cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2021): APRIL" : 19 Documents clear
THE ROLE OF BIG DATA IN THE IMPLEMENTATION OF DISTANCE LEARNING Eko Eddya Supriyanto; Ilham Susilo Bakti; Mohamad Furqon
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.3902

Abstract

Abstrak: Big data merupakan salah satu kemajuan dibidang teknologi yang berkembang dan dibutuhkan saat ini, big data akan dapat menyimpan data yang besar dan saling terintegrasi antara data yang satu dengan yang lainya. Dengan big data kita dapat menggunakan data yang benar dan cepat dari manapun dengan aman dan nyaman. Kondisi pandemi Covid-19 yang memaksa harus melaksanakan pembelajaran secara daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Studi kepustakaan atau studi literatur sendiri merupakan suatu studi yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada pada perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, kisah-kisah sejarah dan lain sebaginya. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui peran big data dan penerapannya dalam pembelajaran daring di Indonesia. Hasil dari penelitian ini dari hasil kajian dari beberapa sumber pada bahan pustaka maupun di media massa, penggunaan big data belum banyak digunakan dalam dunia pendidikan, sehingga para pemangku kebijakan dapat memberikan arahan kepada lembaga pendidikan untuk menerapkan big data dalam pembelajaran jarak jauh. Namun juga ada beberapa hal yang menjadi penghambat penerapan big data dalam pembelajaran jarak jauh diantaranya adalah kecepatan data diantara daerah di Indonesia tidak sama sehingga perlu akselerasi untuk penerapan big data di masing-masing daerah.Abstract: Big data is one of the advancements in the field of technology that is developing and needed today, big data will be able to store large data and integrated between data from each other. With big data we can use the correct and fast data from anywhere safely and conveniently. Covid-19 pandemic conditions that force must carry out online learning. The method used in this research is qualitative with the approach of literature studies. Literature study itself is a study used in collecting information and data with the help of various materials in the library such as documents, books, magazines, historical stories and others as such. The purpose of this research is to know the role of big data and its application in online learning in Indonesia. The results of this study from several sources in the library material and in the mass media, the use of big data has not been widely used in the world of education, so that policymakers can give direction to educational institutions to apply big data in distance learning. But there are also some things that inhibit the application of big data in distance learning, among others, the speed of data between regions in Indonesia is not the same so it needs acceleration for the application of big data in each region.
RELATIONSHIP OF INITIAL ABILITY AND LEARNING MOTIVATION TO LEARNING OUTCOME IN BASIC CHEMISTRY COURSE Ika Farida Yuliana; Kriesna Kharisma Purwanto
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.3952

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kemampuan awal dengan motivasi belajar mahasiswa terhadap hasil belajar pada mata kuliah Kimia Dasar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Kimia Angkatan 2017. Penelitian dilakukan dengan 3 tahap yaitu tahap identifikasi kemampuan awal, tahap identifikasi level motivasi belajar dan tahap analisis hubungan kemampuan awal dengan  motivasi belajar terhadap hasil belajar. Identifikasi kemampuan awal dilakukan terhadap 14 mahasiswa sebelum memperoleh matakuliah Kimia Dasar. Identifikasi motivasi dilakukan setelah proses perkuliahan dan tahap terakhir dilakukan setelah selesai pemberian matakuliah. Teknik pengumpulan data menggunakan intrumen wawancara, tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal mahasiswa memiliki pengaruh yang sangat erat dalam mempengaruhi hasil belajar dalam mata kuliah Kimia Dasar.Abstract:  The purpose of study was to determine the relationship between initial ability and student motivation towards learning outcomes in Basic Chemistry. The research design used was descriptive qualitative. The research subjects were students of the Chemical Education Study Program Class of 2017. The research was conducted in 3 stages, namely the initial ability identification stage, the identification stage of the level of learning motivation and the analysis stage of the relationship between initial ability and learning motivation on learning outcomes. The initial ability identification was carried out on 14 students before Basic Chemistry course. Identification of motivation was carried out after the lecture process and the last stage was carried out after completing the course. Data collection techniques using interview instruments, tests and questionnaires. The results showed that students' initial abilities had a very strong influence on learning outcomes in Basic Chemistry course
PREPAREDNESS LEVEL OF STUDENTS IN PRONE SCHOOLS LANDSLIDE DISASTER Erwin Prastyo; Sigit Saptono; Bambang Subali
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.3841

