cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
jln Prof.Dr.Hamka No..228 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika
ISSN : 20878508     EISSN : 25409611     DOI : 10.30633
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Biomedik.
Arjuna Subject : -
Articles 480 Documents
ANALISIS KUALITATIF BERKAS REKAM MEDIS PASIEN KHUSUS BEDAH DI RSU. AISYIAH KOTA PADANG Nurhasanah Nasution
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1607

Abstract

Salah satu pelayanan yang perlu ditingkatkan dari rumah sakit yakni standar kelengkapan rekam medis. standar ini juga telah ditetapkan pada standar akreditasi rumah sakit yakni MKI 19.4. Dari studi pendahuluan yang telah dilakukan belum pernah dilakukannya audit kelengkapan rekam medis RSU Aisyiah menjadi permasalahan  penting untuk diamati oleh peneliti. Penelitian terdahulu hanya melakukan analisis kelengkapan pada pelayanan rawat jalan. Dari permasalahan yang ada, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang analisis kualitatif di RSU Aisyiyah Kota Padang yang bertujuan untuk mengetahui analisis kualitatif berkas rekam medis khusus bedah umum. Penelitian ini telah dilaksanakan di pada bulan Oktober tahun 2022. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui telaah langsung berkas rekam medis dan melakukan wawancara sebagai penunjang data yang telah didapatkan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah terkait kelengkapan secara kualitatif berkas rekam medis termasuk konsistensi diagnosis, cara pencatatan dan kelengkapan informed consent. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah persentase tertinggi kelengkapan komponen deskripsi dan dasar pengobatan didapat pada item dokter sebesar 100% sedangkan persentase ketidaklengkapan paling tinggi didapat pada komponen praktik pencatan pada item dokter yakni sebesar 53,85%. Kata Kunci : Analisis, Kelengkapan, Kualitatif, Rekam Medis
STUDI KASUS: TERAPI MENGHISAP ES BATU UNTUK MENGURANGI RASA HAUS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Reska Handayani; Chichi Hafifa Transyah; Resi Aflizarni
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1660

Abstract

Gagal Ginjal Kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum. Penderita gagal ginjal kronis menjadikan hemodialisis sebagai rutinitas dan pasien yang menjalani hemodialisa harus mempertahankan pembatasan asupan cairan, sehingga tercapai keseimbangan cairan tubuh agar tidak terjadi kelebihan cairan. Pembatasan cairan menjadikan penurunan intake per oral akan menyebabkan mulut kering dan lidah jarang teraliri air dan keadaan ini yang memicu keluhan haus. untuk mengurangi rasa haus pada penderita gagal ginjal kronik karena pembatasan cairan adalah dengan mengkonsumsi potongan es karena dapat memberikan perasaan lebih segar, Rasa haus juga berkurang karena air yang berasal dari ice cube yang telah mencair ditelan dan memberikan efek dingin yang menyegarkan, sehingga osmoreseptor menyampaikan ke hipotalamus bahwa kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, feedback dari kondisi ini adalah rasa haus berkurang. Tujuan : untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien GGK dengan DM dengan terapi menhisap es batu untuk mengurangi rasa haus. Metode : Pendekatan studi kasus, merupakan studi yang mendalam tentang individu dan berjangka waktu tertentu, terus menerus serta menggunakan objek tunggal. Hasil : pada intervensi keperawatan dengan masalah kelebihan volume cairan dengan menggunakan terapi menghisap es batu didapatkan terdapat perubahan rasa haus dari haus sedang menjadi haus ringan. Kesimpulan : terapi menghisap es batu efektif untuk mengurangi rasa haus pada pasien GGK dengan DM yang sedang menjalani hemodialisa
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN MIKROBIOLOGI OLEH PEMILIK DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN VII KOTO DAN LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN Ratna Lestari; Wiya Elsa Fitri; Adewirli Putra
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1909

