cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024): April" : 91 Documents clear
PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI MELALUI KELAS PERSIAPAN PERNIKAHAN DAN PEDULI KESEHATAN REPRODUKSI PADA KELOMPOK REMAJA AKHIR Firdayanti, Firdayanti; Taherong, Ferawati; Alza, Nurfaizah; Andryani, Zelna Yuni; Kautzar, Anieq Mumthi’ah Al; Diarfah, A. Dian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21826

Abstract

Abstrak: Pernikahan dini merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi pada remaja dengan kejadian yang masih tinggi yaitu pada usia kurang dari 19 tahun pada tahun 2020 sebanyak 21,84% dan mulai lagi mengalami peningkatan pada masa pandemi covid-19. Tujuan kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan kepada remaja terkait kesiapan pernikahan dalam aspek islam, pendewasaan usia pernikahan dan peduli terhadap kesehatan reproduksi sekaligus membentuk kelas persiapan pernikahan dini dan peduli kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan adalah ceramah tanya jawab dan diskusi secara ofline dan online. Jumlah sasaran pada kegiatan ini adalah 17 orang. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan pengetahuan remaja antara sebelum dan setelah pemberian materi dengan dengan perubahan rata-rata 10,00 serta terbentuknya kelas persiapan pernikahan dini dan peduli kesehatan reproduksi yang akan menjadi konselor sebaya bagi remaja lainnya yang diketuai oleh bidan koordinator Puskesmas Rappocini disertai pendampingan dari tim pengabdian masyarakat.Abstract: Early marriage is one of the reproductive health problems in adolescents with a still high incidence, namely at the age of less than 19 years in 2020 at 21.84%, which began to increase again during the COVID-19 pandemic. The aim of this service activity is to increase knowledge among teenagers regarding marriage readiness in Islamic aspects, maturing the age of marriage, and caring for reproductive health, as well as forming early marriage preparation classes and caring for reproductive health. The methods used are question-and-answer lectures and offline and online discussions. The number of targets for this activity was 17 people. The results obtained were an increase in teenagers' knowledge between before and after giving the material, with an average change of 10.00 as well as the formation of an early marriage preparation and reproductive health care class which will become peer counselors for other teenagers, headed by the Rappocini Community Health Center coordinator midwife accompanied by assistance from community service team.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI SAMPAH RUMAH TANGGA Susilawati, Tri; Darmawan, Indra; Ardiansyah, Eka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21484

Abstract

Abstrak: Pengolahan sampah dengan sistem konvensional yaitu dibuang, dibakar serta ditimbun bukan merupan solusi terbaik dari masalah sampah yang selama ini menjadi masalah utama hampir di setiap daerah di Indonesia. Model pengelolaan terbaik yaitu menerapkan sistem 3R. Sampah organik yang dihasilkan di rumah tangga merupakan sampah yang sangat berpotensi diolah kembali sesuai kaidah 3R. Tujuan kegiatan ini adalah mensosialisasikan terkait pentingnya pengolahan sampah berbasis rumah tangga serta melatih warga mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ibu-ibu rumah tangga dalam mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk organik yang nantinya bisa bernilai ekonomi. Selain itu, dengan adanya pelatihan ii diharapkan ada kesadaran di masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah secara maksimal berbasis rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu dengan pelatihan dan sosialisasi. Mitra pengabdian ini adalah pemerintah Desa Berora Kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa. Jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 30 orang. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pre test dan post test serta dilakukan pendampingan pasca kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan ada peningkatan pemahaman dari 45% sebelum sosialisasi dan pelatihan menjadi 85% setelah kegiatan. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan 30 botol 600ml pupuk organic cair serta 10kg pupuk padat.Abstract: Processing waste using conventional systems, namely throwing away, burning and landfilling, is not the best solution to the waste problem which has been a major problem in almost every region in Indonesia. The best management model is implementing the 3R system. Organic waste produced in households is waste that has the potential to be reprocessed according to 3R principles. The aim of this activity is to socialize the importance of household-based waste processing and train residents to process household waste into organic fertilizer. The method used is training and socialization. This service partner is the government of Berora Village, Lopok District, Sumbawa Regency. The number of participants who took part in this activity was 30 people. Evaluation is carried out by providing pre-tests and post-tests as well as providing post-activity assistance. The results obtained from this activity showed that there was an increase in understanding from 45% before socialization and training to 85% after the activity. Apart from that, this activity also produced 30 bottles of 600ml liquid organic fertilizer and 10kg of solid fertilizer.
SKRINNING DIABETES MELITUS DAN PEMBERIAN JUS ALPUKAT PADA IBU HAMIL UNTUK MENCEGAH DIABETES MELITUS GESTASIONAL Olii, Nancy; Wahyudi, Nanda; Yulianingsih, Endah; Alza, Nurfaizah; Nurhidayah, Nurhidayah; Abdul, Nurnaningsih Ali; Violentina, Yollanda Dwi Santi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22091

