cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
ANALISA PEMETAAN PENINGKATAN JALAN SIRTU KE HOTMIX MENGGUNAKAN FOTO CITRA DI KOMPLEKS RSUD KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Muhammad Syafril Rustam
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pemetaan pesawat tanpa awak (UAV ) menjadi pilihan alternative disamping teknologi pemetaan lainnya seperti pemotretan udara baik skala besar dan kecil berawak serta pemetaan berbasis satelit. Foto kualitas tinggi merupakan factor signifikan untuk efisiensi dan standar kualitas produk pemetaan seperti Digital Elevation Model dan Orthophoto. Pemanfaatan serta pengolahan data foto udara semakin luas dengan dukungan berbagai software yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan orthophoto/foto citra menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (UAV), Pemetaan Kompleks RSUD Kota Maba menggunakan orthophoto/fotocitra, serta untuk mengetahui panjang Jalan sirtu yang ada di Kompleks RSUD Kota Maba. Dalam penelitian ini, data foto udara akan diproses menggunakan software Agisoft Photoscan Professional dengan jumlah data sebanyak 535 foto. Kemudian hasilnya akan dieksport kedalam software Auto CAD Civil 3D untuk selanjutnya dilakukan proses pembuatan peta dan analisa terhadap panjang Jalan sirtu yang ada di Kompleks RSUD Kota Maba. Hasil dari analisa terhadap panjang Jalan sirtu yang ada di Kompleks RSUD Kota Maba berdasarkan orthophoto/foto citra, maka diketahui panjang Jalan sirtu yang ada di Kompleks RSUD Kota Mabaadalah 1078.569 Meter atau 1.078 Kilometer.
Analisis Stabilitas Lereng Ruas Jalan Kolaka - Kolaka Timur Menggunakan Metode Limit Ekuilibrium dan Metode Elemen Hingga Bagus Eko Prasetyo; Isramyano Yatjong
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa metode analisis numerik untuk permasalahan geoteknik seperti metode limit ekuilibrium (LEM) dan metode finite element (FEM) hingga saat ini masih menjadi metode favorit dan sering digunakan dalam analisis kestabilan lereng. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua metode ini pada kasus keruntuhan lereng ruas jalan Kolaka-Kolaka Timur. Pada penelitian ini, untuk dapat mensimulasikan pola keruntuhan yang menyerupai keruntuhan lapangan, terlebih dulu dilakukan Back Analysis untuk mendapatkan nilai parameter tanah pada kondisi kritis. Selanjutnya parameter ini digunakan dalam analisa penanganan kelongsoran dengan melandaikan lereng hingga mencapai nilai angka keamanan lebih besar dari SF = 1.5, Kedua metode ini menunjukkan kehandalan dalam analisa stabilitas dengan perbedaan hasil analisa yang tidak terlalu signifikan. LEM nyaman dan popular digunakan namun memiliki kelemahan karena masih menggunakan asumsi untuk simplifikasi pada analisanya. Sedangkan FEM tidak menggunakan asumsi dan mampu untuk memodelkan geometri yang kompleks serta dapat mensimulasikan mekanisme keruntuhan yang relevan di lapangan serta memprediksi deformasi dan tegangan pada material.
ANALISIS KUAT TEKAN BETON NORMAL DENGAN MENGGUNAKAN PASIR SUNGAI ULU LAPAO-PAO Muhammad Buttomi Masgode; Imran ..
