cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. A.Yani, Km. 06 Desa Panggung, Pelaihari, Kalimantan Selatan
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Teknologi Agro-Industri
ISSN : 24074624     EISSN : 25985884     DOI : 10.34128/jtai
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Teknologi Agro-Industri diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Industri Pertanian Politeknik Negeri Tanah Laut dan mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang pengolahan hasil, aktivitas senyawa aktif, proses, teknik sistem, dan lingkungan industri khususnya pada bidang Agro-Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
Studi Komparasi Metode EOQ Dan POQ Dalam Efisiensi Biaya Persediaan Tepung Terigu Di PT. XYZ Muhammad Indra Darmawan; Maydah Maydah; Adzani Ghani Ilmannafian
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v7i2.120

Abstract

XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang inflight catering dengan produk olahan utama yaitu roti. Untuk menunjang efisiensi perusahaan perlu dilakukan pengendalian bahan baku utama pembuatan roti yaitu tepung terigu. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung biaya persediaan tepung terigu menggunakan metode EOQ dan POQ serta menganalisis komparasi kedua metode tersebut yang paling efisien. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dan observasi serta pengumpulan data sekunder diperoleh dari data milik PT. XYZ. Data dianalisis menggunakan metode EOQ dan POQ. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan metode EOQ, kuantitas pemesanan bahan baku tepung terigu sebanyak 22 sak dengan periode pemesanan 4 kali pesan per tahun dan total biaya Rp 15.496.649. Sedangkan dengan metode POQ kuantitas pemesanan bahan baku tepung terigu sebanyak 2 sak dengan periode pemesanan 46 kali pesan per tahun dan total biaya Rp 16.728.649. Berdasarkan hasil komparasi kedua metode tersebut didapatkan bahwa metode EOQ lebih efisien.
Pengaruh Suhu dan Waktu Vulkanisasi Terhadap Sifat Kekerasan dan Visual Produk Footstep Sepeda Motor Febrina Delvitasari; Maryanti Maryanti
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v7i2.123

Abstract

Tahapan terpenting pada pembuatan kompon karet adalah proses vulkanisasi, dimana juga sangat dipengaruhi oleh suhu dan waktu vulkanisasi. Apabila pemilihan suhu dan waktu tidak sesuai dengan kondisi optimal, maka kualitas kompon karet yang dihasilkan akan kurang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suhu dan waktu vulkanisasi produk footstep sepeda motor terbaik pada parameter sifat kekerasan dan visualnya. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua perlakuan dengan tiga ulangan. Perlakuan pertama adalah suhu vulkanisasi (T1=130oC, T2=140oC, T3=150oC) dan perlakuan kedua yaitu waktu vulkanisasi (S1=10 menit, S2=15 menit). Kompon hasil percobaan kemudian akan dibandingkan dengan kompon pabrikan (FP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan waktu vulkanisasi berpengaruh nyata terhadap parameter sifat kekerasan, tetapi tidak terdapat interaksi antara keduanya. Perlakuan terbaik pada produk footstep sepeda motor adalah proses vulkanisasi dengan suhu 140oC selama 15 menit. Berdasarkan hasil pengamatan visual, produk yang dihasilkan tidak terdapat creking, buble dan barmy.
PENGARUH SUBTITUSI FRAKSI OLEIN MINYAK SAWIT MERAH PADA BUMBU KACANG BATAGOR TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, SENSORIS, DAN KANDUNGAN PRO-VITAMIN A Luvi Nofita; Budiyanto Budiyanto; Fitri Electrika Dewi Surawan
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v7i2.127

