cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,203 Documents
SOSIALISASI AISYIYAH MELALUI EDUKASI PENGGUNAAN LISTRIK RUMAH TANGGA Rahmania Rahmania; Nurhikmah Paddiyatu; Rohana Rohana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16798

Abstract

Abstrak: Permasalahan saat ini adalah: (1) Masyarakat khususnya ibu rumah tangga, belum memahami pentingnya mengetahui metode penggunaan dan pengoperasian listrik di rumah; dan (2) Tidak ada wadah atau organisasi untuk ibu rumah tangga, yang terkait dengan sumber informasi mengenai bahaya penggunaan listrik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga permukiman, tentang pentingnya penggunaan listrik rumah tangga, serta mengetahui tata cara menghemat energi listrik yang baik dan benar, serta manfaat dari berorganisasi. Metode pelaksanaan menggunakan metode demonstrasi dan contoh, dengan pendekatan Pelatihan Partisipatif yang melibatkan warga lorong 3-5 sekitar 63 ibu-ibu rumah tangga yang ikut berpartisipasi, melalui beberapa tahapan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa, sekitar 70% peningkatan wawasan mitra (ibu-ibu rumah tangga) yang cukup memahami tentang berbagai bentuk edukasi yang dilaksanakan pada lokasi kawasan permukiman padat penduduk. Untuk kegiatan sosialisasi oleh pengurus Aisyiyah, antusiasme ibu-ibu untuk mengetahui lebih lanjut tentang keberhasilan organisasi 'Aisyiyah" cukup mendapat respon positif. Melalui sosialisasi tersebut, tentunya banyak harapan bahwa organisasi tersebut menjadi potensi bagi perempuan dalam melakukan berbagai kegiatan, yang akan melanjutkan visi misi organisasi.Abstract: The current problems are: (1) The community, especially housewives, do not understand the importance of knowing the method of using and operating electricity at home; and (2) There is no forum or organization for housewives related to sources of information about the dangers of using electricity. This activity aims to increase the awareness of residents of settlements about the importance of using household electricity, as well as knowing the proper and correct ways to save electricity, as well as the benefits of being organised. The method of implementation uses demonstration methods and examples, with a participatory training approach involving about 45 housewives from aisle 3-5 residents, through several stages. The results of the service show that, around 70% increase in the insight of partners (housewives) who understand enough about various forms of education carried out in densely populated residential areas. For socialization activities by Aisyiyah management, so many mothers were enthusiastic enough to find out more about the success of the 'Aisyiyah organization" organization.
PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA DENGAN MENERAPKAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Ida Tejawiani; Nur Sucahyo; Usanto Usanto; Adi Sopian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16143

Abstract

Abstrak: Penggunaan Artificial Intelligence (AI) semakin meluas, termasuk di bidang pendidikan. AI dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan potensi siswa, terutama dalam hal kreativitas. kegiatan PkM yang dilaksanakan di SMA Tunas Harapan Jakarta diikuti oleh 156 siswa. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang berbasis AI. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memahami secara mendalam proses metakognisi siswa SMA dalam memecahkan masalah integral dengan menggunakan aplikasi Photomath melalui E-Learning AI. Aplikasi Photomath berperan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kemampuan metakognisi siswa dalam memecahkan masalah integral serta membantu mereka mengembangkan keterampilan yang diperlukan sesuai dengan kurikulum sekolah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan PkM ini meliputi pengenalan konsep integral, penggunaan aplikasi Photomath, dan pembagian kelompok diskusi. Untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan PkM ini, sebelum PkM dilakukan, semua peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui pemahaman awal mereka. Setelah kegiatan selesai, peserta diminta mengisi kuesioner untuk menilai tingkat pemahaman mereka Dari hasil kegiatan PkM ini, diketahui 91.6% siswa mengalami peningkatan pengetahuan dan dianggap relevan dengan kebutuhan siswa sebesar 89.4%. Kepuasan siswa dalam mengikuti kegiatan PkM ini tercermin dalam pencapaian presentasi sebesar 90.9%.Abstract: The use of artificial intelligence (AI) is also becoming more prevalent in education. With the help of AI, we can improve the quality of learning and foster students' potential, especially in terms of creativity. 156 students participated in his PkM activities at SMA Tuna Harapan Jakarta. One of the approaches used is the AI-based Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). The purpose of this non-profit activity is to gain a deeper understanding of the metacognitive process of high school students solving integral problems using Photomath applications through e-learning AI. The Photomath application serves as a tool to improve students' metacognitive skills in solving synthetic problems and helps develop skills needed in the school curriculum. Methods used to implement this PkM include the introduction of integral concepts, the use of Photomath applications, and the division of discussion groups. To assess the success of this PkM activity, all participants were given a questionnaire to assess initial comprehension before performing the PkM. After completing the activity, participants were asked to complete a questionnaire to assess their knowledge level. The outcome of this PkM activity was that 91.6% of students improved their knowledge and 89.4% considered it relevant to their needs. . Student satisfaction in participating in this PkM activity is reflected in a presentation grade of 90.9%.
OPTIMALISASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH MELALUI KREATIVITAS GURU SEKOLAH DASAR Sri Hapsari Wijayanti; Josep Tjahjo Baskoro; May Triyanti Manalu; Caroline Rachel
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17463

