cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@usu.ac.id
Editorial Address
Jl. Perpustakaan No. 2 Kampus USU, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25494341     EISSN : 2549418X     DOI : 10.32734
Core Subject : Agriculture, Social,
ABDIMAS TALENTA merupakan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Lembaga Pengabdian/Pelayanan kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM USU).
Arjuna Subject : -
Articles 900 Documents
PENYULUHAN HUKUM POLIGAMI DAN NIKAH SIRI MENURUT UNDANG-UNDANG PERKAWINAN Syarifah Lisa Andriati; Tri Murti Lubis
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.947 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2302

Abstract

Poligami sering kurang dipahami sehingga mendapatkan tanggapan yang kurang menyenangkan dari khalayak. Meskipun demikian, disepakati bukan ajarannya yang harus disalahkan tapi lebih kepada praktik yang tidak sesuai tapi lebih sering didasarkan untuk pemenuhan nafsu. Padahal di sisi lain, poligami dapat menjadi solusi sosial apabila dilakukan secara benar. Selain itu terdapat juga kriminalisasi dari poligami dan nikah siri.Masalah nikah siri juga ramai dibicarakan di berbagai media cetak maupun elektronik. Terdapat berbagai pandangan terhadap nikah siri terutama yang dilakukan tanpa adanya wali si perempuan. Dalam hal ini timbul berbagai pandangan. Penyuluhan hukum Poligami dan nikah siri yang dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hukum poligami dan nikah siri menurut undang-undang perkawinan. Dari hasil evaluasi, kegiatan pelatihan ini dapat dikatakan cukup berhasil. Dari pertanyaan yang diajukan peserta tergambar peningkatan pemahaman peserta terhadap hukum tentang poligami dan nikah siri dan diharapkan dapat segera terbentuk kelompok binaan yang dapat membantu masyarakat dalam menjawab berbagai persoalan yang berkaitan dengan poligami dan nikah siri di lingkungan masyarakat tersebut.
PEMBINAAN MASYARAKAT SEBAGAI APLIKASI GERAKAN MASYARAKAT CERDAS MENGGUNAKAN OBAT (GeMa CerMat) Khairunnisa; Embun Suci Nasution
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.13 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2304

Abstract

Masalah penggunaan obat tidak rasional merupakan masalah yang menjadi perhatian besaroleh Kementerian Kesehatan Indonesia. Pada masyarakat seringkali dijumpai berbagai masalahdalam penggunaan obat, misalnya penggunaan obat bebas secara tidak tepat dan kurangnyapemahaman tentang cara menggunakan, cara menyimpan dan membuang obat-obatan secara tidaktepat. Hal ini disebabkan masih kurangnya pemahaman masyarakat dan perilaku yang salah dalampenggunaan obat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pemahaman masyrakat dalam penggunaanobat perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pemilihan obat dan penggunaan obatyang rasional melalui pelatihan yang merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat CerdasMenggunakan Obat (GeMaCerMat).Pelatihan GeMaCerMat ini menggunakan metode Cara Belajar Ibu Aktif (CBIA). Metode inisesuai digunakan untuk melakukan edukasi tentang penggunaan obat rasional terutama dalampenggunaan obat swamedikasi dan metode ini kami tawarkan dalam kegiatan pengabdian ini.Hal inikarena sasaran dari pengabdian ini merupakan ibu rumah tangga yang mempunyai peranan pentinguntuk mengambil keputusan dalam penggunaan obat di keluarga. Metode CBIA ini dibagi dalam 3tahapan: kegiatan I dan II dilakukan dalam kelompok, dan kegiatan III dilakukan secara individualdi rumah dan dievaluasi dalam pertemuan berikutnya.Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat membantu dan dapat memberikanmanfaat yang baik kepada masyarakat karena kegiatan ini dapat memberikan dampak yang cukupbesar terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini terbukti mampu meningkatkanpersepsi dan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan obat-obatan secara rasional terutamaobat-obatan yang diguna sebagai pengobatan swamedikasi. Metode kegiatan CBIA sebagai metodepembelajaran kepada masyarakat banyak digunakan dan sangat efektif sebagai metode edukasikesehatan kepada masyarakat.
PENDIDIKAN HUKUM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DAN DAMPAK NARKOTIKA TERHADAP ANAK Marlina; Mahmud mulayadi; Liza erwina
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.151 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2306

