cover
Contact Name
AL Qariah
Contact Email
lensafkip@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 23015071     EISSN : 24067393     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN KOMIK BERBASIS SCIENCE EDUTAINMENT TERHADAP SIKAP LITERASI PESERTA DIDIK Pradana Meisandy; Muriani Nur Hayati; Bayu Widiyanto
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.109

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tahapan pengembangan komik berbasis Science Edutainment dan untuk mengetahui efektivitas implementasi komik berbasis Science Edutainment terhadap sikap literasi sains peserta didik. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (Reseaerch and Development) dengan model 4 D. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTs Asy-Syafi’iyyah Jatibarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan komik meliputi 4 tahap pengembangan yaitu; 1) tahap pendefinisian, 2) tahap perancangan, 3) tahap pengembangan, 4) tahap penyebarluasan meliputi uji skala kecil kepada 7 peserta didik dan uji skala besar kepada 32 peserta didik kelas VII MTs Asy-Syafi’iyyah Jatibarang. Hasil uji skala kecil memperoleh rata-rata skor 33,71, dan uji skala besar memperoleh rata-rata skor 33,6, Sehingga menunjukkan bahwa komik berbasis Science Edutainment sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil N-Gain Score pada bidang minat sains sebesar 0,52 yang termasuk kriteria sedang. Hasil N-Gain Score pada bidang menilai pendekatan ilmiah sebesar 0,51 yang termasuk kriteria sedang. Hasil N-Gain Score pada bidang kesadaran lingkungan sebesar 0,59 yang termasuk kriteria sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan media komik berbasis Science Edutainment yang dilakukan sudah cukup efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik pada aspek sikap.
HUBUNGAN ANTARA BERPIKIR KRITIS DAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA BIOLOGI DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RWRS Bea Hana Siswati; Slamet Hariyadi; Aloysius Duran Corebima
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.110

