cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,203 Documents
ECOPRINT UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PENDAPATAN KWT PAGUYUBAN PETANI AL-BAROKAH DI KABUPATEN SEMARANG Yus Andhini Bhekti Pertiwi; Ana Agustina; Rissa Rahmadwiati; Supriyadi Supriyadi; Malihatun Nufus; Rezky Lasekti Wicaksono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14757

Abstract

Abstrak: Saat ini sandang bukan hanya sebagai kebutuhan primer, tetapi juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Ecoprint merupakan salah satu metode untuk mewarnai atau membuat motif pada kain yang saat ini digemari masyarakat. Produk ecoprint dapat menjadi salah satu sumber pendapatan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi serta layak dikembangkan. Mitra kegiatan ini yaitu KWT Paguyuban Petani Al-Barokah, dengan jumlah peserta pelatihan 28 orang. Tujuan dari pelatihan ecoprint adalah para anggota akan berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan bermuara pada peningkatan kreativitas dan pendapatan. Pelatihan dilakukan di Sekretariat Paguyuban Petani Al-Barokah Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah dan praktik. Sumber bahan baku ecoprint diperoleh dari lingkungan sekitar berupa daun dan bunga dari beragam tumbuhan yang dapat mengeluarkan pigmen warna/mengandung pewarna alam seperti jati, jarak, dll. Peserta tampak antusias dengan kegiatan ini dan merasa senang dan tertarik untuk memperdalam keterampilan ecoprint di masa mendatang. Peserta memperoleh pengetahuan dasar tentang ecoprint dan dapat menghasilkan produk kain dengan motif khas ecoprint.Abstract: Nowadays, clothing is not only a primary need, but has also become part of the lifestyle. Ecoprint is a method for coloring or making motifs on fabrics that are currently popular in public. Ecoprint process was environmentally friendly and the product has a high value, thus it has potency to be income source. Farmer’s women’s group Al-Barokah Farmers Association was the partner in this community services, in total there were 28 women who involve in this activity. The goal of the ecoprint training was that the members shows an active role in protecting the environment and lead to increased their creativity and income. The training was conducted at Secretariat of the Al-Barokah Farmers Association in Ketapang Village, Susukan District, Semarang Regency. The training method that used was lecture and practice. The source of ecoprint raw materials was obtained from the surrounding environment in the form of leaves and flowers of perennial plants which can secrete color pigments/contain natural dyes such as teak, jatropha, etc. Participants seemed enthusiastic about this activity and interested in deepening their ecoprint skills near future. Participants acquired ecoprint basic knowledge and able to produce ecoprint fabric.
SOSIALISASI PENGGUNAAN KOMPUTER DAN INTERNET SEHAT BAGI SISWA SISWI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Zulfi Azhar; Neni Mulyani; Jeperson Hutahaean; Ahmad Zein Hasibuan; Haryansyah Sitorus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14251

Abstract

Abstrak: SMK BM Yapim Simpang Kawat mengedepankan menggunakan literasi internet berbasis web. Hadirnya fasilitas internet dapat dimanfaatkan guru selaku pendidik sebagai sarana transfer informasi materi interaktif ke siswa sehingga memudahkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas. Melalui internet para pelajar bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, mencari bahan pelajaran, literatur atau bahan-bahan tugas sekolah. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk menggunakan internet secara bijak dan aman yang perlu diberikan kepada siswa, agar penggunaan internet memberikan manfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi dalam meningkatkan kompetensi dan kreativitas siswa. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada 1 mitra yaitu SMK BM Yapim Simpang Kawat, dengan penyajian materi, praktek, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan kreatifitas dan kualitas siswa dimana peserta pelatihan sudah mampu menyelesaikan materi pelatihan ini dengan baik dan lancar, dengan nilai posttest rata-ratanya 91,325.Abstract: SMK BM Yapim Simpang Wire emphasizes using web-based internet literacy. The presence of internet facilities can be used by teachers as educators as a means of transferring interactive material information to students so as to facilitate the implementation of teaching and learning activities in class. Through the internet, students can add insight and knowledge, look for study materials, literature or school assignment materials. The purpose of this PKM activity is to use the internet wisely and safely which needs to be given to students, so that the use of the internet provides benefits to increase knowledge and information in increasing student competence and creativity. The implementation of this community service activity was carried out to 1 partner, namely SMK BM Yapim Simpang Wire, with the presentation of material, practice, assistance and evaluation of activities. The results of this community service activity increased the creativity and quality of students where the training participants were able to complete this training material properly and smoothly, with an average posttest score of 91.325.
TEKNOLOGI PEMASARAN BERBASIS E-COMMERCE PRODUK JAHE MERAH INSTAN Danik Nurjanah; Ngatirah Ngatirah; Nuraeni Dwi Dharmawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14026

