cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2023): April" : 95 Documents clear
EDUKASI KUMAN GIGI DAN MULUT SERTA CARA MENYIKAT GIGI DENGAN BENAR MELALUI AUDIOVISUAL DI TAMAN KANAK-KANAK Septiani Septiani; Dian Rachma Wijayanti; Gusti Kumala Dewi; Sabarina Elfrida Manik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.12875

Abstract

Abstrak: Gigi dan mulut merupakan organ yang penting dalam pencernaan makanan. Kesehatan gigi merupakan hal yang penting terutama bagi anak-anak. Rusaknya gigi pada anak-anak sering diabaikan dan dianggap biasa. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak TK tentang kuman gigi, kuman mulut serta cara menyikat gigi dengan benar melalui audiovisual. Responden kegiatan berjumlah 41 anak-anak TK Al-Izhar Bekasi. Kegiatan edukasi dilakukan dengan menggunakan power point dan materi audiovisual. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji Wilcoxon signed rank. Terjadi peningkatan persentase menjawab dengan tepat pada setiap topik soal Persentase peningkatan nilai pre-test dan post-test sebanyak 17%, 12%, 15% dan 2%. Nilai akhir uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value = 0.002. Nilai P < 0.005, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh edukasi kuman gigi dan mulut serta cara menyikat gigi dengan benar melalui audiovisual yang telah dilaksanakan terhadap pengetahuan siswa/I TK Al-Izhar. Abstract: Teeth and mouth are important organs in the digestion of food. Dental health is important, especially for children. Tooth decay in children is often overlooked and taken for granted. This education aims to increase kindergarten children's knowledge about tooth germs, mouth germs and how to brush their teeth properly through audiovisual. Respondents to the activity totaled 41 children of TK Al-Izhar Bekasi. Educational activities are carried out using power points and audiovisual materials. Measurement of knowledge is done using pre-test and post-test. Data analysis used descriptive analysis and Wilcoxon sisigned-rank test. There was an increase in the percentage of answering correctly on each topic. The percentage increase in pre-test and post-test scores was 17%, 12%, 15% and 2%. The final value of the Wilcoxon test shows a p-value 0.002. P-value <0.005, it can be concluded that there is an effect of education on dental and oral germs and how to brush teeth properly through audiovisual that has been carried out on the knowledge of students/I TK Al-Izhar. 
PENDAMPINGAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH ANGGOTA IKATAN PELAJAR MAHASISWA LUWU MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI PUBLISH OR PERISH Muhammad Yahrif; Vivit Rosmayanti; Sri Wahyuni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13675

Abstract

Abstrak: Penulisan artikel ilmiah masih menjadi hambatan bagi para mahasiswa untuk menyelesaikan studi akhir mereka. Umumnya mereka kesulitan untuk menulis dan mempublikasikan naskah mereka karena mereka belum terlatih atau bahkan mereka tidak perna mempublikasikan tulisan mereka ke journal online. Oleh karena itu, mahasiswa perlu diberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kompetensi mereka melalui pendampingan penulisan artikel ilmiah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan peningkatan kompetensi mahasiswa khususnya mahasiswa yang terhimpun dalam organisasi IPMIL Luwu Raya. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah organisasi IPMIL Luwu Raya dan Enlish Community of Megarezky Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, yang terdiri dari 35 peserta. Adapun bentuk kegiatan pengabdian ini terdiri dari (1) Persiapan; (2) Pelaksanaan; dan (3) Evaluasi. Untuk mengukur ketercapaian tujuan kegiatan pengabdian dilakukan instrument soal pretest dan posttest. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa terjadi peningkatan nilai rerata pretest yang awalnya 38 menjadi 83. Seluruh peserta (100%) memperoleh peningkatan skor nilai pretest-posttest. Tim kegiatan pengabdian menyimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah dengan pemanfaatan aplikasi Publish or Perish dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah.Abstract: Writing scientific articles is still an obstacle for students to complete their final studies. Generally, they find it difficult to write and publish their manuscripts because they have not been trained or even they do not want to publish their writings to online journals. Therefore, students need to be given training to improve their knowledge, understanding, and competence through assistance in writing scientific articles. The purpose of this community service activity is to provide knowledge, understanding, and improvement of student competencies, especially students gathered in the IPMIL Luwu Raya organization. Partners in this service activity were the IPMIL Luwu Raya organization and the Enlish Community of Megarezky Makassar City, South Sulawesi Province, which consisted of 35 participants. The form of this service activity consisted of (1) Preparation; (2) Implementation; and (3) Evaluation. To measure the achievement of the objectives of service activities, instruments were carried out about pretest and posttest. Based on the results obtained, there was an increase in the average pretest value which was originally 38 to 83. All participants (100%) obtained an increase in pretest-posttest scores. The service activity team concluded that training activities and assistance in writing scientific articles with the use of the Publish or Perish application can improve students' ability and understanding in writing scientific articles.
PERSIAPAN LAKTASI DAN PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN IBU HAMIL DAN IBU NIFAS Nurhidayah Nurhidayah; Rahma Dewi Agustini; Nancy Olii; Melisawati L Amu; Febri Dwi Yanti; Puspita Sukmawaty Rasyid; Siti Uswatun Khasanah Nggilu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13228