Abstract

Abstract: Natural disasters that occur require good disaster preparedness and mitigation efforts. Low knowledge of disasters is one of the factors causing the low attitude toward disaster preparedness. This study aims to analyze the disaster preparedness level of students in landslide-prone schools. The research design used a pre-experimental design, namely one-shot case study. The data were collected using a questionnaire with a purposive sampling technique based on the location of schools in areas that have a high risk of landslides. The data analysis technique uses statistical processing that is descriptive (statistical descriptive). The results showed that the level of students' preparedness attitude in schools prone to landslides was at a low level with an average percentage of 44.17% in five aspects of preparedness. The low level of preparedness is due to the lack of socialization by the school and the lack of inclusion of disaster material in the subject. The results of this study are also expected to provide important information for students and the community to have a natural disaster preparedness attitude and reduce the negative impacts caused by landslides.Abstrak: Bencana alam yang terjadi membutuhkan upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana yang baik. Rendahnya pengetahuan kebencanaan menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya sikap kesiapsiagaan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis level kesiapsiagaan bencana siswa di sekolah rawan tanah longsor. Desain penelitian yang digunakan pre-experimental design yaitu one shot case study. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik purposive sampling berdasarkan lokasi sekolah di wilayah yang memiliki risiko tanah longsor yang tinggi. Teknik analisis data menggunakan pengolahan statistik yang bersifat deskriptif (statistic descriptive). Hasil penelitian menunjukkan level sikap kesiapsiagaan siswa di sekolah rawan bencana tanah longsor berada pada level rendah dengan persentase rata-rata 44.17% pada lima aspek kesiapsiagaan. Rendahnya level kesiapsiagaan ini disebabkan oleh kurangnya sosialisasi yang dilakukan pihak sekolah dan minimnya penyisipan materi kebencanaan dalam mata pelajaran. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi informasi penting bagi siswa dan masyarakat agar memiliki sikap kesiapsiagaan bencana alam dan mengurangi dampak negatif yang diakibatkan oleh bencana tanah longsor.
THE EFFECT OF USING PROTEUS SOFTWARE AS A VIRTUAL LABORATORY ON STUDENT LEARNING OUTCOMES Bakti Dwi Waluyo; Salman Bintang; Sapitri Januariyansah
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.4247

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan mengetahui pengaruh penggunaan software proteus sebagai laboratorium virtual pada mata pelajaran elektronika dasar. Objek pada penelitian ini berjumlah 32 mahasiswa di kelas eksperimen dan 32 mahasiswa di kelas kontrol. Metode penelitian yang diaplikasikan adalah quasi eksperimental dengan tipe non-equivalent control group. Dalam teknik analisis data, uji-t digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hasil belajar di kelas dengan menggunakan laboratorium virtual rata-rata adalah 73,5, standar deviasi 9,66, dan tingkat tren nilai tertinggi 18,75%. Sedangkan nilai kelas yang tidak menggunakan laboratorium virtual rata-rata adalah 67,84, standar deviasi 10,00, dan tingkat tren nilai tertinggi 6,25%. Hasil uji-t hasil belajar mata pelajaran elektronika dasar diperoleh t-hitung> t-tabel (2,3>1,999) yang artinya penggunaan laboratorium virtual berdampak positif atau meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata pelajaran elektronika dasar. Penggunaan software proteus sebagai laboratorium virtual dapat menjadi solusi alternatif atas keterbatasan peralatan dan bahan untuk praktikum. Abstract: This study aimed to measure and determine the effect of using Proteus software as a virtual laboratory on basic electronics subjects. Object The population in this study was 32 students in the experimental class and 32 students in the control class. The research method applied was quasi-experimental with the type of non-equivalent control group. In data analysis techniques, the t-test is used to determine differences in student learning outcomes. The results showed that the mean value of learning outcomes in class using virtual laboratories was 73.5, the standard deviation was 9.66, and the highest trend level was 18.75%. Meanwhile, the average score for the class that did not use virtual laboratories was 67.84, the standard deviation was 10.00, and the highest trend level was 6.25%. The t-test learning outcomes of basic electronics subjects obtained t-count> t-table (2,3> 1,999), which means that virtual laboratories have a positive or increased impact on student learning outcomes in basic electronics subjects. The use of proteus software as a virtual laboratory can be an alternative solution to the practicum's limited equipment and materials.
THE EFFECTIVENESS OF BEYOND CENTRE AND CIRCLE TIME METHOD ON THE STUDENTS' VOCABULARY MASTERY Sholihatul Hamidah Daulay; Syaukani Syaukani; Emeliya Sukma Dara Damanik; Rora Rizky Wandini; Dinda Jauhara HS
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.3906

