cover
Contact Name
AULIA AMINI
Contact Email
auliaamini1406@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bidanfik.ummat@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram
ISSN : 25034340     EISSN : 26143364     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Midwifery journal-Jurnal Kebidanan UM. Mataram memuat naskah hasil penelitian di bidang ilmu kebidanan dan ilmu kesehatan masyarakat. Ruang lingkup dari Midwifery Journal berupa hasil penelitian dan kajian analitis berisi artikel ilmiah tentang kesehatan perempuan sepanjang daur kehidupannya. Informasi lengkap untuk pemuatan jurnal dan petunjuk penulisan jurnal tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal yang masuk akan melalui proses seleksi dan review. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun (Periode Januari dan Juli). Beberapa tujuan yang hendak dicapai melalui jurnal ini, yaitu: peningkatan budaya melakukan penelitian ilmiah di kalangan civitas akademika, penghargaan dan penghormatan atas karya intelektual, menjadikan Midwifery Journal sebagai rujukan bagi pengembangan keilmuan dibidang kebidanan di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KENAIKAN BADAN IBU AKSEPTOR KB DEPO PROVERA DI KLINIK ROMAULI SILALAHI MEDAN Mouliza, Nurul; Chaniago, Ani Deswita
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i1.2074

Abstract

Abstract: According to the WHO the number of hormonal users has increased, Pus coverage of almost 380 million couples running Kb of hormonal contraception used can have positive influences and negative influences on the female reproductive organs, aims to determine the factors associated with weight gain at the Romauli Silalahi clinic in 2019. This type of research uses an analytical survey with cross sectional approach, the study population of 32 people, the sample uses a total population technique. There is a relationship between age (P = 0.04), diet (P = 0.00) physical activity, (P = 0.21) husband's support (P = 0.03) duration of use (P = 0.02 in K Roma Silalahi Hospital in 2019 .Tthere is a relationship between age, physical activity, husband support, length of use with increased body weight in injecting contraceptive acceptors in the Romea Silalahi clinic in 2019. The suggest that workers health improves performance, especially in enhancing injection contraceptive KB acceptors.Abstrak: Menurut WHO angka pengguna hormonal meningkat, Cakupan pun hampir 380 juta pasangan menjalankan KB kontrasepsi hormonal yang digunakan dapat memiliki pengaruh positif dan pengaruh negatif terhadap organ reproduksi wanita. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kenaikan berat badan di klinik Romauli Silalahi medan. Jenis Penelitian ini menggunakan Survei Analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi penelitian sebanyak 32 orang, Sampel menggunakan teknik total populasi. Ada hubungan antara umur (P=0,04), pola makan (P=0,00) aktifitas fisik, (P=0,21) dukungan suami(P=0,03) lama pemakaian(P=0,02. Penelitian ini ada hubungan antara umur, aktifitas fisik, dukungan suami, lama pemakaian dengan peningkatan berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik di klinik romauli silalahi tahun 2019. Di sarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan kinerja terutama dalam meningkatkan akseptor KB kontrasepsi suntik.
HUBUNGAN KUNJUNGAN ANC, RIWAYAT BBLR, DAN SIKAP IBU TENTANG GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI PUSKESMAS KECAMATAN TELUK PAKEDAI KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT Fatima, Siti
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i1.11158