Abstract

Abstrak Fraksi olein minyak sawit merah atau red palm olein oil (RPOOO) merupakan minyak hasil pemurnian dari minyak sawit kasar (CPO) yang memiliki kandungan karoten tinggi sehingga dapat menjadi sumber provitamin A yang potensial. Bumbu batagor adalah semacam saus berbumbu yang berbahan kacang tanah goreng. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh subtitusi minyak sawit merah (RPOO) pada bumbu kacang Batagor terhadap pengaruh subtitusi minyak sawit merah (RPOO) pada bumbu Batagor terhadap karakteristik fisik, sensoris produk, dan potensi provitamin A yang ada pada bumbu batagor yang disubtitusi RPOO. Pada penelitian ini, bumbu batagor di subtitusi sebanyak 0%, 3% dan 6% dengan RPOO. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu karakteristik fisik (viskositas, kestabilan dan warna),sensoris (mutu hedonik dan uji Duo Trio). Dan kandungan provitamin A . Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi RPOO tidak berpengaruh terhadap stabilitas emulsi bumbu batagor tetapi berpengaruh terhadap viskositas, warna dan mutu hedonik bumbu batagor. Bumbu batagor dengan 3 % substiusi memiliki mutu hedonic dalam skala antara suka dan sangat sulka dan mampu memberikan tambahan pro-vitamin A setara dengan 12, 13 % kebutuhan vitamin A untuk anak anak Kata kunci: Fraksi olein Minyak sawit merah (RPOO), bumbu kacang Batagor, stabilitas, viskositas, sensoris, pro-vitamin A Abstract The red palm olein oil (RPOOO) fraction is refined oil from crude palm oil (CPO) which has a high carotene content so that it can be a potential source of provitamin A if added to some traditional foods, including batagor sauce. The objectives of the study were to evaluate the effect of red palm oil substitution (RPOO) on Batagor sauce physical characteristics, sensory quality, and the potential of provitamin A present in batagor spices substituted by RPOO . In this study, the batagor spices were substituted as much as 0%, 3% and 6% with RPOO. The variables observed in this study were physical characteristics (viscosity, stability and color), sensory (hedonic quality and Duo Trio test), and the content of provitamin A. The results showed that the substitution of RPOO had no effect on the emulsion stability of the Batagor did not affected by the treatment, but had an effect on the viscosity, color and hedonic quality of the Batagor spice. Batagor seasoning with 3% substitution has hedonic quality on a scale between like and very sulka and is able to provide additional pro-vitamin A equivalent to 12.13% of the need for vitamin A for children Key words: Red palm olein oil (RPOO), Batagor sauce, stability, viskosity, sensory quality, pro-vitamin A.
Analisis Faktor-Faktor Utama Penyebab Kurangnya Pengunjung di UMKM Sentra Ikan Bulak (SIB) Kenjeran dengan Pendekatan Metode Fishbone Diagram Yuni Krida Sakti; Diana Zuhroh
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v7i2.121

Abstract

UMKM Sentra Ikan Bulak (SIB) Kenjeran yang diharapkan sebagai Destinasi wisata baru pusat produk olahan ikan di daerah pesisir pantai Kota Surabaya, sejak didirikan sampai saat ini menghadapi berbagai kendala yang dapat menghambat proses tumbuh dan berkembangnya. Hambatan utama adalah masih sepinya pengunjung dan pembeli sehingga berdampak langsung pada tingkat pendapatan pedagang UMKM SIB. Di sisi lain Pemerintah Kota Surabaya telah melakukan berbagai upaya program promosi. Namun jumlah pembeli belum sesuai dengan harapan. Maka Pada Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengidentifikasi sebab-sebab yang menjadi akar permasalahan yang merupakan hambatan dalam proses pengembangan UMKM SIB Kenjeran. Dengan menggunakan Pendekatan Metode Fisbone Diagram dapat mengidentifikasi dan menganalisa secara detail sebab-sebab terjadinya hambatan tersebut, sehingga dihasilkan beberapa solusi terhadap kondisi sepinya pengunjung dan pembeli. Dari hasil wawancara dan kuesioner dari beberapa pengunjung dan pedagang baik yang berdagang di SIB kenjeran maupun pedagang PKL. Maka perlu dilakukan pengambilan tindakan korektif terhadap kebijakan Pemerintah yang diterapkan lebih tegas dilapangan, peningkatan infrastruktur berupa akses jalan langsung dari tempat wisata menuju SIB kenjeran, serta adanya rute menuju SIB pada moda transportasi wisata (Suroboyo Bus), serta peningkatan program promosi secara gencar melalui media sosial, media elektronik dan cetak, sehingga diharapkan Keberadaan dan fungsi UMKM SIB Kenjeran dikenal oleh masyarakat luas terutama yang berdomisili di Kota Surabaya.
PROSES PEMBUATAN TEH DAUN SALAM (Syzygium Polyanthum) DENGAN PERBANDINGAN DAUN SALAM MUDA DAN DAUN SALAM TUA Mariatul Kiptiah; Nina Hairiyah; Ade Setia Rahman
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v7i2.130

