cover
Contact Name
Otang Kurniaman
Contact Email
otang.kurniaman@lecturer.unri.ac.id
Phone
+62813-9527-8819
Journal Mail Official
pajar@ejournal.unri.ac.id.
Editorial Address
Gedung B1, FKIP Universitas Riau Kampus Bina Widya Km. 12,5 Simpang Baru Panam Pekanbaru Riau Indonesia 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran)
Published by Universitas Riau
ISSN : 25808435     EISSN : 26141337     DOI : 10.33578
Core Subject : Education,
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) aims to develop and disseminate science and technology through the scientific article of research and study of concepts or theories as an effort to enrich the scientific knowledge in the field of education and teaching. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) covers issues concerning education and teaching at the level of primary, secondary and higher education. This article is based on the results of research and theoretical studies which are equivalent to research supported by various theoretical studies that produce research in the form of educational research, learning research, classroom action research, and development. The fields of science include: Social Sciences Education; Mathematics Education; Language Education; Science Education; Arts and Culture Education; Early Childhood Education; Civics Educational; Religious Education; Physical Education; Education and Teaching; Educational Psychology; Learning Media; Education Management; Educational Technology; Music Education; Economics Education.
Articles 1,268 Documents
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM EKSTRAKURIKULER KESENIAN DONGKREK DI SMP NEGERI 1 MEJAYAN Flariska Ernanda Maiyuni; Nurul Ratnawati
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8814

Abstract

Berkembangnya globalisasi memberikan pengaruh besar terhadap pola pikir generasi muda. Oleh karena itu, globalisasi tidak dapat dihindari terutama dalam dunia pendidikan. Proses belajar yang berkualitas tidak hanya mengedepankan aspek kognitif saja, tetapi memberikan porsi yang sama terhadap aspek afektif dan psikomotorik. Dengan demikian pendidikan dapat menumbuhkan jiwa yang berkarakter tinggi. Nilai-nilai karakter antara lain religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong dan integritas. Strategi pengembangan penguatan pendidikan karakter di sekolah salah satunya terdapat pada ekstrakurikuler. Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai karakter dan menganalisis faktor pendukung serta faktor penghambat dalam ekstrakurikuler kesenian dongkrek. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Mejayan Kabupaten Madiun pada bulan Januari – Februari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa dapat mengimplementasikan nilai – nilai karakter seperti berdoa sebelum dan sesudah latihan, menjalankan salat pada waktunya, melestarikan kebudayaan daerah, menyiapkan sarana dan prasarana secara mandiri, tolong menolong dan disiplin. 2) Faktor pendukung meliputi orangtua mengizinkan siswa ikut berperan aktif dalam mengikuti ekstrakurikuler kesenian dongkrek. Faktor penghambat meliputi sarana dan prasarana kurang memadai seperti ruangan kurang luas dan banyak peralatan yang rusak.
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN AKUNTABILITAS GURU TERHADAP MUTU SEKOLAH NEGERI DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU Syarif Syarif; Mahdum Mahdum; Daviq Chairilsyah
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8468

Abstract

Artikel ini membahas pengaruh kemampuan manajerial kepala sekolah dan akuntabilitas guru terhadap mutu SD di Kecamatan Tampan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Populasi pada artikel ini melibatkan 156 guru, sedangkan sampel melibatkan 112 guru dari 6 sekolah dasar negeri di Kecamatan Tampan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) terdapat pengaruh yang positif signifikan kemampuan manajerial kepala sekolah (X1) terhadap mutu sekolah (Y) sebesar 24% dalam meningkatkan mutu sekolah yang ditentukan oleh kemampuan manajerial kepala sekolah. 2) Terdapat pengaruh yang positif signifikan akuntabilitas guru (X2) terhadap mutu sekolah (Y) sebesar 22% dalam menguatkan mutu sekolah yang ditentukan oleh akuntabilitas guru. 3) Terdapat pengaruh yang positif signifikan kemampuan manajerial kepala sekolah (X1) dan akuntabilitas guru (X2), secara bersama-sama terhadap Mutu Sekolah (Y) ditunjukan dengan persamaan regresi regresi Ý= 0.216 + 0.669X1 + 0.398X2 dengan kontribusi pengaruh sebesar 28.5%. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang positif signifikan antara kemampuan manajerial kepala sekolah terhadap mutu sekolah, antara akuntabilitas guru terhadap mutu sekolah serta pengaruh yang positif signifikan antara kemampuan manajerial kepala sekolah dan akuntabilitas guru secara bersama-sama terhadap mutu sekolah.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM LITERASI KONTEKS SAINTIFIK Hana Agustin; Septi Budi Sartika
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8764