Abstract

Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Kesehatan Daerah (UPT Labkesda) Kabupaten Padang Pariaman Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di kabupaten Padang Pariaman berjumlah 172 dan yang melakukan pemeriksaan Laboratorium pada tahun 2022 hanya berjumlah 78 depot (45,3%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap pemilik depot air minum isi ulang dengan keteraturan pemeriksaan kandungan total Coliform di laboratorium. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pemilik depot air minum isi ulang (DAMIU) di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dan Kec. Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman tahun berjumlah 46 orang. Sedangkan jumlah sampel ditetapkan dengan cara total populasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022, pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui angket, pengolahan data secara komputerisasi, analisis data deskriptif dilakukan secara univariat dan analisis uji statistik dilakukan secara bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 71,7% pemilik depot air minum tidak teratur melakukan pemeriksaan mikrobiologi laboratorium, 65,2% tingkat Pendidikan pemilik depot tergolong rendah, 56,5% pemilik depot air minum  memiliki tingkat pengetahuan yang rendah, 58,7% pemilik depot air minum memiliki sikap yang negatif. Terdapat hubungan tingkat Pendidikan (p=0,005), pengetahuan (p=0,001) dan sikap (p=0,006) dengan keteraturan pemeriksaan mikrobiologi laboratorium di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dan Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman tahun 2022. Pemilik depot air minum diharapkan dapat meningkatkan motivasinya dalam melakukan keteraturan pemeriksaan mikrobiologi secara berkala dan menjadikan hasil pemeriksaan laboratorium sebagai indikator untuk melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan depot air minum isi ulang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN LAMA KERJA TERHADAP RESPONSE TIME TIM EMERGENCY DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD Dr. M. YUNUS KOTA BENGKULU Fernalia Fernalia; Pawiliyah Pawiliyah; Khoviva Trianingsih
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1914

Abstract

Penanganan pasien gawat darurat sangatlah penting karena menyangkut nyawa seseorang maka tindakan awal yang harus dilakukan harus cepat tepat dan akurat. Responsetimeitu sendiri merupakan kecepatan dalam penanganan pasien, dihitung sejak pasien datang sampai dilakukan penanganan awal berdasarkan standar waktu yaitu ˂ 5 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dan lama kerja terhadap responsetimetim emergencydi instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Dr. M.Yunus Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan observasional dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tim emergencydi ruang IGD RSUD Dr. M. Yunus Kota Bengkulu yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah total sampling yang berjumlah 35 orang dari jumlah 22 perawat 6 bidan dan 7 dokter. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari responden dengan menggunakan lembar observasi dan kuesioner pada tim emergencydi instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Dr. M.Yunus Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini didapatkan pengetahuan tim emergencyterhadap responsetimediperoleh hasil bahwa sebanyak 9 orang (27,3%) memiliki pengetahuan yang cukup baik, dan 24 orang (72,7%) memiliki pengetahuan yang baik. lama kerja tim emergency diperoleh hasil bahwa sebanyak 11 orang (33,3%) memiliki masa kerja <= 5 tahun sedangkan 22 orang (66,7%) memiliki masa kerja > 5 Tahun. sebanyak 5 orang (15,2%) memiliki respontime tim emergency yang lambat (> 5 menit) sedangkan 28 orang (84,8%) memiliki respontime tim emergency yang cepat (<=5 Menit). Berdasarkan hasil uji hubungan diperoleh statistik Fisher ExactSig. = 1,000 > 0,05 sehingga Hipotesis diterima yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan respontime tim emegency. Berdasarkan hasil uji hubungan diperoleh statistik Fisher ExactSig. = 0,304 < 0,05 sehingga Hipotesis nol diterima yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara lama kerja dengan respontime tim emegency. Kata Kunci : Pengetahuan, Lama Kerja, ResponseTime
POTENSI BAL PROBIOTIK DARI IKAN BILIH (Mystacoleucus padangensis) DANAU SINGKARAK DALAM APLIKASI PEMBUATAN SABUN PADAT EKSTRAK LIDAH BUAYA ( Aloe vera) Heppy Setya Prima; Fatridha Yansen
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1881

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi BAL probiotik dari ikan bilih Singkarak(Mystacoleucus padangensis) dalam penggunaan sediaan sabun padat ekstrak Lidah buaya ( Aloe vera)dan pengaruhnya terhadap kualitas fisik sabun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok(RAK) dengan 5 perlakuan (konsentrasi BAL) dan 4 kelompok. Variabel yang diamati meliputi total BAL, pH, aktivitas antimikroba, daya busa dan kandungan busa saat BAL ditambahkan ke dalam sabun padatekstrak Lidah buaya ( Aloe vera). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan BAL pada variabelyang diamati berpengaruh terhadap formulaekstrak Lidah buaya ( Aloe vera)batangan, memberikan rata-rata luas koloni BAL, pH, aktivitas antimikroba dan. Penambahan BAL 7 ml menunjukkan hasil terbaikdengan jumlah total koloni BAL 20 x 107 CFU/g, pH 6,65, cm dan aktivitas antimikroba pada S. aureus12,59 mm dan E. coli 7,58 mm. Kata kunci: Ikan Bilih , Lactobacillus fermentum, Lidah buaya (Aloe vera), probiotik, sabun padat
EFEKTIFITAS SUPPORTIVE EDUCATIVE NURSING INTERVENTION (SENI) DALAM MENURUNKAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN HEMODIALISA Bardah Wasalamah; Feni Eka Dianty; Esti Sorena
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1786

