cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
Pengaruh Antrian Kendaraan Di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (Spbu) Balandete Jalan Pemuda Kabupaten Kolaka Terhadap Arus Lalu Lintas Al Tafakur La Ode; Isramyano Yatjong; Rosminawati ...
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hambatan di tepi jalan seringkali terkait dengan adanya aktifitas sosial dan ekonomi, yaitu adanya parkir di badan jalan yang dikarenakan terdapat pertokoan, perkantoran, SPBU, dan lain-lain. Yang tidak menyediakan tempat parkir, sarana angkutan umum yang menurunkan penumpang di tempat melintasnya kendaraan serta adanya antrian yang menyebabkan penurunan kecepatan dan kapasitas jalan. Keberadaan parkir sisi jalan menyita sebagian badan jalan (minimal satu lajur jalan) sehingga mengurangi kapasitas jalan tersebut. Pada saat jam puncak parkir yang bersamaan waktunya dengan jam puncak lalu-lintas terjadi antrian parkir, dimana kendaraan antrian yang berjalan perlahan menghambat arus pergerakan lalu-lintas dan menyita lebih banyak badan jalan selain parkir itu sendiri. Pengadaan lahan untuk pelataran parkir sedikit banyak menyita sebagian luas wilayah kota karena pelataran parkir membutuhkan ruang tersendiri yang cukup luas. Penggunaan fasilitas parkir sendiri belum tentu akan selalu penuh melainkan tergantung pada jam-jam padat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui panjang antrian yang terjadi akibat terlambatnya suplai bahan bakar dan mengetahui tingkat pelayanan jalan. Pada penelitian ini dilakukan survei langsung di lapangan dengan menghitung panjang kendaraan yang disebabkan oleh antrian pada SPBU Balandete dan menghitung volume arus lalu lintas. Dari hasil penelitian ini maka didapatkan panjang antrian sebesar 194 meter dan hambatan samping 82, dan tingkat pelayanan jalan pemuda dilihat pada nilai derajat kejenuhan mencapai 0,37, Berdasarkan hasil analisa derajat kejenuhan ini dapat dikatakan baik
Studi Geologi Gunung Colo Menggunakan Digital Elevation Model (DEM) Pulau Una-Una Sulawesi Tengah Muslimin U Botjing; Herry Djainal; Sukardan U Tawil; Harly Hamad Asrafil; Bayu U Firmanto
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian memperoleh gambaran umum kondisi Gunung Colo dengan mengunakan pengindraan jauh, diantaranya dengan menggunakan analisis citra DEM yang menunjukkan kenampakan lokasi penelitian secara 3 dimensi disertai dengan elevasinya, selain itu pula, dengan cara menarik kemungkinan pola kelurusan yang ada sebanyak mungkin, untuk mengetahui arah gaya pembentukan kelurusan akan mempermudah interpretasi struktur geologi Lokasi Pulau Una-Una di tengah Lengan Sulawesi, Teluk Tomini dan keterdapatan dari Gunung Colo yang merupakan gunungapi soliter karena posisi Gunung Colo di luar dari rangkaian Jalur Gunungapi Indonesia. Kenampakan panas bumi merupakan rembesan solfatara/fumarola terdapat di puncak Gunung Colo. Bentuk morfologi, kawahnya terbuka ke arah timurlaut, letaknya hampir di tengah pulau, dengan lingkaran utara-selatan sepanjang 1.350 m dan timur - barat sepanjang 1.750 m. Informasi dari kegiatan ini terkait gunung colo yang relevan dengan kondisi geologi daerah gunungapi colo bagi berbagai pihak yang ingin mengkaji daerah tersebut. Dari penelitian ini juga diharapkan dapat diperoleh bahan referensi yang aktual melaui studi kasus bagi pembelajaran matakuliah geologi terkait geomorfologi, vulkanologi dan geotermal serta bencana geologi.
PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI MENGGUNAKAN KP-01 D.I. AKEDAGA TUTILING MEJA KECAMATAN WASILE TIMUR Susanti Rahman
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan air dipersawahan disebut juga kebutuhan irigasi, sehingga irigasi sendiri juga merupakan usaha penyediaan, pengaturan, dan pembuangan air irigasi untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi rawa, irigasi bawah tanah, irigasi permukaan irigasi tambak dan irigasi pompa. Tujuan dari pada irigasi adalah untuk memanfaatkan air irigasi yang tersedia secara benar yakni seefektif dan seefisien mungkin agar produktivitas pertanian dapat meningkat sesuai yang diharapkan. Salah usaha peningkatan produksi pangan khususnya padi agar ketersediaan air irigasi di sawah-sawah sesuai dengan kebutuhan air yang diperlukan pada areal irigasi. Daerah Irigasi Akedaga Tutiling Meja terletak di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara mencakup areal pertanian seluas 4.640 Ha, dengan pensuplaian airnya di ambil dari sungai Dodaga, Sungai Tutiling, dan Sungai Meja Yang meliputi D.I Akedaga Tutiling Meja seluas 4.640 Ha, dimana kedua areal tersebut saat ini merupakan persawahan tadah hujan dengan produksi padi 2,50 ton/Ha dan intensitas tanam sebesar 50%. Perhitungan kebutuhan air irigasi menggunakan KP-01 D.I. Akedaga Tutiling Meja Kecamatan Wasile dengan pengambilan data curah hujan dan data iklim dari Stasiun Pengukuran Curah Hujan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Babullah Ternate dari tahun 2015 sampai dengan 2019. Berdasarkan nilai evapotranspirasi (Eto) nilai maksimum berada pada bulan Oktober yaitu 5,78 mm/hari dengan curah hujan efektif tanaman padi 7.33 mm/hari dan untuk curah hujan efektif tanaman palawija 5,23 mm/hari untuk kebutuhan air irigasi pada tanaman padi nilai maksimum pada bulan November ke-2 yaitu 24,97 mm/hari sedangkan tanaman palawija nilai maksimal pada bulan Agustus ke-2 yaitu 12,96 mm/hari. Kebutuhan air irigasi pada Daerah Irigasi Akedaga Tutiling Meja terletak di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara adalah cukup untuk memenuhi kebutuhan air di irigasi tersebut
Studi Produktivitas Kinerja Alat Bor Pada Pengeboran Eksplorasi Endapan Emas PT.Tri Usaha Baru di Loloda Utara Kabupaten Halmahera Barat Razak Karim; Roberto Djangu
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksplorasi sumberdaya mineral merupakan salah satu alternatif dalam meningkatkan pendapatan negara. Salah satu tindakan atau langkah yang dapat di lakukan adalah dengan meningkatkan produksi sumberdaya alam yang di miliki oleh bangsa Indonesia kususnya di bidang pertambangan, PT. Tri Usaha Baru sendiri yang berada di Kabupaten Halmahera Barat melakukan eksplorasi dan menemukan singkapan mineral emas yang baru sejak tahun 2015, sampai saat ini dalam tahapan eksplorasi detail yang meliputi pengeboran untuk pengambilan inti (core) untuk mengetahui posisi dan jumlah dari cadangan serta kadar yang di miliki dari tiap-tiap titik bor. Dalam kegiatan pengeboran ini perlunya di lakukan perhitungan produktivitas kinerja dari alat bor tersebut agar dapat mengetahui dalam satu kali pengambilan inti (core) memakan waktu berapa menit. PT. Tri Usaha Baru memiliki 3 unit Rig Jacro dengan cycle time yang di dapatkan pada masing-masing Rig yaitu Jacro 150 dalam satu kali run length 30 menit dengan kedalaman 1.50 meter, kecepatan pemboran di peroleh 0,5 meter/menit, dengan waktu membor dalam satu shift kerja 08 jam untuk Jacro 150 di peroleh kecepatan pemboran 1,69 meter/jam, dan di peroleh efesiensi kerja alat 15.49%, Jacro 200 dalam satu kali run length 20 menit, dengan kedalaman 80 cm, kecepatan pemboran di peroleh 04 meter/menit, dengan waktu membor dalam satu shift kerja 08 jam untuk Jacro 200 di peroleh kecepatan pemboran 1.72 meter/jam. dan di peroleh efesiensi kerja alat 20.71%. dan Jacro 300 dalam satu kali run length adalah 30 menit dengan kedalaman 1.20 meter, di peroleh kecepatan pemboran 04 meter/menit, dengan waktu membor dalam satu shift 08 jam untuk Jacro 300 di peroleh kecepatan pemboran 2.18 meter/jam, dan di peroleh efesiensi kerja adalah 21,53%. Dari hasil efesiensi kerja alat tersebut belum memenuhi atau mendukung target pemboran secara maksimal, karena waktu kerja yang seharusnya dalm satu shift 8 jam, namun yang didapatkan pada ketiga Rig Jacro adalah : (1) Jacro 150. 07.09’jam dan waktu yang tersedia 51 menit. (2) Jacro 200. 07.25’jam dan waktu yang tersedia 35 menit. (3) Jacro 300. 05.19’jam dan waktu yang tersedia 02.41 menit.
