cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian
ISSN : 19789726     EISSN : 25410717     DOI : -
Al-Izzah receive article from academics, researchers, and students national and international in the field of Muslim community, education, culture, gender, and any social religious issues. The articles published in the journal Al-Izzah covers scientific research result as a priority research, scientific articles review, and responses or critics to the existing the prior researches. Journal Al Izzah published twice a year by Intitute of Research and Community Development (LP2M) IAIN Kendari and always places Islam and Muslim society in the central focus of academic inquiry. Article submitted in the form of original ideas, based on research result (both library as well as fieldwork), and not yet ever published in journal anywhere. The manuscript submitted to Al-Izzah is independently reviewed by at least two reviewers in the form of "double-blind review". Decision for publication, amendment, or rejection is based upon their reports/recommendation. In certain cases, the editor may submit an article for review to another, third reviewer before making a decision, if necessary.
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
LEGALITAS PEMILIHAN KEPALA DAERAH (Analisis Terhadap PERPPU Nomor 1 Tahun 2014) Ahmadi Ahmadi
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 12, No. 2, November 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.629 KB) | DOI: 10.31332/ai.v12i2.639

Abstract

This paper raises the theme of Legal Selection of Governors, Regents and Mayors with a focus on reviewing the issuance of PERPPU No. 1 of 2014. The subjects are classified in three (3) substances namely; to reveal the legal construction of the Election of Regional Head Election Act, to investigate the Legality of Procedural Issuance of Perppu No. 1 of 2014, and to analyze the Legal Implications it caused. The results of this study indicate that first, the Constitutional Court's Construction of Law is influenced by the political constellation in parliament. Since 2004-2016, Election Law includes seven rules in the form of Laws, two rules in the form of Perppu, and two in the form of Government Regulation. Second, the issuance of Perppu No. 1 of 2014 on the Election of Regional Head is the President's formal right, administrative parameters on the substantial requirements of the issuance of the Perppu have not been regulated, resulting in weak protection against the exact issuance of the Perppu. The effectiveness of the Perppu is influenced by the President's power network. Third, the Perppu as the President's subjective authority requires the setting of explicit terms for the proper issuance, and not prioritizing the political aspect of the Power's interest
Pengaruh Metode Ceramah Plus dan Resitasi Terhadap Prestasi Belajar Statistik Pendidikan Mahasiswa Tarbiyah STAIN Kendari Ety Nur Inah
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 9, No. 1, Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.797 KB) | DOI: 10.31332/ai.v9i1.181