Abstract

Abstrak: KWT Srikandi merupakan salah satu UMKM yang memproduksi jahe merah instan. Pemasaran hasil produksi masih dilakukan secara konvensional. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penggunaan ecommerce maupun marketplace sebagai media pemasaran produk jahe dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan produk jahe instan. Metode pelaksanaan terdiri dari (1) Identifikasi penggunaan media pemasaran; (2) Pelatihan digital marketing; dan (3) Evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan lancar. Para peserta pelatihan dapat memahami materi dengan baik, dan bertambahnya pengetahuan terkait pemasaran secara online dengan pemanfaatan teknologi ecommerce yang tersedia sebesar 91%. Kegiatan pelatihan menghasilkan terbentuknya toko online di Shoppe, Marketplace Facebook, google bisnis dan titik rumah produksi jahe merah instant KWT Srikandi.Abstract: KWT Srikandi is one of the MSMEs that produces instant red ginger. Marketing of products is still done conventionally. Training on the use of e-commerce-based marketing technology aims to increase knowledge and create social media accounts, online shops on e-commerce as a medium to improve marketing of instant ginger products. The implementation method consists of (1) Identification of the use of marketing media; (2) Digital marketing training; and (3) Evaluation. Community service activities are running smoothly. The training participants can understand the material well, and gain knowledge related to online marketing by utilizing available e-commerce technology. The training activities resulted in the establishment of an online store at Shoppe, Facebook Marketplace, Google Business and the KWT Srikandi instant red ginger production house on Google maps.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN SOUVENIR SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN EKOWISATA Siti Puji Lestariningsih; Togar Fernando Manurung; Siva Devi Azahra; Destiana Destiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.15130

Abstract

Abstrak: Kegiatan pelatihan pembuatan souvenir dilaksanakan di Desa Sungai Kupah pada Hari Kamis tanggal 21 Juli 2022. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta dari Kelompok Sadar Wisata dan PKK. Pelaksanaan kegiatan PKM ini dilatarbelakangi oleh belum adanya souvenir wisata di desa tersebut. Tahun 2021 Desa Sungai Kupah mendapatkan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia sehingga harus memiliki unsur Sapta Pesona. Unsur yang belum terpenuhi yaitu unsur kenangan (adanya souvenir) sebagai kenang-kenangan dari kunjungan wisata. Selain potensi wisata, terdapat usaha mebel yang menghasilkan limbah kayu bertumpuk dan dapat dijadikan bahan pembuatan souvenir wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali keterampilan membuat souvenir dari limbah kayu yang bisa dijadikan souvenir wisata sebagai ide bisnis. Metode pelaksanaan PKM yaitu observasi, sosialisasi, praktek pembuatan, dan evaluasi. Dihasilkan 30 pajangan dan 60 gantungan kunci kayu dari pelatihan. Pengetahuan peserta tentang wisata, desa wisata, sapta pesona, souvenir kayu, teknik sablon sederhana, dan jenis kayu yang digunakan meningkat 58,3 % setelah mengikuti pelatihan jika dibandingkan dengan sebelum pelatihan. Persepsi peserta tentang hasil produk souvenir sangat baik dan dinilai menguntungkan secara ekonomi berdasarkan analisis modal dan harga jual sehingga peserta berminat untuk mengembangkannya.Abstract: The souvenir making training was held in Sungai Kupah Village on Thursday 21 July 2022, was attended by 30 participants. The implementation of the activity was motivated by the absence of tourist souvenirs in the village. In 2021 Sungai Kupah Village won the Indonesian Tourism Village Award. The element that has not been fulfilled is the element of the existence of souvenirs as a memento from a tourist visit. In addition to tourism potential, there is a furniture business that produces stacked wood waste and can be used as material for making tourist souvenirs. This community service activity aims to equip the skills to make souvenirs from wood waste which can be used as tourist souvenirs as a business idea. The implementation method is observation, outreach, production practice, and evaluation. 30 displays and 60 wooden key chains were produced from the training. Participants' knowledge about tourism, tourist villages, Sapta Pesona, wooden souvenirs, simple screen printing techniques, and the type of wood used increased by 58.3% after attending the training compared to before the training.Participants' perceptions of the results of souvenir products are very good and are considered economically profitable based on the analysis of capital and selling prices so that participants are interested in developing them.
OPTIMALISASI UPAYA PREVENTIF DEMAM BERDARAH DENGUE MELALUI SOSIALISASI, PEMBERIAN KARTU PEMERIKSAAN JENTIK DAN TANAMAN OBAT KELUARGA Angela Afrilia Faskah; Y. Denny Ardyanto W.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14359

