cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,203 Documents
COACHING CLINIC SKRIPSI HACK BAGI MAHASISWA ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS MULAWARMAN Poppy Alvianolita Sanistasya; Ana Noor Andriana; Muhammad Zaini; Dhea Aulia; Rahayu Kinanti; Yesy Aningrum; Muhammad Fadil Hariyanto; Kartika Kartika; Aini Pitaloka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14069

Abstract

Abstrak:Coaching Clinic merupakan layanan konsultasi dan pendampingan yang sangat penting bagi mahasiswa dalam memahami lebih lanjut tentang skripsi, mengonsultasikan judul skripsi, serta memahami beberapa proses dan kendala dalam pembuatan skripsi. Sebagai syarat kelulusan kuliah yang dikerjakan berdasarkan penelitian, skripsi menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan sosialisasi Coaching Clinic yang diadakan oleh Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman, mahasiswa dapat memperoleh pandangan kedepan dalam penyusunan skripsi. Kegiatan sosialisasi ini diadakan dalam dua sesi pada tanggal 25 Februari 2023 dan 26 Februari 2023 di gedung Serbaguna FISIP Universitas Mulawarman. Dengan demikian, kegiatan Coaching Clinic menjadi sangat penting bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir mereka dengan baik dan memperoleh gelar sarjana yang diinginkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengalaman dalam penelitian. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah keterampilan diskusi, dan kemampuan berbicara di depan umum. Dalam hal ini, yang menjadi mitra dari kegiatan yaitu seluruh mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Mulawarman dari angkatan 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 dan 2021, dengan total keseluruhan peserta yang hadir yakni 177 mahasiswa Administrasi Bisnis. Metode pelaksanaan sosialisasi ini dilakukan dengan cara penyampaian materi dan sharing mengenai skripsi dengan menggunakan metode ceramah dan berdiskusi secara berkelompok. Kegiatan ini mampu meningkatkan sebesar 84,2% pemahaman dan pandangan dalam pembuatan skripsi pada mahasiswa Administrasi Bisnis. Kegiatan ini juga mampu mendorong motivasi mahasiswa dalam pembuatan skripsi.Abstract: The Coaching Clinic is an important consultation and mentoring service for students to gain a better understanding of their thesis, consult on their thesis title, and understand the processes and challenges of thesis writing. As a requirement for graduation based on research, the thesis presents a unique challenge for students. Therefore, with the socialization activities of the Coaching Clinic held by the Department of Business Administration, Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University, students can gain a future perspective in the preparation of their thesis. This socialization activity was held in two sessions on February 25th and 26th, 2023, at the FISIP Mulawarman University Multipurpose Building. Thus, the Coaching Clinic becomes very important for students to complete their final assignments well and obtain the desired bachelor's degree. The aim of this activity is to improve understanding and experience in research. In addition, this activity also aims to provide opportunities for students to hone their discussion skills and public speaking abilities. In this case, the partner of the activity is all Business Administration students of Mulawarman University from the classes of 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 and 2021, with a total of 177 attending students. The method of implementing this socialization was done by delivering material and sharing about the thesis using lecture and group discussion methods. This activity was able to increase the understanding and perspective in thesis writing among Business Administration students by 84.2%. This activity also helps to boost students' motivation in completing their thesis.
PEMBUATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK Sulastri Pua Age; Rahman Suleman; Novalia Warow
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14548