Abstract

Abstrak: Jumlah sesi menyusui dapat ditingkatkan, termasuk perawatan payudara. Menyusui payudara sangat membantu dalam memicu refleks pengeluaran ASI. Tes hemoglobin juga sangat bermanfaat bagi para ibu, karena tes ini memungkinkan mereka untuk mengetahui kadar hemoglobin dalam darah sehingga dapat mencegah anemia. Tujuan pengabmas ini adalah untuk mengedukasi dan mengenalkan perawatan payudara untuk mencegah masalah terkait produksi ASI pada ibu hamil dan nifas. Metode yang digunakan yaitu: (1) menentukan waktu pelaksanaan dan mengumpulkan sasaran sebanyak 18 ibu melalui kader; (2) melakukan pemeriksaan hb; (3) melakukan pre-test; (4) memberikan edukasi; (5) praktik perawatan payudara; dan (6) melakukan post-test. Hasil dari kuesioner pre-test dan Post-test yaitu adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang pemberian ASI dan perawatan payudara yaitu sebesar 55,5%. Hasil Pemeriksaan HB pada ibu hamil dan ibu nifas yaitu 2 orang anemia ringan dan 16 orang normal. Abstract: The number of breastfeeding sessions can be increased, including breast care. Breastfeeding is very helpful in triggering the milk ejection reflex. The hemoglobin test is also very useful for mothers, because this test allows them to know the level of hemoglobin in the blood so that they can prevent anemia. The purpose of this writing is to educate and introduce breast care to prevent problems related to milk production in pregnant and postpartum women so that they become fertile mothers. The methods used were: (1) determining the implementation time and collecting targets of 18 mothers through cadres; (2) carry out Hb checks; (3) do a pre-test; (4) providing education; (5) breast care practices; and (6) do a post-test. The results of the pre-test and post-test questionnaires were an increase in mother's knowledge about breastfeeding and breast care, which was 55.5%. HB examination results in pregnant women and postpartum women, namely 2 people with mild anemia and 16 people normal.  
EDUKASI ATM BANK UNTUK MENCEGAH SINDROM METABOLIK Imaniar Ranti; Merita Arini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13865