Abstract

Abstrak:  Sejak 2016 Indonesia telah menggagas GLS untuk menumbuhkan minat membaca pada siswa di semua jenjang pendidikan. Akan tetapi, tidak semua sekolah dapat menerapkannya dengan lancar, seperti SDN Anamui, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menggerakkan budaya literasi baca-tulis di SDN Anamui. Peserta kegiatan ini berjumlah sembilan orang, yaitu guru dan siswa. Kegiatan berlangsung selama Mei-Juni 2023 dengan memberikan edukasi literasi baca-tulis melalui teknik ceramah, sharing, dan diskusi.  Setelah edukasi, guru mengimplementasikan GLS di kelas masing-masing. Setelah implementasi, diadakan lomba menulis dan berbicara. Dari evaluasi kegiatan, telah terjadi peningkatan pengetahuan guru mengenai GLS sebesar 36 poin dari nilai rerata pretest dan posttest. Guru telah menerapkan teknik membaca dengan baik dan memanfaatkan YouTube sebagai sumber literasi digital. Bahkan, secara kreatif dan inovatif, guru melakukan kegiatan pascamembaca berbantuan media pembelajaran yang diciptakan sendiri. Keberhasilan kegiatan literasi membutuhkan bukan saja komitmen sekolah, melainkan juga keterlibatan orang tua dan komite sekolah, agar dapat berjalan secara maksimal.Abstract: Since 2016, Indonesia has initiated the School Literacy Movement (GLS) to foster interest in reading in students at all levels of education. However, not all schools can implement it smoothly, such as SDN Anamui, Cisauk District, Tangerang Regency. This community service activity aims to drive the culture of literacy at SDN Anamui. The participants of this activity were teachers and students, a total of nine persons. The activity will occur during May-June 2023 by providing literacy education through lectures, sharing, and discussion techniques. After education, teachers implement GLS in their classrooms. After implementation, a writing and speaking competition was held. From the evaluation of activities, there has been an increase in teacher knowledge about literacy by 36 points from the average pretest and posttest scores. Teachers have applied reading techniques well and utilize YouTube as a source of digital literacy. Creatively and innovatively, teachers carry out post-reading activities with the help of self-created learning media.  The success of literacy activities requires not only school commitment but also the involvement of parents and school committees so that they can run optimally.   
PELATIHAN PEMANFAATAN PERANGKAT LUNAK DALAM PERENCANAAN STRUKTUR KONSTRUKSI SEDERHANA BAGI MAHASISWA TEKNIK SIPIL Patrisius Valdoni Sandi; Kasmir Gon; Viviana Murni; Vicky Ardianto Ego; Maria Vici Kabelen
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16876

Abstract

Abstrak: Program studi Teknik Sipil menjadi wadah yang vital dalam penyediaan sumber daya manusia profesional dalam bidang konstruksi. Oleh karena itu, mahasiswa teknik sipil diwajibkan untuk mengembangkan dirinya baik secara pengetahuan maupun keterampilannya. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh mahasiswa adalah kecakapan teknologi mengikuti perkembangan global. Keterampilan dan pengetahuan mahasiswa teknik sipil yang minim terhadap pemanfaatan teknologi berupa perangkat lunak komputer dalam perencanaan konstruksi menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan salah satu perangkat lunak komputer dalam perencanaan struktur konstruksi, yaitu ETABS. Kegiatan ini melibatkan 147 mahasiswa teknik sipil Unika Santu Paulus Ruteng. Kegiatan ini diisi dengan uji pra dan pasca pelatihan, pelatihan, dan diakhiri dengan survei kualitas pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan hasil uji pra dan pasca pelatihan, tingkat pemahaman mahasiswa meningkat secara signifikan dari 36,25 (sangat kurang) menjadi 84,00 (baik). Ditinjau dari kualitas pelaksanaan, kegiatan ini dinyatakan baik sekali (4,82).Abstract: The Civil Engineering study program is a vital vehicle for providing professional human resources in the construction sector. Therefore, civil engineering students are required to develop themselves both in terms of knowledge and skills. One of the skills students must have is technological prowess to keep up with global developments. The minimal skills and knowledge of civil engineering students regarding the use of technology in the form of computer software in construction planning became the basis for implementing this activity. This activity aims to introduce and improve students' skills in utilizing one of the computer software in planning structural construction, namely ETABS. This activity involved 147 civil engineering students of the Catholic University of Santu Paulus Ruteng. This activity is filled with pre- and post-training tests, training, and ends with a survey of the quality of activity implementation. Based on the results of the pre- and post-training tests, the students' understanding level increased significantly from 36.25 (very poor) to 84.00 (good). Judging from the quality of implementation, this activity was stated to be very good (4.82).
PENINGKATAN NILAI UMKM MELALUI BRANDING PRODUK Sri Andriani; Muhammad Nur Fietroh; Serli Oktapiani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15902