Abstract

Abstract: Stunting is a condition of failure to thrive in toddlers due to malnutrition due to age which has an impact on intelligence, disease susceptibility, lowers productivity levels to inhibit economic growth, poverty, and disease. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between ANC visits, LBW, and mother's attitude about the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months at the Teluk Pakedai District Health Center, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province in 2022. The design of this study used a quantitative study with a cross sectional design. The sample in this study were 68 respondents with a sampling technique using random sampling. The research instrument is a questionnaire. Researchers used the Chi Square test. Based on the research on the frequency distribution of stunting incidence in toddlers aged 24-59 months at the Teluk Pakedai District Health Center in 2022, the shorter category was more dominant, namely 60 respondents (43.1%), the main visits were 49 respondents (72.1%), the majority 47 respondents (69.1%) who do not have LBW, and the most important thing is the number of mothers' attitudes about nutrition, namely 51 respondents (75%). Statistically there was a relationship between ANC visits (P value = 0.005;OR= 10,846), history of LBW (P value = 0.009; OR= 9,000), and mother's attitude about nutrition (P value = 0.020;OR= 6,667) with the incidence of stunting in children under five. The conclusion is that there is a relationship between ANC visits, LBW, and maternal attitudes about nutrition with the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months at the Teluk Pakedai District Health Center, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province in 2022. Suggestions for further researchers are expected that the results of this study can be a source of information. and science and reference material for further researchers and developed by examining other variables so that more information is obtained about good nutrition to prevent stunting in toddlers.Abstrak: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis karena usianya yang berdampak pada kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, menurunkan tingkat produktivitas untuk menghambat pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan kunjungan ANC, BBLR, dan sikap ibu tentang gizi dengan kejadian Stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 68 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Instrumen penelitian dengan kuesioner. Peneliti menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian distribusi frekuensi gambaran kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Kecamatan Teluk Pakedai tahun 2022 bahwa kategori pendek lebih dominan yaitu 60 responden (43.1%), mayoritas standar kunjungan yaitu sebanyak 49 responden (72,1%), mayoritas yang tidak bblr adalah 47 responden (69,1%), dan mayoritas adanya sikap ibu tentang gizi yaitu sebanyak 51 responden (75%). Secara uji statistik ada hubungan kunjugan ANC (P value = 0,005;OR=10,846), riwayat BBLR (P value = 0,009;OR 9,000), dan sikap ibu tentang gizi (P value = 0,020;OR = 6,667) dengan kejadian Stunting pada balita. Kesimpulannya adalah ada hubungan kunjungan ANC, BBLR, dan sikap ibu tentang gizi dengan kejadian Stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi dan ilmu pengetahuan dan bahan acuan bagi peneliti selanjutnya dan dikembangkan dengan meneliti variabel - variabel lainnya sehingga lebih banyak informasi yang diperoleh tentang gizi yang baik untuk mencegah stunting pada balita.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA WANITA MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOKERTO BARAT Nurfitri, Diah; Achyar, Khamidah
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i2.10692

Abstract

Abstract: Women going through menopause often experience physical and psychological changes that can affect their quality of life. If these changes are positive, their lives tend to move toward a state of well-being. The purpose of this study was to determine the quality of life of women going through menopause. The method used was descriptive with a cross-sectional approach. The sampling technique was proportionate stratified random sampling with 94 respondents. Data analysis used frequency distribution tests. The results showed that nearly all respondents (86.2%) had a high quality of life during menopause. However, physical complaints such as joint/muscle pain and difficulty sleeping were common, as well as sexual issues due to hormonal changes. The importance of regular physical activity was emphasized to enhance well-being and quality of life. Conclusion: Menopausal women in the Purwokerto Barat Health Center service area have a high quality of life.Abstrak: Wanita menopause banyak mengalami perubahan fisik dan psikis yang dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Apabila baik maka kehidupannya mengarah kepada keadaan sejahtera. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui gambaran kualitas hidup pada wanita menopause. Metode yangdiguakan adalah Deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling dengan 94 responden. Analisis data menggunakan uji distribusi frekuensi. Hasilnya Hampir semua responden penelitian (86.2%) memiliki kualitas hidup tinggi di masa menopause. Meskipun demikian, keluhan fisik seperti nyeri sendi/otot dan sulit tidur umum terjadi, serta masalah seksual akibat penurunan hormon. Pentingnya aktivitas fisik teratur ditekankan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup. Kesimpulan: Wanita menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Purwokerto Barat memiliki kualitas hidup yang tinggi.
EDUKASI TEKNIK MENYUSUI DAPAT MENINGKATKAN KEBERHASILAN LAKTASI PADA IBU POSTPARTUM Gustirini, Ria; Andriani, Rezah; Anggarini, Inge Anggi
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i1.8993

