cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial
ISSN : 23392800     EISSN : 25812666     DOI : -
Core Subject : Social,
Al Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam adalah jurnal berkala ilmiah yang dikelola oleh peer-review, di mana ilmuwan lain (peer-review) mengevaluasi nilai artikel dan kredibilitas sebelum diterbitkan. Jurnal ini didedikasikan untuk menerbitkan artikel ilmiah dalam studi pendidikan Islam dari berbagai aspek dan perspektif serta tema-tema yang telah ditentukan.
Arjuna Subject : -
Articles 284 Documents
MENGKAJI RESTORATIVE JUSTICE DARI SUDUT PANDANG TAFSIR AL-QURṬUBĪ: Studi Ceramah Gus Baha di Universitas Gadjah Mada Najib, M Ainun
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 13 No 02 (2025): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/am.v13i02.7362

Abstract

Semakin kompleksnya suatu masalah tidak diimbangi dengan ketersediaan penyelesaian masalah, terutama masalah pidana. Saat ini penyelesaian masalah pidana tidak terlepas dari pemidanaan yang seharusnya secara konsep ia merupakan ultimum remidium. Atas dasar itu hadirlah restorative justice untuk menghindari pemidanaan selalu dijadikan upaya penyelesaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep restrative justice yang sedang berlaku dari sudut pandang tafsir al-Qurṭubī. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode normatif dengan teknik analisis deskriptif deduktif dan pendekatan statue approach. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep restorative justice sudah dikenal di dalam al-qur’an sebagaimana yang dijelaskan oleh al-Qurṭubī di dalam tafsirnya. Namun yang perlu dicatat pemberlakuan restorative justice dalam hukum Islam hanya dapat dilakukan dalam masalah sosial atau masalah pidana dengan pelaksanaan hukuman yang tidak ketat seperti qiṣāṣ dan ta’zīr
MENEGUHKAN NILAI-NILAI HUKUM ISLAM DALAM KUHP: UPAYA MEWUJUDKAN KEADILAN SOSIAL Nasoha, Ahmad Muhamad Mustain
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 13 No 02 (2025): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/am.v13i02.7471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dan integrasi hukum pidana Islam dalam sistem hukum nasional Indonesia, dengan fokus pada bagaimana kedua sistem hukum tersebut dapat berjalan secara harmonis dalam kerangka negara hukum yang pluralis. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode komparatif, memadukan kajian literatur klasik Islam (kitab kuning), hukum positif Indonesia, serta berbagai sumber akademik yang relevan. Dalam konteks ini, penelitian juga mengeksplorasi peran dinamika politik, sosial, dan budaya dalam mempengaruhi proses legislasi, serta tantangan yang muncul dalam upaya mengakomodasi prinsip-prinsip syariah ke dalam perundang-undangan yang bersifat sekuler. Kajian ini menelusuri perkembangan historis penerapan hukum Islam di Indonesia, serta dampaknya terhadap perlindungan hak asasi manusia dan keadilan sosial, khususnya dalam isu-isu sensitif seperti hukum keluarga, peradilan agama, dan hukum pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya yang signifikan dalam mengakomodasi nilai-nilai Islam dalam kerangka hukum nasional, perbedaan konseptual antara hukum Islam dan hukum positif masih menimbulkan berbagai persoalan, baik secara teoretis maupun praktis. Oleh karena itu, diperlukan dialog yang lebih intensif dan inklusif antara para pemangku kepentingan untuk menciptakan sistem hukum yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat multikultural Indonesia, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip keadilan dan hak asasi manusia.  
The OPTIMALISASI PEMBEKALAN PRANIKAH MELALUI INISIASI PENGELOLAAN BIRO JODOH TERINTEGRASI BIMWIN: ANALISIS YURIDIS NORMATIF Hidayat, Muhammad; Husnaldi, Meria; Nasrullah, Nasrullah
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 13 No 02 (2025): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/am.v13i02.7484

Abstract

Tingginya angka perceraian membuat pemerintah melakukan berbagai upaya, salah satu yaitu Bimwin. Namun, program tersebut masih belum efektif dan optimal dengan tidak ada kewajiban calon pengantin mengikuti. Biro Jodoh syariah dimanfaatkan untuk menemukan jodoh dan memudahkan proses menuju pernikahan dengan tahapan-tahapan yang harus diikuti. Penelitian ini bertujuan memberikan usulan optimalisasi rendahnya efektivitas program Bimwin. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Penelitian ini menggunakan literatur terkait yang dikumpulkan berupa peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, buku, tugas akhir, dan berita daring. Hasil dari penelitian ini: efektivitas Bimwin masih sangat rendah dengan adanya celah dalam aturan, konsep Biro Jodoh telah banyak menghasilkan pasangan pengantin yang berkualitas dan memiliki sistem pendampingan tanpa jangka waktu, dan konsep biro jodoh terintegrasi dengan program pembekalan pra-nikah sangat potensial dalam mengoptimalkan Bimwin. Kesimpulan dari penelitian in layanan biro jodoh belum memiliki payung hukum, dan jika diintegrasikan dengan program pemeritah akan mengoptimalkan pembekalan pra-nikah tanpa penekanan kewajiban, namun dengan tahapan.
NAFKAH ISTRI DALAM RUMAH TANGGA MODERN: ANALISIS MAQASHID SYARI’AH TERHADAP STATUS NAFKAH ISTRI YANG BEKERJA Husnaldi, Meria; Hidayat, Muhammad; Nasrullah, Nasrullah; Huri, Arif Daman
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 13 No 02 (2025): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/am.v13i02.9204

Abstract

Fenomena meningkatnya jumlah istri yang bekerja di luar rumah dalam konteks rumah tangga modern menimbulkan pertanyaan kritis terkait status hukum nafkah dalam Islam. Dalam fikih klasik, kewajiban memberikan nafkah sepenuhnya berada di pundak suami, tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi istri. Namun, perubahan sosial menuntut pembahasan ulang sesuai dengan kondisi kontemporer terkait hal ini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis status hukum nafkah istri yang bekerja melalui pendekatan maqaṣhid syariʿah, guna memahami relevansi dan fleksibilitas hukum Islam dalam menjawab tantangan kontemporer. Penelitian ini berjenis library research atau studi kepustakaan yang pendekatan penelitiannya adalah kualitatif dan sumber data yang digunakan adalah buku-buku fikih klasik dan kontemporer serta jurnal-jurnal ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip dasar kewajiban nafkah oleh suami tetap berlaku, namun maqaṣid syariʿah memungkinkan adanya penyesuaian berdasarkan prinsip taradhi (kerelaan bersama), kemaslahatan, dan keadilan. Oleh karena itu, keterlibatan istri dalam ekonomi keluarga tidak secara otomatis menggugurkan hak nafkahnya, selama tidak ada kesepakatan eksplisit yang mengubah tanggung jawab tersebut. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pembinaan keluarga berbasis maqaṣhid untuk menjamin harmoni relasi rumah tangga muslim di era modern.

Filter by Year

2017 2025