cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian
ISSN : 19789726     EISSN : 25410717     DOI : -
Al-Izzah receive article from academics, researchers, and students national and international in the field of Muslim community, education, culture, gender, and any social religious issues. The articles published in the journal Al-Izzah covers scientific research result as a priority research, scientific articles review, and responses or critics to the existing the prior researches. Journal Al Izzah published twice a year by Intitute of Research and Community Development (LP2M) IAIN Kendari and always places Islam and Muslim society in the central focus of academic inquiry. Article submitted in the form of original ideas, based on research result (both library as well as fieldwork), and not yet ever published in journal anywhere. The manuscript submitted to Al-Izzah is independently reviewed by at least two reviewers in the form of "double-blind review". Decision for publication, amendment, or rejection is based upon their reports/recommendation. In certain cases, the editor may submit an article for review to another, third reviewer before making a decision, if necessary.
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
PENERAPAN THARIQAH Al-QAWAID WA Al-TARJAMAH DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN AL MUNAWWARAH WAWOLEMO SULAWESI TENGGARA Beti Mulu
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 8, No. 1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.445 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i1.86

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Thariqah Al-Qawaid WaAl-Tarjamah dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok PesantrenAl-Munawwarah Wawolemo Sulawesi Tenggara.Masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana desain materi,desain metode, prosedur dan teknik, penggunaan media pembelajaran,serta faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat penerapanthariqah al-qawaid wa al-tarjamah yang diterapkan dalam pembelajaranBahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Munawwarah Wawolemo SulawesiTenggara.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Artinya,penelitian ini mengkaji dan mendeskripsikan situasi sosial di lokasipenelitian, khususnya Penerapan Thariqah Al-Qawaid Wa Al-Tarjamahdalam Pembelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatanpedagogis dan linguistik. Teknik pengumpulan data dilakukan denganobservasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis datadengan menggunakan analisis domain, taksonomi, komponensial, dan temabudaya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan thariqah al-qawaidwa al-tarjamah dalam pembelajaran bahasa Arab efektif digunakan untukmemahami kitab Alquran dan kitab kuning dengan desain materibedasarkan tujuan pembelajaran, kondisi kemampuan dasar bahasa santri,menyesuaikan dengan fasilitas yang tersedia, memperhatikan tahapantahapanmateri. Desain metode berdasarkan pada pendekatan analisisdengan motif pemahaman secara struktural kebahasaan, penggunaan tatabahasa dan praktek terjemahan. Prosedur dan teknik pelaksanaannyamalalui tahapan pembelajaran kaidah nahwiyah, pembelajaran kaidahsharfiyah, dan tahap analisa dalam tathbiq. Media yang digunakan masihterbatas pada media bashariyah (visual aids) dan media materi cetak(mathbuah).Penerapan thariqah al-qawaid wa al-tarjamah dalam pembelajaranbahasa Arab terlaksana atas dukungan pimpinan pondok pesantren sebagaipenentu kebijakan pada Madrasah Diniyah, Mesjid sebagai pusat kegiatandan pembelajaran, santri, Kiai/guru bahasa Arab sebagai komponenterpenting penentu keberhasilan pembelajaran.Kata Kunci : Thariqah, Al-Qawaid Wa Al-Tarjamah, Bahasa Arab
Peningkatan Hasil Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Strategi Student Team Achievement Division (Stad) di SMP Negeri 5 Kendari Nursiah Nursiah
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 11, No. 2, November 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.958 KB) | DOI: 10.31332/ai.v11i2.458

