cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,234 Documents
Pengamanan Aset Berupa Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Seruyan Sarifudin, Sarifudin; Wibowo, Novianto Eko
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15507

Abstract

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Seruyan melakukan upaya untuk menjamin agar aset tanah tetap dalam penguasaan Pemerintah Kabupaten Seruyan dan mencegah terjadinya penyerobotan aset tanah oleh pihak lain. Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala dan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam melakukan pengamanan aset tanah yang dimiliki. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Teknik dalam uji keabsahan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik Triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Dari hasil penelitian Pengamanan aset berupa tanah milik Pemerintah Kabupaten Seruyan yang telah dilaksanakan masih belum maksimal seperti, pengamanan adminsitrasi yang masih kurang maksimal seperti terjadinya perbedaan antara data pencatatan dan kondisi riil dilapangan, banyak tanah yang belum dipasang pagar, patok batas maupun plang tanda kepemilikan tanah, serta masih banyak tanah yang belum memiliki dokumen bukti kepemilikan yang sah atau sertipikat. Dari permasalahan tersebut, peneliti memberikan saran agar Pemerintah Kabupaten Seruyan memaksimalkan upaya pengamanan aset berupa tanah, terutama dari segi pengamanan hukum, agar SKPD selaku pengguna barang berperan aktif dalam tahapan pensertipikatan tanah.
Analisis Soft Diplomacy Indonesia Melalui Tari Tradisional Ratoh Jaroe Fadhillah, Devica Nur; Larasaty, Past Novel
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15511

Abstract

Ratoh jaroe merupakan sebuah tarian dari Aceh yang saat ini sangat diminati oleh banyak masyarakat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari tumbuhnya banyak komunitas dan lomba lomba tari ratoh jaroe ini. Tak hanya diminati oleh masyarakar asli Indonesia, tari satu ini juga diminati oleh publik internasional. Dengan publisitas yang cukup tinggi serta keaktifan tim tari Indonesia mengikuti berbagai lomba dan misi kebudayaan membuat publik internasional semakin tertarik akan tari ratoh jaroe ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai apakah komunitas tari ini dapat menjadi alat diplomasi Indonesia dan sebagai sarana mempromosikan budaya Indonesia dengan soft power. Karena dengan keberagaman budaya Indonesia sepertinya dapat melakukan diplomasi dengan memanfaatkan budaya nya sebagai alat diplomasi negara. Penelitian ini menggunakan metodologi kualiatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat semakin menunjukkan kekaguman publik internasional terhadap budaya Indonesia sehingga menjadi pertimbangan untuk semakin menguatkan strategi diplomasi budaya Indonesia.
Perbedaan Skor Plak Gigi pada Anak Usia 11-12 Tahun Menggunakan Alat Ukur Dental Plaque Detector dan Disclosing Agent Arzaqi, Rahadyan Ilham; Riolina, Ana; Karyadi, Edi; Nugrahani, Nur Ariska
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15544

Abstract

Kondisi kesehatan gigi dan mulut di Indonesia harus menjadi perhatian. . Hal tersebut linier dengan dengan kondisi yang ada di Indonesia. Hasil riset kesehatan dasar RISKESDAS pada tahun 2018 menunjukkan 57,6% penduduk Indonesia m emiliki masalah gigi dan mulut. Salah satu indikator awal dari keluhan gigi dan mulut adalah karies. Karies dan penyakit periodontal disebabkan oleh plak yang berkembang karena tidak dibersihkan. Plak merupakan lapisan lengket yang melapisi gigi dan mengan dung bakteri. Jika plak gigi tidak dihilangkan ketika masih lunak, plak akan mengeras dan sulit dihilangkan Selama ini untuk mengetahui keberadaan plak menggunakan sebuah bahan yang dikenal sebagai disclosing agent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor plak pada gigi anak usia 11 - 12 menggunakan alat ukur dental plaque detector dan disclosing agent . Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik menggunakan desain cross sectional. Jenis pengambilan sam pel menggunakan Purposive Sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 52 siswa berusia 11 - 12 tahun. Pengambilan data menggunakan instrument Turesky et al Modification of the Quigely and Hein Index untuk mengukur skor plak gigi pada anak. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas Klomogorov Smirnov dan di uji statistik menggunakan Wilcoxon signed rank test. Hasil uji Wilcoxon signed rank test yaitu, adanya tidak ada perbedaan yang signifikan sebesar 0,915 yaitu (p>0,05) antara denta l plaque detector dan disclosing agen t . T idak terdapat perbedaan skor plak gigi pada anak usia 11 - 12 tahun menggunakan dental plaque detector dan disclosing agent , sehingga dental plaque detector bisa digunakan sebagai alat pengganti disclosing agent.
Literature Review: Potensial Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) sebagai Obat Anti-Tuberkulosis Rijal, Syamsu; Bima, Irmayanti Haidir; Aprilia, Salsabila Tirta
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15589

