cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
SOSIALISASI PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA SECARA MANDIRI UNTUK EFEKTIFITAS PENGOLAHANNYA Rohmah, Ni'matur; Susanti, Yuni; Variyana, Yeni; Kurniawan, Lukman Haris; Nasution, Muslimin; Bayramadhan, Arga
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5187

Abstract

ABSTRAKLimbah bersumber dari berbagai aktivitas manusia diantaranya aktivitas rumah tangga, industri, perdagangan, pertanian, perkantoran, dan sisa pembangunan. Namun aktivitas yang paling banyak menyumbang limbah adalah aktivitas rumah tangga. Pengelolaan limbah rumah tangga di desa masih dilakukan secara tradisional yaitu melalui penimbunan pada lahan kosong. Umumnya masyarakat desa menggunakan cara pembakaran untuk mengatasi penumpukan limbah tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan limbah rumah tangga secara mandiri. Penyuluhan pengelolaan limbah rumah tangga di desa Kaliploso melibatkan 30 peserta. Penyajian materi diawali dengan memberikan stimulus terkait pengetahuan peserta terhadap limbah rumah tangga dan jenis-jenisnya, kemudian dilanjutkan penyajian materi dengan metode ceramah. Diskusi yang dilakukan setelah penyajian materi diikuti peserta dengan antusias dan menghasilkan ide baru tentang pengelolaan limbah rumah tangga secara mandiri. Hasil kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan tingkat pemahaman 100% (30 peserta) dan menumbuhkan kesadaran masyarakat yang dibuktikan dengan munculnya ide percontohan pelaksana pengelolaan limbah rumah tangga jenis anorganik sebanyak 43,33% (13 peserta). Kata kunci: pengelolaan; limbah rumah tangga; desa Kaliploso ABSTRACTWaste comes from human activities such as household activities, industries, commerce, agriculture, offices, and residual of construction. But the most contributing waste is household activities. Management of household solid waste in the village is using traditional methods, by piling up on vacant land. The villagers are burning to overcome the pile. This activity aims to increase knowledge and public awareness to protect the environment through household waste management independently. Education of household waste management in Kaliploso village involves 30 participants. Presentation began by providing stimulus related to participants knowledge of definition and types of household waste, then continued with educate about household waste. The discussion was attended by participants enthusiastically and it produced new ideas about self-management of household waste. The results of this activity increase public knowledge with an understanding level of 100% (30 participants) and raise public awareness as evidenced by the emergence of pilot ideas for implementing inorganic types of household waste management as much as 43.33% (13 participants). Keywords: management; household waste, Kaliploso village
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Wiguna, Ida Bagus Alit Arta
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4434

Abstract

ABSTRAKGuru pendidikan anak usia dini merupakan garda terdepan dalam pengembangan karakter dan kemampuan anak diusia keemasannya. Sehingga memerlukan guru pendidikan anak usia dini yang berkompeten terutama dibidang proses belajar mengajar. Pengabdian ini memiliki tujuan yakni menambah pemahaman guru terkait pentingnya keterampilan mengajar dan pentingnya studi dijurusan yang linier. Metode pengabdian ini terdiri dari metode ceramah, diskusi, demontrasi dan metode pratik langsung. Pentingnya hasil dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru PAUD terutama saat  perencanaan dan proses belajar mengajar berlangsung. Pentingnya kuliah yang linier untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD. Peningkatan pemahaman dan kemampuan guru paud sangat signifikan berdasarkan dari hasil pre test dan post test yang telah disebar mengalami peningkatan di setiap katagori, seperti katagori kegiatan mengalami peningkatan 24%, katagori Kegiatan inti 23% dan katagori penutup 27%. Serta dapat dilihat juga dengan pertanyaan dan jawaban yang disampaikan oleh guru. Kata kunci: keterampilan; kompetensi; pembelajaran mikro; PAUD ABSTRACTKindergarten teachers are at the forefront of developing the character and abilities of children at their golden age. So that it requires competent early childhood education teachers, especially in the field of teaching and learning processes. This service has the aim of increasing the teacher's understanding of the importance of teaching skills and the importance of linear studies. This service method consists of lectures, discussions, demonstrations and hands-on practical methods. The importance of the results of this service is to improve the skills of kindergarten teachers, especially during the planning and teaching and learning process. The importance of linear lectures to improve the competence of early childhood teachers. The increase in the understanding and ability of paud teachers is very significant based on the results of the pre-test and post-test that have been distributed, which has increased in each category, such as the activity category increased by 24%, the core activity category was 23% and the closing category was 27%. And it can be seen also by the questions and answers submitted by the teacher. Keywords: skills; competencies; microteahing; kindergarten
PENINGKATAN KOMPETENSI ASESOR MELALUI KEGIATAN PEMBEKALAN ASESOR AKREDITASI TAHAP KPA DI BAN PAUD DAN PNF PROVINSI SULAWESI TENGAH Khaldun, Riady Ibnu
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5209

