cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2023)" : 8 Documents clear
Pola Kemitraan "Kampung Edamame" terhadap Keberdayaan Masyarakat Desa Curah Kates Kabupaten Jember Oktavia, Anggi Riska; Hasan, Fuad; Sintiawati, Nani
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.63361

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kemitraan Kampung Edamame dengan PT. Gading Mas Indonesia Teguh terhadap keberdayaan masyarakat Desa Curah Kates, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah masyarakat Desa Curah Kates. Pola kemitraan Kampung Edamame dengan PT. Gading Mas Indonesia Teguh yaitu pola kemitraan inti plasma. Hal ini ditandai dengan adanya syarat yang menjadi penunjang pola kemitraan inti plasma seperti pendampingan dan pelatihan, pemberian bahan baku, pemberian sarana dan peralatan produksi, dan pendampingan pemasaran yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan pengetahuan, masyarakat yang percaya diri, mendapatkan pengalaman, menjadi kreatif, mendapatkan relasi dari pemerintah dan sesama UMKM, dan juga mendapatkan penghasilan. Edamame Village Partnership Pattern With PT. Gading Mas Indonesia Teguh Firm For Community Empowerment in Curah Kates Village Jember RegencyAbstractThis research is motivated by a lack of knowledge and skillsthe people of Curah Kates Village have become one of the powerlessness of the people of Curah Kates Village. One form of empowerment for the community is by providing processed training through a partnership forged by Edamame Village with PT. Gading Mas Indonesia Teguh. This study aims to determine the pattern of partnership between Edamame Village and PT. Gading Mas Indonesia Stands firm for community empowerment in Curah Kates Village, Jember Regency. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. The subjects in this study were the people of Curah Kates Village. The Edamame Village partnership pattern with PT. Gading Mas Indonesia Teguh is a plasma nucleus partnership system. This is marked by the existence of conditions that support the plasma core partnership pattern such as assistance and training, provision of raw materials, provision of production facilities and equipment, and marketing assistance that can improve welfare and knowledge, people who are confident, gain experience, be creative, gain relations from the government and fellow UMKM, and also earn income.
Pemberdayaan Masyarakat Program Desa Wisata Pasar Bahulak Desa Karungan Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen Rahmawati, Mita; Mulyono, Sungkowo Edy; Siswanto, Yudi
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.65921