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari metode Beyond Centre and Circle Time (BCCT) pada pengajaran kosakata. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental. Adapun populasinya adalah seluruh siswa kelas 7 di MTs Darul Ihsan Hamparan Perak, dan sampelnya adalah kelas VIIA sebanyak 25 orang sebagai kelas eksperimen, kelas VIIB sebanyak 25 orang sebagai kelas kontrol. Data pada tes awal di kelas kontrol adalah 61,4 dengan nilai rata-rata pada tes akhir adalah 72,5. Sementara itu, nilai rata-rata tes awal di kelas eksperimen adalah 61,0 dan nilai rata-rata tes akhir adalah 81,1. Ini menunjukkan ada perbedaan antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Pada kelas kontrol nilai tes awal dan tes akhir meningkat menjadi 11,5 sementara pada kelas eksperimen nilai rata-ratanya meningkat menjadi 20,01. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima bahwa metode BCCT efektif dalam penguasaan kosakata pada siswa dibandingkan dengan metode konvensional.Abstract:  The research aimed to know effectiveness of Beyond Centre and Circle Time method in teaching students’ vocabulary mastery. This research was conducting by using experimental research design. The population of this research was the students at seven grade of MTs Darul Ihsan Hamparan Perak. The sample of this study was VII-A (25 students) as experimental class and VII-B (25 students) as control class. The pre test in control class 61,4 and mean of post test was 72,5. Meanwhile mean of pre test in experiment class was 61,0 and mean of post test was 81,1. It means that there is difference between control class and experiment class. In the control class, the score of pre test and post test raise 11,5. While, in the experimental class, the score of pre test and post test raise 20,01. Ha is accepted and H0isrejected. It means that there is better of using beyond center and circle time method on the students’ achievement in vocabulary mastery than conventional method.
DEVELOPMENT OF INTERACTIVE LEARNING MEDIA FOR VECTOR MATERIAL BASED ON ANIMATION VIDEOS Ni Wayan Suardiati Putri; I Wayan Gede Wardika; Agung Pasek Surya Kencana; Ida Bagus Gd Widi Adnyana
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.3336

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis animasi pokok bahasan vektor untuk siswa di Kelas X  SMA. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian pengembangan, karena dalam penelitian ini dikembangkan media pembelajaran interaktif berbasis animasi pada pokok bahasan vektor. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi media, angket respon guru dan angket respon siswa. Analisis data yang digunakan adalah deskriftif kuantitatif. Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif berbasis animasi yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini mengambil subyek di kelas X SMA. Hasil penelitian ini mengenai validasi media diperoleh diperoleh bahwa media pembelajaran interaktif berbasis animasi pokok bahasan vektor telah memenuhi kriteria valid. Ditinjau dari respons guru menunjukkan 76% dan respon siswa adalah 76,31%. Hal ini menunjukkan media dapat dilaksanakan dengan praktis oleh guru dan siswa.Abstract: This study aims to produce and determine the feasibility of interactive learning media based on vector animation for students in Class X SMA. The type of research carried out is development research, because in this study an animation-based interactive learning media was developed on the subject of vectors. The research instruments used were media validation sheets, teacher response questionnaires and student response questionnaires. The data analysis used was descriptive quantitative. The product produced in this study is an animation-based interactive learning media that meets valid and practical criteria. This study took the subjects in class X SMA. The results of this study regarding media validation obtained that interactive learning media based on vector subject animation has met the valid criteria. Judging from the teacher's response shows 76% and student response is 76.31%. This shows that the media can be practically implemented by teachers and students.
ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF ONLINE LEARNING WITH PJBL MODEL IN CORRESPONDENCE SUBJECTS Febriyani Nabilah Suriyanto; Siti Sri Wulandari
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.4038

