cover
Contact Name
Prana Dwija Iswara
Contact Email
jpenailmiah@gmail.com
Phone
+628882346669
Journal Mail Official
jpenailmiah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45322
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JPI
ISSN : -     EISSN : 25409174     DOI : https://doi.org/10.17509/jpi
Jurnal Pena ilmiah adalah jurnal ilmiah edisi online yang berbasis hasil-hasil penelitian dalam ranah pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian meliputi desain penelitian tindakan kelas, eksperimen, studi kasus, dan lain-lain. Scope penelitian meliputi model, metode, strategi, pendekatan, dan media pembelajaran. Jurnal Pena Ilmiah dikelola oleh Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 616 Documents
Pembiasaan Karakter di Kelas VI Beli, Beli
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i2.69267

Abstract

Salah satu fokus utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia adalah meningkatkan pendidikan karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan nilai-nilai moral berperan dalam pembentukan karakter siswa di sekolah. Metode konvensional seperti ceramah, diskusi, latihan karakter yang baik merupakan komponen penting dalam penerapan nilai-nilai universal Islam yang memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembentukan karakter siswa.  Dalam penelitian ini dilakukan analisis kasus deskriptif kualitatif dari data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kepada 6 guru dan 22 siswa kelas VI sebuah sekolah dasar negeri di Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam ditunjukkan melalui perilaku hormat kepada orang tua, keteladanan, kedisiplinan, kemandirian, kesederhanaan, kejujuran, keadilan, dan kasih sayang dominan dalam latihan pembentukan kepribadian siswa. Siswa didorong berperilaku lebih baik di lingkungan sekolah dengan menerapkan nilai-nilai ini secara teratur dalam pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan interaksi guru-siswa. Pembiasaan karakter di sekolah membantu siswa membangun karakter yang baik dan tanggung jawab. Integrasi nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum pendidikan dilakukan karena nilai moral ini universal dan diakui secara umum. Temuan ini juga menunjukkan efektivitas metode konvensional dalam pendidikan karakter.
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Kemampuan Literasi Saintifik di Kelas V Lestari, Pitri
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i2.60783

Abstract

Pembelajaran literasi saintifik peserta didik di Indonesia perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta didik di antaranya dengan metode pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar peserta didik (visual, audiotori, kinestetik). Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan respons peserta didik terhadap pembelajaran berdiferensiasi serta menggambarkan pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan literasi peserta didik kelas V. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional dan kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) respons peserta didik terhadap pembelajaran berdiferensiasi secara umum berada pada kategori sangat positif. Indikator konten materi bersifat positif, indikator proses pembelajaran dan produk hasil belajar bersifat sangat positif, sedangkan untuk indikator lingkungan belajar bersifat negatif. (2) Kemampuan literasi saintifik peserta didik di kelas kontrol dan eksperimen mengalami peningkatan artinya kedua pembelajaran berpengaruh terhadap kemampuan literasi saintifik peserta didik namun, pada kelas eksperimen kriteria keberhasilan penelitian menunjukkan cukup baik sedangkan pada kelas kontrol kriteria keberhasilan penelitian menunjukkan kurang sehingga disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi lebih baik daripada konvensional. Hasil tes menunjukkan bahwa indikator mengidentifikasi pertanyaan yang dieksplorasi dalam studi ilmiah tertentu memperoleh nilai rata-rata terendah sedangkan untuk nilai rata-rata tertinggi diperoleh indikator mengingat dan menerapkan pengetahuan ilmiah yang sesuai. Implikasi penelitian di antaranya guru didorong untuk menyiapkan rencana pembelajaran serta soal evaluasi yang lebih beragam karena guru didorong untuk memperoleh tambahan referensi.
Faktor-Faktor Penghambat Keterampilan Menyimak di Kelas IV Suryadi, Tatang
Jurnal Pena Ilmiah Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v7i1.65300

