Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS FILM AIR MATA DIUJUNG SAJADAH BERDASARKAN KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES LEA MUKIM, PAPUANANI; Witdianti, Yeni; Tiara Syarifuddin, Kartika
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2025): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v6i1.191

Abstract

Konstruksi realitas yang ditampilkan dalam film tentunya sedikit banyak berakar pada realitas yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat tanpa kita sadari. Hal ini juga sering digambarkan dalam dunia perfilman. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana disfungsi keluarga yang digambarkan dalam film “Film Air Mata di Ujung Sajadah.” Disfungsi adalah suatu keadaan di mana terjadi konflik dan perselisihan pendapat antara individu yang satu dengan individu yang lain sehingga menyebabkan hilangnya rasa kasih sayang, kehangatan kekeluargaan dan rasa hormat. Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes yaitu mengkaji makna denotasi, konotasi dan mitos. Peneliti menganalisis 13 adegan yang berisi adegan tentang air mata di pinggir sajadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi dalam film tersebut adalah air mata di ujung sajadah. Dalam "Film Air Mata di Tepian Sajadah" bercerita tentang tujuh tahun yang berlalu. Dalam film ini, Aqila menjadi pemeran utama yang baru mengetahui kalau anaknya masih hidup dan dirawat oleh Arif dan Yumna. Sepasang suami istri yang hanya mempunyai satu harapan untuk mempunyai anak. Setelah mengetahui keberadaannya, Aqila berangkat dari kehidupannya yang hampa di Eropa menuju kota Solo untuk mencari masa depan baru. Akankah Aqila tega mengambil Baskara yang sudah bertahun-tahun diasuh Arif dan Yumna? Memang ada daging dan darah di dalam Baskara, namun ada juga keringat dan air mata Yumna.
ANALISIS WACANA IKLAN SKINCARE LACOCO DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK: Discourse Analysis of Lacoco Skincare Advertisements on Facebook Social Media Marzuki, Ismail; Jannah, Raudhatul; Witdianti, Yeni
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 2 (2023): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan fungsi yang terdapat dalam iklan Skincare Lacoco di media sosial Facebook. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, penelitian ini berfokus pada makna yang terkandung dalam iklan Skincare Lacoco yang dipromosikan melalui media Facebook. Teks iklan Skincare Lacoco yang meliputi latar, detail, maksud dan peranggapan. Penelitian ini merujuk pada teori analisis wacana kritis Teun A.Van Dijk untuk menganalisa beberapa fenomena, mengelaborasi menjadi satu kesatuan sehingga mengungkapkan suatu makna dalam wacana. Peneliti tertarik untuk mengkritisi iklan Skincare Lacoco ditinjau dari segi makna sebagai sumber data.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dari iklan Skincare Lacoco yang tersebar di media sosial Facebook. Hasilnya bahwa iklan Skincare Lacoco menjadi satu objek pengetahuan, tujuan iklan tersebut sebagai edukasi mengenai permasalahan kulit, konten dari iklan bahasanya sangat berimbang dalam mempermudah pemahaman masyarakat dalam memaknainya.
Strategi Meningkatkan Retensi Guru di Sekolah Terpencil di Kabupaten Sorong Nursalim; Marzuki, Ismail; Likewati, Wa Ode; Witdianti, Yeni; Rokhima, Nur; Maran, Yohanes Laba
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 20 No 1 (2025): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.20 NO.1 JUNI 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v20i1.410

