cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Educatio
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : 19083224     EISSN : 25279998     DOI : -
Core Subject : Education,
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
Menumbuhkan Budaya Baca Mahasiswa Melalui Program Literasi Sepuluh Menit Sebelum Perkuliahan Muhammad Zakia Firdaus; Sukiman Sukiman
Educatio Vol 15, No 2 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v15i2.2804

Abstract

This study aims to describe the reading culture of students through a literacy program ten minutes before lectures. The research method used is qualitative research. Research subjects, Indonesian Language Education students in semesters one, three, and five. Collecting data to determine the reading culture of students through observation, interviews, and questionnaires. Based on the results of data collection conducted on Indonesian Language Education students, Billfath University, the following data were obtained: reading culture among sixth semester students was 58% of the total 46 students. In the third semester students the reading culture level of students is 93.75% of the total number of 20 students. The reading culture in first semester students is 65% of the total number of students 46. Thus, the literacy program ten minutes before lectures is able to foster a reading culture in students. This can be seen when the literacy program has not been implemented ten minutes before lectures. In terms of reading the most students read, namely: 65% of students read journal articles with the theme of education / teaching, 20% of students read language journal articles, and 15% of students read literary journals.
PENGEMBANGAN BAHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD BERACUAN KONSTRUKTIVISME DENGAN MODEL GROUP INVESTIGASI DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Edy Waluyo
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v9i1.19

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah saat ini masih berorientasi pada guru bukan pada siswa. Pembelajaran matematika dikelas perlu ditekankan pada keterkaitan antara konsep konsep matematika dengan pengalaman anak sehari hari. Tujuan dari penelitian tahun pertama ini adalah  (1) Untuk mengetahui Deskripsi kebutuhan adanya model rancangan pembelajaran, strategi penyampaian pembelajaran dan pedoman evaluasi pembelajaran matematika   Kelas V Sekolah Dasar di kabupaten Lombok Timur,(2) Menyusun draf bahan ajar matematika kelas V Sekolah Dasar beracuan konstruktivisme dengan model Group Investigasi. Rancangan penelitian pada tahun pertama adalah survey pada 12 kecamatan dan masing masing kecamatan secara random diambil 3 Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan adalah angket yang dikenakan pada guru guru matematika  dan siswa kelas V. Berdasarkan hasil survei terhadap karakteristik siswa dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat 72% siswa aktif dalam pembelajaran matematika di kelas, (2) Terdapat 92% siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah-masalah yang sifatnya non rutin, (3) Terdapat 95% siswa lebih tertarik belajar matematika apabila materi matematika dikaitkan dengan permasalahan sehari-hari, (4) Terdapat 93% siswa belum mampu berpikir kritis dalam memecahkan masalah matematika. Survey terhadap kompetensi guru diketahui bahwa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, diketahui 84% guru menjelaskan konsep matematika dengan menekankan pada pentingnya keterampilan berhitung, dan rumus-rumus matematika, 86% guru  menjelaskan konsep matematika berdasarkan tema-tema yang ada dalam silabus, 92% guru memberikan latihan soal matematika yang mempunyai satu jawaban benar, dan  79 % guru kesulitan dalam menemukan permasalahan sehari-hari yang sesuai dengan materi matematika yang diajarkan. Sedangkan Survey terhadap perangkat pembelajaran guru diperoleh 49% guru kesulitan mendapatkan buku yang sesuai dengan kurikulum matematika yang berlaku, 95 % guru menggunakan RPP dalam  pembelajaran, 97% guru menggunakan LKS dalam pembelajaran, 72% guru menggunakan alat peraga dalam pembelajaran, dan 65% guru menggunakan komputer dalam pembelajaran.
IMPELEMENTASI KONSEP MAKSIM DALAM MENILAI KEJUJURAN KOMUNIKASI ANTARA DOSEN DAN MAHASISWA Zainul Muttaqin; Herman Wijaya
Educatio Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v11i2.1315