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Daerah Kabupaten Kolaka, banyak terdapat sumber agregat halus atau pasir yang dapat digunakan dalam pembangunan konstruksi, salah satunya di Daerah Desa Muara Lapao-pao, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka. Pada umumnya, mayoritas masyarakat sekitar setiap melakukan suatu perencanaan pembangunan selalu mengambil agregat halus atau pasir disungai Ulu Lapao-pao, karena pasir tersebut bisa dijadikan salah satu bahan campuran untuk beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui karakteristik fisik agregat halus Pasir Sungai Ulu Lapao-pao yang digunakan pada campuran beton, dan mengetahui hasil pengujian kuat tekan beton dengan perawatan curing dan tidak curing menggunakan Pasir Sungai Ulu Lapao-pao. Dengan bentuk sampel benda uji silinder sebanyak 18 sampel. Metodologi penilitian yang digunakan adalah eksperimental. Dimana, penelitian eksperimen adalah penelitian yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi serta adanya kontrol yang disengaja terhadap objek penelitian tersebut. Penilitian dilaksanakan pada bulan januari sampai dengan bulan Mei tahun 2020. Dari hasil kuat tekan beton normal dengan mutu rencana F’c 25 MPa didapatkan kuat tekan beton dengan menggunakan perawatan curing lebih tinggi di bandingkan dengan tanpa perawatan (tidak di curing). Kuat tekan beton yang menggunakan perawatan curing dengan umur perawatan 3, 7 dan 28 hari ialah dengan mutu rencana 25 MPa yaitu 15,0 MPa, 20,4 MPa dan 25,1 MPa. Di bandingkan tanpa perawatan dengan umur perawatan 3, 7, dan 28 hari dengan mutu rencana 25 MPa yaitu 14,1, MPa, 19,7 MPa, dan 20,3 MPa. Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka Pasir Sungai Ulu Lapao-pao dapat digunakan sebagai alternatif agregat halus pada campuran beton, Karena hasil kuat tekan yang dicapai memenuhi kuat tekan yang peneliti rencanakan mutu F’c 25 MPa yakni mencapai 25,1 MPa pada umur 28 hari.
Analisa Potensi Bahaya menggunakan metode Hazard and Operability Study dan Upaya Pengendalian Kecelakaan Kerja Pada Proses Penambangan Emas Tanpa Izin Herry Djainal M.Si; Muhammad Djunaidi; Chairah Maulidyah; Nilam Desiana Nurdin
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Halmahera Selatan mengakibatkan munculnya beragam permasalahan, dengan tidak menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Walaupun pemilik unit pengolahan telah menerapkan beberapa standar atau prosedur keselamatan kerja, dalam pelaksanaanya masih terdapat beberapa potensi bahaya yang dapat menimbulkan kasus kecelakaan kerja. Tujuan pada penelitian dilakukan untuk Identifikasi dan pengendalian potensi bahaya dapat dilakukan dengan menggunakan metode Hazard And Operability Study (HAZOP). di Desa Manatahan Pulau Manatahan Kabupaten Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara. Hasil obervasi menemukan 25 potensi bahaya (hazard) dan kemudian digolongkan menjadi 5 sumber hazard. Berdasarkan penilaian level risiko, terdapat 2 sumber hazard yang tergolong "Ekstrim", 3 sumber hazard yang tergolong "Risiko Tinggi", dan 4 sumber hazard yang tergolong "Risiko Rendah". Penelitian ini menghasilkan rekomendasi perbaikan berupa pembuatan Standard Operating Procedure (SOP), jadwal pelatihan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), worksheet penggunaan APD, lembar kontrol penggunaan APD, pemberian rambu-rambu kondisi lalu lintas tambang, dan checklist keselamatan tambang
ANALISA TEGANGAN PADA PELAT DENGAN MENGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA (Studi Kasus Pelat Konsol) Sary Shandy
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi pada saat ini, telah memunculkan berbagai jenis struktur Pelat yang rumit misalnya pada struktur jembatan, pesawat terbang, bangunan, dan produk industri lainnya. Pada analisa struktur yang demikian kompleks, metode eksak akan sulit digunakan. Kompleksitas struktur tersebut menyangkut beberapa hal, antara lain: kerumitan bentuk struktur yang kerap kali tidak simestris, karakteristik material yang nonlinier, dan kondisi pembebanan yang rumit. Metode Elemen Hingga adalah suatu teknik khusus pendekatan fungsi solusi dengan elemen. Berdasarkan konsep dari Metode Elemen Hingga, yaitu proses Diskritisasi, maka suatu sistem akan di bagi-bagi menjadi elemen-elemen yang lebih kecil. Perhitungan menggunakan metode ini lebih cepat, namun membutuhkan ketelitian dalam menggunakannya. Studi titik dengan menganalisa Pelat yang mempunyai tebal 20 cm, panjang bentang 3,6 m dan lebar bentang 1,5 m, dengan tumpuan jepit di sala satu sisi dan bebas pada sisi yang berhadapan dengan tumpuannya. Ketelitian dengan menggunakan metode ini sangat tergantung pada pengambilan jumlah elemen pengganti dari suatu struktur yang ditinjau. Makin banyak jumlah elemen yang digunakan tingkat ketelitian semakin besar. Adapun hasil perhitungan dengan Metode Elemen Hingga diperoleh tegangan maksimum adalah sebesar 2976369,99 kg/cm2. Dan demgan metode Analitis sebesar 2977489 kg/cm2. Persentase selisih hasil kedua metode adalah sebesar 11,13%.
EVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA DI RUAS JALAN DEPAN KANTOR SAMSAT KABUPATEN PULAU MOROTAI Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya; Embe Seng
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang ruas jalan depan kantor samsat Kabupaten Pulau Morotai merupakan pertemuan beberapa ruas jalan dari atau menuju pusat kota Daruba yang bisa dikatakan jalur ekonomi perdagangan, pendidikan, dan perkantoran. Simpang tiga di ruas jalan ini terlihat pada jam tertentu arus lalu lintasnya cukup sibuk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui volume lalu lintas dan kinerja simpang di Simpang tiga jalan SBY depan Kantor Samsat Kabupaten Pulau Morotai. Kesimpulan penelitian pada simpang tak bersinyal depan kantor samsat kabupaten pulau morotai dari hasil perhitungan memiliki nilai derajat kejauhan 0,13. Derajat kejenuhan simpang masih memenuhi batas kinerja yang baik dengan nilai DJ <0,8. Kondisi pertemuan simpang pada jalan minor dan mayor dengan volume lalu lintas masih terdapat banyak kekurangan yang dapat berpotensi konflik meskipun memiliki kinerja yang baik. Kapasitas jalan depan kantor samsat direkomendasikan untuk dipasang lampu lalu lintas demi mengoptimalkan kinerja simpang ruas jalan tersebut.
ANALISIS KONDISI HIDROLIKA ALIRAN PIPA DI PULAU LIMBO KECAMATAN TALIABU BARAT Susanti Rahman; Amirudin Miradj
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu parameter hidrolika pipa transmisi dan distribusi, dengan menggunakan program Epanet 2.0. Untuk daerah pelayanan menuju pulau Limbo jalur pipa distribusi yang terpasang melalui laut maka pipa yang di pergunakan merupakan pipa yang dipesan khusus dengan jenis pipa HDPE diameter 110 mm PN 20 yang memiliki kekuatan tekanan setara 20 bar atau 200 m. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem jaringan transmisi dari intake menuju instalasi pengolahan air dan selanjutnya di distribusikan ke area pelayanan PDAM, dari hasil analisa dengan program Epanet 2.0 didapat tekanan maksimum untuk pipa transmisi sebesar 72,70 m, kecepatan aliran 0,61 m/det, tekanan pada jalur pipa distribusi yang melalui laut menuju pulau Limbo dengan diameter pipa 110 mm PN 20 didapat tekanan masksimum sebesar 100,37 m, kecepatan aliran 0,49 m/detik
Studi Eksperimental Pemanfaatan Limbah Kopi dan Kapur Padam Sebagai Bahan Substitusi Parsial Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Morgan Lamotokana Setiady; Rabiyatul Uzda; Fransisca Villia Tanisiwa
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kopi memiliki kandungan SiO2 yang hampir setara dengan semen, namun memiliki kandungan CaO lebih rendah dibandingkan semen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kadar optimum dari limbah kopi dan kapur padam yang digunakan sebagai bahan substitusi parsial semen. Penelitian ini memanfaatkan limbah kopi dan kapur padam dalam substitusi parsial semen menggunakan metode eksperimental dengan pengujian di laboratorium. Pengujian kuat tekan dilakukan menggunakan benda uji 15 x 30 cm pada umur 28 hari dengan substitusi 0% limbah kopi + 9% kapur padam, 2,5% limbah kopi + 9% kapur padam, 5% limbah kopi + 9% kapur padam, dan 7,5% limbah kopi + 9% kapur padam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi 0% limbah kopi + 0% kapur padam pada semen menghasilkan kuat tekan sebesar 14,720 MPa. Untuk substitusi 2,5% limbah kopi + 9% kapur padam menghasilkan kuat tekan sebesar 12,267 MPa. Untuk substitusi 5% limbah kopi + 9% kapur padam menghasilkan kuat tekan sebesar 14,532 MPa. Untuk substitusi 7,5% limbah kopi + 9% kapur padam menghasilkan kuat tekan sebesar 11,418 MPa. Kadar optimum limbah kopi dan kapur padam untuk bahan substitusi parsial semen sebesar 5% limbah kopi dan 9% kapur padam memperoleh hasil kuat tekan sebesar 14,532 MPa, melampaui mix design SNI yang direncanakan yakni 14,530 MPa.
Studi Geomorfologi Kawasan Bentang Alam Karst Di Desa Sagea Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halmahera Tengah Renaldo Salawangi; Abdul Kadir Dahlan Arif; Herry Djainal
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karst adalah jenis topografi yang terbentuk pada batugamping, gypsum dan batuan lain oleh pelarutan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui morfologi dan tipe kawasan bentang alam karst di desa Sagea. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, tentang morfologi karst dengan mengukur kemiringan lereng dan mendokumentasikan kondisi lapangan. Penelitian ini dilakukan di desa Sagea Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah karst desa Sagea memiliki beberapa morfologi yaitu karst kerucut / kagel karst, dolin , gua dengan dinding mulut gua yang merupakan menara karst, polje dan telaga karst. dengan tipe kawasan karst adalah Bare karst lebih kurang sama dengan karst Dinaric (holokarst).
Pemodelan Estimasi Sumberdaya Endapan Emas (Au) Daerah Loloda Menggunakan Metode Inverse Distance Cube (ID3) Dan Ordinary Kriging (OK) Wawan A.K Conoras; Albert Djin
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemodelan dan estimasi endapan emas ini merupakan suatu penaksiran yang berlandaskan pada suatu data yang dapat dikatakan valid/benar jika didalam verifikasi data tersebut tidak terdapat adanya kesalahan, sehingga hasil dari pemodelan dan estimasi yang dilakukan mendekati nilai yang sesungguhnya, mendapatkan korelasi antara ukuran (size), keterdapatan (sebaran), serta nilai (value) kadar endapan pada emas epithermal ada beberapa indikator yang ditentukan secara mutlak dalam pengolahan data. Pada penelitian ini ada beberapa metode pengolahan data yang digunakan yaitu Ordinary Kriging (OK) dan Inverse Distance Cube (ID3). Secara teknis dalam pengolahan data adalah proses dalam suatu analisis untuk mendapatkan hasil sumberdaya atau cadangan Au. Pendekatan metode OK dan ID3 berdasarkan sumber data dari 8 titik bor, yang diperoleh adalah data-data dari eksplorasi emas epithermal, seperti data pemboran (Drill hole Database); Collar, Survey, dan data Assay. Data tersebut diverikasi ke dalam software menjadi data composite. Hasil penaksiran cadangan Au Secara Cut of Gride (CoG) dengan block yang menggunakan metode OK dari kadar batas 0.1 sampai 10.0 (1.0->10.0) menghasilkan kadar rata-rata 3.12, dengan total volume 141,295 m³, dan total tonase 182,309 Ton dan hasil dengan menggunakan metode ID3 dari kadar batas 0.1 sampai 10.0 (1.0->10.0) menghasilkan kadar rata-rata 2.25 dengan total volume 138,410 m³, dan total tonase yang didaptkan adalah 137,696 Ton. Dari hasil penaksiran kualitas kadar Au dengan melihat tingkat akurasi antara nilai korelasi data menggunakan validasi diagram pencar menghasilkan distribusi nilai data OK, ID3 dan data Composite cukup baik hubungan antara ketiga data tersebut dengan melihat nilai correlation cofficient (R); pada data OK dengan Composite menghasilkan nilai korelasi (R=0.88), nilai korelasi antara data ID3 dengan Composite yaitu (R=0.74), dan distrubusi nilai korelasi antara data OK dengan data ID3 adalah (R=1.00).

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue