cover
Contact Name
M. Lutfi Firdaus
Contact Email
M. Lutfi Firdaus
Phone
-
Journal Mail Official
pascapendipa@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
PENDIPA Journal of Science Education
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20869363     EISSN : 26229307     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
PENDIPA Journal of Science Education is a peer-reviewed, open-access journal covered all aspect of science and science education. PENDIPA journal welcomes the submission of scientific articles related to mathematics, physics, chemistry, biology, and its educational implementation in a school, higher education and other educational institution. We encourage scientist, lecturer, teacher and student to submit their original paper to the journal. PENDIPA journal is published by Graduate School of Science Education - University of Bengkulu, three times a year on February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 566 Documents
Validitas dan Reliabilitas Motivated Strategies for Learning Questionaire (MSLQ) pada Mahasiswa Kedokteran Rima Kusuma Ningrum
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.421-425

Abstract

MSLQ sudah banyak divalidasi dalam berbagai bahasa dan juga telah digunakan sebagai penelitian di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas dan reliabilitas MSLQ dalam Bahasa Indonesia pada mahasiswa kedokteran. Setiap butir pernyataan dalam MSLQ dinilai dengan menggunakan tujuh skala Likert.  Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa kedokteran semester 2, 4 dan 6 yang berjumlah 219 mahasiswa dengan respon rate sebesar 190 mahasiswa (86,76%). Hasil penelitian menunjukkan 77 item pernyataan pada MSLQ konsisten mengukur motivasi dan strategi belajar. Reliabilitas MSLQ untuk dimensi motivasi adalah sebesar 0.89 dan strategi belajar sebesar 0,88. Dengan demikian, MSLQ merupakan kuesioner yang valid dan reliabel untuk mengukur motivasi dan strategi belajar pada mahasiswa kedokteran.
Hubungan antara Kemampuan Berpikir Kritis dengan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Ekologi Mayarni Mayarni; Yuni Yulianti
PendIPA Journal of Science Education Vol 4, No 3 (2020): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.4.3.39-45

Abstract

In the age of 21st century, education is faced with increasingly severe challenges. One of the challenges is to produce human resources who have the ability to face the full range of challenges in life. Competence in the 2.1 century is called 4C which includes the ability to think critically and solve problems (Critical Thinking and Problem Solving), creative thinking (Creativity), communication skills (Communication Skills), and the ability to work together (Ability to Work Collaboratively). to test the closeness between critical thinking and creative thinking on ecological material; Two classes were used in data collection, totaling 36 students, 25 of which were female and 11 were male with an age range of 15 to 17 years and were obtained by simple random sampling technique; Data were collected from the test instrument for critical and creative thinking questions and then analyzed by the regression equation Y for X, the linearity and significance test Y for X, the correlation coefficient and the significance test for the correlation coefficient Y over X; This study obtained the results that show that the relationship is linear with a correlation value of 0.724 which is classified as a strong level of closeness so that the value of the contribution of critical thinking skills to creative is 52.42%; The relationship between the ability to think critically towards creative thinking with the contribution of critical thinking skills to the ability to think creatively is 52.42%.
Pengaruh Pemberian Pakan Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) dan Pelet Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Riko Irwanto; Novia Lesti
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.115-121

Abstract

Catfish is a freshwater fish commodity that is currently being sought after by many people for consumption. The demand for catfish is increasing day by day. Catfish farming is one business that can develop rapidly. In the fish culture system, there are several factors such as fish growth. Factors that greatly affect the growth and development of fish are feed. The research objective was to determine the effect of different feeding on the growth and development of African catfish (Clarias gariepinus) and to determine the nutritional content of types of feed for African catfish (Clarias gariepinus). This research was conducted in Desa Tugang, Kelapa District, West Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province. The research was conducted by observing the growth of catfish seeds which included total length, total weight, height, head length, tail length and dorsal fin length. The development of catfish seeds observed was the activity of moving and eating feed for 3 weeks of maintenance. The results of the study were calculated using the absolute weight growth formula and the absolute length growth formula. The study design used a completely randomized design (CRD) using 2 variations of feed with 5 times of repetition. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA), to determine whether or not the feed given was significant or not on the growth of catfish. The results showed that catfish seeds fed natural earthworms had a faster growth and better development rate compared to pellet-fed catfish seeds. The ANOVA test results different feeding showed a significant effect on total length growth weight, total weight, head length, and dorsal fin length (F count?F table). Meanwhile, height and tail length did not have a significant effect (F count < F table). Keywords: Growth, Development, Catfish, Feed.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri tipe 5E berbasis Scaffolding sebagai Transfer Tanggung Jawab Kelas VIII di SMPN 1 Kota Jambi Desi Puspita Sari; Muhammad Rusdi; Evita Anggereini
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.359-365

Abstract

Penelitian tentang scaffolding ini bertujuan untuk mengetahui bantuan apa yang tepat diberikan guru kepada peserta didik dalam menguasai beberapa teknik belajar yang sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan. Scaffolding dapat berbentuk verbal ( fokus pada pengembangan bahasa), prosedural (teknik pengelompokan dan kerangka kegiatan), dan berbentuk tools ( alat yang mendukung pembelajaran ). Scaffolding dapat diberikan setelah melakukan dynamics assessment di kelas. Penelitian ini dilakukan dengan mempersiapkan perancah proseduraldalam bentuk LKPD dan dipraktekkan di kelas dalam pembelajaran untuk mendapatkan dinamika fading dan transfer tanggung jawab komponen aktivitas pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri tipe 5E yaitu Engage, Explore, Explain, Elaborate, dan Evaluate . Penelitian ini merupakan tindakan tindakan kelas yang berlangsung secara tiga siklus. Tiap tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Jenis data dalam penelitian ini berupa data tindakan guru dan tindakan siswa dalam bentuk lembar observasi dan data penelitian keterampilan kelompok dengan tahapan 5E melalui LKPD yang telah dirancang. Hasil penelitian menunjukkan adanya transfer tanggung jawab dari guru ke peserta didik.Pada akhirnya, memberikan evaluasi yang berkualitas, memungkinkan peserta didik untuk melaksanakan tugasnya sebagai siswa dengan baik.
Identifikasi Minat Siswa SMA Kelas X Terhadap Mata Pelajaran Fisika Diki Chen; Novita Dwi Putri; Wella Meliza; Yuli Astuti; Langgeng Yoga Wicaksono; Wita Ardina Putri
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 1 (2021): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.1.36-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi minat siswa terhadap mata pelajaran fisika di kelas X Mipa 1 SMA Negeri 1 Adhyaksa Kota Jambi. Minat siswa sangat berperan penting karena jika siswa berminat maka prestasi belajar siswa juga akan semakin bagus. Minat belajar sendiri memiliki pengaruh dalam pencapaian prestasi siswa dalam mata pelajaran fisika, dengan adanya minat belajar akan membantu siswa memahami materi fisika yang cukup abstrak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan instrumen angket untuk mengumpulkan data. Angket yang digunakan sebanyak 30 butir pernyataan dengan responden sebanyak 30 siswa. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 29 siswa mendapatkan hasil yang cukup baik dan sebanyak 1 orang mendapatkan hasil yang kurang baik. Dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa kelas X Mipa 1 sudah memiliki minat yang cukup terhadap mata pelajara fisika. Siswa yang memiliki minat yang cukup baik memungkinkan untuk melakukan tindakan nyata dari minat yang dimiliki, sedangkan untuk siswa yang memiliki minat yang baik diharapkan dapat berkarir di bidang sains terutama fisika.
Pengembangan Lembar Kegiatan Mahasiswa Elektronik (e-LKM) berbasis Collaborative Learning Untuk Mata Kuliah Dasar-Dasar Pendidikan MIPA Fitri Aldresti; Erviyenni Erviyenni; Sri Haryati
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.292-299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Mahasiswa Elektronik (e-LKM) berbasis collaborative learning yang valid untuk mata kuliah Dasar-Dasar Pendidikan MIPA. (DDPMIPA). Penelitian pengembangan (Research and Development) ini menggunakan model 3-D (Three D) yang mengadaptasi model penelitian pengembangan 4-D Thiagarajan. Model penelitian dan pengembangan ini terdiri atas tiga tahap, yaitu: define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Rangkaian aktivitas pada e-LKM berbasis collaborative learning yang mendukung mahasiswa untuk aktif, saling berinteraksi, dan berkolaborasi dalam proses pembelajaran. Hasil pengembangan berupa tiga produk e-LKM dengan topik berbeda. Uji validasi menunjukkan bahwa e-LKM yang telah dikembangkan layak digunakan pada mata kuliah DDPMIPA dengan persentase validitas e-LKM 1 sebesar 92,36%, e-LKM 2 sebesar 86,11%, dan e-LKM 3 sebesar 87,50%.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Video Berbasis Pen Tablet Dalam Pembelajaran Topik Integral Selama Pandemi Covid-19 Nia Maharani
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.41-48