Abstract

Abstrak: Angka kejadian Diabetes Mellitus (DM) di Puskesmas Kota Selatan tahun 2022 sebanyak 226 kasus. DM adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang terjadi karena pankreas tidak mampu mensekresi insulin, gangguan kerja insulin, ataupun keduanya. Ibu hamil yang menderita DM akan mengakibatkan gangguan kesehatan pada ibu dan janin. Alpukat merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropis dan mudah di dapat seperti di Provinsi Gorontalo. Kandungan senyawa didalam alpukat dapat mencegah penyakit DM pada ibu hamil sehingga dapat meningkatkan kesehatan ibu dan janin. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu skrinning DM pada Ibu hamil dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai DM pada Ibu hamil serta manfaat konsumsi jus alpukat untuk mencegah DM pada ibu hamil. Metode: berupa skrinning dan penyuluhan kepada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Kota Selatan yang berjumlah 13 orang, serta akan dilakukan pretest dan post test untuk menilai pengetahuan ibu hamil mengenai DM pada Ibu hamil serta manfaat konsumsi jus alpukat untuk mencegah DM pada ibu hamil. Pengabdian masyarakat dikatakan berhasil jika terjadi peningkatan pengetahuan ≥40%. Hasil: terjadi peningkatan 69,2% pengetahun ibu hamil setelah diberikan penyuluhan mengenai DM pada ibu hamil serta manfaat konsumsi jus alpukat untuk mencegah DM pada ibu hamil.Abstract: The incidence of Diabetes Mellitus (DM) in the South City Health Center in 2022 is 226 cases. DM is a metabolic disease characterized by hyperglycemia which occurs because the pancreas is unable to secrete insulin, insulin work is impaired, or both. Pregnant women who suffer from DM will cause health problems for the mother and fetus. Avocados are plants that grow in tropical areas and are easy to obtain, such as in Gorontalo Province. The compound content in avocados can prevent DM in pregnant women so that it can improve the health of the mother and fetus. The aim of this community service is screening for DM in pregnant women and increasing pregnant women's knowledge about DM in pregnant women as well as the benefits of consuming avocado juice to prevent DM in pregnant women. Method: in the form of screening and counseling, and a pretest and posttest will be carried out to assess pregnant women's knowledge regarding DM in pregnant women and the benefits of consuming avocado juice to prevent DM in pregnant women. Community service is said to be successful if there is an increase in knowledge of ≥40%. Results: there was an increase of 69.2% in pregnant women's knowledge after being given education about DM in pregnant women and the benefits of consuming avocado juice to prevent DM in pregnant women.
PEMBERDAYAAN ANAK ABK DALAM GERAKAN LITERASI DIGITAL ETIC SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN MELALUI MEDIA SOSIAL Firman, Firman; Al Jumroh, Siti Fatihaturrahmah; Witdianti, Yeni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21424

