cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 136 Documents
SPACE SYNTAX: PENGARUH KONFIGURASI JARINGAN JALAN PADA PERGERAKAN DAN PEMANFAATAN LAHAN DI RUANG PERKOTAAN. STUDI KASUS KOTA YOGYAKARTA Yudhanta, Widi Cahya; Ikaputra, Ikaputra
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR Vol 12, No 1 (2025): April
Publisher : Architecture Program Department of Architecture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lantang.v12i1.82435

Abstract

Ruang perkotaan merupakan ruang dinamis tempat di mana penghuni kota berinteraksi. Interaksi manusia dalam ruang- ruang perkotaan akan memberikan pengaruh terhadap perkembangan perkotaan itu sendiri. Memahami hubungan manusia, pergerakan dan ruang perkotaan akan memudahkan melihat bagaimana ruang berkembang. Dalam sistim perkotaan Konfigurasi mempunyai pengaruh yang besar dimana bentuk dan pola    jaringan jalan akan menjadi penghubung setiap ruang perkotaan. Tujuan penelitian untuk memberi pemahaman bagaimana jaringan jalan mempengaruhi pola pergerakan,penggunaan lahan serta perkembangan perkotaan. Pendekatan teori dan metode  Space Syntax  digunakan untuk mendapakan hasil interpretasi dan mengungkapkan hal tersebut. Hasil dari penelitian pada jaringan jalan Kota Yogyakarta mengunakan nilai NACH (Normalized Angular Choice)  dan NAIN (Normalized Angular Integration)  didapat hasil bahwa nilai yang sama sama tinggi pada dua nilai akan mempengaruhi pola mobilitas dan pergerakan menuju dan dari jaringan serta pemanfaatan lahan sebagai area komersial. Nilai integrasi dan  choice  baik rendah atau tinggi akan berpengaruh terhadap bagaimana perkembangan dan pemanfaatan lahan perkotaan
RUANG BESALI PADA RUMAH TRADISIONAL GROJOGAN: ARTIKULASI FUNGSI EKONOMI DALAM KONTEKS ARSITEKTUR VERNAKULAR JAWA TIMUR Angelica, Monica; Venerdi, Reyvaldo Tereswana Winata; Hakim, Cliff Jevond Audoric
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR Vol 12, No 2 (2025): October
Publisher : Architecture Program Department of Architecture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lantang.v12i2.95708

Abstract

Rumah tradisional Grojogan di Desa Sendangagung, Lamongan, merupakan contoh arsitektur vernakular yang mencerminkan keterkaitan ruang huni, budaya lokal, dan aktivitas domestik. Namun, belum ada kajian yang secara khusus membahas ruang besali, yakni ruang kerja pengrajin emas yang kini banyak ditemukan dalam rumah-rumah Grojogan. Fenomena ini menarik karena besali umumnya menempati dapur (pawon), ruang yang secara tradisional diperuntukkan bagi aktivitas memasak dan hanya digunakan oleh perempuan. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana rumah tradisional Grojogan yang awalnya tidak memiliki besali akhirnya mengalami perubahan konfigurasi ruang seiring perkembangan kebutuhan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi kasus. Lokasi penelitian berada di Desa Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Teknik analisis dilakukan melalui pemetaan konfigurasi ruang (spatial mapping), interpretasi pola sirkulasi, dan analisis tematik terhadap data wawancara untuk mengidentifikasi makna sosial dan perubahan fungsi ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan besali dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti peran historis Sunan Sendang yang memperkenalkan kerajinan logam, serta tuntutan ekonomi yang menjadikan pawon sebagai ruang produktif. Besali merupakan artikulasi fungsi ekonomi dalam ruang vernakular dan mencerminkan perubahan nilai sosial terkait zonasi privat dan profan. Penelitian ini menawarkan pembahasan baru mengenai fungsi ekonomi domestik dalam arsitektur tradisional, khususnya melalui kajian tentang besali.
EVALUASI DISTRIBUSI SUHU DAN KENYAMANAN TERMAL INTERIOR KANTIN AUDITORIUM UNIMED BERBASIS CITRA TERMAL Khairuni, Zhilli Izzadati; Lukman, Mena Fadillia
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR Vol 12, No 2 (2025): October
Publisher : Architecture Program Department of Architecture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lantang.v12i2.97663