Abstract

Abstrak: (1) DBD (Demam Berdarah Dengue) merupakan salah satu masalah utama di sektor kesehatan karena dapat menyerang semua kelompok umur dan akan menyebabkan kematian, terutama pada anak-anak. Kasus penderita penyakit DBD yang terjadi di Kabupaten Gresik pada tahun 2020 adalah 84 kasus dan pada tahun 2021 mengalami peningkatan jumlah kasus yaitu sebesar 191 kasus; (2) Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai DBD, pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), dan cara pencegahan DBD, sekaligus menjadi dorongan untuk masyarakat agar kegiatan jumantik berjalan kembali; (3) Metode yang digunakan dalam upaya pencegahan demam berdarah adalah metode sosialisasi DBD dan TOGA, pemberian kartu pemeriksaan jentik, dan pemberian bibit kunyit kepada ibu-ibu PKK dan para kader jumantik sebanyak 15 peserta yang hadir di Balai Desa Abar-Abir, Kabupaten Gresik; dan (4) Hasil yang dicapai dengan terlaksananya kegiatan ini adalah sebanyak 86,67% peserta yang hadir mengalami peningkatan hasil post-test. Besaran peningkatan hasil post-test yaitu sebesar 30,99% dan kegiatan jumantik di Desa Abar-Abir kembali aktif.Abstract: (1) Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the main problems in the health sector because it can attack all age groups and will cause death, especially in children. Cases of DHF patients that occurred in Gresik Regency in 2020 were 84 cases and in 2021 there was an increase in the number of cases, namely 191 cases; (2) The purpose of this community service is to increase people's understanding and knowledge about DHF, use of medical plants (TOGA), and how to prevent DHF, as well as being an encouragement for the community so that Jumantik activities can resume; (3) The methods used in efforts to prevent dengue fever are DHF and TOGA socialization methods, giving larvae inspection cards, and giving turmeric seeds to PKK women and jumantik cadres as many as 15 participants who attended the Abar-Abir Village Hall, Gresik Regency; and (4) The results achieved by carrying out this activity were as many as 86.67% of the participants who attended experienced an increase in post-test results. The magnitude of the increase in post-test results was 30.99% and jumantik activities in Abar-Abir village are back on.
PEMBINAAN KARIR PADA MAHASISWA PERSIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA DI ERA PANDEMI COVID-19 Muhamad Uyun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14989