Abstract

Daun salam merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia sebagai anti virus, anti mikroba, anti alergi, anti tumor dan anti oksidan. Adanya manfaat yang baik dari daun saam, maka perlu dilakukan penelitian ini melalui proses pembuatan teh daun salam yang dipilih dari kualitas teh daun salam muda dan teh saun salam tua dalam bentuk bubuk agar dapat dikonsumsi oleh manusia, karena masih kurangnya pengetahuan terhadap manfaat daun salam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kualitas teh terbaik dari daun salam muda dan tua menggunakan pengeringan oven. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan pengeringan oven dengan perbandingan dari daun salam muda dan daun salam tua. Uji yang dilakukan adalah uji tanin, uji flavonoid, uji vitamin C, uji kadar air, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas teh daun salam yang terbaik adalah daun salam muda dengan rendemen 47,85%, kadar air 3,24%, uji tanin dan uji flavonoid menunjukan hasil positif (+),uji vitamin C 4,61 (mg/100g), serta hasil uji kesukaan panelis yang menyukai teh daun salam bernilai 7.
Karakteristik Mutu Food Grade Grease Ramah Lingkungan Berbahan Baku Minyak Bekas Penggorengan Assrorudin Assrorudin; Refid Ruhibnur; Rosmalinda Rosmalinda; Tardi Kurniawan; Anto Susanto
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v7i2.93

Abstract

Food grade grease is a lubricant based on vegetable oils, in its safe use for health, does not pollute the environment so it is very beneficial for the pharmaceutical, animal feed, cosmetics and food industry industries in particular. This study aims to obtain a basic formulation of natural antioxidant ingredients and optimum long storage periods that can produce good and long lasting food grade grease, according to quality standards including: corrosion resistance, dropping point, lubricant texture, and pH . The purpose is more detailed, namely to know (1) the treatment of the percentage of activated charcoal (b / b) on the weight of the material as bleaching material at a temperature of 1050C for 1 hour; (2) the effect of increasing the concentration of natural antioxidant ingredients on food grade grease quality; (3) the best storage period for maintaining quality food grade grease quality; and (4) the interaction between the addition of the concentration of anti-corosit chemicals with the treatment period of storage for 5 days, 10 days and 15 days against the quality of food grade grease. The results of the study show (1). 5% activated charcoal is the best treatment, because it produces FFA values, low water content values ​​and visual appearance (color) with values ​​of 0.22%, 0.12%, and bright yellow, and (2). The treatment of the concentration of natural antioxidant material as much as 10% (A3) and treatment of 10 days storage period (T2) is the best treatment to produce food grade grease quality including corocyte test value, melting point, lubricant texture, and pH respectively: 7.99 ; 83.99; 2.49; and 6.99.
Analisis Mutu Minyak Pangan dari Biji Karet (Havea brasiliensis) dengan Mengadopsi Metode Pembuatan Minyak Kelapa Tradisional Mufrida Zein; Nuryati Nuryati; Adzani Ghani Ilmannafian; Ema Lestari
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v8i1.137

