cover
Contact Name
M. Lutfi Firdaus
Contact Email
M. Lutfi Firdaus
Phone
-
Journal Mail Official
pascapendipa@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
PENDIPA Journal of Science Education
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20869363     EISSN : 26229307     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
PENDIPA Journal of Science Education is a peer-reviewed, open-access journal covered all aspect of science and science education. PENDIPA journal welcomes the submission of scientific articles related to mathematics, physics, chemistry, biology, and its educational implementation in a school, higher education and other educational institution. We encourage scientist, lecturer, teacher and student to submit their original paper to the journal. PENDIPA journal is published by Graduate School of Science Education - University of Bengkulu, three times a year on February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 566 Documents
Eksplorasi Konsep Fisika pada Tari Dhadak Merak Reog Ponorogo Nur Iva Wulansari; Setyo Admoko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.163-172

Abstract

Indonesia terkenal akan ragam budayanya, dan tanpa disadari dari setiap budaya memiliki daya tarik yang berbeda. Didalam budaya sendiri, terdapat ilmu sains yang belum banyak diketahui oleh orang, selain itu kearifan lokal dari beberapa daerah yang berbeda dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar dalam bidang sains. Selama ini pembelajaran sains terutama pada bidang fisika yang ada di sekolah sebagian masih mengacu pada buku pegangan guru dan siswa, dimana buku pegangan memuat produk sains berupa fakta, konsep, prinsip, teori, dan hukum serta penerapannya dalam kontek kehidupan sehari-hari. Namun, dalam banyak buku seringkali memuat konteks kehidupan sehari-hari yang terkait dengan budaya barat yang tidak dikenali dengan baik oleh anak Indonesia khususnya mereka yang berada di daerah tertentu yang masih mengandalkan alam sebagai media belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengamati penerapan konsep fisika yang ada dalam budaya nasional Indonesia. Dimana pada penelitian ini peneliti bermaksud mengidentifikasi kajian konsep kesetimbangan dan momen gaya pada teknik gerakan dhadakan merak dalam tari Reog Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi dokumentasi dan sasaran penelitian adalah Tari Dhadak Merak.  Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan metode analisis menggunakan dua metode, yaitu studi literatur dan video latihan. Menurut hasil penelitian, didapatkan kajian konsep fisika terutama pada materi kesetimbangan dan momen gaya dalam Tarian Dhadak Merak, dan pembelajaran dengan pendekatan etnosains memiliki potensi inovasi pembelajaran untuk diterapkan dalam pembelajaran fisika karena dapat melatih literasi sains siswa serta melatih siswa untuk berpikir kreatif.
Korelasi karakter Pertumbuhan dan Hasil Kacang Panjang Lokal di Lahan Bekas Sawah Eny Togatorop; Dia Novita Sari; Dian Novita; Edi Susilo; Parwito Parwito
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.389-393

Abstract

Produksi kacang panjang yang tinggi sangat erat kaitannya dengan varietas yang digunakan maupun kondisi lingkungan tumbuh. Proses seleksi untuk mendapatkan varietas dengan daya hasil tinggi dipengaruhi oleh korelasi antar karakter hasil dan komponen hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keeratan hubungan antar karakter pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang melalui analisis korelasi. Penelitian dilakukan di lahan Percobaan Medan Baru, Bengkulu pada bulan Juli sampai dengan September 2020 dan menggunakan genotipe kacang panjang lokal. Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Kelompok lengkap teracak (RKLT) dengan tiga ulangan. Analisis korelasi dilakukan terhadap data karakter panjang daun, lebar daun, umur panen, panjang polong, diameter polong, berat per polong, jumlah polong per tanaman dan berat polong per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter lebar daun berkorelasi positif nyata pada karakter diameter polong. Karakter panjang polong, berat per polong dan jumlah polong per tanaman berkorelasi positif nyata terhadap karakter hasil berat polong per tanaman. Karakter panjang polong, berat per polong dan jumlah polong per tanaman dapat digunakan sebagai pedoman kriteria seleksi genotipe kacang panjang.Kata kunci: genetik; genotipe; karakter; korelasi; polong
Mathematical Problem Solving Capabilities: Self-confidence, Self-efficacy, Emotional Intelligence, and Concept Understanding Ability Syaipul Amri; Wahyu Widada; Agus Susanta; Zamzaili Zamzaili
PendIPA Journal of Science Education Vol 4, No 3 (2020): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.4.3.20-26