Abstract

Abstrak: Setiap lembaga pendidikan mengharapkan seluruh lulusannya menjadi manusia yang cerdas, kompeten, berintegritas, mandiri dan berjiwa wirausaha. Namun nyatanya masih banyak alumni yang menjadi pengangguran setelah lulus dari universitas. Diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mempersiapkan karir dimasa depannya. Metode kegiatan PkM ini berupa seminar dengan empat mitra yaitu ICCN Pusat, Klinik UNSRI, Fakultas ILKOM UNSRI, dan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah, dengan jumlah narasumber 4 orang. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Dilihat dari mahasiswa sudah memahami potensi diri, karakteristik pekerjaan dan memahami kondisi fisik dan psikologis. Dengan nilai rata-rata pre test 60 menjadi skor rata-rata post test 85. Peserta kegiatan 100% berpartisipasi secara aktif dan memberikan tanggapan positif selama seminar berlangsung. Dengan demikian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi pendukung bagi para calon lulusan perguruan tinggi.Abstract: Every educational institution expects its graduates to be intelligent, competent, have integrity, and be independent and entrepreneurial. But many alumni still need to become more active after graduating from university. Holding this community service activity is hoped to improve students' abilities in preparing for their future careers. The PkM activity method is in the form of a seminar with four partners, namely ICCN (Indonesia Career Center Network), Sriwijaya University Clinic, Faculty of communication study Sriwijaya University, and Faculty of Psychology UIN Raden Fatah, with 4 resource persons. The results obtained are an increase in the ability of students to prepare themselves for the world of work. Judging students already understand their potential, job characteristics, and physical and psychological conditions, with an average pre-test score of 60 to an average post-test score of 85. Activity participants 100% actively participated and gave positive responses during the workshop. Thus, this community service activity helps increase supporting competencies for prospective college graduates.
OPTIMALISASI PENDAMPINGAN BELAJAR SISWA DI TURENG, REOK BARAT Gabariela Purnama Ningsi; Eufrasia Jeramat; Silfanus Jelatu; Elisabet Nurhayati Mulia; Herlina Nafri Sari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14811

Abstract

Abstrak: Pandemik Covid-19 memberikan banyak dampak buruk bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Kegiatan pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka langsung antara guru dan murid, berubah menjadi pembelajaran daring. Kegiatan pembelajaran daring ini tentunya hanya memungkinkan bagi daerah-daerah yang keadaan ekonomi dan kemajuan IPTEKnya memadai. Untuk lembaga pendidikan yang berada di daerah yang tidak memungkinkan pelaksanaan pembelajaran secara daring, maka solusi satu-satunya adalah dengan belajar dari rumah tanpa dampingan dari guru dengan harapan orang tua siswa dapat mendampingi anak mereka untuk belajar. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa orang tua siswa tidak mendampingi anak untuk belajar dikarenakan kurangnya waktu dan kemampuan mereka dalam mendampingi anak dalam belajar. Akibatnya, kemampuan anak dalam memahami materi yang dipelajari secara mandiri dangat rendah sehingga dibutuhkan kegiatan pendampingan belajar agar mereka dapat mempelajari ulang materi tersebut. Kegiatan pendampingan belajar ini dilakukan di SDI Tureng, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai dengan jumlah siswa yang terlibat sebanyak 20 oramg. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, meningkatkan kemampuan pemahaman materi matematika yang mereka pelajari ketika masa pandemik, sehingga dapat membantu permasalahan yang dialami siswa Sekolah Dasar Impres Tureng kelas VI dalam memahami materi matematika. Metode kegiatan dilakukan dengan cara mengajar (mendampingi) secara langsung dan tatap muka. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberian penjelasan tentang materi-materi kelas V yang mereka pelajari ketika massa pandemik dan peralihan serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyelesaikan latihan soal untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami materi. Kegiatan dilakukan di dua tempat yaitu di rumah warga dan di sekolah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan sore hari. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa dapat memahami materi matematika kelas V yang sebelumnya tidak dapat mereka pelajari secara optimal di tahun ajaran 2020/2021. Hasil ini diukur dengan menggunakan nilai pretest dan postest. Berdasarkan hasil pretest dan postest ini, rata-rata peningkatkan kemampuan pemahaman siswa sebesar 45,9%.Abstract: The Covid-19 pandemic has had many negative impacts on people's lives, especially in the field of education. Learning activities that were initially carried out face-to-face between teachers and students, turned into courageous learning. This online learning activity is of course only possible for regions with adequate economic conditions and scientific and technological progress. For educational institutions located in areas where learning is not possible, the only solution is to study from home without the assistance of a teacher in the hope that parents can accompany their children to study. However, it is possible that parents of students do not accompany their children to study due to lack of time and their ability to accompany children in learning. As a result, children's ability to understand material that is studied independently is very low, so learning assistance activities are needed so that they can re-learn the material. This learning assistance activity was carried out at SDI Tureng, West Reok District, Manggarai Regency with a total of 20 students involved. This mentoring activity was carried out with the aim of fostering student learning motivation, increasing their ability to understand the mathematical material they studied during the pandemic, so that it could help with problems that occurred in class VI students of Impres Tureng Elementary School in understanding mathematics material. The activity method is carried out by teaching (accompanying) directly and face to face. The activities carried out were in the form of providing explanations about the class V material they learned during the pandemic and transition period and providing opportunities for students to complete practice questions to improve their ability to understand the material. Activities carried out in two places, namely in residents' homes and at school. The activities are carried out in the afternoon. The result of this activity is that students can understand grade V math material that they previously could not learn optimally in the 2020/2021 school year. These results were measured using pretest and posttest scores. Based on the results of this pretest and posttest, the average increase in students' comprehension ability is 45.9%.
PENINGKATAN KAPASITAS PELAKU UMKM ANGGOTA PDA KABUPATEN SUKABUMI DALAM MENGGAPAI DANA KUR Nurni Arrina Lestari; Antony Antony; Muhammad Haekal Putra Purnama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14988

