cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Preventif Journal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25408283     EISSN : 26203294     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/epj
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEBIASAAN BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) (STUDI KASUS DI PUSKESMAS KALIRUNGKUT SURABAYA TAHUN 2020) Astutik, Indah Yuni; Setiawan, Setiawan; Rokhmalia, Fitri
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18251

Abstract

AbstrakPerilaku BABS merupakan perilaku yang merugikan banyak orang. Terlebih lagi bila perilaku tersebut sudah menjadi kebiasaan di masyarakat, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Kalirungkut yang masih dijumpai adanya rumah yang tidak memiliki septiktank sebanyak 81 KK. Kondisi ini didukung dengan adanya sungai yang melewati wilayah puskesmas kalirungkut sehingga memberi akses bagi masyarakat untuk BABS (buang air besar sembarangan).  Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis  adanya hubungan dari faktor predisposisi, faktor pendukung dan faktor pendorong dengan kebiasaan BABS (buang air besar sembarangan). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan rancangan cross sectional. Untuk memperoleh data penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 81 KK (kepala keluarga) yang masih BABS dan sampel yang digunakan sebanyak 67 sampel. Data yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan chi square. Hasilnya adalah ada hubungan antara umur dengan kebiasaan BABS dan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, ketersediaan jamban dan peran petugas kesehatan dengan kebiasaan BABS. Disarankan untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara bekerjasama dengan tokoh masyarakat setempat dan pemerintah daerah, pada petugas kesehatan selain melaksanakan  upaya promotif dan preventif, harus pula meningkatkan perannya sebagai motivator dan konselor bagi masyarakat dalam mengubah kebiasaan buang air besar dan mau membangun septiktank. Kata kunci : Faktor predisposisi, faktor pendukung, faktor pendorong, kebiasaan BABS
KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI SEBAGAI PREDIKTOR KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN PADA BALITA DI PROVINSI PAPUA, INDONESIA Luthfiyana, Nurul Ulya; Wicaksono, Dimas Bagus Cahyaningrat
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18312

Abstract

AbstrakAkta kelahiran merupakan dokumen penting yang menjadi bukti bahwa kelahiran telah terdaftar dan diakui oleh negara. Kepemilikan akta kelahiran memberikan akses anak terhadap perlindungan dan pelayanan negara termasuk dalam bidang Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosiodemografi dengan kepemilikan akta kelahiran pada balita di Provinsi Papua dengan menggunakan data Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) 2017 dan dianalisis menggunakan analisis multivariat regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita tidak memiliki akta kelahiran yaitu sebesar 70.13%. Karakteristik usia anak, usia ibu, dan kuintil kekayaan berpengaruh secara signifikan terhadap kepemilikan akta kelahiran pada balita. Sedangkan jenis kelamin anak, Pendidikan ibu, dan tempat kelahiran tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap kepemilikan akta kelahiran pada balita. Karakteristik tempat tinggal juga tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap kepemilikan akta kelahiran balita. Cakupan kepemilikan akta kelahiran pada anak harus ditingkatkan dengan kerja sama lintas sectoral dan stakeholder terkait untuk mewujudkan pemenuhan hak anak dan menjaga keakuratan statistik vital sehingga dapat memantau indikator, mengevaluasi dan menetapkan kebijakan Kesehatan secara tepat. Kata kunci: Akta kelahiran, sosiodemografi, balita
HAMBATAN PENGGUNA NAPZA SUNTIK DALAM MENGAKSES LAYANAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING DI PUSKESMAS KASSI-KASSI, KOTA MAKASSAR Ode, Taufan Asrisyah
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18313