Abstract

Abstract: Breastfeeding is a natural process, but in reality not all mothers can breastfeed their babies with the right technique. Lactation failure caused by improper breastfeeding techniques can have a negative impact on both mother and baby. Research objective: to analyze the effect of breastfeeding technique education on the success of lactation. Research Methods: This research is a quasi-experimental research with one group pretest and posttest design. Sampling was done by consecutive sampling. Results: The results showed that there was an effect of education on breastfeeding techniques and after being given education on the success of lactation in postpartum mothers (p <0.05). Conclusion: Midwives as the spearhead of maternal and child health are expected to support successful lactation by providing education about good and correct breastfeeding techniques to mothers, especially in the first weeks postpartum.Abstrak: Menyusui adalah suatu proses yang alamiah, namun kenyataanya tidak semua ibu dapat menyusui bayinya dengan teknik yang benar Kegagalan laktasi yang disebabkan teknik menyusui yang tidak tepat dapat berdampak buruk pada ibu dan bayi. Tujuan Penelitian: menganalisis pengaruh edukasi teknik menyusui terhadap keberhasilan laktasi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan dengan one group pretest dan posttest design. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh edukasi teknik menyusui dan setelah diberikan edukasi terhadap keberhasilan laktasi pada ibu postpartum (p<0,05). Simpulan: Bidan sebagai ujung tombak kesehatan ibu dan anak diharapkan dapat mendukung keberhasilan laktasi dengan memberikan edukasi tentang teknik menyusui yang baik dan benar pada ibu terutama di minggu- minggu pertama postpartum. 
PERBEDAAN PEMBERIAN KOMPRES LIDAH BUAYA DENGAN KOMPRES KOL UNTUK MENGURANGI NYERI AKIBAT BENDUNGAN ASI PADA IBU POSTPARTUM Nufus, Nurul Hayatun; Maritalia, Dewi; Tambunan, Herrywati
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i2.30353

Abstract

Abstract: Breast milk blockage is one of the most common complaints among postpartum mothers and can be caused by various factors. According to data from the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), breast milk blockage prevalence was 36.12% in 2021, reaching 1.4% in Aceh Province. This study aims to determine whether aloe vera or cabbage leaf compresses are more effective at reducing pain caused by breast engorgement. The study employed a quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest approach. The sample size was 34 postpartum mothers, who were selected using quota sampling. The intervention was administered for 20 minutes, twice daily, for two consecutive days. The instrument used to measure pain levels was the Numeric Rating Scale (NRS). Analysis using the Mann-Whitney test revealed a p-value of 0.942, suggesting that there is no significant difference in the effectiveness of aloe vera and cabbage leaf compresses in alleviating pain from breast engorgement. In conclusion, both compress methods are equally effective in alleviating pain from breast milk blockage in postpartum mothers in the UPTD Puskesmas Jangka service area.Abstrak: Bendungan ASI merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh ibu postpartum dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berdasarkan data dari Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), prevalensi bendungan ASI pada tahun 2021 sebesar 36,12%, sementara di Provinsi Aceh mencapai 1,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas kompres lidah buaya dan kompres daun kol dalam mengurangi nyeri akibat bendungan ASI. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan two group pretest and posttest design. Jumlah sampel sebanyak 34 ibu postpartum yang dipilih melalui teknik quota sampling. Intervensi diberikan selama 20 menit sebanyak dua kali sehari selama dua hari berturut-turut. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat nyeri adalah skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,942, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian kompres lidah buaya dan kompres daun kol dalam mengurangi nyeri akibat bendungan ASI. Kesimpulannya, kedua metode kompres tersebut memiliki efektivitas yang serupa dalam mengurangi nyeri bendungan ASI pada ibu postpartum di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jangka.
PENGARUH MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP KETERAMPILAN KADER MELAKUKAN KSRINING TUMBUH KEMBANG ANAK DIPOSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJUR Rahmah, Hasni; Hilmanto, Dany; Yuniati, Tetty
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i1.3964

