cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PENYULUHAN HIPERTENSI MELALUI WHATSAPP GROUP SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN HIPERTENSI Fakhriyah Fakhriyah; Noor Athiyya; Jubaidah Jubaidah; Lisa Fitriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.774 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4479

Abstract

ABSTRAKArtikel ini merupakan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat di Desa Aluh-Aluh Besar Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar dalam mencegah penyakit hipertensi. Berdasarkan hasil diagnosa komunitas, masih banyak didapatkan masyarakat yang terkena hipertensi. Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh menunjukan masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah 1) perencanaan dan persiapan berupa perizinan, membuat whatsapp grup serta mengundang masyarakat sasaran. Selanjutnya tim menyusun kuesioner pre-post test, membuat materi dan media penyuluhan, 2) pelaksanaan dan proses berupa penyajian materi dan penutupan, 3) monitoring dan evaluasi, monitoring dari program ini adalah dengan selalu mem-booster pengetahuan dan sikap masyarakat, evaluasi dari program ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan dan sikap masyrakat. Hasil penyuluhan menunjukan peningkatan pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dari sebelum 76,9% dan setelah mendapatkan materi menjadi 100% dan terjadi peningkatan sikap dari sebelum 92,3% dan setelah mendapatkan materi menjadi 100%. Kata kunci: penyuluhan; hipertensi; whatsapp grup. ABSTRACTThis article is a community service that aims to improve the knowledge and attitudes of the community in Aluh-Aluh Besar Village, Aluh-Aluh District, Banjar Regency in preventing hypertension. Based on the results of community diagnosis, there are still many people affected by hypertension. It was, based on the information obtained, public knowledge about hypertension was still low. The methods used in this outreach are 1) planning and preparation in the form of licensing, creating whatsapp groups and inviting target communities. Furthermore, the team compiled a pre-post test questionnaire, made counseling materials and media, 2) implementation and process in the form of material presentation and closure, 3) monitoring and evaluation, monitoring of this program is to always increase community knowledge and attitudes, evaluation of this program can seen from the increase in knowledge and attitudes of the community. The results of counseling increased knowledge about hypertension before 76.9% and after the material became 100% and the attitude increased from before 92.3% and after getting the material to 100%. Keywords: counseling; hypertension; whatsapp group.
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 MELALUI PEMBUATAN DAN PEMBAGIAN HANDSANITIZER BERBAHAN BAKU ALAMI DI KOTA MATARAM Dewi, Earlyna Synthia; Ihromi, Syirril; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Suwati, Suwati; Karyanik, Karyanik
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4705

Abstract

ABSTRAKPenyebaran COVID-19 telah menyita perhatian masyarakat dunia termasuk di Indonesia. Covid-19 merupakan penyakit infeksi pernafasan yang dapat ditularkan melalui percikan batuk dan bersin.  Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan handsanitizer, dan memberikan pengetahuan bahwa hand sanitizer dapat dibuat menggunakan bahan alami yang ada di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Taman Seruni, Kelurahan Taman Sari,Kecamatan Ampenan,Kota Mataram.  Metode pengabdian ada dua tahap yaitu sosialisasi tentang pentingnya penggunaan handsanitizer, diiringi dengan pelatihan pembuatan handsanitizer secara mandiri, dan pembagian handsanitizer kepada warga. Hasil yang diperoleh yaitu 100 warga paham pentingnya penggunaan mendapatkan handsanitizer, selain itu warga mendapatkan handsanitizer dari proses pelatihan. Dengan demikian, masyarakat sekitar pada akhirnya dapat menggunakan handsanitizer pada saat keluar rumah. Kata kunci: covid-19; handsanitizer; bahan alami. ABSTRACTThe wide-spread of COVID-19 has confiscates the world community’s attention, Indonesia, too. Covid-19 is a disease of infected respiration which can be transmitted through coughs and sneezes. The aims of the Community Service Activity are to educate people about the importance of using a hand-sanitizer, and to provide knowledge on that hand sanitizers can be produced by using natural materials in the environments. This service activity was carried out in Taman Seruni, Taman Sari Village, Ampenan sub-district, Mataram. The method of the community service consists of two stages,the first stage was socialization about how important to using handsanitizer and how to make independently hand-sanitizers as well as distributing hand-sanitizers to people of Taman Seruni. The result was that 100 residents know the importance of using hand sanitizer,beside the residents get a hand-sanitizer from the training process. Thus, they can use hand-sanitizers when they leave the house. Keywords: covid-19; hand-sanitizer; natural materials
PENYULUHAN KESEHATAN MASYARAKAT: PENGETAHUAN MENGENAI BABS, PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA, DAN COVID-19 Wahid, Abdul; Muslimah, Sofia Raudhatul; Mahyona, Vina; Marlinae, Lenie
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5040

