cover
Contact Name
Bisarul Ihsan
Contact Email
bisarulihsan@unisda.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pentas.unisda@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 2442787X     EISSN : 25798979     DOI : -
Core Subject : Education,
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is a journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan This journal which is published twice a year provides a room for researchers, academists, professionals, practicians, and students to deliver and share various knowledge in forms of research articles, as well as research results or qualified theoretical studies such as case studies, analysis or book review about linguistics, literature and teaching.
Arjuna Subject : -
Articles 219 Documents
PEMAHAMAN TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER PADA GURU TPQ SE KECAMATAN SUKODADI (Kajian Perspektif Al-Qur’an, Surat Al-Luqman) Ernaningsih Ernaningsih
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2018): PENTAS: November 2018
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pada aspek (1) Bagaimana pemahaman Guru TPQ tentang nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman, (2) Bagaimana kontekstualiasasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman dengan perkembangan anak didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan tentang : (1) Pemahaman Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al- Luqman, yang di pahami oleh Guru TPQ kecamatan Sukodadi dan (2) kontekstualiasasi nilai- nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman dengan perkembangan anak didik. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan tafsir Hermeneutika. Data dalam penelitian ini berupa data tentang (1) Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman, dan (2) kontekstualiasasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam surat al-Luqman dengan perkembangan anak didik. Sumber data diperoleh dari dokumentasi dan wawancara. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif. Validasi data menggunakan triangulasi, baik triangulasi teori, data, dan metode.
Analisis Kesetaraan Gender Ibu-ibu Jamiyah Fatayat dan Muslimat Desa Madulegi (Studi Perspektif Gender) Ernaningsih, Ernaningsih
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2016): PENTAS: November 2016
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan terhadap sejumlah ibu-ibu jamiyah Fatayat dan Muslimat di desa Madulegi ini yang memiliki dinamika pemikiran gender. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif diskriptif dengan pendekatan perspektif gender. Data dalam penelitian ini merupakan data tentang : (1) steorotipe gender, (2) Diskriminatif peran, (3) Beban kerja dan (4). Subordinasi. Sumber data diperoleh dari dokumentasi dan informan. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif model Miles Huberman. Hasil temuan penelitian dapat mendeskripsikan : (1) Pandangan tentang steorotipe gender Ibu-ibu Fatayat dan Muslimat , (2) Diskriminatif peran yang dialami oleh ibu-ibu jamiyah Fatayat dan Muslimat yang mencerminkan relasi gender, (3) beban kerja yang diakibatkan relasi gender dan, (4) Kekerasn yang diakibatkan oleh relasi gender.
GERAKAN SMART AND FUN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI DESA SOKO KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN LAMONGAN Hardiana Ekawati Safitri; Ella Risti Rahayu; Puji Retno Mustika Ningrum; Anisa Ulfah
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2019): PENTAS: Mei 2019
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia adalah salah satu negara yang minat baca warganya tergolong sangat rendah. Hal ini dibuktikan dengan hasil indeks nasional yang menyebutkan bahwa indeks baca di Indonesia hanya 0,01. Rendahnya minat baca menyebabkan rendahnya pula mutu pendidikan di Indonesia. Hal ini dikarenakan warga Indonesia khususnya anak-anak lebih suka menonton tv, bermain games dan media sosial lainnya daripada membaca buku. Jika hal tersebut dibiarkan terus-menerus akan mengakibatkan anak cenderung pasif, tidak bisa bersosialisasi dengan teman sebaya, dan akan mempengaruhi kesehatan terutama mata anak. Salah satu upaya untuk mengatasi rendahnya minat baca adalah dengan Gerakan Smart and Fun. Gerakan ini adalah suatu gerakan di bidang pendidikan yang mempunyai konsep belajar menyenangkan karena menggabungkan kegiatan minat baca dengan pembuatan berbagai karya dan bermain dengan permainan tradisional. Adapun tujuan dari kegiatan ini, yaitu (1) memberikan pemahaman tentang pentingnya membaca, (2) memberikan wawasan yang lebih luas kepada anak-anak, (3) menciptakan kegiatan positif yang menyenangkan, dan (4) menumbuhkan sikap aktif dan meningkatkan sosialisasi antarteman. Adapun metode pelaksanaan dari program terdiri dari beberapa tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan meliputi survei lokasi, mengurus perizinan, dan mempersiapkan alat. Sedangkan tahap pelaksanaan meliputi kegiatan minat baca, pembuatan karya, dan bermain permainan tradisional. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan selama 3 bulan dengan melihat indikator keberhasilan jangka pendek menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan minat baca anak-anak sebesar 33,5 %. Jumlah tersebut diperoleh dari hasil angket sebesar 50 % menjadi 83,5 %. Jadi, program yang dilaksanakan di Desa Soko RT 04 RW 02 Galagah Lamongan dapat dikatakan memberikan hasil yang baik bagi masyarakat sasaran khususnya anak-anak. Konsep program ini sangat mudah dan sederhana sehingga dapat diterapkan di daerah yang memiliki permasalahan yang sama. Kata kunci: Gerakan Smart and Fun, minat baca, anak-anak Abstarct Indonesia is one of the countries with a very low reading interest. This is evidenced by the results of the national index which states that the reading index in indonesia is only 0,01. The low reading interest causes the low quality of education in Indonesia. this is because Indonesians, especially children, prefer watching TV, playing games and other social media than reading books. If this is allowed to continue it will result in children tend to be passive, unable to socialize with peers, and will affect health, especially the eyes of children. One effort to overcome the low interest in reading is the Smart and Fun Movement. This movement is a movement in the field of education that has the concept of fun learning because it combines the activities of reading interest by making various works and playing with traditional games. The objectives of this activity, namely (1) provide an understanding of the importance of reading, (2) provide broader insight to children, (3) create pleasant positive activities, and (4) foster an active attitude and improve socialization between friends. The implementation method of the program consist of several stages, namely the preparation and implementation stages. The preparation phase includes site surveys, arranging permits, and preparing tools. While the implemetation phase includes activities in reading interest, making works, and playing tarditional games. Based on the implemetation of activities that have been carried out for 3 months by looking at indicators of short-terms succes shows that there has been an increase in children’s reading interest by 33,5%. This amount is obtained from the results of a questionnaire of 50% to 83,5%. So, the program implemented ini Soko Village RT 04 RW 02 Glagah Lamongan can be said to provide good results for the target community, especially children. The concept of this program is very easy and simple so that it can be applied in areas that have the same problems. Keywords: Smart and Fun Movement, reading interest, children
PEMIKIRAN FILSAFAT DALAM NOVEL “GERAK-GERIK” KARYA AH. J.KHUZAENI Rodli Rodli; Luthfa Nugraheni; Suryo Ediyono
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2019): PENTAS: Mei 2019
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis genre dalam novel Gerak-Gerikkarya AH J Khuzaeni. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan analisis isi. Novel Gerak-Gerik yang setebal 360 halaman ini disajikan layaknya obrolan di warung kopi. Topiknya perlompatan kesana kemari. Mulai dari persoalan power syndrome, perubahan, restorasi, rekonsiliasi yang dilatari persoalan kaderisasi organisasi ekstra kampus, bahkan pernyatan filsafat dan tasawufpun menjadi bagian dari rasa nikmatnya paitnya kopi.Pada simpulan akhir, AH J Khuzaeni dengan novel pertama Gerak-Geriknya ini ingin menyampaikan pemikiran-pemikiran yang seringkali tereksplorasi dalam dunia pergerakan, bahwa sesungguhnya aktifis itu adalah kaum akademik, layaknya para filsuf Yunani yang seringkali bertemu pada sebuah taman acadomus, mendiskusikan pemikiran-pemikiran yang akhirnya menjadi teori baru tentang hakekat manusia dan kesemestaan alam. Gerak Gerik menghadirkan ruang diskusi pemikiran warung kopi yang sering diabaikan para akademisi. Diakui atau tidak, dari sanahlah dunia pemikiran, pergerakan dan kekaryaan seringkali hadir. AH J Khuzaeni telah merefleksikannya dalam novel pertamanya.