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (a) untuk mengetahui maksim apa saja yang dilanggar oleh mahasiswa dan dosen STKIP hamzanwadi selong dalam berkomunikasi, (b) menjelaskan implementasi konsep Maksim dalam menilai kejujuran komunikasi Dosen dan Mahasiswa di STKIP Hamzanwadi Selong.Lokasi penelitian dilakukan di kampus STKIP Hamzanwadi Selong dengan sampel penelitian adalah 30 mahasiswa dan 3 dosen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini statistik deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Data nilai kejujuran (awal dan akhir) dianalisis menggunakan T-Test tipe Paired Samples Test, sedangkan data nilai kejujuran menggunakan T-Tes tiap Independent Samples Test.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa maksim yang sering dilanggar oleh Dosen dan Mahasiswa PGSD pada tahap verbal yaitu maksim kualitas dan cara dari empat maksim yang ditawarkan Grice. Berdasarkan uji Normalitas tingkat kejujuran komunikasi Mahasiswa PGSD dengan rerate 0,56 berkatagori “cukup jujur” pada kelas A,B da C pada interval skors 0,30-0,70.  Berdasarkan sebaran angket kejujuran dosen MKU BI yang mengajar di PGSD ditemukan tingkat kejujuran yang berbeda-beda yaitu dosen SD 66,67 % dengan indeks interval skor 0,67 yang berkatagori “cukup jujur”, kemudian dosen HY 80% dengan indeks intervalskor 0,80 yang berkatagori “jujur”, dan dose NE 73.33% dengan indeks interval skor 0,73 yang berkatagori “jujur” dengan rerate ketiga dosen yaitu 73.33. Implementasi konsep maksim nilai kejujuran komunikasi antara dosen dan mahasiswa PGSD pada pembelajaran MKU BI sudah memenuhi prinsip kerjasama maksim dengan tingkat kejujuran yang cukup baik.
The Effectiveness of Personal Dilemma Technique on Teaching Speaking Skill for EFL Learners Maman Asrobi
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.142

Abstract

This study aims at investigating the effectiveness of personal dilemma technique on teaching speaking skill for EFL learners. Designed as pre-experimental research with pretest-posttest design, it examined a sample of first semester of English department of STKIP Hamzanwadi Selong in the school year 2014-2015. Random sampling technique was used in determining the sample of the study. Speaking test and analytical scoring rubric were the instruments used to collect the data. Then the data were analyzed by using descriptive statistic and paired sample t-test to test the hypothesis. The result of descriptive statistic analysis revealed that personal dilemma technique is effective for teaching speaking for EFL learners since the mean score of posttest 71.85 was higher than mean score of pretest 61.28. While for hypothesis testing by using paired sample t-test at significance (2-tailed) value level was .000, it was lower than .05. So, it means that the hypothesis of this study was accepted. In other word, personal dilemma technique was significantly effective in improving students’ speaking ability of the first semester students of English department of STKIP Hamzanwadi Selong in the school year 2014-2015.
PENGARUH PEMBELAJARAN QUANTUM DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS IV SDN 3 PANCOR Deni Siregar
Educatio Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v5i1.116

Abstract

This study aims to determine the effect of Quantum learning on learning motivation and mastery of science concepts of fourth grade students. This study was an experimental research conducted at SDN 3 Pancor, involving 60 students. The control group was 30 students of IV B class, the experimental group was 30 students of IVC class. The class were determined using random sampling technique. Quantum Learning is the independent variable, learning motivation and mastery of science concepts are as the dependent variables. The data were collected using questionnaire and mastery of science concepts test. The data were analyzed using Manova with the assistance of SPSS 16.0 for Windows. The result of the analyses shows that: (1) there is a significant difference in learning motivation between students learning using quantum learning and those using conventional learning (F = 26.47, p 0.05), (2) there are significant differences between the science concept mastery between students learning using quantum learning and those using conventional learning (F = 26.36, p 0.05), (3) there are significant differences in learning motivation and mastery of science concepts between students learning using quantum learning and those using conventional learning (F = 26.14, p 0,05). Quantum learning can be said to affect student motivation and the mastery of science concepts. Keywords: Quantum Learning, learning motivation, and mastery of science concepts
PENGARUH KOMUNIKASI KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Hasbullah Hasbullah
Educatio Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v8i2.10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi keluarga terhadap prestasi belajar matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel diambil sebanyak 102 orang siswa dengan teknik acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket langsung kepada sampel. Analisis data menggunakan statistika deskriptif seperti mencari mean, median, modus, standar deviasi, dan statistika inferensial yaitu untuk mencari koefisien korelasi sederhana dan  yang dilanjutkan dengan uji signifikansi koefisien korelasi dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif komunikasi keluarga  terhadap prestasi belajar matematika siswa dengan skor koefisien korelasi sederhana r =  0,762 yang signifikan dengan thitung (11,777) ttabel (2,42) pada a = 0,05. dan skor koefisien determinai = 58,1%. yang berarti bahwa kontribusi komunikasi keluarga  prestasi belajar matematika siswa sangat besar.
Pengembangan Bahan Ajar Ekonomi Berbasis Komik Terhadap Teori Permintaan dan Penawaran baiq yuliana rizkiwati; Huzain Jailani
Educatio Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v13i2.1073

