cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 23550074     EISSN : 25026887     DOI : -
Core Subject : Education,
Numeracy Journal is a journal on mathematics education. The Journal publishes articles comprising on mathematics learning, critical study of mathematics learning, classroom action research research on mathematics curriculum, learning method of mathematic, learning media of mathematic, research on mathematics assessment, and research on the development of mathematics learning.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2023)" : 10 Documents clear
PENGUATAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING MAHASISWA MELALUI MODEL REAPS Yulis Jamiah; Revi Lestari Pasaribu
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2217

Abstract

Model REAPS dalam pembelajaran memberikan dampak, diantaranya: mengendalikan emosi yang positif dan mengembangkan keterampilan intrapersonal positif. Dampaknya dapat menguatkan kemampuan problem solving melalui interaksi sosial atau kolaborasi yg berupa diskusi antar mahasiswa untuk membahas penyelesaian persoalan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan problem solving mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika FKIP Untan yang mengambil kuliah Program Linier. Tujuan tersebut dicapai melalui beberapa tahap, meliputi: 1) menganalisis teori tentang model REAPS dan karakteristik kemampuan problem solving; 2) mengkaji perangkat pembelajaran, seperti merevisi bahan ajar, rancangan pembelajaran; 3) menyusun instrumen penelitian berupa: tes kemampuan problem solving, lembar observasi, kisi-kisi angket dan angket; 4) memvalidasi instumen penelitian; 4) menerapkan model REAPS; 5) memberikan tes kemampuan problem solving dan angket; 6) menganlisis data hasil penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah Peneltian Tindakan Kelas. Penyaringan dan pengumpulan data dilakukan dengan berbagai cara, baik dengan maupun tanpa pengujian: Pemeriksaan, dokumentasi, observasi dan angket. Teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kategori baik. AbstractThe actual Engagement In the lively problem-solving (REAPS) version of getting to know has an impact, including controlling fantastic feelings and growing tremendous intrapersonal talents. The effect can beef up trouble-solving abilities through social interaction or collaboration through discussions between college students about problem-solving. This looks at objectives to reap an outline of the trouble-solving skills of students of the arithmetic training study application, FKIP Untan, in particular, students who take Linear Programming courses. This goal turned into performed via several ranges, including 1) studying the concept of the REAPS model and the traits of hassle-solving capabilities; 2) reviewing getting to know the equipment, along with revising coaching substances and gaining knowledge of designs; three) compiling research gadgets in the shape of trouble-fixing ability tests, statement sheets, questionnaires, and questionnaires; 4) validating research devices; 4) observing the REAPS version; five) giving assessments of trouble-solving talents and questionnaires; 6) studying studies records. The research method used is lecture room movement research. Screening and facts collection has been achieved in diverse approaches, each assessment and non-checks through written exams, documentation, statement, and questionnaires. Qualitative and quantitative records evaluation techniques complement every difference. The outcomes of this study indicate an excellent class.
PENGARUH INTERAKSI TEMAN SEBAYA DAN SELF EFFICACY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 10 Nur Latifah Hidayati; Septiana Wijayanti; Fery Firmansah
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2241