PENGARUH MOBILE LEARNING BERBASIS ANDROID TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP DRAMA Leny Risul Habibah; Nisaul Barokati Selirowangi; Laila Tri Lestari
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2019): PENTAS: Mei 2019
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan unsur terpenting penentu keberhasilan pembangunan nasional. Faktor yang mempengaruhi perkembangan pendidikan dalam pembangunan nasional antara lain tujuan pendidikan, guru, siswa, materi pendidikan, media pendidikan, alat pendidikan dan lingkungan. Tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan semua potensi, kecakapan, serta semua karakteristik pribadi peserta didik kearah yang positif sehingga dapat menjadi insan yang bertakwa dan berguna bagi bangsa. Guru memiliki tanggung jawab untuk membimbing peserta didik dalam mencapai tujuan pendidikan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh mobile learning berbasis android terhadap hasil belajar siswa pada konsep drama, (2) peningkatan menggunakan mobile learning berbasis android terhadap hasil belajar siswa pada konsep drama, (3) siswa dengan menggunakan mobile learning berbasis android terhadap hasil belajar siswa pada konsep drama. Sampel diambil secara purposive sampling yang terdiri dari kelas XI IPA (kelas kontrol) dan XI IPS (kelas eksperimen). Jumlah siswa kedua kelas sama yaitu 25 siswa, total 50 siswa. Taraf signifikansi (α) yang digunakan yaitu 5%. Pengambilan kesimpulan hipotesis berdasarkan kriteria pengujian, yaitu jika nilai sig (2-tailed) < α, maka H0 diterima dan H1 ditolak. Tabel 4.5 menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) hasil pretest sebesar 0,177 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05,sehingga hipotesis nol (H0) diterima dan hipotesis alternatif (H1) ditolak. Artinya tidak terdapat pengaruh di kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Hasil posttest,nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai taraf signifikansi sebesar 0,05,sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Artinya terdapat pengaruh mobile learning berbasis Android terhadap hasil belajar siswapada konsep drama.
DEIKSIS DALAM NOVEL MERINDU BAGINDA NABI KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Jauharul Abidin
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2019): PENTAS: Mei 2019
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan masyarakat Indonesia tidak pernah terlepas dari kegiatan berbahasa. Berbahasa adalah cara manusia untuk menyampaikan makna-makna tertentu yang dapat dipahami oleh penenutur, dengan cara memahami bahasa yang digunakan. Bahasa merupakan hal penting yang perlu dipelajari karena bahasa mempunyai fungsi dan peranan yang besar dalam kehidupan manusia. Dardjowijojo (2014: 16) bahasa adalah sistem simbul lisan yang arbitrer yang dipakai oleh anggota suatu masyarakat bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi antar sesamanya, berlandaskan pada budaya yang mereka miliki bersama. Berbahasa bisa dilakukan dimana saja termasuk dalam tuturan di dalam karya sastra seperti nove, cerpen dan lainnya. Karya sastra novel menghadirkan percakapan-percakapan antar tokoh dalam cerita yang memungkinkan fenomena deiksis akan muncul di dalam novel tersebut. Fenomena-fenomena deiksis dalam karya sastra para pembaca sering tidak menyadari penggunaan hal itu dan mengakibatkan ketidak pahaman makna yang ada saat membaca novel. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu (1) Bagaiman penggunaan deiksis persona dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahaman El Shairazy, (2) Bagaimana penggunaa deiksis tempat dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahaman El Shairazy, (3) Bagaiaman penggunaam deiksis waktu dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahaman El Shairazy, (4). Bagaiaman penggunaam deiksis wacana dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahaman El Shairazy, dan (5).Bagaiaman penggunaam deiksis sosial dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahaman El Shairazy. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan deskriptif adalah penelitian yang bermaksud untuk mengambarkan sistematis mengenai fakta data penelitian. Kualitatif adalah menemukan penegtahuan baru berdasarkan data yang telah dikumpulkan, data yang akan dibahas dalam penelitian ini tentanng penggunaan deiksis dalam novel Merindu Bagindan Nabi karya Habiburrahman El Shirazy.
PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ARMIA ARMIA; Nursalim Nursalim
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2019): PENTAS: November 2019
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGAJARAN BAHASA1Armia, 2Dr.Nursalim, M.PdProgram Magister PGMI UIN Sultan Syarif Kasim RiauEmail : armiamia1989 @gmail.com Abstrak Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa bahasa seseorang tidak mampu mengungkap realita-realita dalam kehidupan dan budaya lingkungannya.. Pengajaran didefinisikan sebagai sesuatu yang menunjukkan atau membantu seseorang mempelajari cara melakukan sesuatu, member instruksi, memandu dalam pengkajian sesuatu, menyiapkan pengetahuan, menjadikan tahu atau paham. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis apa itu pegajran bahasa. Sedangkan metodologi yang digunakan library Receasrh (kualitatif). Maka hasil akhir yang ditemukan bahwa pengajaran bahasa memliki peran yang pentig dalam proses pembeljaran di sekolah. Bahwa pengajaran merupakan suatu pola yang di dalamnya tersusun suatu prosedur yang direncanakan. Adapun bahasa berfungsi sebagai sarana berpikir ilmiah, menyampaikan pendapat, mengutarakan perasaan, dan berinteraksi dengan masyarakat bahasa. Kata Kunci: Pengajaran Bahasa LANGUAGE TEACHING Abstract Language has a very important role in everyday life. Without language someone is not able to uncover realities in life and environmental culture. Teaching is defined as something that shows or helps someone learn how to do something, member instruction, guide in studying something, prepare knowledge, make know or understand. The purpose of writing this article is to analyze what language staff are. While the methodology used by the library is Receasrh (qualitative). So the final results found that language teaching has an important role in the learning process at school. That teaching is a pattern in which a planned procedure is arranged. The language functions as a means of scientific thinking, expressing opinions, expressing feelings, and interacting with the language community. Keywords: Languange Teaching
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INSTAGRAM MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMK HASYIM ASY’ARI PUCUK LAMONGAN Mita Iistiawati; Nisaul Barokati; Laila Tri Lestari
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2019): PENTAS: November 2019
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh media Instagram model Quantum Teaching ditinjau dari aktivitas siswa, (2) pengaruh media Instagram model Quantum Teaching ditinjau dari aktivitas guru, (3) pengaruh media Instagram model Quantum Teaching ditinjau dari ketuntasan belajar, dan (4) pengaruh media Instagram model Quantum Teaching ditinjau dari respon siswa kelas X SMK Hasyim Asy’ari Pucuk Lamongan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif melalui hasil uji coba eksperimen. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X MM SMK Hasyim Asy’ari Pucuk Lamongan sebagai kelompok pretes dan pascates. Data penelitian ini diperoleh melalui lembar observasi siswa, lembar observasi guru, tes soal esai, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase kemampuan menulis puisi siswa meningkat setelah mendapat perlakuan dengan menggunakan media Instagram model Quantum Teaching. Nilai rata-rata kelompok pretes yaitu sebesar 75,80 meningkat menjadi 85,80 dengan selisih sebesar 10%.
MENINGKATKAN SPEAKING SKILL SISWA MENGGUNAKAN MEDIA TWINCARDS DENGAN TEKNIK PERMAINAN KELAS VIII-A SMP NEGERI 1 KALITENGAH SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Basuki Basuki
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2019): PENTAS: Mei 2019
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berisi mengenai inovasi pembelajaran berupa media Twincards yang dibuat penulis untuk membantu dan mempermudah peserta didik berbicara, khususnya berupa ungkapan-ungkapan interaksional. Dalam penelitian ini terdapat dua rumusan masalah yaitu: (1) Apakah penggunaan media twincards dapat meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik? (2) Bagaimanakah dampak penggunaan media twincards dalam meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan mediatwincards serta untuk mengetahui dampak penggunaan media twincards dalam meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik. Adapun temuan hasil penelitian adalah (1) Penggunaan media twincards dapat membuat peserta didik terlibat aktif bertanya jawab sehingga dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa khususnya pada kelas VIII-A SMP NEGERI 1 KALITENGAH semester ganjil dengan materi asking and giving opinions. (2) Dampak penggunaan media twincards sangat baik karena dapat meningkatkan prestasi peserta didik, Hal ini dapat dilihat dari peningkatan speaking siswa pada siklus I, rata-rata 8,2 dengan kenaikan 10,81% dengan prosentase ketuntasan 86%. Kemudian menjadi meningkat pada siklus II yaitu dengan rata-rata nilai speaking 87, terdapat kenaikan 17,57% dan prosentase ketuntasan 94%.
FAKTOR PERSONALITAS DAN SOSIOKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA FAJAR ASWATI
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2019): PENTAS: November 2019
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning languages ​​is a long and sustainable work. This certainly involves several aspects, both intellectual aspects, physical responses, and emotional aspects. Personality or personality in a person is a factor that can help the success and success of the language learning process. A person's personality plays an important role in the process of sending and receiving messages through language. This means that personality will determine the success of the second language acceptance. Culture is an integral part of the interaction between language and mind. Social and cultural or cultural factors have a very close relationship with language learning. Every time we teach one language, we also teach an entire system of cultural habits, values, ways of thinking, feeling, and acting. This problem will be answered in this paper using library research (library reaserch) which will answer any personality and sociocultural factors that can affect the language learning process. Data collected from various references; both primary, secondary and supporting data.