Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles
6,234 Documents
Penerapan Metode Baca Cepat Scanning Dan Skimming Dalam Pembelajaran Maharoh Qiroah
Nasution, Lukman Hakim
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.625 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.9611
Metode baca cepat atau lebih dikenal dengan scanning-skimming merupakan metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa guna meningkatkan kemahiran siswa di bidang membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana hasil penerapan metode skimming-scanning dalam upaya meningkatkan kemahiran berbahasa siswa khususnya kemahiran membaca. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku dan literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian kemudian ditambah dengan hasil tes dari penerapan yang dilakukan.
Analisis Perkembangan Historiografi Timur Tengah dan Islam: Pra Islam, Islam Klasik, & Modern
Lintang Tranggono;
Nurwahidin Nurwahidin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.081 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i5.9628
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan historiografi timur tengah dan Islam yang berfokus dalam tiga masa yakni masa Pra Islam, masa Islam klasik, dan masa modern. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan untuk melakukan analisis berbagai sumber-sumber informasi melalui berbagai literatur untuk kemudian disusun dalam suatu kerangka pembahasan dan diakhiri dengan menarik kesimpulan. Historiografi timur tengah dan Islam telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak masa Arab Pra-Islam hingga masa modern sekarang. Perkembangan tidak hanya dalam wujud pengungkapan sejarah, namun juga mencakup metode penulisan dan tema yang diuraikan.
Pengaruh Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pengunjung Pada Objek Wisata Kebun Binatang Simalingkar Medan
Putri Mawarda;
Tri Utari Ismayuni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.328 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.10218
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan pengunjung pada objek wisata Kebun Binatang Simalingkar Medan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 28.650 pengunjung yang terhitung dari Juni 2022 s/d Agustus 2022. Dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh jumlah sampel sebanyak 100 pengunjung dengan teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu random sampling. Analisis data menggunakan regresi linear berganda, sedangkan pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung pada objek wisata Kebun Binatang Simalingkar Medan. sementara fasilitas secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung pada objek wisata Kebun Binatang Simalingkar Medan. Sedangkan pelayanan dan fasilitas secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung pada objek wisata Kebun Binatang Simalingkar Medan.
Gerakan Sosial Masyarakat dalam Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC)
Muhammad Risyad Santoso;
Agung Kencana Putera;
Gabe Maulana;
Galetcia Jusly
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (139.052 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.10236
Gerakan disabilitas merupakan gerakan yang bergerak dalam isu untuk memperjuangkan taraf hidup dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat penyandang disabilitas. Permasalahan yang kerap ditemui di Indonesia bagi penyandang disabilitas adalah tidak terakomodirnya kebutuhan hidup masyarakat penyandang disabilitas, aksesibilitas yang kurang baik dalam fasilitas umum dan hak-hak yang diabaikan oleh masyarakat dan pemerintah dalam kontestasi berkehidupan atau berpolitik. Penyandang disabilitas merupakan manusia yang memiliki keterbatasan, baik keterbatasan fisik, mental dan motorik. Meski demikian, bukan berarti hak-hak kehidupan mereka dapat dipandang sebelah mata dan tidak disamakan dengan manusia normal pada umumnya. Dapat disampaikan bahwa semua masyarakat di Indonesia memiliki pandangan dan payung hukum yang sama. terlebih terkait hak berkehidupan dalam bersosial dan bermasyarakat. Tujuan penelitian ini kami lakukan agar kami dapat menggambarkan serta merepresentasikan bagaimana kondisi saat ini terkait hak dan kehidupan penyandang disabilitas di Indonesia. Selain itu, dengan adanya jurnal penelitian ini kami juga ingin mengkaji bagaimana pemerintah mengambil keputusan atau kebijakan, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat penyandang disabilitas dan apakah kebijakan tersebut sudah dapat dikatakan kebijakan yang solutif dalam implementasinya. Dalam penelitian ini, kami menggunakan metode penelitian kualitatif untuk pengumpulan data serta kami menggunakan segala tipe dan jenis data yang relevan dengan metode penelitian kualitatif. Dalam jurnal penelitian ini, kami akan menilai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait kebijakan penyandang disabilitas yang kami ketahui secara objektif, lalu kami akan melakukan riset terkait implementasi serta mencari output dari kebijakan tersebut sebagai konklusi apakah kebijakan tersebut sudah solutif, tepat guna dan sesuai sasaran. Dengan demikian, kami harapkan agar penelitian yang kami kerjakan dapat menjadi pertimbangan untuk pemerintah berevolusi serta penelitian ini juga merupakan bentuk kritik kami atas ketidakadilan yang menimpa kelompok penyandang disabilitas.
Tanggung Jawab Negara Terhadap Tindak Pidana Orang Dengan Gangguan Jiwa
Andrian, Willy;
Ratnawati, Elfrida
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.719 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.10355
Suatu tindak pidana tidak hanya dilakukan oleh pelaku yang sempurna akalnya, tetapi dapat pula dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pada praktiknya, hakim pada putusannya kerap hanya terbatas kepada menjatuhkan putusan kepada terdakwa ODGJ dengan tidak dijatuhi pidana dan lepas dari segala tuntutan karena tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akhirnya, ODGJ dilepas begitu saja, sedangkan ia membutuhkan perawatan mental khususnya. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan jenis dan sumber bahan hukum diperoleh dari data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hak asasi bagi ODGJ yang melakukan tindak pidana sama halnya dengan manusia yang akalnya sempurna sebagai warga Negara. Perlindungan hukum bagi ODGJ yang melakukan tindak pidana secara normatif adalah baginya tidak dipidana atas alasan pemaaf karena tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pengaturan tanggung jawab negara pasca pemidanaan ODGJ tidak tercantum khususnya pada KUHP, karena pada praktiknya putusan hakim hanya terbatas kepada amar bahwa terdakwa ODGJ tidak dijatuhi pidana karena tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dan lepas dari segala tuntutan atas alasan pemaaf termasuk terbatas hanya kepada apa yang dituntut Jaksa Penuntut Umum. Dalam pengaturannya kedepan, KUHP perlu direformulasi terkait subjek pelaku tindak pidana perseorangan yang menderita gangguan jiwa dan sanksi tindakan bagi ODGJ.
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pasien dalam Memilih Layanan Kesehatan Rumah Sakit: Literature Review
Fahnida Zeydra Thohari;
Ede Surya Darmawan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.863 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.10505
The quality of health care must start from the patient's needs and end with the patient's perception, where the patient's perception of the quality of service is an overall assessment of the excellence of a health care. Patients as consumers will selectively choose hospitals that can provide satisfaction in their services. Efforts to meet the needs and expectations of patients can increase the utilization of health services in hospitals. For this reason, hospitals need to carry out marketing activities in order to study and understand patient behavior, where one form is the implementation of the marketing mix. This article aims to determine the effect of the marketing mix on the patient's decision to choose hospital as health care. This study uses a literature review method through the Google Schoolar database source using the keywords "marketing mix" AND "patient decision" AND "Hospital". After being screened according to the inclusion criteria and their relevance, eight articles were obtained. From the eight articles reviewed, all articles stated that there was an influence between the marketing mix on patient decisions in choosing hospital health services, although there were differences in which marketing mix components had a more dominant influence than the others. The conclusion in this study is that there is a relationship between the marketing mix (product, price, place, promotion, people, process, physical evidence) on the patient's decision to choose hospital as a health care.
Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan Kontrol Berbasis IoT untuk Memenuhi Kebutuhan Listrik di Kampung Lo’ang - Kojagete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur
Hidayat, Imam;
Wahyu Dani, Akhmad;
Hermala, Irvan;
Harisuddin, Harisuddin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.496 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.10748
Dari data PT PLN Unit Induk Wilayah NTT didapatkan bahwa masih terdapat 352 desa yang belum teralirkan listrik dari PLN. Salah satu desa di NTT yang belum mendapatkan akses energi listrik adalah Desa Kojagete yang terletak di Kabupaten Sikka. Penduduk desa ini tinggal di pesisir pantai dan memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Desa Kojagete tergolong dalam desa tertinggal karena mayoritas penduduknya hidup dalam kemiskinan dan keterbelakangan. Untuk dapat mengurangi permasalahan hidup yang dialami oleh penduduk Desa Kojagete, perlu adanya sebuah solusi teknologi produk penelitian yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap akses energi listrik. Rekacipta yang diaplikasikan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis Internet of Thing (IoT) yang merupakan suatu sistem yang paling cocok untuk wilayah pesisir pantai NTT yang memiliki curah matahari dengan intensitas yang sangat tinggi. Penerapan PLTS juga merupakan salah satu upaya mendukung sustainable development goals (SDGs) yang mana akan mengurangi pembakaran bahan bakar fosil yang menghasilkan karbon dioksida (CO2), karbon monooksida (CO) dan material-material partikulat yang dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu: penentuan lokasi, survey lapangan, perakitan dan uji coba, implementasi dan Monitoring dan evaluasi. Dari penerapan sistem pembangkit listrik tenaga surya yang dilengkapi dengan kontrol berbasis IoT ini, menghasilkan kapasitas listrik sebesar 8.500 watt peak, yang digunakan untuk mengalirkan listrik ke 48 rumah dan 3 (tiga) buah fasilitas umum, yaitu Masjid, Sekolah (SD), dan Posyandu.