Abstract

ABSTRAKPembekalan asesor akreditasi yang diselenggarakan oleh BAN PAUD dan PNF di Tahun 2021 merupakan kegiatan yang harus diikuti oleh setiap asesor baik rumpun PAUD maupun PKBM sebagai syarat agar dapat ditugaskan dalam kegiatan akreditasi seperti penilaian Klasifikasi Permohonan Akreditasi (KPA), Visitasi, serta Validasi dan Verivikasi. Narasumber pada kegiatan ini adalah asesor yang telah mengikuti dan dinyatakan lulus pada kegiatan Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Asesor BAN PAUD dan PNF. Proses pelaksanaan kegiatan pembekalan asesor akreditasi dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Pengabdi berkontribusi kepada mitra yakni BAN PAUD dan PNF Provinsi Sulawesi Tengah sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada asesor berupa pemaparan materi dan mendampingi para peserta ketika melakukan praktik pelaksanaan akreditasi KPA. Hasil dari kegiatan tersebut adalah para peserta dapat melakukan penilaian KPA yakni verivikasi dan pengecekan kesesuaian dokumen yang diajukan oleh satuan PAUD dengan yang dipersyaratkan berdasarkan panduan pelaksanaan akreditasi Tahun 2021. Kata kunci: peningkatan kompetensi; pembekalan asesor akreditasi; klasifikasi permohonan akreditasi ABSTRACTImproving the competence of assessors is important in order to deal with all stages of the accreditation process. The provision of accreditation assessors activities held by BAN PAUD and PNF in 2021 is a provision that must be followed by assessors, both PAUD and PKBM clusters in order to be assigned to accreditation activities, both accreditation assessment, visits, as well as validation and verification supported by the development of instruments that produce assessment instruments. accreditation. The process of implementing the debriefing activity for accreditation assessors is carried out online using the Zoom Meeting application. The form of contribution given to BAN PAUD and PNF Province of Central Sulawesi as a presenter to provide briefing to assessors in the form of presentation of material on data tracing techniques at the KPA stage, the PPA instrument, and assisting participants when carrying out the practice of implementing KPA. The result of this activity is that participants can carry out KPA assessments, namely verification and checking of the suitability of documents submitted by PAUD units with those required based on the 2021 accreditation implementation guidelines. Keywords: competency improvement; accreditation assessor debriefing; classification of accreditation applications
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BAGI ANGGOTA NASYIATUL AISYIYAH PURBALINGGA DALAM MENGHADAPI ERA PASAR GLOBAL DAN PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF Sholikhatin, Siti Alvi; Fitrianingsih, Wanda; Dhiyaulhaq, Sahira
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5195