Abstract

Abstra: Branding bagi UMKM akan memberikan bargaining position yang baik yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja UMKM. Kegiatan PkM ini dilakukan dengan tujuan untuk menambah pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM tentang pentingnya branding, merk dan optimalisasi teknologi (media sosial). Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara yang diikuti oleh 26 pelaku UMKM di desa Empang Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapan tahapan yaitu: (1) observasi; (2) koordinasi tim PkM; (3) Pelaksanaan Kegiatan (Workshop dan Pelatihan); dan (4) evaluasi. Materi yang disampaikan terkait pentingnya branding, tips membuat merek yang familiar, cara branding produk pada UMKM, serta tentang pentingnya teknologi bagi UMKM. Hasil kegiatan PkM ini adalah pelaku UMKM memberikan respon positif terhadap materi yang disampaikan. Peserta menjadi memiliki pemahaman tentang pentingnya branding saat ini serta penguasaan teknologi secara efektif dan efisien. Pemahaman peserta tentang branding produk pada UMKM mengalami peningkatan cukup signifikan. Berdasarkan kuisioner yang dibagikan pada peserta diperoleh hasil sebelum kegiatan pengetahuan pelaku UMKM tentang branding sebesar 50% dan setelah kegiatan mengalami peningkatan menjadi 85%.Abstract: Branding for MSMEs will provide a good bargaining position, which will ultimately improve their performance. This PkM activity was carried out with the aim of increasing the understanding and skills of MSME actors regarding the importance of branding and optimizing technology (social media). The method used was workshops and training, which were attended by 26 MSME actors in Empang Village, Sumbawa Regency. This activity was carried out through several stages, namely: (1) observation; (2) coordination of the PkM team; (3) implementation of activities (workshops and training); and (4) evaluation. The material presented was related to the importance of branding, tips on making a familiar brand, how to brand products for MSMEs, and the importance of technology for MSMEs. The results of this PkM activity were that MSME actors gave positive responses to the material presented. Participants understand the importance of branding today and the need to master technology effectively and efficiently. Participants' understanding of product branding for MSMEs experienced a significant increase. Based on the questionnaire distributed to the participants, the results obtained before the activity showed that MSME actors' knowledge of branding was 50%, and after the activity, it increased to 80%.
PENGGUNAAN LIMBAH RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT UNTUK PERBAIKAN HALAMAN PARKIR MASJID Amalia Amalia; Anis Rosyidah; Rinawati Rinawati; Denny Yatmadi; Lilis Tiyani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17266

Abstract

Abstrak: Beton aspal merupakan campuran antara agregat, filler dan aspal sebagai bahan perekat yang digunakan untuk perkerasan jalan. Limbah kupasan aspal (RAP) masih mengandung aspal dan agregat. Limbah ini dapat digunakan sebagai bahan memperbaiki jalan-jalan yang rusak dengan memberi satu lapisan baru (overlay) di atas jalan yang rusak. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperbaiki halaman parkir masjid At-Taubah, RW 016, Baktijaya, Sukmajaya, Depok dengan memanfaatkan hasil penelitian penggunaan limbah kupasan jalan (RAP) untuk beton aspal. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan di atas adalah dengan membuat campuran beton aspal berbahan limbah kupasan jalan yang diaplikasikan untuk memperbaiki halaman parkir masjid. Halaman parkir masjid berukuran Panjang ± 70 meter, lebar rata-rata ± 50 meter, tebal ± 5 cm sudah dilakukan perbaikan mencapai 100% dan selanjutnya dilakukan perawatan.Abstract: Asphalt concrete is a mixture of aggregate, filler and asphalt as an adhesive used for road pavement. Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) still contains bitumen and aggregate. This waste can be used as material for repairing damaged roads by overlaying them on top of the damaged roads. The purpose of this activity is to repair the parking lot of the At-Taubah mosque, RW 016, Baktijaya, Sukmajaya, Depok by utilizing research results on the use of road stripping waste for asphalt concrete. The method used to achieve the above objectives is to make a mixture of asphalt concrete made from road peeling waste which is applied to repair the mosque's parking lot. The mosque parking yard measures ± 70 meters long, average width ± 50 meters, thickness ± 5 cm. Repairs have been carried out to 100% and then maintenance is carried out.
MEMBANGUN GENERASI MILENIAL SADAR PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI SERTA PENGEMBANGAN KARAKTER SOFT SKILL BERBASIS KEPRAMUKAAN Ika Yatri; Arum Fatayan; Wati Sukmawati; Rahmiati Rahmiati; Mimin Minawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16464