Abstract

Fluid restriction is the hardest regimen to follow in chronic kidney disease patients receiving hemodialysis, leading to an increase of Interdialytic Weight Gain (IDWG) with several complications. Supportive Educative Nursing Intervention (SENI) Orem's theory is innovative method with the goal of enhancing fluid restriction and thus have a positive impact on controlling IDWG as an objective marker of fluid restriction adherence. This study aimed to determine the effect of Supportive Educative Nursing Intervention (SENI) on Interdialytic Weight Gain (IDWG) of CKD patients receiving hemodialysis. This study adopted a quasi-experimental, pre and post test with control group. This study was conducted at the RSUD. Dr. M Yunus Bengkulu, Indonesia involving 80 hemodialysis patients. IDWG was measured by weight measurement before and after HD. Outcomes were measured before intervention, 1 week after intervention, and 2 weeks after intervention. Data analysis were carried out using Repeated ANOVA, and Independent sample t-test.  Repeated ANOVA test showed a statistically significant difference IDWG after 2 weeks of intervention between both of groups with greater decline in intervention group compared to the control group (p=0.013). Supportive Educative Nursing Intervention (SENI) Orem's theory  increases fluid restriction control as indicated by IDWG.Keywords: Chronic Kidney Disease (CKD), Hemodialysis, Supportive Educative Nursing Intervention (SENI), Interdialytic Weight Gain (IDWG)
TOKSISITAS LOGAM TIMBAL TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN: LITERATUR REVIEW Adewirli Putra; Wiya Elsa Fitri; Fuji Astuti Febria
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1890

Abstract

ABSTRAK Artikel ini membahas tentang toksisitas logam timbal terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Dalam artikel ini, metode sistematis literature review (SLR) digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data terkait toksisitas timbal. Penelitian ini mengungkap beberapa dampak buruk toksisitas timbal terhadap tubuh manusia, termasuk keracunan timbal yang dapat menyebabkan kerusakan pada hati, neurologis, ginjal, sistem reproduksi, gangguan perkembangan pada anak-anak, dan masalah kesehatan lainnya. Artikel ini juga membahas dampak toksisitas timbal terhadap lingkungan, di mana penggunaan timbal yang tidak terkontrol dapat mencemari tanah, air, dan udara. Dampak ini berpotensi merugikan ekosistem dan organisme hidup di sekitarnya. Penggunaan timbal dalam industri dan praktik ilegal lainnya juga menjadi sorotan, karena dapat menyebabkan keracunan timbal pada konsumen. Untuk mengatasi masalah toksisitas timbal, langkah-langkah pengendalian yang efektif direkomendasikan, termasuk penggunaan pengganti timbal yang lebih aman, pengawasan ketat terhadap penggunaan timbal dalam industri, dan edukasi masyarakat tentang bahaya toksisitas timbal. Penelitian lebih lanjut juga ditekankan untuk memahami dampak toksisitas timbal secara mendalam dan mengembangkan solusi yang lebih efektif. Kesimpulannya, toksisitas timbal merupakan masalah serius yang membutuhkan perhatian dan tindakan segera, dengan memahami dampak buruknya sehingga dapat mengambil langkah-langkah pengendalian yang tepat untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dari dampak negatif logam berat ini.
ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN RADIASI PADA RADIOGRAFER DI INSTALASI RADIOLOGI RSU MAYJEN H.A THALIB KERINCI Santa Mareta
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1736

Abstract

ABSTRAK             Salah satu kebijakan kepala BAPETEN Nomor 8 Tahun 2011 adalah Penerapan Keselamatan Radiasi Dalam Penggunaan Pesawat Sinar-X  Radiologi. Untuk mengetahui penerapan keselamatan radiasi di instalasi radiologi RSU. Mayjen H.A Thalib Kerinci peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan 10 orang informan. Hasil penelitian : input, kebijakan belum disosialisasikan, SDM belum mencukupi, pelatihan belum dilakukan, sarana belum mencukupi, ketersediaan dana belum mencukupi. Proses, justifikasi terlaksana dengan baik, Optimasi belum dijalankan sesuai panduan, limitasi dosis radiografer belum patuh menggunakan APD, film badge belum dikirim, pemantauan kesehatan belum dilakukan. Output, pelaksanaan keselamatan radiasi  pada radiografer belum sesuai dengan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 8 Tahun 2011. Disarankan dilakukan elaboasi kebijakan, menambah tenaga fisikawan medis, menyelenggarakan pelatihan, menambah APD, membuat anggaran tahunan program keselamatan radiasi dengan rinci, memberikan punishment dan reward penggunaan APD, menyelenggarakan pemantauan kesehatan kepada radiografer dan membentuk unit K3 Rumah Sakit.Kata Kunci : Keselamatan, Radiasi, Radiologi ABSTRACT                One of the policies of the head of the BAPETEN Number 8 of 2011 is the Application of Radiation Safety in the Use of Radiological X-Ray Equipment. To find out the application of radiation safety in the RSU radiology installation. Major General H.A Thalib Kerinci researchers used a qualitative approach with ten informants. Research results: input, policies have not been disseminated, human resources have not been sufficient, training has not been carried out, facilities have not been sufficient, availability of funds has not been sufficient. The process, the justification was carried out well, the optimization had not been carried out according to the guidelines, the radiographer's dose limitation had not complied with using PPR, the film badge had not been sent, health monitoring had not been carried out. Output, the implementation of radiation safety for radiographers is not in accordance with Regulation of the Head of BAPETEN Number 8 of 2011. It is recommended to elaborate the policy, add medical physicists, organize training, add PPR make an annual budget for radiation safety programs in detail, provide punishment and reward the use of PPR, carry out health monitoring to radiographers and form a hospital K3 unit.Keywords: Safety, Radiation, Radiology
FORMULASI SEDIAAN TABLET KUNYAH DENGAN PENAMBAHAN ZAT PEWARNA ALAMI EKSTRAK KULIT UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatasL.) Sandra Tri Juli Fendri; Farida Rahim; Meysa Nazarina; Siska Ferilda
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1910

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai formulasi tablet kunyah menggunakan zat warna alami yang berasal dari ektsrak kulit ubi jalar ungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak kulit ubi jalar ungu dapat digunakan sebagai zat warna alami pada tablet kunyah. Tablet kunyah yang dibuat merupakan suplemen kesehatan yang mengandung zat aktif vit. B6 dibuat dengan metode kempa langsung, dengan variasi konsentrasi pewarna ekstrak kulit ubi jalar ungu formula 1 yaitu 6% , formula 2 yaitu 12%. Sifat fisik tablet kunyah meliputi keseragaman bobot didapatkan hasil formula 1 : 0,28%, formula 2 : 0,35%, keseragaman ukuran didapatkan hasil formula 1 : diameter 7,2 mm, tebal 2,319 mm, formula 2 : diameter 7,2 mm, tebal 2,359 mm, kekerasan didapatkan hasil formula 1 : 4,8 kp, formula 2 : 2,37 kp, kerapuhan didapatkan hasil formula 1 : 0,06%, formula 2 : 0,29%, waktu hancur didapatkan hasil formula 1 : 7.08 menit, formula 2 : 8.02 menit. Dapat disimpulkan Ekstrak kulit ubi jalar ungu dapat diformulasikan sebagai zat pewarna alami  sediaan tablet kunyah Kata kunci : Pewarna alami, Kulit ubi jalar ungu, Formulasi, Tablet kunyah
UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL DAUN SELASIH (Ocimum Basilicum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus mutans Dan Candida albicans inelvi yulia; Eliza Arman
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1691

Abstract

Basil (Ocimum basilicum L.) is a plant that contains several bioactive compounds such as eugenol, methyl eugenol, metal cinnamate, methylchavicol and others which are found mostly in the leaves. Basil plants are widely used for traditional medicine and as an antimicrobial. The purpose of this study was to determine the antimicrobial activity of basil leaves against Streptococcus mutans and Candida albicans in vitro. The method used is a laboratory experimental quantitative method. Basil leaves ethanol extract with concentrations of 100%, 90%, 80%, and 70% Amoxicilin trihydrate as positive control and DMSO as negative control. The results showed that the ethanol extract of basil leaves could inhibit the growth of C.albicans and was categorized as having moderate inhibition, whereas S. mutans had strong inhibition. In statistical tests using ANOVA, significant results were obtained > 0.05, indicating that differences in concentrations of ethanol extract of basil leaves did not have the same effect on the growth of Candida albicans and Streptococcus mutans.