Abstract

Abstrak : Plastik merupakan material yang berfungsi membantu kehidupan manusia dari segala aspek, namun karena material tersebut tidak dapat terbiodegradasi, maka sangat berbahaya bagi lingkungan. Pengrajin limbah plastik di Desa Iloponu, yang diketuai oleh Bapak Eka Rahim dan  beranggotakan 6 orang, menjadikan limbah tersebut sebagai bahan baku kerajinan tangan yang bernilai jual, tetapi masih terdapat sedikit timbulan plastik dari aktivitas mereka; (2) Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi melalui pembuatan TTG berupa alat pencacah plastik, serta perawatannya;  (3) Metode kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi , dengan melibatkan pemerintah Desa Iloponu, Kecamatan Tibawa. Tahap evaluasi dilakukan pasca pendistribusian alat dengan melihat apakah ada kerusakan pada alat, apabila terdapat keruskan, maka tim langsung memperbaikinya; dan (4) Hasil kegiatan yang diperoleh adalah masyarakat pengrajin limbah plastik terbantu dengan adanya alat yang diberikan oleh tim pengabmas, sebagai solusi mengatasi limbah plastik yang timbul dari aktivitas mereka.  Dimana, 35% limbah yang tidak terapakai dapat diolah melalui tongpas dan alat pencacah plastik.Abstract:  Plastic is a material that functions to help human life from all aspects, but because this material cannot be biodegraded, it is very dangerous for the environment. The plastic waste craftsmen in Iloponu Village, chaired by Mr. Eka Rahim and have 6 members, make this waste a valuable raw material for handicrafts, but there is still a small amount of plastic generated from their activities; (2) The purpose of this service is to provide solutions to the problems faced by making TTG in the form of a plastic chopper, as well as its maintenance; (3) This activity method consists of 3 stages, namely pre-activity, implementation of activities, and evaluation, involving the government of Iloponu Village, Tibawa District. The evaluation stage is carried out after the distribution of the tools to see if there is damage to the tools, if there is damage, the team immediately fixes it; and (4) The results of the activities obtained are that the plastic waste craftsman community is assisted by the tools provided by the community service team, as a solution to dealing with plastic waste arising from their activities. Where, 35% of unused waste can be processed through tongpas and plastic choppers. 
DEMO MP-ASI MODIFIKASI PANGAN LOKAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI PADA KELUARGA BADUTA Yudianti Yudianti; Hapzah Hapzah; Erdiawati Arief; Nurbaya Nurbaya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14273

Abstract

Abstrak: Wilayah Kecamatan Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat merupakan daerah yang memiliki beberapa titik lokus stunting artinya cukup banyak persentase kejadian stunting di wilayah tersebut di samping balita yang mengalami gizi kurang. Pola pemberian MP-ASI pada anak usia 6-23 bulan pada daerah tersebut masih rendah. Pola pemberian MP-ASI dari jenis, jumlah dan waktu pemberian MP-ASI masih kurang yaitu sebanyak 72,3%, 80% dan 45.8% secara berturut-turut dan ada hubungan antara jenis MP-ASI dengan stunting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan produktivitas keluarga baduta dalam menyiapkan MP-ASI lokal bagi baduta. Sasaran kegiatan ini yaitu ibu balita stunting sebanyak 30 peserta. Metode yang digunakan ada 2 yaitu penyuluhan dan demonstrasi MP-ASI. Kegiatan penyuluhan dan demo berjalan lancar dan terdapat peningkatan pengetahuan ibu pada saat pre-test dan post-test dari 50% menjadi 80 %. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan demo MP-ASI menggunakan bahan pangan lokal dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu dalam membuat MP-ASI lokal.Abstract: The Kalukku subdistrict area, Mamuju, West Sulawesi, has several stunting locus points, meaning that there is quite a large percentage of stunting incidents in that area, in addition to under-fice children who experience malnutrition. The pattern of giving MP-ASI to children aged 6-23 months in this area still needs to be improved. The pattern of giving MP-ASI in terms of type, amount, and time of giving MP-ASI still needs to be improved, namely 72.3%, 80%, and 45.8%, respectively, and there is a relationship between the type of MP-ASI and stunting. This activity aims to increase the knowledge and productivity of the toddler's family in preparing local MP-ASI for toddlers. The target of this activity is stunting toddler mothers as many as 30 participants. There are 2 methods used, namely socialization and demonstration of MP-ASI. The socialization and demo activities ran smoothly, and mothers' knowledge increased from 50% to 80% during the pre-test and post-test. Community service activities in the form of outreach and MP-ASI demonstrations using local food ingredients can increase mothers' knowledge and ability to make local MP-ASI.
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL BERBASIS MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Artika Arista; Rudhy Ho Purabaya; Ika Nurlaili Isnainiyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14861