Abstract

Tuberkulosis (TB) secara luas dikenal sebagai penyakit menular yang sangat menular di dunia. Tuberkulosis (TB) paru merupakan masalah kesehatan global yang umum terjadi, yang menyebabkan banyak orang terinfeksi setiap tahunnya. Indonesia menduduki posisi kedua penyumbang kematian terbesar akibat penyakit ini di seluruh dunia, setelah HIV- AIDS. Setiap tahunnya, TBC merenggut nyawa 1,5 juta orang di seluruh dunia. Saat ini, India menduduki peringkat kedua secara global dalam hal jumlah orang yang terkena tuberkulosis, setelah India sendiri. Informasi ini berasal dari laporan tahun 2020 yang diterbitkan oleh WHO. Angka kejadian tuberkulosis global pada tahun 2020 berjumlah 10 juta kasus dan mengakibatkan 1,2 juta kematian secara global. Pada tahun 2020, Indonesia melaporkan total 824.000 kasus yang semakin diperburuk dengan dimulainya pandemi virus Covid-19. Bawang putih menjadi tumbuhan yang memiliki berbagai sifat biologis, meliputi antibakteri, antikanker, antioksidan, imunomodulator, antiinflamasi, hipoglikemik, dan efek kardiovaskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai khasiat ekstrak bawang putih (Allium sativum) dalam menghambat perkembangbiakan Mycobacterium tuberculosa. Peneliti melakukan penelusuran literatur menggunakan Google Scholar, NCBI, dan sciencedirect.com dengan menggunakan kata kunci Mycobacterium tuberculosa, bawang putih, dan Allium sativum. Selanjutnya, total enam makalah yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditentukan diperiksa. Bawang putih, agen antimikroba yang diakui, digunakan dalam penelitian ini untuk memerangi Mycobacterium tuberculosa. Bawang putih dikenal karena sifat antimikroba yang melekat. Allicin adalah senyawa bioaktif yang ditemukan dalam bawang putih yang menunjukkan sifat antibakteri. Allicin, bahan kimia yang ditemukan dalam bawang putih (Allium sativum Linn), memiliki sifat antibakteri yang secara efektif dapat menghambat kuman penyebab tuberkulosis.
Fantasy Theme pada Aktivisme Legalisasi Ganja di Indonesia: Analisis Konten dari Instagram Lingkar Ganja Nusantara Haqani, Asiah Nur; Kurniadi, Rizky
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15681

