cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PROGRAM AGROSCHOOLING UNTUK MENINGKATKAN MINAT PERTANIAN PADA SEKOLAH DASAR Maryance Vivi Murnia Bana; Astried Priscilla Cordanis; Jessyca Putri Choirunnisa; Ester Nurani Keraru; Rizki Adiputra Taopan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26673

Abstract

Abstrak: Program agroschooling adalah upaya pengenalan dan edukasi pertanian sejak dini yang disesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan dan metode yang menarik sehingga menciptakan ketertarikan generasi muda terhadap pembangunan pertanian di masa depan. Sektor pertanian merupakan sektor primer di Kabupaten Manggarai Barat sehingga regenerasi pertanian sangat dibutuhkan guna yang mendukung pembangunan. SDK Nunang terletak di daerah potensial sektor pertanian sehingga pelaksanaan PkM agroschooling merupakan upaya guna meningkatkan animo siswa kelas 3, 4 dan 5 melalui model pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, dengan pertimbangan bahwa siswa telah mampu berpikir kritis. Metode pelakasankan yaitu sosialisasi dan praktikum menanam bersama para siswa. Pelaksanaan program agroschooling juga disertakan pre-test dan post-test melalui kuesioner yang telah disediakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami dan menanggapi materi yang disampaikan. Setelah dilaksanakan PkM Agroschooling dilakukan evaluasi melalui observasi langsung untuk melihat keberlanjutan tanaman hasil praktikum. Hasil pre-test sebesar 2,61 sedangkan post-test terhadap persepsi para siswa SDK Nunang tergolong dalam kategori baik dengan nilai skor 4,67.Abstract: The agroschooling program is an effort to introduce and educate agriculture from an early age which is tailored to needs, abilities and interesting methods so as to create interest in the younger generation in agricultural development in the future. The agricultural sector is the primary sector in West Manggarai Regency, so agricultural regeneration is very much needed to support development. SDK Nunang is located in a potential area for the agricultural sector, so the implementation of PkM agroschooling is an effort to increase the interest of students in grades 3, 4 and 5 through an interactive learning model in Natural and Social Sciences subjects, taking into account that students are able to think critically. The implementation method is socialization and planting practice with students. The implementation of the agroschooling program also includes a pre-test and post-test through a questionnaire that has been provided to measure students' ability to understand and respond to the material presented. After implementing PkM Agroschooling, an evaluation was carried out through direct observation to see the sustainability of the practicum plants. The pre-test result was 2.61, while the post-test on the perceptions of SDK Nunang students was classified in the good category with a score of 4.67.
PENDAMPINGAN KESEHATAN JASMANI DAN ROHANI TERKAIT WORK-RELATED MUSCULOSKELETAL DISORDER BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI KOTA GIMPO KOREA SELATAN Mitoriana Porusia; Arif Pristianto; Khansa Nuriashinta Nabila; Della Nindhi Hariadhi; Muhammad Akhyar; Muhammad Nizar Siddiq
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27762