Abstract

Pembelajaran daring bukan suatu alasan untuk para pendidik tidak menggunakan suatu model pembelajaran. Model pembelajaran diterapkan dengan tujuan untuk melatih kemampuan berpikir salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif. Keterampilan abad 21 perlu dibelajarkan kepada peserta didik termasuk juga kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah hubungan antara keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif terhadap hasil belajar mahasiswa pendidikan biologi. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian korelasional yang melibatkan 64 mahasiswa semester 2. Data penelitian diambil menggunakan instrumen rubrik keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif. Data yang didapatkan dianalisis dengan bantuan software aplikasi SPSS 23. Hasil analisis data menunjukkan ada hubungan positif antara keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,001. Besar sumbangan relative keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar sebesar 21,5%. Besar sumbangan efektif keterampilan berpikir kritis 3,5% dan sumbangan efektif keterampilan metakognitif 18% terhadap hasil belajar mahasiswa pendidikan biologi. Adanya hubungan yang signifikan ini maka disarankan untuk para pendidik khususnya dosen mempertimbangan model RWRS agar diterapkan di pembelajaran agar mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, keterampilan metakognitif dan hasil belajar mahasiswa.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KONTEKSTUAL DI MANGGARAI UNTUK BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMIC COVID-19 Ricardus Jundu; Fransiskus Nendi; Valeria Suryani Kurnila; Hildegardis Mulu; Gabariela Purnama Ningsi; Ferdinandus Ardian Ali
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran IPA SMP berbasis pendekatan kontekstual sesuai latar belakang siswa di kabupaten Manggarai. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, and evaluation). Tahapan yang akan dilakukan yaitu tahap analisis yang dilakukan meliputi: analisis pengetahuan atau kompetensi sasaran, karakteristik sasaran, dan peralatan yang menunjang penggunaan media; tahap perancangan yang dilakukan meliputi: pemindahan informasi dari fase analisis ke dalam bentuk dokumen yang menjadi tujuan dibuatnya video pembelajaran; tahap pengembangan yang dilakukan meliputi: kegiatan produksi atau mengembangkan video pembelajaran, inti dari kegiatan ini adalah pengambilan gambar berupa perekaman gambar dengan menggunakan kamera, dimana pengembangan video dilakukan menggunakan beberapa aplikasi yaitu videoscribe, photoshop, dan editor video; tahap implementasi yang dilakukan meliputi video pembelajaran diterapkan pada siswa kelas VII SMP; dan tahap evaluasi meliputi kegiatan: penilaian media berdasarkan evaluasi formatif. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu dihasilkannya video pembelajaran IPA SMP kelas VII berbasis pendekatan kontekstual Manggarai yang bisa digunakan guru dalam proses pembelajaran untuk membantu siswa di Manggarai memahami konsep materi berdasarkan hasil validasi ahli materi sebesar 92,5% dan ahli media sebesar 96% serta hasil uji coba pada kelompok kecil yaitu kelayakan isi sebesar 93,33%, penyajian sebesar 93,89%, dan bahasa sebesar 94,28%. Dengan demikian, video pembelajaran ini bisa digunakan siswa untuk membantu proses belajarnya dari rumah sehingga dengan mudah memahami konsep IPA dasar.
KEMAMPUAN ARGUMENTASI IPA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN ARGUMENT DRIVEN INQUIRY (ADI) Nurhasana Siregar; Rini Anggreini Pakpahan
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran ADI terhadap kemampuan argumentasi IPA siswa. Metode penelitian yang digunakan quasi experiment, dan sampel penelitian ialah siswa kelas VIII yang terdiri dari 27 siswa diperlakukan pembelajaran ADI dikategorikan kelas eksperimen sedangkan 30 siswa yang diperlakukan pembelajaran konvensional dikategorikan kelas kontrol. Tes esai argumentasi gelombang digunakan sebagai instrumen pengumpulan data kemampuan argumentasi IPA siswa yang diberikan pada pretest dan posttest kepada kelas eksperimen dan kontrol. Teknik analisis data dalam penelitian yaitu analisis statistik inferensial dengan memakai uji t. Diperoleh hasil nilai Sig.(2-tailed) < (0,000<0,05) dan nilai thitung diperoleh 3,965, nilai ttabel =1,673. Oleh karena itu jika dikaitkan pada kriteria analisis hipotesis, maka thitung > ttabel (3,965> 1,673) sehingga cukup bukti untuk menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Ini artinya bahwa Argument Driven Inquiry (ADI) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan argumentasi IPA Siswa SMP. Hasil Level argumentasi mengalami peningkatan pada kelas eksperimen mencapai level 4, sedangkan kelas kontrol dominan level 1 dan 2 yang berada pada diatas 25%. Pembelajaran ADI dengan penguatan praktikum dapat memberi pengaruh terhadap kemampuan keterampilan praktikum siswa dalam hal investigasi. Dalam pengambilan data tidak bisa dilakukan satu kali melainkan minimal lima kali pengambilan data.
PENGEMBANGAN LKS IPA SMP KELAS VII BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES IPA SISWA Rohmatus Syafi'ah; Alik Mustafidal Laili
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.115

Abstract

Pemerintah saat ini menetapkan suatu kurikulum baru yaitu kurikulum 2013 sebagai hasil dari perkembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dari segi penilaian dan pendekatan yang digunakan terdapat perbedaan, yaitu penilaian pada kurikulum 2013 adalah penilaian autentik dan pendekatan saintifik atau pendekatan berbasis proses keilmuan. Pendekatan saintifik sangat cocok sekali dengan karakteristik pembelajaran IPA. Siswa diarahkan untuk membandingkan hasil prediksi siswa dengan teori melalui kegiatan eksperimen dengan menggunakan metode ilmiah dalam belajar IPA sesuai dengan maksud diterapkannya pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan tentunya jika didukung dengan sumber belajar yang dapat menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih terarah yaitu LKS. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKS IPA SMP Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Melatihkan Keterampilan Proses Siswa yang disusun berdasarkan model pengembangan4-D. Proses pengembangan LKS meliputi empat tahapan yaitu: Define ,Design, Develop, and Disseminate. Hasil penelitian dari penelitian ini adalah LKS berbasis Pendekatan Saintifik yang telah dikembnagkan mampu melatihkan keterampilan proses IPA siswa. Hal ini didukung dari hasil penelitian yaitu rata-rata persentase dari kelima aspek keterampilan proses sains tersebut, berada dalam kategori baik dan sangat baik dengan perolehan persentase total antara 72% sampai 96%.
ANALISIS KETERAMPILAN MENYUSUN RPP MAHASISWA CALON GURU IPA MENGGUNAKAN ACTIVE LEARNING Lina Arifah Fitriyah; Nur Hayati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.117

