cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
Hariyadi
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090     DOI : -
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
ANALISIS DATA N-SPT DI RUAS JALAN TOL SEMARANG – DEMAK SEKSI II (STA. 10+690 s/d 27+000) Agung Hari Wibowo; Hartopo Hartopo; Totok Apriyanto
Rang Teknik Journal Vol 6, No 2 (2023): Vol. 6 No. 2 Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.759 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i2.4208

Abstract

Jalan merupakan salah satu prasarana transportasi paling populer di Indonesia. Tingginya mobilitas antara kota inti dengan kota pendukung menuntut performa jalan yang memadai. Salah satu hubungan kota inti dengan kota sekitar adalah Kawasan Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Semarang, dan Purwodadi). Kawasan Kedungsepur yang membentuk Kawasan Metropolitan ini berada di garis pantai utara Jawa. Pantura yang merupakan jalur utama Pulau Jawa dikenal telah memiliki beban tinggi sehingga mengalami penurunan performa sehingga diperlukan opsi lain bagi masyarakat pengguna. Jalan Tol Semarang – Demak dibangun untuk memenuhi kebutuhan tersebut.Jalan Tol Semarang – Demak berada di wilayah Pantai Utara jawa yang memiliki jenis tanah berupa aluvium. Material utama yang ada di area ini berupa lempung dan lanau yang memiliki daya dukung cukup rendah. Hal ini menyebabkan Jalan Tol Semarang – Demak dibangun dengan konstruksi Slab on Pile. Tentunya selain dikarenakan pengaruh Banjir Rob dan fenomena land subsidence. Perencanaan struktur dilakukan dengan data awal berupa data Uji Penetrasi Standar (SPT). Melalui nilai N dari SPT, dapat diketahui konsistensi tanah pada kedalaman tertentu. Hasil olah data menunjukkan bahwa di Zona 1 kedalaman tanah lunak mencapai 16 m dan tanah keras baru dijumpai pada kedalaman 44 m. Di Zona 2 kedalaman tanah lunak mencapai 10 m, sedangkan tanah dengan konsistensi keras baru ditemukan pada kedalaman 40 m. Selain itu peningkatan N-SPT sangat dipengaruhi oleh penambahan kedalaman uji. Pada Zona 1 diketahui hubungan korelasi antara N-SPT dengan kedalaman uji adalah y = 0,5861x – 2,4437 dengan tingkat pengaruh mencapai 90,05%. Di Zona 2 hubungan korelasi antara N-SPT dengan kedalaman uji dinyatakan dalam persamaan y = 0.6452x - 1.6571 dengan tingkat pengaruh sebesar 81,61%.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI DESA SIMPANG SARI KECAMATAN LAWANG WETAN KABUPATEN MUSI BANYUASIN Ike Mutiara; Henggar Risa Destania; Ratih Baniva
Rang Teknik Journal Vol 6, No 2 (2023): Vol. 6 No. 2 Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.962 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i2.3853

Abstract

Abstrak: Air bersih merupakan kebutuhan esensial manusia secara berkelanjutan. Penggunaan air bersih sangat penting untuk kebutuhan rumah tangga, tempat umum, dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa perhitungan total kebutuhan air bersih di Desa Simpang Sari dan mengetahui bagaimana kemungkinan kecukupan air bersih yang tersedia di Desa Simpang Sari. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu kebutuhan air bersih dari hasil perhitungan proyeksi jumlah penambahan pelanggan tahun 2025 di Desa Simpang Sari Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin maka total kebutuhan air bersih sebesar 4,766 Liter/detik. PDAM Tirta Randik sebagai PDAM yang melayani Desa Simpang Sari Kecamatan Lawang Wetan dan untuk memenuhi kebutuhan air tahun 2025 kapasitas reservoir sebesar 98.827 m3. Kapasitas reservoir masih mencukupi hingga tahun 2025.
EVALUASI MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS DI CBD KOTA SEMARANG DENGAN APLIKASI CONTRAM Achmad Choliq Anwar; Rachmat Mudiyono; Soedarsono Soedarsono
Rang Teknik Journal Vol 6, No 2 (2023): Vol. 6 No. 2 Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.329 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i2.3661

