Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Journal Sawala is published two times a year in April and Oktober. This journal contains scientific articles on Public Administration science written in two languages: Bahasa Indonesia and English. The article is published in form of empirical research, conceptual or theoretical framework or issues related to the Public Administration sciences. Journal Sawala particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and administrations areas. It covers the Administration Development, The Regional Autonomy And Bureaucracy, The State Apparatus, Good Governance, Government, The Decentralisation, Public Services, The Public Management, The Governance And Its Policy, And Any Social Sciences, Politics and Regional Planning.
Articles
341 Documents
Implementasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Daerah Banten Lama Kota Serang
Pakhudin;
Arenawati;
Titiq Stiawati
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4096
The Banten Lama area of Serang City is a cultural heritage area in the heritage complex of the Sultanate of Banten which consists of various kinds of historical relics which are a separate tourist attraction for tourists. So based on the destination of tourist destinations, the local government carried out the development of Old Banten Tourism and the surrounding environment. This study was conducted to determine and analyze the implementation of tourism development in Banten Lama Serang City as a tourist destination. The theory used is the analysis of Edward III (Nawawi, 2009:138). This research uses a qualitative case study approach with a descriptive method. The data analysis technique used is the Miles & Huberman model. The results of this study indicate that the implementation of the Banten Lama Regional Tourism Development Policy, Serang City is still not optimal and the right implementation to be applied in the Old Banten tourism development is that it requires courage and commitment from the Regional Head in implementing the Banten Lama tourism development policy, regional apparatus organizations ( OPD) in regional tourism development in order to reduce sectoral ego so that coordination and communication run effectively, complete the development of tourism support areas (KPW) so that they can be used for structuring traders and tourist parking centers, synchronization and synergy between tourism institutions in carrying out tourism management policies in Banten Lama with directing tourist visits to tourism support areas and stakeholders must sit together in the plan for the establishment of tourism management institutions in Banten Lama.
Model Kolaborasi Pengembangan Geopark Bayah Dome
Mas Moch Fathahillah;
Julianes Cadith
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4394
Geopark adalah wilayah geografis yang memiliki situs warisan geologi terkemuka dan bagian dari konsep holistik perlindungan, pendidikan, dan pembangunan yang berkelanjutan. Geopark tidak hanya mencakup situs geologi, tetapi memiliki batas geografis yang jelas serta sinergitas antara keragaman geologi, hayati, dan budaya yang ada di dalam kawasan tersebut. Masyarakat yang tinggal di dalam lawasan berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model kolaborasi yang sesuai dengan kondisi dalam proses pengembangan Geopark Bayah Dome. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif dilakukan karena penelitian ini membutuhkan informasi yang mendalam dengan tujuan untuk mengidentfikasi peran-peran aktor kolaborasi dalam pengembangan Geopark Bayah Dome. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif agar dapat menentukan Model Kolaborasi Pengembangan Geopark Bayah Dome yang melibatkan banyak stakeholders. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terdapat 8 proses kolaborasi yang terjadi dalam pengembangan geopark boyah dome yaitu : (1) Network Structure, (2) Commitment To Common Purposes, (3) Trust Among Participants, (4) Governance, (5) Acces To Authority, (6) Distributive Accoutability, (7) Acces To Resources, (8) Information Sharing
Efektivitas Inovasi Pelayanan Publik Berbasis E-Government (Simpelin) di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Sukabumi)
Muzni Hanipah;
Lina Aryani
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4619
Ditengah mewabahnya pandemi Covid-19 yang mewajibkan masyarakat selalu menjaga jarak membuat pemerintah khususnya lembaga pemberi pelayanan publik membuat onovasi-inovasi kebijakan di tengah pandemi. Pelayanan publik berbasis online kemudian hadir sebagai solusi dari pelayanan publik yang tetap harus dilakukan ditengah terjadinya pandemi covid-19. Begitupun dengan DISDUKCAPIL Kab. Sukabumi yang membuat inovasi pelayanan online yaitu SIMPELIN (Sistem Pelayanan Online). Dalam pengimplementasiannya, terdapat beberapa permasalahan yang terjadi dalam SIMPELIN yaitu masih banyak masyarakat yang belum mengerti cara penggunaan berbasis online, masih kurang sempurnanya SIMPELIN dalam melakukan pelayanan publik, terjadinya sistem yang error dan jaringan yang tidak stabil. Tujuan dari penelitian ini yaitu peneliti ingin mengetahui bagaimana efektivitas penerapan pelayanan publik berbasis e-government dengan menggunakan Simpelin di DISDUKCAPIL Kab. Sukabumi dengan menggunakan tolak ukur teori efektivitas menurut Gibson Ivancevich Donnelly (2003). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Dengan metode ini penulis memperoleh hasil bahwa pelayanan SIMPELIN sudah berjalan efektif jika di tinjau dari teori Gibson Ivancevich Donnelly (2003), yaitu produksi, efisiensi, kepuasan, keadaptasian dan pengembangan inovasi.