Abstract

Kajian ini memiliki tiga tujuan utama, yakni untuk mengetahui (1) pengaruh interaksi teman sebaya pada hasil belajar matematika; (2) pengaruh self-efficacy pada hasil belajar matematika; (3) pengaruh interaksi teman sebaya dan self-efficacy secara bersama-sama pada hasil belajar matematika. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode penelitian expost facto dan siswa kelas 10 SMK Negeri 4 Klaten Tahun Pelajaran 2022/2023 digunakan sebagai subjek penelitian. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling berjumlah 33 siswa kelas 10 AKL 3. Pengumpulan data penelitian menggunakan dua instrumen angket dan satu instrumen tes. Setelah memperoleh data penelitian kemudian diuji prasyarat analisis. Apabila uji prasyarat terpenuhi maka dengan taraf signifikansi 5% dilakukan pengolahan data. Hasil analisis data, diperoleh kesimpulan yakni: (1) interaksi teman sebaya pada hasil belajar matematika berpengaruh positif dan signifikan dengan sumbangan efektif sebesar 16,6%; (2) self-efficacy pada hasil belajar matematika berpengaruh positif dan signifikan dengan sumbangan efektif sebesar 63,4%; (3) interaksi teman sebaya dan self-efficacy pada hasil belajar matematika secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Adapun koefisien determinasi sebesar 0,799 artinya interaksi teman sebaya dan self-efficacy berkontribusi sebesar 80% pada hasil belajar matematika sedangkan variabel lain diluar Penelitian berkontribusi sebesar 20%.AbstractThis study has three main objectives, namely to determine (1) the effect of peer interaction on mathematics learning outcomes; (2) the effect of self-efficacy on mathematics learning outcomes; (3) the effect of peer interaction and self-efficacy together on mathematics learning outcomes. This quantitative research used an ex post facto research method and class 10 students of SMK Negeri 4 Klaten for the 2022/2023 academic year are used as research subjects. The sample was taken using a cluster random sampling technique totaling 33 students of class 10 AKL 3. Research data was collected using two questionnaire instruments and one test instrument. After obtaining the research data, the analysis prerequisites were tested. If the prerequisite tests are met, data processing is carried out at a significance level of 5%. From the results of data analysis, the conclusions obtained were: (1) peer interaction on mathematics learning outcomes has a positive and significant effect with an effective contribution of 16.6%; (2) self-efficacy on mathematics learning outcomes has a positive and significant effect with an effective contribution of 63.4%; (3) peer interaction and self-efficacy on mathematics learning outcomes together have a positive and significant effect. The coefficient of determination is 0.799, meaning that peer interaction and self-efficacy contribute 80% to mathematics learning outcomes while other variables outside research contribute 20%.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN ETNOMATEMATIKA ANDROID Muhammad Syaiful Rohman Syaiful; Masrukan Masrukan; Arief Agoestanto
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2289

Abstract

Penelitian dilakukan demi menguji keefektifan project based learning (PjBL) berbantuan etnomatematika android untuk kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest. Sampel yang dipakai berjumah 50 siswa yang terdiri dari 24 siswa untuk kelompok eksperimen dan 26 siswa untuk kelompok kontrol. Instrumen yang dipakai berupa soal posttest dan pretest berbentuk uraian. Analisis yang digunakan yaitu, uji ketuntasan rata-rata, uji proporsi, uji independent, uji paired, serta uji N-gain. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu telah memenuhi beberapa uji diantaranya: (1) Kriteria ketuntasan rata-rata, (2) Memenuhi ketuntasan proporsi, (3) Posttest kelompok eksperimen memiliki hasil kemampuan lebih baik dari kelas kontrol, dan (4) Kemampuan berpikir kritis kelompok eksperimen meningkat serta hasil posttest kelas eksperimen memenuhi kriteria sedang pada uji N-gain.AbstractThe research was conducted to test the effectiveness of project-based learning (PjBL) assisted by Android ethnomathematics for students' critical thinking abilities. This research uses a pretest-posttest design. The sample used consisted of 50 students, consisting of 24 students for the experimental group and 26 students for the control group. The instruments used are posttest and pretest questions in the form of descriptions. The analysis used is the average completeness test, proportion test, independent test, paired test, and N-gain test. The research results obtained showed that they had fulfilled several tests, including: (1) the average completeness criteria; (2) fulfilling the proportion of completeness; (3) posttesting, the experimental group had better ability results than the control class; and (4) the group's critical thinking ability during the experiment increased, and the posttest results of the experimental class met the moderate criteria in the N-gain test.
HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SCIENCE TECHNOLOGY ENGINEERING MATHEMATICS BERBASIS PROJECT BASED LEARNING Pramesti, Cicik; Rahayu, Eva Putri; Suryanti, Suryanti; R S, Riki Suliana; Lisvian Sari, Ayu Silvi
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.1903