Abstract

One of the centers of economic activity in Semarang City is the Tugu Muda Central Business District (CBD) area which is located on the Imam Bonjol, Captain Piere Tendean, and Pemuda roads. This area is a center of community movement which has a very high traffic pull generation, causing congestion. The Semarang City Government since 2017 until now (2022) has implemented a One Way System in the area. Therefore, it is necessary to evaluate the existing traffic services after 5 years of implementation. This research was conducted to determine the effectiveness and efficiency of the existing One Way Traffic System during the morning peak hour. The trick is to compare performance using 2 alternative scenarios. Alternative I uses a two-way system without parking lanes and Alternative II uses a two-way system with parking lanes. The method used is a case study based on MKJI calculations and the use of the Contram Release 5.09 application. The results of the analysis show that for the performance of roads (micro), namely V/C Ratio and speed, the One Way System has a better value than Alternative I and Alternative II. For road network performance (macro) which consists of travel time, mileage, network speed, and fuel consumption also has a better value. One Way System after 5 years is still feasible.
ANALISA REKONFIGURASI JARINGAN DISTRIBUSI 20kV DI PT PLN SUNGAI RUMBAI Taufik Hidayat; Andi Sofyan
Rang Teknik Journal Vol 6, No 2 (2023): Vol. 6 No. 2 Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.828 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i2.4164

Abstract

Jaringan distribusi tenaga listrik merupakan komponen sistem tenaga listrik yang berfungsi sebagai pendistribusi atau penyalur tenaga listrik dari gardu induk menuju konsumen. Jaringan distribusi terdiri dari jaringan distribusi primer yang memiliki tegangan kerja 20 kV dan jaringan distribusi sekunder yang memiliki tegangan kerja 380/220 Volt.  Kualitas tenaga listrik yang diterima oleh pelanggan sangat dipengaruhi oleh kondisi jaringan distribusi. Rekonfigurasi dapat merubah parameter-parameter saluran distribusi antara lain, seperti impedansi dan arus penyulang. Akibat perubahan kedua parameter tersebut, akan turut merubah rugi daya dan jatuh tegangan pada penyulang, keseimbangan arus phasa dan keseimbangan arus penyulang serta arus hubung singkat pada sisi ujung penyulang. Kondisi jaringan distribusi yang tidak optimal akan mengakibatkan pelayanan yang kurang efektif pula, salah satunya karena akibat adanya jatuh tegangan dan rugi-rugi daya.
STUDI EVALUASI SISTEM PEMBANGKIT HYBRID PLN DAN PLTMH DENGAN APLIKASI HOMER Reo Naldy Haliim; Andi Syofian
Rang Teknik Journal Vol 6, No 2 (2023): Vol. 6 No. 2 Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.228 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i2.4148

Abstract

Penelitian adalah suatu tahapan untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks. pada setiap permasalahan harus dipadukan dengan teori yang digunakan.  Berikut tahapan-tahapan dalam pemodelan PLTMH menggunakan Homer.Berdasarkan pegukuran data serta analisis perhitungan yang telah dilakukan, PLTMh Salido Kecil Kec. IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, mampu menghasilkan daya sebesar 390,20kVA dengan debit air 0,429m3/s dan tinggi jatuhnya air 99M, dengan efisiensi sebesar 92,39%. PLTMh ini menggunakan turbin berjenis Pelton dengan putaran 750RPM yang diproduksi oleh CV. Briegleb, Hansen Co (Gotha,Germany) dan MAN Machinen Fabrik (augsburg/Nuemberg, Germany) sedangkan generator dengan tipe Brushless Synchonous Alternator dengan kapasitas daya 400kVA. Dan untuk panjang pipa pesat pada PLTMH tersebut berkisar sepanjang 342m serta memiliki ketinggian heat 99m, kemudian untuk debit air yang digunakan untuk memutar turbin PLTMH tersebut memiliki debit sebesar 0,429m3/s.  kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :Berdasarkan dari jumlah debit air dan tinggi jatuh air, diperoleh PLTMh mampu menghasilkan daya sebesar 390, 20kVA dari kapasitas generator1 420kVA. generator2 400KVA generator3 400kVA Daya yang mampu dibangkitkan pergenerator dengan hitungan secara manual yaitu 312,16 kW dengan cosp 0,8 untuk generator 1 dan 2 sedangkan generator3 cosp 0,9 Efisiensi yang didapat pada PLTMh Salido Kecil Kec. IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 92,39%
THE INFLUENCE OF MANAGER COMPETENCY ON KERINCI REGENCY GOVERNMENT ASSET PROCUREMENT PERFORMANCE Sulistian, Reki; Yulius, M. Nursyaifi; Anif, Bahrul
Rang Teknik Journal Vol 7, No 2 (2024): Vol. 7 No. 2 Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i2.5068

