cover
Contact Name
Prana Dwija Iswara
Contact Email
jpenailmiah@gmail.com
Phone
+628882346669
Journal Mail Official
jpenailmiah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45322
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JPI
ISSN : -     EISSN : 25409174     DOI : https://doi.org/10.17509/jpi
Jurnal Pena ilmiah adalah jurnal ilmiah edisi online yang berbasis hasil-hasil penelitian dalam ranah pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian meliputi desain penelitian tindakan kelas, eksperimen, studi kasus, dan lain-lain. Scope penelitian meliputi model, metode, strategi, pendekatan, dan media pembelajaran. Jurnal Pena Ilmiah dikelola oleh Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 616 Documents
Systematic Literature Riview Terhadap Minat Baca di Indonesia Mardiah, Dede
Jurnal Pena Ilmiah Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v5i1.65274

Abstract

Reviu literatur minat baca di Indonesia dilakukan sebagai bahan kajian komprehensif dan menjadi referensi untuk upaya meningkatkan minat baca di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih dalam tentang sejumlah aspek yang mempengaruhi minat baca dan solusi yang dilakukan untuk meningkatkan minat baca. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA 2020. Data dikumpulkan dari aplikasi Harzing's Publish or Perish (PoP) yang diambil dari Crossref dan Google Scholar. Pencarian data menggunakan tiga kata kunci antara lain “Minat Baca”, “ minat baca di Indonesia” dan “Minat baca usia SD”. Dari 67 artikel yang diperoleh hanya 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi ke tahap analisis. Kemudian, data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor di antaranya sarana, pendidikan keluarga, teknologi bacaan, ekonomi keluarga, motivasi, pembelajaran membaca. Solusi dari rendahnya minat baca di Indonesia di antaranya adalah pengembangan program yang berkelanjutan yang relevan dengan faktor di atas, serta pengembangan peran pemerintah dalam membuat kebijakan, program serta regulasi dalam meningkatkan minat baca. Hasil SLR ini berpotensi untuk dikembangkan dengan asumsi adanya faktor lain yang mempengaruhi minat baca anak. Hasil SLR ini juga diharapkan bisa memberikan informasi, referensi dan evaluasi untuk meningkatkan minat baca di Indonesia.
Nilai Etika dalam Fabel "Semut dan Beruang" pada Buku Teks Siswa Kelas V Faizah, Nurul
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i1.69750

Abstract

Studi nilai etika merupakan kerja ilmiah yang penting agar suatu cerita dapat direkomendasikan penggunaannya di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menggunakan metode analisis data model Miles dan Huberman pada cerita fabel "Semut dan Beruang" dalam buku teks elektronik kelas V Tema 8 Kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita fabel mengandung nilai-nilai etika yang penting untuk ditanamkan pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai etika tersebut melalui analisis teks dan kuesioner dengan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita fabel “Semut dan Beruang” mengandung nilai-nilai etika seperti kerja sama, gotong royong, tolong menolong, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam cerita ini, tokoh-tokoh seperti semut yang bekerja sama dan beruang yang belajar mengendalikan sumber daya alam. Penelitian ini menemukan bahwa fabel berfungsi sebagai alat yang efektif untuk menanamkan nilai moral pada anak-anak dan membantu siswa memahami dan mengaplikasikan prinsip etika dalam kehidupan sehari-hari. Cerita elektronik dengan nilai etika seperti ini dapat digunakan guru dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka.
Primary Applications of Students in Java Suhendra, Indra; Hartati, Tatat
Jurnal Pena Ilmiah Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v5i1.65413

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan aplikasi yang sering digunakan oleh siswa sekolah dasar di Pulau Jawa. Metode yang digunakan adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif analitis. Penerapan metode survei deskriptif analitis memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang akurat tentang preferensi penggunaan aplikasi si kalangan siswa. Analisis data menyediakan informasi yang komprehensif tentang distribusi penggunaan aplikasi dan perbedaan motivasi penggunaan antarsiswa dalam berbagai tingkatan sekolah dasar. Survei melibatkan 546 siswa dari berbagai wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam pola penggunaan aplikasi yang populer, motivasi penggunaan, dan durasi penggunaan aplikasi oleh siswa. Hasil survei menunjukkan variasi dalam pola aktivitas siswa. Aplikasi WhatsApp adalah yang paling populer dengan 189 siswa menggunakan aplikasi ini. TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook juga digunakan oleh siswa untuk tujuan hiburan, edukasi, dan komunikasi. Aplikasi WhatsApp menjadi prioritas utama yang sering digunakan oleh siswa, menandakan peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini juga menunjukkan bahwa belum mengeksplorasi potensi maksimal dari telepon selular pintar (selpin) yang mereka gunakan misalnya penggunaanya untuk memperoleh pengetahuan atau pekerjaan di luar konteks komunikasi dengan kawan dekat saja.This research discusses the usage of applications commonly used by elementary school students in Java Island. The method employed is analytical descriptive survey research. The application of analytical descriptive survey method allows researchers to gain accurate understanding of user preferences among students. Data analysis provides comprehensive information on the distribution of application usage and differences in usage motivation among students at various levels of elementary school. The survey involved 546 students from various regions in West Java, Central Java, and East Java. The aim of this research is to deeply understand patterns of popular application usage, motivation for usage, and duration of usage by students. Survey results indicate variations in student activity patterns. WhatsApp is the most popular application with 189 students using it. TikTok, YouTube, Instagram, and Facebook are also used by students for entertainment, education, and communication purposes. WhatsApp emerges as the top priority application frequently used by students, indicating its significant role in their daily lives. It also suggests that the full potential of the smartphones they use, such as utilizing them for acquiring knowledge or work beyond the context of communication with close friends, has not been fully explored.
Analysis of The Elementary School Teachers' Learning Community from The Perspective of Progressive Education Philosophy Prihatiningsih, Prihatiningsih
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i1.65334

