cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Educatio
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : 19083224     EISSN : 25279998     DOI : -
Core Subject : Education,
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
ORGANISASI DAN HUBUNGAN KERJA NELAYAN TANJUNG LUAR LOMBOK TIMUR Fadly Husain
Educatio Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v4i1.37

Abstract

Penelitian Organisasi dan Hubungan Kerja Nelayan Tanjung Luar Lombok Timur (Suatu Kajian Antropologi). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui organisasi dan hubungan kerja nelayan, mengetahui system perekrutan anggota atau anak buah nelayan, mengetahui bentuk dan sifat hubungan kerja nelayan yang ada serta untuk mengetahui system pengupahan nelayan. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Lokasi penelitian tersebut ditentukan secara purposive menurut pokok permasalahan penelitian yang dirumuskan. Data kualitatif akan dikumpulkan melalui wawancara mendalam (In-depth Interview) dan pengamatan terlibat (Observation participation). Dalam penelitian ini pengolahan dan analisis data dilakukan secara bersamaan dalam sebuah proses yang dilakukan secara terus menerus sejak pengumpulan data dilakukan khususnya dalam proses pengorganisasian, pemilihan dan kategorisasi antara data dalam bentuk uraian naratif atau thick description. Komunitas nelayan Lungkak merupakan komunitas nelayan yang  bertipe penagkap dan pemburu ikan. Mereka menggunakan strategi ini untuk mendapatkan hasil ikan yang lebih banyak. Tipe ini merupakan tipe konvensional dari masyarakat nelayan pada umumnya. Nelayan Lungkak menggunakan berbagai system teknologi dalam menangkap dan berburu ikan. Seperti menggunakan berbagai jenis dan tipe perahu dan alat  tangkap. Dengan tipe nelayan penangkap dan pemburu ikan ini komunitas nelayan Lungkak  menciptakan organisasi dan hubungan kerja nelayan yang tangguh untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan laut. Organisasi sosial tradisional yang terdapat pada nelayan Lungkak hamper sama dengan komunitas nelayan yang ada di Indonesia yaitu mengenal konsep patrin client. Pada komunitas nelayan  Lungkak dikenal Ponggawe (bos) dan Sabi (anak buah/tenaga kerja). Selain itu terdapat pula pembagian tugas antara juragan/bos dan anak buah. Pembagian tugas ini mulai dari sebelum melaut atau masa persiapan, pelaksanaan aktivitas penangkapan ikan serta aktivitas setalah pulang dari laut. Pada komunitas nelayan Lungkak seorang punggawe biasanya merekrut seorang sabi karena faktor keluarga. Seorang punggawe merekrut sanak keluarganya sendiri sebagai sabi. Sistem bagi hasil pada masyarakat nelayan Lungkak Tanjung Luar biasa juga disebut dengan sadoh. Sadoh merupakan merupakan aturan penghitungan bagi hasil setiap nelayan sehabis melaut. Kata Kunci: Organisasi Sosial, Hubungan Kerja, Patron-Client
Pengembangan Panduan Teknik Mendongeng Untuk Meningkatkan Disiplin Diri Anak RA/PAUD/TK Nurhayati Nurhayati; Faijin Faijin
Educatio Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v14i2.1555

Abstract

The purpose of this study is to produce a storytelling guide to improve the self-discipline of RA / PAUD / TK students who have fulfilled the theoretical and practical aspects of acceptance. The development of storytelling guidelines to improve the self- discipline of RA / PAUD / TK students is an adaptation of the Borg Gall (1983) research and development model, which was modified into three stages: 1) phase I: assessment and literature study, 2) phase II product development: formulating competency goals and standards, compiling indicators, compiling initial drafts, 3) phase III (testing): product validation (guidance and counseling expert, instructional media development expert, user), and effectiveness testing in limited fields. Data collection instruments used were: product assessment questionnaire and self-discipline checklist. Quantitative data were analyzed by non-parametric statistics, while input / criticism / suggestions from experts were analyzed by qualitative descriptive analysis. The results of the assessment of theorists and user experts, of the storytelling guide to improve the self-discipline of RA / PAUD / TK students, have fulfilled the theoretical and practical acceptability element. The results of field trials show that this practical and effective storytelling guide is used to improve self-discipline.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Baiq Fitri Rahmawati
Educatio Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v8i2.5

