cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM MENGOLAH SAYURAN ‘BON-YUR’ SEBAGAI MAKANAN SEHAT TAMBAHAN Sonya Nurizki Vikandari; Richa Mardianingrum; Adinda Putri Amanda; Mochamad Herdi Nurzaman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27023

Abstract

Abstrak: Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Bodas merupakan kelompok pemberdayaan wanita bidang pertanian yang memiliki permasalahan minimnya pengetahuan terkait pengolahan sayuran hasil panen yang tidak laku dijual. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT dalam mengolah sayuran menjadi makanan sehat tambahan Bon-Yur (abon sayur) sebagai inovasi baru dalam bentuk dan rasa yang berbeda. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu Forum Group Discussion, penyuluhan, pelatihan, monitoring dan evaluasi (pre-test dan post-test). Mitra dalam pengabdian ini yaitu KWT Mawar Bodas yang beranggotakan 25 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini terdapat peningkatan pengetahuan mengenai materi pengolahan sayuran dan pentingnya sayuran bagi tubuh sebesar 92,6%, sebesar 100% peserta antusias untuk mengolah sayuran menjadi bon-yur serta sebesar 80% peserta tertarik untuk memproduksi bon-yur. Hal ini menunjukkan bahwa KWT memiliki potensi kreativitas dalam memajukan kesejahteraan ekonomi serta pentingnya pengabdian lanjutan sebagai tindak lanjut pembuatan bon-yur.Abstract: The Mawar Bodas Women Farmers Group (KWT) is a women’s empowerment group in the agricultural sector that has a problem of lack knowledge related to processing harvested vegetables that are not sold. The aim of this community service is to increase the knowledge and skills of KWT in processing vegetables into additional healthy food Bon-Yur (vegetable floss) as a new innovation in different forms and flavors. The methods used in this service are forum group discussion, counseling, training, monitoring, and evaluation (pre-test and post-test). The partner in this service is KWT Mawar Bodas Tasikmalaya, which has 25 members. The result of this service activity shows an increase in knowledge about vegetable processing and importance of vegetables for the body by 92.6%, with 100% of participants were enthusiastic about processing vegetables into bon-yur and 80% of participants were interested in producing bon-yur. This shows that KWT has the potential for creativity in advancing economic welfare and the importance of further service as a follow-up to making bon-yur.
PKM PENDAMPINGAN GURU MATEMATIKA SMP DI KOTA RUTENG MANGGARAI NTT UNTUK PERANCANGAN DAN PENGEMBANGKAN BAHAN AJAR BERBASIS AUGMENTED REALITY Maximus Tamur; Kristianus Viktor Pantaleon; Yudi Wibisono; Ananias Erlita Mamu; Paulus Roldin Ganas; Emilia Stefani Nurung; Ignasius Kevin Rinta; Yosefus Januarisky Berchmans
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27583

Abstract

Abstrak: Penggunaan media berbasis teknologi tinggi seperti Augmented Reality (AR) telah menjadi tren global akhir-akhir ini karena perannya yang dapat memperjelas konsep dan membantu menghadirkan obyek secara nyata. Namun faktanya pengetahuan dan minat para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) matematika kecamatan Langke Rembong masih rendah dalam menggunakan media berbasis teknologi tinggi. Sehubungan dengan itu maka PKM ini bertujuan untuk mendampingi para guru untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dalam mengembangkan media digital berbasis teknologi imersif agumented reality. Metode yang digunakan adalah melalui workshop selama 2 hari pengembangan perangkat pembelajaran berbasis augmented reality. Mitra penelitian adalah MGMP matematika yang tergabung dalam komunitas Fibonaci. Persepsi para guru diukur dengan menyebarkan angket sebelum dan setelah kegiatan PKM. Dari hasil analisis respon para guru Tingkat pemahaman para guru di atas 94%. Para guru juga menyadari bahwa teknologi membantu mereka dalam pembelajaran, dan mampu meningkatkan meningkatkan kemampuan asbtraksi, representasi, visual, dan spasial siswa (>94%). Selanjutnya para guru berpendapat bahwa potensi penggunaan teknologi kedepannya sangat besar. Hal ini karena penggunaannya yang makin mudah dan manfaatnya yang besar. Namun dukungan dari pemerintah untuk sarpras penunjang teknologi, dan kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi sangat diperlukan agar penerapan media berbasis teknologi tinggi menjadi realistis.Abstract: The use of high technology-based media such as Augmented Reality (AR) has become a global trend lately because of its role that can clarify concepts and help present objects in real life. However, the fact is that the knowledge and interest of teachers who are members of the Langke Rembong sub-district mathematics subject teachers' meeting (MGMP) are still low in using high technology-based media. In connection with that, this PKM aims to assist teachers to improve their understanding and skills in developing digital media based on immersive agumented reality technology. The method used is through a 2-day workshop on developing augmented reality-based learning tools. The research partner is MGMP mathematics who are members of the Fibonaci community. Teachers' perceptions were measured by distributing questionnaires before and after the PKM activities. From the analysis of the teachers' responses, the level of understanding of the teachers was above 94%. The teachers also realized that technology helped them in learning, and was able to improve students' abstraction, representation, visual, and spatial abilities (>94%). Furthermore, the teachers were of the opinion that the potential for using technology in the future is huge. This is because its use is getting easier and the benefits are great. However, support from the government for technology-supporting infrastructure, and cooperation with higher education institutions are needed so that the application of high-tech-based media becomes realistic.
INOVASI PENINGKATAN MUTU DAGING SAPI MELALUI VARIASI OLAHAN DAGING DAN PENERAPAN KEMASAN ECO-FRIENDLY PADA PETERNAK SAPI LOKAL Agung Witjoro; Denny Setiawan; Muhammad Andry Prio Utomo; Ocha Tarra Earlya Roediy; Dinar Arsy Anggarani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27379

Abstract

Abstrak: Indonesia memiliki potensi besar di sektor peternakan, salah satunya dalam pengembangan usaha ternak sapi lokal. Desa Wates, Kabupaten Kediri, merupakan salah satu wilayah yang memiliki populasi ternak sapi potong yang terus meningkat, namun persaingan bisnis yang ketat dan keterbatasan inovasi menjadi kendala utama. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing usaha ternak sapi lokal melalui pengembangan inovasi produk olahan daging, penerapan eco-branding, dan penggunaan teknologi modern. Dengan metode Asset Based Community Development (ABCD), program ini melibatkan pendampingan usaha AJM Farm dalam menciptakan produk olahan seperti nugget, wonton, dan beef slice, serta penerapan kemasan ramah lingkungan (eco-friendly) guna mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pemilik mitra AJM Farm sebagai peserta pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi, program ini berdampak pada mitra yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas produk, daya saing usaha, serta kesadaran lingkungan sebesar 95%. Evaluasi uji organoleptik produk menunjukkan hasil yang baik, sementara upaya keberlanjutan oleh pemilik usaha diharapkan dapat memperkuat posisi AJM Farm di pasar lokal. Implementasi strategi eco-branding juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan bisnis di masa mendatang.Abstract: Indonesia has great potential in the livestock sector, one of which is in developing local cattle farming businesses. Wates Village, Kediri Regency, is an area that has a growing beef cattle population, but tight business competition and limited innovation are the main obstacles. This service program aims to increase the competitiveness of local cattle farming businesses through developing innovative meat processing products, implementing eco-branding, and using modern technology. Using the Asset Based Community Development (ABCD) method, this program involves assisting AJM Farm's business in creating processed products such as nuggets, wontons and beef slices, as well as implementing eco-friendly packaging to support the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs). This activity was attended directly by AJM Farm partner owners as training participants. Based on the evaluation results, this program has an impact on partners which shows an increase in product quality, business competitiveness and environmental awareness by 95%. Evaluation of product organoleptic tests shows good results, while sustainability efforts by business owners are expected to strengthen AJM Farm's position in the local market. Implementation of the eco-branding strategy is also expected to have a positive impact on business sustainability in the future.
PENGELOLAAN AIR BERKELANJUTAN UNTUK KELOMPOK TANI MELALUI SISTEM IRIGASI TETES SEBAGAI SOLUSI MENGHADAPI KEMARAU PANJANG PADA KEBUN MELON Rizka Ayu Yuniar; Jeni Rahmawati Saputri; Dwi Eno Indriyani; Hilwa Dwi Putri Nabiha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27872

Abstract

Abstrak: Kelompok Tani Sumber Makmur yang mengelola kebun melon menghadapi permasalahan mengenai ketersediaan air untuk kebutuhan pengairan perkebunan. Hal dikarenakan sumber air yang jauh dari perkebunan serta kondisi jalan yang curam, sehingga sulit untuk memanfaatkan sumber air tersebut khusunya ketika menghadapi kemarau panjang. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membantu kelompok tani mengatasi kekurangan air saat musim kemarau dan dapat meningkatkan kompetensi.teknologi irigasi tetes petani dalam menggunakan Melalui pembuatan kolam terpal, kapasitas penyimpanan air dapat ditingkatkan. Selain itu, penerapan sistem irigasi tetes diharapkan mampu mengoptimalkan penggunaan air pada kebun melon. Untuk mengatasi permasalah tersebut metode yang digunakan adalah pelatihan yang terdiri dari 4 tahapan kegiatan yang bisa dilakukan yaitu survey lokasi, penyiapan lahan, rancang bangun sistem irigasi tetes dan sosialisasi penggunaan alat. Anggota Kelompok Tani terdiri dari 11 orang. Evaluasi kegiatan melalui kuesioner dengan 3 parameter yaitu penyampaian materi, program yang dijalankan dan teknologi yang diterapkan. Secara keseluruhan, keterampilan kelompok tani meningkat sekitar 80%, hal ini terlihat dari tanggapan positif mereka terhadap penerapan teknologi baru dan efektivitas program yang telah dilaksanakan.Abstract: The Sumber Makmur Farmer Group, which manages melon farms, faces problems regarding the availability of water for plantation irrigation needs. This is because the water source is far from the plantation and the road conditions are steep, making it difficult to utilize the water source, especially when facing a long dry season. The purpose of this community service is to help farmer groups overcome water shortages during the dry season with effective and sustainable solutions. Through the construction of a tarpaulin pond, the water storage capacity can be increased. In addition, the application of a drip irrigation system is expected to optimize the use of water in melon gardens. To overcome these problems, the team conducted 4 stages of activities, namely location survey, land preparation, drip irrigation system design and evaluation with a Farmer Group consisting of 11 people. Evaluation of activities through questionnaires with 3 parameters, namely the delivery of material, the program carried out and the technology applied. Overall, the skills of the farmer group increased by about 80%, this can be seen from their positive response to the application of new technology and the effectiveness of the program that has been implemented. 
PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA DAN PELEPAH BATANG PISANG MENJADI PRODUK KERAJINAN BERNILAI EKONOMI Siva Devi Azahra; Siti Puji Lestariningsih; Siti Latifah; Destiana Destiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26816

Abstract

Abstrak: Penumpukan limbah sabut kelapa dan pelepah batang pisang merupakan masalah lingkungan yang terjadi di lingkungan sekitar SMAN 1 Segedong. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi hal tersebut dengan memberikan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengolah limbah serabut kelapa dan pelepah batang pisang menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan akseptor, pembuatan materi, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi yang melibatkan 34 siswa. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan diukur melalui pre-test dan post-test serta pengamatan langsung pada saat sesi praktek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap pemanfaatan limbah, konsep dasar daur ulang, keterampilan teknis pembuatan produk, dan kreativitas pembuatan produk meningkat dari nilai tiap aspek rata-rata 70 menjadi nilainya di atas 92, sedangkan peningkatan keterampilan dapat dilihat dari kreativitas siswa dalam menciptakan produk dari limbah tersebut. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini berhasil mengintegrasikan pemahaman siswa tentang kelestarian lingkungan dengan keterampilan dalam membuat produk ramah lingkungan.Abstract: The accumulation of coconut fiber waste and banana stem fronds is an environmental problem that occurs in the neighborhood of SMAN 1 Segedong. Therefore, this service activity aims to overcome this by providing training to improve students' understanding and skills in processing coconut fiber waste and banana stem fronds into economically valuable handicraft products. The activity began with identifying acceptor needs, making materials, training implementation, and evaluation involving 34 students. The increase in knowledge and skills was measured through pre-test and post-test, as well as direct observation during practical sessions. The results showed that students' understanding of waste utilization, basic concepts of recycling, technical skills of product making, and creativity of product making increased from an average score of 70 in each aspect to a score above 92. In contrast, the increase in skills can be seen in students' creativity in creating products from waste. This training successfully integrated students' understanding of environmental sustainability with skills in making environmentally friendly products.
DIGITALISASI PELAYANAN RW MELALUI PENGEMBANGAN WEBSITE BERDASARKAN POTENSI WARGA Farida Ulfa; Ekojono Ekojono; Endah Septa Sintiya; Luqman Affandi; Anugrah Nur Rahmanto; Sofyan Noor Arief; Adevian Fairuz Pratama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27437

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini berfokus pada lingkup RW yang mempunyai peran penting dalam pengeloaan Masyarakat tahap pertama. Tantangan pengelolaan RW ini seringkali terbatas pada aksesibilitas data, informasi dan potensi, serta layanan adminstrasi kebutuhan masyarakat kurang terwadahi. Tujuan pengabdian ini ingin meningkatkan softskill dan hardskill terkait penggunaan dan pengeloaan website pelayanan RW sebagai wadah aspirasi dan potensi masyarakat. Metode yang digunakan yaitu FGD (Focus Discussion Group) pada tahap pra-kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. Mitra yang telah bekerjasama meliputi ketua RW, pengurus dan perwakilan warga RW O5 Tanjung Rejo, Kota Malang. Tahap Evaluasi dilakukan setelah kegiatan pendampingan selesai, evaluasi yang dilakukan menggunakan observasi kuesioner peningkatan kemampuan mitra dan kuesioner kepuasan mitra pengabdian. Hasil pengabdian menunjukan mayoritas responden memberikan penilaian positif dengan presentase kepuasan mitra sebesar 84% dan presentase peningkatan kemampuan pengelolaan dan update website RW sebesar 88%. Sehingga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan manfaat yang signifikan pada pelayanan RW terhadap warganya.Abstract: This community service program focuses on the scope of RW (Rukun Warga), which plays a crucial role in the initial stage of community management. The challenges in RW management often involve limited accessibility to data, information, and potential resources, as well as insufficient administrative services to meet community needs. The objective of this program is to enhance soft skills and hard skills related to the use and management of RW service websites as a platform for community aspirations and potential development. The methods employed include Focus Group Discussions (FGD) during the pre-activity, implementation, and evaluation stages. The collaborating partners consist of the RW chairman, administrators, and representatives of residents from RW 05 Tanjung Rejo, Malang City. The evaluation phase was conducted after the mentoring activities, utilizing observation and questionnaires to assess the improvement in partners’ capabilities and their satisfaction with the program. The results showed that the majority of respondents provided positive feedback, with a satisfaction rate of 84% and an 88% improvement rate in RW website management and updates. This program has thus delivered significant positive impacts and benefits to RW services for its residents.
EDUKASI PENYLUHAN KESEHATAN TENTANG STANDAR KUNJUNGAN ANTE NATAL CARE PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA BANJARMASIN Zaiyidah Fathony; Rizki Amalia; Novita Sari; Riska Riska; Ita Purwito Sari; Siti Raudah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27149

Abstract

Abstrak: ANC sangat penting dilakukan. Melalui ANC berbagai informasi serta edukasi terkait kehamilan dan persiapan persalinan bisa diberikan kepada ibu seini mungkin. Kurangnya pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan sering terjadi karena kurangnya kunjungan ANC. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk menambah pengetahuan ibu hamil tentang standar kunjungan ANC terbaru. Metode kegiatan penyuluhan ini diawali dengan pemberian kuesioner tentang kunjungan ANC terbaru. Kemudian memberikan edukasi yang ditujukan kepada 10 ibu hamil selama 30 menit serta melakukan evaluasi dengan memberikan soal-soal posttest. Hasil kegiatan ini terdapat peningatan pengetahuan ibu hamil yang signifikan setelah diberikan edukasi. Hasil pretest menunjukkan 30% pengetahuan baik dan 70% pengetahuan kurang. Sedangkan hasil posttest menunjukkan 80% pengetahuan baik dan 20% pengetahuan kurang. Semakin bertambah tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kunjungan ANC, semakin bertambah kesadaran untuk melakukan kunjungan ANC secara teratur agar ibu hamil dapat menjalani kehamilannya dengan optimal dan melahirkan tanpa adanya penyulit. Tenaga kesehatan perlu memberikan edukasi secara berkala tentang Standar Kunjungan ANC kepada masyarakat.Abstract: ANC is very important to do. Through ANC various information and education related to pregnancy and childbirth preparation can be given to the mother as early as possible. Lack of knowledge about pregnancy danger signs often occurs due to lack of ANC visits. The aim of this community service activity is to increase the knowledge of pregnant women about the latest ANC visit standards. The method of this counseling activity begins with giving a questionnaire about the latest ANC visit. Then providing education aimed at pregnant women for 30 minutes and conducting an evaluation by giving post-test questions. The results of this activity showed a significant increase in knowledge of pregnant women after being given education. The pre-test results showed 30% good knowledge and 70% poor knowledge. While the post-test results showed 80% good knowledge and 20% poor knowledge. The higher the level of knowledge of pregnant women about ANC visits, the greater the awareness to carry out regular ANC visits so that pregnant women can undergo their pregnancies optimally and give birth without any complications. Health workers need to provide regular education about ANC Visit Standards to the community. 
OPTIMALISASI PERAN GURU PAUD MELALUI PELATIHAN PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG DAN MANAJEMEN SCHOOL FEEDING Nurjannah Supardi; Masdalis Masdalis; Nahira Nahira; Tamzil Azizi Musdar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27915

Abstract

Abstrak: Peningkatan kapasitas Guru/Pendidik PAUD dalam upaya pencegahan stunting dilakukan melalui peningkatan kapasitas Guru/Pendidik PAUD melalui penyempurnaan program yang sensitif terhadap pengetahuan gizi dan kesehatan. Tujuan pengabdian dilakukan yaitu untuk meningkatkan keterampilan GURU PAUD dalam melakukan pemantauan pertumbuhan pada peserta didik. Metode pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan serta pelatihan. Mitra sasaran pada pengabdian yaitu guru pada KB-TK Alam Insan Kamil yang berjumlah 14 orang. Evaluasi dialsanakan dengan membagikan kuesioner pre dan posttest serta melakukan observasi langsung kepada peserta mengenai keterampilan melakukan pengukuran antropometri dan membuat kudapan berbahan dasar ikan. Hasil pretest menunjukkan bahwa peserta berada pada kategori cukup dalam hal pengetahuan mengenai stunting (78,5%) dan hasil posttest menunjukkan terjadi peningkatan signifikan yaitu pengetahuan peserta menjadi mayoritas dalam kategori baik yakni sebesar (92,8%). Hasil observasi posttest pada aspek keterampilan pengukuran antropometri dan pembuatan kudapan juga mengalami peningkatan menjadi 100% peserta telah terampil pada keterampilan yang diberikan.Abstract: Increasing the capacity of PAUD Teachers/Educators in efforts to prevent stunting is carried out by increasing the capacity of PAUD Teachers/Educators through improving programs that are sensitive to nutrition and health knowledge. The aim of the service is to improve the skills of PAUD TEACHERS in monitoring the growth of students. This service method is carried out by providing counseling and training. The target partners for the service are 14 teachers at KB-TK Alam Insan Kamil. The evaluation was carried out by distributing pre and posttest questionnaires as well as making direct observations to participants regarding their skills in taking anthropometric measurements and making fish-based snacks. The pretest results showed that the participants were in the sufficient category in terms of knowledge about stunting (78.5%) and the posttest results showed that there had been a significant increase, namely that the majority of participants' knowledge was in the good category, namely (92.8%). The results of posttest observations on the aspects of anthropometric measurement skills and making snacks also increased to 100% of participants who were skilled in the skills provided.
PENYULUHAN PENGELOLAAN HIJAUAN DAN PEMANFAATAN ENERGI SURYA UNTUK PRODUKSI PAKAN BERKUALITAS PADA KELOMPOK TERNAK LEMBU ANDINI PINUNJUL Siti Asmaniyah Mardiyani; Brahmadhita Pratama Mahardika; Ena Marlina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26766