Abstract

Pendidikan di Indonesia mengalami suatu keadaan yang disebut learning loos selama kurang lebih dua tahun dikarenakan wabah covid-19. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa masalah pembelajaran, khususnya siswa kelas VII-F SMPN 2 Srengat yang mengalami masalah pada pemahaman konsep, minat belajar, dan ketelitian dalam perhitungan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dilihat dari pemahaman konsep, minat belajar, dan ketelitian dalam perhitungan matematika melalui implementasi pembelajaran Science Technology Engineering Mathematics berbasis Project Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan design Kemmis dan Taggart yang dimodifikasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi pelaksanaan pembelajaran (guru dan siswa), lembar kerja proyek, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi STEM PjBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan indikator pemahaman konsep, minat belajar, dan ketelitian perhitungan. Peningkatan hasil belajar terlihat dari nilai rata-rata yang meningkat dari 69,84 menjadi 79,84 dan ketuntasan klasikal yang meningkat dari 70,97% menjadi 93,55%. Hal ini diperkuat dengan prosentase rata-rata hasil observasi aktivitas guru/peneliti dan siswa masing-masing sebesar 80% dengan kategori baik dan 87,5% dengan kategori sangat baik, serta prosentase rata-rata hasil kerja proyek sebesar 89,6% dengan kategori baik.AbstractEducation in Indonesia has experienced a situation called learning loss for approximately two years due to the Covid-19 outbreak. This condition causes several learning problems, especially class VII-F students at SMPN 2 Srengat who experience problems understanding concepts, interest in learning, and accuracy in calculations. This research aims to improve student learning outcomes in terms of conceptual understanding, interest in learning, and accuracy in mathematical calculations through the implementation of Science Technology Engineering Mathematics learning based on Project Based Learning. This research is classroom action research using a modified Kemmis and Taggart design. The research instruments used were learning implementation observation sheets (teachers and students), project worksheets, and tests. The research results show that the implementation of STEM PjBL can improve student learning outcomes based on indicators of conceptual understanding, interest in learning, and accuracy of calculations. The increase in learning outcomes can be seen from the average score which increased from 69.84 to 79.84 and classical completeness which increased from 70.97% to 93.55%. This is reinforced by the average percentage of observation results of teacher/researcher and student activities of 80% respectively in the good category and 87.5% in the very good category, as well as the average percentage of project work results of 89.6% in the category Good.
KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL OPERASI HIMPUNAN BERBENTUK CERITA SETELAH DITERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI KELAS VII Syifa Restania Putri; Indaryanti Indaryanti
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2077

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan adanya temuan terhadap kesulitan siswa SMP Negeri 6 Indralaya Utara dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah melalui penggunaan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Penelitian ini tujuannya untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita Operasi Himpunan setelah diterapkan model PBM. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 22 orang siswa kelas VII.2 SMPN 6 Indralaya Utara. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penyelesaian masalah siswa tergolong sedang. Skor rata-rata indikator tertinggi adalah merencanakan penyelesaian sebesar 53 dan indikator terendah adalah memeriksa kembali dengan skor rata-rata 26. Subjek berkemampuan tinggi memenuhi keempat indikator penyelesaian masalah dengan tepat. Sedangkan subjek berkemampuan sedang memenuhi semua indikator, dengan sebagian jawaban keliru. Sementara subjek berkemampuan rendah hanya memenuhi indikator merencanakan dan melaksanakan rencana dengan jawaban yang masih banyak keliru.AbstractThis study was conducted based on the findings of students’ difficulties that SMPN 6 Indralaya Utara in solving math word problems. The solution is applying Problem-Based Learning (PBL) model. The study aims to assess students’ ability to solve Set Operation word problems after applying the PBL model. This study is descriptive, quantitatively and qualitatively. The subjects were 22 students in grade VII.2 at SMPN 6 Indralaya Utara. Data were collected using test and interview techniques. The results of this study show that the students’ ability in solving word problems is categorized as medium. The highest average indicator score is devising a plan 53. The lowest average indicator score looks back about 26. High-ability subjects correctly fulfill the four problem-solving indicators. Medium-ability subjects also fulfill the four indicators with some correct answers. Then, low-ability subjects only fulfill indicators of plans and do with wrong answers.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA UIN FATMAWATI SUKARNO BENGKULU Dea Afrilia; Mustalifah Mustalifah; Dela Nupita Ramadanniya
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2237

Abstract

Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengeksplorasi dampak motivasi belajar terhadap kemampuan penyelesaian masalah matematika pada mahasiswa Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno di Bengkulu. Populasi dalam penelitian ini meliputi keseluruhan mahasiswa Tadris Matematika di universitas tersebut. Untuk memperoleh sampel, digunakan teknik pengambilan sampel acak berkelompok (cluster random sampling) yang menghasilkan jumlah sampel sebanyak 39. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui distribusi kuesioner motivasi belajar dan penilaian kemampuan penyelesaian masalah matematika. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier sederhana dan pendekatan kuantitatif, dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Berdasarkan analisis hasil pengujian, ditemukan nilai R Square sebesar 0,648. Dari temuan ini disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari motivasi belajar terhadap kemampuan mahasiswa Tadris Matematika di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam menyelesaikan masalah matematika.AbstractThe primary objective of this study is to explore the impact of learning motivation on the mathematical problem-solving abilities of students in the Tadris Mathematics Study Program at the Fatmawati Sukarno Islamic University of Bengkulu. The population of this study encompasses all the students of Tadris Mathematics at the university. The sample was obtained using the cluster random sampling technique, resulting in a total of 39 samples. Data in this research were gathered through the distribution of learning motivation questionnaires and assessments of mathematical problem-solving abilities. Data analysis was conducted using the simple linear regression method and a quantitative approach, with a significance level of 5%. Based on the analysis of the test results, an R Square value of 0.648 was found. It is concluded from these findings that there is a significant influence of learning motivation on the mathematical problem-solving capacity of Tadris Mathematics students at UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu to solve mathematical problems.
STRATEGI SCAFFOLDING DALAM KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY Srimuliati Srimuliati; Khairatul Ulya; Faisal Faisal; Ria Anggraini; Arsyifa Dian Natasya
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2285

