cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PELATIHAN DIGITALISASI DESAIN BATIK DAN MEDIA PROMOSI ONLINE UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN BABUSSALAM JOMBANG Mas'udah, Kusuma Wardhani; Fauziyah, Nur Aini; Hidayah, Euis Nurul
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5362

Abstract

ABSTRAKProgram Pengabdian Kepada Masyarakat ini memiliki tujuan: 1) peningkatan kemampuan kewirausahaan santriwan-santriwati Pondok Pesantren Babussalam  melalui potensi kemampuan membuat Desain Batik digital dan Blogspot, 2) peningkatan kesejahteraan santri dan pesantren yang lebih baik melalui pemanfaatan sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, 3) terbentuknya usaha ekonomi pesantren dan kelembagaan yang terstruktur melalui unit usaha pesantren, 4) peningkatan kemampuan santri dan pesantren untuk melakukan diversifikasi produk. Kegiatan ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pelatihan dan pendampingan. Pendekatan pelatihan meliputi : 1) Pelatihan Kewirausahaan; 2) Pelatihan dasar-dasar desain grafis, 3) Pelatihan digitalisasi desain batik, 4) Pelatihan pemanfaatan blogspot untuk media pemasaran. Sedangkan metode pendampingan meliputi :1) Pendampingan penguatan sumber daya manusia melalui peningkatan pemasaran, manajemen, dan motivasi berwirausaha; 2) Pendampingan pembentukan kelembagaan Unit Usaha Pesantren. Diharapkan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terwujudnya unit usaha pesantren dalam bidang batik dengan motif kekhasan yang diangkat dari motif sains, semakin meningkatnya jiwa wirausaha dan manajemen pada santri, serta peningkatan kemampuan pemasaran melalui media online. Kata kunci: corelDraw; blogspot; kewirausahaan; pendampingan. ABSTRACTThis Community Service Program has the following objectives: 1) increasing the entrepreneurial abilities of the Babussalam Islamic Boarding School students through the potential ability to create digital Batik Designs and Blogspots, 2) improving the welfare of students and pesantren through the utilization of resources that have economic value, 3) formation of the pesantren economic business and structured institutions through pesantren business units, 4) increasing the ability of santri and pesantren to diversify products. This activity uses two approaches, namely the training and mentoring approach. The training approach includes: 1) Entrepreneurship Training; 2) Basic graphic design training, 3) Batik design digitization training, 4) Training on the use of Blogspot for marketing media. While the mentoring methods include: 1) Assistance in strengthening human resources through increased marketing, management, and entrepreneurial motivation; 2) Assistance in the institutional formation of the Islamic Boarding School Business Unit. It is hoped that the results of this community service activity are the realization of a pesantren business unit in the field of batik with a unique motif that is lifted from a scientific motif, increasing entrepreneurial spirit and management in students, as well as increasing marketing skills through online media. Keywords: corelDraw; blogspot; entrepreneurship; accompaniment.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN JAMINAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT DI ERA PANDEMI COVID-19 Imam, Cecilia Widijati; Marbun, Romaden
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4500

Abstract

ABSTRAKKegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader dan warga terkait upaya pemanfaatan jaminan kesehatan. Kegiatan diawali pertemuan dengan kader kesehatan. Pengkajian awal didapatkan permasalahan masih kurangnya pemahaman kader dan warga terkait jaminan kesehatan dan belum optimalnya pemanfaatan jaminan kesehatan. Selain itu pandemi covid-19 yang melanda Indonesia ikut memberikan dampak bagi suatu daerah. Kebijakan pemerintah juga memberikan dampak bagi masyarakat tidak hanya ekonomi tetapi juga kesehatan. Masyarakat diharapkan dapat memastikan memiliki perlindungan sosial termasuk jaminan kesehatan, sehingga apabila terjadi kondisi sakit dapat terlindungi baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun pembiayaannya. Pada prinsipnya pemerintah ingin pelayanan kesehatan kepada peserta JKN tidak terhambat, terutama memperhatikan kondisi sosial ekonomi saat ini.  Kegiatan dilanjutkan menyusun jadwal kegiatan. Bentuk kegiatan berupa pemberian materi dan video tentang pemanfaatan jaminan kesehatan dalam bentuk diskusi secara online melalui grup whatsapp dan kegiatan diakhiri dengan evaluasi. Dari kegiatan ini kader dan warga telah memperoleh pemahaman mengenai upaya pemanfaatan jaminan kesehatan pada masyarakat. Kata kunci: jaminan kesehatan; pemanfaatanABSTRACTThis Community Partnership Program activity aims to increase the understanding of cadres and residents regarding efforts to utilize health insurance. The activity began meeting with health cadres. The initial assessment found that the problem was still a lack of understanding by cadres and residents regarding health insurance and the not yet optimal utilization of health insurance. In addition, the Covid-19 pandemic that hit Indonesia also had an impact on an area. Government policies also have an impact on society, not only the economy but also health. The community is expected to ensure that they have social protection, including health insurance, so that if a sick condition occurs, it can be protected both in terms of health services and funding. In principle, the government wants health services to JKN participants not to be hampered, especially considering the current socio-economic conditions. The activity was continued by compiling schedule of activities. The form of activity is in the form of providing materials and videos about the use of health insurance in the form of online discussions through the WhatsApp group and the activity ends with an evaluation. From this activity cadres and residents have gained an understanding of the efforts to utilize health insurance in the community. Keywords: health insurance; utilization
PENGUATAN KEDAULATAN PANGAN DAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL MELALUI AGRIPRENEURSHIP Utami, Dyah Panuntun; Wicaksono, Istiko Agus; Widiyantono, Didik; Hasanah, Uswatun; Windani, Isna; Kusumaningrum, Arta
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5632

Abstract

ABSTRAKPertanian merupakan sektor yang memiliki potensi untuk dikembangkan karena sebagai penyangga kedaulatan pangan. Oleh karena itu perlu perubahan paradigma baru dalam pembangunan pertanian. Pengelolaan pertanian tidak melalui pendekatan usahatani tetapi berorientasi bisnis. Generasi muda yang familiar dengan teknologi digital merupakan harapan dalam regenerasi petani tua. Untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan maka petani muda yang dikenal dengan petani milenial perlu diberikan edukasi tentang agripreneurship. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah penyuluhan yang dimulai dengan pemaparan materi dan dilanjutkan diskusi. Kelompok sasaran pengabdian masyarakat adalah petani milenial desa Wonotulus yang tergabung dalam Karang Taruna. Jumlah peserta sebanyak 20 orang. Penyuluhan dilakukan secara daring menggunakan zoom meeting. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa peserta sangat antusias terkait dengan materi agripreneurship dan meminta jika penyuluhan tidak hanya teori tetapi juga ada kegiatan pendampingan sehingga petani betul-betul mengerti dan mampu menerapkan pengetahuan tersebut. Kata kunci: petani milenial; agripreneurship; kedaulatan pangan. ABSTRACTAgriculture is a sector that has the potential to be developed as a buffer for food sovereignty. Therefore it is necessaaary to change a new paradigm in agricultural development. Agricultural management is not through a farming approach but is business-oriented. The younger generation who are familiar with digital technology is the hope in regenerating old farmers. To support the realization of food security, young farmers known as millennial farmers need to be given education about agripreneurship. The community service method that is carried out is outreach which starts with the presentation of the material and continues with the discussion. The target group for community service are millennial farmers from Wonotulus village who are members of the Youth Organization. The number of participants was 20 people. Outreach is carried out online using a zoom meeting. The results of community service showed that the participants were very enthusiastic about the agripreneurship material and asked if counseling was not only theoretical but also mentoring activities so that farmers really understood and were able to apply this knowledge Keywords: millennial farmers; agripreneurship; food sovereignty
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA ICT Astriawati, Ningrum; Agusta, Gino Erman; Pratama, Himawan Aditya
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4997