Abstract

AbstrakPeningkatan jumlah pengguna narkoba suntik seiring dengan peningkatan kasus HIV dan AIDS di dunia. Voluntary Counseling and Testing (VCT) adalah suatu layanan terpadu yang merupakan entry point untuk memberikan perawatan, dukungan dan pengobatan bagi Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA). VCT juga model untuk memberikan informasi secara menyeluruh dan dukungan untuk merubah perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hambatan pengguna napza suntik dalam mengakses layanan VCT di Puskesmas Kassi-kassi, Kota Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi yang dilakukan melalui teknik wawancara mendalam dan observasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 14 orang yang terdiri dari 10 penasun, 1 orang petugas penjangkau, 2 konselor dan 1 orang kepala VCT. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hambatan personal (rasa takut dan malu), hambatan sosial (stigma dan diskriminasi) dan hambatan institusional (tidak ada ruangan khusus untuk konseling, kurang terjaganya kerahasiaan status, kurangnya jumlah staf serta insentif bagi konselor dan jadwal konseling yang tidak sesuai dengan jadwal penasun) yang dialami informan dalam mengakses layanan VCT di Puskesmas Kassi-kassi. Puskesmas Kassi-kassi diharapkan mengadakan sarana dan prasarana VCT secara memadai serta proaktif dalam penjangkauan serta sosialisasi mengenai layanan VCT kepada masyarakat khususnya kelompok beresiko tertular HIV. Kata Kunci : Hambatan, Penasun, Layanan VCT
PENGARUH PERENCANAAN DAN PENGAWASAN TERHADAP PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN DI PUSKESMAS SE-KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2019 Silondae, Tri Zulhijriana; Yusran, Sartiah; Ruslan, Ruslan; Tosepu, Ramadhan; Zainuddin, Asnia; Suhadi, Suhadi
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18314

Abstract

AbstrakStandar Pelayanan Minimal merupakan ketentuan terkait kualitas dan jenis pelayanan dasar yang menjadi urusan pemerintahan yang wajib diberikan secara minimal kepada setiap warga negara. Puskesmas menjalankan tugas dinas kesehatan kabupaten/kota yang diberikan kepadanya. Tugas tersebut antara lain pelayanan terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan dan kegiatan kesehatan lainnya yang secara khusus dibutuhkan oleh masyarakat. Berdasarkan data sekunder dari profil Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan terlihat bahwa pencapaian SPM secara keseluruhan belum sesuai dengan target. Rendahnya capaian indikator SPM bidang kesehatan di Kabupaten Konawe Selatan perlu mendapat perhatian. Jika indikator SPM tidak tercapai, maka masyarakat belum mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Artinya masalah kesehatan belum terkontrol dan membebani pelayanan tindak lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perencanaan dan pengawasan terhadap pencapaian SPM bidang Kesehatan. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data regresi logistik binner. Sampel penelitian ini sebanyak 80 responden yang terdiri dari pengelola program puskesmas di Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel perencanaan dan pengawasan secara simultan mempengaruhi pencapaian SPM, sedangkan secara parsial variable perencanaan mempengaruhi pencapaian SPM dengan nilai signifikansi 0,020 dan nilai kooefisien regresi 2,008 dan variable pengawasan mempengaruhi pencapaian SPM dengan nilai signifikansi 0,017 dan nilai koofisien regresi 2,330.Kata Kunci : SPM, Perencanaan, Pengawasan
PENGARUH DIMENSI KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAAN PASIEN DI POLI RAWAT JALAN RSUD BAHTERMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA Saputri, Ningtias Eka; Yusran, Sartiah; Majid, Ruslan
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18300

Abstract

Abstrak Institusi Layanan Kesehatan Rumah sakit merupakan institusi yang sangat kompleks dan berisiko tinggi (high risk), terlebih dalam kondisi lingkungan baik regional maupun global, yang sangat dinamis perubahannya.  Salah satu pilar pelayanan medik adalah clinical governance, dengan keterlibatan unsur medik dan non medik. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Umum daerah Bahteramas jumlah kunjugan  yang di peroleh berturut – turut dalam empat tahun terakhir  Pada tahun  2015 sebanyak 120958 Orang, untuk tahun 2016 mencapai 129359 Orang, untuk tahun 2017 sebanyak 153049 Pada tahun 2018 Jalan 159215. Sedangkan untuk Jumlah Kunjungan Pasien Rawat Inap pada tahun 2015 12109, pada tahun 2016 Kunjungan Pasien Rawat Inap 13441, pada tahun 2017 Kunjungan Pasien Rawat Inap 15793, Pada tahun 2018 Kunjungan Pasien Rawat Inap 17859. Tujuan hasil riset ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien Poli Rawat Jalan RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara .Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian Ini menunjukan variabel kualitas layanan terhadap tangible dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,00 realibility dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,014, responsiviness dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,02 ,assurance dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,021 emphaty dengan nilai kooefien regresi sebesar 0,04 dan manajemen  dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,00 dari variabel kualitas layanan terhadap tangible, realibility, responsiviness ,assurance, emphaty dan manajemen ada pengaruh positif yang signifikan. Kata Kunci: Pengaruh Dimensi Kualitas Layanan Dan Manajemen Terhadap Kepuasaan Pasien Di Poli Rawat Jalan
PENGARUH DIMENSI KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAAN PASIEN DI POLI RAWAT JALAN RSUD BAHTERMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA Saputri, Ningtias Eka; Yusran, Sartiah; Ruslan, Ruslan
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18691