Abstract

Abstrak: Pekerja migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan mengeluhkan sistem kerja yang terlalu diforsir, banyak lembur, dan terburu-buru. Banyak pekerja yang mengeluhkan Work-related musculoskeletal disorders dan bahkan setiap bulan selalu ada laporan PMI yang meninggal dunia karena kelelahan setelah bekerja. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi PMI terkait upaya pencegahan terkait kelelahan kerja jasmani, mendampingi keluhan musculoskeletal dan kaitannya dengan rohani/keislaman. Kegiatan ini mentargetkan PMI di Seoul Korea Selatan, meliputi (1) Kajian manfaat sholat terhadap tubuh & edukasi Kesehatan, (2) Pembuatan buku saku dan Video workplace exercise, dan (3) Pelatihan fisik, pemeriksaan kesehatan & konsultasi fisioterapi. Dalam kegiatan luring di Masjid Abdurrahman bin Auf Gimpo, 36 orang hadir dan sebagian besar memiliki status pra hipertensi, pre diabetes dan kadar kolestrol baik. Keluhan muskuloskeletal paling sering adalah low back pain dan nyeri hamstring alat gerak & leher. Setelah treatment fisioterapi ringan & edukasi peserta mengaku mulai sadar dengan Kesehatan mereka & akan mempraktekan gerakan terapi yang sudah diajarkan. Pengukuran evaluasi menggunakan pre dan post test dengan angket. Hasil kajian & edukasi Kesehatan daring, meningkatkan nilai pengetahuan peserta 18,6% & pelatihan fisik 68,7% setelah kegiatan. Dalam kegiatan luring di Masjid Abdurrahman bin Auf Gimpo, 36 orang hadir dan sebagian besar memiliki status pra hipertensi, pre diabetes dan kadar kolestrol baik. Keluhan muskuloskeletal paling sering adalah low back pain dan nyeri hamstring alat gerak & leher. Setelah treatment fisioterapi ringan & edukasi peserta mengaku mulai sadar dengan Kesehatan mereka & akan mempraktekan gerakan terapi yang sudah diajarkan.Abstract: Indonesian migrant workers (PMI) in South Korea complain about the work system that is too forced, lots of overtime, and rushed. Many workers complain about Work-related musculoskeletal disorders and even every month there are always reports of PMI who die due to exhaustion after work. The purpose of this service is to educate PMI regarding prevention efforts related to physical work fatigue, assisting with musculoskeletal complaints and their relationship to spirituality/Islam. This activity targets PMI in Seoul, South Korea, including (1) Study of the benefits of prayer for the body & Health education, (2) Making pocket books and workplace exercise videos, dan (3) Physical training, health checks & physiotherapy consultations. In offline activities at the Abdurrahman bin Auf Gimpo Mosque, 36 people attended and most of them had pre-hypertension, pre-diabetes and good cholesterol levels. The most common musculoskeletal complaints were low back pain and hamstring pain in the limbs & neck. After light physiotherapy treatment & education, participants admitted that they began to be aware of their health & would practice the therapeutic movements that had been taught. Evaluation measurement using pre and post test with questionnaire. The results of the study & online Health education, increased the knowledge value of participants by 18.6% & physical training by 68.7% after the activity.
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN MASYARKAT DALAM PEMANFATAN TANAMAN HERBAL ASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI ASI Endah Yulianingsih; Rina Sulisthia Arbie; Desak Made Yulianti; Ika Suherlin; Cindy Fartikasari; Sri Uliyafni Labaco
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26750