Abstract

This research has very important relevance because it investigates the impact of Human Resource Competencies, which include Knowledge, Skills and Attitudes, on asset procurement performance in the Kerinci Regency government landscape. Given the important role of resource management in public administration, this research aims to provide valuable insights for optimizing asset procurement strategies. Using a methodical approach, the research began with careful tabulation of data from 50 respondents representing various government departments. Statistical analysis, including KMO and Bartlett's tests, validates the correlation of competency factors, while the classical assumptions of the regression model ensure the robustness of the study. These findings show that there is a significant influence of Human Resource Competency on asset procurement results. Rigorous testing of validity, reliability, and classical assumptions increases the credibility of research results. The coefficient of determination shows a strong relationship between competency factors and procurement efficiency. In conclusion, this research contributes not only to the academic understanding of this subject but also offers practical implications for improving resource management strategies in public administration, thereby providing a foundation for future studies in this important domain.
SIMULASI SISTEM MENGGUNAKAN MODULASI DIGITAL 4-QAM,8-QAM MELALUI KANAL FADING YANG TERDISTRIBUSI RAYLEIGH DAN AWGN Yohanes Pracoyo Widi Prasetyo
Rang Teknik Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i1.4304

Abstract

Abstract— Proses transmisi data dari transmitter ke receiver pasti akan melalui sebuah kanal transmisi, baik berupa media kabel (wire), maupun udara (Wireless). Dalam sistem komunikasi wireless, sinyal  yang  diterima  dari  kanal  komunikasi  dengan modulasi  M- ary QAM dapat  berubah karena  munculnya  sejumlah bit  yang  salah (error).  Penyebab terjadinya bit error dapat berupa interferensi, seperti Rayleigh Fading serta noise, seperti  Additive  White  Gaussian Noise  (AWGN).  Untuk mengetahui kualitas modulasi dari sebuah sistem dilakukan analisis mengenai kualitas kanal fading baik itu melalui kanal fading terdistribusi Rayleigh dan kanal fadingading AWGN. Dengan melakukan perbandingan antara SNR dengan BER maka didapat hasil bahwa semakin besar M-ary QAM maka menghasilkan BER yang tinggi dengan kondisi kanal fading yang sama. Jika dibandingkan kanal fading terdistribusi Rayleigh dengan kanal fading AWGN, didapat kanal fading yang terdistribusi rayleigh memiliki BER yang lebih tinggi dibandingkan kanal AWGN. Kemudian proses transmisi melalui kanal fading terdistribusi rayleigh menghasilkan perubahan sinyal yang signifikan diakibatkan karena proses pemantulan yang terjadi selama transmisi.
KAJIAN MANAJEMEN SUMBERDAYA AIR TANAH UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DAERAH BALAI GURAH, KECAMATAN IV ANGKAT CANDUNG, KABUPATEN AGAM, PROVINSI SUMATERA BARAT Jana Hafiza; Fachrul Rozi Ramadhan
Rang Teknik Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i1.4987

Abstract

Mapping (exploration) and distribution of groundwater can be described vertically – horizontally. The distribution of rock formations storing/carrying water (permeable) is called an aquifer. Aquifers are strongly influenced by the degree of porosity and permeability of the rock. To obtain an aquifer, a study of geophysical studies needs to be carried out, namely the estimation of geoelectric resistivity, estimation to study the physical properties of rocks against electric currents. The implementation of the research was using three stages of the method; the first stage evaluates geological maps, hydrological maps, groundwater basin maps, topographical maps, and identifies groundwater conditions; the second stage is to explore and map resources, collect physical and chemical properties of water, and evaluate the condition of regional infrastructure at Balai Gurah; the third stage is evaluation and interpretation of exploration results, presenting a map of potential water resources, and evaluating water availability. Based on the CAT map, the flow capacity in the study area can reach 5 L/s, while in springs it can reach 100 L/s. In addition, the layer of shallow wells can reach 7-15 m and deep wells can reach 50m. Groundwater in the Balai Gurah area is greatly affected by changes in the wet and dry seasons. The results of shallow well measurements show that the position of the water varies with a depth of 1-15 m and a body thickness of 20 cm to 2 meters. The results of resistivity measurements indicated that there is a subsurface layer at a depth of 5m and also found the potential for deep groundwater at depths of up to 10m.Keywords: Groundwater, Aquifer, Geo-electricity, Hydrogeology, Agriculture, Water resources
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL DI JALAN LINTAS SUMATERA – JALAN PERTANIAN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR Farlin Rosyad; Donni Kristyanto
Rang Teknik Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i1.4754