Abstract

Abstrak Institusi Layanan Kesehatan Rumah sakit merupakan institusi yang sangat kompleks dan berisiko tinggi (high risk), terlebih dalam kondisi lingkungan baik regional maupun global, yang sangat dinamis perubahannya.  Salah satu pilar pelayanan medik adalah clinical governance, dengan keterlibatan unsur medik dan non medik. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Umum daerah Bahteramas jumlah kunjugan  yang di peroleh berturut – turut dalam empat tahun terakhir  Pada tahun  2015 sebanyak 120958 Orang, untuk tahun 2016 mencapai 129359 Orang, untuk tahun 2017 sebanyak 153049 Pada tahun 2018 Jalan 159215. Sedangkan untuk Jumlah Kunjungan Pasien Rawat Inap pada tahun 2015 12109, pada tahun 2016 Kunjungan Pasien Rawat Inap 13441, pada tahun 2017 Kunjungan Pasien Rawat Inap 15793, Pada tahun 2018 Kunjungan Pasien Rawat Inap 17859. Tujuan hasil riset ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien Poli Rawat Jalan RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara .Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian Ini menunjukan variabel kualitas layanan terhadap tangible dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,00 realibility dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,014, responsiviness dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,02 ,assurance dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,021 emphaty dengan nilai kooefien regresi sebesar 0,04 dan manajemen  dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,00 dari variabel kualitas layanan terhadap tangible, realibility, responsiviness ,assurance, emphaty dan manajemen ada pengaruh positif yang signifikan. Kata Kunci: Kualitas Layanan, Manajemen ,n Kepuasaan Pasien  
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT COVID-19 DI KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI Nelini, Nelini; Suhadi, Suhadi; Sety, La Ode Muh
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18963

Abstract

Abstrak Jenis penyakit baru yang yang dikenal dengan Covid-19 sangat berbahaya yang memiliki gejala ringan dan berat dan ditularkan melalui hewan ke manusia. Perubahan perilaku masyarakat perihal tindakan pencegahan sangat penting untuk menghambat penyebaran Covid-19. Terjadinya perubahan perilaku masyarakat bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang mematuhi aturan pemerintah untuk menerapkan protocol kesehatan. Ditinjau dari banyaknya kasus Covid-19 pada tanggal 16 November 2020, bahwa Kecamatan Baruga merupakan daerah yang paling tinggi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu sebanyak 203 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan persepsi masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Jenis penelitian ini adalah survey dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat Kecamatan Baruga sebanyak 17.346 orang. Sampel penelitian sebanyak 391 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan persepsi dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Saran; diharapkan kepada pemerintah untuk mengintensifkan sosialisasi pencegahan Covid-19 pada masyarakat. Hendaknya masyarakat memiliki kepatuhan yang tinggi pada pelaksanaan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian baik di dalam rumah maupun diluar rumah. Kata kunci: Pengetahuan, persepsi, Masyarakat, Pencegahan, Covid-19
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR PADA KAWASAN RAWAN BANJIR DI KECAMATAN PONDIDAHA KABUPATEN KONAWE Nurmaladewi, Nurmaladewi; Sabilu, Yusuf; Saktiansyah, La Ode Ahmad; Afa, Jusniar Rusli; Nirmala, Fifi; Tina, Lymbran; Jumakil, Jumakil
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.22595

Abstract

AbstrakBanjir merupakan salah satu bencana alam yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir berdampak serius pada kesehatan masyarakat seperti terjadinya kontaminasi air minum dan penumpukan limbah domestik, banyaknya bakteri patogen dan vektor penyakit di sekitar perairan yang tergenang. Selain itu, peristiwa banjir dapat menyebabkan potensi wabah penyakit menular peningkatan penyakit yang ditularkan oleh vector (vector-borne diseases) dan penyakit bawaan air (water-borne diseases). Kabupaten Konawe merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara yang rawan dengan bencana banjir. Pola curah hujan tahunan di Kabupaten Konawe antara 1.500-1.00 mm, hal ini menjadi penyebab terjadinya banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Konawe. Salah satu  wilayah yang rawan bencana banjir di Kabupaten Konawe ialah Kecamatan Pondidaha. Hasil survey awal menunjukkan bahwa salah satu permasalahan yang ditemui di wilayah rawan banjir di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe adalah masalah kualitas air. Sebagian besar kebutuhan air minum masyarakat Kecamatan Pondidaha menggunakan air sumur dan air PDAM. Kondisi sanitasi masyarakat Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe yang masih kurang baik diperkirakan akan berdampak pada kualitas air tanah maupun sungai terutama pada saat banjir. Hasil penelitian menunjukkan kualitas fisika (padatan Terlarut/Total Dissolved Solid (TDS)) masih berada di bawah nilai baku mutu sehingga masih layak digunakan sebagai air bersih yang digunakan sebagai sumber air baku untuk air minum dan hasil uji kualitas mikrobiologi (uji bakteri coliform dan Escherichia coli) tanah pada kawasan rawan banjir di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe masih berada di bawah nilai baku mutu sehingga masih layak digunakan sebagai air bersih yang digunakan sebagai sumber air baku untuk air minum. Kata kunci: air, banjir, fisik, biologi
DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Pratama, Irza Haicha; Amansyah, Adek; Zai, Zulvan; Sitanggang, Anggi K T
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.23230