Abstract

Literasi Digital merupakan program yang diluncurkan oleh presiden Republik Indonesia pada tahun 2017 dalam hal ini yang bertanggung jawab KOMINFO, yang dimana pada program ini memilikiempat pilar atau komponen utama yaitu: (1) Digital Etic, (2) Digital Culture, (3) Digital Skill, dan (4) Digital safety. Program tersebut sebagai upaya mengatasi dampak dari perkembangan teknologiinformasi baik dari segi perangkat keras maupun perangkat lunak yang sangat mudah untuk diaksesdimana dan kapanpun. Hal ini menimbulkan masalah sosial di kalangan masyarakat umum khususnya anak remaja yang mana sangat mudah untuk mengakses informasi berupa video, gambardan teks tanpa ada filter. Sehingga mempengaruhi pola bahasa dalam berkomunikasi seperti contoh dengan mudahnya melakukan perundungan, hinaan, ujaran kebencian, baik agama, suku dan ras. Mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan kegiatan pendampingan secara terstruktur dengan menggunakan metode edukatif kepada remaja dan guru di sekolah tingkat SMP terkhusus anak berkebutuhan khusus. Mitra dalam kegiatan ini adalah SMPLB Kabpaten Sorong. Hasil yang diperoleh melalui instrument evaluasi, menunjukkan aplikasi yang diciptakan yang merupakan sebuah pengembangan media pembelajaran berbasis literasi digital etic ini mampu meningkatkan kemampuan siswa dalm berliterasi digital sehingga tingkat perundungan dapat diminimalisir, hal itu terbukti dari hasil insrument yang dibagikan kepada siswa, bahwa 92% siswa telah mampu berliterasi digital dan merasakan dampak positif dari pendampingan ini.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI TEKNOLOGI: IMPLEMENTASI APLIKASI MO-TAMU UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN LINGKUNGAN Asri, Yessy; Kuswardani, Dwina; Emilia, Emilia; Suliyanti, Widya Nita; Ely, M. Jafar; Pramudya, Widi; Firmansyah, Esa; Fajri, Muhammad; Ansyari, Atikah Rifdah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21050

Abstract

Abstrak: Keamanan lingkungan di masyarakat menjadi fokus utama dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan RT 012 RW 016 Perumahan Bunga Raya, Bekasi. Untuk mendukung tujuan tersebut, diterapkan Mo-Tamu (Monitoring Tamu), sebuah aplikasi inovatif yang memberdayakan pengurus Rukun Tetangga, yang terdiri dari sepuluh orang pengurus dan lima orang petugas keamanan. Pendampingan dan pelatihan intensif dilakukan untuk memastikan efektivitas aplikasi dalam mengelola dan memantau tamu secara real-time melalui perangkat mobile guna meningkatkan keamanan warga. Serangkaian kegiatan, termasuk analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan, uji coba, dan evaluasi, telah dilaksanakan pada tahap I hingga tahap IV. Tahap analisis kebutuhan pada bulan September 2023 bertujuan memahami permasalahan di lapangan terkait monitoring keamanan. Tahap perencanaan menyusul, dengan merinci proses pengembangan aplikasi mobile berdasarkan kebutuhan yang telah diidentifikasi. Pengembangan aplikasi dilakukan pada tahap III dengan merujuk pada desain dan spesifikasi yang telah ditentukan sebelumnya. Uji coba dan evaluasi dilakukan pada tahap IV, dan hasilnya menunjukkan 77% pengurus rukun tetatngga merasa puas dan sisanya 23% belum merasa puas. Pengurus rukun tetangga dan petugas keamanan menyatakan kepuasan terhadap kinerja aplikasi dan sisanya berharap aplikasi ini dapat meningkatkan tingkat keamanan, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga, dan menjadi langkah progresif dalam memperkuat keamanan dan kenyamanan lingkungan setempat.Abstract: Environmental security in the community is the main focus of community service activities at RT 012 RW 016 Bunga Raya Residents, Bekasi. To support this goal, Mo-Tamu (Guest Monitoring) was implemented, an innovative application that empowers consisting of ten RT management and five security personnel. Intensive mentoring and training were conducted to ensure the application's effectiveness in managing and monitoring guests in real-time through mobile devices to further improve residence security. A series of activities, including needs analysis, planning, development, piloting, and evaluation, have been carried out from phase I to phase IV. The needs analysis phase in September 2023 aimed to understand the problems in the field related to security monitoring. The planning stage followed, detailing the mobile application development process based on the identified needs. Application development was carried out in stage III by referring to the predetermined design and specifications. Trials and evaluations were carried out in phase IV, and the results showed that 77% of administrators were not satisfied and the remaining 23% were not satisfied. Neighbor administrators and security officers expressed satisfaction with the performance of the application and the rest hoped that this application could increase the level of security, create a safer environment for residents, and be a progressive step in strengthening the safety and comfort of the local environment.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL MARKETING PADA IKM JASA SERVICE HANDPHONE Farhas, Rizqon Jamil; Aryadi, Aryadi; Tanjung, Lailatul Syifa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22048