Abstract

ABSTRAKKemajuan teknologi adalah sebuah keniscayaan, konektivitas menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari gaya hidup masyarakat. Aktivitas yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara-cara konvensional, sekarang bisa dilakukan secara daring tanpa batasan ruang dan waktu. Salah satu dampak yang terpengaruh secara langsung oleh digitalisasi adalah transaksi dan perdagangan. Pemasaran konvensional pun kini telah bergeser ke pemasaran digital atau digital marketing. Digital marketing merupakan kegiatan bisnis baik penjualan maupun pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital sebagai media. Pelatihan digital marketing terhadap anggota Nasyiatul ‘Aisyiyah cabang Rabak Purbalingga dilakukan dengan metode webinar, yaitu memberikan informasi secara daring mengenai strategi digital marketing, dengan tujuan agar ilmu pemasaran secara digital dapat diimplementasikan secara maksimal oleh anggota Nasyiatul ‘Aisyiyah. Di masa pandemi dimana kegiatan transaksi melalui internet semakin marak dilakukan, maka momentum ini dirasa tepat untuk belajar mengembangkan keahlian berbisnis dan mengamalkan ilmu digital marketing demi meningkatkan pendapatan keluarga dan memberdayakan perempuan di tengah masyarakat. Media digital marketing yang diajarkan pada webinar ini yaitu: Whatsapp, Facebook, dan Instagram, dimana ketiga media sosial tersebut merupakan salah satu yang paling banyak digunakan sekarang, sehingga jangkauan pangsa pasarnya cukup menjanjikan. Hasil pengabdian yaitu ibu-ibu mempraktikkan cara membuat story di Whatsapp agar menarik, serta diberi tips-tips dalam mengelola akun media sosial baik instagram maupun facebook agar menarik dan dapat dimaksimalkan untuk media promosi digital sehingga ikut berkontribusi dalam menghadapi era pasar global dan mampu turut serta dalam mengembangkan industri kreatif. Kata kunci: digital marketing; nasyiatul ‘aisyiyah; webinar; pengabdian masyarakat ABSTRACTTechnological advancement is inevitable, connectivity becomes a necessity that can not be separated from the lifestyle of society. Activities that previously could only be done in conventional ways, can now be done online without any restrictions on space and time. One of the impacts directly affected by digitization is transactions and trade. Conventional marketing has now shifted to digital marketing. Digital marketing is a business activity of both sales and marketing that utilizes digital technology as a medium.Digital marketing training for members of Nasyiatul 'Aisyiyah Rabak Purbalingga branch is conducted by webinar method, which is to provide information online about digital marketing strategy, with the aim that digital marketing knowledge can be implemented to the maximum by Nasyiatul ‘Aisyiyah members. In a pandemic where internet transaction activities are increasingly being carried out, this momentum is felt appropriate to learn to develop business skills and practice digital marketing to increase family income and empower women in the community. Digital media marketing taught in this webinar is: Whatsapp, Facebook, and Instagram, where these three social media are one of the most used now, so the reach of market share is quite promising. The result of devotion is that the members practice how to create stories on Whatsapp to be interesting, as well as given tips in managing social media accounts both instagram and facebook to be interesting and can be maximized for digital promotional media so as to contribute in facing the global market era and able to participate in developing creative industries. Keywords: digital marketing; nasyiatul ‘aisyiyah; webinar; comunity service.
PEMBERIAN EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DALAM RANGKA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DI DESA PEMURUS, KECAMATAN ALUH-ALUH, KABUPATEN BANJAR Rosadi, Dian; Emelda, Zulfa; Mustawan, Elwan; Febrianita, Diny; Adelina, I Dewa Ayu Yulia
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5014