Abstract

Maraknya tindak pidana narkotika yang terjadi di masyarakat menimbulkan permasalahan besar karena korbannya tidak hanya orang dewasa akan tetapi juga anak-anak. Tindak pidana narkotika juga terjadi disemua lapisan masyarakat mulai dari kelas ekonomi rendah sampai ke kelas atas baik di kota maupun di desa. Desa Salam Tani Kecamatan Pancur Batu dan Desa Tengan Kecamatan Pancur adalah dua desa yang menjadi mitra dalam pengabdian ini, Di dua desa tersebut permasalahan narkotika merupakan permasalahan yang sangat mengkhawatirkan. Banyak faktor pendukung peredaran narkotika diantaranya, wilayah mitra, mata pencaharian masyarakatnya sebagian buruh sawit dan buruh tani, tingkat penghasilan yang rendah menyebabkan anak tidak terpantau hanya tamat SMA dan SMP sertA tidak memiliki kegiatan. Metode yang digunakan adalah melakukan pendekatan secara persuasif dan intensif kepada masyarakat, pimpinan pemerintahan desa dan kecamatan, dengan komunikasi ringan dan terstruktur.. Selanjutnya dilakukan pertemuan dalam forum yang formal di balai desanya untuk lebih tegas dan jelas dalam menyampaikan materinya. Penyampaian materi secara ceramah dan tutorial kepada masyarakat guna memberikan pemahaman tentang tindak pidana narkotika dan dampak pengunaannya. Selanjuntya dilakukan diskusi dan wawancara serta mengali permasalahan dan solusi yang diinginkan oleh masyarakat dalam pencegahan tindak pidana narkotika. Akhir pertemuan dilakukan evaluasi dan konsultasi bersamaan dengan pengisian biodata lengkap. Forum diskusi ini juga di hadiri unsur pimpinan desa, kecamatan dan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua dan remaja. Hasil dari pengabdian adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan hukum masyarakat tentang bentuk tindak pidana narkotika, modus tindak pidana narkotika, kebijakan hukum terhadap anak penyalahgunaan narkotika, serta peran kerjasama komponen masyarakat dalam pencegahan tindak pidana dan dampaknya terhadap anak. Pada akhirnya terciptanya kekuatan peran masyarakat dalam mencegah tindak pidana narkotika di lingkungannya.
IbM PENYEDIAAN SUMBER AIR BERSIH UNTUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT KURANG MAMPU DI DUSUN II DESA BAGAN KUALA KECAMATAN TANJUNG BERINGIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Terang U.H.G.M; Taufiq Bin Nur
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.021 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2308

Abstract

Kebutuhan akan air bersih bagi kehidupan manusia merupakan suatu kebutuhan primer. Manusia tidak akan dapat hidup dengan sehat tanpa adanya air bersih, karena tubuh manusia sangat membutuhkan air, kandungan air di tubuh manusia tidak kurang dari 70% dari bobot tubuhnya (orang dewasa). Air berfungsi untuk mentransportasi mineral, vitamin, protein dan zat gizi lainnya ke seluruh tubuh. Keseimbangan suhu tubuh akan sangat tergantung pada air, karena air merupakan pelumas jaringan tubuh sekaligus bantalan sendi-sendi, tulang, dan otot. Begitu pentingnya air bagi kelangsungan hidup manusia sehingga ketersediaan dan keberlangsungan air bagi makhluk hidup harus tetap dijaga.Di dalam kehidupan masyarakat modern di Indonesia saat ini, suplai air bersih untuk suatu komunitas masyarakat biasanya dipasok oleh perusahaan-perusahaan air bersih milik pemerintah daerah. Tetapi karena keterbatasan jaringan atau kapasitas produksi seringkali tidak semua komunitas masyarakat tersebut dapat menikmati fasilitas air bersih tersebut. Terutama masyarakat miskin yang hidup di pinggiran atau di luar kota, sehingga mereka terpaksa memanfaatkan sumber-sumber air yang kurang layak digunakan karena tidak higienis. Desa Bagan Kula Kecamatan Tanjung Beringin merupakan salah satu kecamatan yang terdapat di di pesisir pantai. Secara secara administrasi pemerintahan termasuk wilayah kabupaten Serdang Bedagai. Kondisi geografis yang dekat dengan laut menyebabkan desa Bagan Kuala ini sering mengalami kekurangan air bersih karena air permukan yang tersedia merupakan jenis air payau. Sebagai masyarakat mensiasati permasalahan ini dengan melakukan pengeboran yang kedalamannya bisa mencapai 100 meter. Dalamnya pengeboran yang harus dilakukan untuk mendapatkan air tawar dan bersih tersbut menyebabkan biaya membuat sumur bor sangatlah mahal untuk kalangan masyarakat miskin yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh nelayan sehingga sering dijumpai banyak masyarakat menggunakan air payau untuk kebutuhan MCK mereka dan hal ini sangat tidak baik untuk kesehatan masyarakat tersebut. Melihat permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat tersebut maka dicarikan suatu solusi atas permasalahan yang dihadapi dengan membuat suatu fasilitas sumber air bersih yang berasal dari sumur bor untuk mendapatkan air tanah/bersih dan instalasi perpipaan untuk distribusi air bersih bagi kebutuhan masyarakat.
PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN MAKANAN BAHAN DASAR UBI DI DESA BINGKAT KECAMATAN PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2017 Alam Bakti; Syarifah; Erna Mutiara
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.021 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2310