Abstract

Abstrak: IKM merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan pendapatan daerah. Namun pada saat menjalankan usahanya pelaku IKM masih kesulitan dalam memanfaatkan teknologi dalam melakukan promosi usahanya salah satunya adalah Ikm jasa servuce handphone. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya teknologi marketing dalam promosi usaha bidang layanan servuce handphone di Provinsi Riau sehingga dapat meningkatkan pengetahuan serta skill peserta dalam bidang penggunaan digital marketing usaha service handphone. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan pemaparan materi, diskusi tanya jawab, praktik penggunaan sosial media serta tahap evaluasi (post test) untuk mengetahui manfaat yang iddapatkan setelaha melakukan kegiatan ini. Mitra PKM ini adalah kelompok usaha di bidang jasa service handphone di Provinsi Riau dnegan jumlah 25 orang peserta. Berdasarkan evaluasi melalui pre test dan post test yangdilakukan, dapat diketahui bahawa peningkaatn pemahaman peserta terkait penggunaan digital marketing pada jasa service handphone adalah sebesar 80%. Kegitaan PKM ini meliputi penyampaian materi tentang dasar-dasar berwirausaha, digital marketing serta praktik penggunaan digital marketing dalam meningkatkan penjualan seta dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.Abstract: IKM are one of the factors that can increase regional income. However, when running their business, IKM still have difficulty utilizing technology in promoting their business, one of which is the mobile phone service. The aim of this PKM is to provide knowledge about the importance of marketing technology in promoting mobile phone service services in Riau Province so that it can increase participants' knowledge and skills in the field of using digital marketing for mobile phone service businesses. The method used in this activity is by presenting material, question and answer discussions, practicing using social media and an evaluation stage (posttest) to find out the benefits you will get after carrying out this activity. This PKM Partner is a business group in the field of cellphone service in Riau Province with a total of 25 participants. Based on evaluations through pre-tests and post-tests carried out, it can be seen that the increase in participants' understanding regarding the use of digital marketing in cellphone service was 80%. PKM's activities include delivering material on the basics of entrepreneurship, digital marketing and the practice of using digital marketing to increase sales and become a source of income for the community.
PELATIHAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI MENGGUNAKAN MICROSOFT OFFICE BAGI PEGAWAI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA Azhar, Zulfi; Mulyani, Neni; Hutahaean, Jeperson
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21474

