Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran)
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) aims to develop and disseminate science and technology through the scientific article of research and study of concepts or theories as an effort to enrich the scientific knowledge in the field of education and teaching. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) covers issues concerning education and teaching at the level of primary, secondary and higher education. This article is based on the results of research and theoretical studies which are equivalent to research supported by various theoretical studies that produce research in the form of educational research, learning research, classroom action research, and development. The fields of science include: Social Sciences Education; Mathematics Education; Language Education; Science Education; Arts and Culture Education; Early Childhood Education; Civics Educational; Religious Education; Physical Education; Education and Teaching; Educational Psychology; Learning Media; Education Management; Educational Technology; Music Education; Economics Education.
Articles
1,268 Documents
PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA
Nuurul lathifah;
Henry Suryo Bintoro;
Khamdun Khamdun
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8316
Artikel ini membahas tentang proses berpikir kreatif siswa terhadap pola asuh orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Objek penelitian ini adalah siswa sekolah dasar. Informan dalam penelitian ini adalah siswa, orang tua, dan guru kelas. Ada 4 indikator berpikir kreatif yaitu berpikir lancar, berpikir luwes, berpikir orisinal, dan berpikir elaborasi. Data yang diperoleh yaitu dari observasi, wawancara mendalam, angket, dokumentasi, dan tes. Semua dimensi tersebut adalah untuk mengukur bagaimana pola asuh yang diterapkan orang tua siswa dan bagaimana dampak pola asuh orang tua terhadap berpikir kreatif siswa.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING PADA PANDEMI COVID-19 DI SMP GAJAHMADA 3
Ayu Puspita Indah Sari;
Yeni Ernawati;
Yeta Yuniarti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8619
Artikel ini fokus bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring pada pandemi Covid-19 di SMP Gajah Mada 3 Palembang. Penelitian ini bersifat kualitatif, sehingga metode yang digunakan dalam memaparkan hasil penelitian bersifat deskriptif. Subjek penelitiannya yaitu guru dan peserta didik kelas tujuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara angket yang sudah diunggah ke google form dan kemudian link-nya diteruskan ke peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring pada peserta didik SMP Gajah Mada 3 Palembang di masa pandemi Covid-19 cukup efektif karena guru memberikan penugasan dan pemberian materi selama proses pembelajaran daring melalui grup Whatsapp. Hal ini terlihat dari hasil angket yang diberikan ke peserta didik bahwa saat pembelajaran daring guru memberikan materi dan jadwal belajar secara daring yaitu sebesar 92.9 %; hasil ketika guru menjelaskan materi dengan video melalui aplikasi di grupWhatsapp adalah sebesar 50%; hasil ketika guru memberikan petunjuk pengerjaan sebelum memberi latihan adalah sebesar 71.4%; hasil ketika waktu yang diberikan oleh guru untuk mengerjakan tugas cukup lama adalah sebesar 64.3%; hasil pada pembelajaran dari guru terkadang menunjukkan atau memberikan hasil penilaian terhadap tugas yang diberikan kepada peserta didik adalah sebanyakl 61.5%; serta hasil pada proses pembelajaran daring peserta didik kadang - kadang mengalami kesulitan adalah sebesar 50%.
KENDALA ORANGTUA DALAM PELAKSANAAN BELAJAR DARING PADA MASA COVID-19 DI SD NEGERI 05 PERAWANG
Tiara Roza
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8588
Artikel ini membahas sebuah penelitian mengenai seperti apa kendala orangtua dalam pelaksanaan belajar daring pada masa COVID-19 di SD Negeri 05 Perawang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif (deskriptif-kuantitatif). Sampel dalam penelitian ini adalah orangtua siswa SD Negeri 05 Perawang yang berjumlah 100. Hasil penelitian pada Indikator pertama kendala orangtua sebagai guru dirumah dengan persentase keseluruhan 70.76% yang tergolong tinggi. Indikator kedua adalah kendala orangtua sebagai fasilitator dengan persentase keseluruhan 69.20% yang tergolong tinggi. Indikator ketiga adalah kendala orangtua sebagai motivator dengan persentase keseluruhan 70.52% yang tergolong tinggi. Indikator keempat adalah kendala orangtua sebagai director dengan persentase keseluruhan 67.82% yang tergolong tinggi. Berdasarkan hasil rekapitulasi persentase tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kendala orangtua dalam pelaksanaan belajar daring pada masa COVID-19 di SD Negeri 05 Perawang mencapai 69.58% dengan kategori tinggi.