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat Desa Karungan Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, subyek penelitian ialah kepala desa, pengelola desa wisata, pedagang dan wisatawan atau pengunjung Desa Wisata Pasar Bahulak. Teknik analisis data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diawali dengan perencanaan pemerintah desa yang bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk membangun desa wisata dengan memanfaatkan letak geografis, mata pencaharian warga dan sejarah yang ada di desa Karungan. Adapun hasil dari pemberdayaan menunjukkan bahwa desa wisata di Desa Karungan sudah berhasil dan memiliki dampak baik yang dirasakan hampir seluruh masyarakat desa. Dengan menggunakan beberapa metode dan pengelolaan manajemen yang baik, Desa wisata Pasar Bahulak dapat menjadi destinasi wisata, pemasok ekonomi warga, dan menjadi salah satu ekonomi kreatif.Community Empowerment Village Program Bahulak Market Tourism Karungan Village Plupuh District Sragen RegencyAbstractThis research aims to describe community empowerment in Karungan Village, Plupuh District, Sragen Regency. This research uses a qualitative approach, the research subjects are village heads, tourist village managers, traders and tourists or visitors to the Pasar Bahulak Tourism Village. Data analysis techniques used are observation, interviews and documentation. For data validity, technical triangulation and source triangulation are used. Data analysis techniques with stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results began with planning by the village government in collaboration with the local government to build a tourist village by utilizing the geographical location, residents' livelihoods and history in Karungan village. The results of the empowerment show that the tourism village in Karungan Village has been successful and has had a good impact felt by almost the entire village community. By using several methods and good management, the Pasar Bahulak tourist village can become a tourist destination, economic supplier for residents, and become one of the creative economies.
Konstribusi Pendidikan Nonformal dalam Pengembangan Pasar Ekologis Argowijil Mahfiroh, Devi Nur; Tohani, Entoh
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.77040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) kontribusi pendidikan nonformal dalam proses pengembangan Pasar Ekologis Argowijil dan 2) hasil kontribusi pendidikan nonformal dalam pengembangan Pasar Ekologis Argowijil. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tokoh masyarakat Desa Gari, pengurus BUMDes Mardi Gemi Desa Gari, pengelola pasar, pedagang pasar dan masyarakat sekitar Pasar Ekologis Argowijil. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kontribusi pendidikan nonformal dalam pengembangan Pasar Ekologis Argowijil meliputi adanya kegiatan pelatihan pengelolaan sampah, pelatihan komunikasi pemasaran terpadu, pelatihan pengemasan produk olahan makanan, kegiatan pendampingan, dan kegiatan rembug bersama, dan 2) hasil kontribusi pendidikan nonformal dalam pengembangan pasar meliputi adanya perubahan dalam aspek pengetahuan, aspek ketrampilan, aspek sikap dan aspek ekonomi, adanya pengembangan dalam pengelolaan pasar, serta adanya kesadaran masyarakat sekitar dalam menjaga lingkungan.Contribution of Nonformal Education in The Development of The Argowijil Ecological Market                 AbstractThis study aims to describe: 1) the contribution of non-formal education in the process of developing the Argowijil Ecological Market and 2) the contribution of non-formal education in the development of the Argowijil Ecological Market. The research method used in this research is descriptive research method with a qualitative approach. The subjects of this study were community leaders in Gari Village, BUMDes Mardi Gemi management in Gari Village, market managers, market traders and the community around the Argowijil Ecological Market. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The validity of the data was tested by triangulation of sources and techniques. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results show that: 1) the contribution of non-formal education in the development of the Argowijil Ecological Market includes training on waste management, integrated marketing communication training, training on packaging of processed food products, mentoring activities, and joint discussion activities, and 2) the results of the contribution of non-formal education Market development includes changes in knowledge aspects, skills aspects, attitudes and economic aspects, developments in market management, and awareness of the surrounding community in protecting the environment.
Manajemen Program Distance Learning Berbasis se-Tara Daring di Homeschooling Anugrah Bangsa Semarang Rosida, Tri Septi Dian; Shofwan, Imam
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.66008

Abstract

AbstrakPendidikan nonformal berupa homeschooling menjadi alternatif dalam menentukan pembelajaran yang sesuai minat, bakat dan fleksibel. Penelitian ini bertujuan, menjelaskan manajemen program distance learning berbasis se-Tara Daring dengan empat fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian, serta dampak positif dan negatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan tiga subjek kepala sekolah, tutor dan peserta didik. Hasil menunjukkan manajemen program distance learning sudah berjalan optimal yang memuat perencanaan menentukan tujuan pembelajaran, bahan ajar dan anggaran dana; pengorganisasian menetapkan prosedur kegiatan; pelaksanaan berupa metode pembelajaran, media dan alokasi waktu; pengendalian berupa tujuan dan waktu evaluasi. Dampak positif dapat menempuh pendidikan sesuai bakat minat dan fleksibel. Dampak negatif, online mengkondisikan peserta didik lebih sulit. Simpulan adalah homeschooling Anugrah Bangsa menerapkan distance learning sesuai dengan manajemen program yang telah ditentukan, serta dengan adanya penelitian sebagai sarana tambahan ilmu pengetahuan bagi dinas pendidikan homeschooling, dan peneliti.    Management of se-Tara Daring Based Distance Learning Program in Anugrah Bangsa Homeschooling SemarangAbstrack Non-formal education in the form of homeschooling is an alternative in determining learning that suits your interests, talents and is flexible. This research aims to explain the management of online-based distance learning programs with the four functions of planning, organizing, implementing and controlling, as well as positive and negative impacts. The research method used is qualitative descriptive research. Data collection techniques are through observation, interviews and documentation, with three subjects, principals, tutors and students. The results show that distance learning program management has been running optimally which includes planning to determine learning objectives, open materials and budget; organizing, establishing activity procedures; implementation in the form of learning methods, media and time allocation; Control in the form of objectives and evaluation time. A positive impact can be achieved by education according to talent, interest and flexibility. As a result, it is more difficult to condition students' negative online behavior. The conclusion is that ANSA homeschooling implements distance learning in accordance with a predetermined management program, as well as research as an additional means of knowledge for the homeschooling education service and researchers.  
Prototipe Taman sebagai Media Edukasi Meningkatkan Ruang Terbuka Hijau di Desa Wisata Wayang Sidowarno Suprapto, Rhisa Aidilla; Kuswardini, Seftina
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.65553

