cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PELATIHAN PENGGUNAAN ANYFLIP UNTUK PENYUSUNAN E-BOOK BAGI GURU MGMP EKONOMI KABUPATEN BANGKALAN Putri Ulfa Kamalia; Riza Yonisa Kurniawan; Retno Mustika Dewi; Ni’matush Sholikhah; Heni Purwa Pamungkas
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5414

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 mengakibatkan pembelajaran tingkat pendidikan SMA dilaksanakan dari rumah atau pembelajaran jarak jauh. Berdasarkan analisis survei yang telah dilakukan pada kelompok guru MGMP Ekonomi SMA Kabupaten Bangkalan dapat ditemukan fakta bahwa kurangnya keahlian guru dalam menggunakan teknologi terutama mengembangkan bahan ajar jarak jauh yang dapat membuat suasana belajar menyenangkan dan dapat dipahami oleh peserta didik. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu  dengan mengadakan pelatihan penggunaan AnyFlip untuk penyusunan e-book dalam rangka optimalisasi pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19. Metode yang dilakukan dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu persiapan, sosialisasi, pelaksanaan pelatihan serta pendampingan dan evaluasi. Dari hasil pelaksanaan pelatihan didapatkan bahwa penyusunan e-book berbasis AnyFlip sangat mudah diaplikasikan oleh guru MGMP Ekonomi Kabupaten Bangkalan dengan peserta rata-rata berusia 44 tahun dan rata-rata mengajar selama 17 tahun. Sehingga sebanyak 57,1% menyatakan sangat setuju dan 42,9% menyatakan setuju bahwa pelatihan penyusunan e-book AnyFlip dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para guru dalam menyusun bahan ajar berbasis teknologi agar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peserta pelatihan yaitu guru MGMP Ekonomi Bangkalan mengharapkan adanya pelatihan lanjutan yang berkesinambungan seperti pelatihan media pembelajaran interaktif agar dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Sehingga dengan adanya pelatihan akan meningkatkan soft skill para guru. Kata kunci: anyFlip; e-book; MGMP ekonomi kabupaten Bangkalan; pelatihan ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has resulted in high school education level learning being carried out from home or distance learning. Based on the survey analysis that has been conducted on the MGMP Economics teacher at Bangkalan High School, it can be found that there is a lack of teacher expertise in using technology, especially developing distance teaching materials that can make the learning atmosphere fun and understandable by students. The solution that can be offered to overcome these problems is by holding training on the use of AnyFlip for the preparation of e-books in the context of optimizing distance learning during the Covid-19 pandemic. The method is carried out in several stages, namely preparation, socialization, implementation of training as well as evaluation and monitoring. From the results of the training, it was found that the preparation of the AnyFlip-based e-book was very easy to apply by the MGMP Economics teacher at Bangkalan High School with an average participant of 44 years old and an average of 17 years of teaching. So as many as 57.1% strongly agree and 42.9% agree that the AnyFlip e-book preparation training can improve the knowledge and skills of participants in compiling technology-based teaching materials which are later expected to improve student learning outcomes. The training participants, namely the Bangkalan Economics MGMP teacher, hoped that there would be continuous follow-up training such as interactive learning media training to increase students' interest in learning. So that with the training, it will improve the soft skills of teachers. Keywords: anyFlip; e-book; economics teacher at Bangkalan high school; training
PENYULUHAN KEPADA IBU-IBU PKK MENGENAI SWAMEDIKASI DENGAN DETEKSI DINI TEKANAN DARAH DAN GULA DARAH DI KELURAHAN SIDOMULYO, SAMARINDA Siregar, Khalish Arsy Al Khairy; Aisyah, Novia Misnawati; Ressandy, Sylvan Septian; Kustiawan, Paula Mariana
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5109

Abstract

ABSTRAKPandemi  COVID-19  memberikan dampak pada pembatasan akses dan anjuran untuk berkegiatan di rumah. Hal ini menuntut peran ibu untuk lebih paham tentang swamedikasi. Swamedikasi merupakan upaya pengobatan sendiri yang pelaksanaannya dari mengenali gejala penyakit dan pemilihan obatnya dilakukan dengan inisiatif sendiri tanpa ke dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan swamedikasi pada ibu-ibu PKK di Kelurahan Sidomulyo, Samarinda.  Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pembagian kuisioner di awal kegiatan yang diolah menjadi data, dilanjutkan dengan penyuluhan berupa presentasi interaktif tanya jawab dengan paserta, dan pengecekan kesehatan berupa pengukuran tensi dan gula darah. Kegiatan diakhiri dengan pembagian angket evaluasi kegiatan. Hasil kuisioner menunjukan sebanyak 73% mengetahui pengertian swamedikasi, namun hanya 23 % peserta yang melakukan kegiatan swamedikasi di rumah. Setelah dilakukan edukasi, pengetahuan Ibu PKK tentang swamedikasi, menunjukan tingkat pemahaman baik. Sedangkan dari hasil pengecekan keseahatan, 77,7% peserta memiliki nilai gula darah normal dan 89,6% peserta memiliki tekanan darah normal. Kegiatan mendapat tanggapan yang sangat baik dari peserta dan diharapkan untuk dilakukan kegiatan serupa secara berkala. Kata kunci: swamedikasi; pemeriksaan kesehatan; penyuluhan. ABSTRACTThe COVID-19 pandemic has had an impact on access restrictions and recommendations for activities at home. This requires the mother's role to understand more about swamedikasi. Swamedikasi is a self-medication effort whose implementation to recognize the symptoms of disease and choose the medicine by its own initiative without going to a doctor or other health workers. This community service activity aims to increase self-medication knowledge for PKK mothers in Sidomulyo Village, Samarinda. The method used in this community service activity are the distribution of questionnaires at the beginning of the activity which is processed into data, followed by counseling with presentation and Q&A sessions, and medical check up by measuring blood pressure and blood sugar. The activity ended with the distribution of evaluation questionnaires. The results of the questionnaire showed that 73% knew the meaning of self-medication, but only 23% of participants carried out self-medication activities at home. After the education was carried out, PKK mother's knowledge of self-medication showed a good level of understanding. Meanwhile, from the results of medical check up, 77.7% of participants had normal blood sugar values and 89.6% of participants had normal blood pressure. The activity received a very good response from the participants and similar activities expected will be held periodically. Keywords: self-medication; medical check up; counseling.
PERAHU FIBERGLASS UNTUK PENUNJANG ALAT PENANGKAP IKAN DAN SEKTOR PARIWISATA DESA SUMBERASRI KECAMATAN PURWOHARJO BANYUWANGI Pambudi, Setyo; Asrofi, Mochamad; Triono, Agus; Tsabit, Mumtadz Zaid Bin; Murtadho, Nizam Alfi
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5200

Abstract

ABSTRAKFiberglass lebih ekonomis dibandingkan dengan kayu maupun logam untuk bahan pembuatan kapal yang berukuran kecil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang design kapal dan bahan pembuatan kapal berupa Fiberglass Reinforced Plastics (FRP). Pengetahuan tentang design kapal, dan pengetahuan bahan Fiberglass Reinforced Plastics (FRP) dianggap penting karena masih kurangnya pengetahuan akan hal tersebut. Pembuatan kapal berbahan fiberglass secara tidak tepat dapat mengakibatkan pengendalian kapal yang kurang maksimal. Selain itu, kekuatan lambung kapal juga tidak sesuai dengan standard. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan dua tahap yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan kapal berbahan fiberglass. Dari hasil evaluasi didapatkan bahwa peserta memiliki keterampilan teknik hand lay-up dan pengetahuan bahan yang baik setelah diadakannya pelatihan dan pendampingan. Kata kunci: kapal; fiberglass; hand lay-up; nelayan; pariwisata; mangrove ABSTRACTFiberglass is more economical than wood or metal for small shipbuilding materials. This community service activity aims to provide knowledge about ship design and shipbuilding materials in the form of Fiberglass Reinforced Plastics (FRP). Knowledge of ship design, and knowledge of Fiberglass Reinforced Plastics (FRP) is considered important because there is still a lack of knowledge about it. Making boats made of Fiberglass improperly can result in less than optimal ship control. In addition, the hull of the ship is also not up to standard. This service activity is carried out in two stages, namely training and mentoring in the manufacture of Fiberglass boats. From the evaluation results, it was found that of the participants had good hand lay-up technique skills and material knowledge after the training and mentoring. Keywords: boat; fiberglass; hand lay-up; fisherman; tourism; mangrove
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN DARING DITENGAH PANDEMI COVID 19 BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Nafiah, Nafiah; Ghufron, Syamsul; Hartatik, Sri
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4324

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen pembelajaran daring bagi guru di tengah pandemi covid 19 di MI Tarbiyatul Islamiyah Bojonegoro. Metode pelaksanaan dalam program pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan ini melalui tiga kegiatan: pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan pasca kegiatan. Hasil dari kegiatan masyarakat ini adalah berupa jasa berupa pelatihan dan pendampingan dan artikel pengabdian masyarakat yang dipulikasikan. Hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan manajemen pembelajaran berbasis daring bagi guru di tengah pandemi covid 19 di MI Tarbiyatul Islamiyah Bojonegoro berjalan dengan sukses karena dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dengan pengabdian mansyaraat. Guru sangat antusias dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan secara daring, guru juga sudah memahami caramerencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi siswa secara daring. Rencana tindak lanjut pelaksanaan pengabdian masyarakat sebagai saran adalah mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam melaksanakan pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi digital bagi guru sekolah dasar. Kata kunci: manajemen; pembelajaran; daring; covid 19 ABSTRACTThe purpose of this community service is to give training and mentoring online learning management for teachers in the midst of the Covid 19 pandemic at MI Tarbiyatul Islamiyah Bojonegoro. The method of this community service program through training and mentoring is through three activities are: Pre-activity, implementation of activities, and post-activity. The result of this community activity is in the form of services in the form of  training and mentoring, published articles of community service. The results of the community service carried out show that online-based learning management training and assistance activities for teachers in the midst of the COVID-19 pandemic at MI Tarbiyatul Islamiyah Bojonegoro are running successfully because of the support of various parties involved with community service. The teacher is very enthusiastic about online training and mentoring activities, the teacher also understands how to plan, implement and evaluate students online. The follow-up plan for implementing community service as a suggestion is to hold training and assistance in implementing online learning using digital applications for elementary school teachers. Keywords: learning; management; online; covid 19
PENDAMPINGAN UMKM SAAT PANDEMI COVID-19 DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS CMS WORDPRESS PADA ALPHONSE SHOE DI JAKARTA SELATAN Kusumawati, Tri Ika Jaya; Tju, Teja Endra Eng
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5429

Abstract

ABSTRAKAlphonse Shoe merupakan UMKM yang telah didampingi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan tujuan agar dengan pemanfaatan teknologi informasi dapat berjualan secara daring dan bahkan berkembang lebih luas pemasarannya. Teknologi informasi berupa e-commerce berbasis CMS (Content Management System) WordPress. Di masa pendemi ini dengan alphonseshoe.com kegiatan pejualan sepatu tetap bisa dilakukan. Sebelumnya transaksi yang dilakukan belum optimal, media informasi berupa Instagram yang digunakan hanya untuk menampilkan barang-barang yang tersedia pada Alphonse Shoe sehingga pelanggan yang ingin membeli harus datang ke toko, dirasa masih kurang dalam memperbanyak tingkat penjualan barang. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahap persiapan (observasi, wawancara, analisa), identifikasi dan pengolahan (desain, pengkodean, uji coba, implementasi), evaluasi (feedback, kuesioner), dan pembuatan laporan pengabdian masyarakat. Hasil dari pembuatan e-commerce telah dilakukan penilaian dengan kuesioner yang diperoleh hasil  learnability 79,87%, efficiency 78,21%, memorability 83,10%, error 83,73%, satisfaction, 87,77%, sehingga secara kesuluruhan nilai penerimaan user terhadap sistem e-commerce yang dibangun didapat nilai 82.54%. Angka ini menunjukkan bahwa aplikasi atau sistem yang dibangun dapat diterima dengan baik dan berhasil memenuhi aspek usability system. Kata kunci: content management; e-commerce; pandemi. ABSTRACTAlphonse Shoe is an MSME that has been assisted in this community service activity with the aim that by using information technology it can sell online and even expand its marketing. Information technology in the form of e-commerce based on WordPress CMS (Content Management System). During this pandemic, with alphonseshoe.com, sales activities can be carried out. Previously the transactions were not optimal, the information media in the form of Instagram was used only to display the goods available on Alphonse Shoe so customers who wanted to buy had to come to the store, it was felt that they were still lacking in increasing the level of sales of goods. The method consists of the preparation stage (observation, interview, analysis), identification and processing (design, coding, testing, implementation), evaluation (feedback, questionnaire), and making paper reports. The results of the e-commerce creation have been assessed using a questionnaire. The results obtained are 79.87% learnability, 78.21% efficiency, 83.10% memorability, 83.73% error, satisfaction, 87.77%, so that the overall acceptance value users of the built e-commerce system obtained a value of 82.54%. This figure shows that the application or system that is built can be well received and successfully fulfills the usability aspect of the system. Keywords: content management; e-commerce; pandemic.
PELATIHAN TATA KELOLA ORGANISASI PUBLIK BAGI PENERIMA HIBAH PEMBANGUNAN MASJID Aligarh, Frank
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5272

Abstract

ABSTRAKJumlah masjid di Indonesia yang semakin meningkat harusnya diikuti dengan tata kelola yang semakin baik. Berdasarkan observasi pendahuluan diketahui bahwa masih banyak terdapat pengelolaan masjid yang belum memilki tata kelola organisasi publik yang baik. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan alternatif informasi tentang tata kelola organisasi publik yang baik dan mendampingi pengelola masjid dalam menyusun laporan keuangan masjid yang baik. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pengelola masjid penerima hibah pembangunan masjid sejumlah 50 orang. Metode kegiatan ini terdiri dari 3 Tahapan yaitu (1) Tahapan Persiapan, (2) Tahapan Implementasi, (3) Tahapan Monitoring dan Evaluasi. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pengelola masjid telah memiliki pengetahuan mengenai tata cara pembuatan struktur organisasi masjid, tugas dan fungsi pengelola masjid program kerja masjid. Lebih lanjut, pengelola masjid juga sudah memiliki ketrampilan dalam mengoperasikan program akuntansi berbasis excel yang dapat digunakan untuk pembuatan laporan keuangan. Kata kunci: pengabdian masyarakat; tata kelola; akuntabilitas; masjid. ABSTRACTThe increasing number of mosques in Indonesia should be followed by better governance. Based on preliminary observations, it is known that there are still many mosque managements that do not have good public organizational governance. The purpose of this community service activity is to provide alternative information about good public organizational governance and assist mosque managers in preparing good mosque financial reports. Participants in this community service activity are mosque managers who receive 50 mosque construction grants. This activity method consists of 3 stages, namely (1) Preparation Stage, (2) Implementation Stage, (3) Monitoring and Evaluation Stage. After the community service activities are carried out, the mosque manager has knowledge about the procedures for making the mosque's organizational structure, the duties and functions of the mosque manager, the mosque work program. Furthermore, mosque managers also have skills in operating excel-based accounting programs that can be used for financial reporting Keywords: community service; governance; accountability; mosque.
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN AJAR MENGGUNAKAN FILMORA KEPADA GURU MADRASAH ALIYAH (MA) TANBIHUL GHOFILIIN BANJARNEGARA Sarmini, Sarmini; Pambayun, Niken Lia Prihatiningtias; Nurdewanti, Nilam Puspita
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4871

Abstract

ABSTRAKBeberapa kendala dialami oleh guru-guru di MA Tanbihul Ghofiliin dengan adanya perubahan model pembelajaran tersebut diantara adalah bagaimana membuat materi pembelajaran yang menarik dan tidak monoton yang hanya berupa teks disampaikan dalam powerpoint ataupun file dokumen word atau pdf.  Pelatihan pembuatan bahan ajar menggunakan Filmora kepada guru MA Tanbihul Ghofiliin Banjarnegara bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membuat bahan ajar berupa video pembelajaran. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 5 Juni 2021 di Laboratorium Komputer 2 MA Tanbihul Ghofiliin Banjarnegara yang diikuti oleh 9 orang peserta yaitu bapak dan ibu guru MA Tanbihul Ghofiliin. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan mempraktikkkan langsung bagaimana cara mengedit video menggunakan aplikasi Filmora, dari tahap membuat video pembuka sampai dengan video penutup hingga menambahkan efek-efek dalam video serta rendering video. Berdasarkan hasil pengamatan selama kegiatan berjalan dan juga jawaban peserta, kegiatan pelatihan dapat diikuti dengan baik oleh peserta, dimana peserta dapat mengikuti setiap tahapan editing video hingga akhir menjadi sebuah video utuh. Tanggapan positif diberikan oleh peserta yang antusias dan berharap akan ada pelatihan-pelatihan pemanfaatan teknologi lainnya yang dapat menunjang proses kegiatan belajar mengajar khususnya di masa pandemi covid-19. Kata kunci: bahan ajar; filmora; editing; pelatihan; video. ABSTRACTSome of the obstacles experienced by the teachers at MA Tanbihul Ghofiliin with the changes in the learning model, including how to make learning materials that are interesting and not monotonous, which are only in the form of text delivered in powerpoint or word or pdf document files. Training on making teaching materials using Filmora for MA Tanbihul Ghofiliin Banjarnegara teachers aims to improve the ability of teachers to make teaching materials in the form of learning videos. The training activity was carried out on Saturday, June 5, 2021 at the Computer Laboratory of MA Tanbihul Ghofiliin Banjarnegara which was attended by 9 participants, namely the teacher of MA Tanbihul Ghofiliin. The activity was carried out by practicing directly how to make videos using the Filmora application, from the stage of making the opening video to closing the video to adding effects in the video and rendering the video. Based on observations during the activity as well as participants' answers, the training activities can be followed well by the participants, where participants can follow each stage of video editing until the end becomes a complete video. The positive response was given by enthusiastic participants and hoped that there would be trainings on the use of other technologies that could support the teaching and learning process, especially during a pandemic Covid-19. Keywords: training; editing; videos; teaching materials; filmora.
PENDAMPINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS DASAR BERBANTUAN METODE MONTESSORI UNTUK SISWA SD DI DESA DEMULIH PADA MASA PANDEMI COVID-19 Wedayanthi, L.M.D; Adiwijaya, P.A.; Purnami, M.A.
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5597

Abstract

ABSTRAKPelajaran Bahasa Inggris dasar untuk siswa SD di desa Demulih merupakan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan pada masa Pandemi Covid-19. Mata pelajaran Bahasa Inggris sejatinya hanya merupakan pelajaran muatan lokal yang dimulai dari kelas 5 SD, yang hanya diberikan di beberapa sekolah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengenalkan bahasa Inggris dasar kepada siswa SD, sebagai upaya membantu mereka untuk menghadapi komunikasi global dan persiapan menghadapi masa transisi ke sekolah menengah. Penyampaian Pelajaran Bahasa Inggris anak menggunakan metode Montessori yang merupakan metode pembelajaran yang memanfaatkan fasilitas dan media di lingkungan sekitar siswa. Siswa SD yang digunakan adalah siswa SD di desa Demulih, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kegiatan PKM dilaksanakan selama 8 kali pertemuan dengan 4 tahap untuk setiap sesinya. Keberhasilan kegiatan ini dapat terlihat dari semangat siswa SD di desa Demulih yang selalu hadir dan selalu bertambah setiap pertemuannya, serta keaktifan mereka dalam berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Secara keseluruhan, pendampingan belajar Bahasa Inggris dasar mampu menumbuhkan dan membantu siswa SD dalam belajar Bahasa Inggris dasar di masa pandemi Covid-19. Kata Kunci: bahasa Inggris dasar; montessori; pandemi covid-19.           ABSTRACTBasic English lesson for elementary school students in Demulih village are community service held during the Covid-19 pandemic. English subject are actually only role as local content lessons which is thought from grade 5 elementary school, which are only given in some schools. The main purposes of this community service are to introduce Basic English to elementary students, as an effort to help them face global communication and preparation for the transition to high school period. The way to deliver of English lesson to children uses Montessori method which is a learning method utilizes facilities and media in students’ environment. The elementary school students which is a object in this research were the students in Demulih Village, Susut District, Bangli Regency. This community service activity was done in 8 meetings, 4 stages for each meeting. The success indicators of this activity are the students always present and this increase from time to time in each meeting, as well as their participation in the learning activities. Overall, Basic Engliss Learning Assistance is able to grow and assist elementary students in learning basic English during the Covid-19 Pandemic. Keywords: basic english; montessori; covid-19 pandemic.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI LAPOR KEPADA KOMUNITAS PEMUDA UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT Kariem, Muhammad Quranul
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5422

Abstract

ABSTRAKKeterlibatan masyarakat untuk ikut turut serta dalam pengawasan organisasi publik sangat penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemerintah, dalam rangka menjalankan pemerintahan yang efektif. Pelatihan penggunaan aplikasi lapor menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat tersebut. Sasaran mitra pelatihan ini adalah komunitas pemuda demokrasi Palembang, pelatihan ini dilaksanakan menggunakan metode daring dengan melakukan pre-test dan post-test untuk menunjukkan hasil pelatihan yang dilakukan. Peserta pelatihan pada umun-nya belum mengetahui dan belum memahami cara teknis penggunaan aplikasi tersebut. Hasil pelatihan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan teknis penggunaan aplikasi lapor yang cukup signifikan. Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda untuk dapat menggunakan aplikasi lapor sebagai media penyampaian aspirasi dan pengaduan yang resmi. Kata kunci: Aspirasi; Pengaduan; Lapor ABSTRACTCommunity involvement to participate in the supervision of public organizations is very important to increase government accountability and transparency, in order to run an effective government. Training on the use of the report application is one alternative to increase community participation. The target of this training partner is the Palembang democracy youth community, this training is carried out using an online method by conducting pre-test and post-test to show the results of the training carried out. The trainees in general do not know and do not understand the technical way of using the application. The results of the training showed that there was a significant increase in knowledge and technical skills in the use of reporting applications. This will have an impact on increasing community participation, especially the younger generation to be able to use the report application as a medium for formally submitting aspirations and complaints. Keywords: aspiration; complain; report
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERAWATAN DAN SENAM KAKI PADA PASIEN DIABETES Prabawati, Dewi; Sari, Puspita; Neonbeni, Yohanes
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4775

Abstract

ABSTRAKPenyakit diabetes dapat mengakibatkan komplikasi multi organ, dimana komplikasi yang paling sering adalah ulkus diabetikum sebagai akibat dari neuropati. Perlu dilakukan upaya pencegahan terjadinya ulkus diabetikum bagi masyarakat dengan memberikan edukasi terkait perawatan untuk kesehatan kaki juga senam kaki. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan tentang perawatan kaki diabetes dan memotivasi para penderita diabetes untuk melakukan aktivitas fisik salah satunya dengan melakukan senam kaki diabetes. Kegiatan ini diikuti oleh 16 pasien diabetes di polikilinik RS Cinta Kasih Budha Tzu Chi, Jakarta. Ada 3 tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini, yaitu perkenalan dan ice breaking, dilanjutkan dengan penjelasan tentang penyakit diabetes dan perawatan kaki diabetes,  kemudian diakhiri dengan demonstrasi senam kaki diabetes. Kegiatan ini dilakukan secara blended yaitu dengan menggunakan aplikasi daring dan melakukan pertemuan diunit poliklinik dengan mematuhi protokol kesehatan. Hasil evaluasi terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilakukan terlihat adanya peningkatan pengetahuan tentang perawatan kaki dan motivasi melakukan senam kaki. Selain itu, dari hasil kuesioner didapatkan bahwa mayoritas peserta memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki sebesar 56.2%. Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku dalam melakukan perawatan kaki diabetes serta termotivasi untuk melakukan senam kaki diabetes secara teratur sehingga dapt mencegah komplikasi ulkus diabetikum. Kata kunci: diabetes; perawatan kaki; senam kakiASTRACTDiabetes can lead to multi-organ failure, where the most common complication is diabetic ulcers as a result of neuropathy. It is necessary to perform a prevention program of diabetic ulcers to community by giving health education of foot care and foot exercise. In addition to education, motivation for diabetics is also needed to perform physical activity. This community service activity aimed to provide health education in diabetes foot care and motivate diabetes patients to perform physical activity such as diabetic foot exercise. There were 16 diabetic patients at Cinta Kasih Budha Tzu Chi Hospital, Jakarta participated in this community service. The activity performed in 3 sessions, such as opening and ice breaking, health education sharing of diabetes and foot care, followed by demonstration of diabetic foot exercise. Activity was conducting using blended method by zoom application and face to face meeting at polyclinic unit by complying health protocols of Covid-19. From the results of the evaluation, there has been an increase level of knowledge on diabetic foot care and motivation to perform diabetic foot exercise. Aside from that, as a result of filling out the questionnaire about foot care, the majority of the participants had good knowledge about foot care (56.2%). It is suggested that the community should increase knowledge on diabetes foot care, perform diabetes foot exercise regularly to decrease the complications of diabetic ulcers.Key words: diabetes; foot care; foot exercise 

Page 30 of 272 | Total Record : 2711