Abstract

Abstrak: Desa Klumutan memiliki potensi hijauan pakan yang berlimpah namun belum ditangani secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak desa klumutan mengenai potensi hijauan pakan yang ada di wilayah mereka dan menerapkan inovasi teknologi rumah pengering surya untuk meningkatkan kulaitas hijauan pakan mereka. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan yakni survey, alih teknologi olahan pakan, pembangunan rumah pengering dan pendampingan penggunaannya. Mitra kegiatan adalah komunitas kelompok ternak ruminansia Lembu Andini pinunjul desa Klumutan, Madiun yang berjumlah 20 orang. Sosialisasi mengenai ragam hijauan pakan telah meningkatkan kesadaran dan pemahaman peternak tentang pentingnya pemilihan dan pengolahan pakan yang berkualitas. Selain itu, alih teknologi pengolahan hijauan kering telah diperkenalkan, dan antusiasme anggota kelompok ternak menunjukkan kesiapan mereka untuk mengadopsi metode baru ini. Pembangunan rumah pengering surya dan implementasinya juga telah dilakukan dan mendapat respon yang baik dari komunitas peternak. selesai dilaksanakan dan dioperasionalkan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hijauan pakan dan pada akhirnya mendukung produktivitas ternak.Abstract: Klumutan Village has abundant forage potential but has not been handled optimally. This service activity aims to increase the understanding of Klumutan village farmers about the potential of forage feed in their area and apply technological innovations in solar dryer houses to improve the quality of their forage feed. The service activities are carried out through several stages of activities, namely surveys, transfer of feed processing technology, construction of dryer houses and assistance in their use. The activity partner is the Lembu Andini Pinunjul ruminant livestock group community in Klumutan village, Madiun. The socialisation of various feed forages has increased farmers' awareness and understanding of the importance of selecting and processing quality feed. In addition, dry forage processing technology transfer has been introduced, and the enthusiasm of livestock group members indicates their readiness to adopt this new method. The construction of the solar drying house has also progressed as planned, with the finishing stage to be implemented soon. These measures are expected to improve forage quality and ultimately support livestock productivity.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PRODUKSI KAPSUL KOMBINASI KUNYIT (CURCUMA LONGA L.) DAN LADA HITAM (PIPER NIGRI L.) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR Mochamad Herdi Nurzaman; Salsabila Adlina; Adila Awaludin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27511

Abstract

Abstrak: Hepatitis adalah masalah kesehatan yang dapat menyebabkan inflamasi hati. Kerusakan hati dapat dicegah menggunakan senyawa hepatoprotektor, yang berfungsi memperbaiki jaringan hati dengan mekanisme antioksidan. Kombinasi kunyit dan lada hitam terbukti memiliki aktivitas hepatoprotektor. Teknologi Tepat Guna (TTG) pembuatan kapsul kombinasi ini menawarkan solusi sederhana untuk mencegah kerusakan hati, termasuk mengurangi efek samping obat tuberkulosis. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada mitra dalam pembuatan kapsul kombinasi kunyit dan lada hitam sebagai hepatoprotektor, guna meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk kesehatan. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah ceramah dan diskusi dengan mitra DKM yang terdiri dari 26 orang. Hasil dari analisis data statistik yang diolah menggunakan metode Paired Samples T Test memperlihatkan perbedaan yang signifikan, dengan nilai Sig.(2-tailed) pada hasil pengujian sebesar 0,000 (<0,05) menunjukan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pembuatan sediaan kapsul kombinasi kunyit-lada hitam yang mempunyai aktivitas sebagai hepatoprotektor, berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test.Abstract: Hepatitis is a health issue that can lead to liver inflammation. Liver damage can be prevented using hepatoprotective compounds, which function to repair liver tissue through antioxidant mechanisms. A combination of turmeric and black pepper has been shown to possess hepatoprotective activity. The Appropriate Technology (TTG) for creating these combination capsules offers a simple solution to prevent liver damage, including reducing the side effects of tuberculosis medications. This activity aims to provide education and skills to partners in the preparation of turmeric and black pepper combination capsules as hepatoprotectors, in order to enhance understanding and utilization of appropriate technology for health. The method used in this community service is lectures and discussions with DKM partners, consisting of 26 people. The results of statistical data analysis, processed using the Paired Samples T Test method, showed a significant difference, with a Sig.(2-tailed) value of 0.000 (<0.05), indicating an improvement in the community's understanding of the preparation of turmeric-black pepper combination capsules with hepatoprotective activity, based on the evaluation results from the pre-test and post-test.