Abstract

Keberadaan guru di wilayah terpencil masih menjadi masalah pendidikan yang berakibat pada terkendalanya pembelajaran di wilayah Kabupaten Sorong Papua Barat Daya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan strategi meningkatkan retensi guru di daerah terpencil di Kabupaten Sorong. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data bahasa (kutipan yang bersumber dari hasil wawancara, dan dokumentasi) yang merepresentasikan keberadaan guru di daerah terpencil. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah terpencil, Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Anggota DPR, Pengawas dan dokumen kebijakan pemerataan guru. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi meningkatkan retensi guru di daerah terpencil di Kabupaten Sorong yaitu dengan meningkatkan infrastruktur dan fasilitas sekolah, mengoptimalisasi pemanfaatan guru local termasuk pemberian insentif khusus, menguatkan peran pimpinan di sekolah dan menguatkan system monitoring dan evaluasi kerja. Strategi pemerataan guru di daerah terpencil perlu ditinjau kembali agar berdampak positif untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Sorong.
EKSPLORASI STILISTIKA DALAM LIRIK LAGU BAND SUKATANI: ESTETIKA BAHASA DAN PENCIPTAAN MAKNA Witdianti, Yeni; Nursalim, Nursalim; Rima, Rima
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2025): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v6i1.1910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stilistika dan estetika bahasa dalam lirik lagu Band Sukatani, dengan fokus pada elemen-elemen bahasa yang membentuk makna dan pengalaman estetika bagi pendengar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks, yang mengutamakan analisis stilistika melalui elemen diksi, figur retoris, dan struktur kalimat, serta estetika bahasa yang tercipta dalam lirik lagu. Data penelitian diperoleh dari lirik lagu-lagu Band Sukatani yang dipilih secara purposif, yang mencakup berbagai tema, seperti perjuangan, kehilangan, cinta, dan pencarian diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Band Sukatani menggunakan diksi yang kuat dan emosional, figur retoris seperti metafora dan personifikasi, serta struktur kalimat yang sederhana namun padat makna. Tema-tema universal yang diangkat dalam lirik lagu, seperti perjuangan dan pencarian jati diri, menciptakan pengalaman estetika yang mendalam bagi pendengar. Estetika bahasa yang terkandung dalam lirik lagu memperkaya makna dan mengundang pendengar untuk terlibat dalam proses introspeksi dan refleksi emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik lagu Band Sukatani tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga menciptakan hubungan emosional yang kuat dan menawarkan pengalaman estetika yang kaya, menjadikannya lebih dari sekedar karya musikal, namun juga karya yang mendorong pendengar untuk merenung dan merefleksikan kehidupan.
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP MANAJEMEN KELAS PADA PERILAKU SISWA KELAS VII SMP NEGERI 11 KABUPATEN SORONG Fatem, Monika; Witdianti, Yeni
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2025): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan mendukung bagi siswa. Dalam konteks interaksi antara guru dan siswa di tingkat SMP, latar belakang pengelolaan kelas mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi bagaimana interaksi ini berlangsung dan bagaimana dampaknya terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan pengelolaan kelas dan hubungan kompetensi pedagogik guru terhadap manajemen kelas pada perilaku siswa di SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian adalah tempat dimana penelitian akan dilakukan, beserta jalan dan kotanya. Lokasi penelitian tersebut diharapkan mampu memberikan informasi yang peneliti butuhkan dalam penelitian yang diangkat. Lokasi yang di ambil pada penelitian ini di SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya, yang memiliki fasilitas yang sudah mendukung dalam proses belajar mengajar baik dari segi sarana dan prasarananya maupun pendidik dan tenaga kependidikannya. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian yaitu guru dan siswa/isiswa Kelas VII di SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong. Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya maka peneliti menguraikan kesimpulan sebagai berikut: Kompetensi pedagogik dalam kategori cukup baik yakni kompetensi menguasai karakteristik peserta didik dan kompetensi pengembangan kurikulum. Kompetensi pedagogik dalam terhadap manajemen kelas pada perilaku siswa kategori cukup baik yakni kompetensi menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, kompetensi kegiatan pembelajaran yang mendidik, kompetensi pengembangan potensi peserta didik, kompetensi komunikasi dengan peserta didik serta kompetensi penilaian dan evaluasi.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MOB TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 AIFAT Baru, yosep; Fatihaturrahmah Al Jumroh, Siti; Witdianti, Yeni
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2023): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v4i1.939