Abstract

Abstrak: UMKM masih menjadi fondasi perekonomian nasional. Salah satu masalah yang dihadapi UMKM dalam pengembangan usahanya adalah terbatasnya modal usaha. Mengatasi masalah tersebut, pemerintah pada bulan November 2007 meningkatkan akses pembiayaan UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pada bulan Juli 2022 masih ada dana KUR sebesar Rp185 triliun yang belum tersalurkan dan pada tahun 2023 pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp450 triliun. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih adanya peluang yang cukup besar bagi UMKM untuk dapat mengaksesnya. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah 25 pelaku UMKM Anggota PDA Kabupaten Sukabumi. Pada tahap observasi semua peserta yang hadir berkontribusi dalam penggalian masalah yang dihadapinya. Dilanjutkan pada tahap pelatihan dengan tujuan meningkatkan pemahaman peserta yang berfokus pada materi pengajuan KUR, tata kelola keuangan, dan perizinan. Evaluasi pemahaman peserta dilakukan dengan membagikan kuisioner sebelum dan sesudah meteri diberikan. Hasilnya pemahaman peserta pelatihan meningkat sebesar 41,21%. Pada tahap pendampingan tim pengabdian membantu pembuatan laporan laba rugi,NPWP,dan NIB. Hingga saat ini ada 1 pelaku UMKM yang telah mengajukan pembiayaan KUR, sedangkan yang lainnya masih terkendala pinjaman bank yang belum lunas.Abstract: MSMEs are still the foundation of the national economy. One of the problems faced by MSMEs in developing their business is the limited working capital. Overcoming this problem, the government in November 2007 increased access to MSME financing through the Kredit Usaha Rakyat (KUR) program. In July 2022 there were still IDR185 trillion of KUR funds that had not been disbursed and in 2023 the government is targeting KUR distribution of IDR450 trillion. This shows that there are still quite large opportunities for MSMEs to be able to access them. The target of this service activity is 25 MSME manager of the PDA Members of Sukabumi Regency. At the observation stage, all participants present contributed to exploring the problems they faced. It is continued at the training stage with the aim of increasing participants' understanding which focuses on KUR submission, financial governance, and licensing. Evaluation of participants' understanding was carried out by distributing questionnaires before and after the material was given. As a result, the understanding of the trainees increased by 41.21%. At the mentoring stage the dedication team helps prepare income statement, NPWP, and NIB. Until now there is 1 MSME manager who has applied for KUR financing, while the others are still constrained by bank loans that have not been paid off.
PENGUATAN PERAN PERPUSTAKAAN BINA ILMU DALAM UPAYA MENINGKATKAN LITERASI MELALUI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN Ferzha Putra Utama; Arie Vatresia; Nanang Sugianto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.15147