Abstract

AbstrakPengaruh metode ceramah plus dan resitasi terhadap prestasi belajar statistikpendidikan telah diteliti pada mahasiswa tarbiyah STAIN Kendari dari bulanMaret sampai dengan bulan Mei 2013. Tujuan yang ingin dicapai dalampenelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan metodeCeramah Plus; mengetahui gambaran penggunaan metode Pemberian Tugas(Resitasi); untuk mengetahui gambaran prestasi belajar; dan untukmengetahui pengaruh secara bersama-sama antara Metode Pemberian Tugas(Resitasi) dan Metode Ceramah Plus terhadap Prestasi Belajar Statistikpendidikan pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Prodi PAI STAIN Kendari.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STAIN yangmengambil mata kuliah Statistik Pendidikan Tahun Ajaran 2012-2013.Jurusan Tarbiyah, Prodi PAI Semester V yang terdiri Kelas A, B, D, dan E.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 38 orang denganteknik pengembilan sampel menggunakan Teknik Random Sampling. Metodepengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan tehnikQuistionare (angket) dan metode dokumentasi. Adapun teknik analisis datayang digunakan yaitu analisis statistik melalui pengukuran tabel distribusifrekuensi. Selanjutnya untuk menguji pengaruh variabel X terhadap variabelY penulis menggunakan analisis statistik inferensial dengan melakukan ujiregresi linear berganda dan analisis korelasi ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Metode Ceramah Pluspada mata Kuliah Statistik Pendidikan sangatlah penting dan berada padakategori “sangat baik”. Demikian pula dengan Metode Pemberian Tugasberada pada kategorisasi “sangat baik”. Untuk prestasi belajar menunjukanbahwa berdasarkan hasil ujian yang dilakukan nampak bahwa prestasi belajarMahasiswa Jurusan Tarbiyah Prodi PAI Semester V pada mata kuliahStatistik Pendidikan termasuk dalam kategori “sangat tinggi”. Hasil analisisstatistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antaraMetode Ceramah Plus dan Metode Pemberian Tugas terhadap Prestasi BelajarStatistik Pendidikan pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Prodi PAI Semester VSTAIN Kendari.Kata Kunci: Metode Ceramah Plus, Metode Resitasi, Prestasi Belajar,Statistik Pendidikan
INTEGRASI SOSIAL DAN BUDAYA ANTAR SUKU PENGEMBARA LAUT DAN MASYARAKAT PESISIR SUKU BUTON (Studi Kasus Di Kecamatan Talaga Raya Kabupaten Buton) Mahrudin Mahrudin
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 8, No. 1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.743 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i1.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi sosial dan budayaantar Suku Pengembara Laut (Suku Bajo) dengan Masyarakat Pesisir SukuButon. Integrasi sosial dan budaya yang dimaksud adalah adanyakerjasama dari seluruh anggota masyarakat, mulai dari individu, keluarga,lembaga-lembaga dan masyarakat secara keseluruhan. Sehinggamenghasilkan persenyawaan-persenyawaan, berupa adanya konsensusnilai-nilai yang sama dijunjung tinggi. Metode penelitian yang digunakanadalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitiandeskriptif. Cara pengumpulan data melalui observasi, wawancara dandokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara ke dua sukuini terbentuk karena bererapa faktor yaitu Terjadinya Perkawinancampuran, Integrasi Atas Dasar Ketergantungan Ekonomi, dan AdanyaRasa Toleransi. Selain beberapa faktor di atas, integrasi antara sukupengembara laut dengan masyarakat pesisir suku buton di kecamatantalaga raya di dorong pula oleh faktor Bahasa, Adat Istiadat dan tradisikeagamaan.Untuk menciptakan kuatnya integrasi Suku Bajo dan MasyarakatPesisir Suku Buton, maka pemerintah daerah bersama aparat pemerintah ditingkat Kecamatan Talaga Raya dapat melibatkan suku bajo dalam prosespembangunan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan demikianperilaku kebersamaan yang telah ada dapat dipertahankan sehingga konflik antara etnis yang terjadi di tempat lain tidak terjadi di Kecamatan Talaga Raya.Kata Kunci : Integrasi, Sosial, Budaya
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DENGAN METODE DEMONSTRASI DI RA ANNUR BARUGA KENDARI Ety Nur Inah
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 12 No. 1 Mei 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.365 KB) | DOI: 10.31332/ai.v12i1.530

Abstract

AbstarctThis study aims to improve the children’s fine motor skills through sewing activities with demonstration methods on B2 group at RA An-Nur Baruga of Kendari. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Subjects in this study were the children of B2 group at RA An-Nur Baruga which consisted of 11 children; 7 boys and 4 girls. Based on the observation, it showed that the children’s sewing ability could improve their motor skills through demonstration methods. After doing the action cycle I, eight children were able to show good to very good development. However, the completeness percentage was not as the researcher expected. It only reached 73%. Therefore, the researcher applied cycle II treatment. In cycle II, the children showed progress that ten of eleven students showed very good development of their fine motor skill. The completeness percentage reached to 91% which even exceeded the predetermined indicator of 75%. The percentage of success before the action until the second cycle is 55%.
Penerapan Manajemen Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di MIN Kendari Rasmi Rasmi
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 11, No. 1, Mei 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.97 KB) | DOI: 10.31332/ai.v11i1.435

Abstract

AbstractThis study aims to reveal about how the implementation of learning management to improve the competence of teachers in MIN  Kendari, how the forms teacher competence, and the factors that support and hinder the implementation of learning management to improve the competence of teachers. The result showed that the implementation of learning management to improve the competence of teachers in MIN Kendari not been implemented optimally in the planning stages of learning, organizational learning, learning implementation, evaluation of learning.  There factors supporting the implementation of learning management to improve the competence of teachers that is flexible and democratic principals in leading institutions, teachers have an average qualified Tier One and a few teachers qualified master, increased professionalism and competence of teachers that are specifically has been carried out by the head MIN Kendari to include teachers conduct seminars, workshops, training, availability of CCTV, LCD. While inhibiting factorss still the lack of availability of books supporting, the unavailability of rooms in the main learning laboratory science and language subjects, still lack the skills of teachers in the use of learning technology tools, the double post by teachers, teachers in addition to functional positions are also burdened with additional duty structural position. Keywords: Management, Learning, Teacher Competency Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tentang bagaimana penerapan manajemen pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kendari, bagaimana bentuk-bentuk kompetensi guru, dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat. Dan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang sifatnya kualitatif deskriftif. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah guru-guru dan staf tata usaha MIN Kendari, sedangkan metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, kemudian verifikasi atau penarikan kesimpulan.            Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan manajemen pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kendari belum terlaksana secara maksimal pada tahapan-tahapan perencanaan pembelajaran, pengorganisasian pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran. Dan bentuk-bentuk peningkatan kompetensi guru adalah Kelompok Kerja Guru (KKG), workshop, seminar. Serta ada beberapa faktor pendukung penerapan manajemen pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi guru yaitu kepala sekolah luwes dan demokratis dalam memimpin lembaga tersebut, memiliki tenaga pengajar yang rata-rata berkualifikasi Strata Satu (S1) dan beberapa guru berkualifikasi magister, peningkatan profesionalisme dan kompetensi guru yang sifatnya khusus telah dilakukan oleh kepala MIN kendari dengan mengikutsertakan guru-guru melakukan seminar, workshop, pelatihan-pelatihan, tersedianya CCTV, LCD. Sedangkan faktor penghambatnya adalah masih minimnya ketersediaan buku-buku pendukung, belum tersedianya ruangan labolatorium pembelajaran utamanya pada bidang studi IPA dan Bahasa, masih kurangnya keterampilan guru dalam menggunakan alat teknologi pembelajaran, serta adanya rangkap jabatan oleh guru yaitu guru selain menduduki jabatan fungsional juga dibebani dengan tugas tambahan jabatan struktural. Kata Kunci: Manajemen, pembelajaran,  kompetensi  guru    
Pilihan Bahasa pada Komunitas Tutur Pasar Baruga Laode Abdul Wahab
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 10, No. 2, November 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.27 KB) | DOI: 10.31332/ai.v10i2.342

Abstract

AbstractThe language choice in the Speech Community of Baruga market is an interesting phenomenon. The object of research is the speeches. Data was collected from 70 locus using listening methods both in recording technique and writing technique. Results of the data analysis found that the choice of language in the Speech Community of Baruga market patterned by the useof language in the social interaction. Pattern choice in this speechcommunity appears in the relationship between background, the role of the relationship between the participants, and subject of speech. Language variation as repertoire in the Speech Community of Baruga market include (1) a single variation of language, which includes a) a variation of Indonesian language; b) Javanese language; c) Tolakinese language; d) Bugisnese language; e) Makassarnese language; f) Sundanese language; g)Munanese language; h) Wawoniinese language; i) Erekenese language; j) Ambonese language; k) Wakatobinese language, and 2) variations in the code switching, and 3) variations in the code-mixing. The Speech Community of Baruga market also form diglossia communities and experiencing double overlapping diglossia or different situation degree and language functions which are multiple and double-nested diglossia or the situation in multilanguage societies. There are two languages differentiatedas the high languages in one side and the low languages in other side. Keywords: Language Choice, Speech Community of Baruga market AbstrakPilihan bahasa dalam komunitas tutur Pasar Baruga merupakan fenomena menarik. Objek penelitian adalah tuturan. Data dikumpulkan dari 70 lokus menggunakan metode simak, melalui teknik rekam dan teknik catat. Hasil analisis data menghasilkan temuan bahwa pilihan bahasa dalam komunitas tutur Pasar Baruga terpola berdasarkan ranah pemakaian bahasa dalaminteraksi sosial. Pola pilihan dalam komunitas tutur ini tampak pada hubungan antara latar, hubungan peran antar-peserta tutur, dan pokok pembicaraan. Variasi bahasa sebagai khazanah (repertoar) bahasa komunitas tutur Pasar Baruga mencakup (1) Variasi tunggal bahasa, yang meliputi a) variasi bahasa Indonesia; b) variasi bahasa Jawa (BJ); c) variasi bahasa Tolaki (BT); d) variasi bahasa Bugis (BG); e) variasi bahasa Makassar (BM); f) variasi bahasa Sunda (BS); g) variasi bahasa Muna (BMU); h) variasi bahasa Wawonii (BWW); i) variasi bahasa Ereke (BE); j) variasi bahasa Ambon (BA); k) variasi bahasa Wakatobi (BWK), dan 2) variasi alih kode, dan 3) variasi campur kode. Komunitas tutur Pasar Baruga juga membentuk komunitas yang diglosik dan mengalami double overlapping diglosia atau situasi pembedaan derajat dan fungsi bahasa secara berganda dan double-nested diglosia atau keadaan dalam masyarakat multilingual. Terdapat dua bahasa yang diperbedakan satu sebagai bahasa tinggi, danyang lain sebagai bahasa rendah. Kata Kunci: Pilihan Bahasa, Komunitas Tutur Pasar Baruga
Fenomena Diglosia dalam Masyarakat Keturunan Arab Empang Laode Abdul Wahab
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 8, No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.132 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i2.172

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap fenomena diglosia padaMasyarakat Keturunan Arab (MKA) Empang Bogor. Penelitian telahdilakukan dan akar permasalahan diungkap dengan pendekatansosiolinguistik. Objek penelitian adalah tuturan MKA. Pengumpulan datamenggunakan metode pengamatan, wawancara mendalam, dandokumentasi, disertai alat bantu perekaman dan pengkartuan data lingual.Analisis data melalui teknik opadan referensial dan translasional. Adapunpenentuan maknanya menggunakan metode kontekstual. Penelitianmenemukan bahwa MKA di Empang memakai dua variasi bahasa Arabyakni bahasa Arab fusha (BAF) atau bahasa Arab ragam tinggi (H:high)dan bahasa Arab amiyah (BAA) atau bahasa Arab ragam rendah (L:low).Kedua variasi bahasa Arab ini hidup berdampingan dan masing-masingmempunyai peranan tertentu. MKA juga mengenal lapis-lapis penggunaanbahasa, ditinjau dari segi latar belakang penutur, budaya, tingkatpendidikan, dan situasi-kondisi bahasa Arab ketika dituturkan. Merekamemakai dua ragam baku bahasa Arab yang sama-sama diakui dandihormati. Hanya saja fungsi dan pemakaiannya berbeda. Selain keduavariasi bahasa Arab, MKA juga memakai variasi bahasa Sunda Halus(BSH) dan bahasa Sunda Kasar (BSK). MKA di Empang tidak hanyamenggunakan dua bahasa atau dua ragam atau dua dialek secara biner,melainkan bisa lebih dari dua bahasa atau dua dialek itu. Karenanya MKAEmpang membentuk masyarakat yang diglosik. Mereka juga mengalamidouble overlapping diglosia atau situasi pembedaan derajat dan fungsibahasa secara berganda dan double-nested diglosia atau keadaan dalammasyarakat multilingual, terdapat dua bahasa yang diperbedakan satusebagai bahasa T, dan yang lain sebagai bahasa R. Baik bahasa T maupunbahasa R itu masing-masing mempunyai ragam atau dialek yang masingmasingjuga diberi status sebagai ragam T dan ragam R baik terhadapbahasa Arab, bahasa Sunda maupun bahasa Indonesia.Kata Kunci: Diglosia, Bahasa Arab, Masyarakat Keturunan Arab
PENANGANAN ANAK KORBAN KEKERASAN Nandang Mulyana; Risna Resnawaty; Gigin Ginanjar Kamil Basar
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 13, No.1, Mei 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.111 KB) | DOI: 10.31332/ai.v13i1.871

Abstract

This studi aims to analyze the treatment to child abuse at Kuningan regency, whether handling by government or nongovernment organisation. The causes of violence are categorized as internal factors that come from within the family and external that occur outside the family environment. The treatment for the the violence victims should be comprehensive and involving various competent parties. Thus, the involvement of all institutions, both government institutions and the public to handle the victims of violence is very important. Handling of the child victims of violence must also have a policy, which is not applied national but also more specific to each region. Parties involved in the treatment process of children victims include the Department of Social Affairs, Health Office, Education Office, Police, and P2TP2A. Meanwhile the community such as NGO need to concern on the victims of violence.  This inter-institutional coordination is needed to support each other to overcome the children abuse and treat the victims. This is necessary because it is limited if only one institution which participate to overcome this issue.
LEARNING ORGANIZATION DAN FUNGSI MANAJEMEN (STUDI EFEKTIFITAS PENGELOLAAN ADMIN DI JURUSAN SYARIAH IAIN KENDARI) Wahyudin Maguni
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 10, No. 1, Mei 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.598 KB) | DOI: 10.31332/ai.v10i1.333

Abstract

Abstract In the modern era, such organizations need the concept of learning orLO on human resources continuously. This done in order to faceincreasingly complex challenges in achieving the goals of theorganization. It also the application of management function used byorganization and institution in its activities. Base on these theories,after being tested it influence the effectiveness of administrativemanagement in Shariah department of STAIN Sultan QaimuddinKendari. The finding show that learning organization (LO) andmanagement function influence significantly in 0.05%. It also showthat the application of Learning Organization and ManagementFunctions on administrative management in Syariah department ofSTAIN Sultan Qaimuddin Kendari is very urgent to be applied inorder to increase the maximum effective of work.Keywords: Learning Organization (LO), Management Function(FM), Administrative Management Abstrak  Pada era modern seperti sekarang ini, organisasi membutuhkan konsep pembelajaran atau LO pada SDM secara berkesinambungan.Hal ini dilakukan agar dapat menghadapi tantangan yang semakincomplex dalam mencapai tujuan organisasi. Begitu pula halnyadengan penerapan fungsi manajemen yang biasanya digunakan olehsuatu organisasi dan lembaga dalam menjalankan aktifitasnya. Dariteori tersebut, setelah diuji ternyata memberikan pengaruh secarasiqnifikan terhadap efektifitas pengelolaan administrasi di JurusanSyari’ah STAIN Sultan Qaimuddin Kendari. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Learning Organization dan Fungsi Manajemen berpengaruh secara significan sebesar 0,05%.  Hal ini berartiPenerapan LO dan FM pada Administrasi Jurusan Syari’ah STAIN Sultan Qaimuddin Kendari sangat perlu untuk diterapkan, sehinggadapat menciptakan efektifitas kerja secara maksimal.Kata Kunci: Learning Organization (LO), Fungsi Manajemen (FM), Pengelolaan Administrasi.
Solidaritas Sosial Pedagang Kaki Lima di Paddy’s Market Lawata Kota Kendari Samsu Samsu
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol. 9, No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.383 KB) | DOI: 10.31332/ai.v9i2.163

Abstract

Solidaritas sosial pedagang kaki lima dapat ditinjau dalam persfektif teori sosialmodern yang melihat obyek sosial sebagaimana kehendaknya. Peristiwasolidaritas suatu komunitas diobyektifikasi sebagai bagian dari tujuan merekamperistiwa sosial dengan tujuan mengetahui masalah-masalah sosial yang adadalam satu komuitas. Pedagang kaki lima memiliki keunikan tersendiri karenadianggap sebagai lawan dari mainstream pasar secara keseluruhan. Kehadiranmodel dagang komutitas ini sering dianggap sebagai penggangu sistem pasaryang mapan. Tetapi di sisi lain kehadirannya merekam satu peristiwa sosialtersendiri dan secara bersamaan juga memproduksi wacana sosial tersendiri,seperti bagaimana komunitas ini dalam membentuk solidaritas sosialnya. Masalahpenelitian ini adalah (1)Bagaimanakah bentuk solidaritas sosial yang terjalin sesama Pedagang Kaki Lima di Paddy’s Market Kota Kendari (2) Bagaimana tanggung jawab sosial Pedagang Kaki Lima terhadap komunitasnya (3)Hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi pedagang kaki lima di Paddy’sMarket Kota Kendari dalam mewujudkan solidaritas sosial sesama mereka.Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan medote kualitatif deskriptif,dengan acuan teori solidaritas sosial organic maupun teori solidaridas mekanikdari Emil Durhkeim. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan sosialdengan instrument wawancara dan dokementasi. Hasil penelitian ini menemukanbahwa bentuk solidaritas pedagang kaki lima (PKL) di pasar paddys terdiri atas 8bentuk solidaritas yaitu : 1) Pemberian bantuan modal usaha; 2) Pemberianbantuan barang; 3) Pemberian bantuan jasa menjualkan dagangan PKL lain; 4)Pemberian bantuan informasi untuk PKL lain; 5) Menentukan harga jual barang;6) Kebersamaan menjaga keamanan lingkungan kios/lapak; 7) Kebersamaanmenjaga kebersihan lingkungan kios/lapak dan 8) Kontak sosial (silaturahmiantar pedagang). Tanggung jawab sosial pedagang kaki lima di pasar paddysterhadap komunitasnya, mereka mengadakan suatu forum khusus PKL Paddys,nama forum tersebut adalah Forum Pedagang Pasar Paddys Market Lawata.Hambatan- hambatan yang dihadapi pedagang kaki lima di paddy’s marketdalam mewujudkan solidaritas sosial yaitu 1) Rasa Kesukuan/Kedaerahan. 2)PKL terkadang tidak satu pendapat dalam forum.Kata Kunci: Pedagang Kaki Lima, Solidaritas Sosial

Page 7 of 23 | Total Record : 225