cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalglobalcitizen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No.18, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 25410954     EISSN : 25481673     DOI : 10.33061
Core Subject : Education,
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan is a peer-reviewed journal published by Civic Education Faculty of Teacher Training and Education - Universitas Slamet Riyadi. It published twice times a year (July and December). Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan aims to provide a forum for lecturers and researchers to publish the original articles about Civic Education and Educational Science.
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA hilmi ana utami; Novia Wahyu Wardhani
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.7411

Abstract

Along with the development of increasingly advanced technology, the sense of nationalism of the millennial generation is decreasing because it is influenced by western culture. To overcome this, it is necessary to have a solution. To overcome this, Indonesian citizens, especially the millennial generation, need to be given more understanding of the archipelago's insight by means of Citizenship Education at every level of education, even up to universities in which they learn about the archipelago. The role of insight into the archipelago is as a guide, motivation, encouragement, and signs in finding all policies, decisions, actions, and actions for state administrators at the central and regional levels as well as for all Indonesian people in the life of society, nation and state. In addition, it can shape the nation's mental attitude which includes creativity, taste and initiative in an integrated manner. The insight of the archipelago as a unifying tool for the nation is proven in its function of fostering a sense of nationalism based on socio-cultural diversity and the geographical location of the Unitary State of the Republic of Indonesia. With an increased understanding of the archipelago's insight, millennials are more tolerant and appreciate the services of the heroes.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membangun Karakter Bangsa Fitra Amalia; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.7416

Abstract

Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia. Nilai-nilai dalam Pancasila berkaitan dengan caraberpikir dan berperilaku sangat sesuai dengan budaya bangsa. Dalam kehidupan masyarakat sudahseharusnya nilai-nilai tersebut dijadikan landasan dalam kehidupan. Dewasa ini, nilai-nilaiPancasila semakin luntur akibat pengaruh kehidupan yang semakin modern. Lunturnya nilai-nilaitersebut juga diakibatkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkannya. Akibatnya,terjadi degradasi karakter yang tidak sesuai dengan watak, nilai, dan norma bangsa Indonesia.Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan membangun karakter yang lekat dengan nilai-nilaiPancasila demi kemajuan negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi literatur denganmembahas penelitian-penelitian terdahulu mengenai bagaimana menumbuhkan karakter yang sesuaidengan kepribadian bangsa melalui penerapan nilai-nilai Pancasila. Berdasarkan pembahasan yangdilakukan diperoleh kesimpulan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila melalui berbagai carasangat penting dilakukan untuk membangun karakter demi mencegah terjadinya degradasi moral diera sekarang.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENANGANI SIKAP APATIS GENERASI MUDA Abdi Santyatmoko
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.7459

Abstract

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), perubahan dalam konteks sosial diartikansebagai “Perubahan pada berbagai lembaga kemasyarakatan, yang mempengaruhi sistem sosial masyarakat,termasuk nilai-nilai, sikap, pola, perilaku di antara kelompok dalam masyarakat.” Dengan adanya perubahangenerasi serta perkembangan dunia, sudah bisa dipastikan bahwa sikap dan cara hidup juga berubah. Namun,tidak jarang bahwa perubahan terebut bersifat degeneratif atau merusak. Salah satunya adalah timbulnya sikapapatis dalam berinteraksi secara sosial. Dalam hasil studi literatur ini, dapat disimpulkan bahwa Pendidikankewarganegaraan memiliki peran dalam meminimalisir sikap apatis tersebut serta bagaimana nilia-nilaididalamnya dapat disampaikan kepada ranah public, terutama kaum muda.
Penerapan 5 sila dalam Pancasila oleh siswa atau santri pondok pesantren modern Nurussalam : The aplicatiom of 5 precepts in pancasila by students of Nurussalam modern islamic boarding school Kiki agung prasetio; Muhamad Nanang Rifa’i
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.7571