Abstract

Tema fantasi adalah sebuah cita-cita yang ingin diwujudkan oleh seseorang atau kelompok dengan berbagi pengalaman yang sama. Lingkar Ganja Nusantara (LGN) mempunyai fantasi tentang legalisasi ganja di Indonesia untuk mencapai negara yang lebih makmur, sehat, dan pintar. Pada penelitian ini, peneliti menganalisis LGN dengan menggunakan symbolic convergence theory yang diusung oleh Ernest Bormann. Penelitian ini menggunakan analisis isi untuk menganalisis temuan. Peneliti menganalisis posting dari instagram LGN dari bulan Juni-Oktober. Ada total 25 posts dalam kurun waktu tersebut. Dari 25 posts tersebut, peneliti menemukan lima tema yang diusung oleh LGN untuk mencapai fantasy mereka. Hasil penelitian ini adalah LGN banyak menggunakan rhetorical vision sebagai cara untuk mencapai tujuan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LGN banyak menggunakan visi retorikal sebagai alat untuk mencapai tujuan mereka. Penggunaan visi retorikal efektif dalam mempromosikan agenda legalisasi ganja. Sehingga penelitian ini menunjukkan pentingnya strategi komunikasi yang kuat dalam menggerakkan opini publik dan mempengaruhi kebijakan.
Hubungan Dukungan Suami dengan Minat Melakukan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Papsmear pada Pasangan Usia Subur di Lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 092 PD VI/Mulawarman Prasida, Dita Wasthu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15682

Abstract

Pendahuluan: Kanker serviks masih menjadi perhatian serius dalam bidang kesehatan karena menjadi penyebab utama kematian pada wanita setelah kanker payudara. Di Indonesia, tingkat kejadian kanker serviks menempati peringkat kedua tertinggi, dengan 23.4 kasus per 100.000 wanita dan tingkat kematian mencapai 13.9 per 100.000 wanita. Hasil studi pendahuluan dengan wawancara kepada ketua seksi sosial diperoleh bahwa ibu-ibu tidak mau jika ada pemeriksaan IVA yang diadakan secara berkala, dikarenakan takut dengan hasil yang akan diperoleh. Tujuan penelitian:untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan minat melakukan pemeriksaan IVA dan pap smear pada pasangan usia subur. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasional, yang bertujuan untuk menemukan korelasi antara variabel dengan pendekatan "Cross Sectional" dengan seluruh responden sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan suami dengan minat Pasangan Usia Subur (PUS) dalam melakukan pemeriksaan IVA (p=0,002 < α) dan pemeriksaan papsmear (p=0,002 < α). Hal ini menegaskan bahwa keterlibatan suami dapat menjadi faktor penentu dalam keputusan pasangan usia subur untuk melakukan pemeriksaan Pap smear sebagai langkah deteksi dini kanker serviks..
Efektivitas Interprofesional Education (IPE) Terhadap Peningkatan Kemampuan Kompetensi Mahasiswa Kedokteran dan Profesi Kesehatan Lainnya: Literature Review Wardini, Wardini; Mokhtar, Shulhana; Bima, Irmayanti Haidir
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i5.15696

Abstract

Interprofessional Education (IPE) mengacu pada proses pembelajaran kolaboratif di mana pelajar dari berbagai latar belakang petugas kesehatan terlibat dalam interaksi dan kolaborasi untuk mengembangkan dan memberikan layanan kesehatan yang mencakup promosi, pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi. Penggabungan program IPE ke dalam pendidikan akademis memiliki arti penting dalam menumbuhkan gagasan kolaborasi dan kerja sama di antara para praktisi kesehatan, sehingga meningkatkan kesiapan dan kemahiran para tenaga kesehatan dalam mengatasi tantangan kesehatan. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur tentang efektivitas interprofesional education (IPE) terhadap peningkatan kemampuan kompetensi mahasiswa kedokteran dan profesi kesehatan lainnya: literature review. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif studi literature review. Penelusuran ResearchGate, Google Scholar dan Academia.edu mengulas efektivitas interprofesional education (IPE) terhadap peningkatan kemampuan kompetensi mahasiswa kedokteran dan profesi kesehatan lainnya: literature review. Sebanyak 10 studi yang dilakukan antara tahun 2020–2024 dimasukkan dalam tinjauan ini. Sebanyak 347 judul telah diidentifikasi, yang pada akhirnya menghasilkan 10 penelitian yang memenuhi kriteria yang berkaitan dengan kemanjuran Interprofessional Education (IPE) dalam meningkatkan kemahiran mahasiswa kedokteran dan tenaga kesehatan lainnya: literature review. Interprofessional Education (IPE) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi kolaborasi antar profesi yang berbeda, sehingga menumbuhkan tenaga kesehatan yang dapat berkolaborasi secara efektif dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Metode Kerja Pemancangan Spunpile Pada Pier Proyek Penggantian dan/Atau Duplikasi Jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa Jembatan Pemali B, Brebes Wahidin, Wahidin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15698