Abstract

Pada pulau paling timur Indonesia yaitu Papua terdapat banyak karya lokal yang bisa kita jadi kan sebagai Media Pembelajaran salah satunya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia karya lokal yang dapat kita gunakan sebagai Media Pembelajaran adalah MOB, MOB sama dengan teks anekdot, karena ketika membaca teks anekdot kepada masyarakat Papua akan mengatakan bahwa itu membaca MOB karena bagi mereka setiap teks lucu, cerita lucu dan kejadian lu-cu itu akan dikatakan MOB. Maka itu sangat baik apa bila menggunakan MOB sebagai media pembelaja-ran dalam meningkat keterampilan menulis teks anekdot
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN TEKS BERITA PADA SISWA KELAS Vll SMP NEGARI 11 KABUPATEN SORONG Segeit, Hendrevina P.; Witdianti, Yeni; Marzuki, Ismail
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2025): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v6i1.3723

Abstract

Salah satu keterampilan berbahasa yang diajarkan di kelas VII adalah keterampilan menulis. Sebelum mulai menulis teks berita, siswa harus mencari peristiwa yang akan dijadikan objek berita. Selain itu perlu juga menentukan Tema. Tema tersebut merupakan tema yang paling relevan dengan lingkungan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penulisan teks berita pada siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kabupeten Sorong. Jenis Penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena masalah yang diteliti berupa data kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif pada teks beritakarya siswa lebih tepat dijelaskan dengan menggunakan kata-kata. Dengan menggunakan metode ini penulis akan menjawab permasalahanyang ada dalam rumusan masalah. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong dan pada tanggal 21 sampai dengan 26 Oktober 2024. Sumber data yang dipakai penulis adalah sumber data primer. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah teks berita karya siswa kelas VII semester genap SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong yang berjumlah 6 teks dari 6 kelompok. Fokus penelitian dari data primer yang ada berupa kesalahan penulisan teks berita karya siswa kelas VII semester genap SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong. Berdasarkan hasil penelitian kesalahan teks dalam berita siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong maka dapat disimpulkan bahwa kesalahan teks yang terdiri atas kesalahan dalam penulisan judul teks berita, kesalahan penggunaan huruf kapital untuk awal kalimat, kesalahan penggunaan huruf kapital dalam penulisan kata yang menunjukkan letak geografis, kesalahan penggunaan tanda baca, kelengkapan unsur berita. Kesalahan penggunaan tanda baca Pada kelas VII yang berjumlah 6 kelompok dengan jumlah kelompok 4-5 orang siswa, 1 kelompok tidak memiliki kesalahan dalam penggunaan tanda koma, 2 kelompok memiliki kesalahan karena penempatan tanda titi dan 3 kelompok lainnya memiliki kesalahaan penggunaan tanda titik, kesalahan penggunaan tanda titik. Kelengkapan Unsur Berita dalam teks berita yang ditulis siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong, seluruh siswa masih banyak yang belum mampu membuat teks berita dengan unsur-unsur berita yang lengkap meliputi 5W+1H.
The Effectiveness of Local Object-Based Augmented Reality in Writing Descriptive Text among Junior High School Students in Sorong Regency Al.Jumroh, Siti Fatihaturrahmah; Rumaf, Nouval; Witdianti, Yeni
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 9 No. 2 (2022): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of augmented reality media based on local wisdom in writing descriptive text among Junior High School Students in Sorong Regency. The method used is true experiment with research design posttest only control design that using two different groups that were designated as the control group and the experimental group. The researchers used 2 schools in Sorong district, namely Muhammadiyah Junior High School 2 Mariyai and Junior High School 11 Sorong Regency. The population is 235 consisting of 2 schools. The sampling technique used is simple random sampling to reduce bias in favor of certain population members and identify standard errors in the study. A sample of 23 students was in group VII A of SMP Muhammadiyah 2 Mariyai and 25 students in Group VII C of SMP 11. The results show that the application of augmented reality media is more effective in learning outcomes of writing descriptive text than picture card media. Data analysis shows that the application of augmented reality media has an average learning outcome value of 75.12, with the highest score of 90 different from picture card media which only has an average value of 58.43, with the highest score of 78. Furthermore, the results of the hypothesis test shows that the sig value is 0.001 < 0.005 so it is assumed that Augmented Reality media is more effective in improving writing skills of descriptive text.
Pemberdayaan Desa Nelayan Melalui Literasi Ekonomi Digital Untuk Mendukung Ekonomi Produktif Masyarakat Pulau Arar Al Jumroh, Siti Fatihaturrahmah; Nurteteng, Nurteteng; Matahari, Matahari; Witdianti, Yeni; Ihram, Ihram
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i2.6035