Abstract

Di desa Bingkat Kecamatan Pegajahan banyak terdapat industri rumah tanggapengolah ubi menjadi opak dan juga sebagai keripik, hal ini dilatarbelakangi daerah inimerupakan penghasil ubi selain padi. Industri rumah tangga ini masih sederhana baik dariproduksi, pengemasan maupun pemasarannya. Dari produksi cita rasanya masih belummemenuhi standart kualitas yang layak untuk dipasarkan di pasar nasional apalagiinternasional. Untuk opak terdapat berbagai variasi namun salah satu jenis opak yangbanyak diperjual belikan di desa ini adalah opak lidah tetapi rasa masih kurang, opak inidijual dalam bentuk mentah belum di kemas apalagi membuat label/merek. Pemasarannyahanya di depan rumah masing-masing pengolah opak, pembeli terbatas pada pendudukyang melintas di sekitar desa atau orang-orang yang sudah tahu di daerah ini adapengrajin opak. Melalui pengabdian ini akan dilakukan pengembangan keterampilanpengolahan opak dan keripik berbahan dasar ubi, pelabelan dan pemasaran hasil produksi.Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan keterampilan mengolah hasil ubimenjadi makanan yang variatif, bergizi, dan mempunyai cita rasa yang enak sehinggamempunyai nilai jual yang tinggi. Pengemasan dan pelabelan hasil produksi danmencarikan pemasaran agar pemasaran lebih luas dan akhirnya meningkatkan ekonomimasyarakat.Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan pengabdian adalah melaluiceramah diskusi dan praktek. Pada saat praktek pengolahan makanan bahan dasar ubimenjadi opak lidah dan keripik yang bervariasiDari pengabdian ini telah dilakukan pengembangan usaha pengolahan makananbahan dasar ubi dengan melaksanakan kegiatan : Pelatihan penggunaan alat keripik ubidengan berbagai variasi yaitu : keripik ubi rasa original, keripik ubi rasa balado, dankeripik ubi jenis opak lidah serta pengadaan perlengkapan alat produksi seperti alatpengiris ubi, alat peniris minyak dan hand sealer.
PEMBENTUKAN KELOMPOK SADAR HUKUM DAN PENYULUHAN HUKUM BAGI PEREMPUAN TERHADAP HAK-HAK SEBAGAI KONSUMEN MENURUT UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN ( LOKASI: DESA BATANG KUIS PEKAN DAN DESA MESJID KECAMATAN BATANG KUIS KABUPATEN DELI SERDANG) Zulfi Chairi; Puspa Melati; Aflah
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.839 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2313