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat keterampilan menyimak pada lima peserta didik di sekolah dasar negeri Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui tes dan wawancara.  Penelitian ini menggunakan analisis data dengan cara identifikasi data, klasifikasi data, deskripsi data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukan faktor-faktor penghambat keterampilan menyimak peserta didik di antaranya (1) ketidakminatan terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia; (2) kurangnya keterlibatan aktif dalam pembelajaran; (3) kurangnya keterampilan bertanya dan rasa takut akan penilaian; (4) kesulitan memahami dan mengingat materi yang diajarkan; (5) pilihan media pembelajaran yang kurang tepat; dan (6) kurangnya dorongan untuk belajar.  Untuk mengatasi kesulitan menyimak siswa di antaranya guru harus menggunakan media pembelajaran yang menarik seperti audio visual selama kegiatan menyimak.
Ijat dalam Serial Animasi Upin & Ipin: Representasi Kesulitan Membaca dan Berbicara Siswa SD Agustin, Ninda
Jurnal Pena Ilmiah Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v7i1.79190

Abstract

Kesulitan membaca dan berbicara sering kali menjadi tantangan dalam perkembangan anak-anak usia sekolah. Serial animasi Upin Ipin menghadirkan karakter Ijat yang memperlihatkan ciri-ciri kesulitan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca dan berbicara direpresentasikan dalam karakter Ijat, termasuk tantangan dan hambatan yang ia alami; dampaknya terhadap komunikasi verbalnya dengan karakter lain; mengeksplorasi nilai-nilai edukasi yang dapat diambil dari karakter Ijat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung anak-anak dengan kesulitan membaca dan berbicara; serta memberikan rekomendasi bagi pendidik, orang tua, dan pembuat konten media untuk menggunakan representasi tokoh seperti Ijat sebagai sarana edukasi dan inklusi sosial. Studi ini menggunakan metode analisis konten kualitatif dengan fokus pada episode-episode yang menampilkan Ijat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakterisasi Ijat tidak hanya menghibur tetapi juga dapat menjadi media edukasi yang membantu anak-anak memahami isu kesulitan membaca dan berbicara di sekitar mereka serta belajar pentingnya menerima dan memberi dukungan terhadap teman yang mengalami kesulitan serupa.
Pengembangan LKPD PjBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Agustin, Tian Restiani
Jurnal Pena Ilmiah Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v7i1.50002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja peserta didik (LKPD) project-based learning (PjBL) pada materi “Indahnya Keragaman Di Negeriku” yang valid, efektif dan praktis dalam meningkatkan berpikir kritis. Model pengembangan LKPD yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu tahap analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan produk (development), implementasi (implementation), evaluasi hasil pengujian (evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah 28 peserta didik kelas IV sekolah dasar negeri di Kabupaten Majalengka. Instrumen yang digunakan untuk mengukur aspek validitas LKPD ini adalah lembar penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Untuk mengukur aspek kepraktisan menggunakan tanggapan guru mata pelajaran IPS dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD PjBL layak untuk digunakan sebagai bahan ajar didasarkan skor penilaian ahli materi sebesar 80% (cukup valid), skor penilaian ahli media sebesar 94% (sangat valid), dan skor penilaian ahli bahasa sebesar 68% (cukup valid). Pada uji coba kelompok kecil persentase kepraktisan guru sebesar 91,75% (sangat praktis), pada uji coba lapangan sebesar 91,87% (sangat praktis). Respon pendidik sebesar 93,3% (sangat menarik). LKPD PjBL ini direkomendasikan untuk dikembangkan dalam bentuk digital (elektronik) yang membantu siswa memahami pelajaran dari sumber digital ataupun kecerdasan buatan.
Keterampilan Siswa Kelas V Memecahkan Masalah Pencemaran Air melalui Pembelajaran RADEC Maulani, Siska
Jurnal Pena Ilmiah Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v7i1.48566

Abstract

Masalah terkait pencemaran air termasuk dalam masalah lingkungan yang cukup banyak terjadi di masyarakat dan masih belum dapat terselesaikan. Oleh karena itu, manusia harus memiliki kemampuan pemecahan masalah untuk dapat mengatasi permasalahan lingkungan tersebut. Kemampuan pemecahan masalah dapat dikembangkan sejak usia sekolah dasar melalui pembelajaran sains. Penelitian ini dilakukan dengan metode praeksperimen yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V sebelum dan setelah pembelajaran RADEC (read, answer, discuss, explain, create) tentang pencemaran air. Sampel penelitian adalah 30 siswa kelas V sekolah dasar negeri di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Hasil perhitungan uji ranking tanda Wilcoxon menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V sebelum dan setelah pembelajaran RADEC pada materi pencemaran air. Pembelajaran RADEC yang mendorong siswa untuk kreatif relevan dengan tuntutan kurikulum di era bahan ajar digital dan kecerdasan buatan.