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat pada penelitian ini berfokus pada kegiatan edukasi pertanian perkotaan atau dikenal dengan istilah urban farming, adalah suatu upaya pemanfaatan pekarangan dengan kegiatan bercocok tanam. Kegiatan ini dipilih untuk dikembangkan dengan tujuan untuk memperkenalkan aktivitas urban farming sebagai alternatif tambahan aktivitas yang memberikan keuntungan secara ekonomi dengan menjual hasil produksinya, ataupun mengonsumsi hasilnya secara langsung dan berfungsi meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau dengan merancang urban farming sebagai taman. Kegiatan ini dilakukan dengan mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat sebagai tindak lanjut penelitian terkait topik pembangunan berkelanjutan di masyarakat. Bahkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga merupakan keberlanjutan program kemitraan Prodi Arsitektur Universitas Amikom Yogyakarta dengan kelompok Desa Wisata Wayang Sidowarno yang telah merintis pembangunan berkelanjutan pada Desa Wisata sejak tahun 2020 kampung ini ditetapkan sebagai desa wisata. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini menerapkan metode observasi dan Focus Group Discussion (FGD). Adapun hasil dari kegiatan ini adalah pembuatan prototipe taman yang dilakukan secara bergotong-royong oleh Masyarakat setempat, dengan harapan taman tersebut dapat menjadi media mengedukasi ruang terbuka hijau di Desa Wisata Wayang Sidowarno. The prototype of the park as a medium educational increases green open space in the Wayang Sidowarno Tourism VillageAbstractThe community service activities in this article focus on urban agricultural educational activities, or urban farming, which is an effort to use the yard for farming activities. This activity was chosen to be developed to introduce urban farming activities as an additional alternative activity that provides economic benefits by selling the products or consuming the results directly and functions to improve the quality of green open space by designing urban farming as a park. This activity is carried out by implementing community empowerment as a follow-up to research on sustainable development in society. This community service activity also continues the partnership program between the Architecture Study Program at Amikom University, Yogyakarta and the Wayang Sidowarno Tourism Village group, which has pioneered sustainable development in Tourism Villages since 2020. This village was designated as a tourist village. The activity is implemented using observation and Focus Group Discussion (FGD) methods. The result of this activity is the creation of a park prototype, which was carried out collaboratively by the local community, with the hope that the park can become a medium for educating green open spaces in the Wayang Sidowarno Tourism Village.
Analisis Efektivitas Pelaksanaan Program Magang ke Jepang pada Lembaga Pelatihan Kerja Nagano Deli Serdang Saragih, Cristina Asvera; Susanti, Sani; Togatorop, Mikael; Sipahutar, Gian; Sipahutar, Lawrence Nathanael
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.65876