Abstract

Kantin merupakan salah satu fasilitas pendukung bagi sebuah universitas, untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan fasilitas tersebut perlu adanya evaluasi terhadap kenyamanan yang ada didalamnya. Kenyamanan termal merupakan salah satu faktor dalam menentukan kualitas lingkungan pada sebuah ruangan, khususnya pada ruang publik seperti kantin auditorium yang berada di Universitas Negeri Medan yang memiliki intensitas penggunaan yang tinggi oleh civitas akademi. Kantin Auditorium bukan hanya digunakan sebagai cafetaria tetapi juga sarana bagi mahasiswa dan dosen menyediakan layanan penggandaan dokumen, printing, scanning, laminating, dan penjilidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi distribusi suhu serta Tingkat kenyamanan termal dengan memanfaatkan teknologi citra termal (thermal imanging). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain observational cross-sectional, meliputi pengambilan data suhu permukaan dan udara menggunakan kamera termal inframerah pada berbagai titik pengukuran, disertai pengumpulan data pendukung berupa kecepatan udara, kelembapan relatif, dan persepsi pengguna melalui kuesioner. Analisa dilakukan dengan deskriftif dan interpretasi dimana dua komponen tersebut penting dalam penelitian yang saling berkaitan. Analisis deskriptif bertujuan dalam menggambarkan data secara ringkas dan informatif, sementara itu interpretasi adalah proses memberikan makna pada data yang telah dianalisis. Hasil dari penelitian ini berupa identifikasi area dengan distribusi suhu yang tidak merata, titik terpanas, serta faktor desain dan tata letak yang mempengaruhi kondisi kenyamanan termal. Temuan dari penelitian ini menunjukkan distribusi suhu tidak merata. Area dekat dapur dan sisi barat kantin memiliki suhu 5-8°C lebih tinggi dibanding area lainnya menjadi acuan, saran dan masukan dalam perbaikan desain ventilasi, tata ruang dan tata letak perabotan, pemilihan material interior, penggunaan cooker hood pada area dapur dan beberapa aspek lainnya untuk meningkatkan kenyamanan pengguna serta efisiensi energi pada kantin Auditorium Universitas Negeri Medan. Potensi penelitian lanjutan nya berupa studi simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memodelkan pergerakan udara dan suhu guna optimasi desain ventilasi
RUANG PUBLIK DAN KEHIDUPAN KAMPUS: STUDI ETNOGRAFI SPASIAL RUANG-RUANG KOMUNAL DI FAKULTAS TEKNIK UNTAN Mustikawati, Mustikawati; Lubis, Mira Sophia
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR Vol 12, No 2 (2025): October
Publisher : Architecture Program Department of Architecture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lantang.v12i2.101066

Abstract

Ruang publik di kampus memegang peran penting dalam mendukung aktivitas sosial, akademik, dan pengembangan diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana mahasiswa memanfaatkan ruang publik di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (UNTAN) dan memberikan rekomendasi desain komunal yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Metode etnografi spasial dipilih karena dapat menggali aspek fisik, sosial, dan simbolis ruang melalui observasi perilaku, pemetaan aktivitas, melihat pola pergerakan, dan wawancara. Hasil studi menunjukkan bahwa ruang publik yang ada saat ini kurang fleksibel, minim fasilitas peneduh dan tempat duduk. Ruang publik juga belum optimal dalam mendukung pola aktivitas mahasiswa yang dinamis dan kolaboratif. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan fleksibilitas ruang, penambahan elemen peneduh dan zona aktivitas yang terstruktur, serta penguatan konektivitas antar-ruang. Studi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan ruang publik kampus yang lebih adaptif dan selaras dengan kebutuhan mahasiswa di UNTAN
SETTING PERILAKU KELOMPOK LANSIA DALAM MERESPON SITUASI BENCANA TRADISI NGALALAKON DESA ADAT KASEPUHAN GELARALAM SUKABUMI Kristiadi, Adimas
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR Vol 12, No 2 (2025): October
Publisher : Architecture Program Department of Architecture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lantang.v12i2.95484