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the increase in student learning outcomes in learning Indonesian through the implementation of Cooperative Learning Model STAD (Student Teams Achievement Divisions) having stages of activity: (1) the delivery of the learning objectives; (2) provide information about learning materials; (3) organize the students in the group STAD; (4) Question and answer in the study group; (5) guided study groups who are working together; (6) award; and (7) to evaluate individually. This research uses descriptive research method. Subjects were students of class VIII B SMPN 5 Kendari with the number of 40 people. Data were collected using observation and testing instruments, as well as analyzed quantitatively and qualitatively. The results of study showed that the average grade in the pre-stage cycle of 73.28, increasing to 80.03 in the first cycle, and further increased to 87.93 in the second cycle. Classical completeness increased from 40% at the preliminary stage, to 72.5% in the first cycle, and 97.5% in the second cycle. Student activity increased from 17.5% in the pre-stage of the cycle, to 47.5% in the first cycle, and 82.5 in the second cycle. Thus STAD cooperative learning model can improve student learning outcomes. This research is helpful for teachers of subjects in learning innovation in accordance with the demands of the development of education.Keywords: STAD, learning outcomes, learning innovation ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia melaluipenerapanModel Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams  Achievement Divisions) yang memiliki tahap-tahap kegiatan: (1) penyampaian tujuan pembelajaran; (2) menyajikan informasi tentang materi pembelajaran; (3) mengorganisir siswa dalam kelompok STAD; (4) Tanya jawab dalam kelompok belajar; (5) membimbing kelompok belajar yang sedang bekerja sama; (6) memberikan penghargaan; dan (7) melakukan evaluasi secara individu.         Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Subyek ini adalah para siswa kelas VIII B SMPN 5 Kendari yang berjumlah 40 orang. Data dikumpulkan mengunakan instrumen observasi dan tes, serta dianalisa secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil belajar menunjukan bahwa rata-rata kelas pada tahap pra siklus 73,28, meningkat menjadi 80,03 pada siklus I, dan selanjutnya meningkat menjadi 87,93 pada siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 40% pada tahap pendahuluan, menjadi 72,5 % pada siklus I, dan 97,5% pada siklus II. Aktifitas siswa meningkat dari 17,5 % pada tahap pra siklus, menjadi 47,5 % pada siklus I, dan 82,5 pada siklus II. Dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD akan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini sangat bermanfaat bagi guru-guru mata pelajaran dalam melakukan inovasi pembelajaran sesuai dengan tuntutan dan perkembangan dunia pendidikan.Kata Kunci:  STAD, hasil belajar, inovasi pembelajaran
PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI NILAM MISKIN MUSLIM DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KEBERAGAMAAN DI KECAMATAN LAMBUYA KABUPATEN KONAWE Erdiyanti Erdiyanti
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 11, No. 1, Mei 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.836 KB) | DOI: 10.31332/ai.v11i1.429

Abstract

AbstractThis community based research aims to (1) provide counseling and training on crop cultivation to farmers patchouli of poor Muslims in the district Lambuya. (2) providing religious education to the poor farmers patchouli in the district Lambuya and (3) Enhance the productivity and diversity of poor moslem farmers patchouli to improve the quality of life. This event was attended by 45 farmers patchouli that is representative of every farmer groups contained in the two villages, the Village Asaki and Wonua Hoa and held for two days in the village of the District Asaki Lambuya. This activity uses action research method that consists of two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. Results of the action showed that the participants were very enthusiastic and excited during the counseling and training activities. This is apparent when the activity took place over two days, nearly all participants are present and actively participated in activities from start to finish. The conclusion of this development program are (1) successful activities implemented in accordance with its intended purpose, (2) the participants already have the knowledge and skills about the cultivation of  patchouli. Keywords: Farmers Patchouli, Extension, Productivity.AbstrakPemberdayaan berbasis penelitian ini bertujuan untuk (1)  memberikan  penyuluhan dan pelatihan  tentang budidaya tanaman nilam kepada petani nilam miskin muslim di Kecamatan Lambuya. (2)  memberikan penyuluhan keagamaan kepada petani nilam miskin di Kecamatan Lambuya dan (3) Meningkatkan produktivitas dan keberagamaan petani nilam miskin muslim  yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup petani nilam di Kecamatan Lambuya. Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang  petani nilam  yang merupakan perwakilan dari setiap kelompok tani yang terdapat  di dua desa, yaitu Desa Asaki dan Wonua Hoa serta   dilaksanakan selama dua hari di Desa Asaki Kecamatan Lambuya.  Kegiatan ini menggunakan metode penelitian  tindakan   yang terdiri dari dua siklus.  Setiap siklus terdiri dari  perencanaan, tindakan,  observasi dan refleksi. Hasil tindakan menunjukkan bahwa para peserta sangat antusias dan senang selama mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan  tanaman nilam yang dilakukan. Hal ini  nampak ketika kegiatan berlangsung  selama dua hari,   hampir semua peserta  hadir dan aktif mengikuti kegiatan sejak dari awal hingga selesai. Kesimpulan program pemberdayaan ini  adalah (1) Kegiatan sukses dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, (2) para peserta sudah memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang budidaya tanaman nilam.Kata-kata Kunci : Petani Nilam, Penyuluhan, Produktivitas.
Perilaku Berbahasa Santri Pondok Modern Gontor Pudahoa Laode Abdul Wahab
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 9, No. 1, Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.007 KB) | DOI: 10.31332/ai.v9i1.176