Abstract

Karet (Havea brasiliensis) merupakan salah satu komuditas perkebunan yang banyak sekali di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan. Sebagian besar masyarakat petani tanaman karet, hanya memanfaatkan getah karet sebagai sumber penghasilan mereka, padahal masih ada selain getah karet yang dapat dimanfaatkan yaitu biji karet yang mengandung minyak sekitar 40%-50% minyak nabati. Tingginya kandungan minyak pada biji karet tersebut dapat dimanfaatkan menjadi minyak goreng. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguraikan proses pengolahan minyak dari biji karet sampai menjadi minyak goreng dan menganalisis kualitas minyak goreng dari biji karet. Metode penelitian ini yaitu pengolahan minyak biji karet dengan mengadopsi metode pembuatan minyak kelapa tradisional dan melakukan analisa pengecekan minyak yang meliputi rendemen minyak, kadar air dan bilangan asam. Hasil minyak yang paling banyak rendemennya yaitu pada minyak biji karet dengan perendaman selama 2 hari yaitu sebesar 8,15%. kadar air terbaik yang sesuai standar SNI pada perendaman satu hari sebesar 0,12%, sedangkan nilai bilangan asam pada semua perlakuan belum memenuhi SNI.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberlanjutan Industri Kecil Menengah Sasirangan di Kabupaten Tanah Laut Mariatul Kiptiah; Muhammad Indra Darmawan; Adzani Ghani Ilmannafian
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v8i1.133

Abstract

Kain sasirangan merupakan kain khas budaya Banjar dalam motif, bentuk, gambar dan corak warna. Motif kain sasirangan memiliki nilai estetika tinggi dalam proses pembuatannya serta memiliki harga jual yang tinggi. Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu sentra IKM sasirangan yang mulai berkembang dalam memproduksi dan menghasilkan produk dengan kekhasan daerah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis indeks dan status keberlanjutan industri kecil menengah sasirangan di Kabupaten Tanah Laut menggunakan Software Expert Choice,dalam melakukan transformasi terhadap setiap dimensi keberlanjutan IKM sasirangan di Kabupaten Tanah Laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas pengembangan IKM sasirangan terdapat pada dimensi ekonomi berupa pemanfaatan media sosial terbatas, keterbatasan modal, kurang keterampilan pengelolaan keuangan serta jangkauan pemasaran terbatas.
Variasi Jenis Pembungkus Tradisional dan Lama Fermentasi Terhadap Karakteristik Tape Ubi Jalar Kuning Neneng Verawati; Munawar Kholil; Ningrum Dwi Hastuti
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v8i1.134

Abstract

Ubi jalar atau ketela rambat (Ipomoea Batatas L.) adalah jenis umbi-umbian yang memiliki banyak keunggulan. Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat dan sumber energi serta mengandung vitamin dan mineral seperti Zat besi (Fe), Fosfor (P), Kalsium (Ca), dan Natrium (Na). Salah satu vitamin yang terdapat pada ubi jalar antara lain vitamin A (terdapat dalam bentuk betakaroten) terutama pada jenis ubi jalar kuning Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi Jenis Pembungkus tradisional dan lama fermentasi terhadap kadar alcohol, gula reduksi, dan pH terhadap karakteristik tape ubi jalar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode rancangan acak kelompok dengan 2 faktor yaitu variasi lama fermentasi (1,2,3,4,5,6 dan 7) dan variasi jenis pembungkus (daun simpur dan daun pisang) Hasil yang diperoleh kadar gula reduksi tertinggi hari ke tiga pada daun simpur, kadar alkohol dan pH tertinggi pada pembungkus daun pisang. Penggunaan pembungkus daun simpur dan daun pisang memberikan pengaruh terhadap kadar alcohol, gula reduksi dan pH Waktu fermentasi yang bervariasi memberikan pengaruh terhadap kadar alcohol, gula reduksi dan pH.
Sifat Kimia Cookies dengan Substitusi Tepung Sorgum Yuniarti Dewi Rahmawati; Anggray Duvita Wahyani
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v8i1.135

Abstract

Tepung sorgum dapat dijadikan sebagai bahan substitusi pembuatan makanan misalnya cookies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat kimia dari cookies yang dibuat dari substitusi tepung sorgum. Metode yang dilakukan yaitu menggunakan metode eksperimental di laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kadar air, protein dan karbohidrat menurun berbanding terbalik dengan bertambahnya konsentrasi tepung sorgum sedangkan kadar abunya semakin bertambah.

Page 9 of 16 | Total Record : 155