Abstract

Dewasa ini, motivasi belajar mahasiswa sangat rendah. Rendahnya motivasi belajar mahasiswa akan berdampak pada proses dan hasil belajar mengajar. Proses belajar mengajar tidak kondusif dan kemampuan mahasiswa pun juga menjadi rendah. Oleh karena itulah penelitian ini akan dicobakan untuk menerapkan model pembelajaran berbasis masalah yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan mengacu pada model yang dikembangkan oleh Kemmis Taggart yang meliputi kegiatan:  perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimana siklus pertama adalah pelaksanaan tindakan dan siklus kedua adalah perbaikan. Dari hasil pelaksanaan tindakan siklus satu diperoleh tingkat motivasi belajar mahasiswa dengan skor 3,44 dari hasil angket dan 42,5% dari hasil observasi, serta kemampuan berpikir kritis mahasiswa sebesar 61,6%. Pada siklus dua diperoleh tingkat motivasi belajar sebesar 3,9 dari hasil angket dan 62,5% dari hasil observasi, sementara tingkat kemampuan berpikir kritis mahasiswa diperoleh skor 70%. Dengan demikian, maka penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN SETTING KOOPERATIF GI TERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN EVALUASI HASIL BELAJAR Andi Sulastri
Educatio Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v7i1.127

Abstract

Penelitian ini berfokus pada efektifitas Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Setting Kooperatif GI terhadap peningkatan Aktivitas dan Hasil belajar mahasiswa pada perkuliahan Evaluasi Hasil belajar di program Studi Pendidikan  Ekonomi STKIP Hamzanwadi Selong. Tujuan penelitian ini yaitu  Untuk mengetahui efektivitas penerapan  Model pembelajaran Berbasis Masalah dengan settting kooperatif GI terhadap peningkatan Aktivitas dan hasil belajar mahasiswa pada perperkuliahan Evaluasi Hasil Belajar di program studi Pendidikan Ekonomi. Prosedur penelitian yaitu dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus dengan 4 tahap yaitu Perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan Refleksi. Subyek penelitian adalah mahasiswa yang mengampu matakuliah Evaluasi Hasil Belajar semester IV kelas C dengan jumlah 27 orang . Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan metode tes untuk Hasil belajar dan Observsi untuk mengamati peningkatan aktivitas belajar mahasiswa.  Hasil penelitian terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II untuk hasil belajar adalah dari 55,56% (cukup) menjadi 81,48,% (Tinggi), ini berarti mahasiswa telah dapat menyelesaikan tes/tugasnya dalam memecahkan masalah dengan meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya tanpa mendapat bantuan dosen sebesar 81,48%.atau 22 orang dengan nilai B, dan  hanya 2 orang siswa atau sebesar 7,41% siswa saja menyelesaikan tugasnya dengan baik tetapi dengan bantuan dosen,  diberikan nilai C. Sedangkan mendapatkan nilai sangat tinngi sebanyak 3 orang atau 11,11%  dengan nilai A yang mendapatkan nilai sangat tinggi,mahasiswa tersebut dapat menyelesaikan tes/tugas yang diberikan oleh dosen tanpa bantuan yang begitu banyak karena mahasiswa tersebut tergolong aktif dan cepat memahami dan mengerti penjelasan dosen dan lebih aktif dalam mencari bahan materi yang terdapat di literatur yang mereka bawa /dipinjam di perpustakaan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Kooperatif GI,  Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT SASAK (PENDEKATAN PRAGMATIK) Muhammad Jaelani Alpansori; Herman Wijaya
Educatio Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v9i2.72

