga manusia yang terkadang bisa lalai dalam melakukan tugasnya.
Analisis Faktor Komunikasi Dan Sumberdaya dalam Implementasi Kebijakan Standar Pelayananadministrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kantor Camat Sekadau Hilir, Sekadau
Ira Patriani;
Julia Magdalena Wuysang
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7787
Penelitian ini menganalisis faktor komunikasi dan sumberdaya dalam teori Edward III yang menyebabkan belum berhasilnya Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kantor Camat Sekadau Hilir, Sekadau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan dalam pelaksanaan kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Sekadau Hilir belum terealisasi dengan maksimal. Faktor yang menyebabkan belum teralisasinya kebijakan standar pelayanan dalam pelaksanaan tersebut adalah karena kurangnya informasi kepada masyarakat dalam pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kantor Camat Sekadau Hilir. Selain itu kurang tanggapnya sumber daya manusia yang mengakibatkan belum optimalnya pelaksanaan tugas serta fungsi pelayanan yang ada serta sarana dan prasarana dalam pelaksanaan pelayanan yang belum memadai. Adapun saran bagi Kantor Camat Sekadau Hilir terkait pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) agar dapat mengadakan evaluasi rutin baik dari factor komunikasinya dan sumberdaya yang ada dalam perkembangan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kantor Camat Sekadau Hilir, sekadau.
Sinergitas Badan Narkotika Nasional dengan Kementerian Hukum dan HAM dalam Upaya Rehabilitasi Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan
Bestia, Ela;
Runturambi, Arthur Josias Simon
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.828 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.2278
Tujuan dari penelitian ini adalah memberi gambaran tentang sinergitas antara BNN dengan Kemenkumham dalam upaya rehabilitasi narkotika di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan kendala-kendala yang dihadapi. Peneliti menggunakan teori sinergi dan konsep rehabilitasi narkotika di lapas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa sinergi antara BNN dan Kemenkumham dalam upaya rehabilitasi di lapas masih belum optimal, karena belum dapat menjangkau seluruh WBP Narkotika. Sehingga BNN perlu lebih mengoptimalkan sinergitas hingga tingkat wilayah (BNNP/BNNK), memperbanyak petugas rehabilitasi di BNN Kab/Kota agar dapat memberikan dukungan SDM Rehabilitasi terhadap lapas setempat sehingga terselenggaranya upaya rehabilitasi terhadap WBP Narkotika diseluruh wilayah di Indonesia.
Optimalisasi Tarif Paket Operasi Sebagai Strategi Pemasaran Rumah Sakit : Literature Review
Rosna Meutia;
Adang Bachtiar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (187.812 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8158
Penetapan tarif pelayanan pada rumah sakit dapat meringankan pembiayaan pelayanan rumah sakit bagi masyarakat ekonomi lemah, dapat dilakukan dengan tujuan memaksimalisasikan pendapatan dan meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi tarif paket operasi sebagai strategi pemasaran rumah sakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur review. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa proses pemasaran yang dilakukan rumah sakit harus memperhatikan semua bauran pemasaran yaitu produk, tempat, promosi, tarif, orang, proses, dan penampilan fisik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bauran pemasaran yang dikembangkan oleh rumah sakit dengan strategi paket harga operasi sesuai dengan target sasaran. Dengan adanya kepastian biaya atau tarif operasi sebelum tindakan atau sebelum operasi dijalankan membuat pasien menjadi tidak takut terjadi peningkatan/ pembengkakan biaya dan diharapkan dengan program bauran pemasaran rumah sakit tersebut dapat meningkatkan kunjungan operasi dan menambahkan keuntungan rumah sakit.