Abstract

Artikel ini membahas tentang sebuah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains siswa SMP dalam menyelesaikan soal AKM literasi konteks saintifik berdasarkan gender. Penelitian tersebut menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian tersebut melibatkan satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan yang memiliki kemampuan literasi setara dan atas pertimbangan dari guru IPA dari jumlah siswa kelas VIII berdasarkan gender di MTs Nurul Islam Sukorejo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa SMP dalam menyelesaikan soal AKM literasi pada konteks saintifik berdasarkan gender didapatkan siswa perempuan lebih unggul dibandingkan siswa laki-laki. Kemampuan siswa perempuan termasuk kategori sedang sedangkan kemampuan siswa laki-laki termasuk kategori rendah. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kegiatan semangat fokus AKM di kelas dalam mengerjakan soal AKM literasi pada konteks saintifik dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa dalam menyelesaikan soal AKM literasi pada konteks saintifik perlu ditingkatkan lagi.
PENGARUH MODEL ROLE-PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA DENGAN SUBTEMA MANUSIA DAN LINGKUNGAN KELAS V SD Ester Hutagalung; Novalina Sembiring; Antonius Remigius Abi; Patri Janson Silaban
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8489

Abstract

Hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 060937 Medan Johor Tahun Pembelajaran 2020/2021 yang masih rendah merupakan masalah yang dipaparkan dalam artikel ini. Penelitian yang dipaparkan pada artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pembelajaran Role Playing  terhadap hasil belajar siswa Tema Lingkungan Sahabat Kita Subtema Manusia dan Lingkungan kelas V SD Negeri 060937 Kecamatan Medan Johor tahun pembelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan melibatkan sebanyak 50 siswa yaitu 26 siswa kelas VA dan 24 siswa kelas VB, pengambilan sampel ini menggunakan teknik sampling porpusive (sampel bertujuan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Coefficients). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Model Role Playing terhadap hasil belajar siswa pada kelas eksperimen mengarah pada terjadimya peningkatan sebanyak 25% dari pretest ke post test melalui nilai rata-rata, sehingga menyatakan bahwa hipotesis diterima. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari model Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa dalam membahas Tema Lingkungan Sahabat Kita Subtema Manusia Dan Lingkungan Kelas V SD Negeri 060937 Medan Johor Tahun Pembelajaran 2020/2021.
PENERAPAN METODE KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN DISIPLIN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS V SDN 018 HARAPAN TANI DI INDRAGIRI HILIR RIAU Amad Solong
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8822

Abstract

Artikel ini berupa penelitian tindakan kelas. Tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar dan disiplin belajar siswa di kelas V di SDN 018 Harapan Tani. Subjek penelitian ini melibatkan 37 siswa kelas V SDN 18 Harapan Tani yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 22 orang siswi perempuan. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes hasil belajar siswa. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif yang disajikan dengan angka serta menggambarkan suatu permasalahan sesuai dengan fakta yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan setelah adanya tindakan berupa penerapan model pembelajaran konstektual. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada ulangan harian pertama rata-rata berjumlah 83 dengan persentase peningkatan 13.3% dibandingkan dengan data awal. Selanjutnya pada ulangan harian kedua ditemukan nilai rata-rata hasil belajar siswa berjumlah 94 dengan persentase sebesar 15.6%. Terbukti dengan adanya tindakan pembelajaran berupa penerapan model pembelajaran konstektual pada mata pelajaran PKn siswa berhasil meningkatkan hasil belajar siswa serta dapat meningkatkan disiplin belajar siswa. Perbandingan disiplin siswa dalam belajar terjadi peningkatan pada tiap siklus I dan II. Pada siklus I ditemukan data sebesar 62% dengan kategori cukup baik dan pada siklus II ditemukan persentase sebesar 86%  dengan kategori sangat baik. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan penerapan metode pembelajaran konstektual dapat meningkatkan disiplin belajar siswa.
HUBUNGAN ANTARA ATTACHMENT PENGASUH DENGAN KECERDASAN EMOSI ANAK USIA DINI Febrianel Andira; Yeni Solfiah; Febrialismanto Febrialismanto
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8788

Abstract

Hubungan kelekatan antara anak dengan pengasuh ternyata memberikan dampak positif dan negatifnya. Dampak positif terhadap kelekatan pengasuh  yaitu memberikan kelekatan yang aman dan nyaman serta pengasuhan yang baik akan menghasilkan perkembangan emosional yang baik pula untuk meningkatkan kemampuan akademik anak. Dampak negatifnya yaitu semakin sering anak dititipkan kepada orang lain, maka seiring berjalannya waktu hal tersebut dapat mempengaruhi kecerdasan emosional yang dimiliki oleh anak usia dini. Kelekatan yang terjadi antara anak dengan pengasuh dapat mempengaruhi perkembangan emosional serta pembentukan kepribadian anak. Penelitian dalam artikel ini bertujuan untuk  mengetahui hubungan antara kasih sayang pengasuh dengan kecerdasan emosi anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan uji statistik menggunakan Pearson product moment. Hasil penelitian tersebut menunjukkan kasih sayang pengasuh di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan berada pada kategori tinggi, dengan persentase tinggi 38%, sedang 26%, cukup 24% dan rendah 12%. Dan kecerdasan emosi anak berada pada kategori tinggi dengan skor empirik 31,04. Hal ini menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan terhadap attachment pengasuh dengan kecerdasan emosi anakusia4-6 tahun di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI KEGIATAN EKONOMI DI SDK WOLOTOPO 1 KABUPATEN ENDE Anselmus Mema; Yuliana Yenita Mete
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8751

