Jurnal Ilmiah POTENSIA
Jurnal Ilmiah Potensia merupakan hasil penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini yang menyajikan hasil kajian ilmiah dan hasil penelitian dengan paradigma penelian seperti PTK, Kualitatif, Kuantitatif, Teoritik, Opini, Resensi buku dan kajian lainnya. Jurnal ini diperuntukkan bagi para ahli, mahasiswa S1 PAUD, peneliti, pengamat dan pemerhati seputar Pendidikan Anak Usia Dini. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2020): JULI"
:
10 Documents
clear
Pengembangan Media Lutem (Ludo Tema) Pada Perkembangan Sosial Emosional Anak
Sri Wahyuningsi Laiya
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.%p
Pengembangan sosial emosional di sekolah sangat penting dikarenakan anak usia dini dasar pertama pembentukan prilaku anak, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk membekali mahasiswa calon guru pendidikan anak usia dini dengan pengembangan media LUTEM (Ludo tema). Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa jurusan pendidikan anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian menggunakan Research & Development (R & D) menurut Borg & Gall. Hasil dan temuan penelitian pada penelitian ini yaitu, diperoleh dari uji pakar pembelajaran anak usia dini sebesar 89.07% kemdian hasil uji ahli teknologi pembelajaran sebesar 87.34% dan uji ahli pengembangan sosial emosional 90.04 %. Dengan simpulan dari temuan bahwa pengembangan media LUTEM bisa dipakai untuk melihat perkembangan sosial emosional pada anak dengan cara membekali calon guru atau mahsiswa PG PAUD.
Pengembangan Model Pembelajaran Sains Dengan Konsep Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Pada Mahasiswa PAUD Universitas Dehasen Bengkulu
Ranny Fitria Imran;
Rika Partikasari
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.173-179
Sebagai calon guru maka mahasiswa harus dapat membelajarkan anak usia dini dalam pengenalan sains sebagai salah satu tujuan kurikulum pembelajaran di PAUD. Periode operasi formal ini berkaitan dengan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mahasiswa. Berdasarkan input mahasiswa PAUD Universitas Dehasen yang berbeda dalam tingkat kemampuan berpikir sehingga dibutuhkan suatu model pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa agar dapat memahami dan mengenal sains dengan lebih mudah dan sederhana. Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menghasilkan model pembelajaran dengan konsep Higher Order Thinking Skill (HOTS). Desain pengembangan menurut Plomp (1999), terdiri dari lima fase, yaitu : investigasi awal, perancangan / design, konstrusi / realisasi, tes, evaluasi & revisi dan implementasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 PAUD Universitas Dehasen Bengkulu. Penelitian ini merupakan uji coba terbatas dengan model pembelajaran dan semua perangkat pembelajaran yang dikembangkan secara praktis dan efektif. Setelah revisi dilakukan, diperoleh Prototipe final, yaitu Model Pembelajaran Sains dengan Konsep HOTS yang valid, praktis, dan efektif
Literasi Digital Media Sosial Youtube Anak Usia Dini
Mohammad Salehudin
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.%p
Bermain dan menonton media sosial youtube adalah aktivitas yang paling populer dilakukan oleh anak usia dini. Namun penggunaan media social youtube tanpa keteladanan, bimbingan dan fasilitas yang tepat di rumah akan berdampak pada perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fasilitas di rumah terhadap literasi digital media sosial anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan angket untuk mengumpulkan data yang dianalisis dengan menggunakan uji korelasi kendal’s. Subjek penelitian berjumlah 71 orangtua anak usia 4-6 tahun yang menggunakan media sosial youtube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 0,028 <0,05 adalah signifikan hubungan antara fasilitas dengan literasi digital media sosial youtube anak atau dengan kata lain ada hubungan antara variabel. Arah hubungan dilihat dari angka koofesien korelasi hasilnya bernilai positif dengan 0,228 disebut memiliki hubungan positif atau searah yang bermakna bahwa jika fasilitas (Alat dan Rumah) semakin nyaman (memadai/memuaskan) maka literasi digital media sosial anak semakin baik dan meningkat. Di dukung dengan bimbingan yang terarah dan terukur oleh orang tua dan keluarga di rumah
Meningkatkan Kemampuan Kemampuan Mengenal Sebab Akibat Anak Melalui Metode Eksperimen Pada Anak Kelompok B
Emisa Reski Rusawalsep;
Muhammad Nasirun;
Mona Ardina
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.%p