Abstract

Abstrak: Microsoft Office merupakan software yang harus dikuasai oleh perangkat desa, namun tidak semua perangkat desa menguasainya. Hal tersebut disebabkan belum adanya pelatihan dan kurangnya pengetahuan tentang aplikasi teknologi informasi di sehingga pelayanan kepada masyarakat cenderung memerlukan waktu yang lama untuk membuat laporan atau surat menyurat. Maka pelatihan Microsoft Office perlu diberlakukan kepada pegawai Desa Sei Silau Timur Kabupaten Asahan dalam melaksanakan tugas administrasi dan pengelolaan laporan dalam mengoperasikan Microsoft Office. Metode pelatihan dengan cara diskusi dan praktek untuk dalam Microsot Office, khususnya microsoft word, excel dan powerpoint dalam memudahkan pekerjaan administrasi kepada pegawai dari Desa Sei Silau Timur Kabupaten Asahan yang berjumlah 25 orang. Peserta pelatihan berhasil menyelesaikan pencapaian pelatihan ini dengan baik dari hasil nilai posttest rata-rata 90,88%. dengan penyampaian materi dengan penjelasan, praktek dan diskusi.Abstract: Microsoft Office is software that must be mastered by village officials, but not all village officials master it. This is due to the lack of training and lack of knowledge about the application of information technology so that services to the public tend to take a long time to make reports or correspondence. So Microsoft Office training needs to be given to employees of East Sei Silau Village, Asahan Regency in carrying out administrative tasks and managing reports in operating Microsoft Office. Training method using discussion and practice for Microsoft Office, especially Microsoft Word, Excel and Powerpoint to facilitate administrative work for employees from East Sei Silau Village, Asahan Regency totaling 25 people. The training participants successfully completed this training achievement with an average posttest score of 90.88%. By delivering material with explanation, practice and discussion.
PEMANFATAN LAHAN SEMPIT BUDIDAYA SAYURAN SECARA VERTICAL CULTURE DI PANTI ASUHAN PUTERA MUHAMMADIYAH Utami, Sri; Widihastuty, Widihastuty; Siregar, Sasmita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22334

Abstract

Abstrak: Areal pertanian yang semakin terbatas di wilayah perkotaan membuat minat bertani bagi kalangan muda menjadi rendah. Pertanian vertikultur merupakan salah satu alternatif berbudidaya tanaman pada lahan yang terbatas dan dapat membangun semangat bertani pada anak-anak panti asuhan. Sistem budidaya vertikultur bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan yang sempit secara optimal dan dapat menghasilkan produk pertanian terutama sayuran organik yang dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari para mitra. Mitra PKPM dalam kegiatan ini berjumlah sekitar 3 orang pengurus Panti dan 110 orang dan merupakan siswa di Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa panti sebagai mitra sehingga mereka trampil dalam berbudidaya sayuran organik menggunakan sistem Vertical Culture. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi kepada para siswa tentang budidaya sayuran organik dan melatih para siswa untuk bercocok tanam menggunakan sistem Vertical Culture. Evaluasi dilakukan dengan wawancara langsung dengan adik-adik panti pada saat pemanenan sayuran dilakukan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan pemahaman petani tentang budidaya tanaman sayuran organik sekitar 70%, dan 30% siswa paham tentang sistemVertical Culture.Abstract: The increasingly limited agricultural area in urban areas has led to low interest in farming among young people. Verticulture farming is an alternative to cultivating plants on limited land and can build the spirit of farming in orphanage children. The verticulture cultivation system aims to optimally utilize narrow yards and can produce agricultural products, especially organic vegetables that can meet the daily needs of the partners. PKPM partners in this activity amounted to about 3 orphanage administrators and 10 people and were students at Putera Muhammadiyah Orphanage in Medan City, North Sumatra Province. The purpose of this community service activity is to increase the understanding and knowledge of orphanage students as partners so that they are skilled in cultivating organic vegetables using the Vertical Culture system. Evaluation was carried out by direct interview with the orphanage children at the time of harvesting vegetables. The method used in this activity begins with socialization to students about organic vegetable cultivation and training students to grow crops using the Vertical Culture system. The results achieved in this activity are the increase in knowledge and understanding of farmers about organic vegetable cultivation by about 70%, and 30% of students understand the Vertical Culture system.
PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN KOMUNIKASI VISUAL UNTUK MENGEMBANGKAN DIGITAL BRANDING PADA USAHA MINUMAN TRADISIONAL Haryati, Novi; Irwandi, Putra; Wibowo, Ramadhan Hokian; Wavi, Muhammad Nur; Syarif, Hilmi Dzakwan; Nurirozak, Muhamad Zahran; Lasitya, Daffa Sandi; Ifanida, Bernica Intan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21913