Abstract

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwasanya pancasila adalah sebuah dasar negara republi Indonesia, semua rakyat Indonesia harus berpegang teguh dengan dasar Negara Indonesia yaitu pancasila, maksud dari berpegang teguh adalah bahwasanya seluruh rakyat Indonesia harus berperilaku sesuai dengan dasar Negara Indonesia. Bagi peserta didik/ santri yang sedang menempuh jenjang pendidikan khususnya santri pondok pesantren harus benar benar tau dan menjiwai maksud dari dasar Negara tesebut ( Pancasila), ada beberapa santri yang kurang sadar akan makna pancasila dengan baik dengan baik dan belum maksimal dalam penerapan 5 sila nya dalam kehidupannya sehari hari, maka dari itu tujuan kami menulis sebuah paper untuk menjelaskan bagaimana menerapkan pancasila kepada santri yang hidup di lingkungan pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan metode analisa yaitu menganalisis berbagai sifat dan perilaku santri dalam kesehariannya, dan dari itu kita dapat menilainya.
PERILAKU KONSTITUSIONAL DALAM KEHIDUPAN BERNEGARA Zahira FIrdausi; Isa Anshori
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.7664

Abstract

The constitution is the basic principles and laws of a nation, state, or social group, where the constitution determines the powers, duties of the government and guarantees certain rights for its citizens. For a country, the constitution is a collection of doctrines and practices that form the fundamental organizing principle. The constitution describes the entire state administration system of a country, which is in the form of a collection of rules to form, regulate, or govern the country.
PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENETAPKAN PERMOHONAN DISPENSASI PERKAWINAN BAGI ANAK (Studi Kasus Nomor 120/Pdt.P/2022/PA.Wng): PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENETAPKAN PERMOHONAN DISPENSASI PERKAWINAN BAGI ANAK (Studi Kasus Nomor 120/Pdt.P/2022/PA.Wng) Yunita Rahma Wati; Itok Dwi Kurniawan
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8581

Abstract

This study aims to: (1) Know the basis for the judge's consideration in granting the application for marriage dispensation in case No. 120/Pdt.P/2022/PA.Wng. (2) Know the legal consequences caused after the application for marriage dispensation. This research is normative legal research that is prescriptive, meaning research that does not begin with a hypothesis. The approach taken is a statutory approach and a case approach with the types and sources of primary and secondary legal materials. This technique of collecting legal materials uses literature study techniques with the method of analyzing syllogism law materials through deduction thinking. The results showed that the judge in granting the application for marriage dispensation with various considerations, namely benefit and expediency, the existence of urgent reasons, the suitability of the evidence submitted with the facts of the trial, and the absence of a marriage prohibition. The legal consequence that arises with the granting of a marriage dispensation is that the bride and groom can legally marry according to the law. After the marriage of minors, the child is considered an adult and capable of carrying out legal acts.
STRATEGI GURU MENINGKATKAN NILAI KARAKTER DISIPLIN MELALUI TATA TERTIB SEKOLAH PADA SISWA KELAS 7 SMP NEGERI 18 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Yustika Devi Nurhani; Sugiaryo Sugiaryo; Siti Supeni
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8591

Abstract

  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perlunya peningkatan nilai karakter disiplin dan strategi guru dalam upaya meningkatkan nilai karakter disiplin melalui tata tertib sekolah pada siswa kelas 7 SMP Negeri 18 Surakarta. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Karena peneliti ingin mendeskripsikan keadaan yang diamati di lapangan dengan lebih spesifik, transparan, dan mendalam. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, bapak/ibu guru kelas 7, dan siswa kelas 7 SMP Negeri 18 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun untuk menguji validitas data menggunakan teknik triangulasi, baik itu triangulasi sumber maupun triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif  dengan model interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui tata tertib sekolah dapat meningkatkan nilai karakter kedisiplinan siswa. Hal ini ditunjukkan bahwa melalui tata tertib sekolah dapat menciptakan suasana lingkungan pembelajaran yang kondusif, nyaman, dan tenteram di dalam maupun luar kelas. Adapun strategi yang digunakan guru untuk meningkatkan nilai karakter disiplin melalui tata tertib sekolah pada siswa kelas 7 SMP N 18 Surakarta adalah keteladanan, kebiasaan, peraturan, hukuman serta penghargaan. Kata Kunci: Tata Tertib, Nilai Karakter Disiplin, Strategi Guru
PENANAMAN NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DALAM PEMBELAJARAN PPKN MELALUI PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI KERAJINAN PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 18 SURAKARTA Nisa Mauliana Sari; Yusuf Yusuf; Sugiaryo Sugiaryo
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8624