Abstract

Abstrak: Perpustakaan Bina Ilmu merupakan salah satu perpustakaan desa yang ada di Desa Sidodadi, Kecamatan Bengkulu Tengah. Perpustakaan yang didirikan pada tahun 2019 melalui dana desa ini menjadi salah satu sumber literasi bagi masyarakat desa. Keterbatasan sumber pustaka di desa memberikan peluang bagi perpustakaan sebagai lembaga di bawah pemerintahan desa untuk hadir dan berperan dalam meningkatkan literasi masyarakat. Namun berdasarkan pengamatan di lapangan, pengetahuan yang dimiliki oleh pengelola perpustakaan masih sangat minim, sehingga banyak menemui kendala dalam mengambil peran tersebut. Belum optimalnya pemanfaatan teknologi untuk memperkaya sumber literasi yang dapat merangsang peningkatan minat baca masyarakat menjadi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, dalam hal ini adalah pengelola perpustakaan. Program Pengabdian Pada Masyarakat bertujuan untuk membantu menguatkan peran perpustakaan Bina Ilmu mengatasi permasalahan yang dihadapi melalui penerapan teknologi. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan melalui program yang terdiri dari pengembangan sistem informasi manajemen perpustakaan, penyediaan akses internet di lingkungan perpustakaan, dan mendampingi mitra menyusun program kerja. Saat ini di perpustakaan Bina Ilmu telah tersedia akses internet yang mampu memberikan sumber literasi bagi masyarakat Desa Sidodadi. Program yang dilaksanakan dalam waktu empat bulan sejak Juli 2022 ini menunjukkan adanya peningkatan minat baca yang ditunjukkan dengan bertambahnya pengunjung sebanyak 39%. Penerimaan pengguna pada sistem informasi manajemen perpustakaan yang dikembangkan telah diukur dengan System Usability Scale menunjukkan skor 72 yang termasuk ke dalam kategori baik. Abstract: The use of technology has not been optimal in enriching literacy resources that can stimulate an increase in public interest in reading is a problem faced by our partners. The Bina Ilmu Library is one of the village libraries in Sidodadi, Central Bengkulu District. The library was established in 2019 through village funds and has become a source of literacy for village communities. The limited library resources in the village provide an opportunity for the library as an institution under the village government to attend and play a role in improving community literacy. However, based on observations, the management staff's knowledge is limited to maintain and achieve that. Quite steps have been taken to achieve this goal through a program consisting of developing a library management system, providing internet access in the library environment, and assisting partners in preparing work programs. The availability of internet access in the library has provided a source of literacy for the people of Sidodadi Village. The community service program implemented within four months from July 2022 has shown increasing reading interest, which is indicated by an increase in visitors by 15% until September. User acceptance of the library management information system has been measured by the System Usability Scale and shows a score of 72, which is included in the good category. Abstrak: Perpustakaan Bina Ilmu merupakan salah satu perpustakaan desa yang ada di Desa Sidodadi, Kecamatan Bengkulu Tengah. Perpustakaan yang didirikan pada tahun 2019 melalui dana desa ini menjadi salah satu sumber literasi bagi masyarakat desa. Keterbatasan sumber pustaka di desa memberikan peluang bagi perpustakaan sebagai lembaga di bawah pemerintahan desa untuk hadir dan berperan dalam meningkatkan literasi masyarakat. Namun berdasarkan pengamatan di lapangan, pengetahuan yang dimiliki oleh pengelola perpustakaan masih sangat minim, sehingga banyak menemui kendala dalam mengambil peran tersebut. Belum optimalnya pemanfaatan teknologi untuk memperkaya sumber literasi yang dapat merangsang peningkatan minat baca masyarakat menjadi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, dalam hal ini adalah pengelola perpustakaan. Program Pengabdian Pada Masyarakat bertujuan untuk membantu menguatkan peran perpustakaan Bina Ilmu mengatasi permasalahan yang dihadapi melalui penerapan teknologi. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan melalui program yang terdiri dari pengembangan sistem informasi manajemen perpustakaan, penyediaan akses internet di lingkungan perpustakaan, dan mendampingi mitra menyusun program kerja. Saat ini di perpustakaan Bina Ilmu telah tersedia akses internet yang mampu memberikan sumber literasi bagi masyarakat Desa Sidodadi. Program yang dilaksanakan dalam waktu empat bulan sejak Juli 2022 ini menunjukkan adanya peningkatan minat baca yang ditunjukkan dengan bertambahnya pengunjung sebanyak 39%. Penerimaan pengguna pada sistem informasi manajemen perpustakaan yang dikembangkan telah diukur dengan System Usability Scale menunjukkan skor 72 yang termasuk ke dalam kategori baik. Kata Kunci: desa; perputakaan; literasi; teknologi informasi. Abstract: The use of technology has not been optimal in enriching literacy resources that can stimulate an increase in public interest in reading is a problem faced by our partners. The Bina Ilmu Library is one of the village libraries in Sidodadi, Central Bengkulu District. The library was established in 2019 through village funds and has become a source of literacy for village communities. The limited library resources in the village provide an opportunity for the library as an institution under the village government to attend and play a role in improving community literacy. However, based on observations, the management staff's knowledge is limited to maintain and achieve that. Quite steps have been taken to achieve this goal through a program consisting of developing a library management system, providing internet access in the library environment, and assisting partners in preparing work programs. The availability of internet access in the library has provided a source of literacy for the people of Sidodadi Village. The community service program implemented within four months from July 2022 has shown increasing reading interest, which is indicated by an increase in visitors by 15% until September. User acceptance of the library management information system has been measured by the System Usability Scale and shows a score of 72, which is included in the good category. Keywords: information technology; library; literacy; village. 
PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH DASAR BERBASIS PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI PERMAINAN OUTDOOR DAN INDOOR Muhammad Ferdy Farizki; Emilda Emilda; Shafiera Lazuarni; Kgs. M. Nurkholis
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17524