Abstract

Abstrak: UMKM "Jamu Tradisional Di Mojokerto" berkomitmen untuk meningkatkan penjualan dan menjaga kelangsungan bisnis mereka sambil menarik minat konsumen. Dalam rangka mendukung upaya ini, tim pengabdian masyarakat dari Laboratorium Manajemen Produksi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya memberikan bimbingan dalam pembuatan konten visual, seperti foto dan video produk, sesuai dengan kebutuhan UMKM tersebut. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah membantu UMKM mengambangkan softskill seperti keterampilan, kreativitas, kemampuan pemecahan masalah dalam memahami perkembangan era digital, branding yang efektif dengan menciptakan konten yang berkualitas dan mencerminkan identitas merek mereka. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk 10 umkm Jamu di Mojokerto. Evaluasi dilakukan dengan cara pretest dan posttest. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan UMKM dapat menggunakan dan mengoptimalkan konten visual ini secara strategis dalam media sosial dan platform e-commerce, 20% menjadi 90%.Abstract: The MSMEs of "Traditional Jamu Di Mojokerto" are committed to increasing sales and maintaining their business continuity while attracting consumer interest. In order to support this effort, the community service team from the Production Management Laboratory of the Faculty of Agriculture, Universitas Brawijaya provided guidance in creating visual content, such as product photos and videos, according to the needs of these MSMEs. The main objective of this service is to help MSMEs develop soft skills such as skills, creativity, problem-solving ability in understanding the development of the digital era, effective branding by creating quality content and reflecting their brand identity. Training and mentoring were conducted for 10 Jamu MSMEs in Mojokerto. Evaluation was carried out by means of pretest and posttest. The training results showed an increase in knowledge of MSMEs can use and optimize this visual content strategically in social media and e-commerce platforms, 20% to 90%.
MENGENAL RISIKO KEHAMILAN “FLASH CARDS SEBAGAI MEDIA EDUKASI KESEHATAN PADA IBU HAMIL” Wahyuni, Seri; Arisani, Greiny; Herlinadiyaningsih, Herlinadiyaningsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21608

Abstract

Abstrak: Edukasi selama periode kehamilan penting untuk dilakukan sebagai salah satu upaya antisipasi mengenali penyulit dan komplikasi pada kehamilan, rendahnya antisipasi mengakibatkan besarnya risiko kematian pada ibu dalam masa kehamilan dan persalinan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penyulit dan komplikasi pada ibu hamil dan menyediakan sarana/alat/media yang lebih bervariatif dalam melakukan edukasi kesehatan tentang penyulit dan komplikasi pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini diantaranya pres test, edukasi dan post test setelah diberikan edukasi. Mitra dalam pengabdian ini adalah 15 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jabiren. Evaluasi kegiatan didapatkan melalui kuesioner tingkat pengetahuan sebelum dan setelah edukasi, Dari kegiatan ini didapatkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang mengenali penyulit dan komplikasi selama kehamilan paling banyak dengan pengetahuan kurang sebesar 66,67% menjadi pengetahuan baik sebesar 86,67% dan pengetahuan cukup 13,33%. Tersedianya sarana edukasi kesehatan tentang penyulit dan komplikasi pada ibu hamil di Puskesmas Jabiren berupa Flash Cards.Abstract: Education during pregnancy is important to carry out as an anticipatory effort to recognize complications and complications in pregnancy, low anticipation which results in a high risk of death for the mother during pregnancy and childbirth. This service aims to increase pregnant women's knowledge about complications and complications in pregnant women and provide more varied facilities/tools/media in providing health education about complications and complications in pregnant women. The methods used in this activity include pre-test, education and post-test after being given education. Partners in this service are 15 pregnant women in the Jabiren Health Center working area. Evaluation of activities was obtained through a questionnaire on the level of knowledge before and after education. From this activity it was found that there was an increase in pregnant women's knowledge about recognizing complications and complications during pregnancy, the most was from poor knowledge of 66.67% to good knowledge of 86.67% and sufficient knowledge. 13.33%. Availability of health education facilities about difficulties and complications in pregnant women at the Jabiren Community Health Center in the form of Flash Cards. 

Page 7 of 10 | Total Record : 91