Abstract

AbstrakBiji ketumbar (Coriandrum Sativum L) adalah tanaman yang diperkenalkan dari daerah Mediterranean, dan Timur Tengah, di Negara Indonesia biji ketumbar pada umumnya di gunakan sebagai bumbu masakan. Biji ketumbar juga banyak dimanfaatkan untuk penyakit diabetes, anti-inflamasi, antioxidant, anti fungal, antibiotik baik bakteri maupun jamur. Pada penelitian ini ekstraksi biji ketumbar dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ada beberapa tingkatan konsentrasi yang digunakan yaitu 50%, 75%, 100%, dengan control positif gentamicin 10 mcg dan control negatif Aquadest steril. Teknik pengujian dilakukan sebanyak 5 kali pengulangan dengan metode difusi cakram. Pada hasil skrining fitokimia ekstrak biji ketumbar didapatkan adanya senyawa flavonoid, saponin, tannin, alkaloid, fenolik, glikosida, dan triterpenoid. Dari hasil pengujian ekstrak biji ketumbar dengan konsentrasi 100% didapatkan hasil bahwa ekstrak biji ketumbar sangat berpotensial menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan hasil rata-rata diameter 8,20 mm dengan daya hambat tergolong besar
TEKNOLOGI FITOREMEDIASI BERBASIS BAHAN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA AIR Suandy, Suandy; Tobing, Andrico Napolin Lumban; Luwis, Kevin; Sitompul, Fernandes
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.21931

Abstract

AbstrakAir merupakan salah satu unsur lingkungan yang sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan semua makhluk hidup, termasuk manusia. Karena pertambahan penduduk yang cepat, tidak semua orang di masyarakat memiliki akses ke air bersi. Selain itu, pencemaran air sungai akibat pembuangan limbah rumah tangga dan industri juga menjadi sumber masalah ketersediaan air bersih. Rendahnya ketersediaan air bersih berdampak buruk pada semua sektor, termasuk kesehatan, seperti kolera, kurap, kudis, diare/disentri, tifus, dan penyakit lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik, eksperimen, dan observasional dengan rancangan pretest-posttest control group design. Variabel bebas penelitian ini antara lain kangkung, pasir pantai, kerikil, arang sawit, dan ijuk. Sedangkan variabel terikat terdiri dari kadar parameter fisik, parameter kimia, dan parameter mikrobiologi. kangkung air (Ipomoea Aquatica) dapat menurunkan kandungan Parametrik Kimia, Parametrik Fisika dan Parametrik Mikrobiologi. Setelah dilakukan pengujian, berdasarkan parameter fisik, air keruh menjadi lebih jernih sedangkan oksigen terlarut lebih tinggi, menunjukkan kualitas air yang baik pada Hari ke-28. Selain itu, parameter kimia yaitu COD; BOD; Pb; deterjen; lemak dan minyak; dan pemeriksaan bakteriologis pada E. coli menunjukkan penurunan dibandingkan semua unsur pada hari ke-0. Hal ini menunjukkan perubahan kualitas air yang signifikan dari Hari ke-0 hingga Hari ke-28 melalui filtrasi kit fitoremediasi. Manfaat dari penelitian ini adalah: dapat mengurangi air yang keruh, dapat menumbuhkan kangkung air yang mudah digunakan, mura dan bermanfaat. Rekomendasi lebih lanjut dari penelitian ini adalah Kit Fitoremediasi harus dibersihkan setiap minggu untuk mencegah lumut 

Page 8 of 17 | Total Record : 169