Abstract

Folklore is a literary work or have lived life and thrive in a society that is transmitted orally from one generation to the next. Because the story passed down orally often get additional variations of the speaker or the story. A folk story will be told in the same version or a different way though the contents of the same story. This study intends to explore the meaning and value of character education contained in folklore Sasak to be disseminated to the younger generation and the Sasak. This research is descriptive research kaulitatif with a pragmatic approach to the four stages, namely (1) data collection phase, which collects all the data related to the problems that have been formulated in the study, which is a collection of folklore Sasak, and conduct interviews with informants, (2) a data reduction step, namely the activities of selecting data in accordance with the object of study in research, (3) the stage of presentation of the data, which compile information or data regularly and detailed to be easily understood and analyzed, (4) the stage of drawing conclusions, namely activities formulate conclusions from the data obtained. This study mendeskrifsikan the meaning and value of character education contained within the story Sasak. Given a message or value of character education delivered by the author to have a role in shaping the educational value of character readers. Cerita rakyat adalah karya sastra yang hidup atau pernah hidup dan berkembang dalam sebuah masyarakat yang ditularkan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena diwariskan secara lisan seringkali ceritanya mendapatkan variasi atau tambahan si penutur cerita tersebut. Sebuah cerita rakyat yang sama akan diceritakan dalam versi atau cara yang berbeda meskipun isi ceritanya sama. Penelitian ini bermaksud menggali makna dan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Sasak untuk disebarluaskan kepada generasi muda dan masyarakat Sasak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kaulitatif dengan pendekatan pragmatik dengan empat tahap, yaitu (1) tahap pengumpulan data, yaitu mengumpulkan semua data yang berkaitan dengan masalah-masalah yang telah dirumuskan dalam penelitian, yaitu kumpulan cerita rakyat Sasak, serta melakukan wawancara dengan informan, (2) tahap reduksi data, yaitu kegiatan memilih data yang sesuai dengan objek kajian dalam penelitian, (3) tahap penyajian data, yaitu menyusun informasi atau data secara teratur dan terperinci agar mudah dipahami dan dianalisis, (4) tahap penarikan simpulan, yaitu kegiatan menyusun simpulan dari data yang sudah diperoleh. Penelitian ini mendeskrifsikan makna dan nilai pendidikan karakter yang terkadung dalam cerita Sasak. Mengingat pesan atau nilai pendidikan karakter yang disampaikan oleh pengarang memiliki peran dalam membentuk nilai pendidikan karakter pembacanya. Keywords: Values, Education, Character, Story Sasak. Kata Kunci : Nilai, Pendidikan, Karakter, Cerita Sasak.
Pengembangan Bahan Ajar Flip Book Kontekstual Berbasis Android Pada Materi Akuntansi Persediaan Gifar Fahrezi; Susanti Susanti
Educatio Vol 16, No 1 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v16i1.3550

Abstract

This development research aims to create teaching materials in the form of a contextual flip book on financial accounting subjects, especially Android based inventory accounting materials for Vocational High School class XI for competency in institutional accounting and financial expertise. The development of this flip book was tested by material experts, language experts, and graphic experts, and tested on 20 participants, namely students from class XI accounting and financial institutions at SMKN 1 Geger Kab. Madiun. The development research model used is 4D by Thiagarajan which consists of the define, design, develop stages without the dissemination stage. The analysis technique used in this research is descriptive qualitative and quantitative. The results of the validity analysis obtained the material feasibility of eighty five point two percent, language feasibility of ninety four point three percent and graphics of eighty seven point one percent with an average result of expert validation of eighty eight point eighty seven percent with the predicate very feasible. . The average result of student responses is ninety five point six percent with the very good category. So that the inventory accounting teaching materials developed with a contextual approach are very suitable for use in learning activities.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI GROUP INVESTIGASI DAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR DAN AKTIVITAS SISWA Edy Waluyo
Educatio Vol 6, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v6i2.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan prestasi belajar antara siswa dengan menggunakan metode Pemecahan Masalah  dan grup investigasi, 2) Perbedaan prestasi belajar antara siswa dengan aktivitas  tinggi dan rendah, 3) Perbedaan prestasi belajar antara siswa dengan kemampuan berpikir tinggi dan rendah, 4) Interaksi antara penggunaan metode Pemecahan  masalah dan grup investigasi dengan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar, 5) Interaksi antara penggunaan metode Pemecahan Masalah dan grup investigasi dengan kemampuan berpikir terhadap prestasi belajar, 6) Interaksi antara aktivitas belajar dengan kemampuan berpikir terhadap prestasi belajar, 7)  Interaksi antara penggunaan metode Pemecahan Masalah dan Grup Investigasi dengan aktivitas belajar dan kemampuan berpikir terhadap prestasi belajar. Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling, dengan satu kelas diberikan perlakuan pembelajaran GI  dan satu kelas diberikan perlakuan pembelajaran Pemecahan Masalah.`Analisis data dengan menggunakan Anava tiga jalan dengan taraf sifnifikasi 5%. Dari analisis data diperoleh : 1) Terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa dengan menggunakan metode pemecahan masalah dan grup investigasi, 2) Tidak terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa dengan aktivitas  tinggi dan rendah,  3) Tidak terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa dengan kemampuan berpikir tinggi dan rendah, 4) Tidak terdapat interaksi antara penggunaan metode pemecahan masalah dan grup investigasi dengan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar, 5) tidak terdapat interaksi antara penggunaan metode pemecahan masalah dan grup investigasi dengan kemampuan berpikir terhadap prestasi belajar, 6) tidak terdapat  interaksi antara aktivitas belajar dengan kemampuan berpikir terhadap prestasi belajar, 7)  tidak terdapat interaksi antara penggunaan metode pemecahan masalah dan grup investigasi dengan aktivitas belajar dan kemampuan berpikir terhadap prestasi belajar.
Pola Pembinaan Keluarga Harmonis di Desa Binaan Huldia Syamsiar; Khairul Rizal
Educatio Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v12i2.1444