Abstract

Perlindungan hukum terhadap konsumen menyangkut dalam berbagai aspek kehidupan terutama dalam aspek kehidupan konsumen yang banyak sekali mengalami kerugian. Permasalahan tentang perlindungan konsumen selayaknya tidak hanya selalu berkaitan dengan adanya sanksi terhadap para pelanggarnya tetapi juga menyangkut mengenai persoalan bagaimana memberdayakan konsumen sehingga konsumen dapatmelindungi dirinya sendiri. Salah satu cara pemberdayaan konsumen adalah dengan memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang muatan materi yang diatur dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen terutama yang berkaitan dengan hak-hak konsumen,serta pengetahuan bagaimana penyelesaian masalah dalam sengketa konsumen. Selain penyuluhan hukum perlu dilakukan pembentukan kelompok masyarakat sadar hukum terutama terkait dengan masalah-masalah konsumen. Kelompok masyarakat sadar hukum yang telah melakukan pelatihan-pelatihan bersama tim pengabdi sehingga diharapkan telah mengetahui tentang peraturan mengenai hak-hak konsumen serta prosedur penyelesaian sengketa konsumen. Pembentukan kelompok masyarakat sadar hukum akan membantu masyarakat manakala terjadi sengketa antara konsumen dengan pelaku usaha.
BUDIDAYA TERNAK LEBAH DI DESA SUMBEREJO KECAMATAN MERBAU KABUPATEN DELI SERDANG Thomson Sebayang; Salmiah; Sri Fajar Ayu
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1151.968 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2314

Abstract

Lebah madu menghasilkan madu yang bersumber dari nektar sewaktu musim tumbuhan berbunga. Lebah mengubah nektar menjadi madu, melalui proses perubahan sukrosamenjadi fruktosa dan glukosa. Desa Sumberejo adalah desa penghasil komoditi pangan (padi, kedelai, jagung) yang cukup luas. sehingga nektar (pakan lebah) yang akan dihasilkan pun juga akan sangat banyak. Petani Desa Sumberejo selain diuntungkan dari segi penyerbukan secara tidak langsung oleh adanya lebah, petani juga akan memperoleh banyak madu alami. Madu alami dapat dijual secara eceran atau ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan bahan baku madu alami. Budidaya lebah madu dapat meningkatkan pendapatan petani. Budidaya ternak madu merupakan teknologi budidaya sederhana yang mudah dikuasai dan diterima petani serta berbiaya relatif murah sesuai keterbatasan rumah tangga petani. Produk budidaya ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
KEMANDIRIAN PEREMPUAN MELALUI KETERAMPILAN MENJAHIT Berlianti; Mastauli Siregar
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.398 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2315

Abstract

Wirausaha jasa menjahit pakaian masih menjanjikan. Meski sekarang sudah banyak produksi pakaian jadi, tetapi jasa jahitan tetap dibutuhkan konsumen. Karena ada beberapa risiko pembelian pakaian jadi yang biasanya diterima oleh pembeli. Tidak semua pakaian jadi pas dikenakan oleh konsumen. Terutama bagi orang-orang memiliki postur tubuh berbeda dengan standar orang pada umumnya, seperti terlalu kecil atau terlalu gemuk. Disamping itu ada model dan bahan baju tertentu yang lebih enak kalau dipakai dari hasil jahitan biasa, daripada dalam bentuk pakaian jadi yang diproduksi pabrik. Misalnya pakaian adat, bahan brukat, jas, kebaya, kain tenun dan lain-lain. Pelatihan peningkatan ketrampilan kepada penjahit pakaian perlu diberikan agar mampu menghasilkan pakaian yang sesuai dengan keinginan pasar secara efisien dan efektif. Selain itu meningkatkan ketrampilan dalam mengobras dan membordir agar memiliki kemampuan bersaing dari sisi kualitas, model, variasi motif dan perpaduan warna pakaian yang di produksi, sehingga mampu menciptakan dan memiliki banyak jaringan pemasaran. Perlunya diberikan pelatihan yang memampukan penjahit pakaian menghitung total pendapatan penjualan dan total biaya sehingga mampu mengetahui berapa laba yang diperoleh per satu potong pakaian. Diharapkan setelah pendampingan, para mitra menjadi lebih meningkat pengetahuannya, mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam pekerjaan sehari-harinya dan menularkan pengetahuan tersebut kepada pelaku wirausaha penjahit pakaian yang lain. Dengan demikian semua penjahit pakaian akan lebih berkembang, menjadi semakin mandiri secara ekonomis, terjadi peningkatan pendapatan, penjahit pakaian menjadi lebih produktif serta semakin optimis dalam berwirausaha.
IBM BANTUAN PERAHU MOTOR UNTUK KELOMPOK NELAYAN SEJAHTERA DI DESA JARING HALUS KECAMATAN SICANGGANG UNTUK MENINGKATKAN PENGHASILAN DAN TARAF HIDUP NELAYAN Farida Ariani; Ikhsan Siregar
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.625 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2316