Abstract

Abstract: Posyandu cadre skills improvement can be done by using the media. High absorption is a factor in media selection. Audiovisual media involves many senses and has 50% absorption. Quasi Experiment research design two groups pretest and post test design. Simple random sampling technique of 64 cadres with checklist instrument which was tested by Chi Squere and McNemar. The results of the research on cadre skills before the intervention had a p value of 0.802 while the skills of cadres after the intervention had a p value of 0.011 with an increase ratio of 1.38 times in the intervention group so that there was a difference in the influence of audiovisual media and modules on cadre skills and the effect of audiovisual media was greater.Abstrak: Peningkatan keterampilan kader posyandu dapat dilakukan dengan penggunaan media. Daya serap tinggi menjadi faktor pemilihan media. Media audiovisual melibatkan banyak indera dan memiliki daya serap 50%. Desain penelitian Quasi Eksperimen two grup pretest and post test design. Tekhnik sampel simple random sampling 64 kader dengan instrumen daftar tilik yang di uji Chi Squere dan McNemar. Hasil penelitian keterampilan kader sebelum intervensi memiliki nilai p 0,802 sedangkan keterampilan kader setelah intervensi memiliki nilai p 0,011 dengan rasio peningkatan 1,38 kali pada kelompok intervensi sehingga terdapat perbedaan pengaruh media audiovisual dan modul terhadap keterampilan kader dan pengaruh media audiovisual lebih besar. 
EFEK DURASI PENYIMPANAN DI LEMARI PENDINGIN TERHADAP KADAR PROTEIN ASI PERAH Arrafi, Muhammad Hafizh; Subandrate, Subandrate; Safyudin, Safyudin
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i2.6475

Abstract

Abstract: Exclusive breastfeeding is the best nutrition for babies to grow and develop. Currently, urban communities tend to stop breastfeeding at earlier age because of working mother. To overcome this, mothers can give expressed breast milk to babies by paying attention to the duration and temperature of storage, because it can affect the nutrients contained in breast milk. This study aims to determine the effect of the duration of storage of breast milk in the refrigerator on the protein contained in the breast milk. This research is a pure experimental research study with one group pre-test and post-test research design. The research was conducted at the Basic Medical Chemistry Laboratory, Faculty of Medicine, Universitas Sriwijaya. The number of expressed breastmilk samples in this study was 30 samples. Samples were divided into 5 groups, with variations in the duration of storage in the refrigerator (4-8°C) for 0 hour (control), 24 hours, 72 hours, 120 hours, and 192 hours. Protein level was measured by using Lowry method. Data were analyzed by repeated anova and paired t-test. The average protein content of ASIP at 0, 24, 72, 120, and 192 hours, respectively, was 2.93, 2.64, 2.61, 2.35, and 2.14 mg/dL (p=0,000 for repeated anova). The p values of the paired t-test storage durations of 24, 72, 120, and 192 hours, respectively, were 0.231, 0.137, 0.047 and 0.001. The duration of storage in the refrigerator that affects the protein levels of expressed breatmilk is 120 and 192 hours. Expressed breast milk protein levels significantly decrease after being stored in the refrigerator for 120 hours.Abstrak: ASI eksklusif adalah nutrisi terbaik bagi bayi untuk tumbuh dan berkembang. Saat ini masyarakat perkotaan cenderung menghentikan pemberian ASI pada usia yang lebih dini karena ibu bekerja. Untuk mengatasinya, ibu dapat memberikan ASI Perah (ASIP) pada bayi dengan memperhatikan durasi dan suhu penyimpanannya karena dapat mempengaruhi nutrisi yang dikandung ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek durasi penyimpanan di lemari pendingin terhadap kadar protein ASI perah. Studi ini merupakan penelitian eksperimental murni (true ekseperimental) dengan desain penelitian one group pretest and posttest. Pemeriksaan kadar protein dilakukan di Laboratorium Kimia Dasar Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, dengan total sampel 30 sampel ASIP. Sampel dibagi menjadi 5 kelompok, dengan variasi durasi penyimpanan dalam lemari pendingin (4-8°C) selama 0 jam (kontrol), 24 jam, 72 jam, 120 jam, 192 jam. Uji kadar protein dengan metode Lowry. Data dianalisis dengan repeated annova dan paired t-test. Rata-rata kadar protein ASIP secara berturut-turut pada 0, 24, 72, 120, dan 192 jam adalah 2,93, 2,64, 2,61, 2,35, dan 2,14 mg/dL dengan hasil uji repeated anova p=0,000. Nilai p dari paired t-test masing-masing durasi penyimpanan 24, 72, 120, dan 192 jam adalah 0,231, 0,137, 0,047 dan 0,001. Lama penyimpanan dalam lemari es yang mempengaruhi kadar protein ASI perah adalah 120 dan 192 jam. Kadar protein ASI perah mengalami penurunan signifikan setelah disimpan dalam lemari pendingin selama 120 jam.
SKRINING KADAR VITAMIN D SERUM PADA WANITA USIA SUBUR Wahyuhidaya, Pratika; Wahyuntari, Evi; P, Oktavianus Wahyu
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i1.19984

Abstract

Abstract: WUS are women aged 15-49 years who are ready to face pregnancy. The services that can be provided in preparation for pregnancy include physical examinations, supporting examinations, nutritional supplementation and health consultation. One of the supporting examinations that can be provided is checking serum vitamin D levels which is associated with reproductive health problems such as infertility and also pregnancy complications such as preeclampsia. The research aims to examine serum vitamin D levels in WUS. This research was conducted on WUS who came to the RSKIA Sadewa Midwifery Polyclinic. The sampling technique used purposive sampling with a total of 40 respondents. Inclusion criteria: Women aged 20-35 years, want to have serum Vitamin D levels checked, female adolescents aged 13-18 years, registered. Exclusion criteria: Women of childbearing age who are pregnant. The results of screening for serum vitamin D levels in fertile women had found 28 (70%) respondents with infertility, 21 (52.5%) respondents with abnormal BMi and 27 (67.5%) respondents with vitamin D deficiency. countries with tropical climates, 67,5% of WUS experiences vitamin D deficiency and 52.5% infertility. The suggestion is that by getting an overview of Vitamin D levels in women of childbearing age, it can reduce complications in pregnancy.Abstrak: WUS merupakan Wanita usia 15-49 tahun yang siap menghadapai kehamilan. Adapun pelayanan yang dapat diberikan dalam persiapan kehamilan diantaranya pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, suplementasi gizi dan kosnultasi Kesehatan Pemeriksaan penunjang yang dapat diberikan salah satunya dengan pemeriksaan kadar vitamin D serum yang dikaitkan dengan salah satu masalah kesehatan reproduksi seperti infertilitas dan juga komplikasi kehamilan seperti preeklamsia. Penelitian bertujuan melakukan skrining kadar vitamin D serum pada WUS. Penelitian ini dilakukan pada WUS yang datang di poli Kebidanan RSKIA Sadewa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 responden. Kriteria inklusi: Wanita usia 20-35 tahun, bersedia dilakukan cek kadar serum Vitamin D, remaja putri usia 13- 18 tahun, tercatat. Kriteria eksklusi: Wanita usia subur yang sedang hamil. Hasil skrining kadar vitamin D serum pada wanita subur didapatkan 28 (70%) reponden dengan infertilitas, 21 (52,5%) responden dengan IMT tidak normal dan 27 (67,5%) responden dengan defisiensi vitamin D. Kesimpulan penelitian walaupun Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis, 67,5% WUS mengalami defisiensi vitamin D dan 52,5% mengalami infertilitas. Saran dengan di dapatkan gambaran kadar Vitamin D pada wanita usia subur dapat mengurangi komplikasi pada kehamilan. 
PENGARUH KONTRASEPSI PROGESTINE ONLY TERHADAP FUNGSI SEKSUAL DAN BERAT BADAN: SCOOPING REVIEW Pangestu, Gaidha Khusnul; Ganap, Eugenius Phyowai; Anjarwati, Anjarwati
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i2.2859

Abstract

Abstract: The use of progestin-only contraceptives is often associated with side effects such as decreased sexual function and weight gain, which may affect the quality of life of acceptors. This study is a scoping review aimed at reviewing and summarizing the literature on the impact of progestin-only contraceptives on sexual function and weight gain. Article searches were conducted through PubMed and ScienceDirect databases using the keywords “Depomedroxy progesterone acetate,” “progestin only,” “sexual function,” and “weight gain.” The review identified eight themes related to the effects of progestin-only contraceptives on sexual function and seven themes concerning their impact on weight gain. Overall, progestin-only contraceptives have side effects on sexual function, although the difference is not considerably significant compared to other hormonal contraceptives. However, regarding weight gain, a more pronounced increase was observed, mainly due to fluid retention and increased appetite resulting from hormonal changes.Abstrak: Penggunaan kontrasepsi progestin-only sering dikaitkan dengan efek samping berupa penurunan fungsi seksual dan peningkatan berat badan, yang dapat memengaruhi kualitas hidup akseptor. Penelitian ini merupakan scoping review yang bertujuan mereview dan menyimpulkan literatur mengenai pengaruh kontrasepsi progestin-only terhadap fungsi seksual dan berat badan. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci “Depomedroxy progesterone acetat”, “progestin only”, “sexual function”, dan “weight gain”. Hasil telaah menemukan delapan tema terkait pengaruh kontrasepsi progestin-only terhadap fungsi seksual, serta tujuh tema mengenai pengaruhnya terhadap berat badan. Secara umum, kontrasepsi progestin-only memiliki efek samping terhadap fungsi seksual, meskipun perbedaannya tidak terlalu jauh dibandingkan dengan kontrasepsi hormonal lainnya. Namun, pada aspek berat badan ditemukan peningkatan yang lebih signifikan, yang disebabkan oleh retensi cairan tubuh serta peningkatan nafsu makan akibat perubahan hormonal.
HUBUNGAN USIA IBU SAAT HAMIL DENGAN PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA 3-5 TAHUN DI DESA RANUBEDALI KECAMATAN RANUYOSO KABUPATEN LUMAJANG Ariyani, Reti Agung; Sary, Yessy Nur Endah; Ekasari, Tutik; Hikmawati, Nova
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 10, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v10i2.12101

Abstract

Abstract: The objective of this study is to perceive the relationship between maternal pregnancy at a young age with the emotional development of 3-5 years old children at Ranubedali, Ranuyoso, Lumajang in 2022. Cross-sectional survey approach was used. The research subjects were pregnant women who were pregnant in 2019-2021. Thus, obtained 64 respondents as a sample. Correlation coefficient of 0.565 was obtained through the results of a correlation test, with a sig value <0.05 it can be concluded that there is a relationship between maternal pregnancy at a young age and the emotional development of children aged 3-5 years.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kehamilan ibu di usia muda dengan perkembangan emosi anak usia 3-5 tahun di Ranubedali, Ranuyoso, Lumajang tahun 2022. Pendekatan survei yang digunakan adalah cross sectional. Subyek penelitian adalah ibu hamil yang sedang hamil pada tahun 2019-2021. diperoleh 64 responden sebagai sampel. Koefisien korelasi sebesar 0,565 diperoleh melalui hasil uji korelasi, dengan nilai sig < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kehamilan ibu di usia muda dengan perkembangan emosi anak usia 3-5 tahun.