Abstract

Abstrak: Untuk memudahkan generasi kita menyikapi tantangan di era sekarang, metode belajar bahasa Inggris yang tersedia menjadi beragam seperti melalui video, musik, games dan masih banyak lagi. Namun, bagi siswa/i di SDN 07 Sungai Duren Kecamatan Muara Enim, kegiatan belajar berbahasa inggris masih terbatas yang dilatarbelakangi permasalahan meliputi keterbatasan media pembelajaran, guru kurang inovatif dalam metode pengajaran, permainan di luar ruangan yang terbatas, anak tidak dapat bergerak bebas, terhambatnya perkembangan kepribadian anak. Tujuan diadakannya kegiatan ini ialah membantu meningkatkan minat belajar Peserta Didik khususnya dibidang Bahasa Inggris, membantu pembentukan karakter Peserta didik dengan kegiatan-kegiatan fun, meningkatkan sensorik dan motorik peserta didik melalui kegiatan yang disediakan oleh penulis ketika mengajar di SDN 07 Sungai Duren selama 2 hari ini (27-28 Juli 2023) menargetkan peserta didik kelas VI berjumlah 15 orang dengan 3 metode berupa ceramah, simulasi dan diskusi. Hasil dari pelaksanaannya adalah keseluruhan merasa bahwa kegiatan ini sangat menarik dan sangat membantu Peserta dalam meningkatkan jiwa kepemimpinan, kejujuran, kekompakan, hingga keberanian mereka dengan persentase peningkatan signifikan yakni mencapai lebih dari 80% yang diukur dengan kuisioner tertutup.Abstract: To make it easier for our generation in respond to this current era, the available of English learning methods are diverse such as through videos, music, games and many more. However, for students at SDN 07 Sungai Duren, Muara Enim District, English learning activities are still limited. In addition, the author's activities are also motivated by the problems identified which include (1) the involvement of learning media, (2) the lack of innovation by teachers in providing teaching methods, (3) outdoor activities are limited caused of the play space and media, (4) Inhibition of Children's character. The purpose of holding this activity is to help increase the interest in learning of students, especially in the field of English, help build the character of students with fun activities, improve sensory and motor students through activities provided by the author while teaching at SDN 07 Sungai Duren The activity which was held for 2 days (27-28 July 2023) targeted grade VI students with a total of 15 people. The results of the implementation of character building based on English language learning through Outdoor and Indoor games are that all students feel that this activity is very interesting and helps the students to improve their leadership skill, integrity, solidarity, up to their bravery.