Abstract

Mathematics is a compulsory subject in all of Indonesian high school. Problem solving ability is a competency that must be possessed in learning mathematics. The purpose of this study was to examine the variables that affect the ability to solve mathematical problems. These variables are self confidence, self efficacy, emotional intelligence, and the ability to understand concepts. This is a survey research, with a sample of 100 people. The sample was selected by simple random technique from all high school students in Bengkulu City. There are five instruments of this research, namely a test of mathematical problem-solving ability, a concept comprehension ability test, and three questionnaires for self confidence, self efficacy, as well as an emotional intelligence questionnaire. Research data were analyzed through path analysis using SPSS and the Lisrel Application Program. The results of this study were the variables of self confidence, self efficacy, emotional intelligence, and the ability to understand concepts have a direct positive effect on the ability to solve mathematical problems. From this research, we conclude that the ability to solve mathematical problems through self-confidence, self-efficacy, emotional intelligence, and the ability to understand concepts students were in a good category.
Analisis Keterampilan Argumentasi Ilmiah Peserta Didik Pada Model Pembelajaran Berbasis Toulmin’s Argumentation Pattern (TAP) Dalam Memahami Konsep Fisika Dengan Metode Library Research Megatro Thathit Wahyunan Widhi; Arif Rahman Hakim; Nur Iva Wulansari; Mohammad Imam Solahuddin; Setyo Admoko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 1 (2021): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.1.79-91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dari hasil analisa deskriptif mengenai penerapan model pembelajaran argumentasi berbasis Toulmin’s Argumentation Pattern (TAP). Pengamatan terfokus pada dampak peningkatan pemahaman konsep peserta didik dan keterampilan argumentasinya dalam bidang mata pelajaran fisika. Pada penelitian ini menggunakan metode library research yang merupakan penelitian studi kepustakaan dengan teknik mengumpulkan data lewat beberapa artikel terpublikasi yang relevan dengan studi kasus yang dikaji. Pelaksanaan peneliti ini dilakukan dengan mengumpulkan data jurnal dan artikel ilmiah yang terpublikasi secara online serta terindeks oleh laman Google Scholar, mengunduh, dan dilanjutkan dengan mengorganisasikan artikel tersebut dalam aplikasi Mendeley. Dalam penelaahan jurnal ilmiah pada penelitian ini dilakukan mengikuti langkah-langkah: (1) organize, yaitu memilih jenis-jenis jurnal yang selaras dengan jenis penelitian; (2) synthesize, yaitu membaca dan merangkum setiap jurnal menjadi sebuah esensi penelitian yang padu dan terstruktur; dan (3) identify, yaitu mengambil kesimpulan dari setiap jurnal dan membuat rangkuman evaluasi dari keseluruhan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis Toulmin’s Argument Pattern (TAP) dapat meningkatkan keterampilan argumentasi serta pada pemahaman konsep khususnya dalam bidang mata pelajaran fisika. Hasil telaah penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pada Toulmin’s Argumentation Pattern memiliki kelebihan: mempengaruhi keterampilan argumentasi, meningkatkan penguatan dan percepatan pemahaman konsep, membangun pola argumentasi yang lebih baik, memperbaiki kualitas argumentasi, serta menciptakan peserta didik yang kreatif dan inovatif dalam pengembangan materi dalam pembelajaran. Melakukan kolaborasi dengan metode pembelajaran diskusi, problem based learning, pembelajaran konsep, scaffolding, dan beberapa metode lain juga membuat model pembelajaran ini lebih baik dalam pencapaian peserta didik.
Strategi Konflik Kognitif sebagai Pembelajaran Remedial Materi Laju Reaksi untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa Kelas XI MIPA SMAN 2 Blitar Dora Nurmartarina; Dian Novita
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.328-336