Abstract

Abstrak: Indonesia menargetkan cakupan pemberian ASI Eksklusif adalah 80%, namun hal ini masih jauh dari kenyataan. Salah satu tujuan dari Millenium Development Goals (MDGs) yaitu mengurangi tingkat kematian anak dan meningkatkan kesehatan Ibu. Optimalisasi herbal ASI merupakan salah satu upaya yang tepat dalam memaksimalkan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang ada di sekitar tempat tinggal. Tujuan kegiatan ini yaitu pemberdayaan Masyarakat dalam dalam peningkatann prosuksi ASI melalui Optimalisasi herbal ASI. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan penyuluhan dan pemberdayaan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah kader kesehatan dan ibu menyusui sebanyak 45 orang. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Hasil pengetahuan dengan kategori cukup sebesar dan sesudah diberikan penyuluhan bahwa pengetahuan peserta sebelum diberikan penyuluhan dengan kategori cukup sebanyak 26 (57,75) orang, kategori kurang sebanyak 18 (40%) orang dan kategori baik sebanyak 1 (2,3%) orang, Adapun pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan meningkat dengan kategori baik sebanyak 39 (86,6%) dan kategori kurang 6 (13,4%). Selain itu terdapat peningkatan kemauan peserta dalam pemanfaatan Herbal ASI. Dimana hasil kemauan dengan kategori baik sebelum diberikan penyuluhan yaitu 6 (13,4%) dan kemauan kurang sebanayk 39 (86,6%). Adapun hasil yang diperoleh kemauan yang diperoleh setelah diberikan penyuluhan yaitu dengan kategori baik meningkat sebanyak 37 (82,3%) dan kemauan kurang sebanyal 8( 17,7%). Saran kepada pemerintah desa bahwa program ini sangat tepat untuk dilanjutkan karena memberikan manfaat yang baik dalam upaya pencegahan risiko stunting.Abstract: Indonesia targets exclusive breastfeeding of 80%, but this is still far from reality. One of the goals of the Millennium Development Goals (MDGs) is to reduce child mortality rates and improve maternal health. Optimizing herbal breast milk is one of the right efforts to maximize the use of Family Medicinal Plants (TOGA) found around the residence. The aim of this activity is to empower the community in increasing breast milk production through herbal breast milk optimization. This community service is carried out using an outreach and empowerment approach through education and training activities. The targets for this activity were 45 health cadres and breastfeeding mothers. Based on the results obtained, there was an increase in knowledge before and after the counseling was given. The results of knowledge in the sufficient category were 26 (57.75) people after being given the counseling, participants' knowledge before being given the counseling was in the sufficient category, 18 (40%) in the poor category and 1 (2.3%) in the good category. Meanwhile, participants' knowledge after being given counseling increased with 39 (86.6%) in the good category and 6 (13.4%) in the poor category. Apart from that, there was an increase in participants' desire to use herbal breast milk. Where the results of desires in the good category before being given counseling were 6 (13.4%) and less desires were 39 (86.6%). As for the results obtained, the desires obtained after being given counseling were in the good category increasing by 37 (82.3%) and the desires were less by 8 (17.7%). Advice to the village government is that this program is very appropriate to continue because it provides good benefits in preventing the risk of stunting.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL DALAM MENGEDUKASI DAN MENUMBUHKEMBANGKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Sugianta Ovinus Ginting; Sudarto Sudarto; Roni Yunis
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27595

Abstract

Abstrak: Pembelajaran kewirausahaan dapat menjadi sarana bagi siswa/i untuk mengembangkan ide usaha dan keterampilan serta menumbuhkembangkan minat dalam berwirausaha. SMK Negeri mengalami kendala dalam mengedukasi dan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan siswa/i karena minimnya pemahaman, pengalaman dan bimbingan terhadap sisiwa/i tentang praktek kewirausahaan yang tepat serta tidak memiliki akses yang memadai terhadap teknologi informasi dalam melakukan praktek kewirausahaan. Sasaran kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan satu mitra SMK Negeri diikuti 30 orang siswa/i yang bertujuan dalam memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dengan melakukan pengembangan softskill dan karakter untuk penguatan profil pelajar pancasila melalui penguatan keterampilan literasi digital kewirausahaan dan teknologi informasi bagi siswa, Kegiatan ini terdiri dari tahapan persiapan dengan melakukan observasi dan wawancara, tahapan pelaksanaan mencakup workshop Entrepreneurial Self-Efficacy (ESE), pelatihan kewirausahaan berbasis TIK dan tahapan evaluasi meliputi outcome monitoring melalui kuisioner pre-test dan post-tes. Hasil dari kegiatan PKM yang telah dilakukan dapat mengedukasi dan menumbuhkembangkan minat kewirausahaan siswa SMK Negeri berdasarkan aspek prediksi diri sebesar 0,62%, niat perilaku sebesar 5,07%, pengambilan resiko sebesar 6,57% dan inovasi sebesar 3,6%. Praktek kewirausahaan berbasis TIK dengan membuat draft business plan menggunakan aplikasi Visme AI Business Plan mampu meningkatkan 21% kemampuan pengetahuan dan pemahaman siswa SMK Negeri tentang business plan.Abstract: Entrepreneurship learning can be a means for students to develop business ideas and skills and foster an interest in entrepreneurship. State Vocational High Schools experience obstacles in educating and developing students' entrepreneurial spirit due to the lack of understanding, experience and guidance for students about appropriate entrepreneurial practices and inadequate access to information technology in carrying out entrepreneurial practices. The target of the Community Partnership Empowerment (PKM) activity with one State Vocational High School partner was attended by 30 students which aimed to strengthen the implementation of the Merdeka Curriculum in schools by developing soft skills and character to strengthen the profile of Pancasila students through strengthening digital literacy skills in entrepreneurship and information technology for students. This activity consists of preparation stages by conducting observations and interviews, implementation stages include Entrepreneurial Self-Efficacy (ESE) workshops, ICT-based entrepreneurship training and evaluation stages include outcome monitoring through pre-test and post-test questionnaires. The results of the PKM activities that have been carried out can educate and develop the entrepreneurial interests of SMK Negeri students based on aspects of self-prediction of 0.62%, behavioral intentions of 5.07%, risk taking of 6.57% and innovation of 3.6%. ICT-based entrepreneurial practices by creating a draft business plan using the Visme AI Business Plan application can increase 21% of the knowledge and understanding of SMK Negeri students about business plans.
PELATIHAN PENGELOLAAN WEBSITE PROFILE BERBASIS POTENSI LOKAL DESA Aris Kusumawati; Rosyid Abdillah; Yupit Sudianto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27324