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dua hari yaitu di hari pertama melakukan praktikum IPA sederhana, salah satu kegiatan yang penting untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan karena permasalahan yang dihadapi mitra sebelum kegiatan dilaksanakan ialah kurangnya peserta didik dalam memahami sains dan minimnya pengembangan soft skill pagi siswa-siswi Sekolah Dasar. Namun, dalam pelaksanaannya seringkali terkendala oleh kurangnya pengetahuan guru dan keterbatasan fasilitas di sekolah. Oleh karena itu, pendampingan kegiatan praktikum IPA sederhana dan pengembangan soft skill siswa dalam kegiatan pramuka di Sekolah Dasar Kepulauan Seribu akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan praktikum dan meningkatkan pemahaman siswa. serta pengembangan soft skill siswa dalam kegiatan pramuka, hal ini dapat menumbuhkan karakter bagi siswa yang di ikuti oleh 5 guru dan 30 siswa. Dari survei pre test dan post test yang peneliti lakukan menghasilkan peningkatan 90% bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan siswa-siswi sekolah dasar di pulau pari dalam peningkatan generasi milineal sadar pendidikan, sains dan tekhnologi serta pengembangan karakter soft skill berbasis kepramukaan bagi siswa-siswi sekolah dasar.Abstract: Community service activities are carried out in two days, namely on the first day doing simple science practicum, one of the activities that is important to increase students' understanding of the material being taught because the problems faced by partners before the activities are carried out are the lack of students in understanding science and the lack of development of soft skills for elementary school students. However, in practice it is often constrained by a lack of teacher knowledge and limited facilities at school. Therefore, assistance for simple science practicum activities and the development of soft skills for students in scout activities at the Seribu Islands Elementary School will be carried out to improve the quality of practicum implementation and increase student understanding. As well as the development of student soft skills in scout activities, this can foster character for students who are followed by 5 teachers and 30 students. From the pre-test and post-test surveys that the researchers conducted, it resulted in an 80% increase that this training succeeded in increasing elementary school students on Pari Island in increasing the millennial generation aware of education, science and technology as well as developing scouting-based soft skills character for elementary school students.
MEDIA ULAR TANGGA SEBAGAI SARANA EDUKASI GIZI DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI PADA ANAK Bagus Saputra Korompis; Veryl Hasan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15471

Abstract

Abstrak: Permasalahan gizi seperti wasting, stunting, dan underweight merupakan permasalahan yang masih banyak terjadi pada anak usia sekolah baik secara nasional maupun global. Di samping itu, anak usia sekolah merupakan usia pertumbuhan dan perkembangan yang penting untuk pola makan gizi seimbang. Sebagai jawaban atas permasalahan yang ada, program media Ular Tangga Gizi bertujuan untuk menambah wawasan atau pengetahuan pada 60 anak usia sekolah dasar untuk paham mengenai pentingnya mencukupi gizi seimbang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode edukasi dan permainan menarik bagi anak sekolah dasar dengan melibatkan guru atau wali kelas dan murid-murid di sekolah dasar. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil yang didapat dengan indikator yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil evaluasi dari kegiatan pengabdian masyarakat ini didapat 100% siswa peserta mengikuti kegiatan edukasi di dalam kelas dan didapatkan juga target keaktifan peserta selama permainan juga tercapai yakni 3 hingga 4 peserta dari indikator 2 peserta aktif.Abstract: Nutritional problems such as wasting, stunting and underweight are problems that still occur in many school-age children, both nationally and globally. In addition, school-age children are the crucial age of growth and development for a balanced nutritional diet. As the response to the existing problems, the Ular Tangga Gizi media program aims to add knowledge to 60 elementary school-age children to understand the importance of adequate balanced nutrition. This community service was implemented using educational methods and fascinating games for elementary school children by involving teachers and students in elementary schools. The evaluation system was done by comparing the results with the indicators that have been set. Based on the evaluation results of this community service activity that 100% of the participating students took part in educational activities in the classroom and also achieved the target of participant activity rate during the game time that is approximately 3 to 4 participants from the indicators of 2 active participants.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN BIODIGESTER MINI SKALA RUMAH TANGGA Akhmad Musafa; Suwasti Broto; Wiwin Windihastuty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17486

