cover
Contact Name
Prana Dwija Iswara
Contact Email
jpenailmiah@gmail.com
Phone
+628882346669
Journal Mail Official
jpenailmiah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45322
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JPI
ISSN : -     EISSN : 25409174     DOI : https://doi.org/10.17509/jpi
Jurnal Pena ilmiah adalah jurnal ilmiah edisi online yang berbasis hasil-hasil penelitian dalam ranah pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian meliputi desain penelitian tindakan kelas, eksperimen, studi kasus, dan lain-lain. Scope penelitian meliputi model, metode, strategi, pendekatan, dan media pembelajaran. Jurnal Pena Ilmiah dikelola oleh Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 116 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 116 Documents clear
PENERAPAN STRATEGI TPSMM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS IKLAN DI SEKOLAH DASAR pawitra, bayu; Djuanda, Dadan; Tatang Sunarya, Dede
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27747

Abstract

Pembelajaran menulis iklan merupakan salah satu kompetensi dasar (KD) yang harus dikuasai oleh siswa kelas V sekolah dasar di semester satu. Dari perolehan hasil evaluasi belajar siswa pada pengetahuan dan keterampilan yang dituliskan siswa kelas V SDN Cilengkrang masih rendah. Strategi pembelajaran TPSMM merupakan strategi racikan yang digunakan sebagai alternatif tindakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menulis siswa. Penelitin ini adalah penelitian tindakan yang pada tingkatan penelitian Level 1 dengan metode kualitatif yang bertujuan untuk merencanakan hipotesis dalam perencanaan alternatif tindakan, melaksanakan tindakan, danhambatan dalam menerapkan alternatif tindakan strategi TPSMM. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan fokus grup diskusi (FGD) kemudian data dianalisis menggunakan proses model analisis Miles dan Hubberman selanjutnya divalidasi dengan proses tringulasi data. Kemudian dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran telah menerapkan strategi TPSMM serta hambatan dari penerapan strategi TPSMM terdapat dari guru maupun siswa.
Desain Didaktis Materi Keliling dan Luas Bangun Datar Menggunakan Problem-Based Learning untuk Mengatasi Hambatan Belajar pada Pemahaman Matematis Siswa Sekolah Dasar Ilmi, Anisa Khusnul; Maulana, Maulana; Sudin, Ali
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27777

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya sejumlah hambatan belajar pemahaman matematis pada materi keliling dan luas bangun datar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hambatan belajar yang dialami oleh siswa, mengembangkan desain didaktis berdasarkan pembelajaran berbasis masalah untuk  mengatasi hambatan belajar pemahaman matematis pada materi keliling dan luas bangun datar, mengetahui kelayakan desain didaktis menurut guru, dan mengetahui keterbacaan desain didaktis menurut siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan DDR (Didactical Design Research) sebagai desainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami tujuh tipe hambatan belajar yang terbagi dalam hambatan belajar epistemologis dan ontogenis. Dengan begitu, disusunlah desain didaktis berdasarkan pembelajaran berbasis masalah untuk mengatasi hambatan belajar pemahaman matematis pada materi keliling dan luas bangun datar, berdasarkan tanggapan guru, desain didaktis layak untuk digunakan, dan berdasarkan tes keterbacaan siswa, desain didaktis pada pertemuan kedua perlu adanya perbaikan.
Pemahaman Konsep Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Berbasis Whatsapp Group Pada Materi Perubahan Benda Ashilah, Nur Syifa; Sudin, Ali; Sujana, Atep
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27809

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian setelah dilakukan pembelajaran selama satu kali pertemuan maka hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep siswa pada pembelajaran berbasis whatsapp group meningkat. Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai posttest siswa yang memahami konsep, miskonsep, tidak memahami konsep. Kelompok siswa yang memahami konsep sebanyak 18 siswa, sedangkan siswa dan yang tidak memahami ada 5 siswa. Dari hasil wawancara pun bahwa pembelajaran online kurang efektivitas karena masih ada siswa yang kurang paham dalam materi tersebut. Ketuntasan pada pemahaman konsep siswa sekolah dasar melalui pembelajaran sudah mencapai KKM. Dapat dilihat dari hasil posttest siswa. Dari jumlah seluruh siswa yang mengikuti posttest sebanyak 23 orang sudah mencapai di atas KKM terdapat 20 siswa (86,9%) sisanya 3 siswa ( 13,4%) mencapai KKM. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MEMORI UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA Br Purba, Tria Kabrina; Gusrayani, Diah; Nugraha, Dadan
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27273