Abstract

Berdasarkan hasil observasi bahwa penggunaan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru di kelas kurang inovatif sehingga rendahnya prestasi belajar siswa kelas 1V SDK Wolotopo 1. Maka solusi yang diberikan dengan menerapkan model pembelajaran pictre and picture. Artikel ini ditujukan untuk mengetahui Penggunaan model pembelajaran picture and picture dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS materi kegiatan ekonomi di SDK Wolotopo 1 Kabupaten Ende. Jenis penelitian tersebut yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang  terdiri dari empat tahap yakni tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian melibatkan siswa kelas 1V SDK Wolotopo 1. Objek penelitian SDK Wolotopo 1, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende. Teknik Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, tes evaluasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa prestasi belajar siswa  pada saat pra tindakan sebesar 21.42% berada pada kategori rendah, siklus I sebesar 29% berada pada kategori sedang, siklus II 100 berada pada ketegori tinggi%. Pemahaman mahasiswa rata-rata kelas pra tindakan 61.07%, siklus 71.78 65%, siklus II 80.35%. Kesimpulan dengan menerapkan model pembelajaran picture andpicture dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS materi kegiatan ekonomi di SDK Wolotopo 1 Kabupaten Ende. 
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING Sari Meliana Sitanggang; Jontra Jusat Pangaribuan; Regina Sipayung; Patri Janson Silaban
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8536

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah terkait tentang masih kurangnya pengunaan metode pembelajaran, peserta didik kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, dan hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian yang dipaparkan pada artikel ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika materi bilangan bulat di Sekolah Dasar dengan menggunakan metode pembelajaran Quantum Teaching. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dilakukan satu kali pertemuan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah test dan observasi. Tes yang diberikan sebanyak 31 soal dalam bentuk pilihan berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Pada pretest diperoleh bahwa nilai rata-rata 50,75, dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 29,41%. Pada postest siklus I mengalami peningkatan setelah menggunakan metode pembelajaran Quantum Teaching dengan nilai rata-rata 66,55 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 52,95%. Dan setelah tindakan yang dilakukan dan diberikan postest siklus II maka diperoleh sebanyak 15 siswa yang tuntas hasil belajarnya dan 2 orang siswa yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata postest siklus II meningkat menjadi 76,86 dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 88,22%.
AN ANALYSIS OF SPEAKING ANXIETY EXPERIENCED BY THE THIRD-YEAR STUDENTS AT SMPN 2 BAYAT OF ANAMBAS ISLAND Suhaimi Suhaimi; Fadly Azhar; Eliwarti Eliwarti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8752

Abstract

This article focuses on the study that aims to find out the levels and the major causes of speaking anxiety experienced by the third-year students at SMPN 2 Bayat of Anambas Island. Total sampling was used in this research since the pool of participants was relatively small consisting of 13 students overall. In collecting the data, students were asked to fill out a set based on a modified version of the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) questionnaire developed by Horwitz et al (1986). After analyzing the data, it was found that most students experienced speaking anxiety on a moderate level. The results suggested that 4 students with a percentage of 30.77% were classified as a high level, 9 students with a percentage of 69.23% were classified as a moderate level and none of the students or 0% was classified to have a low level of anxiety. Additionally, “lack of preparation”, “afraid of being laughed at” and “afraid of being called in English classes” were the major causes of speaking anxiety that most participants agreed with. Thus, some suggestions were provided with the expectation of reducing students’ anxiety while speaking English.
MANAJEMEN PROGRAM EKSTRAKURIKULER ENGLISH DAY DI SMP INDONESIAN CREATIVE SCHOOL Roy Taslim; Jimmi Copriady; Sri Kartikowati
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8474

Abstract

Pembelajaran bahasa inggris belum maksimal karena kurangnya penerapan bahasa inggris tersebut dalam bentuk komunikasi atau berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris baik itu di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah dari program berbahasa Inggris dalam satu hari penuh (English Day). Berdasarkan hasil temuan dari wawancara beberapa orang guru termasuk guru bahasa inggris di SMP Indonesian Creative School Pekanbaru, masalah yang paling penting adalah siswa malu dan takut  dalam berkomunikasi dengan guru-guru mereka sendiri pada hari yang sudah ditentukan dalam English Day.

Page 79 of 127 | Total Record : 1268