Abstract

AbstrakPerilaku Berbahasa Santri Gontor Pudahoa menarik dan unik. Spirit yang inginditelusuri penulis adalah kesadaran, kesetiaan dan tanggung jawab santri dalammemelihara bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Indonesia dan bahasa daerah.Pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan, wawancara mendalam, danpenelusuran dokumen. Penelitian menghasilkan temuan, di Gontor Pudahoapenggunaan bahasa disesuaikan dengan kehendak kurikulum berdasarkan tingkatkepentingannya. Penonjolan ciri khas Gontor terlihat sangat kentara padapenggunaan bahasa Arab dan Inggris dalam berbagai ranah. Pemilihan bahasadipengaruhi factor santri, guru dan lingkungan, kendati dalam banyak peristiwakebahasaan santri cenderung mentransfer unsur bahasa pertamanya. Penelitian inimenemukan pengaruh pandangan keagamaan santri terhadap perilaku bahasanya.Penggunaan bahasa Arab untuk memuliakan Al-Qur’an, meninggikan agama danmembangun peradaban Islam, bahasa Inggris untuk komunikasi internasional danpengembangan ilmu pengetahuan umum, pilihan bahasa Indonesia sebagai wujudpengabdian kepada Negara, dan bahasa daerah sebagai bentuk bakti dan rasahormat kepada orang tua/keluarga. Muncul kesadaran dan pandangan positifsantri juga terhadap bahasa Jepang, Mandarin dan Korea.Kata Kunci: Perilaku Berbahasa Santri, Pesantren Gontor, Pudahoa
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA ARAB TULIS PESERTA MUSABAQAH MAKALAH AL-QUR’AN TINGKAT PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2016 Laode Abdul Wahab
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 13, No.1, Mei 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.996 KB) | DOI: 10.31332/ai.v13i1.884

Abstract

This research has been carried out to focus on the Errors Analysis of Arabic Writing for the participants of Musabaqah Makalah Al-Qur’an (MMQ) in the Southeast Sulawesi Province Level, in 2016. The data analyzed is 54 documents of Arabic Writing from the Participants of MMQ. The results indicate that all documents are indexed nothing is free from phonological, morphological, syntactic, and writing errors, consisting of a form of error of ziyadah (addition), naqis (subtraction), badal (replacement), hadzf (disappearance) and derivative error, although it is distributed differently based on every level of Arabic linguistics. The participants of MMQ competence contributed to the error. At the phonological level, the frequency of badal occurrence is very high, and at the morphological level the frequency of occurrence of derivative error is very high as well, while at the syntactic level, the frequency of occurrence of derivative error is high, as for at the all writings are categorized as derivative error type. The errors has caused the linguistic consequences to damage the structure of the alphabet, structure of the word, and structure of the sentence which leads to the destruction of the structure of the meaning. The errors are consequential on local error although it does not lead to misinterpretation and global error which will make the readers misinterpreted. In the process of Arabic writing, the verses from Holy Qur’an dan Hadith must be believed as a process of theophonological, theomorphological, theosyntactic and theosemantic of Arabic. This is intended as an effort by participants of MMQ to maintain the purity of Holy Qur’an.
KONTRIBUSI GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA BELAJAR SISWA SMK NEGERI 3 KOTA KENDARI Faizah Binti Awad
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 10, No. 2, November 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.389 KB) | DOI: 10.31332/ai.v10i2.337