Abstract

Abstrak: Peningkatan kapasitas dan daya saing industri semakin ketat mengingat pesatnya perkembangan penggunaan teknologi digital di berbagai industri. Oleh karena itu, pengabdi tertarik untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pendampingan pendidikan dan pelatihan pemasaran rumput laut berbasis digital pada masyarakat dan desa Tengkurak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi desa melalui kegiatan pendampingan pendidikan dan pelatihan masyarakat dalam upaya meningkatkan daya saing pemasaran produk komoditas serta peningkatan penerapan IPTEK bagi masyarakat. Kegiatan pemberdayaanmelibatkan 10 peserta yang terdiri dari masyarakat pengiat industri dan umum. . Metode awal sebelum pengajuan proposal yaitu dilakukan observasi ke Desa Tengkurak pada 4 Februari 2022. Kegiatan pengabdian dilanjutkan dengan pembuatan (1) video tutorial; dan (2) modul Pemasaran Digital Berbasis Media Sosial Instagram. Berdasarkan hasil evaluasi dari wawancara peserta, diketahui bahwa pemahaman awal masyarakat hanya 30%, kemudian terdapat peningkatan sebesar 40% menjadi 70% setelah mengikuti video tutorial dan modul. Rencana tindak lanjut dari tim pengabdi adalah pendampingan berkelanjutan dengan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi.Abstract: Increasing the capacity and competitiveness of the industry in the face of increasingly fierce competition in the global market has become very important given the rapid development of the use of digital technology in various industries. Therefore, the pengabdi is interested in conducting community service through educational assistance and training activities for digital-based seaweed marketing in the community and Tengkurak village. This activity aims to optimize the potential of the village through community education and training assistance activities in an effort to increase the competitiveness of commodity product marketing and increase the application of science and technology for the community. Therefore, the service team is interested in conducting digital-based marketing education assistance as a concrete manifestation of the collaboration program between the Dean of the Faculty of Computer Science UPN Veteran Jakarta and the Head of the Office of Empowerment activities involving 10 participants consisting of industrial and general activists. Communities and villages of Serang Regency, especially Tengkurak Village, Tirtayasa District. The initial method before submitting the proposal was observation to Tengkurak Village which began on February 43, 2022. The service activity was continued by making (1) video tutorials; and (2) Instagram social media-Based Digital Marketing modules. Based on the evaluation results from participant interviews, it is known that the initial understanding of the community was only 30%, then there was an increase of 40% but increased to 70% after attending video tutorials and modules, there was an increase of 40%. The follow-up plan that can be done by the service team is continuous assistance by adjusting to technological developments.
LITERASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS ZERO WASTE Yuni Astuti; Andri Hutari; Siti Dahlia; Dhanti Cynthia Prameswari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14293

Abstract

Abstrak: Slogan Kota Tangerang “Sehat dan Berdaya Saing” perlu mendapat dukungan masyarakatnya. Kurangnya pengetahuan warga untuk mengelola sampah disinyalir menjadi masalah mitra. Demi terwujudnya slogan tersebut, .RT 001 Kampung Pulo bermitra dengan UHAMKA untuk meningkatkan kesadaran warga mengurangi sampah melalui pembekalan literasi pengelolaan sampah berbasis zero waste dalam bentuk penyuluhan kepada 46 warga. Penyampaian materi dan demonstrasi olah sampah seperti manisan kulit wortel dan kaldu bubuk kulit udang. Efektivitas kegiatan dengan pengisian angket dan monev. Sebelum penyuluhan, sampah dibuang ke tempat sampah tanpa diolah. Setelah mendapat informasi dampak positif pengelolaan sampah, warga memiliki pengetahuan dan intensi (niat) untuk mengolah sampah. Rata-rata produksi sampah menurun (2 kg menjadi 1,5 kg) dengan kondisi sampah terpisah sebagian. Warga mulai memberikan minyak jelantah ke bu Nita, warga yang memiliki usaha lilin hias. Berdasarkan hasil angket, warga memberikan tanggapan baik (67,52%) kegiatan literasi pengelolaan sampah. Walaupun jumlah sampah warga mengalami penurunan yang kurang signifikan, tapi kesadaran warga sudah terlihat dari pengiriman botol plastik, kardus, dan minyak jelantah kepada relawan sampah.Abstract: Tangerang City's slogan "Healthy and Competitive" needs the support of its people. The lack of knowledge of residents to manage waste is allegedly a partner problem. In order to realize this slogan, RT. 001 Kampung Pulo partnered with UHAMKA to increase residents' awareness of reducing waste through provision of zero waste-based waste management literacy in the form of counseling to 46 residents. Delivering material and demonstrating waste processing such as candied carrot skins and shrimp shell powder broth. The effectiveness of activities by filling out questionnaires and monitoring and evaluation. Before counseling, waste is thrown into the trash without being processed. After receiving information on the positive impact of waste management, residents have the knowledge and intention to process waste. The average waste production decreases (2 kg to 1.5 kg) when the waste is partially separated. Residents started giving used cooking oil to Mrs. Nita, a resident who owns a decorative candle business. Residents respond well (67.52%) to literacy activities in waste management. Even though the amount of residents' waste has decreased less significantly, residents' awareness has been seen from sending plastic bottles, cardboard and used cooking oil to waste volunteers.
SOSIALISASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BAGI ENTITAS MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH Fajra Octrina; Dien Rahmawati; Wahmisari Priharti; Achmad Rizal; Ruri Octari Dinata
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.15096