Abstract

Abstrak: Kelompok Ternak Sumber Pangan memiliki website sebagai media penyebaran informasi di era digital untuk menyampaikan keunggulan potensi lokal. Potensi lokal yang ingin disebarkan secara luas adalah produk inovasi olahan telur bebek khas Desa Kebonsari. Pengelola website saat ini adalah pengurus kelompok ternak yang mengalami kesulitan terkait penggunaan website. Pengelola website memiliki kemampuan penggunaan IT, pendidikan akhir, dan usia yang beragam. Di sisi lain, pengelola belum terbiasa menyampaikan informasi melalui website. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan IT pengelola website menggunakan metode pelatihan. Kegiatan pelatihan dilakukan selama 125 menit. Peserta pelatihan adalah lima anggota kelompok ternak yang diperbantukan sebagai pengelola website. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner yang terdiri dari enam item pengukuran hard-skill oleh kelimapeserta di akhir kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan jika terdapat peningkatan kemampuan IT terkait pengelolaan website sebesar 4,73 dari skala 5.Abstract: Kelompok Ternak Sumber Pangan has a website as a medium for disseminating information in the digital era to convey the advantages of local potential. The local potential they want to distribute widely is the innovative processed duck egg product typical of Kebonsari Village. The current website manager is a livestock group administrator who has difficulty using the website. Website managers have various IT skills, final education, and ages. On the other hand, managers are not yet accustomed to conveying information via the website. This community service activity aims to improve website managers' IT skills using training methods. The training activity was carried out for 125 minutes. The training participants were five members of the livestock group who were assigned as website managers. Evaluation of the activity was carried out by filling out a questionnaire consisting of six hard-skill measurement items by the five participants at the end of the activity. The evaluation results showed that there was an increase in IT skills related to website management of 4.73 on a scale of 5.
PENINGKATAN NILAI JUAL GULA SEMUT MELALUI DESIGN KEMASAN DAN DIGITAL MARKETING Dody Tri Kurniawan; Ratih Yuniastri; Ika Fatmawati Pramasari; Tukiran Tukiran; Ali Imron; Amalia Ruhana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27921