Abstract

Simpang jalan berupa ranah kejadian masalah lalu lintas dan tempat bertemunya ruas jalan dari berbagai arah. Volume lalulintas yang bisa ditompang ditetapkan pada daya tampung jalan itu. Keahlian sebuah simpang berupa komponen pokok guna menetapkan pengatasan yang selaras pada peran simpang. Guna menilaikan sebuah kinerja sumpang tak bersinyal memakai parameter; derajat kejenuhan, kapasitas, peluang antrian serta tundaan. Simpang tiga tak bersinyal di Jalan Lintas Sumatera – Jalan Pertanian merupakan persimpangan tidak bersinyal yang dianalisa pada pengkajian ini. Simpang tiga tak bersinyal di Jalan Lintas Sumatera – Jalan Pertanian terdiri dari tiga arah yaitu, Selatan yang mengarah ke Provinsi Lampung, Utara yang mengarah ke Baturaja dan Palembang dan Timur yang mengarah ke Kurungan nyawa dan Belitang. Persimpangan Jalan Pertanian ini atau yang sering disebut sebagai simpang Pom Bensin Kotabaru ini berupa suatu simpang yang kerap kali terjadi kepadatan akibat volume lalu lintas yang besar serta juga di akibatkan oleh antrian transportasi untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM). Ringkasan Hasil Perhitungan adalah sebagai berikut : Kapasitas (C): 2150 smp/jam Derajat Kejenuhan (DS) : 0,89 1,0 (Mendekati Macet) Tundaan Lalu Lintas Simpang (DT1) : 11,14 det/smp Tundaan Lalu Lintas Jalan Utama (DTMA) :8,07 det/smp Tundaan Lalu Lintas Jalan Minor (DTMI) : 14,36 det/smp Tundaan Geometrik (DG) : 4,09 det/smp Tundaan Simpang (D) : 15,23 det/smp Peluang Antrian (QP%) : 31,79% - 62,72% Tingkat Pelayanan pada persimpangan tidak bersinyal di Jalan Lintas Sumatera – Jalan Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur memiliki tingkat pelayanan D Karena Nilai Tundaan pada persimpangan ini sebesar 15,23 detik /smp yang berarti Volume Lalu Lintas mendekati atau berada pada kapasitasnya, arus adalah tidak stabil dengan kondisi yang sering berhenti.Kata kunci  : lalulintas, kendaraan, dan persimpangan
MULTI-CRITERIA DECISION MODEL FOR MATERIAL SUPPLIER SELECTION FLEXIBLE PAVEMENT USING THE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) METHOD Rizkian, Alhanza; Jumas, Dwifitra Y; Rita, Eva
Rang Teknik Journal Vol 7, No 2 (2024): Vol. 7 No. 2 Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i2.4917

Abstract

This research was conducted on construction workers / contractors in the field of roads and bridges in the province of West Sumatra. This study aims to provide consideration for construction companies in choosing the right supplier by considering various criteria, determine the priority scale of supplier selection activities for construction actors/contractors, provide suggestions or solutions for selecting flexible pavement suppliers for construction actors in the province of West Sumatra by using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. The results showed that the criteria and sub-criteria can be used as suggestions or solutions, namely supplier profiles consisting of certificates and business licenses, not blacklisted, clear company name and address, capital, company age, performance over the last 5 years and this year, total and quality of employees, and the number of clients in a year safety records consist of taking materials with eco-friendly designations, availability of training for new employees, the importance of applying OSH in the work environment, and the number of accidents in the last 5 years and delivery consisting of timely delivery, delivery distance, delivery of materials according to the order, and the type and amount of shipping transportation. With the supplier profile factor weighing 49.70% safety record factor 21.90% delivery factor 11.70% quality factor 6.80% cost factor 5.80% service factor 4.10%.