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pembelajaran daring dengan model Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Korespondensi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X OTKP SMK IPIEMS Surabaya dan guru mata pelajaran Korespondensi. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan/verifikasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran daring dengan model PjBL pada mata pelajaran Korespondensi berjalan efektif dengan dilihat dari empat indikator efektivitas pembelajaran, yaitu mutu pembelajaran, tingkat pembelajaran, insentif, dan waktu yang mencapai ketuntasan.Abstract: The purpose of this study was to analyze effectiveness of online learning with the Project Based Learning model (PjBL) in Correspondence subjects. This type of research is descriptive qualitative. The subjects of this study were students of class X OTKP SMK IPIEMS Surabaya and Correspondence subject teachers. The instruments used in collecting data were interviews, questionnaires, documentation, and observation. The data analysis technique used the Miles and Huberman Model, namely by reducing data, presentating data, and drawing conclusions/verification. Data validity with source triangulation. The results showed that online learning with the PjBL model in the Correspondence subject have been effective as seen from the four indicators of learning effectiveness, namely the quality of learning, level of learning, the incentive, and the time it reaches completion.
DEVELOPMENT OF QUALITY-BASED CLINICAL SUPERVISION IN THE FULFILLMENT OF PROCESS STANDARDS Muh. Fahrurrozi; Sapri Sapri; Badarudin Badarudin
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.3887

Abstract

Abstrak: Mutu pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan kompetensi guru, akan tetapi satu kesatuan unsur yang ada di sekolah yang saling bersinergi. Sebagaimana masalah yang ada di Sekolah Dasar Sambelia, kualitas mutu pembelajaran menjadi atensi bersama untuk dicarikan solusinya. Salah satu bagian krusial yang perlu dibenahi adalah supervisi klinis. Atas dasar itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat model supervisi yang dapat meningkatkan sinergisitas antar unsur yang ada di sekolah. Metodologi penelitian yang digunakan berupa model pengembangan yang merupakan adaptasi dari model Borg dan Gall menjadi tiga tahapan yaitu: (1) penelitian pendahuluan; (2) pelaksanaan pengembangan; dan (3) implementasi. Hasil dari penelitian tersebut adalah produk berupa Buku Pedoman Supervisi Klinis Berbasis Mutu Dalam Pemenuhan Standar Proses. Ujicoba lapangan dilakukan pada 3 sekolah yang ada di Kecamatan Sambelia yaitu: SDN 2 Sambelia, 88,80SDN 1 Belanting 91,43 dan SDN 2 Obel-Obel. Hasil ujicoba tersebut adalah 94,29 sehingga produk tersebut efektif digunakan dalam melakukan supervise klinis. Selanjutnya pada tahap imlementasi, produk tersebut disosialisasi pada 19 kepala sekolah, 19 perwakilan guru dan 2 pengawas pembina yang ada di Kecamatan Sambelia melalui kegiatan Forum Grup Discution (FGD) hasil Forum Grup Discution (FGD) diberikan rekomendasi bahwa, produk berupa buku pedoman supervisi klinis berbasis mutu dalam pemenuhan standar proses dapat digunakan dan dimanfaatkn oleh pengawas dan kepala sekolah untuk dijadikan pedoman dalam supervisi klinis.Abstract:  The quality of learning is not only related to teacher competence, but also a unity of elements in the school that synergizes with each other. As with the problems in Sambelia Elementary School, the quality of learning quality becomes a common concern to find a solution. One of the crucial parts that need to be addressed is clinical supervision. On that basis, this study aims to create a supervision model that can increase the synergy between elements in schools. The research methodology used is in the form of a development model which is an adaptation of the Borg and Gall models into three stages, namely: (1) preliminary research; (2) development implementation; and (3) implementation. The result of this research is a product in the form of a Quality-Based Clinical Supervision Guidebook for Fulfilling Process Standards. Field trials were conducted at 3 schools in Sambelia District, namely: SDN 2 Sambelia, 88.80 SDN 1 Belanting 91.43 and SDN 2 Obel-Obel. The trial result was 94.29 so that the product was effectively used in conducting clinical supervision. Furthermore, at the implementation stage, the product was socialized to 19 school principals, 19 teacher representatives and 2 supervisors in Sambelia District through the Discussion Group Forum (FGD) activity resulting from the Discussion Group Forum (FGD) given a recommendation that the product was a clinical supervision guidebook. quality-based compliance in process standards can be used and utilized by supervisors and school principals to serve as guidelines in clinical supervision
ANALYSIS OF STUDENTS RESPONSES TO ONLINE LEARNING USING UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY MODEL Zaenab Jamaludin; Syaharuddin Syaharuddin; Ahmad Ahmad; Nur Indah Sari; Vera Mandailina; Dewi Pramita
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.3912

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggapan 239 siswa dan 847 mahasiswa terhadap proses pelaksanaan pembelajaran daring selama COVID-19 menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menganalisis hasil angket yang telah disebar secara online, dimana angket sebanyak 17 indikator/pertanyaan dengan skala Likert 4 option. Analisis data yang digunakan adalah uji regresi. Hasil analisa data menunjukkan bahwa tanggapan siswa dan mahasiswa dari segi kinerja, usaha, dan faktor sosial terhadap minat belajar secara daring sebesar 44,9% yang berarti sedang, sedangkan dari segi kondisi fasilitas dan minat terhadap upaya menerapkan pembelajaran daring sebesar 37% yang berarti rendah. Oleh sebab itu, melalui pembelajaran daring seharusnya guru ataupun dosen lebih efektif menggunakan e-learning yang memuat materi lebih komplek sebagai sarana dan sumber belajar yang optimal bagi siswa ataupun mahasiswa.Abstract:  This study aims to analyze students' responses to the process of implementing online learning during COVID-19 using the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model. This research is a quantitative research by analyzing the results of polls that have been distributed online, where the questionnaire as many as 17 indicators / questions with a scale Likert 4 options. The data analysis used is a regression test. The results of the data analysis showed that the response of students and students in terms of performance, effort, and social factors to online learning interest by 44.9% which means moderate, while in terms of facilities and interest in efforts to implement online learning by 37% which means low. Therefore, through online learning, teachers or lecturers should be more effective in using e-learning that contains more complex materials as optimal means and learning resources for students.
USE OF THE GOOGLE CLASSROOM APP IN AN EFFORT TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES ON MATRIX SUBJECTS I Wayan Gede Wardika; I Putu Surya Adi Putra
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v12i1.3343

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran Matriks melalui media Google Classroom di STMIK STIKOM Indonesia.  Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin. yang terdiri dari empat langkah, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas DC semester I Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia dengan banyaknya mahasiswa 44 orang. Pertimbangan pemilihan kampus ini sebagai tempat penelitian karena dari hasil wawancara dengan dosen pengampu mata kuliah menyatakan hasil belajar pokok bahasan Matriks masih kurang dan belum pernah diadakan penelitian yang serupa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Google Classroom dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan hasil belajar mahasiswa dengan tes hasil belajar pada prasiklus nilai rata-rata mahasiswa 52,59 dengan ketuntasan belajar 40,91% dan daya serap sebesar 51,59%. Untuk Siklus I diperoleh nilai rata-rata 64,32, ketuntasan belajar 68,18% dan daya serap sebesar 64,32%. Sedangkan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 76,14, ketuntasan belajar 86,36% dan daya serap 76,14%. Peningkatan persentase nilai rata–rata mahasiswa, ketuntasan belajar, daya serap dari prasiklus ke siklus I berturut–turut 24,67%, 66,66%, dan 24,67%, dan persentase peningkatan rata-rata hasil belajar, ketuntasan belajar, dan daya serap mahasiswa dari siklus I ke siklus II berturut-turut sebesar 18,37%, 26,66%, dan 18,37%.Abstract:  This study aims to examine and describe the improvement of learning outcomes in Matrix learning through Google Classroom media at STMIK STIKOM Indonesia. The type of research carried out is classroom action research (PTK). ith the Kurt Lewin model which consists of four steps, namely: planning, acting, observing, reflecing. This research was conducted in the first semester DC class Informatics Engineering Study Program STMIK STIKOM Indonesia with 44 students. The consideration of choosing this campus as a research location was because because the results of interviews with lecturers who taught subjects stated that the learning outcomes of the Matrix subject were still lacking and similar research had never been conducted. Based on the research results, it can be concluded that learning using theapplication Google Classroom can improve student learning outcomes. This is indicated by The acquisition of student learning outcomes by means of a pre-cycle learning achievement test with an average value of 52.59 students with learning completeness of 40.91% and absorption capacity of 51.59%. For Cycle I, the average value was 64.32, learning completeness was 68.18% and absorption capacity was 64.32%. Whereas in the second cycle the average value was 76.14, learning completeness was 86.36% and absorption capacity was 76.14%. An increase in the percentage of students' mean scores, learning completeness, absorption from pre-cycle to cycle I respectively 24.67%, 66.66%, and 24.67%, and the percentage increase in average learning outcomes. learning completeness, and student absorption from cycle I to cycle II respectively at 18.37%, 26.66%, and 18.37%.

Page 1 of 2 | Total Record : 19