Abstract

Komunitas belajar di sekolah merupakan tempat berkumpulnya guru yang memiliki tujuan bersama untuk meningkatkan kompetensi diri dan hasil belajar siswa. Komunitas ini berasaskan gotong royong atau kolaborasi untuk saling belajar dan berbagi dengan semua anggota komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas komunitas belajar para guru sebagai pembelajar sepanjang hayat yang  harus terus memperbaharui ilmu dan pengetahuannya guna meningkatkan kompetensi diri di tengah tantangan pendidikan dan zaman yang semakin maju. Penelitian ini juga bertujuan untuk  menganalisis komunitas belajar guru di sekolah dasar ditinjau dari aspek filsafat pendidikan progresivisme. Tempat penelitian ini di SDN 1 Cengkuang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Sekolah ini memiliki komunitas belajar Cengkuang Maju Bersama (Cemara) SDN 1 Cengkuang dengan agenda mingguan yang telah disepakati bersama. Penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dilakukan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan teknik dokumentasi tentang komunitas belajar dan aliran filsafat pendidikan progresivisme. Data dianalisis menggunakan triangulasi yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas belajar dilakukan untuk memajukan pembelajaran dan pendidikan sebagaimana aliran filsafat pendidikan progresivisme yang mengedepankan kemajuan (progresif), aktif, kreatif, dan inovatif melalui kegiatan rutin di hari Sabtu, dengan topik yang berubah-ubah setiap minggunya namun mengacu pada agenda utama yang telah dibuat dan disepakati. Peserta komunitas belajar mendapatkan hal-hal baru serta mengalami perubahan dan perbaikan dalam proses pembelajaran, sehingga memberikan dampak positif untuk siswa, sekolah, pendidik, atau tenaga kependidikan itu sendiri.
Pengaruh Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap Minat Membaca Siswa Sekolah Dasar Fatonah, Nurul; Syaodih, Ernawulan; Hanfyah, Lisna
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i1.65417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerakan literasi sekolah terhadap minat membaca siswa sekolah dasar. Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melibatkan seluruh warga sekolah (guru, peserta didik, orangtua/wali murid) dan masyarakat untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskripsi korelasi. Variabel yang diteliti yaitu pencapaian tahap pembiasaan GLS sebagai variabel (X) dan minat baca sebagai variabel (Y). Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah peserta didik kelas IV di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Garut dengan jumlah sampel 40. Peneliti mengambil sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket/kuesioner, wawancara dan observasi. Hasil uji coba menunjukkan pengaruh GLS terhadap minat baca siswa dibuktikan dengan perhitungan korelasi yang diperoleh sebesar 0,627 dan koefisien determinasi sebanyak 39% dan pembuktian t-hitung lebih besar dari t-tabel (4.926 1.68488). Keberhasilan program GLS dalam penelitian ini layak untuk dikonfirmasi oleh hasil penelitian lain di berbagai tempat di Indonesia. Lebih lanjut penelitian seperti ini berpotensi memberi sumbangan pada data besar untuk kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Metode Membaca Permulaan yang Menyenangkan dengan Jolly Phonics Anggraeni, Sri Wulan; Alpian, Yayan
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i1.65378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis terkait pengaruh penggunaan metode Jolly Phonics terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 38 siswa, dengan kelompok eksperimen menerapkan pembelajaran dengan metode Jolly Phonics, sedangkan kelompok kontrol menerapkan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Jolly Phonics efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar. Sebelum perlakuan. kelompok eksperimen memiliki rata-rata skor 43,75. Skor ini lebih rendah daripada rata-rata kelompok kontrol yaitu 45,56. Namun setelah pembelajaran, kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi yaitu 62,00 dan mencapai skor rata-rata post-test yang lebih tinggi daripada kelompok kontrol yaitu 58,89. Uji hipotesis Independent Sample t-Test diperoleh nilai t-hitung sebesar 3,317 lebih besar dari t-tabel sebesar 1,688. Ini  menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam kemampuan membaca permulaan. Metode Jolly Phonics memberikan dampak positif pada pemahaman membaca awal siswa melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Metode Jolly Phonics menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi siswa.
Penerapan Model Talking Stick dalam Pembelajaran Menyimak Ayuningtyas, Tyagita
Jurnal Pena Ilmiah Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v5i1.65393