REDESAIN PEMBANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA Rais D. Hi Yusuf; Wahyudin Hi A Mutalib
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menerapkan sebuah sistem pendidikan, tentunya dibutuhkan sebuah sarana pendidikan yang mampu secara maksimal menunjang pemenuhan sebuah Pendidikan salah satunya dipengaruhi oleh sistem pelayanan pendidikan yang bermutu. Untuk mewujudkan sebuah pelayanan pendidikan yang bermutu ideal, salah satunya bisa dilakukan melalui redesain sebuah gedung perpustakaan pusat Universitas Muhammadiyah Maluku utara (UMMU) yang memadai dan terpadu agar pelayanan pendidikan yang diterima mampu melampaui harapan pelaksanaan pendidikan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Redesain pembangunan gedung Perpustakaan pusat Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), dan Mengetahui Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada Redesain gedung Perpustakaan pusat Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU). Metode yang digunakan dalam Redesain pembangunan gedung Perpustakaan ini adalah mengumpulkan data (programming), memproses data (planning), menciptakan konsep (concept), hingga menciptakan suatu karya dari alur tersebut (design). Hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada Redesain gedung Perpustakaan pusat Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) adalah Rp. 8,555,260.000.00 (Delapan Miliyar Limah Ratus Limah Puluh Limah Juta Dua Ratus Enam Puluh Ribuh Rupiah).
PEMANFAATAN PECAHAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DALAM CAMPURAN ADUKKAN MUTU BETON Fc 21,7 MPa TERHADAP KUAT TEKAN BETON Muhammad Usamah; Joni Hermanto; Rudi Bawataa
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konstruksi, beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton cement portland, yang terdiri dari agregat mineral biasanya kerikil dan pasir, semen dan air. Penggunaan beton sebagai bahan bangunan teknik sipil telah lama dikenal di Indonesia. beton memiliki kuat tekan yang tinggi, mudah dibentuk sesuai dengan kebutuhan, perawatan yang murah, dan dapat memanfaatkan bahan-bahan lokal. Meskipun demikian, karena sifatnya yang getas dan praktis tidak mampu menahan gaya tarik bela yang baik, maka bahan tersebut memiliki keterbatasan dalam penggunaanya. Pada penelitian ini menggunakan bahan tambah substitusi agregat kasar serat dari pecahan tempurung kelapa dengan presentase 0%, 5 %, dan 10 %. Dengan metode penelitian kuat tekan beton mengunakan cetakan silinder ukuran 15 x 30 cm. Dari hasil penelitian yang penulis laksanakan mendapatkan hasil yang berfariasi antara beton normal, beton bahan tambah 5 % dan beton bahan tambah 10 % pada umur rencana perawatan 3, 7, 14, 21 ,28 hari terjadi peningkatan dan penurunan terhadap kuat tekan. Dari hasil pengujian kuat tekan beton normal di dapatkan rata-rata dari hasil pengujian yaitu, 21.94 MPa sesuai dengan mutu rencana K-250, Dari hasil pengujian kuat tekan beton bahan tambah 5 % di dapatkan rata-rata dari hasil pengujian pengujian yaitu, 12.47 MPa tidak sesuai dengan mutu rencana K-250, Dari hasil pengujian kuat tekan beton bahan tambah 10 % di dapatkan rata-rata dari hasil pengujian pengujian yaitu, 10.41 MPa tidak sesuai dengan mutu rencana K-250. Dari hasil pngujian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa penambahan pecahan tempurung kelapa dengan variasi sebanyak 5 % dan 10 % ternyata dapat menurunkan nilai kuat tekan beton, maka Perlu dilakukan penelitian selanjutnya dengan bahan tambah tempurung kelapa lebih kecil dari 5 % dan 10 % atau lebih kecil dari ukuran pecahan tempurung kelapa 2 x 3 cm.