Abstract

ABSTRAKKesehatan lingkungan merupakan aspek kesehatan masyarakat yang memperhatikan bentuk kehidupan dan kondisi sekeliling manusia yang menekankan pada pengawasan kesehatan terhadap berbagai faktor lingkungan.  Untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya maka dibuatlah program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).  Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang 2 pilar STBM, yaitu BABS dan sampah agar masyarakat mengetahui bahaya perilaku membuang air besar dan membuang sampah secara sembarangan.  Metode kegiatan adalah penyampaian tidak langsung menggunakan perangkat dalam jaringan (daring) yaitu grup WhatsApp selama 9 hari.  Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan masyarakat yaitu pengetahuan babs meningkat dari rata-rata 77 menjadi 97, pengetahuan sampah meningkat dari rata-rata 71 menjadi 94, pengetahuan covid-19 meningkat dari rata-rata 51 menjadi 83.  Masyarakat desa disarankan sebaiknya lebih proaktif meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan lingkungan melalui aktif dan hadir dalam penyuluhan mengenai BABS, pentingnya jamban sehat, pengelolaan sampah rumah tangga dan Covid-19 serta masalah-masalah kesehatan yang terjadi. Kata kunci: pengetahuan; BABS; sampah; covid-19 ABSTRACTEnvironmental health is an aspect of public health that pays attention to the life form and conditions surrounding humans that emphasize health supervision of various environmental factors. To realize hygienic and sanitary community behavior independently to improve the highest level of public health, a Community-Based Total Sanitation (STBM) program was created. The purpose of this activity is to provide education to the community about the 2 pillars of STBM, namely open defecation and garbage so that the public knows the dangers of the behavior of throwing large water and littering indiscriminately. The method of activity is indirect delivery using online devices, namely WhatsApp groups for 9 days. The results of the activities obtained increased public knowledge, namely knowledge open defecation increased from an average of 77 to 97, garbage knowledge increased from an average of 71 to 94, knowledge covid-19 increased from an average of 51 to 83. Villagers are advised to be more proactive in improving knowledge about environmental health through being active and present in counseling on open defecation, the importance of healthy latrines, household waste management, and Covid-19 as well as health problems that occur. Keywords: knowledge; defecate carelessly; waste; covid-19
SOSIALISASI MANFAAT KARBON AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTRASI AIR GUNA MENINGKATKAN KESADARAN AKAN PENTINGNYA AIR BERSIH DI SMK PGRI CIKAMPEK Endah Purwanti; Danny Ramdani; Reni Rahmadewi; Billy Nugraha; Vita Efelina; Sarah Dampang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.64 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4389

Abstract

ABSTRAKKetersediaan air bersih menjadi sangat penting terutama di masa pandemi seperti saat ini. Indikator air bersih tidak hanya dilihat dari warna, tetapi juga dari aroma dan rasa. Untuk memperoleh air bersih salah satunya dapat menggunakan alat filtrasi air dengan karbon aktif sebagai salah satu media filtrasinya. Karbon aktif dapat menyerap zat-zat atau mineral yang mencemari air. Adapun manfaat karbon aktif dalam proses filtrasi air sebagai penyerap bau, warna, klorin atau mineral lain dan membuat rasa segar pada air. Selain menggunakan karbon aktif sebagai media filtrasinya, pada alat filtrasi air juga menggunakan media yang lain untuk membantu menghilangkan kontaminan pada air yang tercemar seperti menggunakan kerikil, ijuk dan pasir. Selain itu juga alat filtrasi dapat didesain dengan sangat baik sehingga aliran air tetap mengalir dengan cepat serta dilengkapi dengan adanya sinar UV untuk membunuh kuman atau bakteri pada air sehingga menjadi lebih steril. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan edukasi terhadap siswa/i SMK PGRI Cikampek dalam memanfaatkan karbon aktif sebagai salah satu media filtrasi air dalam multi-media water filter. Selain memberikan pelatihan pembuatan dan penggunaan alat filtrasi air, juga disampaikan cara pembersihan dan perawatan alat tersebut serta mengedukasi pentingnya air bersih dalam kehidupan terutama di masa pandemi covid-19 seperti saat ini. Kata kunci: covid-19; karbon aktif; multi-media water filter. ABSTRACTThe availability of clean water is very important, especially during a pandemic like today. The indicator of clean water is not only seen from color, but also by smell and taste. To obtain clean water, one of them can use a water filtration device with activated carbon as one of the filtration media. Activated carbon can absorb substances or minerals that pollute water. As for the benefits of activated carbon in the water filtration process as an absorber of odors, color, chlorine or other minerals and makes the water taste fresh. Apart from using activated carbon as the filtration media, the water filtration device also uses other media to help remove contaminants in polluted water such as using gravel, palm fiber and sand. In addition, the filtration device can be designed very well so that the water flow continues to flow quickly and is equipped with UV rays to kill germs or bacteria in the water so that it becomes more sterile. The purpose of this programme is to provide education to students of SMK PGRI Cikampek in utilizing activated carbon as one of the water filtration media in a multi-media water filter. In addition to providing training on the manufacture and use of water filtration devices, it was also conveyed how to clean and maintain these devices and educate the importance of clean water in life, especially during the Covid-19 pandemic like today. Keywords: covid-19; activated carbon; multi-media water filters.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MANAJERIAL USAHA MELALUI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA Iid Mufaidah; Azwar Annas; Adinda Sukmaningati; Nur Hidayatun Ni'mah Alfia Nisa
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5387

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan terhadap badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan. Permasalahan utama yang terjadi selama ini pada BUMDES adalah keterbatasan dalam hal manajerial usaha berupa penyusunan laporan keuangan. Hal tersebut mengakibatkan usaha tidak bisa berkembang dengan baik, karena ketidakmampuan penyusunan laporan keuangan yang menjadi syarat dalam memperoleh modal dari pihak bank atau lembaga keuangan lainnya. Selain itu, kesulitan memperoleh kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan usaha yang dilakukan. Metode yang dikembangkan dalam kegiatan ini terdiri dari enam tahapan yaitu observasi, pemberian materi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah kemampuan  setiap anggota dalam menyusun laporan keuangan melalui menajemen pembukuan secara sederhana yaitu berupa jurnal transaksi keuangan, buku besar, laporan laba rugi dan neraca keuangan. Kata kunci: manajerial; laporan keuangan; BUMDES; akuntabilitas. ABSTRACTThis community service activity aims to provide knowledge and capabilities to Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) in order to improve financial accountability and transparency. The main problem that has occurred in BUMDES is the limitation in terms of business management in the form of preparing financial statements. This resulted in the business not being able to develop properly, due to the inability to prepare financial statements which were a requirement in obtaining capital from banks or other financial institutions. In addition, it is difficult to gain public trust in the business activities carried out. The method developed in this activity consists of six stages namely observation, presentation, training, mentoring and evaluation. The result of this activity is the ability of each member to compile financial reports through simple bookkeeping management in the form of financial transaction journals, ledgers, income statements and balance sheets. Keywords: managerial; financial statements; BUMDES; accountability
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT KEPADA MASYARAKAT DESA AIR SALOBAR UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 Yunita, Melda; Astuti, Eka; Asmin, Elpira; Ohiwal, Morgan; Nurdin, Sukmawati
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5198

Abstract

ABSTRAKSerangan dari wabah Corona Virus atau Covid-19 telah menyebar di seluruh level wilayah Indonesia dan mengakibatkan banyak korban jiwa. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) perlu diterapkan di tengah situasi pandemi ini guna mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di Desa Air Salobar mengingat di desa tersebut belum pernah dilakukan penyuluhan ataupun sosialisasi mengenai PHBS. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Desa Air Salobar mengenai pentingnya menerapkan PHBS untuk mencegah diri dan keluarga terhindar dari infeksi Covid-19. Edukasi diberikan kepada 25 orang masyarakat Desa Air Salobar RT/RW 003/005 Kecamatan Nusaniwe Ambon. Materi disampaikan secara lisan dengan metode ceramah menggunakan LCD/Proyektor, diikuti sesi diskusi atau Focus Group Discussion (FGD), dan demonstrasi cara mencuci tangan yang baik dan benar dan praktikknya oleh responden. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi berjalan dengan lancar dan diikuti antusiasme dari masyarakat Desa Air Salobar, dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang bertanya saat sesi diskusi dan aktifnya responden dalam demonstrasi dan praktik mencuci tangan yang baik dan benar bersama fasilitator. Kata kunci : edukasi; covid-19; PHBS; FGD. ABSTRACTThe attack from the Corona Virus or Covid-19 outbreak has spread across all levels of Indonesia and resulted in many deaths. Clean and healthy living behavior (PHBS) needs to be implemented in the midst of this pandemic situation to prevent the spread of Covid-19, especially in Air Salobar Village considering that there has never been any counseling or socialization about PHBS. This activity aims to educate the people of Air Salobar Village about the importance of implementing PHBS to prevent themselves and their families from being infected with Covid-19. Education was given to 25 people in Air Salobar Village, RT/RW 003/005, Nusaniwe Subdistrict, Ambon. The material was delivered orally using a lecture method using an LCD/Projector, followed by a discussion session or Focus Group Discussion (FGD), and demonstrations on how to wash hands properly and in practice by respondents. The results of the activity showed that education went smoothly and was followed by enthusiasm from the people of Air Salobar Village, as evidenced by the many people who asked questions during the discussion session and the active participation of respondents in demonstrations and good and correct hand washing practices with the facilitator. Keywords : education; covid-19; PHBS; FGD.
PENDAMPINGAN PRAKTIKUM LABORATORIUM VIRTUAL BERBASIS SOFTWARE LIVEWIRE BAGI GURU IPA DI MASA PANDEMI COVID-19 Islahudin, Islahudin; Isnaini, M.; Utami, Linda Sekar; Anwar, Khairil; Sabaryati, Johri; Zulkarnain, Zulkarnain
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4630

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di Kecamatan Jerowaru Lombok Timur. Guru IPA sekecamatan Jerowaru menjadi mitra dari kegiatan ini. Kemampuan guru sangat kurang dalam bidang software liveware ini sehingga tim menawarkan pendampingan sebgai upaya menangani kegiatan praktikum di masa pandemic Covid 19. Tahapan yang digunakan adalah 1) Persiapan, 2) Pelaksaanaan, 3) Penutup, dan 4) Monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah metode DEBU demostrasi, bahas, dan unjuk kerja.  Hasil dari pengabdian ini adalah guru-guru dapat menggunakan software liveware untk praktikum IPA. Hasil dari kegiatan ini adalah modul penggunaan  liveware  Kata kunci: praktikum virtual; liveware. ABSTRACTThis community service activity was carried out in Jerowaru District, East Lombok. A science teacher in the Jerowaru sub-district became a partner in this activity. The ability of teachers is very lacking in the field of liveware software, so the team offers assistance as an effort to handle practicum activities during the Covid 19 pandemic. The stages used are 1) Preparation, 2) Implementation, 3) Closing, and 4) Monitoring and evaluation. The method used is the DEBU method of demonstration, discussion, and performance. The result of this service is that teachers can use liveware software for science practicum. The result of this activity is the use of liveware modules and skilled teachers use liveware. Keywords: virtual practicum; liveware.
PELATIHAN INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK PATERA ECO PRINT PALEMBANG Husni Mubarat; Heri Iswandi; Muhsin Ilhaq
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.484 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4325

Abstract

ABSTRAKPatera Eco Print sebagai mitra sasaran dalam implementasi program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bergerak di bidang ekonomi produktif memiliki beberapa permasalahan, yaitu belum adanya inovasi produk dan pengembangan desain baik dari segi eksplorasi bentuk, pengembangan jenis produk, maupun eksplorasi pola-pola motif daun yang ditata pada media kain tersebut.  Adapun solusi yang ditawarkan sebagai pemecahan permasalahan tersebut, diantaranya adalah inovasi produk Patera Eco Print, pengembangan desain dan jenis-jenis produk. Adapun tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan ilmu pengetahuan keterampilan tentang cara pengembangan desain produk ecoprint, seperti totebag dan tas laptop. Metode yang digunakan pada Pengabdian ini diantaranya adalah metode survei, dokumentasi, wawancara, pelatihan, sosialisasi dan evaluasi. Adapun capaian dari kegiatan ini yakni diharapkan mitra pelatihan ini dapat mengembangkan desain produk usaha Eco Print, seperti pengembangan desain totebag, tas laptop dan baju dengan demikian capaian ini dapat memperluas jangkauan pasar produk Patera Eco Print.  Kata kunci: patera eco print; desain produk; inovasi. ABSTRACTPatera Eco Print as a target partner in the implementation of the Community Service program (PKM) which is engaged in the productive economy has several problems, namely the absence of product innovation and design development both in terms of exploration of forms, development of product types, and exploration of leaf motif patterns. which is arranged on the cloth media. The solutions offered to solve these problems include product innovation Patera Eco Print, design development and product types. The main purpose of this activity is to provide knowledge of skills on how to develop ecoprint product designs, such as tote bags and laptop bags. The methods used in this Community Service include survey methods, documentation, interviews, training, socialization and evaluation. The product output that will be achieved is to create innovative products, such as the development of designs for clothes, jackets and invitation bags, especially in the composition of the motives. The achievement of this activity is that it is hoped that this training partner can develop the design of Eco Print business products. In addition, the product output that will be achieved is the development of product types, such as laptop bags, tote bags, and shirts, such as the development of tote bag designs, laptop bags and clothes, thus this achievement can expand the market reach of Patera Eco Print products..Keywords: patera eco print; product design; innovation.
PENINGKATAN KOMPETENSI ASESOR MELALUI KEGIATAN PEMBEKALAN ASESOR AKREDITASI TAHAP KPA DI BAN PAUD DAN PNF PROVINSI SULAWESI TENGAH Riady Ibnu Khaldun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5404