Partisipasi Masyarakat Dalam Penyusunan APBDes di Desa Pait Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2019
Krishno Hadi;
Iradhad Taqwa Sihidi;
Mariano Werefrindus
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4623
This study aims to determine community participation in the preparation of APBDES in Pait Village, Kasembon District, Malang Regency for Fiscal Year 2019. The method used is descriptive with a qualitative approach and analyses data sourced from in-depth interviews, direct observation, literature review, and documentation. The results obtained indicate that community participation in the preparation of the APBDes village income budget is participation through thinking by providing ideas or opinions in the preparation of the Pait Village APBDes what is desired by the community and then considered by the village government in budgeting. Supporting factors are 1) Education level, supporting human resources are expected to be able to provide more substantial proposals, ideas, or opinions about what needs are necessary and urgent 2) The type of work determines what aspirations and participation can be provided through village activities. While the inhibiting factor is that not all proposals submitted by the community through the hamlet or village deliberation forums are accommodated into programs. Overall, it shows that Pait Village residents' level of participation and enthusiasm is very high in every process of preparing the Pait Village APBDes.
Peningkatan Pendapatan Pajak Restoran di Indonesia Dalam Perspektif Collaborative Governance
Baequni Muhammad Arif;
Inayati
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4626
Adanya transaksi menggunakan aplikasi online menimbulkan beberapa permasalahan bagi pemerintah daerah terkait penerimaan pajak restoran yaitu adanya restoran mitra yang hanya menjual makanan secara online tanpa adanya restoran fisik. Masalah lainnya adalah skema bagi hasil yang diterapkan oleh pemilik aplikasi online (misalnya, Gojek dan grab) ke restoran mitra. Skema ini menyebabkan beberapa restoran menaikkan harga pemesanan online mereka. Di sisi lain, basis pajak dari pajak restoran adalah harga pesanan offline, sehingga penjual membayar jumlah pajak yang lebih kecil dari yang seharusnya. Masalah ketiga, adanya pembayaran melalui e-wallet, memungkinkan wajib pajak melaporkan omzet lebih kecil dari beban sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana cara meningkatkan penerimaan pajak restoran dengan aplikasi online. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari berbagai literatur seperti buku dan artikel. Hasil dari penelitian ini berupa beberapa alternatif solusi, antara lain pemeriksaan oleh Badan Pendapatan Daerah, bekerjasama dengan instansi Pemerintah Pusat, dan yang utama adalah tata kelola kolaboratif dengan pemangku kepentingan untuk menyelesaikan transaksi menggunakan aplikasi online.
Analisis Inovasi Program Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Serang
Agus Lukman Hakim;
Haryo Setyoko;
Miftah Faiz Ali;
Nopi Andayani;
Maya Oktaviani
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4755
Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar pada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Serang berupaya melakukan pemuliahan dengan melakukan program pemberdayaan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi inovasi program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan perangkat daerah Kabupaten Serang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Beberapa kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Serang yang relevan sesuai kebutuhan adalah : a. Pembinaan cabang olahraga yang terintegrasi dengan kompetisi olahraga di tingkat kabupaten/ kecamatan/ desa. b. Pembangunan pariwisata berkelanjutan (suistainable tourism development) dan pembangunan pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism development). c. Program inovasi teknologi (Teknologi Tepat Guna), serta mengkolaborasi sektor pertanian desa dengan sektor industri. d. Pengembangan skema insentif bagi pihak individu/ komunitas yang malakukan perbaikan lingkungan e. Program Petani Millenial (Benchmark Provinsi Jawa Barat) f. Pengembangan Kota/ Desa Kreatif Secara umum inovasi program perlu memanfaatkan dan beradaptasi pada potensi lokasi dan pemanfaatan perkembangan teknologi digital 4.0.