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yakni mendiskripsikan keterlaksanaan, aktivitas belajar siswa, profil miskonsepsi siswa sebelum maupun setelah adanya pembelajaran remedial strategi konflik kognitif pada sub materi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi, juga pergeseran miskonsepsinya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif tipe pra-eksperimen model One Group Pretest-Posttest Design. Instrumen menggunakan lembar pengamatan keterlaksanaan, aktivitas belajar siswa, tes diagnostik three tier. Subyek penelitian yakni siswa yang menderita miskonsepsi di kelas XI MIPA 2 SMAN 2 Blitar sebanyak 11 siswa. Hasil analisis menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran remedial sebesar 97,59% dan 98,07% pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua yang menujukkan kategori sangat baik. Aktivitas belajar siswa sebesar 100% pada pertemuan pertama dan kedua menunjukkan kategori sangat baik. Profil miskonsepsi siswa sebelum pembelajaran sebesar 61,36%, setelah dilakukan pembelajaran persentase menjadi 12,87%. Adanya selisih persentase sebelum dan sesudah sebanyak 48,48% menunjukkan jika terjadi pergeseran miskonsepsi setelah pembelajaran remedial strategi konflik kognitif. Selain itu, pergeseran dibuktikan lebih jelas dengan uji t berpasangan yang menghasilkan nilai signifikasi 0. Dapat disimpulkan jika pembelajaran remedial strategi konflik kognitif dapat mereduksi miskonsepsi pada sub materi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.
Penerapan Model Pembelajaran Curious Note Program (CNP) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Hukum Newton Khosyi Khoirunnisa Azmi; Suliyanah Suliyanah
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.262-268

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran Curious Note Program (CNP) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan menggunakan one group pre-test post-test design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Wonoayu dengan menggunakan dua kelas sebagai sampel, yaitu kelas X MIPA 6 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 7 sebagai kelas replikasi. Sampel yang digunakan menggunakan teknik simple random sampling dengan memberikan peluang yang sama bagi setiap populasi untuk dipilih menjadi sampel secara acak. Instrumen penelitian berupa lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan tes keterampilan berpikir kritis yang diberikan kepada peserta didik untuk mendapatkan data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif untuk keterlaksanaan pembelajaran, uji normalitas untuk mengetahui kategori terdistribusi normal, uji homogenitas untuk mengetahui kedua kelas homogen, uji t-berpasangan untuk menguji perbedaan nilai pre-test dan post-test, dan analisis n-gain untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan adalah keterlaksanaan model pembelajaran Curious Note Program (CNP) dikategorikan sangat baik dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada kategori sedang untuk kedua kelas.
Respon Siswa Sekolah Menengah Atas Terhadap Pembelajaran Luar Kelas Berbasis Sains Bus Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa Reza Stefani Carlesia; Nadi Suprapto
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.8-15

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis respon siswa sekolah menengah atas terhadap pembelajaran luar kelas berbasis Sains bus untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa. Metode pada penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, dilaksanakan pada bulan Maret–April 2021 pada saat pandemi covid-19. Adapun Populasinya merupakan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri dan swasta di seluruh Surabaya yang terdistribusi dari kelas X, XI, XII. Cluster random sampling digunakan sebagai Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini. Adapun sampelnya adalah 100 siswa dari kelas X, XI, XII SMAN 4 Surabaya, SMAN 7 Surabaya, SMAN 9 Surabaya, SMAN 15 Surabaya, SMAN 17 Surabaya, SMA Wachid Hasyim 5, dan SMAK Karitas III. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan melalui data tes dan angket, didapatkan kesimpulan bahwa keterampilan literasi sains SMA di Surabaya khususnnya pada materi Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) berada pada kategori rendah. Salah satu solusi yang dapat penulis tawarkan mengenai hal tersebut adalah menerapkan pembelajaran luar kelas dengan memanfaatkan kearifan lokal kota Surabaya yakni bus Surabaya. Hal tersebut juga didukung dengan hasil angket, dimana sebesar 92% siswa membutuhkan kegiatan baru dalam pembelajaran, sebesar 85% tertarik jika pembelajaran pada materi GLB dan GLBB di lakukan di dalam bus Surabaya, dan sebesar 86% setuju bahwa pembelajaran di dalam bus dapat meningkatkan keterampilan literasi siswa khususnya pada materi GLB dan GLBB.
The Ability to Understand Concepts: Cognitive Style, Cognitive Structure, Learning Styles and Learning Motivation Suharto Suharto; Wahyu Widada; Agus Susanta; Saleh Haji
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 1 (2021): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.1.15-22