Abstract

ABSTRAKPembekalan asesor akreditasi yang diselenggarakan oleh BAN PAUD dan PNF di Tahun 2021 merupakan kegiatan yang harus diikuti oleh setiap asesor baik rumpun PAUD maupun PKBM sebagai syarat agar dapat ditugaskan dalam kegiatan akreditasi seperti penilaian Klasifikasi Permohonan Akreditasi (KPA), Visitasi, serta Validasi dan Verivikasi. Narasumber pada kegiatan ini adalah asesor yang telah mengikuti dan dinyatakan lulus pada kegiatan Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Asesor BAN PAUD dan PNF. Proses pelaksanaan kegiatan pembekalan asesor akreditasi dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Pengabdi berkontribusi kepada mitra yakni BAN PAUD dan PNF Provinsi Sulawesi Tengah sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada asesor berupa pemaparan materi dan mendampingi para peserta ketika melakukan praktik pelaksanaan akreditasi KPA. Hasil dari kegiatan tersebut adalah para peserta dapat melakukan penilaian KPA yakni verivikasi dan pengecekan kesesuaian dokumen yang diajukan oleh satuan PAUD dengan yang dipersyaratkan berdasarkan panduan pelaksanaan akreditasi Tahun 2021. Kata kunci: peningkatan kompetensi; pembekalan asesor akreditasi; klasifikasi permohonan akreditasi ABSTRACTImproving the competence of assessors is important in order to deal with all stages of the accreditation process. The provision of accreditation assessors activities held by BAN PAUD and PNF in 2021 is a provision that must be followed by assessors, both PAUD and PKBM clusters in order to be assigned to accreditation activities, both accreditation assessment, visits, as well as validation and verification supported by the development of instruments that produce assessment instruments. accreditation. The process of implementing the debriefing activity for accreditation assessors is carried out online using the Zoom Meeting application. The form of contribution given to BAN PAUD and PNF Province of Central Sulawesi as a presenter to provide briefing to assessors in the form of presentation of material on data tracing techniques at the KPA stage, the PPA instrument, and assisting participants when carrying out the practice of implementing KPA. The result of this activity is that participants can carry out KPA assessments, namely verification and checking of the suitability of documents submitted by PAUD units with those required based on the 2021 accreditation implementation guidelines. Keywords: competency improvement; accreditation assessor debriefing; classification of accreditation applications
PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI BAHAYA ROKOK ELEKTRIK DENGAN METODE CERAMAH DI DESA UWUNG GIRANG, KECAMATAN CIBODAS, TANGERANG Kusumastuti, Nurry Ayuningtyas; Haeriyah, Siti
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4651

Abstract

ABSTRAKJumlah perokok di Indonesia adalah nomer satu di dunia. Kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau  (CHT) atau cukai rokok menjadi alasan bagi para perokok untuk beralih ke rokok elektrik. Rokok elektrik merupakan penghantar nikotin elektronik. Kandungan di dalamnya adalah nikotin, zat karsinogenik, dan bahan toksik yang dapat menyebabkan inflamasi dan iritatif, serta mempengaruhi otak pada remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai bahaya rokok elektrik. Metode dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dengan media audio visual. Hasil dalam pengabdian masyarakat sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan kepada remaja mengenai bahaya rokok elektrik mempunyai tingkat pengetahuan baik sebanyak 12 responden (40%) dan 18 responden (60%) tingkat pengetahuannya kurang baik. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan seluruh responden menjadi mempunyai pengetahuan yang baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa perlunya dilakukan pengabdian masyarakat agar masyarakat mengerti bahaya rokok elektrik. Kata Kunci : rokok elektrik; penyuluhan kesehatan; remaja ABSTRACTBackground: The number of smokers in Indonesia is number one in the world. The increasing product of tobacco excise rates (CHT) or cigarette excise is a reason for smokers to switch to e-cigarettes. E-cigarettes are electronic nicotine conductors. The content in it is nicotine, a carcinogenic substance, and toxic substances that can cause inflammation and irritation, and affect adolescent brain. The aim of this community dedication is to increase the knowledge and understanding of adolescent about the dangers of e-cigarettes. Method of community dedication used the lecture method with audio-visual media. Result of community dedication before got health education to adolescents regarding the dangers of e-cigarettes had a good level 12 respondents (40%) and 18 respondents (60%) had a poor level of knowledge. After health education was carried out, all respondents (100%) had good knowledge. This shows that needed for community dedication, so they would understand the dangers of e-cigarettes. Keywords: e-cigarette; health education; adolescent.

Page 28 of 272 | Total Record : 2711