Abstract

Abstrak: Desa Candi, daerah di Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, memiliki potensi pengembangan gula merah (luas lahan mencapai 317,917 Ha). Salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah dari gula merah yaitu diversifikasi olahan gula merah menjadi gula semut. Satu-satunya pengrajin gula merah yang memproduksi gula semut yaitu Kelompok Tani Wanita (KWT) Al Cholifah, Adanya permintaan pasar yang tinggi dan kontinyu terhadap gula semut ini, nyatanya belum dapat dipenuhi dikarenakan bahan baku gula semut harus menggunakan gula merah atau nira siwalan yang berkualitas bagus yang hanya ada di musim kemarau. Pemasaran yang masih bersifat lokal di kabupaten Sumenep, sehingga untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibutuhkan produksi gula yang kontinyu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual gula merah menggunakan metode dan pendekatan pelatihan dan pendampingan strategi pasar dan inovasi kemasan produk sebagai bentuk solusinya. Kegiatan pelatihan dan pendampingan telah terlaksana dengan baik, mendapat dukungan penuh dari 20 orang anggota mitra dan tim pendamping. Evaluasi keberhasilan dilakukan menggunakan pretest-postest, kuisioner, dan wawancara langsung. Hasil kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan teknologi selama proses penyimpanan dan inovasi kemasan gula semut sebesar 81% dan peningkatan produksi sebesar 60% serta inovasi kemasan produk gula semut dalam bentuk sachet.Abstract: Candi village, an area in Dungkek District, Sumenep Regency, has potential for developing brown sugar (land area reaches 317,917 Ha). One strategy to increase the added value of brown sugar is the diversification of brown sugar processing into palm sugar, the only brown sugar craftman who produces palm sugar is the Al Cholifah Women’s Farmers Group (KWT), established in 2009 and starting production of palm sugar since 2015. The hgh abd continuous market demand for this palm sugar, in fact, cannot be met because the raw material for palm sugar must use good quality brown sugar or palm sugar sap whivh is only available in dry season. Marketing is still lical in Sumenep Regency, so to reach a wider marker, continuous sugar production is needed. This activity aims to increase the selling value of brown sugar using a training approach and mentoring of market strategies and product packaging innovation as a form of solution. Training and mentoring activities have been carried out well, receiving full support from 20 partner members and the mentoring team. Evaluation of success was Carried out using pretest-posttest, questionanaires, and direct interviews. The results of the activity can increase the knownledge and skills of partners in applying technology during the storage process and innovation of plam sugar packaging by 81% and increase production by 60% as well as innovation in palm sugar product packaging in the form of scathes.
INOVASI ECO PAVING BLOCK BERKELANJUTAN: PELATIHAN PEMBUATAN PAVING BLOCK DARI SAMPAH PLASTIK LDPE SEBAGAI PELUANG USAHA DI PROVINSI BANTEN Woelandari Fathonah; Rama Indera Kusuma; Nustin Merdiana Dewantari; Enden Mina; Muhammad Radityagifari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26694

Abstract

Abstrak: Permasalahan sampah plastik LDPE di Desa Kalanganyar, Provinsi Banten, semakin mendalam akibat kebiasaan membuang dan membakar sampah sembarangan, yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dan dampak negatif pada kesehatan serta ekosistem. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan teknis mitra dalam proses pembuatan paving block dari sampah plastik LDPE dan peluang usaha dari pemanfaatan limbah plastik LDPE menjadi bahan baku pembuatan paving block. Kegiatan pelatihan ini melibatkan 20 peserta, yang terdiri dari pengurus dan warga masyarakat setempat. Kegiatan pelatihan mencakup penyampaian materi tentang paving block dan praktik pembuatan paving block menggunakan limbah sampah plastik LDPE. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan praktis masyarakat sebesar 95%. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan keterampilan praktis masyarakat, serta observasi langsung terhadap hasil pembuatan paving block.Abstract: The problem of LDPE plastic waste in Kalanganyar Village, Banten Province, is getting worse due to the habit of throwing and burning waste carelessly, which causes environmental pollution and negative impacts on health and the ecosystem. The purpose of this activity is to improve the technical skills of partners in the process of making paving blocks from LDPE plastic waste and business opportunities from the use of LDPE plastic waste as raw materials for making paving blocks. This training activity involved 20 participants, consisting of administrators and local residents. The training activities included the delivery of material on paving blocks and the practice of making paving blocks using LDPE plastic waste. The results of the activity showed an increase in the community's practical skills by 95%. Evaluation was carried out through pre-tests and post-tests to measure the increase in the community's practical skills, as well as direct observation of the results of making paving blocks.
EDUKASI GIZI DAN OLAHRAGA UNTUK MENGATASI OBESITAS POLISI NASIONAL TIMOR LESTE Mury Kuswari; Rilla Gantino; Wahyuddin Wahyuddin; Nuraini Diah Novianti; Lianda Rachmadany Sinaga; Marcos Salgario Deo Da Silva; Jeny Palulun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27478