Abstract

Abstrak: Sindrom metabolik merupakan kumpulan gangguan metabolik yang dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian, oleh karena itu diperlukan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk mencegah penyakit sindrom metabolik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi dan pemeriksaan skrining untuk mencegah sindrom metabolik. Peserta PKM ini adalah ibu-ibu PKK Karangjati RT.07 Bangunjiwo Bantul Yogyakarta berjumlah 40 orang. Kegiatan PKM meliputi senam bersama, edukasi, serta skrining sindrom metabolik. Dari 40 orang peserta PKM diketahui 20 orang memiliki risiko tinggi mengalami sindrom metabolik yang ditandai dengan adanya obesitas, peningkatan tekanan darah, hiperkolesterolemia, dan hiperglikemia. Hasil nilai pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dari 7,5% menjadi 85%peserta PKM tentang sindrom metabolik.Abstract: Metabolic syndrome is a collection of metabolic disorders that can increase morbidity and mortality, therefore public understanding and awareness is needed to prevent metabolic syndrome. This community service activity (PKM) aims to provide education and screening tests to prevent metabolic syndrome. The PKM participants are PKK Karangjati women RT.07 Bangunjiwo Bantul Yogyakarta totaling 40 people. PKM activities include body exercise, education, and screening examinations. There were 20 PKM participants who had a high risk of experiencing metabolic syndrome which was characterized by obesity, increased blood pressure, hypercholesterolemia, and hyperglycemia. The results of the analysis of pretest and posttest scores according to educational materials showed an increase in the understanding of PKM participants about the metabolic syndrome.
PELATIHAN PEMANFAATAN LINGKUNGAN DAN BARANG BEKAS UNTUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF ANAK USIA DINI Sakerani Sakerani; Dessy Dwitalia Sari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13551

Abstract

Abstrak: Pembelajaran AUD di masa pandemi Covid-19 mengalami banyak tantangan. Proses pembelajaran yang dilaksanakan secara blended learning memaksa guru dan orang tua untuk aktif memaksimalkan aspek perkembangan anak usia dini. Permasalahan umum adalah minimnya alat permainan edukatif (APE) yang memanfaatkan lingkungan sekitar dan barang bekas. Alat permaianan yang digunakan selama ini kebanyakan diperoleh dari membeli dalam bentuk jadi. Hal ini diakibatkan kurangnya ide serta kreativitas guru untuk membuat APE dengan bahan baku yang mudah ditemui dan dikenali anak. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di PAUD Al Khair Barabai. Peserta pelatihan berjumlah 40 orang. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membekali guru agar terampil dalam memanfaatkan limbah dan barang bekas sebagai bahan baku pembuatan alat peraga edukatif (APE). Tujuan lain dari kegiatan ini adalah mengurangi limbah rumah tangga yang sebagian besar adalah barang plastik dan kertas. Kegiatan dilaksanakan dengan ceramah, diskusi, dana praktik pembuatan APE oleh guru PAUD Al Khair Barabai. Berdasarkan hasil angket pelatihan semua peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sampai akhir dengan skor 100%. Pada angket hasil pelaksanaan pelatihan pemanfaatan lingkungan dan barang bekas, keterampilan guru meningkat dari 70% menjadi 95% guru mampu membuat alat peraga edukatif dengan beragam.Abstract: AUD learning during the Covid-19 pandemic experienced many challenges. The learning process that is carried out in a blended learning manner forces teachers and parents to actively maximize aspects of early childhood development. A common problem is the lack of educational game tools (APE) that utilize the surrounding environment and used goods. Game tools used so far are mostly obtained from buying in finished form. This is due to the lack of ideas and creativity of teachers to make APE with raw materials that are easily found and recognized by children. The training activities were carried out at PAUD Al Khair Barabai. The training participants totaled 40 people. The purpose of this community service activity is to equip teachers to be skilled in utilizing waste and used goods as raw materials for making educational aids (APE). Another goal of this activity is to reduce household waste, most of which are plastic and paper goods. Activities carried out with lectures, discussions, funds for the practice of making APE by PAUD Al Khair Barabai teachers. Based on the results of the training questionnaire, all participants were very enthusiastic in participating in the activity until the end with a score of 100%. In the questionnaire on the results of training on the use of the environment and used goods, the skills of teachers increased from 70% to 95% of teachers being able to make various educational aids. 
PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN SELADA LACTUCA SATIVA SECARA HIDROPONIK PADA IKATAN WANITA SULAWESI SELATAN KABUPATEN FAKFAK, PROVINSI PAPUA BARAT Andi Patimang; Aulia Saraswaty; Jariyanti Jariyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13129

