cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat]
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
Indonesia Pengaruh Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Terhadap Peningkatan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Tanjungkerta Afriani, Dini; Walimah, Ely; Nurwihandani, Wita
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i2.20512

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan teknologi informasi secara strategis di Pelayanan kesehatan tingkat primer berperan krusial dalam peningkatan mutu pelayanan. Namun demikian, penerapan sistem informasi e-Puskesmas belum berjalan secara optimal akibat keterbatasan infrastruktur jaringan, kompetensi sumber daya manusia, serta fungsi pengawasan yang belum maksimal. “Penelitian ini diarahkan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan aplikasi sistem informasi e-Puskesmas terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Tanjungkerta. Pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang digunakan dalam penelitian ini, dengan jumlah sampel sebanyak 97 pasien rawat jalan yang dipilih secara accidental sampling di Puskesmas Tanjungkerta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai penerapan sistem informasi e-Puskesmas dalam kategori cukup (49,5%), sementara tingkat kepuasan pasien berada pada kategori puas (60,8%). Uji statistik membuktikan adanya hubungan yang bermakna antara penerapan e-Puskesmas dan kepuasan pasien, dengan nilai p sebesar 0,001 serta koefisien korelasi 0,694 yang menunjukkan kekuatan hubungan yang tinggi dan positif.Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas penerapan sistem informasi e-Puskesmas berpotensi meningkatkan kepuasan pasien, sehingga diperlukan penguatan infrastruktur jaringan, upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang diiringi dengan monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kata kunci: Sistem Informasi, e-Puskesmas, Kepuasan Pasien, Pelayanan Kesehatan
Gambaran Gangguan Kognitif Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Klinik Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta: A Cross Sectional Study Arisonaningtyas, Dina
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i2.21084

Abstract

ABSTRAK Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik kronis yang dapat menyebabkan komplikasi sistem saraf pusat, termasuk penurunan kognitif. Skrining gangguan kognitif pada pasien DMT2 sering tidak rutin dilakukan, sehingga banyak kasus yang tidak terdeteksi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai gambaran gangguan kognitif pada pasien DMT2 di Klinik BAZNAS Yogyakarta Healthy House. Studi deskriptif cross sectional ini dilakukan terhadap 25 pasien DMT2 yang dipilih melalui stratified random sampling berdasarkan strata usia (<60 tahun dan ≥60 tahun). Fungsi kognitif dinilai menggunakan kuesioner Mini-Mental State Examination (MMSE), dan data dianalisis secara deskriptif serta uji Chi-Square untuk melihat hubungan variabel demografis dengan fungsi kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar partisipan (84%; n=21) memiliki fungsi kognitif normal. Namun, ditemukan 12% (n=3) pasien dengan kemungkinan gangguan kognitif dan 4% (n=1) dengan gangguan kognitif definitif. Analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan dengan gangguan kognitif (p>0,05). Mayoritas pasien DMT2 memiliki fungsi kognitif normal. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya skrining awal dan intervensi yang ditargetkan untuk individu berisiko guna mencegah penurunan lebih lanjut. Kata kunci: Gangguan Kognitif, Diabetes Melitus Tipe 2, Mini-Mental State Examination
Warung Percontohan Sebagai Upaya Meningkatkan Keamanan Pangan Kawasan Wisata Kuliner: Tinjauan Aspek Yuridis Di Pantai Yogyakarta, Indonesia Rustiawan, Asep; Hidayat, M. Syamsu; Suryani, Dyah; Ramdhani, Khairunisa
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i2.21156