Abstract

Suatu pembelajaran perlu dirancang atau direncanakan agar proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan memperoleh hasil baik sesuai keinginan. Merencanaan pembelajaran adalah membuat perkiraan tentang kegiatan ketika akan melaksanakan pembelajaran. Mahasiswa sebagai calon guru dibelajarkan menggunakan active learning untuk menentukan tujuan, materi, metode/model, media dan sumber pembelajaran, serta menetapkan alokasi waktu dan menyusun kegiatan pembelajaran sesuai kurikulum IPA di SMP/MTs. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan keterampilan mahasiswa dalam menyusun RPP dengan memonitor kemajuan belajar mahasiswa dalam menyusun RPP tersebut melalui asesmen RPP. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre experimental desain. Data dikumpulkan menggunakan teknik penugasan yaitu pembuatan RPP yang mengacu pada standar proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa dalam menyusun RPP dapat dikatakan baik dengan data skor rata-rata keterampilan mahasiswa menyusun RPP adalah 80,80 (baik) dan hasil uji t dengan nilai signifikan (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,000.
EKPLORASI LINGKUNGAN PESISIR KALIANGET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENUNJANG PEMBELAJARAN IPA KONSTEKTUAL Herowati Herowati; Lutfiana Fazad Azizah
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan lingkungan pesisir Kalianget Kabupaten Sumenep untuk dapat dikembangkan menjadi buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir. Model yang digunakan dalam penelitian ini adala ADDIE yang terdiri dari analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini terbatas pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Hasil penelitian berupa kelayakan buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir didapatkan dari hasil validasi aspek materi memperoleh hasil rata-rata presentase 86% dengan nilai indeks kesepakatan ahli 0,86 dengan kategori sangat valid, validasi aspek desain memperoleh hasil 95%, dan respon guru memperoleh hasil 90% dengan kategori sangat layak sehingga buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir dapat digunakan.
VALIDITAS INSTRUMEN PENILAIAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENUJU PEMBELAJARAN IPA ABAD KE 21 Lydiana Putri Novita Sari; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.121

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research And Development (R&D) yang bertujuan untuk mengetahui validitas dan respon guru terhadap instrumen penilaian yang dikembangkan. Model pengembangan diadaptasi dari model 4D dengan pelaksanaan tahapan Define, Design dan Develop. Instrumen penelitian ini meliputi instrumen validitas materi, bahasa, konstruksi, dan angket respon guru. Subyek penelitian adalah MTsn 2 Sumenep. Bentuk produk yang dikembangkan dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi penilaian validitas produk didapatkan data pada aspek materi mendapatkan kategori baik (71%), aspek konstruk mendapatkan kategori baik (65%), dan aspek bahasa mendapatkan kategori baik (77%). Hasil respon guru terhadap instrumen penilaian yang dikembangkan adalah baik dan dapat digunakan. Hal ini diihat dari hasil aspek tampilan mendapatkan kategori baik (80%), aspek kebahasaan mendapatkan kategori baik (80%), aspek penggunaan dan penyajian mendapatkan kategori baik (80%), dan standart penilaian berdasarkan kurikulum K-13 mendapatkan kategori baik (80%).
KESIAPAN SEKOLAH DAN SISWA TERHADAP PELAKSANAAN UNBK TINGKAT SMP SEDERAJAT TAHUN PELAJARAN 2019-2020 Nisfil Maghfiroh Meita; Akmad Feri Fatoni
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.122