Abstract

ABSTRAKSampah adalah material sisa, yang diproduksi ke alam baik dalam bentuk padatan, cair, ataupun gas. Permasalahan sampah merupakan masalah yang besar di Desa Pemurus RT 001B dikarenakan cara pengelolaan sampah rumah tangga hanya dibuang ke sungai. Oleh karena itu diperlukan edukasi mengenai pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Namun, karena Pandemi Covid-19 intervensi Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) I dimodifikasi menjadi penyuluhan dengan menggunakan media poster, leaflet, booklet dan juga video edukasi mengenai upaya pengelolaan sampah yang dikirimkan langsung ke masyarakat. Kegiatan PBL II yang dilakukan secara daring menggunakan media aplikasi grup WhatsApp. Berdasarkan hasil pre-post test yang dilakukan dengan 14 peserta diketahui bahwa terdapat peningkatan dari hasil pre-test dengan hasil post-test. Berdasarkan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah terjadi peningkatan dengan nilai Sig (0,004)>0,05. Berdasarkan sikap masyarakat mengenai pengolahan sampah terjadi peningkatan dengan nilai Sig (0,031)>0,05. Diharapkan kepada masyarakat agar ikut berperan aktif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai pengelolaan sampah khususnya yang ada di Desa Pemurus RT 001B melalui penyuluhan sehingga nantinya dapat menciptakan derajat kesehatan yang lebih baik. Kata kunci: pengelolaan sampah; desa pemurus rt 001b; penyuluhan. ABSTRACTWaste is waste material, which is produced in nature in the form of solid, liquid, or gas. The waste problem is a big problem in Pemurus Village RT 001B because the way of managing household waste is only thrown into the river. Therefore, education about waste management is needed. Waste management is a systematic, comprehensive, and sustainable activity that includes waste reduction and handling. Due to the Covid-19, PBL I intervention was modified into outreach using posters, leaflets, booklets and educational videos about waste management efforts that were sent directly to the community. PBL II activities carried out online using WhatsApp group. Based on the results of the pre-post test conducted with 14 participants, it was found that there was an increase from the pre-test results to the post-test results. Based on public knowledge about waste processing, there was an increase with the Sig value (0.004)>0.05. Based on people's attitudes regarding waste management, there was an increase with the value of Sig (0.031)>0.05. It is hoped that the community will take an active role in increasing knowledge and attitudes regarding waste management, especially in Pemurus Village RT 001B through counseling so that later it can create better health degrees. Keywords: waste management; pemurus village RT 001b; counseling.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU DALAM UPAYA PENCEGAHAN TUBERCULOSIS PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SENTANI Purba, Ellen Rosawita Veronica; Manangsang, Frans; Rumaseb, Ester; Gultom, Elisabeth; Wicaksono, Nugroho; Tumei, Lea Sintia; Nainggolan, Wiwit Mawati; Yokhu, Theresia Rahel
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5148

Abstract

ABSTRAKPenyakit Tuberculosis hingga saat ini masih menjadi perhatian dunia. Hal ini dikarenakan angka kematian akibat Tuberculosis masih tinggi, dimana angka tertinggi  terjadi di negara berkembang. Memberikan pendidikan kesehatan mengenai pencegahan Tuberculosis kepada masyarakat atau kelompok dapat membentuk dan mempersiapkan masyarakat terhadap pencegahan primer penyakit tuberculosis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan memberikan pemahaman Ibu sebagai PMO tentang upaya pencegahan Tuberculosis pada anak diwilayah kerja Puskesmas Sentani.  Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada dua tempat yaitu posyandu Dabonsolo dan Yahim dengan metode sosialisasi yaitu penyuluhan Tuberculosis, simulasi/demonstrasi cuci tangan pakai sabun serta memakai masker, dan role play Etika Batuk.  Kegiatan diikuti oleh 49 orang yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sentani dan dilakukan pengukuran pretest dan postest untuk mengetahui efektivitas kegiatan. Hasil pengukuran pengetahuan menujukan bahwa  terjadinya peningkatan pengetahauan yang dimiliki oleh peserta tentang upaya pencegahan tuberculosis sebelum dan setelah kegiatan sosialisasi. Kata kunci: tuberculosis; peningkatan pengetahuan; anak. ABSTRACTThe disease tuberculosis there is still worldwide attention. This is the mortality rate is high, tuberculosis which the figures the highest were in developing countries. Provide education health on the prevention of tuberculosis to the people or groups can shape and prepare people for primary prevention of disease tuberculosis. This activity has the purpose of giving the mother as PMO about efforts to prevent tuberculosis in children in the work area Sentani community health centers. The implementation of community activities carried on two places are Dabonsolo and Yahim with the methods of socialization is counseling tuberculosis, the simulation/demonstration washing hands with soap and wearing a mask, and role play ethics cough. Activities followed by 49 people who are in the work area of Puskesmas Sentani and was conducted the measurement of pretest and postest to know the effectiveness of activities. The measurement result showing that knowledge will increase knowledge possessed by participants about efforts to prevent tuberculosis before and after socialization Kata kunci: tuberculosis; knowledge increased; children
KEHAMILAN TETAP SEHAT DI MASA PANDEMI Sanjaya, Riona; Febriyanti, Hellen; Fara, Yetty Dwi; Veronica, Septika Yani; Maesaroh, Siti; Muharramah, Alfiyanti; Nugroho, Tri Adi
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4163

Abstract

ABSTRAKKehamilan merupakan proses yang normal, alamiah yang diawali dengan pertumbuhan dan perkembangan janin intrauteri, dimulai sejak konsepsi sampai bersalin dan lamanya kehamilan normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) di hitung dari hari pertama haid terakhir.Pada masa Kehamilan ibu hamil agar dapat mempersiapkan diri pada kesehatan ibu hamil dengan menjaga nutrisi selama proses kehamilannya. Ibu hamil wajib memeriksakan kehamilannya agara ibu hamil dapat mengetahui dan mencegah sedini mungkin kelainan yang dapat terjadi, meningkatkan kondisi badan ibu dalam menghadapi kehamilan serta mendapatkan penyuluhan yang diperlukan selama kehamilan. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat khususnya ibu hamil mampu menjaga kesehatannya selama kehamilan di masa pandemi. Kegiatan-kegiatan ini mencakup teori dan praktek yang meliputi : (1) Pendidikan Kesehatan yang dilakukan secara online; (2) Praktik Senam Ibu Hamil yang dilakukan Melalui Vidio; dengan melibatkan mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu pada saat pelaksanaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat khususnya ibu hamil dapat menyadari pentingnya kesehatan bagi ibu hamil walaupun dimasa pandemi ini. Kata kunci: kehamilan; nutrisi; senam hamil ABSTRACTPregnancy is a normal, natural process that begins with the growth and development of the intrauterine fetus. It starts from conception to delivery and the normal length of pregnancy is 280 days (40 weeks or 9 months 7 days) on the first day of the last menstruation. During pregnancy, pregnant women can prepare themselves for the health of pregnant women by maintaining nutrition during the pregnancy process. Pregnant women are required to have their pregnancy checked so that pregnant women can find out and prevent possible abnormalities that can occur, improve the condition of the mother's body in facing pregnancy and get the necessary counseling during pregnancy. Through this activity, it is expected that the community, especially pregnant women, will be able to maintain their health during pregnancy during a pandemic. These activities include theory and practice as follows: (1) Health Education which will be conducted online; (2) Exercise for Pregnant Women through Video; by involving the students of Aisyah University of Pringsewu during the implementation. In the other hand, it can realize the importance of health for pregnant women even during this pandemic. Keywords: pregnancy; nutrition; pregnancy exercise
PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN PADA CV. LAUTAN MAS Sianipar, Baringin; Marpaung, Preddy; Sinaga, Dedi Candro Parulian
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5189

Abstract

ABSTRAKDiera Digital seperti sekarang ini memiliki skill sebagai seorang Graphic Design sangat dibutuhkan. banyak teknik dalam menggunakan iklan di bidang keilmuan Design Grafis. Jadi dalam Pelatihan Design Grafis ini sangat mendukung dalam menunjang berbagai kebutuhan untuk keperluan bisnis perusahaan. dalam membuat sebuah hasil karya dan design yang bagus merupakan hal yang tidak mudah untuk kita lakukan apalagi jika dalam perusahaan karyawannya tidak memiliki background pendidikan yang sesuai dengan bidang keilmuan ini. Oleh sebab itu diharapkan mitra CV. Lautan Mas setelah pelatihan ini dapat mebuat hasil desain produknya lebih baik lagi, untuk dapat meningkatkan Pemasaran ke HOREKA (Hotel, Restoran, Kantor). Kata Kunci : pelatihan desain grafis; desain grafis; HOREKA; pemasaran. ABSTRACTIn this digital era, having skills as a Graphic Designer is very much needed. There are many techniques in using advertising in the field of Graphic Design science. So this Graphic Design Training is very supportive in supporting various needs for the company's business needs. in making a good work and design is not an easy thing for us to do, especially if the employees in the company do not have an educational background that is in accordance with this scientific field. Therefore, it is hoped that CV. Lautan Mas after this training can make better product design results, to be able to increase Marketing to HOREKA (Hotels, Restaurants, Offices). Keywords: graphic design training; graphic design; HOREKA; marketing.
EDUKASI KESEHATAN PADA REMAJA DALAM PENTINGNYA GIZI SEIMBANG DAN AKTIVITAS FISIK DI ERA PANDEMI COVID-19 Marbun, Romaden; Sugiyanto, Sugiyanto; Dea, Vincensia
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4494

Abstract

ABSTRAKPandemi COVID-19 di Indonesia sangat memberikan dampak pada berbagai sektor di seluruh dunia, tidak terkecuali kenaikan frekuensi Penyakit Tidak Menular. Penyakit tidak menular (PTM) adalah penyakit atau kondisi medis yang tidak dapat ditularkan dari satu individu ke individu lainnya atau dengan pengertian lain merupakan penyakit yang bukan disebabkan oleh proses infeksi (tidak infeksius). Masalah gizi lebih atau obesitas merupakan masalah global dan menjadi masalah utama di negara-negara maju dan berkembang karena mengalami peningkatan tiap tahun yang berkaitan dengan penyakit tidak menular. Dari survei awal diketahui pengetahuan para remaja masih kurang terkait Pentingnya Gizi Seimbang dan Aktivitas Fisik Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) . Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keselamatan para remaja dalam masalah gizi dan penyakit tidak menular khususnya di era pandemi covid-19 sekarang. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pemberian materi dan video tentang  Pentingnya Gizi Seimbang dan Aktivitas Fisik Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Era Pandemi Covid-19 . Disetiap akhir kegiatan dilakukan evaluasi terhadap pemahaman remaja. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdapat sebanyak 68% pemahaman remaja dalam katergori baik, cukup sebanyak 20% dan kurang sebanyak 12%. Kegiatan berjalan dengan baik dan perlu adanya monitoring lebih lanjut. Kata kunci: Penyakit Tidak Menular (PTM); gizi seimbang; aktivitas fisik; covid-19 ABSTRACTThe COVID-19 pandemic in Indonesia has had a profound impact on various sectors around the world, including the increase in the frequency of Non-Communicable Diseases. Non-communicable disease (PTM) is a disease or medical condition that cannot be transmitted from one individual to another or in other terms is a disease that is not caused by an infectious (non-infectious) process. The problem of over nutrition or obesity is a global problem and is a major problem in developed and developing countries because it has increased every year related to non-communicable diseases. From the initial survey, it was found that teenagers' knowledge was still lacking regarding the importance of balanced nutrition and physical activity in preventing non-communicable diseases (PTM). The purpose of this activity is to improve the safety of adolescents in nutrition and non-communicable diseases, especially in the current Covid-19 pandemic era. This activity is packaged in the form of providing materials and videos about the Importance of Balanced Nutrition and Physical Activity in Efforts to Prevent Non-Communicable Diseases (PTM) in the Covid-19 Pandemic Era. At the end of each activity, an evaluation of the understanding of adolescents is carried out. The results of community service activities were as much as 68% of the residents' understanding was in the good category, 20% enough and 12% less. Activities are running well and further monitoring is needed. Keywords: Non-Communicable Diseases (PTM); balanced nutrition; physical activity; covid-19
PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR PRAKTIKUM SEDERHANA BERORIENTASIKAN LINGKUNGAN SEKITAR UNTUK ANAK SD PADA MASA PANDEMI COVID-19 Darmayanti, N.W.S; Numertayasa, I Wayan
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5595