Abstract

The purpose of this study was to be able to find out how the form of harmonious family formation patterns in the village of Pesanggrahan, Montong Gading District. The method in this study is a qualitative research method with a descriptive approach. Informants in the study used Purposive Sampling methods by using Purposive Sampling. Based on the research conducted, it was obtained the result that the Harmonious family development program was a program proposed by the village community and fully supported by the Pesanggrahan village government, the hard work of the village government in the structured guidance in all aspects in each formation was able to present a harmonious family in the village of Pesanggrahan, there is an impression of the success of the Persanggrahan village government in managing the social structure of the local community. This is evidenced by the many awards received by Pesanggrahan Village thanks to the formation and condition of the community who can participate maximally in every village government program through entrepreneurship development activities, rotating lessons in each Kadus in Pesanggrahan Village and education for newly married good families and those who have long been married about family life with good and true through BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), and BKL (Bina Keluarga Lansia)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS, MOTIVASI BELAJAR, DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTS. MU’ALIMAT NW PANCOR zalia puspita; Marlina Hadiana
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.157

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara simultan, model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, dan hasil belajar IPS siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Data penelitian dikumpulkan dengan tes kemampuan berpikir kritis, angket motivasi belajar, dan tes hasil belajar IPS siswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaarn berbasis masalah terhadap kemampuan berfikir kritis siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. (2) Terdapat pengaruh model pembelajaarn berbasis masalah terhadap motivasi belajar siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. (3) Terdapat pengaruh model pembelajaarn berbasis masalah terhadap hasil belajar IPS  siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. (4) Terdapat pengaruh secara simultan penerapan model pembelajaarn berbasis masalah terhadap kemampuan berfikir kritis siswa, motivasi dan hasil belajar IPS  siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. Kata kunci: model pembelajaran berbasis masalah, kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, hasil belajar IPS.
PENGGUNAAN PENDEKATAN KONSELING RATIONAL EMOTIV BEHAVIORAL THERAPY MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL UNTUK MENGATASI SISWA YANG MENGALAMI KESURUPAN DI SMAN 2 AIKMEL Nusuki Nusuki
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v9i1.51

Abstract

Jenis  penelitian  ini  adalah  kualitatif  deskriptif  yang  bertujuan  untuk  mengetahui penggunaan pendekatan tehnik Rational Emotiv Behavioral Therapy melalui layanan konseling indivual dalam mengatasi siswa  yang mengalami kesurupan di SMAN 2 Aikmel. Salah satu penyebab kesurupan adalah pemikiran mereka yang tidak rasional yang  menimbulkan  tekanan  emosional  yang  berakibat  pada  kelelahan  fisik  dan pingsan.  Dalam  penelitian  ini,  penulis  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif deskriftip  dengan  tehnik  pengumpulan  data  menggunakan  observasi,  wawancara yang  berupa  hasil  kesimpulan  konseling  idividual  4  orang  siswa    yang  mengalami kesurupan  dan  dokumentasi  hasil  konseling.  Hasil  yang  diperoleh  setelah  siswa mengikuti  proses  konseling  yaitu  pikiran;  perasaan;  dan  perilakunya  yang  irrasional berangsur-angsur berkurang. Hal itu terbukti klien telah menunjukkan perubahan dengan biasa mengatasi emosinya ketika menghadapi masalah

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 20 No 1 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 2 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 2 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 1 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17 No 2 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 1 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 2 (2020) Vol 15, No 2 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 1 (2020) Vol 15, No 1 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 14, No 2 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 1 (2009) Vol 4, No 1 (2009) More Issue