Abstract

Nelayan adalah suatu kelompok masyarakat yang kehidupannya tergantung langsung pada hasil laut, baik dengan cara melakukan penangkapan ataupun budidaya. Mereka pada umumnya tinggal di pinggir pantai, sebuah lingkungan pemukiman yang dekat dengan lokasi kegiatan. Kehidupan nelayan sampai saat ini belum dapat dikatakan layak bahkan jauh dari kata sejahtera. Banyak faktor yang menyebabkan keadaan ekonomi nelayan Indonesia masih jauh dari sejahtera, seperti cara penangkapan yang masih tergolong tradisional, pendidikan yang rendah dan sistem rantai penjualan hasil tangkapan ikan yang terlalu panjang. Oleh sebab itu perlunya bantuan yang cukup signifikan kepada para masyarakat nelayan di Indonesia pada umumnya. Karena mereka tidak akan bisa berkembang tanpa adanya bantuan dari pihak lain untuk merubah nasibnya. Saat ini juga ada suatu keadaan dimana banyak masyarakat nelayan yang tidak memiliki perahu karena disebabkan oleh satu dan lain hal. Mereka hanya mengandalkan pencarian dari bekerja di perahu nelayan lainnya, mereka harus berbagi penghasilan dari sebuah perahu yang sedikit itu, sehingga taraf kehidupan mereka sangat rendah sekali. Hal inilah yang menjadi perhatian tim pengabdian masyarakat USU, untuk dicarikan solusinya, bagaimana cara menaikkan taraf hidup salah seorang mitra nelayan di desa Jaring Halus. Pada proposal program pengabdian masyarakat ini direncanakan untuk memberikan bantuan kepada mitra nelayan, dengan memberi bantuan perahu dan bimbingan agar terjadi peningkatkan penghasilan, yang diharapkan dapat menaikkan taraf hidupnya.
TAMAN BACAAN INOVATIF DALAM UPAYA PENINGKATAN KOGNITIF, AFEKTIF, DAN PSIKOMOTOR ANAK DI TK DIVA ISLAMIC SCHOOL DAN TK DARUL MADANI Nurbaiti; Fatwa Imelda
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.862 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i2.2317

Abstract

Taman bacaan inovatif ditujukan kepada anak usia dini (Preschool) dan orang tua murid adalah adalah sarana yang memfasilitasi untuk membaaca, melukis, menggambar, bermain puzzle dan wadah/tempat orang tua membaca berbagai buku tentang kesehatan, parenting, agama, tata boga, tata busana, dan cara bercocok tanam untu pengembangan ilmu pengetahuan dan kreatifitas ibu dan anak serta tempat untuk pelatihan screening cara penilaiana tumbuh kembang anak yang optimal. Kegiatan ini dapat memberi rangsangan atau stimulasi tumbuh kembang anak yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak usia dini. Seluruh aktivitasnya dilakukan melalui pendekatan bermain sambil belajar.Keberhasilan pendidikan informal anak tidak bisa lepas dari dukungan peran serta orang tua sehingga diperlukan kerjasama dengan orang tua .Untuk itu orang tua berkewajiban memberikan stimulasi yang tepat agar anak bisa mencapai tumbuh kembang yang optimal yang mampu membentuk anak yang cerdas dan sehat. Kegiatan ini dilakukan sesuai rencana. Kegiatan yang dilakukan berupa Pelatihan screening gangguan tumbuh kembang anak pada guru dan orang tua,dan untuk anak-anak TK tersebut dilakukandeteksi tumbuh kembang anakdan stimulasi tumbuh kembang anak dengan mengajarkan cara membuat kreatifitas dari origami, mengajarkan mewarnai dan menyusun puzle, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan tentang hipertensi dan diabetes melitus. Dan penyediaan buku-buku buku tata boga , buku tata busana , cara bercocok tanam, dan cara membuat kerajinan tangan dari bahan sisa maupun dari bahan acrylic dll. Dan Buku untuk anak anak yang disediakan adalah buku : buku bergambar seperti buku dongeng, buku lancar membaca, buku aksara arab, buku agama seperti buku cerita nabi dan buku sejarah, buku berhitung

Page 3 of 90 | Total Record : 900