Teknis Pembuatan Nickel Pig Iron (NPI) Bijih Nikel Laterit Menggunakan Blast Furnance Pada PT. Fajar Bhakti Lintas Nusantara Husaen Salahu; Wawan A.K Conoras
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu proses peleburan bijih nikel pada smelter adalah produksi nikel pig iron dari bahan baku ore nikel. Penelitian ini bertujuan mengetahui kebutuhan bahan baku yang dibutuhkan dalam pembuatan sinter bijih nikel, dan jumlah produk nickel pig iron yang dihasilkan dengan menggunakan blast furnance dan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi lieratur dan dukumentasi lapangan dan pengolahan data yang diperoleh dari blast furnance, analisis mass balances dan heat balances untuk mengetahui bahan baku yang digunakan dan produk yang dihasilkan dalam pembuatan nickel pig iron menggunakan blast furnance serta kapasitas panas (Cp) yang dihasilkan untuk pembuatan NPI.Dari hasil analisis mass balances bahan baku yang digunakan dalam pembuatan Nickel pig ironi pada blast furnace terdiri dari sinter bijih sebesar 14.861,50 ton, 5.278,50 ton kokas, 1.737,60 ton O2 sinter, dan 5.122,00 ton O2 blower maka total raw material input sebesar 27.089,00. Sedangkan output produk yang dihasilkan meliputi, 977,80 ton uap air, 501,70 tonVm, 4.778,50 ton gas CO2, 6.080,75 ton gas CO, 205,60 ton debu, 2.808,15 ton NPI, 11.737,10 ton slag. Sedangkan analisis heat balance pada entalpi pembentukan standar 298o terdiri dari reaksi antara Nikel Oksida, dan Carbon monoxsida bereaksi menjadi nikel dan karbondioksida (-774,6 kJ). Reaksi antara iron (III) oxide dengan carbon monoxide beraksi menjadi iron (II,III) oxide dengan carbon dioxide (-5213,4 kJ), reaksi antara iron (II,III) oxide dengan carbon dioxide bereaksi menjadi iron oxide dan carbon dioxide (-2438,4 kJ), dan reaksi antara iron oxide dengan carbon dioxide (-776 kJ).Total raw material yang digunakan dalam pembuatan NPI sebesar 27.089,00 ton dan total output yang dihasilkan sebesar 27.089,00 ton serta nickel pig iron yang dihasilkan sebesar 2.808,15 ton.
IMPLEMENTASI FACE DETECTION DAN RECOGNITION MENGGUNAKAN PYTHON DENGAN NUMPY DAN OPENCV MENGGUNAKAN METODE HAAR-CASCADE DAN LBPH (LOCAL BINARY PATTERN HISTOGRAM) Susitanto M Taib; Sakinah Sudin; Abdul Haris Muhammad
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan citra wajah manusia merupakan salah satu teknologi penting yang terus berkembang pada bidang computer vision dengan penerapannya dalam sistem pengenalan biomatrik, Sistem pencarian, pengindeksan pada database video digital, sistem keamanan kontrol akses area terbatas, konferensi video, interaksi manusia dengan komputer dan lain sebagainya. Penelitian ini menerapkan metode Haar-Cascde untuk membangun sistem deteksi wajah dengan bahasa pemrograman Python. Metode Haar-Cascade merupakan salah satu metode deteksi wajah dengan tingkat akurasi yang tinggi dan komputasi yang cepat. Dari hasil pengujian deteksi wajah; python; haar-cascade. Kemudian juga menggunakan metode LBPH(Local Binary Paterrn Histogram) Pengenalan wajah merupakan proses lanjutan dari proses pendeteksian wajah. Di dalam pendeteksian wajah yaitu mendeteksi bagian wajah dari seseorang, wajah tersebut bisa didapatkan dari gambar maupun video. Dengan memanfaatkan hasil training dari haar cascade. Kemudian hasil dari proses ini dikombinasikan dengan proses Image Matching dengan algoritma Local Binary Pattern Histogram.
PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE BOW DAN SNI 2020 Marsudi *; Didik S.S.Mabui; Irianto .
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan rumah susun Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Muhammadiyah adalah suatu proyek yang dibuat dengan 3 lantai yang berlokasi di Koya Barat Distrik Muara Tami – Kota Jayapura selain itu pembangunan tersebut adalah suatu upaya Pemerintah dalam mempersiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) 20 Papua Tahun 2021. Metode yang digunakan dalam Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah metode Burjerlijke Openbare Warken (BOW) dan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2020 yang di mana analisis metode SNI adalah suatu pembaruan dari analisis metode BOW yang telah di gunakan pada Jaman Pemerintahan Belanda yang terdiri dari pekerjaan padat karya dan konvensional sedangkan untuk perbedaan antara metode BOW dan SNI terletak pada harga satuan yang di sebabkan oleh besarnya koefisien yang terdapat pada Analisis Metode BOW. Penelitian Tugas Akhir ini hanya menghitung Pekerjaan Struktur dan Arsitektur sedangkan Rencana anggaran biaya (RAB) Pembangunan Rumah Susun STIKOM Muhammadiyah pada Pekerjaan Struktur menggunakan Metode SNI 2020 sebesar Rp. 7.042.374.600,00 dan Metode BOW sebesar Rp. 8.418.878.400,00 Sedangkan pada pekerjaan Arsitektur menggunakan metode SNI 2020 sebesar Rp. 6.061.450.800.00 dan Metode BOW sebesar Rp. 8.806.432.200.00 dengan demikian dapat di katakana bahwa sebaiknya Estimator dalam membuat Rencana Anggaran Biaya menggunakan perhitungan Analisis metode SNI 2020 agar mendapatkan anggaran biaya yang lebih ekonomis pada saat mengikuti tender.
Kajian Teknis Alat Muat Dan Alat Angkut Pada PT. Fajar Bakti Lintas Nusantara Kecamatan Pulau Gebe Kabupaten Halmahera Tengah Razak Karim; Murdiono Temarwut
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat-alat berat yang digunakan dalam aktivitas pertambangan adalah untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan dalam suatu penambangan, Alat berat merupakan faktor penting didalam proyek, terutama proyek-proyek konstruksi maupun pertambangan dan kegiatan lainnya dengan skala yang besar, dan Setiap perusahaan dalam menjalankan aktivitas/usahanya, pasti dihadapkan pada teknologi yang akan mencerminkan kekuatan perusahaan dalam mencapai tujuan, maka dalam kegiatan Kerja Praktek ini kita bisa mengetahui besar jumlah produksi yang di hasilakn dan mengetahui waktu edar alat muat dan alat angkut berdasarkan waktu efektif yang suda ditentukan oleh pihak perusahaan, untuk hasil perhitungan produktivitas alat muat Excavator Komatsu PC210 diperoleh 177,194 /jam, dan tonase yang di dapat 283,510 ton/jam. Produktivitas Alat Angkut Dump Truck Hino FM 260 JD diperoleh 39,322/jam, dan tonase yang di dapat 62,915 ton/jam, hasil dari cycle time alat muat di peroleh 14,05 detik atau 0.234 menit, dan hasil dari cycle time alat angkut di peroleh 11,81 menit atau 708,6 detik.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue