cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
HUBUNGAN IBU HAMIL PEROKOK PASIF DENGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) PADA BAYI BARU LAHIR DI KABUPATEN PRINGSEWU LAMPUNG Kartika Setia Rini; Istikomah Istikomah
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.471 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i1.63

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan Angka Kematian Bayi (AKB) yang masih tergolong tinggi meskimengalami penurunan tiap tahunnya. Jumlah AKB yang tinggi salah satunya disebabkan karena Berat Bayi LahirRendah (BBLR). Bayi dengan BBLR adalah keadaan bayi yang baru dilahirkan memiliki berat badan kurangdari 2500 gram. Kejadian BBLR dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah ibu perokok pasif. Asaprokok yang di hirup oleh wanita hamil merupakan salah satu yang menyebabkan BBLR pada bayi yang akandilahirkannya. Pencegahan bayi dengan BBLR dapat diatasi dengan kerjasama dari berbagai pihak yang beradadekat dengan ibu hamil untuk tidak merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubunganperokok pasif dengan kejadian BBLR pada bayi baru lahir .Desain penelitian yang digunakan adalah analitikdengan pendekatan case control . populasi penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang ada di BPMMargiati tahun 2011-2014 dengan jumlah 310 bayi. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 44 bayi. Alatpengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisisunivariabel dan bivariabel.Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square(×2) dengan Confidence Interval 95% diperoleh nilaiρ-value <0.05. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara ibu hamilperokok pasif dengan kejadian bayi BBLR.
Role of Carbohydrate and Dietary Fiber for Soccer Players Gaung Perwira Yustika
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.083 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i1.59

Abstract

Soccer is the most well known and a phenomenal sport in the world, with around 270 million players registered to this game. Soccer has already attracted attention either sport scientist and government from many countries to promote the benefit of active physical activity and also maintained people’s health, including the minorities and poorest.. Furthermore, this sport can be used to support the health public program in order to prevent chronic diseases due to cause lack of physical activity.Quality food choices and adequate nutrition nutrient are important for supporting training program and enhancing the physical performance of professional athletes. Macronutrients provide the metabolic substrates necessary for producing the chemical energy required for skeletal muscle contraction and cardiovascular physiology, while the micronutrients help the metabolic reactions involved in energy production and gas transport in the circulation. Soccer is a sport requiring for both aerobic dominant and also anaerobic energy. It needs the players to exercise repetitively at high intensities using large muscle groups for periods of several seconds to several minutes for the full match (90 min) plus added time. Metabolically, athletes depend to a certain extent on their endogenous glycogen stores in the liver and skeletal muscles. Besides from genetic factor, talent and the effort of training, it has been acknowledged that no single factor plays a bigger role in maximaxing physical performance than dietary plan.This Review article was made to show the important role of carbohydrate and dietary fiber in the aspect of soccer game, resumed from scientific articles especially from Europe/USA where soccer was more advanced there. The writer hoped that this article written and published at Indonesia can be used to developed sport science and sport medicine for his beloved country.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS RAWASARI KOTA JAMBI Dasuki Dasuki; Maulani Maulani; Muhammad Zulni
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.301 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i1.64

Abstract

Hipertensi merupakam penyakit yang tidak dapat disembuhkan hanya dapat dikontrol, dalam mengontrolhipertensi kita dapat memanfaatkan pengobatan farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu obatnonfarmakologi yang dapat mengontrol tekanan darah adalah belimbing wuluh. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian jus buah belimbing wuluh pada penderita hipertensi. Desain penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan rancangan One Group Pre-test and Post-testDesign, responden dalam penelitian ini sebanyak 32 responden. Data diolah dengan analisis secara univariat danbivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak (100%) responden sebelumdilakukan intervensi tekanan darah responden rata – rata 155.62 /88.88 mmHg kemudian setelah dilakukanintervensi tekanan darah responden rata – rata 126.56/83.19 mmHg. Dari analisis bivariat sebelum dan sesudahintervensi didapatkan hasil p-value = 0.000 (p<0.05) dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian jusbelimbing wuluh terhadap penurunan tekanan darah. Diharapkan agar petugas kesehatan dapatmendemonstrasikan dan memberikan penyuluhan tentang pemanfaatan belimbing wuluh untukmengontroltekanan darah pada penderita hipertensi.
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG TINGGAL BERSAMA KELUARGA DENGAN LANSIA YANG TINGGAL DI RUMAH PELAYANAN SOSIAL Iskim Luthfa
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.471 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i1.66

Abstract

Salah satu parameter tingginya kualitas hidup lansia adalah kesejahteraan, dimana lansia merasakan hidup yangberarti. Kualitas hidup memiliki 4 domain diantaranya fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial danlingkungan. Jika keempat domain terpenuhi maka kualitashiduplansia mengarah pada keadaan sejahtera (wellbeing),sebaliknyajikakeempatdomaintidakterpenuhi,makakualitashiduplansiamengarahpadakeadaantidaksejahtera(ill-being).Kualitashiduppadalansiasalahsatunyadipengaruhiolehdukungankeluarga,lansiaakanmerasakanhidupnyaberartijikadimasatuanyatinggalbersamakeluargadanmenjadipanutan.Sebaliknyalansiaakanmerasahidupnyatidakberartidanputusasajikatinggalsendiriandanjauhdarikeluarga.Tujuanpenelitianiniuntukuntukmengetahuiperbedaankualitashiduplanjutusiayangtinggalbersamadengankeluargadenganlansiayangtinggaldirumahpelayanansosial.Penelitianinimerupakanstudikomparatif,denganrancangancrosssectional.Sampelpenelitiansebanyak172respondenyangterdiridari86lansiayangtinggalbersamakeluarga,dan86 lansia yang tinggal di rumah pelayanan sosial. Sampeldiambilmenggunakancara consecutive sampling.Instrument penelitian menggunakan WHO Quality of Life -BREF (WHOQOL-BREF). Analisis datamenggunakan Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan nilai p value 0,02 lebih kecil dari 0,05. Nilai mean padalansia yang tinggal bersama dengan keluarga 1,77 lebih besar dari nilai mean lansia yang tinggal di RumahPelayanan Soaial 1,56.Kesimpulanpenelitian terdapat perbedaan kualitas hidup lanjut usia yang tinggal bersamakeluarga dengan lansia yang tinggal di rumah pelayanan sosial. Kualitas hidup lansia yang tinggal bersamakeluarga lebih baik dibandingkan dengan lansia yang tinggal di rumah pelayanan sosial.
HUBUNGAN LAMA BEKERJA PERAWAT DENGAN TEKANAN IRIGASI LUKA SAAT PERAWATAN LUKA DI BANGSAL BEDAH Suyanto Suyanto
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.761 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.81

Abstract

Perawatan luka merupakan tindakan mandiri perawat yang mencakup rangkaian tindakan – tindakan yang simultan. Dimulai dari membuka balutan, membersihkan, dan menutup luka. Tindakan membersihkan luka bisa dilakukan dengan menggunakan tehnik irigasi. Tehnik ini sangat tergantung dari konsistensi tekanan irigasi yang dilakukan. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi konsistensi tekanan irigasi adalah lama bekerja perawat di bangsal bedah. Penelitian ini ingin melihat sejauh mana hubungan antara lama bekerja dengan tekanan irigasi luka. Desain cross sectional digunakan dalam penelitian ini, stratified random sampling dengan jumlah sampel 92 responden. Rank spearman test digunakan sebagai uji analisis dengan hasil p value < 0,05, r = -0,21  ada hubungan antara lama bekerja dengan tekanan irigasi luka. Diharapkan penelitian lainnya mengenai hubungan lingkar lengan perawat  dengan tekanan irigasi luka.Kata kunci : Lama bekerja;  irigasi luka;  perawatan luka 
PENGARUH SENAM KAKI DIABETES TERHADAP NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX (ABI) DAN NILAI IPSWICH TOUCH TEST (IPTT) PADA PASIEN DM TIPE 2 Indhit Tri Utami
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.077 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.77

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menyebabkan komplikasi yang dapat melibatkan vaskuler dan persarafan seperti oklusi arteri perifer dan neuropati. Penentuan sirkulasi perifer melalui pengukuran Ankle Brachial Index (ABI) merupakan metode invasif untuk memeriksa sirkulasi arteri perifer dan sebagai skrining terhadap adanya penyakit arteri oklusi perifer. Sementara itu, IpTT merupakan metode baru untuk mendeteksi penderita diabetes yang kehilangan sensasi kaki dan sebagai informasi untuk skrining adanya neuropati diabetes. Metode ini mudah, aman, cepat, dan mudah di lakukan dan diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah intervensi senam kaki  dapat mempengaruhi Ankle Brachial Index (ABI) dan Nilai Ipswich Touch Test (IpTT) pada pasien DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tejoagung Kota Metro, Lampung. Pengambilan data menggunakan purposive sampling. Sampel pada penelitian ini terbagi menjadi kelompok intervensi (n = 18) dan kelompok kontrol (n = 18). Berdasarakan uji GLM - RM terdapat peningkatan nilai ABI  dan IpTT pada kelompok intervensi sepanjang periode follow up (pre test, post test I, dan post test II).  dengan p value 0,000. Senam kaki diabetes dapat direkomendasikan sebagai intervensi mandiri keperawatan sebagai upaya pencegahan komplikasi gangguan vaskuler dan persarafan Kata kunci: Diabetes Melitus, Senam Kaki Diabetes, ABI, IpTT
Gambaran Agresivitas Perilaku Seksual Remaja Putra SMA di Jakarta Selatan Indhit Tri Utami
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 1, No 1 (2016): Juli 2016
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.951 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v1i1.30

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi gambaran dan perbedaan tingkat agresivitas perilaku seksual remaja putra SMA di Jakarta Selatan dari latar belakang demografi remaja tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif sederhana dengan teknik pengambilan data secara cross sectional. Jumlah responden yang diteliti sebanyak 100 orang dengan instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perilaku seksual agresif  sebesar 28%. Perbedaan agresivitas perilaku seksual remaja putra berdasarkan data demografinya hanya terdapat pada variabel pengalaman berpacaran yaitu dengan p value=0.038; α=0,05. Latar belakang demografi lainnya berdasarkan p value  yang diperoleh, tidak terlihat adanya perbedaan dengan agresivitas perilaku seksual. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa remaja yang sudah berpengalaman pacaran memiliki kecenderungan untuk berperilaku seksual lebih agresif. 
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRAOPERASI ELEKTIF DIRUANG BEDAH Anik Inayati
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 2, No 1 (2017): Juli 2017
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.824 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v2i1.43

Abstract

Preoperative nursing action is an action performed by the nurse in order to prepare the patient for surgical measures in order to ensure the safety of intraoperative patients. When faced with surgery actions that are not hypertensive patients may increase their blood pressure temporarily due to the two most common factors of pain, and anxiety. This study aims to determine the relationship of anxiety levels with increased blood pressure in elective preoperative patients. This research using cross sectional approach, accidental sampling sampling method. The sample of this study were 30 elective preoperative patients with no history of hypertension. Measurement of anxiety using Hamilton Anxiety Rating Scale and blood pressure using Spymomanometer. Chi square test results showed that there is a significant relationship between anxiety levels with an increase in blood pressure (pvalue = 0.023).
PERBEDAAN HASIL BELAJAR METODE KONVENSIONAL DAN JINGSAW PADA MATA AJAR ETIKA KEPERAWATAN Yuniastini Yuniastini; Ratna Dewi; Indah Isnialita Putri3
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.82

Abstract

Metode pembelajaran konvensional telah lama dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara pendidik dan mahasiswa dalam proses pembelajaran.  Ciri-ciri  dari metode yang berpusat pada pendidik ini,  ditandai dengan ceramah yang diiringi dengan penjelasan, serta pembagian tugas dan latihan. Ditemukan permasalahan dalam menggunakan metode ini  yaitu   kesulitan  untuk menjaga agar peserta didik tetap tertarik dengan apa yang dipelajari yang berdampak terhadap hasil belajar.  Guna mengatasi kesulitan tersebut dikembangkan  berbagai strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa. Salah satunya  metode pembelajaran kooperatif  model jigsaw. Model jigsaw adalah sebuah metode belajar yang menitik beratkan kepada kerja kelompok dalam bentuk kelompok kecil. Kelebihan model ini, mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk mengemukakan pendapat dan mengelola informasi yang didapat sehingga dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi, meningkatkan tanggung jawab anggota kelompok atas keberhasilan kelompoknya, serta meningkatkan  ketuntasan bagian materi yang dipelajari. Desain penelitian yang digunakan quasi eksperimental. Jenis rancangan pretest-postest with control group. Subjek penelitian berjumlah 94 orang mahasiswa DIII Keperawatan Kotabumi. Analisis data dilakukan tiga tahap, pertama menganalisis nilai pretest dan posttes metode konvensional. Tahap kedua menganalisis nilai pretest dan posttes metode Jigsaw. Tahap ketiga membandingkan posttes metode konvensional dan Jigsaw. Hasil yang didapat, nilai posttest model pembelajaran Jigsaw lebih tinggi dari nilai posttest model pembelajaran konvensional (Mann-Whitney U Test p= 0,024 ; α = 0.05). Kesimpulan, model pembelajaran jigsaw lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa, dan disarankan untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.  Kata Kunci: Hasil belajar,  jigsaw, konvensional, metode pembelajaran
ANALISIS RISIKO PENYAKIT DAN KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN MODEL UPAYA KESEHATAN KERJA DI INDUSTRI BATIK RUMAHAN Ratna Lestari; Agus Warseno
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.036 KB) | DOI: 10.52822/jwk.v3i2.78

Abstract

Batik merupakan warisan dunia yang saat ini mengalami perkembangan pesat baik pada industri kecil, menengah bahkan skala besar. Di sisi lain industri batik rumahan dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi pekerjanya yang disebabkan proses produksi dan lingkungan fisik rumah. Penting untuk dilakukan analisis lebih lanjut mengenai beberapa faktor risiko penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja yang dapat terjadi pada pengrajin batik. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh industri batik yang pekerjanya bekerja di lokasi industri batik Bantul. Hasil diperoleh sebanyak 76% pengrajin batik berjenis kelamin perempuan, 98% responden berusia ≥ 45  tahun, sebanyak 81% responden memiliki masa kerja ≥ 10 tahun dan bidang pekerjaan yang terbanyak adalah membatik cap. Kondisi lingkungan dan aktifitas dalam industri batik yang memiliki risiko menimbulkan penyakit dan kecelakaan akibat kerja antara lain lingkungan kerja yang berdebu, membatik dengan canting maupun cap menggunakan lilin panas dengan posisi duduk dan berdiri, mewarnai dengan bahan kimia, dan merebus kain batik untuk pelorodan lilin. Maka dapat disimpulkan risiko penyakit akibat kerja pada pengrajin batik antara lain gangguan pernafasan, gangguan muskuloskeletal, kelelahan pada otot mata dan iritasi kulit, sedangan risiko kecelakaan kerjanya adalah luka bakar. Disarankan kepada pekerja agar lebih mewaspadai risiko PAK dan KK sebagai dampak konsekuensi pekerjaan dan lingkungan kerja sehingga kesehatan dan keselamatan perorangan dapat tercapai.  Kata kunci : penyakit akibat kerja, kecelakaan kerja, pekerja batik, pengkajian model UKK

Page 4 of 14 | Total Record : 135