Abstract

Abstrak: Obesitas merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan, kebugaran, dan produktivitas kerja, termasuk di kalangan aparat kepolisian. Perlu upaya untuk mengatasi permasalahan ini melalui edukasi gizi dan olahraga yang menjadi solusi penting. Polisi Nasional Timor Leste merupakan salah satu insitusi yang memperhatikan status gizi pegawainya agar tidak berlebih. Program edukasi gizi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pola makan dengan konsep gizi seimbang dan edukasi aktivitas fisik yang teratur dan terstruktur agar dapat menjaga kebugaran tubuh dan mengatasi permasalahan obesitas pekerja. Kegiatan dilakukan pada bulan Juli tahun 2024 di Kantor Pusat Kepolisian Timor Leste dan diikuti oleh 117 polisi. Kegiatan dimulai dengan memberikan edukasi gizi seimbang, dilanjutkan dengan edukasi dan praktek olahraga serta pengukuran berat badan, lingkar perut serta konsultasi gizi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan gizi dan olahraga polisi Timor Leste sebesar 38,7 poin sebelum dan setelah kegiatan. Kegiatan pengabdian ini diharapkan menjadi dasar awal untuk merancang program yang lebih spesifik dan berkelanjutan untuk polisi Timor Leste agar memiliki tubuh ideal dan lebih produktif.Abstract: Obesity was a serious issue that impacted health, fitness, and work productivity, including among law enforcement officers. Efforts were necessary to address this issue through nutrition education and exercise, which served as key solutions. The National Police of Timor Leste was one of the institutions that paid attention to the nutritional status of its staff to prevent excess weight. The nutrition education program aimed to enhance understanding of balanced diet concepts, alongside structured and regular physical activity education to maintain fitness and address employee obesity. The activities were conducted in July 2024 at the Timor Leste Police Headquarters and were attended by 117 officers. The program began with balanced nutrition education, followed by exercise education and practice, as well as weight, waist circumference measurements, and nutrition consultations. The results of this service activity were improved knowledge of police officer 38,7 before and after education activities. The activities expected to provide a foundation for designing more specific and sustainable programs for Timor Leste police officers to achieve ideal body conditions and improved productivity. 
DEVELOPING STUDENTS' LANGUAGE SKILLS THROUGH THE IMPLEMENTATION OF BASIC LITERACY Annas Solihin; Nurul Istiq'faroh; Heru Subrata; Hendratno Hendratno; Wahyu Sukartiningsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26888

