cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 343 Documents
PENINGKATAN KINERJA DOSEN STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH Saiful Bahri
Jurnal Visipena Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.372 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v3i2.63

Abstract

Perguruan tinggi sebagai lembaga pengembangan ilmu bertujuan melahirkan masyarakat berpengetahuan, berkeahlian, kompeten, dan terampil. Maka perguruan tinggi harus mampu memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat dengan baik, salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan kinerja dosen dalam mewujudkan tridarma perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perencanaan peningkatan kinerja dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh; 2) Strategi peningkatan kinerja dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh; dan 3) Pengawasan dan evaluasi peningkatan kinerja dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Subjek penelitian terdiri atas ketua dan pembantu ketua bidang akademik, ketua LP2M dan dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan peningkatan kinerja dosen yang dikembangkan antara lain; pengiriman tugas belajar, pengiriman short courses, penataran atau lokakarya dalam pembinaan dan kajian keilmuan yang relevan bagi dosen, program pelatihan dan pembinaan dalam menunjang kemampuan akademik; 2) Pelaksanaan kegiatan peningkatan kinerja dosen, disesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya, pelaksanaan peningkatan kinerja dosen mengarah pada Tridarma Perguruan Tinggi; 3) Pengawasan yang dilaksanakan dengan melakukan penilaian kinerja dosen didasarkan atas kinerja tri dharma perguruan tinggi, penilaian administratif oleh pimpinan, dan penilaian-penilaian lainnya.
UPAYA GURU MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PELAJARAN BAHASA INDONESIA Khadijah
Jurnal Visipena Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.374 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v3i2.64

Abstract

Ada dua prinsip yang dapat digunakan untuk meninjau motivasi. Pertama motivasi dipandang sebagai suatu proses akan membantu guru menjelaskan kelakuan yang diamati dan untuk memperkirakan kelakuan-kelakuan lain pada siswa. Kedua guru memntukan karakter dari proses pembejaran dengan melihat petunjuk-petunjuk dari tingkahlaku siswa. Salah satu aspek penting dalam mengajar ialah membangkitkan motivasi siswa untuk belajar. Berbagai cara telah dianjurkan oleh akhli pendidikan untuk mencapai hal itu. Hal ini penting, adalah karena motivasi seseorang dalam bagian internal siswa. Siswa memetapkan alasan dan membuat keputusanya sendiri berdasarkan penglihatannya(perception) terhadap lingkungannyan. Guru mempengaruhi motivasi siswa adalah dengan menciptakan situasi seksternal sehingga siswa akan bertindak sesuai dengan yang diharapkan. Beberapa cara untuk itu adalah seperti berikut. (1). Menciptakan kegiatan-kegiatan dan potensi belajar itu tampak sebagai sesuatu yang berfaedah. (2). Gunakan motif.
INTEGRATING GEOSPATIAL TECHNOLOGIES IN THE SECONDARY MATHEMATICS CLASSROOM Mailizar
Jurnal Visipena Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.451 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v3i2.65

Abstract

Geospatial technology refers to technology used for visualization, measurement, and analysis of phenomena that occur on the earth. Since features or phenomena that occur on earth relate to mathematical concepts, geospatial technologies have great potential to enhance mathematical learning activities. It is clear that spatial ability is very important in order to succeed in learning mathematics. Geospatial technologies such as Google Earth can facilitate students in enhancing spatial thinking. Moreover Integrating geospatial technology will facilitate learners in making the connection between mathematical concepts and the real world. Finally, the integration will enhance students’ ability in making connections between mathematical concept and their other courses. The integration will face some possible barriers such as limited availability of software and hardware and insufficient ability of the teachers.
ALAT PERAGA DAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA Juwairiah
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.609 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.85

Abstract

Alat peraga dan Media pembelajaran kimia memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Penggunaan alat peraga dan media pembelajaran yang bervariasi, akan meningkatkan motivasi belajar siswa. Kesulitan dalam memahami ilmu kimia disebabkan kebanyakan konsep-konsep dalam ilmu kimia maupun materi kimia secara keseluruhan merupakan konsep atau materi yang bersifat abstrak dan kompleks, maka guru harus membantu siswa untuk memvisualisasikan konsep yang abstrak tersebut menjadi sesuatu yang nyata dan mudah dipahami siswa, karena pada dasarnya siswa itu belajar dari sesuatu yang konkret, bahkan tidak hanya siswa, orang dewasa pun dalam waktu tertentu membutuhkan visualisasi untuk memahami konsep-konsep yang abstrak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menggunakan alat peraga dan media dalam pembelajaran kimia untuk menanamkan konsep agar mudah dimengerti oleh para siswa.
MAKNA KONTEKSTUAL BAHASA IKLAN ROKOK DI TELEVISI Isthifa Kemal
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.509 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.90

Abstract

Iklan merupakan suatu proses komunikasi yang bertujuan membujuk orang untuk mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan. Iklan biasanya disampaikan dalam bentuk media, seperti televisi, radio, maupun dalam bentuk poster.Penelitian ini mengangkat masalah, (1) teks iklan rokok apa sajakah yang memiliki makna kontekstual, (2) makna apa sajakah yang terkandung dalam teks iklan rokok tersebut, (3) bagaimanakah pengaruhnya terhadap masyarakat dari tayangan iklan tersebut.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini: (1) menemukan teks iklan rokok yang memiliki makna kontekstual, (2) menjelaskan makna yang terkandung dalam teks iklan rokok, (3) mendeskripsikan pengaruh terhadap masyarakat dari tayangan iklan rokok tersebut.Pendekatan yang dilakukan lebih mengacu pada makna kontekstual dalam semantik menurut Firth. Menurut pandangan ini, bahwa tiap tutur harus di kaji dalam konteks situasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualtitatif yang berisi pemaparan secara padat.Melalui penelitian ini ditemukan hal-hal dengan rumusan masalah, pertama, berdasarkan 20 data iklan rokok yang di peroleh, semuanya memiliki makna kontekstual. Kedua, makna kontekstual yang terkandung dalam iklan teks rokok pada intinya sama, yaitu memperkenalkan produk dan mempengaruhi penonton untuk mengonsumsinya. Ketiga, tayangan ikla rokok di televisi, tidak berpengaruh bagi konsumen rokok untuk berhenti atau mengkonsumsinya.Keunikan bahasa iklan rokok dalam setiap slogannya memberikan daya tarik tersendiri bagi para penggunaan rokok ataupun konsumen, sehingga mereka seolah berlomba-lomba menghisapnya, mulai dari kalangan muda sampai tua, baik laki-laki ataupun perempuan. Jika ini dibiarkan, generasi bangsa ini sebagai generasi penerus rokok. Oleh karena itu, perlu adanya himbauan dari pemerintah tentang bahaya merokok atau adanya kesadaran dari setp individu.
TEACHING MATHEMATICS WITH PIAGET'S THEORY Ega Gradini
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.729 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.98

Abstract

Piaget's theory of cognitive development is a comprehensive theory about the nature and development of human intelligence first developed by Jean Piaget. It is primarily known as a developmental stage theory, but in fact, it deals with the nature of knowledge itself and how humans come gradually to acquire it, construct it, and use it. Moreover, Piaget claims the idea that cognitive development is at the centre of human organism and language is contingent on cognitive development. Below, there is first a short description of Piaget's views about the nature of intelligence and then a description of the stages through which it develops until maturity.This paper presented student’s way of thinking in mathematics learning. Jean Piaget’s theory brought here as the main concept applied on children thinking process in mathematics. Through observation, some fact emerges in every stage of development process. Those display on “Cant and But Can’t” Table.
THE DIFFICULTIES AND PROBLEMS FACED BY INDONESIAN STUDENTS WHILE STUDYING IN AN AUSTRALIAN UNIVERSITY Saiful
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.309 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.102

Abstract

One of the issues that relates to Indonesian international students’ perceptions about the quality of higher education is with regards to the difficulties and problems they face while studying in an Australian university. A survey was conducted with 78 First Year to Fourth Year Indonesian international undergraduate students undergoing a range of programs and courses at a university in Australia to determine their perspective of quality in higher education. Further interviews were carried out with nine Indonesian international students to gain insights into their difficulties and learning experiences. Based on these interviews, the three main difficulties highlighted by Indonesianinternational students are: different learning styles, cultural barriers and language problems. This paper seeks to highlight the initial problems faced by Indonesian international students in terms of learning styles and how they strive to overcome these difficulties through discussions and practice. These findings present implications for the use of appropriate teaching strategies with Indonesian international students.
THE ABILITY OF STUDENTS IN USING ENGLISH CONJUNCTION (CASE STUDY AT SENIOR HIGH SCHOOL SMA NEGERI 5 BANDA ACEH) Maulizan ZA
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.948 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.106

Abstract

This research is about the ability of Students in Using EnglishConjunction. The aim of this study is to measure the ability of second year students ofSenior high school in using English conjunctions. The samples of this research were57 second semester students of senior high school. The determination of the sampleswas done randomly. In collecting the data, they were given a set of test inunderstanding the usage of conjunction. The number of items are 40, they weredivided into two parts, the first part (completed the paragraph in using coordinatingand subordinating conjunction) and the second part (complete the sentence in usingcoordinating and subordinating conjunction). In processing data the writer used thestatistical procedure such as, the range score, the interval width, the interval class, thefrequency distribution, and arithmetic mean ( X ). From the data analysis the meanscore of second semester students of senior high school is 60,15. It is considered thecriteria of value in this research is not enough. It is recommended to the researchwhich relates to the ability of second semester students of senior high school in usingconjunctions or other the same level can be continued by other researchers so that theunbreakable problems can be solved in the future.
STORING THE INFORMATION INTO LONG TERM MEMORY AND ITS IMPACTS ON LEARNING MATHEMATICS Fitriati
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.282 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.109

Abstract

Memory obviously plays an important role in knowledge retention. In particular, when learning mathematics students claim that much of what is taught in classrooms is soon forgotten and learning mathematics is difficult or not interesting. Neuroscience, through its study on long term memory, has tried to identify why these phenomena occur. Then some possible solutions are suggested. Understanding the processes of memory storage including acquisition, consolidation, recoding, storing and retrieval helps teachers to efficiently plan for effective learning activities. Therefore, this paper outlines the potential implication of long term memory to mathematics learning as well as suggests some learning strategies that might solve students‟ and teachers‟ problem in learning mathematics.
SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI GURU MATEMATIKA PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) BEUREUNUEN KABUPATEN PIDIE Khazanatul Khairat
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.367 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.111

Abstract

Teaching supervision is one of factors influencing the development of teacher’s competence. This research used descriptive qualitative method. The data were collected through observation, interview and documentation. The subject of this research were the supervisors, principal, vice principal of curriculum affairs, math teachers, and chief of MGMP. The results of this research showed that (1) annual supervision program was compiled both for regency and municipality level by several supervisors employed by the coordinator of supervisor based on his authority that it then became a reference for supervisors in the area to compile semester program. (2) Techniques of supervision of education conducted by supervisors were class visit, class observation, orientation meeting, teacher meeting and sharing knowledge. The supervision conducted periodically based on supervision program. (3) The strategies used by supervisors in running their duties were collecting sample at each school, forming team teaching, and delegating vice principal and chief of MGMP. (4) The supporting factors were teachers’ willingness to be supervised and principal’s enthusiasm in supervising. On the other hand, the inhibiting factors were elderly supervisors recruited nearly retired, the amount of supervisors and teachers were disproportionately so that the supervision towards teachers were not balanced and there was no distribution of supervisors based on their background study.

Page 5 of 35 | Total Record : 343