Abstract

ABSTRAKTujuan utama pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola kelas online melalui pelatihan penggunaan media information and communications technology (ICT) bagi guru-guru PAUD IT dan SD IT Harapan Bunda. Media ICT yang dipilih oleh guru-guru PAUD IT dan SD IT Harapan Bunda adalah berbasis Google Forms dan Google Meet. Pelatihan dilakukan dengan pemberian materi, diskusi/tanya jawab, dan praktek langsung pembuatan media ICT yang digunakan. Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan pengabdian ini, dilakukan evaluasi dengan pengisian angket respon terhadap kegiatan PKM, angket kepuasan serta angket kompetensi profesional guru. Dari hasil angket menunjukkan rata-rata persentase respon peserta pelatihan terhadap pelaksanaan PKM ini menjawab sangat setuju sebesar 70,7%. Tingkat kepuasan peserta pelatihan dari segi materi, penyampaian materi, proses diskusi serta pelatihan individu adalah 93,3%. Sedangkan sekitar 73,3% menyatakan mengalami peningkatan terkait kemampuan menggunakan media ICT dan  pengelolaan kelas online. Dari hasil pelatihan juga disarankan agar guru-guru di masa pandemi ini lebih  memahami  dan  menggunakan  media ICT agar pembelajaran  lebih efektif dan menyenangkan ­ Kata kunci: kompetensi; media ICT; pelatihan; profesional ABSTRACTThe main objective of community service is to increase teacher competence through training in the use of ICT media for PAUD IT and SD IT Harapan Bunda teachers. The ICT media chosen by PAUD IT and SD IT Harapan Bunda are based on Google Forms and Google Meet. The training was carried out by providing materials, discussion / question and answer, and direct practice of making the ICT media used. In addition to the introduction of ICT media, this training also conducted an assignment to better understand the use of online ICT media. Reliable in this service activity, evaluation is carried out by filling out questionnaires and direct interviews. The results of the questionnaire showed that the average proportion of training participants on the implementation of this community service answered strongly agree at 70,7%. The level of satisfaction of the training participants in terms of material, material delivery, discussion process, individual training was 93,3%. Meanwhile, around 73,3% stated that the increase was related to the ability to use ICT media and manage online learning. From the results of the training, it is also recommended that teachers during this pandemic better understand and use ICT media so that learning is more effective and fun. Keywords: competence; media ICT; training; professional
OPTIMALISASI PERAN KADER MENGGUNAKAN PEER GROUP EDUCATION DALAM MENINGKATKAN CAKUPAN VAKSINASI COVID-19 Wilianarti, Pipit Festi; Wulandari, Yuanita
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5426

Abstract

ABSTRAKTingginya kejadian COVID-19 pada kelompok lanjut usia merupakan suatu masalah kesehatan di seluruh Dunia. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penularan COVID-19 dan perilaku tidak mentaati protokol kesehatan sangat berisiko kepada status kesehatan masyarakat. Antisipasi untuk menurunkan angka kejadian COVID-19 dilaksanakan pemerintah dengan memberikan vaksinasi pada kelompok resiko tinggi.  Kondisi yang terjadi adanya banyak kelompok resiko yang kurang memiliki pengetahuan sehingga tidak bersedia untuk melaksanakan vaksinasi. Hal ini akan berdampak pada tingginya resiko penularan COVID-19. Sosialisasi yang telah dilaksanakan kurang maksimal mencapai target sasaran. Sehingga dibutuhkan metode yang tepat sehingga kader kesehatan dapat melaksanakan tugas dan peran dalam meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19. Tujuan dari penulisan ini adalah memberikan gambaran tentang pelaksanaan pengabdian pada kelompok Kader Kesehatan di Wilayah Kecamatan Mulyorejo untuk meningkatkan cakupan vaksianasi di masa pandemic COVID-19. Diharapkan masyarakat khususnya yang berisiko tinggi dalam penularan COVID-19 mempunyai pengetahuan tentang pentingnya vaksinasi. Sehingga timbul kesadaran diri untuk bersedia melakukan vaksinasi sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19. Kesadaran diri akan meningkatkan cakupan vaksinasi pada kelompok resiko khususnya lanjut usia. Katakunci: pandemi; COVID-19; vaksinasi; peran kader; peer group education. ABSTRACTThe high incidence of COVID-19 in the elderly is a health problem worldwide. The lack of public knowledge about preventing the transmission of COVID-19 and the behavior of not complying with health protocols are very risky to public health status. Anticipation to reduce the incidence of COVID-19 is carried out by the government by providing vaccinations for high-risk groups. The condition that occurs is that there are many risk groups who lack knowledge so they are not willing to carry out vaccinations. This will have an impact on the high risk of transmission of COVID-19. The socialization that has been carried out has not reached the maximum target. We need the right method which health cadres can carry out their duties and roles in increasing COVID-19 vaccination coverage. The purpose of this paper is to provide an overview of the implementation of service to the Health Cadre group in the Mulyorejo District Area to increase vaccination coverage during the COVID-19 pandemic. It is hoped that the public, especially those at high risk of transmitting COVID-19, have knowledge about the importance of vaccination. Therefore, self-awareness arises to be willing to vaccinate as an effort to prevent the transmission of COVID-19. Self-awareness will increase vaccination coverage in risk groups, especially the elderly. Keywords: pandemic; COVID-19; vaccination; role of cadre; peer group education.
PENGUATAN NILAI DEMOKRASI MELALUI PERAN GEN Z INDONESIA DALAM MEDIA ONLINE Alchatib, Satria Rizaldi; Haqqi, Halifa; Murdani, Andika Drajat
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5070

Abstract

ABSTRAKEra digital membawa tantangan baru bagi Gen Z sebagai natives digital. Bagi Indonesia, Gen Z berperan penting dalam kehidupan demokrasi, sebagai calon pemimpin bangsa. Namun, media Online juga memberi tantangan pada hoaks, potensi indoktrinasi, radikalisasi dan berbagai tantangan lain. Karenanya, Gen Z membutuhkan pemahaman nilai demokrasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam rangka “penguatan nilai demokrasi melalui peran generasi Z indonesia dalam media Online”. Tujuannya adalah mendukung Gen Z menjawab tantangan dinamika era digital yang kompleks, sehingga menjadi pribadi-pribadi unggul dan berkontribusi positif dalam demokrasi Indonesia. Metode yang dilakukan berupa pendidikan masyarakat, dalam skema daring. Skema daring dilakukan guna menyesuaikan kondisi pandemi sekaligus membuka kesempatan melibatkan sasaran yang lebih luas, yakni Gen Z dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kegiatan dilakukan melalui tahap penjajagan, promosi, sosialisasi, pendampingan dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan oleh pakar demokrasi dan pakar media Online. Selanjutnya, dilakukan pendampingan selama dua bulan. Tahap evaluasi dilakukan dengan penilaian indikator luaran untuk melihat perubahan pola pikir dan perilaku peserta kegiatan. Evaluasi menunjukkan bahwa seluruh indikator luaran mengalami peningkatan atau hasil positif, terutama pada peningkatan pemahaman dalam menggunakan media Online, seperti media sosial secara bermanfaat. Kata kunci: demokrasi; gen Z, Indonesia, media online. ABSTRACTThe digital era provides new challenges for Gen Z as digital natives. For Indonesia, Gen Z plays an important role in democratic life, as a future leader of the nation. However, online media poses challenge of hoaxes, indoctrination, radicalization and others. Understanding the value of democracy can be good modal for them. This program was carried out in the context of "Strengthening democratic values through the role of Z Generation Indonesia in online media". The purposes was to support Gen Z in responding to the challenges of digital era, so they can be better and contribute positively to Indonesian democracy. The method used was public education, in an online scheme. The online scheme was adapted to the pandemic conditions while at the same time opening up opportunities to involve a wider target, Z Generation from around Indonesia. Activities were included assessment, promotion, socialization, mentoring and evaluation. The socialization was carried out by democracy experts and online media experts. Assistance was held for two months. The evaluation stage done by assessing the output indicators to see changes in the mindset and behavior of participants. The evaluation showed that all of the output indicators have improved or have positive results, especially increased understanding in using online media, such as social media in a useful way. Keywords: democracy; gen Z; Indonesia; online media.
PENGOLAHAN SAGU MENJADI SINOLEDENGANVARIAN RASA DI MASYARAKAT TANA LUWU: SEBAGAI UPAYA PENAMBAHAN EKONOMI SELAMA PANDEMI COVID-19 Kusdarianto, Indra; Sari, Harmita
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4636

Abstract

ABSTRAKTepung sagu adalah tepung yang berasal dari teras batang pohon sagu. Tepung sagu biasa digunakan sebagai salah satu bahan baku kue atau penganan lainnya. Pembuatan kue, sagu biasanya digunakan sebagai bahan pengental karena tepung ini bersifat lengket. Tepung sagu kaya dengan karbohidrat (pati) namun sangat miskin gizi lainnya. Ini terjadi akibat kandungan tinggi pati di dalam teras batang maupun proses pemanenannya. Sagu merupakan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia seperti Maluku, Papua yang tinggal di pesisir dan banyak dijumpai di daerah Sulawesi Selatan khususnya di kota Palopo, dan Kabupaten Luwu yang dikenal dengan nama Sagu. Sagu dimakan dalam bentuk papeda, semacam bubur, atau dalam bentuk-bentuk yang lain. Sagu sendiri dijual sebagai tepung curah maupun yang dipadatkan dan dikemas dengan daun pisang. Selain itu, saat ini sagu juga diolah menjadi kue berbagai rasa seperti sinole. Jika usaha ini ditekuni dengan baik, maka akan memberikan kontribusi pendapatan bagi masyarakat Luwu dimasa pandemi Covid-19. Untuk itu, dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat, semoga dengan adanya edukasi pengolahan sagu ini, mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sagu bisa diolah menjadi berbagai varian rasa sehingga hal ini menjadi referensi bagi masyarakat agar dapat memanfaatkan Sumber Daya Alam yang ada di daerahnya yaitu sagu menjadi nilai ekonomi. Kata Kunci: tepung sagu; sinole; penambahan ekonomi. ABSTRACTSago flour is flour that comes from the terrace of the sago palm tree. Sago flour is commonly used as a raw material for cakes or other snacks. In making cakes, sago is usually used as a thickening agent because this flour is sticky. Sago flour is rich in carbohydrates (starch) but very poor in other nutrients. This occurs due to the high starch content in the stem terraces and the harvesting process. Sago is a staple food for Indonesian people such as Maluku, Papua who live on the coast and can be found in South Sulawesi, especially in the city of Palopo, and Luwu Regency which is known as Sago. Sago is eaten in the form of papeda, a kind of pulp, or in other forms. Sago itself is sold as bulk flour or compressed and packed with banana leaves. In addition, at this time sago is also processed into cakes of various flavors such as sinole. If this business is weel pursued, it will contribute to income for the people of Luwu during the Covid-19 pandemic. For this reason, in contributing to the community, hopefully with this education on sago processing, it will be able to provide an understanding to the community that sago can be processed into various flavors so that this becomes a reference for the community so that they can take advantage of the existing natural resources in their area, namely sago. economic value. Keywords: sago flour; sinole; economic income.
EDUKASI VAKSINASI COVID-19 BAGI KELOMPOK AISYIAH RANTING KUKUSAN DEPOK Kartikawati, Eka; Mayarni, Mayarni
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5182

Abstract

ABSTRAKUpaya pemerintah dengan memberikan vaksinasi kepada warga masyarakat sebagai bentuk pencegahan covid-19 masih dirasa pro dan kontra oleh masyarakat, menurut survei masih banyak warga yang masih takut tentang keampuhan serta kefektifan dari vaksinasi tersebut. Faktor lainnya juga karena terdapat pemberitaan yang tidak sesuai yang banyak beredar sehingga masyarakat masih belum banyak yang mengetahui lebih jelas mengenai vaksinasi tersebut. Untuk meluruskan hal tersebut maka perlu adanya edukasi mengenai pentingnya vaksinasi covid-19.Hal ini bertujuan agar khususnya warga aisyiah ranting kukusan memperoleh informasi yang sesuai serta tidak ada lagi ketakutan mengenai pemberian vaksin. Selain itu dilakukan juga pelatihan pembuatan disinfektan kepada ibu-ibu warga aisyiah kukusan depok sebagai upaya pencegahan covid-19. Beberapa langkah yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu 1) sosialisasi langsung mitra aisyiah ranting kukusan depok 2) pemberian edukasi mengenai vaksinasi covid-19 3) pelatihan pembuatan disinfektan 4) penyemprotan lingkungan lembaga 5) evaluasi akhir kegiatan. Hasil kegiatan ini bahwa mitra dapat memahami dengan jelas yakni mengenai vaksinasi, cara kerja vaksinasi, kriteria yang boleh dan tidak boleh di vaksinasi, reaksi vaksinasi terhadap tubuh dan herd immunity serta pembuatan disinfektan. Kata kunci: edukasi; vaksinasi; covid-19; disinfektan ABSTRACTThe government's efforts by giving vaccinations to citizens as a form of prevention of COVID-19 are still considered pros and cons by the community, according to the survey, there are still many residents who are still afraid about the efficacy and effectiveness of the vaccination. Another factor is because there is a lot of inappropriate news circulating so that many people still don't know more clearly about the vaccination. To straighten this out, it is necessary to provide education about the importance of covid-19 vaccination. This is intended so that especially the residents of the Steamed Branch Aisyiah get the appropriate information and there is no more fear about giving vaccines. In addition, training on the manufacture of disinfectants was also carried out for the women of Aisyiah Kusan Depok residents in an effort to prevent COVID-19. Several steps were taken in this service activity, namely 1) direct socialization of aisyiah partners of the Depok Steam Branch 2) providing education regarding the covid-19 vaccination 3) training on making disinfectants 4) spraying the environment of the institution 5) final evaluation of the activity. The result of this activity is that partners can understand clearly about vaccination, how vaccination works, criteria that may and may not be vaccinated, reactions to vaccination against the body and herd immunity and the manufacture of disinfectants. Keywords: education; vaccination; covid-19; disinfectant.
EDUKASI KESEHATAN DALAM UPAYA MENJAMIN KERAHASIAAN MEDIS PASIEN PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Setiyoargo, Arief; Imam, Cecilia Widijati; Maxelly, Richard One
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5407

Abstract

ABSTRAKKegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pasien secara berkelanjutan pada fasilitas pelayanan kesehatan melalui pemahaman kerahasiaan medis pasien. Kegiatan ini diawali dengan pengkajian awal terhadap keadaan lapangan saat ini pada fasilitas pelayanan kesehatan melalui tenaga kesehatan/kader kesehatan dan warga. Pengkajian awal didapati masih kurangnya edukasi mengenai kerahasiaan medis pasien, terutama di saat pandemi Covid 19 saat ini fokus pelayanan kesehatan masih terpusat pada protokoler kesehatan atau physical distancing. Hasil survei menunjukkan bahwa masih kurangnya pengetahuan tenaga kesehatan/kader kesehatan dalam menjaga kerahasiaan medis, pengetahuan terkait hak dan kewajiban antara dokter dan pasien serta prosedur pelaksanaan kerahasiaan medis di fasilitas kesehatan. Kegiatan dilanjutkan dengan menyusun perencanaan dan jadwal kegiatan serta perlengkapan yang diperlukan. Bentuk kegiatan dikemas dalam bentuk materi dan video yang dibagikan melalui google drive secara online melalui grup whatsapp. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi menggunakan google form. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdapat sebanyak 69,25% pemahaman warga dalam katergori baik, cukup sebanyak 11,5% dan kurang sebanyak 19,25%. Kegiatan berjalan dengan baik dan perlu adanya monitoring lebih lanjut. Kata kunci: informed consent; kerahasiaan medis; pasien ABSTRACTThis Community Service activity aims to improve patient safety in a sustainable manner in health care facilities through understanding patient medical confidentiality. This activity begins with an initial assessment of the current state of the field in health care facilities through health workers/health cadres and residents. The initial assessment found that there was still a lack of education regarding patient medical confidentiality, especially during the Covid 19 pandemic, currently the focus of health services was still focused on health protocols or physical distancing. The survey results show that there is still a lack of knowledge of health workers/health cadres in maintaining medical confidentiality, knowledge regarding rights and obligations between doctors and patients and procedures for implementing medical confidentiality in health facilities. The activity is continued by compiling a plan and schedule of activities as well as the necessary equipment. The form of activities is packaged in the form of materials and videos that are shared via Google Drive online via WhatsApp groups. The activity ended with an evaluation using a google form. The results of community service activities there are as many as 69.25% of citizens' understanding in the good category, 11.5% sufficient and 19.25% less. Activities are going well and need further monitoring. Keywords: informed consent; medical confidentiality; patient
POS HIPERTENSI MELALUI DARING UNTUK PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN HIPERTENSI Laily, Nur; Setyawati, Agoestina Try; Fitriana, Nina; Mufthi, Nurmadhania Syahli; Mannuela, Thea Lenka
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5022

Abstract

ABSTRAKPenyakit hipertensi merupakan masalah kesehatan yang penting untuk segera diatasi di Desa Aluh-Aluh Besar RT. 03, Kecamatan Aluh-Aluh dikarenakan akibat jangka panjangnya dapat menimbulkan penyakit berbahaya seperti penyakit jantung dan stroke. Berdasarkan hasil diagnosa komunitas yang telah dilakukan pada 50 sampel Kepala Keluarga di Desa Aluh-Aluh Besar RT. 03 didapatkan sebanyak 23 (11,8%) anggota rumah tangga yang terkena penyakit hipertensi. Kemudian, berdasarkan hasil survei kuesioner faktor risiko di Desa Aluh-Aluh Besar RT.03 diketahui masyarakat mempunyai kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam, merokok, dan kurangnya aktivitas fisik sehingga mempengaruhi stabilitas tekanan darah. Media yang digunakan berupa booklet, video senam hipertensi, poster, dan powerpoint. Kegiatan PBL II yang dilakukan secara daring melalui aplikasi WhatsApp. Kegiatan intervensi dalam PBL II menghasilkan output bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap pada masyarakat Desa Aluh-Aluh Besar RT. 03 mengenai penyakit hipertensi berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang telah diisi masyarakat yaitu hasil rerata pre-test pengetahuan 68 lalu meningkat pada post-test menjadi 94,7. Sedangkan hasil rerata pre-test sikap yaitu 65,3 lalu meningkat pada post-test menjadi 96. Kata kunci: hipertensi; penyuluhan; PBL II; desa aluh-aluh besar RT. 03  ABSTRACTHypertension disease is an important health problem to be addressed immediately in Aluh-Aluh Besar Village RT. 03, Aluh-Aluh subdistrict because of its long-term consequences can cause dangerous diseases such as heart disease and stroke. Based on the results of community diagnoses that have been done on 50 samples of family heads in Aluh-Aluh Besar Village RT. 03 obtained as many as 23 (11.8%) household members affected by hypertension. Then, based on the results of the survey questionnaire risk factors in the village of Aluh-Aluh Besar RT.03 known people have a habit of consuming foods high in salt, smoking, and lack of physical activity so as to affect the stability of blood pressure. Media used in the form of booklets, videos of hypertension gymnastics, posters, and powerpoints. PBL II activities conducted online through WhatsApp application. Intervention activities in PBL II resulted in the output that there was an increase in knowledge and attitude in the community of Aluh-Aluh Besar Village RT. 03 about hypertensive disease based on the results of pre-test and post-test that has been filled by the community, namely the average results of pre-test knowledge 68 then increased in post-test to 94.7. While the average pre-test attitude is 65.3 and then increased in the post-test to 96. Keywords: hypertension; counseling; PBL II; aluh-aluh besar village RT. 03

Page 31 of 272 | Total Record : 2711