Abstract

Sejak Covid -19 melanda semua sektor terkena dampaknya termasuk sektor pendidikan. Para tenaga pendidik memerlukan inovasi dalam kegiatan belajar mengajar agar tetap tercapai sasaran yang diinginkan. Dalam hal ini peran teknologi memiliki andil besar. Berbagai terobosan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Tenaga pendidik harus menggunakan teknologi untuk meningkatkan kesempatan belajar peserta didik mereka dengan memilih atau membuat tugas matematika yang memanfatkan teknologi apa yang dapat dilakukan secara efisien dan baik. Kalkulus adalah salah satu matakuliah dasar matematika yang sangat penting untuk dikuasai mahasiswa. Sebagai mata kuliah dasar, kalkulus memiliki kaitan yang erat dengan mata kuliah lainnya. Salah satu topik penting dalam kalkulus adalah integral. Kalkulus integral mempelajari materi integral, mulai dari definisi, jenis-jenis integral dan aturan-aturan pada integral dan aplikasi integral. Hasil penelitian dari Suparwadi dan Hartono menunjukkan bahwa kalkulus integral masih dianggap sebagai mata kuliah yang sulit bagi mahasiswa. Dari hasil uji pendahuluan yang  menunjukkan bahwa penguasaan mahasiswa terhadap mata kuliah tersebut masih rendah, yait 16,7 % mahasiswa yang memperoleh nilai A dan B , sedangkan sisanya adalah nilai C dan E [3]. Hal ini juga tidak jauh berbeda dengan kondisi mahasiswa di Jurusan Sistem Komputer STMIK STIKOM Indonesia dimana dari data penulis miliki, berdasarkan pembelajaran integral sebelumnya bahwa tingkat penguasaan materi integral masih rendah yaitu 69 %. Dari uraian di atas maka diperlukan suatu terobosan dalam pemberian materi ajar dengan kondisi belajar daring selama pandemi Covid -19 dan mengadaptasi dimana mahasiswa kekinian lebih mudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Terobosan tersebut adalah untuk meningkatkan penguasaan materi integral dengan cara menerapkan suatu pembelajaran berbasis teknologi yaitu menggunakan video ajar berbasis pen tablet. Dengan memperhatikan kebutuhan berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan perlu dilakukan pula analisis kebutuhan berdasarkan pengguna bahan ajar yaitu mahasiswa. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kebutuhan bahan ajar video materi integral berbasis pen tablet pada 86 orang mahasiswa Jurusan Sistem Komputer STMIK STIKOM Indonesia semester 2 sebagai sampel. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang merujuk pada teori pengembangan 4D  (define, design, development and dissemination) tapi dibatasi hanya pada tahap define. Data dikumpulkan dalam bentuk kuisioner yang berisi 10 pertanyaan. Dari hasil penelitian menunjukkan diperlukan bahan ajar alternatif selain buku atau modul yang terintegrasi dengan teknologi yaitu video ajar.
Analisis Pengaruh Faktor Demografi terhadap Lama Karantina pada Perawat Terpapar Covid-19 di Jawa Tengah Tri Winugroho; Mulya Imansyah; Ernalem Bangun; Rio Khoirudin Apriyadi; Arip Hidayat
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.229-236

Abstract

Perawat sebagai tenaga kesehatan garda terdepan pandemi Covid-19 cenderung sangat rawan menderita gangguan kesehatan baik fisik maupun mental akibat beban kerja dan juga faktor lain di saat pandemic Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh faktor demografi terhadap lamanya masa karantina pada Perawat ynag terpapar Covid-19 dengan menggunakan Teknik deskriptif kuantitif dan pendekatan cross sectional.Metode kuesioner google form digunakan sebagai intrumen dalam pengumpulan data dan diolah dengan memanfaatkan analisa chi square. Hasil penelitian didapatkan dari 91 respoden dengan sebaran usia bervariasi dengan umur terbanyak 36-40 tahun (30,8%), jenis kelamin mayoritas perempuan (71,4%), latar belakang Pendidikan diploma (57,1%), mayoritas telah menikah (81%), menduduki posisi perawat pelaksana (89%). Dengan rerata penghasilan Rp.2.000.000-Rp.4.999.999 (58,5%), mayoritas perawat memiliki jumlah tanggungan 3-5 orang (41%) dan Sebagian besar dari responden tinggal diwilayah Selatan jawa Tengah (63,7%).Pada variable tempat karantina didapatkan hasil bahwa sebagian dari respoden dengan tanpa gejala atau gejala ringan disarankan karantina mandiri dirumah (65,9%). Hal ini memberikan rasa aman dan tenang bagi responden yang mempengaruhi faktor psikis sehingga mempercepat masa karantina disamping memperhatikan faktor lain diluar penelitian. nilai p 0,019 > 0,05 yang diperoleh dari penelitian ini menyimpulkan bahwa tempat karantina memberi pengaruh terhadap masa karantina pada perawat yang terpapar covid-19.
Online Learning PBL Model with the STS Approach to Improve High School Students’ Critical Thinking Ability Gita Lorencia S.; Budi Jatmiko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.459-465

Abstract

The research aims to describe the effectiveness of online learning PBL ( Problem Based Learning)model with STS (Science Technology Society) approach to improve students’ critical thinking ability. Research is Pre experimental with pre-test and post-test design conducted at Labschool UNESA High School in the academic year 2020/2021. The research sample consisted of 56 students of eleventh grade Natural Science. Collecting data is done through pre-test, applying the model PBL with the STS approach through the Google meet, and the last is post-test. Analysis data using paired t-test, analysis of n-gain, and independent t-test. According to analysis data, students' critical thinking ability scores are suffering an increase that is significant at ? = 5% with an average n-gain in the medium category and consistent in both classes. The conclusion is that the online learning PBL model with the STS approach effectively improves the critical thinking ability of high school students.
Review Nanomaterial Sebagai Sensor Melamin dan Zat Aditif lainnya Secara Kolorimetri Wangi Pusva K.; Edwin Saputra; Rima Mayesmy H.; M. Lutfi Firdaus
PendIPA Journal of Science Education Vol 4, No 3 (2020): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.4.3.98-115

Abstract

Manusia membutuhkan nutrisi untuk kelangsungan hidupnya. Salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh manusia adalah protein.  Protein dapat diperoleh melalui produk makanan atau minuman. Produk yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, salah satunya terdapat pada susu. Akan tetapi, susu seringkali mengandung zat aditif yang berbahaya bagi Kesehatan, seperti melamin. Penambahan melamin secara ilegal pada susu ditujukan untuk meningkatkan kadar nitrogen yang tinggi (66% massa) sehingga pada saat susu diperiksa seolah-olah susu tersebut mempunyai kandungan protein yang tinggi. Dalam artikel review ini, kami melakukan studi literatur bagaimana cara mendeteksi kadar melamin dan zat sintesis serta aditif lainnya di dalam makanan dan minuman. Hasil yang diperoleh yaitu nanopartikel dapat menganalisis kandungan melamin dengan metode kolorimetri menggunkan nanomaterial (AuNPs dan AgNPs). Sistem biosensing berbasis serat optik menggunakan resonansi plasmon permukaan lokal dari AuNPs dan AgNPs untuk deteksi kolorimetri melamin. Hasil percobaan dari literatur yang didapat menunjukkan hubungan linier yang baik antara perbedaan nilai absorbansi pada panjang gelombang 520 nm AuNPs dengan konsentrasi melamin dalam susu cair pada rentang antara 0,1 ?M sampai 0,9 ?M, dengan batas deteksi sebesar 33 nM.

Page 11 of 57 | Total Record : 566