Abstract

Dalam pembelajaran IPS tingkat daya ingat dan aktivitas siswa sangat rendah, salahsatu penyebabnya ialah sistem pembelajaran yang diterapkan guru bersifat monoton dan tidak kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan daya ingat dan aktivitas belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran memori di kelas V pada pembelajaran IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Deskriptif Kualitatif yang berlangsung selama satu pertemuan dengan menerapkan model pembelajaran memori. Sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu 6 dari 13 siswa kelas V SDN Babakan Hurip, kabupaten Sumedang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Simpulan yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu semua siswa dapat mengikuti langkah-langkah pembelajaran dengan baik, adanya peningkatan kemampuan daya ingat dan aktivitas belajar siswa, dan respons siswa terhadap pembelajaran sangat antusias. Selain hasil temuan yang telah didapatkan, didapatkan hasil dan fakta baru lainnya dilapangan yakni siswa lebih menyukai pembelajaran berkelompok dan lebih menyukai media gambar atau media yang berwarna.
Analisis Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di SDN Tegalkalong Sumedang Dewi, Lilies Komala; Djuanda, Dadan; Sudin, Ali
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pelaksanaan program gerakan literasi sekolah di SDN Tegalkalong Sumedang, menganalisis pelaksanaan gerakan literasi sekolah di kelas III B, mengetahui faktor pendukung, penghambat, upaya guru dan minat baca pada pelaksanaan gerakan literasi sekolah di kelas III B SDN Tegalkalong. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriftif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah kepala sekolah, ketua tim literasi sekolah, guru kelas III B dan siswa kelas III B yang berjumlah 15  orang. Instumen yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kebijakan dari pihak SDN Tegalkalong Sumedang dan pelaksanaan GLS di kelas III B berdampak pada penumbuhan dan pengembangan minat baca. Faktor pendukung GLS di kelas III B adalah ketersediaan buku yang memadai dan antusias siswa. Faktor penyebabnya adalah kurangnya kepercayaan diri siswa dan ada siswa yang belum lancar membaca. Upaya guru dengan memberikan penghargaan berupa bintang literasi. Serta, minat baca kelas III B mengalami peningkatan.
Kemampuan Pemecahan Masalah dan Penguasaan Konsep Siswa SD melalui Problem Based Learning pada Materi Pencemaran Air Fauziah S, Siti Nurazizah; Sunarya, Dede Tatang; Jayadinata, Asep Kurnia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27653

Abstract

Penelitian yang dilakukan didasari oleh ketertarikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa dan penguasaan konsep siswa serta model Problem Based Learning. Model Problem Based Learning ini merupakan pembelajaran yang diawali dengan sebuah masalah menyuguhkan adanya permasalahan nyata, sebagai konteks untuk paraksiswa belajar berpikir kritis dan keterampilanomemecahkanumasalah, dan memperolehepengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep siswa pada materi pencemaran air. Metode yang digunakan pada metode ini adalah deskriptif kualitatif dengan desain pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Cicalengka 10. Penelitian ini menggunakan instrumen soal dan pedoman wawancara. Instrumen tes terdiri dari tes kemampuan pemecahan masalah dan tes penguasaan konsep, serta non tes terdiri dari wawancara guru dan wawancara siswa. Adapun simpulan yang diperoleh dari penelitian ini, model Problem Based Learning dalam pembelajaran dengan materi pencemaran air dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep siswa.
Perspektif Guru Dalam Penerapan Predict-Observe-Explain Terhadap Keterampilan Proses Sains Dan Penguasaan Konsep Siswa SD Kelas Tinggi Nusyaebah, Anisa Nadya; Jayadinata, Asep Kurnia; Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27684

Abstract

Banyaknya konsep IPA yang harus dipelajari di Sekolah Dasar mengharuskan siswa paham apa yang terkandung pada konsep dalam IPA tersebut. Dalam pembelajaran IPA siswa harus lebih aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran dan penemuan konsep. Salah satu faktor yang mempengaruhi atau menimbulkan keterampilan proses sains dan kemampuan penguasaan konsep siswa dalam pembelajaran yang akan diterapkan agar siswa dapat berperan aktif dan mendapatkan langsung pengalaman belajar dalam kegiatan pembelajaran IPA adalah dengan menggunakan pembelajaran predict-observe-explain (POE).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif guru dalam pengaruh model POE terhadap keterampilan proses sains dan penguasaan konsep siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain survei. Populasi dalam penelitian ini yaitu guru di kelas tinggi yang berasal dari 13 sekolah dasar di Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikamalaya. Teknik sampel yang digunakan adalah proportional sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 52 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa perspektif guru dalam model pembelajaran predict-observe-explain (POE) terhadap keterampilan proses sains dan penguasaan konsep siswa berpengaruh positif, model predict-observe-explain (POE) memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap keterampilan proses sains dan penguasaan konsep. Dengan adanya temuan ini akan berimplikasi terhadap kualiatas peserta didik terutama dari segi keterampilan proses sains dan penguasaan konsep siswa.
Pemahaman Guru Terhadap Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Di SD Negeri Cigadog II Pratama, Rio Isham; Subarjah, Herman; Hanifah, Nurdinah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27724

Abstract

Permasalahan yang hadir di lapangan yaitu berkaitan dengan hasil belajar IPS di SD Negeri Cigadog II. Hal tersebut terlihat bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri Cigadog II masih rendah. Sehingga digunakan model Group Investigation (GI). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan fokus kajian model Group Investigation (GI) untuk meningkatkan hasil belajar IPS. Tujuannya yaitu untuk mengetahui penerapan model Group Investigation (GI) yang sudah dilaksanakan oleh guru dan untuk mengetahui pemahaman guru akan model Group Investigation (GI).  Penelitian ini menggunakan instrumen pedoman wawancara, pedoman angket, dan pedoman dokumentasi. Selanjutnya, data diolah dengan menggunakan analisis data model Miles and Huberman. Sampel yang dipilih yaitu guru. Melalui hasil penelitian didapat bahwa pelaksanaan pembelajaran IPS di SD Negeri Cigadog II sudah dilaksanakan berdasarkan kurikulum yang ada. Kemudian pemahaman guru terhadap pelaksanakaan pembelajaran dengan menerapkan Group Investigation (GI) pun dapat dikatakan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil angket dan wawancara yang dilaksanakan dengan guru di SD Negeri Cigadog II. Berdasarakan data yang didapat menyatakan bahwa dalam penelitian deskriptif kualitatif ini guru sudah memahami tentang penerapan model Group Investigation (GI) dalam pembelajaran IPS. Meski begitu, guru harus tetap meningkatkan pemahaman tentang penerapan model Group Investigation (GI) dan juga memperlihatkan kesiapan siswa dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan model Group Investigation (GI).
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Pada Materi Volume Bangun Ruang Balok dan Kubus F.M, Anggi Afriansyah; Maulana, M.; Irawati, Riana
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27772

Abstract

Kemampuan pemahaman matematis siswa dalam memahami materi volume bangun ruang dapat dikategorikan masih rendah. Hal tersebut terlihat dari kesulitan-kesulitan yang dialami siswa SD dalam memahami materi volume bangun ruang balok dan kubus. maka dari itu, dilakukan sebuah penelitian untuk mengetahui tingkat kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi volume bangun ruang balok dan kubus. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan desain Cross-sectional Survey. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman matematis. Dari hasil analisis tes, terlihat bahwa siswa mengalami kesulitan pada saat menyebutkan unsur-unsur balok, melakukan perhitungan volume, dan menyelesaikan soal cerita mengenai volume. Dari hasil analisis tes menunjukkan persentase ketercapaian siswa pada kemampuan pemahaman mekanikal sebesar 28,99%, sedangkan pemahaman induktif 7,50%. Hal tersebut menunjukkan tingkat kemampuan pemahaman matematis siswa dari tiga sekolah dasar masih berada pada tahap pemahaman mekanikal.
Kecenderungan Gaya Mengajar Guru pada Materi IPA Kelas V di SD Negeri Sumberjaya 05 Safira, Yashinta; Sunarya, Dede Tatang; Jayadinata, Asep Kurnia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27790

Abstract

IPA merupakan ilmu yang mempelajari tentang peristiwa alam yang terjadi secara sistematis yang ditemukan serta dikembangkan oleh para ahli melalui kumpulan data yang berisi fakta, hasil observasi, dan eksperimen. Kesesuaian materi dengan gaya mengajar guru sangat penting, khususnya dalam materi IPA. Keputusan guru dalam memilih gaya mengajar harus lebih inovatif agar siswa bersikap responsif, percaya diri, serta mudah memahami materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya mengajar guru materi IPA kelas V serta dampaknya bagi siswa di SD Negeri Sumberjaya 05. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara dan angket dalam bentuk google form. Hasil dari penelitian ini adalah guru menggunakan gaya mengajar klasik yang dipadukan dengan gaya mengajar personalisasi, dengan gaya mengajar ini materi IPA dirasa sulit untuk diikuti dan dipahami siswa. Terlebih sebagian guru menyampaikan materi dengan metode klasik tanpa alat peraga serta banyaknya penggunaan istilah asing yang terdapat pada materi, hal ini semakin membuat siswa kesulitan untuk memahami dan menghafal materi IPA.

Page 7 of 12 | Total Record : 116