Abstract

Desa nelayan kampung Arar sebagian masyarakatnya berpenghasilan sebagai nelayan dan pedagang hasil laut. Permasalahan prioritas dalam kegiatan ini adalah 1) Hasil laut yang diperdagangkan tidak laku terjual dan membusuk, 2) Pendapatan pedagang semakin memburuk, 3) Tidak adanya kemampuan dalam ekonomi digital, dan 4) Belum diterapkan inovasi teknologi informasi. Masyarakat kampung Arar belum menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan-permasalan tersebut. Selain itu masyarakat juga terkendala pada masalah teknologi yaitu kurangnya pemahaman nelayan terhadap sistem teknologi informasi, sebagian besar nelayan belum memiliki smartphone, dan keterbatasan jaringan internet bukan berarti tidak memiliki akses jaringan internet. Mestinya pada masa ini pemanfaatan teknologi merupakan hal yang sudah lazim pada semua aspek kehidupan. Oleh karena itu, tim pengabdi berinisiatif membuat perubahan yang inovatif dalam bentuk teknologi informasi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yakni dengan memberikan pendampingan dalam memasarkan hasil laut melalui teknologi digital. Dari hasil kuesioner evaluasi kegiatan diketahui bahwa peserta pelatihan dari jumlah total peserta 15 terdapat 9 orang peserta yang menyatakan pelatihan mengenai digital marketing ini mudah, 3 orang peserta yang menyatakan sedang, dan tidak ada peserta yang menyatakan sulit. Kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing ini mudah dipahami oleh masyarakat pulau Arar khususnya yang tergabung dalam BUMDES. Berdasarkan hasil pendampingan yang dilakukan dengan adanya beberapa kendala, maka perlu adanya tindak lanjut bentuk pengabdian yang dilakukan di kampung Arar ini, yakni berupa akses internet yang memadai.
Keragaman Aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) dalam Instrumen Evaluasi pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas X Terbitan Tiga Serangkai Witdianti, Yeni; Marzuki, Ismail; Kalapain, Febiola
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v18i2.20970

Abstract

This research aims to reveal the diversity of HOTS (Higher Order Thinking Skills) aspects in the evaluation instrument in the Indonesian high school class Higher Order Thinking Skills) contained in the evaluation instrument for Indonesian high school class The data was taken from an evaluation instrument in the form of a 60-item essay test. The data analysis technique used in this research was content analysis There are various types of Indonesian language textbooks for class X published by Tiga Serangkai Solo. However, the distribution is not evenly distributed. The creative thinking aspect is 32 questions, the critical thinking aspect is 42 questions, the problem solving aspect is 21 questions, and the decision making aspect is 18 questions. It is necessary to strive for even distribution of HOTS (Higher Order Thinking Skills) aspects in the evaluation instrument because each aspect of thinking has a very significant contribution in developing students' thinking abilities. The more frequently students are exposed to or trained in various thinking abilities, the more skilled their thinking abilities will be.