Abstract

Kesiapan pelaksanaan UNBK tidak hanya tentang sarana dan prasarana saja, kesiapan siswa kelas IX juga harus diperhatikan. Kesiapan siswa dari segi internal siswa juga dapat mempengaruhi hasil UNBK. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) Kesiapan sekolah terhadap pelaksanaan UNBK tingkat SMP sederajat Tahun Pelajaran 2019-2020 di Kecamatan Talango; dan 2) Kesiapan siswa terhadap pelakasanaan UNBK SMP sederajat di Kecamatan Talango Tahun Pelajaran 2019-2020. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah kuantitatif. Penelitian dilakukan di Kecamatan Talango sedangkan penentuan sampel yaitu purposive sampling. Responden penelitian adalah 13 sekolah dan 100 siswa SMP sederajat kelas IX di Kecamatan Talango. Analisi data menggunakan analisis regresi linier berganda. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil dari penelitian yaitu a) Nilai signifikasi 0,000 < 0,05 artinya akrediatsi sekolah, komputer dan server, serta syarat teknis UNBK mempengaruhi secara simultan terhadap kesiapan sekolah melaksanakan UNBK. persentase sumbangan pengaruh akrediatsi sekolah, komputer dan server, serta syarat teknis terhadap kesiapan sekolah melaksanakan UNBK sebesar 96,1%; b) Nilai uji t paling besar yaitu 3,422. Artinya secara parsial syarat teknis UNBK memberikan pengaruh paling besar dibandingkan variabel lainnya; c) Nilai signifikasi 0,000 < 0,05 artinya persiapan belajar, persiapan mental, dan persiapan respon mempengaruhi secara simultan terhadap kesiapan siswa melaksanakan UNBK. Persentase sumbangan pengaruh persiapan belajar, persiapan mental, dan persiapan respon terhadap kesiapan siswa melaksanakan UNBK sebesar 71,1%; dan d) Nilai uji t paling besar yaitu 4,101. Artinya secara parsial persiapan respon memberikan pengaruh paling besar dibandingkan variabel lainnya.
EFEKTIFITAS WEB CLME (CONTEXTUAL LEARNING MANGROVE EDUTOURISM) UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA SMA Sekar Jati Pamungkas; N.A Muhammad Radian; Fitrianti Alifia Rizka
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.125

Abstract

Kerusakan mangrove di kawasan Demang Gedi, Purwodadi, Purworejo yang disebabkan sebagian besar oleh tangan manusia dikarenakan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan. Karakter peduli lingkungan perlu dibangun sejak dini, maka diperlukan sebuah upaya untuk menanamkan karakter peduli terhadapp lingkungan. Karakter peduliilingkungan dapat dibentuk melalui contextual learning mangrove edutourism. Melalui Aplikasi Contextual Learning Mangrove Edutourism (CLME) ini diharapakan dapat menanamkan karakter peduli terhadap lingkungan sejak dini, karena tujuan dari contextual learning mangrove edutourism ini yaitu memotivasi peserta didik di SMA pesisir pantai sekitar Purwodadi agar lebih memahami suatu materi yang dipelajarinya dengan menerapkan apa yang dipelajarinya dengan kehidupan sehari hari. Pada era revolusi industri 4.0 ini, untuk mempermudah penanaman karakter peduli terhadap lingkungan peserta didik SMA di pesisir pantai, maka peneliti tertarik untuk membuat Aplikasi Contextual Learning Mangrove Edutourism (CLME) untuk mengembangkan karakter peduliilingkungan pada peserta didik SMA di kawasan tersebut. Tujuan penelitian adalah (a) mengembangkan karakter peduli lingkungan melalui aplikasi contextual learning mangrove edutourism (CLME), (b) mengukur karakter peduli lingkungan setelah menggunakan aplikasi contextual learning mangrove edutourism (CLME). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (R & D) atau 4-D yang mana terdiri dari 4 tahapan: define,,design,ddevelop danddisseminate. Dari penelitian pengembangan karakter peduli lingkungan melalui aplikasi contextual learning mangrove edutourism (CLME). Terdapat lima data yang digunakan meliputi: (1) Penilaian Sikap Peduli Lingkungan (Teman Sebaya) mendapatkan rerata skor 4 (sangat setuju), (2) Penilaian Sikap Peduli Lingkungan (Observer) mendapatkan rerata skor 4 (sangat setuju), (3) Tanggapan Siswa Mengenai Pembelajaran Biologi Melalui CLME mendapatkan rerata skor 4 (sangat setuju), (4)Tanggapan Siswa Mengenai Kepedulian Lingkungan mendapatkan rerata skor 4 (sangat setuju) dan (5) Penilaian Web CLME Oleh Dosen Ahli, Praktisi Dan Peer Reviewer Sedangkan untuk penilain Web CLME oleh dosen ahli, praktisi, dan peer reviewer masing masing aspek mendapatkan rerata dalam kategori baik dan sangat baik. Berdasarkan data diatas maka Contextual Learning Mangrove Edutourism dapat membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10