Abstract

Abstrak: Sebagai critical engine Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menjadi salah satu pendorong peningkatan ekonomi negara. Namun ditengah meningkatnya industri UMKM masih banyak dari pelaku yang belum paham akan pentingnya melakukan pencatatan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan bagi entitas mikro, kecil, dan menengah. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengenalkan Standar Akuntansi Keuangan bagi Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM), mengenalkan aplikasi pencatatan laporan keuangan, menyusun laporan keuangan berdasar SAK EMKM, serta melakukan diskusi dan tanya jawab permasalahan yang dihadapi para peserta sosialisasi. Sosialisasi ini dilakukan pada pelaku UMKM di Kawasan Desa Wisata Laksana, Jawa Barat dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang dengan metode sosialisasi dan pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner, sosialisasi ini telah meningkatkan pengetahuan peserta dan 68.75% peserta merasa pengetahuanya sangat bertambah.Abstract: As a critical engine, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) have become one of the drivers of improving the country's economy. However, amidst the increase in the MSME industry, many MSME owners still need to understand the importance of recording financial reports by financial accounting standards for micro, small, and medium entities. This community service aims to introduce Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM), introducing applications for recording financial reports, compile financial statements based on SAK EMKM, and hold discussions and questions and answers. This socialization was carried out for MSMEs in the Laksana Tourism Village Area, West Java, with 16 participants using the socialization and training method. Based on the evaluation results, this socialization has increased participants' knowledge, and participants were satisfied with this activity.
KETERAMPILAN MEMBACA SASTRA MELALUI METODE QUANTUM TEACHING BAGI REMAJA MASJID Siti Ansoriyah; Ines Nur Irawan; Siti Gomo Attas
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14110

Abstract

Abstrak: Kurangnya literasi dalam keterampilan membaca sastra pada remaja masjid di Kelurahan Bahagia Babelan, Bekasi menjadi landasan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan secara partisipatif yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca sastra (dongeng) dengan menggunakan metode pembelajaran quantum teaching. Kegiatan lokakarya ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam menjumlahkan data yang didapat dari pre-test dan post-test dalam dua siklus, setiap siklus dilakukan dalam satu kali pertemuan. Metode pelatihan yang digunakan dengan beberapa tahapan yaitu: (1) metode ceramah dengan memberikan penjelasan mengenai cerita dongeng; (2) metode tanya jawab, peserta melakukan sesi bertanya mengenai literasi membaca; (3) metode simulasi, peserta mencari dan mempraktikan cara membaca dongeng cerita dengan menarik; and (4) metode mandiri, peserta membuat dan mendiskusikan hasil penulisan. Pre-test diberikan sebanyak 21 soal dalam bentuk pilihan berganda kepada 20 orang peserta remaja masjid di Kelurahan Bahagia Babelan untuk memenuhi desk evaluation yang berlangsung selama 3 jam. Pelatihan ini berupaya menerapkan model quantum teaching dengan memberikan pedoman mengenai tujuan, prosedur, dan aturan bersama dalam pelaksanaan proses pembelajaran membaca sastra. Pada awal pre-test memperoleh nilai rata-rata 53,05%, yang mana belum menunjukan hasil yang diharapkan. Pada post-test siklus I peserta mengalami peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran quantum teaching dengan nilai rata-rata 72,41%. Kemudian pada post-test siklus II dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 85, 70%. Dengan demikian, pada akhir kegiatan program pelatihan ini menunjukan peningkatan hasil keterampilan membaca yang memuaskan. Para peserta remaja masjid di Kelurahan Bahagia Babelan dapat membaca dengan baik dan memahami makna yang terandung dalam bacaan cerita dongeng tersebut.Abstract: The lack of literacy in literary reading skills of mosque teenagers in Bahagia Babelan Village, Bekasi forms the basis for this community service activity carried out in a participatory manner which aims to improve literary reading skills (fairy tales) using the quantum teaching learning method. This workshop activity was carried out using a qualitative and quantitative approach in summing up the data obtained from the pre-test and post-test in two cycles, each cycle was carried out in one meeting. The training method used with several stages, specifically: (1) lecture method by giving an explanation of fairy tales; (2) question and answer method, participants conduct a questioning session about reading literacy; (3) simulation method, participants find and practice how to read fairy tales with interesting stories; and (4) independent method, participants create and discuss the results of writing. The pre-test was given as many as 21 questions in the form of multiple choices to 20 mosque youth participants in Bahagia Babelan Village to fulfill the desk evaluation which lasted for 3 hours. This training attempted to apply the quantum teaching model by providing guidelines regarding the objectives, procedures, and rules together in the implementation of the learning process of reading literature. At the beginning of the pre-test obtained an average score of 53.05%, which had not shown the expected results. In the first cycle post-test, participants experienced an increase after using the quantum teaching learning model with an average value of 72.41%. Then in the post-test cycle II with an average value increased to 85, 70%. Thus, at the end of this training program activity showed an increase in the results of satisfactory reading skills. The mosque youth participants in Bahagia Babelan Village could read well and understand the meaning of the fairy tale reading.
PENGOPTIMALAN PERAN KELUARGA DALAM MANAJEMEN CAIRAN BAGI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN HEMODIALISA Esi Afriyanti; Farida Kurniati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14132