Abstract

ABSTRAK Kawasan pariwisata kuliner merupakan pusat penyebaran penyakit bawaan makanan, terutama disebabkan oleh kurangnya protokol keamanan pangan yang memadai. Meskipun telah diterapkan instruksi higiene dan sanitasi secara luas, perubahan perilaku di kalangan penjamah makanan masih terbatas. Penerapan warung makanan percontohan dengan manajemen higiene yang unggul dapat menjadi model untuk peningkatannya. Namun, aspek hukum dan perencanaan ruang dari inisiatif ini—terutama kepemilikan tanah, batas wilayah pesisir, dan perizinan masih sedikit dieksplorasi. Studi ini menganalisis aspek hukum dan regulasi dalam pendirian warung kuliner percontohan di zona pariwisata pesisir Yogyakarta. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui diskusi kelompok terfokus (FGD) multisektoral dan analisis konten tematik menggunakan NVivo. Hasil analisis mengidentifikasi delapan tema utama: (1) Persetujuan bersyarat untuk pendirian warung kuliner; (2) Kompleksitas hukum dan perizinan; (3) Arsitektur; (4) Revitalisasi; (5) Identitas kuliner lokal dan sertifikasi halal; (6) Modal, ekonomi, dan promosi; (7) Kesehatan dan layanan; dan (8) Tantangan lingkungan. Kesuksesan warung percontohan tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi dan kualitas layanan, tetapi juga pada perencanaan ruang yang jelas, kepastian hukum, regulasi yang adaptif, dan penerapan standar kesehatan dan kebersihan. Kerjasama institusional antara pemerintah pusat dan daerah, Keraton Ngayogyakarta, dan masyarakat lokal sangat penting untuk implementasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesehatan. Kata Kunci: Pariwisata Yogyakarta, warung kuliner percontohan
The Relationship Between Nutritional Status And Quality Of Life In The elderly Social Rehabilitation Muslatubun, Amania; Surasno, Diah Merdekawati; Mansyur, Suryani
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i2.21167

Abstract

ABSTRAK Masalah gizi lansia menjadi perhatian penting karena langsung mempengaruhi kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi dan hubungannya dengan kualitas hidup di kalangan lansia yang tinggal di panti rehabilitasi sosial Himo - Himo di Ternate. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitiah semua lansia yang tinggal di panti sosial rehabilitasi sosial pada tahun 2025 yang berjumlah 40 orang subjek sesuai teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan menggunakan kuisioner Mini Nutritional Assessment (MNA) untuk menganalisis permasalahan status gizi lansia, serta kuisioner WHOQL-BREF untuk mengukur kualitas hidup lansia. Analisis statistik menggunakan uji pearson chi-square dengan interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% lansia mengalami malnutrisi, sementara 37,5% memiliki status gizi normal. Kualitas hidup lansia kategori buruk pada 82,5% subjek, dan hanya 17,5% yang kualitas hidupnya baik. Uji pearson chi-square menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dan kualitas hidup (p=0,382). Kesimpulannya, status gizi dan kualitas hidup lansia di panti sosial tidak memiliki hubungan signifikan secara statistik. Disarankan agar pengelola panti dapat melakukan intervensi secara holistik dan terintegrasi utamanya melakukan pemeriksaan kesehatan, dan memberikan dukungan psikologis, sosial dan lingkungan yang nyaman bagi lansia. Kata kunci: Status gizi, kualitas hidup, rehabilitasi sosial, lansia
Peran Faktor Pendukung dalam Hubungan Efektivitas Implementasi dan Kepatuhan Kawasan Tanpa Rokok Iqbal, Wira; Gusti, Aria; Kinanti, Puan Gadih; Tulzahra, Afifah
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i2.21221

Abstract

ABSTRAK Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan kebijakan strategis dalam upaya pengendalian konsumsi tembakau dan perlindungan masyarakat dari paparan asap rokok. Namun, efektivitas implementasi kebijakan ini di tingkat pemerintahan lokal masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efektivitas implementasi kebijakan KTR, faktor pendukung dan penghambat, serta kepatuhan terhadap kebijakan di lingkungan kantor camat. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dengan jumlah responden sebanyak 101 orang, terdiri dari pegawai dan pengunjung kantor camat di Kota Padang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif, bivariat, serta multivariat dengan uji regresi jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas implementasi KTR berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan individu (p < 0,001) dan sebagian pengaruh tersebut dimediasi oleh faktor pendukung seperti pengawasan, sanksi tegas, serta dukungan pimpinan. Faktor pendukung juga memperkuat hubungan antara efektivitas implementasi dan kepatuhan terhadap KTR. Temuan dari pertanyaan terbuka menunjukkan adanya tiga isu utama yang menghambat implementasi KTR, yaitu lemahnya pengawasan, tidak konsistennya penegakan sanksi, dan masih kuatnya budaya merokok di sekitar area kantor. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan kontekstual dan dukungan kelembagaan dalam keberhasilan penerapan kebijakan KTR di instansi publik. Kata kunci: Kawasan Tanpa Rokok, Efektivitas Kebijakan, Kepatuhan, Pengawasan, Dukungan Pimpinan