Abstract

Mathematics is a compulsory subject in vocational high schools throughout Indonesia. The ability to understand concepts is a competency that must be possessed in mathematics learning. The purpose of this study was to examine the variables that affect the ability to understand mathematical concepts. The variables are cognitive style, cognitive structure, learning style and learning motivation. This is a survey research, with a sample of 100 people. The sample was selected by simple random technique from all vocational high school students in Bengkulu City. The research instrument consisted of five instruments, namely a test of the ability to understand mathematical concepts, and four questionnaires of cognitive style, cognitive structure, learning styles and learning motivation questionnaire. The research data were analyzed through path analysis using SPSS and the Lisrel Application Program. The results of this study are the variables of cognitive style, cognitive structure, learning style, and learning motivation have a positive direct effect on the ability to understand mathematical concepts. From this study it can be concluded that the ability to understand mathematical concepts through cognitive styles, cognitive structures, learning styles, and student learning motivation is in a good category.
Estimasi Ancaman Tsunami di Zona Subduksi Sulawesi Bagian Utara Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Tsunami Wahyu Kurniawan; Ernalem Bangun; Bondan Prakoso
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.204-209

Abstract

Pulau Sulawesi sangat rawan akan terjadinya gempabumi. Hal ini disebabkan oleh bertemunya tiga lempeng tektonik, yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Filipina, dan Lempeng Indo-Australia. Di Sulawesi bagian utara juga terdapat lempeng mikro yakni Lempeng Laut Sulawesi, akibat dari pergerakan Lempeng Laut Sulawesi tersebut maka terbentuklah zona subduksi atau zona penunjaman. Zona subduksi pada Lempeng Laut Sulawesi tersebut yang dikenal dengan nama Megathrust Sulawesi Utara. Jika terjadi gempabumi dengan magnitudo yang sangat besar terjadi di Zona Megathrust Sulawesi Utara yang berpotensi terjadinya tsunami, maka perlu dibuat estimasi ancaman tsunami dengan menggunakan TOAST untuk mengetahui permodelan simulasi tsunami yang menghasilkan informasi-informasi penting seperti waktu tiba tsunami, lokasi-lokasi yang berpotensi tsunami dan ketinggian maksimum tsunami akan terjadi sebagai upaya mitigasi bencana. Kemampuan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk membentuk resiliensi masyarakat yang berpotensi terdampak, khususnya dalam menghadapi ancaman bencana tsunami di Zona Megathrust Sulawesi Utara. Dengan demikian, risiko bencana tersebut dapat dikurangi atau ditekan.
Keefektifan Pembelajaran Daring Fisika SMA berbasis Probing Promting untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Irfa' Nindy Adilla; Budi Jatmiko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.426-435

Abstract

AbstrakKeterampilan berpikir kritis adalah suatu dasar dari pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis keefektifan pembelajaran daring (dalam jaringan) fisika SMA berbasis Probing Promting untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan Pre-Eksperimental Design dengan uji coba One Group Pretest Posttest Design, dengan peserta didik kelas XI MIPA 3 dan XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Taman tahun ajaran 2020/2021 sebagai subjek penelitian. Untuk pengumpulan data menggunakan tes dan angket yang diisi peserta didik, dengan cara analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif serta interferensial. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran daring (dalam jaringan) fisika SMA berbasis Probing Promting efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri 1 Taman. Hal tersebut ditinjau dari (a) Ada peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang signifikan, (b) nilai rerata n-gain berkategori tinggi, (c) tidak ada perbedaan peningkatan dari keterampilan berpikir kritis peserta didik kedua kelas. Dengan ini, pembelajaran daring (dalam jaringan) berbasis Probing Promting dapat dijadikan salah satu masukan bagi guru untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.Kata kunci: Keefektifan; Keterampilan berpikir kritis; Probing Promting; Pembelajaran Daring.