Abstract

AbstractProblems of learning is the obstacles and distractions, even make difficult for students to achieve learning goals. Problems of learning does not stand alone but always highly correlated wit h other things,  such as biological, psychological and social aspects. Problems of learning often faced by the students require the contributions from teacher of counseling and guidence(BK) to solve it. From the result of study at SMK 3 Kota Kendari, was found that problems of learning are caused by: 1. The friendship relationship among students, 2. the relationship between students and parents, 3. the relationship between students and teachers, 4. economic factors; 5. domicile factors;  and 6. the habit of getting up in the morning. Source of data analysis which is uses a qualitative descriptive, show thatcounseling and guidance teachers has applicative contribution through some kinds of communication relationship, namely: a. build communication between counseling and guidance teachers and school staff, b. build communication between counseling and guidance teachres and students, and c. building a harmonious communication between teachers and parents. Key words: problems of learning, counseling and guidanceAbstrakProblematika belajar merupakan hambatan dan gangguan, bahkan dapat mempersukar usaha peserta didik untuk mencapai tujuan belajarnya. Problematika belajar juga t idak berdiri sendiri akan tetapi senant iasa sangat berkaitan dengan hal-hal lainnya, seperti aspek biologis, psikologis dan sosial.  Problematika belajar yang sering dihadapi peserta didik menuntut kontribusi guru Bimbingan Konseling (BK) dalam memecahkan problemdimaksud. Dari hasil penelit ian di SMK 3 Kota Kendari, diperoleh bahwa problematika belajar disebabkan oleh: 1. hubungan pertemanan antar peserta didik, 2. hubungan peserta didik dengan orang tuanya, 3. hubungan peserta didik dengan guru, 4. faktor ekonomi, 5. faktor domisili, dan 6. kebiasaan bangun pagi. Sumber data penelit ian yang menggunakan jenis diskriptifkualitatif ini menuturkan  bahwa guru BK telah berkontribusi secara aplikatif melalui beberapa bentuk hubungan komunikasi, yaitu: a. membangun komunikasi antar guru BK dengan personel sekolah, b. membangun komunikasi antar guru BK dengan peserta didik, dan c. membangun komunikasi yang harmonis antar guru dengan orang tua peserta  didik.    Kata Kunci : Problematika Belajar, bimbingan dan konseling
Beragama dalam Keberagaman Asliah Zainal
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 8, No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.982 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i2.167

Abstract

Abstrak:Berbagai macam pertikaian dan konflik agama atau atas nama agama telahmembuat nilai-nilai universal kemanusiaan menjadi terciderai. Konflikberdarah yang mewarnai sejarah kemanusiaan disebabkan oleh otoritas tekssuci agama yang diinterpretasi secara sempit dan eksklusif yang berujungpada truth claim. Masing-masing agama memiliki otoritas klaim kebenarantersendiri yang agaknya semakin melegalkan konflik atas nama agama.Dalam kondisi demikian, pluralitas menjadi hal yang niscaya. Kemajuanilmu pengetahuan dan teknologi telah mempersempit ruang dan waktu bagiberbagai macam manusia di muka bumi sehingga tercipta sesuatu yangdisebut global village (perkampungan global/dunia). Bumi yang sama yagdipijak manusia juga mengharuskan sebuah tanggung jawab bersama untukmenjaga dan menjamin kedamaian dan harmonisasi di dalamnya.Karenaitulah, pluralitas mensyaratkan adanya dialog keterbukaan. Dalam dialogantaragama, semua peserta dialog duduk bersama-sama bukanmembicarakan perbedaan-perbedaan, akan tetapi persamaan-persamaanyang menuntun pada pola interaksi yang positif dan aktif. Pendeknya,dialog mengharuskan para peserta dialog untuk memandang bahwa semuamemiliki derajat, kedudukan, dan kepentingan serta cita-cita bersamauntukmewujudkan kehidupan yang humanis, damai, dan penuh cinta kasih.Kata Kunci: Eksklusif, Inklusif, Pluralitas, Dialog, Konflik Agama
PENGARUH KOMPETENSI DOSEN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS STATISTIKA MAHASISWA FTIK IAIN KENDARI Abdul Kadir
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 13, No.1, Mei 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.361 KB) | DOI: 10.31332/ai.v13i1.886

Abstract

This research aims to find out how lecturers’ competence and learning motivation affect the students’ statistical analysis ability. This research was carried out at FTIK IAIN Kendari academic year 2016/2017. Population and sample is focused on the 54 students who have successfully passed the statistics and research methodology course. The instruments used are tests, questionnaires and documentation study. Data analysis techniques used are descriptive and inferensial analysis after the test meets the requirements of linearity, multicollinearity, normality and autocorrelation continued with the hypothesis testing through multiple linear regression analysis and path analysis. The research results indicate that; 1) the lecturers’ competence partially affecrs the students’ inferential statistics analysis capabilities significantly, 2) the students’ learning motivation partially affects the students’ inferential statistics capability significantly, and 3) the lecturers’ competence and the students’ motivation significantly affect the students’ inferential statistics capabilities. Both of these variables contribute collectively as much as 62.2% to the students’ inferential capability, while the rest 37.8% influenced or described by other factors which are not addressed in this study.
IMPLEMENTASI STRATEGI BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN EKSTRAKULIKULER DI MTs UMMUSSHABRI KENDARI La Hadisi
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 10, No. 1, Mei 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/ai.v10i1.328

Abstract

Abstract The concept of multiple intelligences which is focused on the uniqueness isalways find the advantages of each child. The Purpose of this study is find out the Implementation of learning strategy in multiple intelligences practiced in Madrasah Tsanawiyah Ummusshabri, Kendari. The results indicate some facts: 1) the basic implementation of learning strategy base on multiple intelligences are orientation, content and curriculum development of KTSP; 2) the conceptual framework of multiple intelligence implementation includes three stages: the input stage, which is identification of intelligence, learning process using that multiple intelligences that includes eight intelligences, the output stage byconduct ssessment that covering three domains: cognitive, affective andpsychomotor; 3) the advantages of learning strategy using multiple intelligences has been adapted to the abilities and intelligence students, so students are always enthusiastic and prevent them to get bored learning. However, the weaknesses ofthe strategy lies on the extra-curricular curriculum has not been fix as a reference by teachers in planning the learning proces. Key Words: Curriculum Implementation, Learning Strategies, MultipleIntelligences  AbstrakKonsep  multiple  intelligences yang menitik beratkan pada ranah keunikan selalu menemukan kelebihan setiap anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi pembelajaran multiplle intelligences  di Madrasah Tsanawiyah Ummusshabri Kendari. Hasil  penelitian  menunjukkan: 1)  Dasar implementasi strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences adalah orientasi, isi dan pengembangan kurikulum KTSP  2) Kerangka konseptual  implementasi  multiple intelligences  meliputi 3 tahap yaitu: tahap input yang merupakan identifikasi kecerdasan, tahap proses dengan pembelajaran yang menggunakan strategi multiple intelligences yang mencakup 8 kecerdasan, tahap output dengan menyelenggarakan penilaian yang meliputi tiga ranah: kognitif, afektif dan psikomotorik; 3) Kelebihan strategi pembelajaran multiple intelligences dari segi proses sudah disesuaikan dengan kemampuan dan kecerdasan siswa, sehingga para siswa selalu antusias dan tidak bosan serta jenuh dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Adapun kekurangannya terletak pada penyediaan kurikulum ekstra kurikuler belum paten untuk   dijadikan acuan oleh guru-guru dalam merencanakan proses pembelajaran.Kata Kunci : Impementasi kurikulum, Strategi Pembelajaran, Multiple Intelligences
Kontroversi Kebijakan Pengangkatan Pejabat di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Qaimuddin Kendari Mahrudin Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan masalahmasalah yang menjad
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol. 9, No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.159 KB) | DOI: 10.31332/ai.v9i2.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan masalahmasalahyang menjadi pro dan kontra dalam pengangkatan pejabat di STAINSultan Qaimuddin Kendari. Fokus penelitian menelusuri tentang kontroversikebijakan pengangkatan pejabat dan faktor-faktor apa saja yang menjadikontroversi. Dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan studi kasus,hasil penelitian menunjukkan bahwa kontroversi terjadi karena disebabkan olehbeberapa faktor yaitu faktor komunikasi, faktor perbedaan individu dan faktortentang the right man on the right place. Dalam faktor komunikasi kontroversiterjadi karena dalam memahami aturan tentang pengangkatan pejabat ada yangberdasarkan kepada pengalaman dan ada pula yang berpegang berdasarkanstatuta, sementara kontroversi dalam tinjauan the right man and the right placekontroversi terjadi karena sebagaian orang menganggap bahwa dalampenempatan pejabat lebih ditekankan kepada unsur politis sehingga pejabat yangdiangkat tidak mempunyai kompetensi yang memadai dalam memimpin danmenyebabkan motivasi kerja dari bawahannya menjadi berkurang. Namun disisilain ada pula pejabat yang sudah ditempatkan sesuai dengan bidangnya yangmembuat rekan kerja atau bawahannya menjadi termotivasi dalam bekerja.Olehnya itu dalam penempatan seorang pejabat untuk menduduki suatu jabatanmaka faktor kompetensi, kinerja dan etika kepegawaian perlu diperhatikan sehingga dalam penempatan pejabat pada suatu jabatan tertentu tidak menuai pro dan kontra, sehingga visi dan misi organisasi bisa tercapai.Kata kunci: Konflik, Kebijakan, Pejabat

Page 6 of 23 | Total Record : 225