Abstract

Research and development objectives are: 1) to produce teaching materials based economy comic who will survive and be used for the subsequent years 2) determine the feasibility of teaching materials based economy comic developed by an expert assessment of visual design, subject matter experts, and expert teaching materials, 3) determine the response validator experts and students to the teaching material based economy comics that have been developed, and 4) determine the effectiveness of teaching materials developed comic-based economy. This type of research is the development of research with Borg and Gall models that have been modified into an eight-step development. Data were collected by questionnaires and tests. The results showed that the comic book-based teaching materials economy is very appropriate to use, as evidenced by a score of votes matter experts 81.81% (decent), design expert at 81.33% (decent), and field trials of 79.57% (feasible). Products developed tested on 25 students. The analysis is Paired Sample T-Test through SPSS 19, which showed sig. (2-tail) of 0.00 (less than 0.05) that there are significant differences between the pretest and posttest. 
Pengaruh Metode Eksperimen Dan Inkuiri Terbimbing Berbasis Observasi Gejala Fisis Dan Sikap Ilmiah Terhadap Kemampuan Analisis Siswa Tsamarul Hizbi
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.161

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di MA Muallimat NW Pancor tahun pembelajaran 2014-2015, bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis observasi gejala fisis melalui metode eksperimen dan inkuiri terbimbing terhadap kemampuan analisis siswa, 2) Pengaruh sikap ilmiah terhadap kemampuan analisis siswa, 3) Pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap kemampuan analisis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan factorial design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI yang terdiri dari 3 kelas, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA1 dan XI-IPA2 yang diambil dengan teknik Cluster random Sampling. Teknik pengumpulan data kemampuan analisis siswa menggunakan metode tes obyektif pilihan ganda berjumlah 20 soal. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji variansi dua jalur. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat; 1) Terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis observasi gejala fisis melalui metode eksperimen dan inkuiri terbimbing terhadap kemampuan analisis siswa, 2) Tidak terdapat pengaruh sikap ilmiah terhadap kemampuan analisis siswa, 3) Terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap kemampuan analisis siswa. Kata kunci:    Pembelajaran berbasis observasi gejala fisis, metode eksperimen, Inkuiri Terbimbing, kemampuan analisis dan Fluida.
PERAN KULTUR SEKOLAH DAN PROFESIONALISME GURU IPS UNTUK MENGEMBANGKAN SOFT SKILL SISWA DI SMPN I GALUR KULON PROGO Bambang Eka Saputra
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i1.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran kultur sekolah dan profesionalisme guru IPS untuk mengembangkan Soft skill siswa dalam belajar IPS di SMPN I Galur Kulon Progo.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Guru IPS di SMPN I Galur Kulon Progo. Objek penelitian ini adalah kultur sekolah, profesionalisme guru dan soft skill siswa di SMPN I Galur Kulon Progo.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dianalisis dengan mereduksi, mengklasifikasikan, menginterpretasikan dan memverifikasi data yang diproleh dari lapangan. Adapun tenik keabasahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber data. Kultur sekolah yang mencakup nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, slogan-slogan atau moto, kebiasaan-kebiasaan, dan upacara-upacara di SMPN I Galur Kulon Progo dapat dilaksanakan dengan baik pada warga sekolah. Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru-guru, TU ikut mengembangkan kultur sekolah  dengan secara terus menerus sehingga dapat mempengaruhi  Soft skill seluruh siswa di SMPN I Galur Kulon Progo. Siswa yang mempunyai Soft skill baik biasanya kelihatan dari budi pekertinya. Siswa yang mempunyai Soft skill tinggi mampu mengontrol emosinya dan pikiran, itu tergambar dalam budi bahasanya, dalam caranya berkomunikasi, perilakunya tidak grusa grusu, dan perbuatan atau berintegritas tinggi, tenggang rasa dan toleransi tinggi. Profesionalisme guru IPS didalam pembelajarannya dapat memberikan peran yang positif dalam mengembangkan softskill siswa melalui kegiatan belajar baik didalam dan di luar kelas yang berupa kegiatan diskusi, memecahkan masalah, dan mengerjakan tugas secara berkelompok sehingga dapat mengembangkan interaksi antara satu siswa dengan siswa yang lainnya didalam mata pelajaran IPS. Kata kunci:Kultur Sekolah, Profesionalisme Guru IPS, Pengembangan Soft Skill Siswa.
PENERAPAN PEMBELAJARAN NILAI-NILAI YANG TERINTEGRASI DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA Harry Soeprianto
Educatio Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v4i2.42

Abstract

Mathematics was giving contribution on tehnology and sciences. Mathematics was not only aritmatic but also contibut on life value which was important for people life. Life value consist of useful and simple value, discipline value, culture value, recreation value, estetic value and democratic value. The integration life value on mathematics instructional was not efectif . Keyword: Life Value

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 20 No 1 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 2 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 2 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 1 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17 No 2 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 1 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 2 (2020) Vol 15, No 2 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 1 (2020) Vol 15, No 1 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 14, No 2 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 1 (2009) Vol 4, No 1 (2009) More Issue