Abstract

Abstrak: Di Kabupaten Fakfak terdapat organisasi wanita yaitu Ikatan Wanita Sul-Sel (IWSS) telah melakukan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik sederhana untuk memanfaatkan teras dan pekarangan rumah yang kosong. Masalah yang dihadapi oleh mitra (IWSS Fakfak) adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan mitra, dimana teknik budidaya hidroponiknya masih secara manual dan belum pernah ada penyuluhan dari instansi terkait. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mitra dalam mengembangkan budidaya tanaman hidroponik selada dan sebagai ide bisnis. Pelatihan dilakukan dengan metode penyuluhan pelatihan dan mempraktikkan teknik budidaya tanaman selada secara hidroponik terhadap mitra yaitu IWSS Fakfak yang terdiri dari 15 orang. Kegiatan PKM ini dievaluasi setelah diadakan penyuluhan, memantau perkembangan hidroponik serta kendala yang dihadapi mitra sampai tahap pemanenan. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan ini adalah mitra dapat menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan hidroponik tanaman selada sekitar 95% secara DFT serta berpeluang besar untuk dikembangkan sebagai ide bisnis seperti sistem pemasaran secara offline dan online.Abstract: In Fakfak District, there is a women's organization, namely the South Sulawesi Women's Association (IWSS), which has been cultivating plants using a simple hydroponic system to take advantage of empty terraces and yards. The problem faced by partners (IWSS Fakfak) is the partners' low knowledge and skills, where hydroponic cultivation techniques are still done manually and there has never been any counseling from related agencies. The purpose of this service is to improve partners' skills and knowledge in developing hydroponic lettuce cultivation and as a business idea. The training was carried out using training extension methods and practicing hydroponic lettuce cultivation techniques to partners, namely IWSS Fakfak which consisted of 15 people. This PKM activity was evaluated after counseling was held, monitoring hydroponic developments and the constraints faced by partners up to the harvesting stage. The results obtained after this activity are partners can add about 95% of their hydroponic knowledge and skills to lettuce plants by DFT and have a great opportunity to be developed as business ideas such as offline and online marketing systems. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN TEKNIK EDUKASI KESEHATAN KADER POSYANDU DALAM PROJECT BASED LEARNING PENDIDIKAN MASYARAKAT Nenden Rani Rinekasari; Yayat Hidayat; Dayu Rifanto; Asep Saepudin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13000

Abstract

Abstrak: Kemampuan kader Posyandu masih perlu ditingkatkan dalam melakukan pendidikan kesehatan kepada masyarakat. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kemampuan teknik pendidikan kesehatan di masyarakat. Metode pengabdian yang digunakan adalah penerapan project-based learning dengan pendekatan pelatihan melaui metode ceramah, role play, dan praktik komunikasi yang efektif. dan teknik edukasi Kesehatan. Peserta yang berjumlah 28 orang merupakan kader posyandu dari wilayah kerja Puskesmas Moh. Ramdan di Kecamatan Regol, Kota Bandung. Evaluasi kegiatan dengan pretest dan posttest dalam bentuk soal pilihan ganda. Peserta melakukan refleksi kegiatan sebagai umpan balik bagi pelaksana program dalam merancang kegiatan pelatihan berikutnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterampilan kader dalam komunikasi yang efektif dan teknik edukasi meningkat sebesar 31.49%. Rekomendasi dari program ini adalah perlu adanya kegiatan pelatihan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam menjalankan perannya sebagai tenaga edukasi kesehatan di masyarakat. Abstract: The ability of Posyandu cadres still needs to be improved in conducting health education to the community. The activity aims to enhance the ability of health education techniques in the community. The service method used is the application of project-based learning with a training approach through lecture methods on effective communication, role play, and practice of health education techniques. The 28 participants were Posyandu cadres from the working area of Puskesmas Moh. Ramdan in Regol District, Bandung City. Evaluation of activities with pretest and posttest in multiple choice questions. Participants reflected on the activities as feedback for program implementers in designing the following training activities. The results showed that cadres' skills in effective communication and education techniques increased by 31.49%. The recommendation of this program is the need for continuous training activities to improve the ability of cadres to carry out their role as health education personnel in the community.  
PELATIHAN DAN PEMBUATAN TRAINER PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU Fitroh Anugrah Kusuma Yudha; Aris Widyo Nugroho; Muhammad Nadjib; Totok Suwanda; Bambang Riyanta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13962

Abstract

Abstrak: Pelatihan Programmable Logic Controller PLC dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan salah satu kompetensi guru sekolah menengah kejuruan (SMK). Dengan pelatihan ini guru dapat meningkatkan softskill dan hardskill sehingga dapat membentuk lulusan yang berkompeten dibidang otomasi industri. Sasaran pelatihan ini adalah 10 guru SMK Muhammadiyah 2 Borobudur. Program pelatihan dirancang dalam dua bentuk proses pembelajaran yaitu teori dan praktik menggunakan trainer PLC Outseal. Kedua materi tersebut merupakan bagian dari materi otomasi industri. Setiap guru perlu memahami materi ini dan kemudian dapat diajarkan kepada siswa. Materi pembelajaran yang profesional harus menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini serta mengikuti perkembangan terakhir abad ini yaitu revolusi industri 4.0. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa tingkat profesionalitas guru bidang otomasi industri khususnya PLC mengalami peningkatan 85% dihasilkan dari nilai rata-rata ujian awal dan ujian akhir dengan nilai yang diperoleh pada ujian awal 40 dan nilai ujian akhir 70. Penggunaan fasilitas praktik PLC di SMK Muhammadiyah 2 Borobudur memiliki banyak keuntungan khususnya pada peningkatan kemampuan guru dalam program teknik otomasi yaitu kemampuan dasar pemograman PLC. Harapan dari pelatihan ini adalah guru dapat berlatih, membuat dan merancang sistem dalam teknik otomasi industri dengan menggunakan PLC secara mandiri.Abstract: Programmable Logic Controller PLC training is carried out as an effort to improve one of the competencies of vocational high school (SMK) teachers. With this training, teachers can improve their soft skills and hard skills so they can form graduates who are competent in the field of industrial automation. The target of this training is 10 teachers of SMK Muhammadiyah 2 Borobudur. The training program is designed in two forms of the learning process, namely theory and practice using the Outseal PLC trainer. Both materials are part of industrial automation materials. Every teacher needs to understand this material and then it can be taught to students. Professional learning materials must adapt to the latest developments in science and technology and follow the latest developments in this century, namely the industrial revolution 4.0. The results of the training show that the professional level of teachers in the field of industrial automation, especially PLCs, has increased by 85% resulting from the average score of the initial exam and final exam with the score obtained in the initial exam of 40 and the final exam score of 70. The use of PLC practice facilities at Muhammadiyah 2 Borobudur Vocational School has many advantages, especially in increasing the ability of teachers in automation engineering programs, namely the basic skills of PLC programming. The hope of this training is that teachers can practice, create, and design systems in industrial automation techniques using PLCs independently.
PENYULUHAN TENTANG IRIGASI TETES I Dewa Gede Jaya Negara; Kadek Wiratama; I Nyoman Merdana; Anid Supriyadi; I Wayan Yasa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13906

Abstract

Abstrak: Desa Selengan merupakan salah satu lokasi lahan kering yang ada di Lombok Utara, yang mana mata pencaharian masyarakatnya sebagai petani, buruh dan pelaut. Lokasi ini memiliki potensi pertanian lahan kering yang produktif, akan tetapi masyarakat belum dapat dimanfaatkan lahan dan air yang ada secara optimal untuk pertanian. Cara irigasi tanaman masyarakat yang masih boros serta tidak banyak lahan yang dapat digunakan untuk usahatani, sehingga perlu diberikan penyuluhan agar air yang sedikit dan lahan yang ada dapat dimanfaatkan dengan efisien sehingga dapat memberikan hasil sampai panen. Oleh karena itu untuk meningkatkan pemanfaatan lahan kering dan efisien air irigasi, maka masyarakat perlu diberi pengetahuan irigasi tetes yang efisien. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang irigasi tetes dengan penyuluhan, untuk membantu kegiatan pertanian di lahan kering. Penyuluhan ini dilakukan dengan tahapan survey lapangan, pelaksanaan penyuluhan, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi kegiatan. Kegiatan ini telah berhasil memberikan pengetahuan sebesar 60% dari peserta yang hadir 19 orang peserta dan sudah memahami manfaat irigasi pada tanaman dan penggunaan irigasi tetes. Peserta pengabdian masih memerlukan keterampilan dalam menggunakan irigasi tetes melalui uji langsung di lapangan.Abstract: Selengan Village is one of the dry land locations in North Lombok, where the people's livelihoods are farmers, laborers and sailors. This location have potential for productive dry land agriculture, but the community has not been able to optimally utilize the existing land and water for agriculture. This method of irrigating community crops is still wasteful and there is not much land that can be used for farming, so counseling needs to be given so that little water and available land can be used efficiently so that it can produce up to harvest. Therefore, to increase the utilization of dry land and irrigation water efficiency, the community needs to be given knowledge of efficient drip irrigation. This service aims to increase public knowledge about drip irrigation with counseling, to help agricultural activities on dry land. This counseling is carried out with the stages of field surveys, implementation of counseling, discussions and questions and answers as well as evaluation of activities. This activity has succeeded in providing knowledge of 60% of the participants who attended 19 participants and already understood the benefits of irrigation on plants and the use of drip irrigation. Service participants still need skills in using drip irrigation through direct tests in the field.  
PENINGKATAN PERAN KADER MELALUI EDUKASI DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KEMAYORAN JAKARTA PUSAT Revinel Revinel; Fatimah Fatimah; Heri Rosyati; Fini Fajrini; Nur Nadila Khoiriyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13478

Abstract

Abstrak: Berdasarkan data badan Pusat Statistik (BPS) di Provinsi DKI, bayi dengan ASI eksklusif sebesar 70,86% tahun 2020, belum mencapai target Nasional sebesar 80%. Upaya dilakukan untuk peningkatan status gizi bayi dengan pemberian ASI-Eksklusif dan Makanan Pendamping-ASI (MP-ASI). Tujuan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pencegahan stunting bagi kader kesehatan dan ibu hamil posyandu Wijaya Kusuma I dan II dan dilaksanakan di Klinik Pratama Auditya Medika. Metode ceramah, diskusi dan demonstrasi, materi yang diberikan Peduli ASI Eksklusif dan PM-ASI Generasi Cerdas Bebas Stunting. Media power point, lembar balik, booklet, banner dan alat peraga. Dihadirkan 14 kader kesehatan dan 3 ibu hamil dengan Indikator keberhasilan dari hasil pre-test dan post-test, dilakukan sebelum dan sesudah pemberian materi. Hasil terdapatnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan hasil pre-test 89,8% dan post-test 90,9%. Pemberian edukasi efektif agar kader kesehatan dan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pemberian ASI-Esklusif dan PM-ASI sehat.Abstract: According to data from DKI Province’s Central Statistics Agency (BPS), babies with exclusive breastfeeding are 70.86% in 2020, yet to reach the nasional target 80%.. Efforts were made to improve the nutritional status of infants by providing exclusive breastfeeding and complementary foods (MP-ASI). The aim is to increase the knowledge and skills to prevent stunting for health cadres and pregnant women at Wijaya Kusuma I and II Posyandu in Clinic of Pratama Auditya Medika. Methods of lectures, discussions, and demonstrations, the material provided is Exclusive Breastfeeding Care and Stunting Free Smart Generation PM-ASI. Power point media, flipcharts, booklets, banners and props. 14 health cadres and 3 pregnant women were present with indicators of success, carried out before and after giving the material. The result is an increase knowledge and skills with pre-test 89.8% and post-test 90.9%. Effective education should be made so that health cadres and pregnant women can increase their knowledge and skills about exclusive breastfeeding and healthy PM-ASI.

Page 8 of 10 | Total Record : 95