Anak perlu belajar fenomena, menjawab pertanyaan, mengembangkan teori, menemukan informasi yang lebih banyak tentang sesuatu, dan mempertanyakan kesimpulan yang diperoleh anak lain dalam melakukan proses berfikir ilmiah. Oleh karena itu, kemampuan mengenal sebab akibat anak harus terstimulus dengan baik, untuk itu dibutuhkan metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan minat anak. Tujuan penelitian metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan mengenal sebab akibat. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dua siklus dan setiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian 12 orang anak terdiri dari 8 orang anak perempuan dan 4 orang anak laki-laki. Teknik pengumpulan data tentang kemampuan mengenal sebab akibat anak menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan mengenal sebab akibat melalui kegiatan eksperimen gunung meletus, eksperimen pelangi dalam gelas, eksperimen angin puting beliung dalam botol, eksperimen banjir, eksperimen gunung meletus dalam air dan eksperimen tanah longsor pada aspek mengamati, memprediksi dan menyimpulkan. Hal ini terbukti dari hasil rata-rata pada siklus I yaitu 2,9 dengan kriteria cukup dan rata-rata pada siklus II yaitu 4,6 dengan kriteria sangat baik, namun terdapat aspek yang memiliki nilai rendah yaitu pada aspek menyimpulkan. Sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian yang dapat meningkatkan kemampuan sebab akibat dalam aspek menyimpulkan
Efektivitas Kemerdekaan Belajar Melalui Bermain Terhadap Karakter Anak TK Baiturridha Kabupaten Padang Pariaman
Serli Marlina;
Zahratul Qalbi;
Rafhi Febryan Putera
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.%p
Pada umumnya anak-anak yang tidak diberikan kebebasan dalam bermain, bukan anak yang menciptakan permainan dan anak harus mengikuti permainan yang dirancang oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kemerdekaan belajar melalui bermain terhadap karakter anak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi experimental (eksperimen semu). Sampel dari penelitian ini ditentukan berdasarkan Cluster Sampling yakni kelompok B1 dengan jumlah anak 12 orang dan B2 juga 12 orang. Instrument ini dianalisis dengan melakukan validitas tes dan reliabilitas tes. Teknik penggumpulan data dengan melakukan observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hipotesis penelitian ini adalah terdapatnya efektivitas kemerdekaan belajar melalui bermain terhadap karakter anak di TK Baiturridha Kabupaten Padang Pariaman. Hasil penelitian diperoleh bahwa thitung > ttabel, yaitu 9,037 > 2,073, maka dapat disimpulkan bahwa kemerdekaan belajar melalui bermain di kelas eksperimen lebih efektif dibandingkan dengan kelas kontrol yang bermain secara klasikal. Dengan bermain dapat membangun karakter anak. Nilai karakter diberikan melalui keteladanan, pembiasaan, dan pengulangan dalam kehidupan sehari-hari yang diintegrasikan melalui kegiatan bermain
Children's Interest In Learning In Islamic Culture
Ahdar Ahdar;
Wardana Wardana;
Musyarif Musyarif
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.127-137
Foster children's interest in learning according to Islamic education that is suitable for children who have extraordinary interests. This paper will also describe the interests and learning, and the factors that influence the emergence of interests and interests in the view of Islamic education. Likewise, the factors that are seen in fostering children's interest in learning will be raised, and the characteristics of interested children and obstacles in fostering children's interest in learning. This paper is analyzed using the literature method. This paper try to find out more about how to foster learning interests of children who have extraordinary interests will be explained about the need to pay attention to the interests of children who have potential who expect help from those who are entitled to help, and more importantly in growing children's interest is encouragement in more appropriate learning that, and more importantly the child to realize and actualize the interests that exist in each child
Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini Melalui Metode Gerak dan Lagu
Ratna Purwanti
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.%p
Usia dini merupakan masa peletak dasar pertama untuk mengembangkan salah satu perkembangan anak seperti kemampuan bahasa, khususnya dalam Bahasa Inggris. Dengan tujuan agar anak dapat bersaing di dunia global ketika mereka beranjak dewasa. Akan tetapi, permasalahan yang terjadi di lapangan, Bahasa Inggris jarang diajarkan sebagai pengantar keterampilan bahasa mereka, karena kurangnya pengetahuan guru tentang metode pembelajaran Bahasa Inggris yang tepat untuk anak. Akan tetapi, ada salah satu Taman Kanak-kanak yang menggunakan metode di dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak usia dini di dalam keterampilan pengucapan kata dalam Bahasa Inggris yaitu melalui metode gerak dan lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan dari metode gerak dan lagu di salah satu Taman Kanak-kanak di Banjarmasin tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi metode gerak dan lagu dalam belajar keterampilan berbahasa Inggris. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa metode gerak dan lagu sangat memberikan manfaat untuk anak di dalam motivasi (rasa ingin tahu anak tinggi dan antusias), keterampilan speaking di dalam Bahasa Inggris (anak dapat mengingat kata dalam Bahasa Inggris melalui lagu), motorik anak dan kerjasama (anak dengan gembira bernyanyi sambil bergerak). Penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi guru dalam upaya menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas.
Fairy Tales As A Character Internalization Media In Early Children
Irwan Satria;
Asiyah Asiyah
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.138-144
Fairy tales as a medium for internalizing characters in early childhood. The purpose of. This study is to determine whether or not the influence of fairy tales as medium for character planting in early childhood. The fairy tale itself is a story did not really happen or was an imaginary story, and development of characters was a gift an education that forms the character or character that distinguishes a person from another. The samples taken were group A-2 Kindergarten Permata Bunda in Bengkulu City, with a total of 15 children aged 2.5 - 3.5 years. Method used is a type of qualitative research, with observation and data sources Interview. The results of the research obtained are fairy tales as a medium for internalizing character is very effective to be applied to early childhood and the need for habituation as well a good example to develop character from children
Pendekatan Student Centered Learning dalam Menanamkan Karakter Disiplin dan Mandiri Anak di TK Annur II
Novi Cynthia Yusnita;
Muqowim Muqowim
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.%p
Kedisiplinan dan kemandirian seorang anak akan lebih berkembang apabila ada upaya untuk mengembangkan kedua karakter tersebut. Sebab yang sering terjadi adalah anak cenderung datang terlambat ke sekolah dan tidak dapat mengembalikan mainan seperti semula pada tempatnya. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendekatan Student Centered Learning dalam Menanamkan Karakteri Disiplin dan Mandiri pada Anak di TK Annur II. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu metode yang menggambarkan fakta-fakta yang sesuai dengan kejadian atau peristiwa tanpa menggunakan perhitungan. Teknik pengumpulan data ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan yang dilakukan oleh anak. Kemudian wawancara dilakukan dengan tanya jawab kepada guru dan orang tua. Lalu dokumentasi dilakukan untuk mengabadikan kegiatan anak untuk dianalisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan pendekatan student centered learning guru mampu menanamkan karakter disiplin dan mandiri pada anak dengan adanya kerja sama antar guru dan orang tua
Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Puzzle Stick Bar Tiga Dimensi di TK B2 Kristen 1 Satya Wacana
Abner Pahanael;
Lanny Wijayaningsih
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 5, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.5.2.145-152
Permasalahan yang dihadapi anak kelompok B2 di TK Kristen 1 Satya Wacana adalah kurang berkembangnya kreativitas.Penelitian isni bertujuan untuk meningkatkan Kreativitas kelompok B2 di TK Kristen 1 Satya Wacana Salatiga. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 di TK Kristen 1 Satya Wacana Salatiga yang berjumlah 20 orang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu membandingkan hasil pada setiap siklus dengan indikator keberhasilan. Hasil Penelitian menunjukan adanya peningkatan melalui penggunaan Puzzle Stick Bar 3D yaitu pada pra siklus kelancaran 41%, elaborasi 36%, keluesan 36%. Pada siklus I pertemuan I dan II kelancaran meningkat menjadi 70%, elaborasi 71%, keluesan 48%. Siklus II pertemuan I dan II meningkat dengan pesat yaitu kelancaran 76%, elaborasi 80%, keluesan 78%. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mampu memperkaya suatu gagasan dan produk secara detail. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Puzzle Stick Bar 3D mampu meningkatkan Kreativitas Anak.