Abstract

Menjadi problem solver adalah tujuan dari proses pembelajaran. Kemampuan ini dapat tercapai jika dilatihkan secara terus-menerus kepada siswa dengan menjadikan siswa menguasai berbagai kemampuan matematika. Salah satunya menguasai kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajarkan menggunakan strategi scaffolding lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan secara konvensional. Quasi-experimental design digunakan sebagai rancangan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 182 siswa dari SMPN 1 Tamiang Hulu, Aceh, Indonesia. Sedangkan sampel berjumlah 52 orang yang terdiri atas kelas eksperimen yaitu kelas VIII3 dan kelas kontrol, kelas VIII4. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Instumen yang digunakan yaitu soal tes kemampuan pemecahan masalah pada materi sistem persamaan linear dua variable berjumlah 5 soal dan berbentuk uraian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi scaffolding lebih baik dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan secara konvensial.AbstractTo be a problem solver is a learning instruction goal. This ability will achieve if students will be trained and learnt continuously to comprehend any mathematical skills. One of them is to have ability in problem solving skills. The aim of this study was to determine whether students’ problem-solving ability learnt by using the scaffolding strategy was better than students’ problem-solving ability learnt by using a conventional model or not. The quasi-experimental design was used as research design in this study. The population was a total 182 students of grade VIII of SMPN 1 Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, Aceh, Indonesia. while the sample was 52 students which consist of two groups, namely class VIII3 as an experiment group and class VIII4 as a control group. The data was collected by using technique test. There were 5 questions about system of two linear equation was tested to measure the problem-solving ability of students. The results showed that students’ problem-solving ability learnt by using the scaffolding strategy is better than students’ problem-solving ability learnt by using a conventional model.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA (PENDEKATAN META-ANALISIS) Puspa Wigati; Asep Nursangaji; Dede Suratman; Edy Yusmin; Dian Ahmad
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2292

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah merangkum beberapa studi-studi tentang pengaruh media e-learning pada hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi satu referensi yang mudah diakses oleh pengguna hasil penelitian sebagai pilihan media pembelajaran bagi peserta didik dalam meningkatkan hasil belajar maupun sebagai bahan pengembangan media e-learning yang jauh lebih baik untuk selanjutnya. Metode penelitian digunakan kuantitatif, teknik pengumpulan data berupa dokumen skripsi maupun tesis dan analisis data menggunakan meta-analisis. Terdapat 9 penelitian yang telah dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, serta diperoleh dari perpustakaan Universitas Tanjungpura. Hasil penelitian diperoleh effect size (r) dari penggunaan media e-learning berdasarkan jenjang, pada jenjang SMP memiliki besaran pengaruh yang bertanda positif, sedangkan pada jenjang SD, SMA dan SMK memiliki besaran pengaruh yang bertanda negatif. Berdasarkan jenis media yang digunakan, seluruh kategori berdasarkan media tidak ada yang memiliki besaran pengaruh yang bertanda positif. Hasil perhitungan meta-analisis berbantuan aplikasi JASP diperoleh nilai r* sebesar -0,646 dan nilai p-value dari Z bernilai lebih dari 0,05. Kesimpulannya adalah penggunaan media e-learning tidak ada pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, hipotesis penelitian ditolak.AsbtractThe research purpose is to summarize the study of the effect of e-learning on student’s mathematics learning outcomes. Therefore, this research can be a reference that is easily accessible to users of research results as a choice of learning media for improving students learning outcomes and as a reference for developing better e-learning media in the future. The research method used is quantitative research, data collection techniques in the form of dissertation and thesis documents and data analysis used with a meta-analysis approach. There are 9 studies selected based on inclusion and exclusion criteria that were obtained from the Tanjungpura University library. The results of the study obtained the effect size (r) of using e-learning based on the level, that junior high school has a positive effect size, meanwhile, that elementary school, senior high school, and vocational high school have a negative effect size. Based on the type of media used, all of them there are have no positive effect size. The results of the meta-analysis using the JASP application has a value of r* -0,646 and a p-value of Z value of more than 0,05. The conclusion is the apply of e-learning media has not a positive effect that is not significant on student’s learning outcomes. Therefore, the research hypothesis was rejected.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN MEDIA FLIPBOOK PADA MATERI LIMIT FUNGSI Cindi Fitriani; Wily Wandari; Elly Rizeqia Fadilah
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2314

Abstract

Perkembangan penggunaan media pembelajaran interaktif sangat berkembang secara pesat, melalui penggunaan media pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan matematis siswa. Komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan matematika yang perlu dipahami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan media flipbook pada materi limit fungsi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri Tomo Kabupaten Sumedang sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes berupa soal komunikasi matematis pada materi limit fungsi berupa soal uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa sebesar 75.857 yakni berada pada kategori baik.AbstractThe development of the use of interactive learning media is growing rapidly, through the use of learning media it is able to improve students' mathematical abilities. Mathematical communication is one of the mathematical skills that students need to understand. This research aims to examine the mathematical communication skills of students who use flipbook media on function limits material. This research is qualitative research with a descriptive approach. The subjects in this research were 35 students in class XI Science at Tomo State High School, Sumedang Regency. The data collection technique used was a test method in the form of mathematical communication questions on function limit material in the form of description questions. The results of the research show that the average score for students' mathematical communication skills is 75.857, which is in the good category.
PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI BERBASIS PROBLEM POSING : SEBUAH KAJIAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS Zaenab, Siti; Asari, Slamet; Huda, Syaiful
Jurnal Numeracy Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v10i2.2402

Abstract

Pembelajaran yang memperhatikan gaya belajar peserta didik merupakan salah satu contoh dari pembelajaran berdiferensiasi, sehingga guru lebih mudah memilih media pembelajaran yang digunakan untuk mencapai sebuah tujuan pembelajaran. Disamping itu, dalam kurikulum merdeka peserta didik juga diberikan kebebasan dalam mengkonstruk pengetahuannya sendiri misalnya dengan membuat pertanyaan dan menjawab pertanyaan yang telah dibuat, sehingga akan menimbulkan kemampuan penalaran matematis setiap peserta didik. Dalam hal ini, sangat penting bagi peneliti untuk dapat mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan pendekatan problem posing dalam pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kemampuan penalaran problem posing ditinjau dari gaya belajar peserta didik di kelas X TOI 1 SMKN 1 Cerme tahun ajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Prosedur Penelitian yang digunakan ada 3 tahap yaitu : perencanaan penelitian, pelaksanaan penelitian, penyusunan laporan penelitian. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes penalaran problem posing, rubrik penilaian tes penalaran problem posing, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan gaya belajar visual, kinestetik, dan auditorial memilili tingkat kemampuan penalaran problem posing sedang. Namun dilihat dari persentase hasil analisis kemampuan penalaran problem posing, peserta didik dengan gaya belajar kinestetik tingkat penalaran problem posingnya lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang memiliki gaya belajar visual dan auditorial.AbstractLearning that takes care of the student's learning style is one example of differential learning, so it's easier for teachers to choose the learning medium used to a learning goal. In addition, in the independent curriculum students are also given freedom in constructing their own knowledge, for example, by creating questions and answering questions that have been made, so that will raise the ability of mathematical reasoning of each student. In this case, it is essential for researchers to be able to know students' mathematical reasoning abilities using the problem posing approach in differential learning. This study aims to describe the ability to reason the problem posing reviewed from the learning style of the students in class X TOI 1 SMKN 1 Cerme 2023/2024. The research method used in this study is qualitative descriptive. The research procedure used has three stages: research planning, research execution, research report preparation. As for the instruments used in this study are the reasoning test of the problem posing, the evaluation section of the test of reasoning the problem Posing, and the guidelines of the interview. The results of the study showed that students with visual, kinesthetic, and auditory learning styles had a higher level of ability to rationalize the problem posing. However, seen from the percentage of results of analysis of the skill of rationalizing the problems posing, students with kinesthesia learning style had higher levels of rationality of the problem Posing compared to students who had visual and auditorial learning style.

Page 1 of 1 | Total Record : 10