Abstract

Abstrak: Manajemen cairan pada pasien gagal ginjal dengan terapi hemodialisa masih menjadi masalah yang sangat penting karena tingkat kepatuhannya merupakan hal yang paling sulit dilakukan bagi pasien, apalagi jika mengkonsumsi obat-obatan yang membuat selaput lendir kering seperti diuretik. Pasien kesulitan untuk mengontrol rasa haus dan berusaha untuk minum. Kondisi ini membutuhkan peran keluarga dalam membantu pasien mengatur cairannya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga tentang manajemen cairan pada pasien gagal ginjal dengan hemodialisa. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan tentang konsep gagal ginjal kronik, hemodialisis dan manajemen cairan pada pasien gagal ginjal dengan hemodialisis, dilanjutkan dengan simulasi yaitu memperagakan cara manajemen cairan yang harus dikonsumsi pasien berdasarkan berat badannya. Penyuluhan kesehatan ini dilakukan kepada 18 (delapan belas) anggota keluarga yang mendampingi pasien selama dirawat di rumah sakit. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sebelum pemberian materi, nilai yang diperoleh keluarga pada konsep gagal ginjal kronis sebesar 88, pada konsep hemodialisis nilainya sebesar 84, sedangkan pada konsep manajemen cairan nilai keluarga adalah nol. Setelah pemberian penyuluhan terjadi peningkatan nilai pada ketiga topik penyuluhan tersebut. Perbedaan yang sangat signifikan terdapat pada topik manajemen cairan dimana nilai keluarga yang awalnya adalah 0 berubah menjadi 90 atau mampu menjawab semua pertanyaan yang ada di kuesioner.Abstract: Fluid management in patients with kidney failure with hemodialysis therapy is still a very important problem because the level of compliance is the most difficult thing for patients to do, especially when taking drugs that dry out the mucous membranes such as diuretics. The patient has difficulty controlling thirst and tries to drink. This condition requires the role of the family in helping the patient manage his fluids. This community service aims to increase family knowledge about fluid management in kidney failure patients with hemodialysis. This service is carried out by counseling methods on the concept of chronic kidney failure, hemodialysis and fluid management in kidney failure patients on hemodialysis, followed by a simulation, namely demonstrating how to manage fluids that patients must consume based on their body weight. This health counseling was carried out to 18 (eighteen) family members who accompanied the patient during his hospitalization. Data collection using a questionnaire. Before giving the material, the value obtained by the family on the concept of chronic kidney failure was 88, on the concept of hemodialysis the value was 84, while on the concept of fluid management the family value was zero. After giving counseling there was an increase in value on the three topics of counseling. A very significant difference is found on the topic of fluid management where the family value which was originally 0 changed to 90 or was able to answer all the questions in the questionnaire.
PENYULUHAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PRODUK OLAHAN JAMUR Novi Yanti Sandra Dewi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14990