Penerapan Aplikasi Sicantik Cloud Terhadap Pelayanan di DPMPTSP Banda Aceh
Hanivi Yanti;
Sri Wahyu Handayani
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4758
E-government has become the most important thing in a government agency to support the progress of the agency and improve services. DPMPTSP Banda Aceh then launched the SiCantik Cloud application created by the Ministry of Communication and Information to make it easier to manage permits. The SiCantik Cloud application is an innovation of licensing and non-licensing services with an online system. This study aims to analyze the impact of the SiCantik Cloud application on services and to find out the obstacles that occur during its implementation. This study uses a qualitative descriptive method conducted at the DPMPTSP Banda Aceh, Aceh Province. Collecting data through interviews, observation, and documentation. Determination of informants using purposive sampling and accidental sampling methods. The data were analyzed by means of reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of the SiCantik application at the Banda Aceh DPMPTSP is quite good and effective, where users of the SiCantik Cloud application, both employees and the community, are greatly helped both in terms of service which is easy and fast. However, the network is still lacking because the traffic load is too high, so the application is often slow and has errors. Then there are also people who have not been able to access the application due to lack of understanding and no face-to-face socialization by the manager. The data information generated is trusted and data security is maintained (trusted), users and beneficiaries strongly support the use of this beautiful application. So it can be concluded that although there are still various obstacles in the use of this application, they do not have a big impact on the effectiveness, transparency, accountability, and efficiency in the use of the SiCantik Cloud application at the Banda Aceh DPMPTSP.
Kebijakan Pengembangan Usaha Kelompok Tenun Tradisional di Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima
Rifai Ahmad;
Junaidin Junaidin;
Taufik Irfadat
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4777
This study aims to determine the level of development of the traditional weaving group activities in Monta Baru Village, while the data collection techniques are interviews, observation, and documentation. Then the results of the research are the efforts of the new monta village government to develop a traditional weaving business which is given to 3 (three) groups in the new monta village with a total budget of Rp. 60,000,000, - with the division that each group gets a budget of Rp. 20,000,000,- with the stimulation of this fund, it can provide sufficient capital injection for the weaving group in the village of Monta Baru. A sheet of sarong takes 3 (three) days, this is because the production process is still traditional and requires a high level of focus and precision. The production of a sheet of sarong takes a long time and varies as the difficulty level gets higher. Marketing is still carried out between individual buyers and bought up by clothing sellers, sometimes marketing is done by means of social gathering. Village Head Regulation Number 4 of 2018 concerning improving the competence of weaving groups.
Realizing the City of Education Vision in The Study of Inclusive Education Policy Implementation in Metro City
Yuditya Wardhana Wardhana;
Syeni Syeni;
Ari Gusnita
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4809
Inclusive education is an education policy program that provides opportunities for children with special needs or disabilities to be accessible in regular schools. The problems faced by the Metro City government in carrying out inclusive education are the lack of standardization of facilities and infrastructure in the management of inclusive education in regular schools, limited accessibility for children with special needs in getting education, low understanding of educators in schools regarding children with special needs, and there is no special budget from the Metro City government that supports inclusive education, so that when the implementation of the policy can not be said to be successful, while the Metro City Development Vision is the Realization of an Educated City. The method used in this research is a qualitative approach. The results of this study indicate that inclusive education has not been implemented optimally because there are still many obstacles and obstacles in its implementation. Therefore, maximum effort is needed in implementing inclusive education with good cooperation and coordination between institutions and policy implementing institutions.
Implementasi Rehabilitasi Sosial Dasar Bagi Penyandang Disabilitas Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Dinas Sosial Kota Sukabumi
Meisyahida Nur Asriansyah;
Rizki Hegia Sampurna;
Dine Meigawati
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sawala Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v10i1.4838
Penyandang disabilitas termasuk ke dalam kelompok minoritas yang tentunya perlu mendapatkan pelayanan dan perlindungan khusus yang diberikan baik itu oleh pemerintah maupun masyarakat. Saat ini, dengan dihadapkannya pandemi Covid-19 membuat penyandang disabilitas menjadi kelompok yang memiliki kerentanan dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan individu lainnya. Langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk tetap dapat memperhatikan kelompok minoritas yaitu dengan adanya program rehabilitasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan rehabilitasi sosial dasar bagi penyandang disabilitas pada masa pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya pelaksanaan rehabilitasi sosial dasar bagi penyadang disabilitas pada masa pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Sukabumi belum optimal karena adanya refocusing anggaran yang menyebabkan rehabilitasi sosial dasar ini lebih memprioritaskan pada aspek pemenuhan kebutuhan dasar yang terdiri atas pemberian permakanan dan penyediaan sandang, serta akses pelayanan kesehatan yang diantaranya yaitu memfasilitasi penyandang disabilitas untuk mendapatkan vaksinasi. Selanjutnya, apabila dilihat dari dimensi komunikasi, disposisi, struktur birokrasi sudah dilaksanakan dengan baik, akan tetapi apabila dilihat dari dimensi sumber daya manusia Dinas Sosial Kota Sukabumi belum mempunyai Tenaga Kerja Sosial Pendamping Disabilitas (TKSPD).