Abstract

Abstrak: Pengolahan sampah sangat penting untuk mencapai kualitas lingkungan yang bersih dan sehat dengan demikian sampah harus diolah dengan sebaik mungkin. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah sampah menjadi senergi terbarukan yakni teknologi biodigester. Banyak manfaat pengelolaan sampah bagi kehidupan. jika sampah dikelola dengan baik dapat digunakan kembali. Dalam mengolah sampah menjadi energi terbarukan dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, tahap perancangan dan pembuatan biodigester, tahap pembuatan biomass, tahap ujicoba dan monitoring hasil. Biodgester mini dibuat dengan menggunakan tong sampah kecil ukuran 60liter yang umum digunakan di setiap rumah. Sampah organic yang digunakan adalah sampah sayuran dan buah-buahan yang dicampur dengan kotoran sapi. Uji coba berhasil dengan baik, lebih dari 80% warga dapat menerima materi dan mengaplikasikannya. Untuk mendapatkan gas dengan baik, diperlukan jenis tong sampah yang tepat dengan penutup yang memiliki ulir sehingga dapat menutup rapat agar proses pembentuk biogas berjalan sempurna.Abstract: In this community service activities are presented as assistance in the manufacture of household-scale mini bio digesters. The activity was carried out in the neighborhood of RT. 002 RW 016, Paninggilan, Ciledug, involving approximately 10 heads of families. The activities are carried out in several stages, namely the preparation, design and bio digester manufacturing, the biomass production, the trial and yield monitoring. The mini bio digester is made using a small 60liter trash can that is commonly used in every home. The organic waste used is vegetable and fruit waste mixed with cow dung. The trial was successful, more than 80% of residents were able to accept the materials and apply them. To get good gas, needs the right type of trash can with a lid that has a screw so that it can close tightly so that the biogas forming process runs perfectly. 
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SESUAI SAK EMKM DAN PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA UMKM Nenny Syahrenny; Astri Fitria; Dewi Mutmainnah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16705

Abstract

Abstrak: Pengabdian ini merupakan kelanjutan dari pengabdian sebelumnya. Mitra belum dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK EMKM karena bukan berlatar belakang ekonomi. Mitra hanya membuat laporan belanja bahan dan penjualan yang berasal dari aplikasi marketplace. Pemasarannya masih kurang aktif, hanya mengandalkan event di marketplace. Tujuan dari kegiatan pengabdian kali ini adalah mendampingi mitra dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM kemudian tim pengabdian juga membuat video pemasaran yang menarik. Mitra merupakan UMKM kelompok mikro yang terdiri dari 2 orang pegawai saja. Usahanya bergerak dalam bidang manufaktur. Pada pengabdian ini kami melakukan metode pelatihan sebelumnya dan melakukan pendampingan untuk menyusun laporan keuangan. Begitu juga dalam membuat video pemasaran, tim melakukan wawancara, penyuluhan dan kemudian praktik pembuatan video. Hasil pengabdian ini berupa laporan keuangan yang telah disusun sesuai dengan SAK EMKM dan video pemasaran yang sudah diupload pada marketplace serta media sosial. Mitra juga membuat video pemasaran sendiri yang sudah diupload ke marketplace.Abstract: This community service is a continuation of the previous program. The partner has been unable to prepare financial statements following the Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Enterprises due to a non-economic background. The partner only generates expense and sales reports derived from a marketplace application. The marketing efforts are still limited, relying solely on marketplace events. The objective is to assist the partner in preparing financial statements following standards, and the team also creates an engaging marketing video. The partner comprising only 2 employees, operates in the manufacturing. In this stages, we implemented previous training methods and provided guidance in financial statement preparation. Similarly, in creating the marketing video, the team conducted interviews, provided counseling, and then engaged in practical video production. The outcomes are financial statements that have been prepared following standards and marketing videos that have been uploaded to marketplaces and social media. The partner has also created their own marketing video, which has been uploaded to the marketplace.