Abstract

Abstrak: Industri rumah tangga berskala kecil minniella mushroom bergerak di bidang pengolahan produk jamur. Keuangan industri rumah tangga minniella mushroom berjalan tanpa ada manajemen keuangan yang baik. Manajemen keuangan tidak dilakukan secara tercatat, cukup hanya mengetahui modal dan pendapatan yang dihasilkan dari penjualan produk olahan jamur. Hal ini disebabkan adanya anggapan bahwa pencatatan keuangan sulit dan ribet. Padahal pencatatan transaksi keuangan bisnis dalam Islam merupakan hal yang harus dilakukan. Akan tetapi pelaku usaha minniella mushroom belum memahami manajemen keuangan syariah. Kegiatan ini bertujuan agar pelaku usaha minniella mushroom dapat memahami manajemen keuangan berbasis syariah dengan baik, sehingga mempunyai kesadaran untuk melakukan pencatatan keuangan bisnis. Metode pendekatan yang digunakan tim pengabdian dalam kegiatan ini adalah Participatori Rural Appraisal (PRA). Metode ini melibatkan mitra yaitu minniella mushroom dalam setiap tahapan kegiatan. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak lima belas orang yang terdiri dari pemilik dan karyawan minniella mushroom Tahapan ini meliputi tahap sosialisasi dengan mitra, tahap penyuluhan manajemen keuangan syariah, dan tahap monitoring dan evaluasi. Peserta kegiatan sangat bersemangat mengikuti kegiatan dan dapat mengikutinya dengan baik. Hal ini terlihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra yang sangat signifikan yaitu sebesar 40% .Abstract: Minniella mushroom small-scale home industry is engaged in the processing of mushroom products. Minniella mushroom household industry finances run without good financial management. Financial management is not carried out in a recorded manner, it is sufficient only to know the capital and income generated from the sale of processed mushroom products. This is due to the notion that financial records are difficult and complicated. Even though recording business financial transactions in Islam is something that must be done. However, minniella mushroom business actors do not understand sharia financial management. This activity aims to make minniella mushroom business actors understand sharia-based financial management well, so they have the awareness to keep business financial records. The approach method used by the service team in this activity is Participatory Rural Appraisal (PRA). This method involves minniella mushroom business actors in each stage of activity. This stage includes the socialization stage with partners, the sharia financial management counseling stage, and the monitoring and evaluation stage. Minniella mushroom business people are very enthusiastic about participating in activities and can follow them well. This can be seen from the results of the evaluation which showed a very significant increase in partners' understanding.
PELATIHAN MENDONGENG BAGI KADER PENDONGENG UNTUK MENGENALKAN KEAMANAN KONSUMSI JAMU DAN HERBAL PADA ANAK Choiril Anwar; Fadzil Latifah; Suparmi Suparmi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14856

Abstract

Abstrak: Sebagai desa wisata rintisan, Desa Candisari, Demak terus melakukan pengembangan potensi wisata, diantaranya Sanggar Rumah Dongeng. Akan tetapi, upaya pengembangan rumah dongeng masih terkendala tenaga pendongeng yang mengusai cara teknik mendongeng dengan baik dan benar. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk melatih teknik mendongeng bagi kader pendongeng sebagai sarana edukasi dan promosi keamanan produk herbal dan jamu. Metode yang dilakukan adalah pelatihan teknik mendongeng, pemberian tugas mandiri dan praktek mendongeng di depan anak-anak. Pelatihan diikuti oleh 10 orang yang bekerjasama sama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) setempat. Antusiasme dan semangat peserta pelatihan sangat tinggi berdasarkan 100% kehadiran pada 3 kali pertemuan. Kader pendongeng yang sudah dilatih 100% terbukti dapat mendongeng di depan anak-anak dengan pesan perlu menjaga kehati-hatian dalam mengkonsumsi jamu dan minuman herbal, sehingga akan diperoleh khasiat dan keamanannya. Pengabdian masyarakat berikutnya dapat dilakukan dengan pendampingan pembentukan Sanggar Rumah Dongeng yang dapat menjadi salah satu objek tujuan wisata di desa wisata yang sesuai kearifan lokal masing-masing daerah.Abstract: As a prototype tourism village, Candisari, Demak continues to develop its tourism potential, including the Fairytale House Studio. However, storytellers who master storytelling techniques continue to limit efforts to construct fairytale dwellings. Community service aims to educate and promote the safety of botanicals and herbal products by instructing storyteller cadres in the art of storytelling. The method includes instruction in storytelling technique, the assignment of autonomous tasks, and storytelling practice in front of children. Ten individuals participated in the training alongside the Community Work Training Centre (BLKK). The participants' perfect attendance at all three training sessions demonstrated extremely high levels of enthusiasm and zeal. It has been shown that storytellers who have received comprehensive training can tell children stories that they must be cautious when consuming herbs and herbal beverages to ensure their efficacy and safety. Consequently, community service can be rendered by assisting in forming Fairytale House Studios, which can become one of the tourist destinations in tourist villages based on each region's local expertise.