Abstract

Budaya bermukim nomaden menciptakan proses adaptasi yang mempengaruhi pola aktivitas berhuni masyarakat. Penelitian ini mengkaji bagaimana setting perilaku kelompok rentan, khususnya kaum lanjut usia yang beradaptasi merespon potensi situasi kebencanaan terkait konsep budaya Ngalalakon, yaitu konsep nomaden di Desa Adat Kasepuhan Gelaralam. Metode penelitiannya deduktif-kualitatif, membawa teori untuk melihat bagaimana proses pola perilaku yang terbentuk dari objek penelitian (lansia) atas lingkungan bermukimnya yang nomaden. Data diambil melalui pengamatan perilaku dan wawancara yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa 3 standar pola perilaku dari kelompok rentan lansia yang merespon potensi situasi kebencanaan dalam konsep budaya Ngalalakon, yang harapannya dapat berkontribusi pada pengetahuan dasar desain inklusif, terutama kelompok rentan lansia dalam merespon situasi potensi bencana nomaden, yaitu: 1) Kesadaran penuh atas kondisi tempat bermukim di alam yang semakin ekstrim, maka lansia menjadi pemberi saran dari pengalaman hidupnya agar masyarakat wajib menghargai alam, merawat dan peka terhadap tanda-tanda alam; 2) Aktivitas masyarakat yang periodik, lansia memiliki peran yang dijalankan rutin dalam tiap upacara adat sehingga nilai-nilai dan prosesinya terjaga, maka meniadakan kesenjangan proses adaptasi dan adjustment yang besar atas aktivitas lansia di tempat bermukim yang baru; 3) Keterikatan sosial masyarakat yang kuat, status lansia yang dituakan serta memiliki kewajiban memberikan seluruh pengetahuan untuk generasi selanjutnya, sehingga lansia mendapat kepercayaan, perhatian dan dukungan masyarakat di tempat bermukim yang baru
MENELISIK HILANGNYA ‘RUANG TAMU”, MENGIKIS BUDAYA SILATURAHMI Handajani, Rinawati Pudji; Asikin, Damayanti
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR Vol 12, No 2 (2025): October
Publisher : Architecture Program Department of Architecture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lantang.v12i2.88185

Abstract

Ruang tamu pada rumah kecil Indonesia telah bergeser, dari ruang penerima formal menjadi area yang kerap dilebur dengan ruang keluarga karena keterbatasan lahan dan kebutuhan multifungsi. Studi deskriptif-kualitatif ini menelaah sepuluh rumah tipe kecil di Perumahan Bulan Terang Utama, Malang, melalui observasi terstruktur, wawancara, dan pemetaan ruang untuk merekonstruksi hierarki ruang serta alur sirkulasi tamu. Analisis menegaskan dua strategi utama. Strategi pertama mengubah teras depan menjadi ruang tamu semi-terbuka, memendekkan rute tamu, mengurangi paparan ke area privat, serta menambah kapasitas interaksi. Strategi kedua mempertahankan ruang tamu menyatu dengan ruang keluarga, dengan teras berfungsi sebagai limpahan ketika jumlah tamu meningkat. Mekanisme pengatur batas konsisten pada seluruh objek meliputi relokasi area servis, orientasi duduk mengarahkan pandangan menjauh dari kamar tidur, penggunaan partisi ringan atau penataan level lantai, serta pengelolaan bukaan untuk kenyamanan termal dan visual. Dari sisi sosiokultural, strategi tersebut menjaga kesinambungan silaturahmi tanpa renovasi besar, sekaligus menyesuaikan praktik menerima tamu. Penelitian merekomendasikan prinsip penataan peka budaya bagi rumah kecil yaitu sirkulasi tamu terfokus di bagian depan, pembatas visual adaptif, penggunaan furnitur modular, serta aturan penggunaan ruang yang disepakati keluarga. Temuan memberi rujukan bagi perancang, pengembang, dan pemilik untuk mengoptimalkan area depan sebagai zona perantara ramah, efisien, sekaligus melindungi privasi.