Abstract

Model pembelajaran tongkat berbicara (talking stick) merupakan model pembelajaran dengan menggunakan bantuan media tongkat. Setelah peserta didik diberi kesempatan untuk mempelajari materi pokok, peserta didik yang memegang tongkat tersebut wajib menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Model pembelajaran ini dirancang untuk mengukur tingkat penguasaan peserta didik terhadap simakan materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner formulir Google dan observasi pembelajaran yang melibatkan delapan guru sekolah dasar. Metode talking stick membuat peserta didik menjadi lebih aktif, bertanggung jawab, percaya diri, mandiri, dan tidak bergantung kepada peserta didik lainnya. Model talking stick efektif membantu pembelajaran menyimak peserta didik, menjadikan suasana belajar menjadi interaktif, sangat lentur untuk diaplikasikan oleh guru. Guru dan siswa juga bisa memperoleh berbagai perkembangan dan manfaat dalam pembelajaran menggunakan model talking stick. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah siswa yang mampu menyimak, namun kurang mampu menunjukkan kecakapannya berbicara (gugup) saat giliran tongkatnya sampai kepadanya.
Representasi Isu Disabilitas di Media Daring Setiawansyah, Putra Surya; Raodatuljanah, Raodatuljanah; Devina, Ken; Maulida, Amanda Syakira
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i2.72373

Abstract

Penelitian ini mengkaji kasus representasi isu disabilitas di media daring melalui pendekatan analisis wacana kritis. Kasus media massa menyampaikan informasi bias dan stigma yang merugikan penyandang disabilitas. Media daring memainkan peran penting dalam membentuk opini publik dan persepsi sosial terhadap penyandang disabilitas, namun sejumlah pemberitaan cenderung mem-framing kasus kekerasan seksual dan sejumlah isu lain secara tidak adil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan diksi dan framing yang bias serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pemberitaan yang lebih inklusif dan sensitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik triangulasi, melibatkan pengumpulan artikel berita, wawancara dengan pakar, dan melakukan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kasus pemberitaan media daring mem-framing kasus kekerasan seksual terhadap penyandang disabilitas sebagai insiden kriminal individual, dengan diksi yang bias seperti istilah "korban" yang memperkuat stigma negatif. Diskriminasi terhadap penyandang disabilitas masih marak dalam pemberitaan, dengan kurangnya fokus pada isu-isu struktural yang mendasari diskriminasi tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas pemberitaan terkait disabilitas dengan penggunaan bahasa yang lebih inklusif dan sensitif, serta perhatian terhadap isu-isu struktural yang mendasari diskriminasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan empati terhadap penyandang disabilitas, serta menjadi acuan bagi akademisi dan jurnalis dalam memperbaiki kualitas pemberitaan.
Sikap Orang Tua dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Yulia, Fitri
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i2.41813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesabaran orang tua saat mendampingi anak-anak mereka selama pembelajaran daring. Desain penelitian menggunakan desain survei. Subjek penelitian adalah orang tua kelas rendah yang berjumlah 31 orang yang terdiri dari 23 wanita dan 8 pria. Teknik pengumpulan data menggunakan survei dengan menggunakan Google Form. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesabaran orang tua dikatakan baik. Peneliti menggunakan lima aspek untuk mempermudah analisis. Dilihat dari persentase masing-masing aspek, aspek pertama adalah ketidaksabaran yang mendapat 46,7%. Aspek kedua adalah kepatuhan anak kepada orang tua, terdapat 36,7% anak yang patuh kepada orang tua mereka. Aspek ketiga adalah motivasi orang tua terhadap anak sebesar 63,3%. Aspek keempat adalah kesalahpahaman orang tua sebesar 30%. Terakhir, aspek kelima adalah perlakuan orang tua terhadap anak yang mendapat 43,3%. Penelitian ini mesti diverifikasi dengan observasi untuk menemukan kesulitan orang tua dan siswa dalam pembelajaran jarak jauh.
Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Pebruanti, Yusi
Jurnal Pena Ilmiah Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v6i2.69252

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan pendidikan karakter di sebuah sekolah dasar negeri di Kecamatan Bojongloa Kidul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemajuan yang dicapai dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter berlangsung melalui berbagai kegiatan seperti pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, program khusus dan kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan tersebut diintegrasikan dalam kurikulum dan kegiatan sekolah lainnya. Jenis kegiatan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah antara lain budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun), berbaris, membuat kesepakatan kelas, membaca doa bersama sebelum dan sesudah belajar, melaksanakan kegiatan “Jumat Rohani”, “Kamis Nyunda”, dan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah sejalan dengan filosofi Ki Hadjar Dewantara dan tujuan pendidikan untuk membentuk manusia seutuhnya, yaitu manusia yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Pendidikan karakter di sekolah ini menekankan pada pengembangan nilai-nilai karakter religius, jujur, tanggung jawab, disiplin, santun, mandiri, serta cinta budaya dan lingkungan. Implementasi pendidikan karakter di sekolah sejalan dengan aliran filsafat realisme yang menekankan perubahan karakter yang aktual dan terukur. Karakter yang ideal adalah karakter yang dapat diamati dan dibuktikan dalam tindakan nyata.