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat diandalkan dan fleksibel dalam mengikuti perubahan dan perkembangan yang cepat dalam dunia kerja. Penentu utama dari proses pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) bergantung pada pengetahuan yang berkembang berdasarkan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan SDM yang mampu mengikuti perkembangan IPTEK, diharapkan tujuan dan cita-cita bangsa dapat tercapai. Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, sebagai perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memainkan peran penting dalam mengembangkan SDM melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat. Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan bagian dari kurikulum yang bertujuan mewujudkan Tri Dharma, khususnya dalam Penelitian dan Pengembangan. Kegiatan ini wajib diikuti oleh mahasiswa S1 Program Studi Teknik Sipil di UMUS Brebes, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman praktis dalam dunia profesional, sehingga meningkatkan kualitas SDM dan keahlian sesuai prospek karier Teknik Sipil di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi. Laporan ini berfokus pada perencanaan dan pelaksanaan pemancangan spunpile dalam pembangunan jembatan pier di CH Pemali B Brebes, yang membahas penggunaan peralatan dan bahan, tahap pelaksanaan, serta solusi dalam pemecahan masalah, memberikan kontribusi pada relevansi kurikulum, penyelesaian proyek, pengalaman kerja mahasiswa, dan pengembangan jaringan profesional.
Analisis Diplomasi Publik Melalui Pertukaran Guru: Studi Kasus Program SEA Teacher Antara Indonesia dan Filipina Sunardi, Eliza Utami; Riyanto, Budi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15700

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Program SEA Teacher berkontribusi pada pencapaian tujuan diplomasi publik Indonesia dan Filipina dalam meningkatkan generasi muda ASEAN untuk menghadapi globalisasi, pertukaran pelajar antarnegara anggota ASEAN dan forum kepemudaan pada pekan budaya yang diselenggarakan tahunan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis tematik. Dengan menggunakan metode ini, diperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengalaman para peserta serta pengalaman para mentor dan koordinator SEA Teacher dari negara Indonesia dan Filipina. Hasil penelitian ini mengungkapkan bagaimana program SEA Teacher berkontribusi dalam pelaksanaan diplomasi publik kedua negara Indonesia dan Filipina memperkenalkan budaya dan bahasa dari masing-masing negara peserta SEA Teacher dan pengembangan diri bagi peserta untuk mengajar.
Implementation of Anti-Abrasion Grid in Sumsel-5 580 t/h CFB Boiler (Reliability and Performance Evaluation) Qodri, Ridho; Fuadi, Shafly; Ilmi, Dwi Luthfi Ainun
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.15704

Abstract

CFB Boiler operated with turbulence model and fast fluidization. This model regime gives CFB boiler great heat distribution and increase boiler efficiency. Disadvantage of regime is due boiler furnace feed with coal, sand and limestone as bed material. Bed material with the high velocity and turbulence regime can be harmful for water and steam tube inside of furnace. Operational challenges such as abrasion and abrasion of boiler components will significantly affect their efficiency and increase possible force shutdown because of boiler tube leakage. This research investigated the implementation of anti-abrasion grids perpendicular to water wall tubes of Sumsel-5 CFB Boiler, installed horizontally and vertically to mitigate abrasion and enhance overall performance. The result showed that anti-abrasion grid installation could increase the lifespan of the CFB boiler, reduce the abrasion rate by more than 50%, and lead to enhanced boiler performance by 0,4%. Anti-abrasion grid installation could also reduce the maintenance cost due to water wall tube repair.

Filter by Year

2016 2026