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program magang ke Jepang di LPK Nagano DS. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi pada objek. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara bersama kepala LPK Nagano DS dan beberapa peserta pelatihan di LPK Nagano DS, dan melakukan observasi terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan ketepatan sasaran program sudah dianggap tepat yaitu kepada lulusan SMA/SMK, atau diploma/sarjana yang memiliki usia produktif. Lalu berdasarkan adanya sosialisasi program yang belum maksimal hal ini dikarenakan sosialisasi ke masyarakat dilakukan dengan door to door secara mandiri. Lalu berdasarkan tujuan program yaitu sudah mencapai tujuan dalam menamatkan peserta setelah dianggap sudah mampu untuk bekerja di Jepang walau waktu melaksanakan pelatihan di LPK Nagano DS sudah lewat. Serta dalam pemantauan program dilakukan oleh pihak LPK Nagano DS terkait perkembangan dari setiap peserta pelatihannya.Analysis of the Effectiveness of Implementing an Internship Program to Japan at the Nagano Deli Serdang Job Training InstituteAbstractThe research aims to determine the effectiveness of implementing an internship program to Japan at LPK Nagano DS. The research method used is a descriptive qualitative approach with a type of research study on objects. Data collection techniques were carried out by interviewing the head of LPK Nagano DS and several training participants at LPK Nagano DS, and observing the implementation of training activities. The research results show that based on the accuracy of the program's target, it is considered appropriate, namely high school/vocational school graduates, or diploma/graduate graduates who are of productive age. Then based on the socialization of the program which has not been optimal, this is because the socialization to the community is carried out door to door independently. Then based on the program objectives, namely that the participants have achieved their goal of graduating after being deemed capable of working in Japan even though the time for carrying out training at LPK Nagano DS has passed. As well as program monitoring carried out by LPK Nagano DS regarding the development of each training participant. 
Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Azizah, Pina; Hilmi, Muhammad Irfan; Fajarwati, Linda
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.59609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dalam pemberdayaan masyarakat pada Wisata Bahari Pancer Puger Desa Puger Kulon Kecamatan Puger. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian ini berlokasi di Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pancer Lestari, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik  pengumpulan  data yang  digunakan  yaitu wawancara,  observasi,  dan dokumentasi.  Analisis  data  menggunakan  model  Miles  and  Huberman  yaitu  pengumpulan  data,  reduksi  data,  dan tahap  penarikan  kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Sadar Wisata Pancer Lestari telah menjalankan perannya sebagai motivator, penggerak, dan komunikator. Peran tersebut mampu memberdayakan masyarakat pantai Puger dalam pengelolaan dan pengembangan wisata melalui pemberdayaan masyarakat yang meliputi upaya enabling, empowering dan protecting.
Strategi Peningkatan Ketahanan Nilai Nasionalisme Mahasiswa dari Ancaman Radikalisme di Yogyakarta Sugiyono, Sugiyono; Sucitra, IGN Bagus; Sunny, AG
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.67048

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan ketahanan nilai nasionalisme mahasiswa dari ancaman radikalisme di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode penentuan sampel wawancara dengan menggunakan teknik purposeful sampling yakni menentukan informan-informan yang mewakili sejumlah informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles and Huberman yakni melalui data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Untuk memeriksa keabsahan data digunakan teknik triangulasi yakni memeriksa keabsahan data dengan memanfaatkan sesuatu yang lain dalam membandingkan hasil wawancara terhadap objek penelitian. Berdasarkan hasil wawancara dapat disimpulkan globalisasi, perkembangan teknologi informasi yang cepat, kondisi sosial, ekonomi dan politik nasional yang tidak sesuai harapan  menjadi penyebab menurunnya nasionalisme mahasiswa di Yogyakarta. Guna meningkatkan nasionalisme mahasiswa, Perguruan Tinggi sudah memasukkan beberapa mata kuliah seperti kewarganegaraan, Pancasila, budi pekerti, agama dan juga kegiatan-kegiatan mahasiswa seperti ceramah mengenai wawasan kebangsaan, festival kesenian daerah, olah raga bersama, bakti sosial dan lain sebagainya. Perguruan tinggi juga senantiasa melakukan pengawasan terhadap unit-unit kegiatan mahasiswa yang dicurigai mempunyai potensi tumbuhnya paham radikalisme. Strategy to Increase the Resilience of Student Nationalism Values Against the Threat of Radicalism in YogyakartaAbstractThis research aims to determine strategies for increasing the resilience of students' nationalist values from the threat of radicalism in Yogyakarta. This research is a qualitative descriptive research with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The method for determining the interview sample uses a purposeful sampling technique, namely determining informants who represent the amount of information needed in the research. This research uses data analysis techniques, namely the Miles and Huberman model, namely through data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. To check the validity of the data, a triangulation technique was used, namely checking the validity of the data by using something else to compare the results of the interview with the research object. Based on the results of the interview, it can be concluded that globalization, the rapid development of information technology, national social, economic and political conditions that do not meet expectations are the causes of the decline in student nationalism in Yogyakarta. In order to increase student nationalism, universities have included several courses such as citizenship, Pancasila, character, religion and also student activities such as lectures on national insight, regional arts festivals, joint sports, social service and so on. Universities also always monitor student activity units that are suspected of having the potential to grow radicalism.

Page 1 of 1 | Total Record : 8