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi literasi dasar di SDN Rangkah VI/168 Surabaya dan dampaknya terhadap kemampuan bahasa siswa, termasuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara untuk menyelidiki praktik literasi yang diterapkan di kelas. Instrumen yang digunakan mencakup indikator dan pertanyaan semi-terstruktur untuk menggali pengalaman dan tantangan yang dihadapi oleh guru dan siswa. Data dianalisis untuk mengidentifikasi pola dan praktik yang signifikan dalam pengembangan keterampilan literasi. Hasil observasi menunjukkan antusiasme siswa untuk membaca, meskipun ada variasi dalam kemampuan menulis dan berbicara mereka. Wawancara dengan guru menemukan tantangan dalam mengajarkan keterampilan literasi, seperti perbedaan kemampuan siswa dan kurangnya motivasi untuk menulis. Siswa lebih nyaman berbicara dalam kelompok kecil, sementara keterampilan menyimak masih perlu ditingkatkan. Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, disarankan agar guru menerapkan pengajaran yang berbeda, memberikan lebih banyak tugas menulis kreatif, dan mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa mengembangkan kemampuan bahasa melalui literasi dasar sangat penting untuk mempersiapkan siswa mengikuti pendidikan formal yang lebih tinggi dan menjadi anggota masyarakat yang produktif. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan kemampuan literasi siswa dapat meningkat secara signifikan.Abstract: This study aims to explore the implementation of basic literacy at SDN Rangkah VI/168 Surabaya and its impact on students' language skills, including reading, writing, speaking, and listening. This study used a qualitative approach with observation and interview methods to investigate literacy practices implemented in the classroom. The instrument used included indicators and semi-structured questions to explore the experiences and challenges faced by teachers and students. The data was analyzed to identify significant patterns and practices in literacy skills development. The observations revealed students' enthusiasm for reading, though there were variations in their writing and speaking abilities. Interviews with teachers uncovered challenges in teaching literacy skills, such as the differences in student abilities and the lack of motivation to write. Students were more comfortable speaking in small groups, while listening skills still required improvement. To address these challenges, it is recommended that teachers implement differentiated instruction, assign more creative writing tasks, and integrate technology into the learning process. This study concludes that developing language skills through basic literacy is crucial for preparing students for higher formal education and becoming productive members of society. With the appropriate approach, it is expected that students' literacy abilities can improve significantly.
EDUKASI PENGENALAN BILANGAN MATEMATIKA KEPADA SISWA TUNAGRAHITA BERBASIS MEDIA NUMBERBOX MULTISENSORY DI SLB KARYA BHAKTI SURABAYA Fajar Setiawan; Syarifuddin Syarifuddin; Achmad Hidayatullah; Lala Anggraini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28216

Abstract

Abstrak: Siswa penyandang tunagrahita merupakan siswa yang memiliki keterbatasan intelektual dan kemampuan kognitif yang berada di bawah rata-rata. Selain itu, mereka juga memiliki daya serap dan daya ingat yang cukup rendah sehingga kesulitan dalam mengingat dan menyebutkan angka yang guru ajarkan kepada mereka. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa tunagrahita SLB Karya Bhakti Surabaya dalam mengenal dan belajar bilangan 1-20 beserta operasinya dengan menggunakan media numberbox multisensory. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa tunagrahita kelas 4 dan 5 SLB Karya Bhakti Surabaya yang terdiri dari 6 orang siswa. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode Community Based Participatory. Adapun tahapan dalam proses penerapan metode Community Based Participatory terbagi ke dalam 4 fase, yaitu: (1) tahap persiapan, (2) tahap sosialisasi, (3) tahap implementasi, (4) tahap evaluasi, dan (5) tahap keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan daya ingat siswa terhadap angka 1-20 yang dibuktikan dengan hasil pre-test 36% dan post-test 62%. Artinya terdapat peningkatan pemahaman siswa tunagrahita sebesar 26% setelah menggunakan media pembelajaran numberbox multisensory pada materi pengenalan angka 1-20. Selain itu, penguunaan media numberbox multisensory dapat membuat pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan.Abstract: Students with disabilities are students who have intellectual limitations and cognitive abilities that are below average. In addition, they also have a fairly low absorption and memory so that it is difficult to remember and mention the numbers that the teacher teaches them. The purpose of this service is to educate and provide assistance to students with disabilities in recognizing and learning mathematical numbers and their operations using the Multisensory Numberbox learning media. The target of this activity is students with disabilities in grades 4 and 5 of SLB Karya Bhakti Surabaya consisting of 6 students. The method used in the implementation of this activity is the Community Based Participatory method. The stages in the process of implementing the Community Based Participatory method are divided into 4 phases, namely: (1) preparation stage, (2) socialization stage, (3) implementation stage, (4) evaluation stage, and (5) program sustainability stage. The result of this activity is an increase in students' knowledge and memory of the numbers 1-20 as evidenced by the results of the pre-test 36% and the post-test 62%. This means that there is an increase in the understanding of students with disabilities by 26% after using multisensory numberbox learning media in the number 1-20 recognition material. In addition, the acquisition of multisensory numberbox media can make learning more effective and fun.