ANALISIS PERANGKAT PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN DI KABUPATEN GOWA
Hamzari Hafid;
Sitti Aida Azis;
Andi Sukri Syamsuri
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8422
Artikel ini membahas tentang perangkat pembelajaran membaca permulaan di kabupaten Gowa yang meliputi kesesuaian media pembelajaran membaca permulaan di Kabupaten Gowa, kesesuaian buku membaca permulaan, dan kesesuaian lembar kerja peserta didik membaca permulaan di Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan proses dan makna lebih ditonjolkan dalam penelitian ini. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan studi dokumen yang hasilnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan diberapa sekolah dasar di Kabupaten Gowa meliputi SD Negeri Paccinongang, SD Inpres Mangasa, SD Inpres Tetebatu I dan SD Inpres Kananga. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil analisis perangkat pembelajaran membaca permulaan di kabupaten Gowa dari aspek kesesuaian media perangkat pembelajaran sudah memenuhi enam aspek kirteria media pembelajaran, dari segi kesesuaian buku ajar telah memenuhi syarat sepuluh kriteria buku yang berkualitas dan dari segi kesesuaian lembar kerja peserta didik membaca permulaan juga sudah memenuhi syarat lembar kerja peserta didik yang benar.
IDENTIFIKASI MODEL PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA PENDIDIKAN USIA DINI
Windisyah Putra
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8620
Pendidikan khusus merujuk kepada Pendidikan untuk peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa. Ada beberapa model pembelajaran dapat diaplikasikan untuk melihat apakah model pembelajaran tersebut sesuai diaplikasikan pada peserta didik yang memiliki kecerdasan khusus. Artikel ini melaporkan hasil dari penelitian mengguanakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif analisis untuk mengetahui model pembelajaran terhadap minat anak dan menjadi bahan pertimbangan bagi TK Permata Bunda Takengon. Penelitian ini meliputi 3 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari kelas B semester genap. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan; (1) MY memiliki jenis ketunaan ADD (Attention Deficit Disorder) gangguan tingkah laku atau berkurangnya perhatian terhadap suatu obyek. Kecendrungan kecerdasan spasial visual dan memiliki gaya belajarnya visual (penglihatan) dengan model pembelajaran yang banyak menampilkan gambar dan lukisan; (2) AN memiliki jenis ketunaan slow leaner (lambat belajar), memiliki kecerdasan linguistic (bahasa) dan kecendrungan kedalam gaya belajar auditori (pendengaran) melalui model pembelajaran bercerita dan ceramah; dan (3) AA memiliki jenis ketunaan ADHD (Attention Deficit Hiperaktif Disorder) gangguan tingkah laku hiperaktif, memiliki kecenderungan kecerdasan kenistetik dan spasial visual. Sementara gaya belajarnya tactile/kinestetik (perabaan/gerakan) dan menerapkan model pembelajaran role play dengan mengamati langsung dan merasakan pelajarannya.
PEMAHAMAN DAN KESIAPAN MAHASISWA PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS FLORES TENTANG MERDEKA BELAJAR-KAMPUS MERDEKA (MBKM)
Hamsa Doa;
Falentina Lucia Banda;
Apriana Marselina
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8698
Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Artikel ini membahas tentang sebuah penelitian yang bertujuan mengetahui pemahaman dan kesiapan mahasiswa program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Flores tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Penelitian ini mengacu kepada deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode survey yaitu mahasiswa mengisi kuesioner di SPDA Dikti . Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa; 53% mahasiswa mengetahui sedikit tentang MBKM, 24.69% mahasiswa mengetahui kebijakan MBKM dari media sosial, 49,08% mahasiswa memilih kegiatan magang/praktek kerja, 46.42% program studi akuntansi sudah memiliki dokumen kurikulum, pedoman dan operasional MBKM, 77.91% mahasiswa sudah siap mengikuti program MBKM, 52.35% mahasiswa khawatir mengeluarkan biaya, 74% mahasiswa prodi akuntansi tertarik dengan program MBKM. Lebih jelasnya, mahasiswa program studi Akuntansi masih sedikit memahami tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan kesiapan mahasiswa program studi akuntansi sudah siap untuk mengikuti program kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
SELF-EFFICACY AND SELF-REGULATED LEARNING FOR ENGLISH CONTENT COURSES IN ONLINE LEARNING
Sharizan Sharizan;
Indah Tri Purwanti;
Eliwarti Eliwarti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8703
This paper discusses a study that is focused on English Department students’ self-efficacy and self-regulated learning for English content courses in online learning. This study is a quantitative descriptive study that involved 114 English Department students taking in Semantic Class at Universitas Riau. The participants are selected through a saturated sampling technique, where all populations who respond to the questionnaire are the samples of this research. The data are collected from a set of questionnaires that are broadcasted online through the WhatsApp Group feature and analyzed by using descriptive statistics through SPSS Application. The findings show that the English Department students’ self-efficacy and self-regulated learning are high with a total average of 3.83 and 3.57 while learning English content courses in online learning. It can be inferred that the students who have background knowledge in operating technology and are familiar with it, are less likely to experience any problems while learning. Moreover, the understanding about self-efficacy and self-regulated learning should be more cultivating both the teachers and the students.
PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN WEBSITE SWAY MELALUI WHATSAPP GROUP DALAM PEMBELAJARAN IPA
Sri Listianah;
Noor Malihah;
Nur Arifin
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8608
Artikel ini nejelaskan tentang hasil sebuah penelitian kualitatif yang mendiskusikan: 1) perencanaan Problem Based Learning berbantuan sway melalui Whatsapp Group, 2) proses pelaksanaan Problem Based Learning berbantuan Sway melalui Whatsapp Group, 3) Evaluasi pelaksanaan Problem Based Learning berbantuan sway melalui Whatsapp Group. Penelitian ini merujuk kepada metode penelitian kualitatif diskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data divalidasi melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) perencanaan pembelajaran dengan Problem Based Learning berbantuan Sway diawali dengan menginformasikan pembelajaran menggunakan Sway dan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memuat langkah-langkah Problem-Based Learning yang disampaikan melalui Whatsapp Group 2) Proses pelaksanaan pembelajaran dilakukan sesuai langkah-langkah Problem Based Learning dan Sway yang disampaikan melalui Whatsapp Group sehingga pembelajaran lebih interaktif dan mandiri 3) evaluasi pelaksanaan Problem Based Learning berbantuan Sway melalui Whatsapp Group tak lepas dari kendala-kendala dalam pembelajaran, misalnya masalah jaringan internet dan kuota yang terbatas. Hasil penelitian ini dapat menjadi model alternatif dalam pembelajaran online. Namun, guru harus memberikan perhatian pula pada permasalahan yang dapat timbul saat menerapkan model ini dalam mengajar.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAKNAI PUISI DI KELAS V SDN 194 PEKANBARU
Suhaima suhaima
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8268
Artikel ini berfokus pada pemaparan tentang pemahaman siswa dalam memaknai puisi di kelas V SDN 194 Pekanbaru. Metode yang digunakan merupakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sampling jenuh dan pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian. Populasi dalam artikel ini melibatkan 126 siswa Kelas V SDN 194 Pekanbaru. Hasil analisis memaknai puisi di Kelas V SDN 194 Pekanbaru dipilih secara keseluruhan sesuai dengan sampel yang digunakan oleh peneliti. Berdasarkan rekapitulasi kemampuan siswa dalam memaknai puisi berdasarkan isi puisi, makna kata dan amanat mendapatkan nilai rata-rata 70 dengan kategori cukup. Adapun pemahaman siwa dalam memaknai puisi di Kelas V SDN 194 Pekanbaru dengan jumlah nilai 88.75 yang mana 9 siswa mendapatkan kategori sangat baik, 24 orang siswa mendapatkan kategori baik, 69 orang siswa mendapatkan kategori cukup, dan 24 orang siswa mendapatkan kategori kurang. Dari rata-rata yang diperoleh menunjukkan bahwa pemahaman siswa dalam memaknai puisi di Kelas V SDN 194 Pekanbaru memperoleh hasil yang cukup baik dengan kategori yang cukup dan yang belum dikuasi adalah kategori yang sangat baik karena pada dasarnya siswa kurang dalam memahami makna dari beberapa puisi tersebut.
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN BAHAN AJAR MATA PELAJARAN MELALUI KEGIATAN IN HOUSE TRAINING (IHT) YANG BERKELANJUTAN DI SMAN 7 PEKANBARU
Nurhafni Nurhafni
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8820
Guru dituntut mempunyai kompetensi menyusun bahan ajar sendiri. Oleh sebab itu, artikel ini ditujukan 1) meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun bahan ajar melalui In House Training (IHT) penyusunan bahan ajar mata pelajaran yang berkelanjutan, 2) menyusun langkah-langkah In House Training (IHT) penyusunan bahan ajar mata pelajaran yang berkelanjutan, 3) meningkatkan kuantitas dan kualitas bahan ajar yang dibuat guru sendiri secara mandiri. Landasan teori adalah kompetensi manajerial dan kewirausahaan kepala sekolah untuk memperbaiki kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran yang efektif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian dilakukan di SMAN 7 Pekanbaru, waktu penelitian bulan Oktober dan November 2021. Penelitian menghasilkan temuan bahwa IHT berkelanjutan berupa in dan on service. Kegiatan on service terjadi perubahan kompetensi sikap dan keterampilan guru kuantitas dan kualitas bahan ajar. Jumlah bahan ajar yang dibuat guru bertambah dari 25% menjadi 80%. Dan kualitas bahan ajar berubah dari nilai 2.5 mendekati katagori kurang menjadi 3,5 melebihi katagori cukup. Kesimpulan dari PTS pada artikel ini adalah 1) untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun bahan ajar melalui In House Training (IHT) penyusunan bahan ajar mata pelajaran yang berkelanjutan, 2) bentuk IHT yang dilaksanakan sebagai bentuk pelatihan berbasis kompetensi, dan 3) untuk melanjutkan IHT berkelanjutan dalam penyusunan bahan ajar sendiri agar meningkatkan kuatitas dan kulitas bahan ajar yang dibuat sendiri oleh guru.