Abstract

ABSTRAKMata pelajaran IPA, sangat sulit diajarkan dalam pembelajaran daring karena pembelajaran IPA di SD perlu menyediakan berbagai pengalaman belajar untuk memahami konsep dan proses IPA. Proses pengajaran materi  IPA di SD perlu disertakan dengan melakukan pengamatan atau praktikum. Seperti halnya pernyataan dari beberapa anak-anak SD yang ada di desa Demulih, semenjak covid-19 hanya diberikan materi-materi pelajaran dan tugas-tugas saja oleh guru. Selain itu, siswa diminta mempelajari praktikum yang ada di buku siswa. Anak tersebut kurang paham bagaimana dan apa yang harus dikerjakan terkait praktikum tersebut karena dilakukan di rumah secara mandiri. Orang tua mereka di rumah tidak bisa mengajari anak-anaknya di rumah dikarenakan mereka kurang mengerti terkait praktikum mata pelajaran IPA SD. Kebanyakan dari orang tua anak-anak tersebut bekerja dan waktu untuk membimbing anaknya terbatas. Perlu adanya bantuan pendampingan bimbingan belajar praktikum sederhana berorientasikan lingkungan sekitar. Dengan mempergunakan alat dan bahan yag ada di lingkungan sekitar dapat membantu siswa yang mengalami kesulitan melakukan praktikum pada masa pandemi covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Demulih Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan praktikum. Keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari semangat anak-anak SD di desa tersebut dalam mengikuti kegiatan pendampingan. Anak-anak SD yang mengikuti kegiatan sangat aktif bertanya jika ada hal yang mereka belum pahami. Secara keseluruhan mereka sudah mampu melakukan praktikum menggunakan alat dan bahan dari lingkungan sekitar. Kata kunci: bimbingan belajar praktikum; berorientasikan lingkungan sekitar; pandemi covid-19.   ABSTRACTScience subjects are very difficult to teach in online learning because science learning in elementary schools needs to provide various learning experiences to understand science concepts and processes. The process of teaching science material in elementary schools needs to be included by conducting observations or practicums. As with statements from several elementary school children in the village of Demulih, since covid-19, the teacher has only been given lesson materials and assignments. In addition, students are asked to study the practicum in the student book. The child does not understand how and what to do regarding the practicum because it is done at home independently. Their parents at home cannot teach their children at home because they do not understand the practicum of elementary science subjects. Most of the parents of these children work and time to guide their children is limited. There is a need for assistance in assisting with simple practical learning guidance that is oriented towards the surrounding environment. Using tools and materials in the surrounding environment can help students who have difficulty doing practicum during the COVID-19 pandemic. This activity was carried out in Demulih Hamlet, Susut District, Bangli Regency. The method used is the lecture, discussion, and practicum method. The success of this activity can be seen from the enthusiasm of the elementary school children in the village in participating in mentoring activities. Elementary school children who participated in the activity were very active in asking if there was something they did not understand. Overall they have been able to do practical work using tools and materials from the surrounding environment. Keywords: practical study guidance; environment-oriented; covid-19 pandemic

Page 32 of 272 | Total Record : 2711