Abstract

The aims of this study were 1) to find out about inculcating environmental care character values through inorganic waste management into crafts in the P5 program, 2) to find out the obstacles in inculcating environmental care character values through inorganic waste management into crafts in the P5 program, 3) to find out the solution to the obstacles in inculcating environmental care character values through inorganic waste management into crafts in the P5 program. This study used descriptive qualitative method. The research location was at SMPN 18 Surakarta. The research subjects were teachers, school principal, and students. The method of collecting data in this study was through interviews, documentation, and observation. To check the validity of the data in the research, source triangulation and technical triangulation techniques were used. The data analysis technique was to use descriptive qualitative with an interactive model starting from data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions. The results showed that 1) teaching students about inculcating of value of environmental care character through the P5 program on managing inorganic waste into crafts, 2) obstacles in inculcating character through the waste management program into crafts occurred from within or from the conditions of the students and the limitations of tools and material. While external obstacles were from the family or environment. 3) the solution to these obstacles was to make rules and punishments, provide counseling to students' families and the environment to actively participate in environmental care activities. Keywords: Character Education, Environmental Care, Waste Management Programs into Crafts
A, The IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PPKN PADA SISWA KELAS VII SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN TOLERANSI DALAM KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA DI SMP MUHAMMADIYAH 8 KEBAKKRAMAT TAHUN AJAR 2022/2023 Inggis Mialiawati; Anita Trisiana; Yusuf Yusuf
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran PPKn dalammeningkatkan karakter toleransi. (2) untuk mendeskripsikan peran guru PPKn dalam membentukkarakter toleransi. (3) untuk menganalisis kesulitan apa saja yang dialami guru PPKn dan pesertadidik dalam upaya tersebut.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat. Subjek dalam penelitian iniadalah Kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru PPKn, dan siswa kelas VII yang berjumlah 11siswa di SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik analisis data yang dilakukanyaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru tidak hanya serta mengajar memberikan materi sajanamun juga memberikan contoh-contoh untuk di implementasikan dengan peserta didik, memberimotivasi menjadi penggerak menjadi mentor dan menyemangati untuk terus mengembangkankarakter yang baik. (2) Upaya atau peran guru PPKn dalam membentuk sikap toleransi melaluikompetensi dasar yang sesuai dengan materi Kebaragaman Masyarakat Indonesia di integrasikandengan RPP. (3) Faktor pendorong dan faktor penghambat yang dapat membentuk karakter toleransipada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat: a) Faktor pendorong: Kebjikan sekolah,memiliki rasa peduli, dan menghargai perbedaan. b) Faktor penghambat: Mementingkan diri sendiridan memilih dalam berteman.
PERAN GURU PPKn DALAM INTERNALISASI PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA UNTUK PENGUATAN KARAKTER DEMOKRATIS PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 7 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2022/2023 Arga Wening Oktoriza; Sutoyo Sutoyo; Siti Supeni
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8754

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk : (1) Untuk mengetahui Peran Guru PPKn dalam internalisasi Pancasilasebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII;(2) Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang ditemui Guru PPKn dalam internalisasi Pancasilasebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII;(3) Untuk mengetahui bahwa internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dapatmempengaruhi penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta. Subjek dalam penelitianini: Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru PPKn Kelas VII, dan Peserta didik Kelas VII.Sumber data menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Pengumpulan datadilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengantriangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptifkualitatif model interaktif.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Guru PPKn sangat berperan aktif dalamprogram internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakterdemokratis ini dengan diwujudkannya beberapa budaya sekolah baru yang menarik yaitu:Democrazy Day/pemilihan ketua OSIS, Kartu Haid, serta Kultum dan Adzan bergilir. Selain ituGuru PPKn juga berperan sebagai pengarah, pengawas, dan Pembina dalam implementasinya; 2)hambatan yang ditemui dalam proses berjalannya program Internalisasi Pancasila sebagaipandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis adalah culture shock (budaya kejut;kaget) dan belum sepenuhnya beradaptasi dengan lingkungan baru karena masih dalam masaperalihan; 3)internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa benar dapat menguatkankarakter demokratis pada peserta didik.