Pengaruh Budaya Kaizen Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Pegadaian (Persero) Area Palembang
Sibarani, Eka Ramadhanty;
Asmanita, Asmanita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (450.696 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i2.10774
Employee performance is a description of the company's performance. The factor to improve employee performance is how to create a strong work culture, namely the kaizen culture. Kaizen culture itself is a small improvement in a process that can continuously involve all aspects, namely top management, managers to employees. Kaizen culture proves its success in Japan, thus there will be an opportunity to bring success to companies in Indonesia in implementing it, this study entitled The Effect of Kaizen Culture on Employee Performance at PT Pegadaian Palembang Area. The purpose of this study was to determine the influence of kaizen culture on employee performance. The object of this research is PT Pegadaian Area Palembang with simple random sampling of 36 (thirty six) employees who become respondents. The data analysis technique used simple regression analysis to partially test the effect. The partial test shows that kaisen culture has an influence on employee performance. The results of the study stated that there was a significant influence between kaizen culture on employee performance at PT Pegadaian Area Palembang. Based on the indicators that have been tested, the previous results show that the kaizen culture and after using the kaizen culture have significant differences. There is meaning in using kaizen culture which greatly influences employee performance much better than before using kaizen culture.
Kemiskinan dan Kesehatan Perempuan
Yulinda Yulinda;
Ace Suryadi;
Sardin Sardin;
Joni R Pramudia;
Epti Yorita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.939 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i5.10845
Faktor kunci dalam memerangi kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM) mengukur seberapa jauh masyarakat telah berkembang dalam hal meningkatkan standar hidup masyarakat. Modal dasar bagi suatu negara untuk keluar dari kemiskinan adalah pertumbuhan penduduknya dalam segala hal: intelektual, fisik, dan emosional. Sebagai keprihatinan dunia, kemiskinan secara ekstrim dinyatakan dalam tujuan pembangunan berkelanjutan, dan menjadi fokus upaya pembangunan di setiap negara. Objek penelitian ini adalah peluang pendidikan bagi perempuan di masyarakat Sukamulya. Perempuan dari Sukamulya yang pernah bekerja sebagai TKI untuk orang Arab atau di usaha keruuk aci atau sebagai kader Posyandu menjadi fokus penelitian ini. Reduksi Data adalah langkah pertama dalam proses analisis data, dan ini melibatkan pemilihan, fokus pada pengurangan, abstraksi, dan transformasi data mentah atau data mentah yang berasal dari catatan tertulis di lapangan. Kemiskinan telah memberikan dampak komplek terhadap kehidupan masyarakat baik laki laki maupun perempuan. Baik di perkotaan maupun perdesaan di Indonesia dengan berbagai penyebabnya. Intervensi mengatasi kemiskinan membutuhakn upaya dan jangka waktu yang tidak singkat melalui pendidikan dapat dimulai dengan pendidikan anak sejak usia dini, dan berkelanjutan, melalui pendidikan inklusif dan kesetaraan gender, dalam pendidikan non formal berbasis sumber daya di masyraakat partnership goverment dan privat sector. Double Burden pada perempuan harus menjadi fokus pembangunan mengingat tugas perempuan dalam keluarga dan mayarakat berdampak bagi pembangunan generasi bangsa.
UMKM Pariwisata dan Pendidikan Pasca Pandemi
Fariz Fardani Nurbaihaqi;
Rini Andari;
Caria Ningsih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (149.754 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10883
Kewirausahaan menjadi isu sentral baik di negara berkembang maupun negara maju sebagai upaya pemulihan kesejahteraan akibat pandemi, khususnya bagi para pekerja di sektor pariwisata. Namun, pola pikir kewirausahaan muncul akibat tekanan dari kebutuhan hidup, bukan dari pola pikir yang diajarkan selama pendidikan formal. Maka perlu dikaji peran dan kebutuhan tenaga kependidikan untuk mengajarkan pola pikir wirausaha mulai dari pendidikan formal baik di SMA maupun di perguruan tinggi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pola pikir wirausaha (entrepreneur mindset). Metode pendekatan kualitatif, subjeknya adalah mahasiswa dan praktisi sebanyak sepuluh orang dari industri perhotelan yang sebelumnya terkena dampak pandemi COVID-19 dan beralih profesi dengan memiliki usaha. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif jika diajarkan dari pendidikan formal baik SMA maupun perguruan tinggi karena selama ini muncul kecemasan dalam situasi pandemi bagaimana bertahan hidup setiap hari.